Bayi Anda
Mengalami Ruam Popok?
Hampir semua bayi
pernah mengalami ruam atau lecet karena pemakaian
popok. Lokasi yang sering terkena adalah bagian
pantat, sekitar kemaluan, maupun paha.
Begitu pula mungkin dengan bayi Anda...
Bahkan, jika bakteri yang terdapat dalam urine bayi
Anda terurai menjadi amonia, ruam ini bisa bertambah
parah. Tentu saja keadaan ini sangat tidak
menyenangkan buat si kecil.
Nah, untuk mencegah terjadinya hal ini, ada beberapa
hal yang bisa Anda lakukan...
-
Usahakan agar sesering mungkin kulit bayi Anda
berada dalam keadaan kering dan berhubungan dengan
udara terbuka.
-
Gunakan popok yang memiliki kemampuan menyerap lebih
baik. Hemat sih boleh saja, tapi jangan sampai bayi
Anda juga menderita karena Anda jarang mengganti
popoknya ya...
-
Ketika mengganti popok, bersihkan daerah tersebut
dengan air dan sabun yang lembut. Setelah itu
keringkan secara menyeluruh dan gunakan bedak bayi yang
lembut tanpa pewangi.
-
Tanyakan ke dokter Anda apakah perlu menggunakan
salep tertentu atau krim anti jamur. Sebisa mungkin hindarilah penggunaan popok atau
celana berlapis plastik.
-
Jika Anda menggunakan kain sebagai popok, usahakan
untuk mencucinya dengan sabun lembut tanpa
pewangi kemudian membilasnya sampai bersih. Deterjen bisa
menjadi penyebab iritasi pada kulit bayi Anda.
-
Pastikan pula produk-produk mandi untuk si kecil
tidak mengandung pewangi dan alkohol.
Jika ruam bayi Anda bertambah parah dan tidak ada
tanda-tanda perbaikan setelah 3 hari (apalagi jika
dia sampai demam dan tidak nafsu makan), sebaiknya
konsultasikan dengan dokter Anda...
Dapatkan tips-tips untuk merawat dan membesarkan
bayi Anda yang disusun secara kronologis sejak usia
0-12 bulan:
Panduan Lengkap
"12 Bulan Pertama"
|