Menggendong Bayi

menggendong bayiBanyak orang tua yang menolak untuk terus menerus menggendong bayinya dengan alasan agar si kecil tidak menjadi manja.

Untuk kasus tertentu, pendapat ini memang dapat dibenarkan.

Namun ada masa-masa tertentu dimana menggendong si kecil justru akan memberikan pengaruh yang positif terhadap perkembangannya

Dianjurkan untuk Bayi Usia 0-2 Bulan

Yap, betul.

Justru pada rentang usia ini, Anda seharusnya banyak menggendong bayi Anda. Kenapa demikian? Dengan sering menggendongnya, si kecil akan merasa nyaman, karena rasanya mirip dengan suasana di dalam rahim.

Anda bisa membayangkan… ketika bayi Anda berada dalam rahim Anda, ia berada dalam kondisi yang hangat seperti dipeluk, ia juga terbiasa mendengar detak jantung Anda. Nah, jika setelah si kecil lahir Anda lebih banyak meletakkannya di ranjangnya sendirian, ia akan sangat kehilangan suasana tersebut.

Di ranjang tidak ada detak jantung Anda… hening… makanya bayi usia 1 bulan sering rewel, salah satunya disebabkan oleh perubahan suasana ini.

Nah, jika Anda menggendongnya, maka ia dapat mendengar detak jantung Anda, sehingga suasananya mirip dengan kondisi ketika di dalam rahim…

Jadi, kesimpulannya… menggendong buah hati Anda hingga usianya beranjak 2 bulan merupakan satu hal yang positif dan harus sering Anda lakukan. Bahkan dengan demikian, Anda juga membentuk ikatan yang sangat kuat dengan si kecil, sehingga ia merasa nyaman dan aman, yang mana semua ini sangat baik bagi perkembangan fisik serta kecerdasannya.

Kapan Terlalu Banyak Menggendong Bayi Menjadi Tidak Baik?

Ketika si kecil beranjak besar, ia mulai bisa merayap dan merangkak, maka tentu terlalu banyak menggendongnya menjadi tidak baik. Kenapa? Karena akan menghambat proses eksplorasinya, yang mana justru porses eksplorasi inilah yang baik untuk tumbuh kembangnya.

Cara Menggendong Bayi yang Benar

Nah, walaupun pada rentang usia bayi 0-2 bulan sang ibu harus sering menggendong buah hatinya, kendala terbesar yang dihadapi kebanyakan ‘ibu baru’ adalah tehnik serta keberanian untuk melakukannya.

Memang perasaan takut ini sangat bisa dimaklumi, mengingat kondisi si kecil yang lemah tak berdaya – :) – namun demikian, karena pentingnya hal ini, berikut Anda bisa mempelajari beberapa poin mendasar untuk menggendong bayi hingga usia 2 bulan:

  1. Baringkan bayi Anda dalam posisi telentang.
  2. Bungkukkan tubuh Anda mendekati si kecil.
  3. Masukkan tangan kanan atau kiri Anda ke belakang kepala dan lehernya. Pada saat yang bersamaan, masukkan tangan satunya lagi ke bokong, memanjang hingga ke bagian punggung si kecil – diamlah beberapa saat dalam posisi seperti ini, sambil memperbaiki posisi tangan Anda hingga terasa nyaman.
  4. Pastikan kedua tangan Anda menyangga seluruh tubuh bayi, terutama bagian lehernya yang masih sangat lemah.
  5. Angkat bayi secara perlahan mendekati tubuh Anda.
  6. Letakkan kepala bayi pada lipatan siku tangan Anda, dengan tangan lainnya tetap menyangga bokong hingga punggungnya, dan kepala serta leher si kecil juga tetap tersangga dengan baik.
  7. Pastikan posisi kepala bayi lebih tinggi dari bokongnya.
  8. Dekap ia dengan lembut dan kasih sayang.
  9. Untuk meletakkan si kecil di ranjangnya, pastikan pegangan Anda kuat, dan posisikan tangan Anda pada seluruh bagian belakang bayi seperti ketika akan mengangkatnya. Condongkan tubuh Anda ke ranjangnya, dan letakkan si kecil secara perlahan. Biarkan kedua tangan Anda terhimpit oleh tubuhnya, dan jangan langsung mencabut tangan Anda… biarkan beberapa saat sehingga si kecil merasa nyaman, baru cabut kedua tangan Anda secara perlahan.

Silahkan tonton video ini untuk posisi dasar menggendong bayi yang baru lahir…

Silahkan tonton video ini, untuk berbagai posisi lainnya…

Usia Bayi 3-6 Bulan

Untuk menggendong bayi pada rentang usia ini, berikut beberapa tips penting…

  • Usia 3 Bulan – ia lebih senang digendong dengan posisi duduk menghadap ke depan, membelakangi Anda, dan mulai tidak suka digendong dengan posisi dibaringkan.
  • Usia 4 Bulan – ia dapat digendong dengan berbagai posisi; menghadap ke depan, atau berhadapan dengan Anda
  • Usia 5 Bulan – Anda mulai bisa menggunakan gendongan, karena si kecil mulai ‘lumayan’ berat badannya :) Posisinya bisa duduk pada pinggang Anda, ataupun di perut Anda dengan posisi berhadapan, tentu dengan ditopang oleh tangan Anda.
  • Usia 6 Bulan – kondisi tubuh si kecil semakin kuat, sehingga bisa digendong dengan lebih banyak cara. Anda bisa menggendongnya dengan posisi duduk di salah satu tangan Anda menghadap ke depan, dengan satu tangan Anda lainnya melingkar ke depan perut bayi. Pada tahap ini Anda juga bisa mulai menggunakan alat gendong yang posisinya duduk.

Sampai kapan bayi sebaiknya terus digendong?

Secara umum, hingga si kecil berusia 8 bulan, sebaiknya Anda tetap menggendongnya, hanya saja jangan terlalu sering, sehingga ia bisa bereksplorasi dengan baik.

Oya, terkahir… libatkan juga ya sang ayah untuk menggendongnya, karena ini akan membentuk ikatan yang positif antara ayah dan anak, juga bisa sangat membantu meringankan tugas sang ibu. Jika sang ayah belum bisa atau takut menggendong si kecil, sang ibu kan bisa memberikan ‘pelatihan’ singkat… :)

Tidak ada artikel yang berhubungan.

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

23 Responses to Menggendong Bayi

  1. bunda rara February 7, 2014 at 4:06 am #

    Bayi saya umur 5bln dgn bb 7kg Pb 72cm sukanya selalu mnt digendong. Jk dibiarkan apkh akn mempengaruhi tumbuh kembangnya??? Sebab yg mw saya tanya knp bayi saya blm bs tengkurep yaa?? Mohon penjelasannya.. trima kasih

    • tips-bayi February 15, 2014 at 4:51 am #

      bunda rara

      BB bayinya NORMAL …karena termasuk BB ideal untuk bayi Indonesia… tinggi badannya termasuk 90% dengan BB dan usianya,

      Tidak perlu galau Bun.. Perkembangan kemampuan bayi, misalnya tengkurep, duduk atau berjalan sifatnya individual berbeda bayi satu dengan yang lainnya, terkadang ada yang cepat atau lambat dalam satu jenis perkembangan.. Ada yang cepat di awal-awal atau juga ada yang cepat di kemudian harinya..

      Sementara bantu saja dulu bayi Bunda tengkurap, jika sudah lancar bayi Bunda pasti semangat.. Bahkan nantinya posisi tengkurap akan jadi posisi favorit bayi Bunda.. ;)

  2. riana September 8, 2013 at 2:34 pm #

    Menggendong juga perlu tips yang benar agar bayi merasa nyaman ya bund,,,,
    sharingnya sangat bermanfaat terutama buat pasangan muda yang baru jadi orang tua dan mempunyai bayi.
    terima kasih :)

  3. Lubna August 29, 2013 at 8:28 am #

    Sore Bun,Mw tanya nih anak sy berusia 4bln 3hr,asi sy berikan cm bertahan seminggu krn asi nya sedikit n putting susunya kecil,kmudian selebhny sampai dng skrg minum susu formula.yg mw sy tanyakan apakah boleh Asi yg sdh tdk dberikan selama 4bln trus skrg diberikan lgi krn asiny sdh mulai banyak tpi kudu dipompa..terima kasih..

  4. de hamizan June 27, 2013 at 2:04 pm #

    anak saya seminggu lg gnap 2bln.udh 2hr ini siangnya jarang tdur,hnya 10mnit tdur bangun lg maen,mimi tdur lg bntar bangun lg.mulai nyenyaknya dr jm 7mlm nympe jm 1 pagi dr situ bangun tdur lg nnti jm 5 jm 6 udh bngun lg.apkh itu ga akan mngganggu tumbuh kmbang dn otaknya?trus krn asi sya kurang sya suka tmbh formula bahkan lbh sring mnum formula d bnding asi.

    • tips-bayi July 4, 2013 at 2:00 am #

      de hamizan

      Jangan khawatir Bun….
      Pola tidur bayi akan berubah seiring dengan bertambah usianya, jadwal tidur siang akan berkurang dengan sendirinya dan akan berpindah kepada sore atau malam.. Bangun malam juga akan semakin jarang.. Begitu terus hingga akhirnya bayi Anda menemukan pola tidur yang pas..

      Untuk pola tidurnya…
      .Bunda buat suasana yang tenang, redupkan lampu ruangan, bentuk jadwal dengan membiasakan bayi Bunda dibawa ke dalam suasana tenang setiap jadwal tidur yang diharapkan.. bentuk kebiasaan pada bayi Bunda agar terbentuk kemandirian, misal diusap kepalanya , disusui atau ditenangkan dengan bisikan, itu akan membentuk pola tidur bayi Bunda yang bagus..

      Pertahankan terus ASI nya Bun..sampai usia 2 tahun.

  5. rhuna June 12, 2013 at 7:26 am #

    Terus terang aq sebenarnya kepengen banget untuk gendong tapi aq ga boleh gendong di bilang belum mahir tkt baby nya kenapa kenapa? jadi baby aq selalu di gendong sama mama mertua hmhm apa dia akan mengetahui kalau aq ibunya walaupun aq jarang menggendongnya

    tks

    • tips-bayi June 13, 2013 at 3:22 am #

      rhuna,

      Hmm.. Sebaiknya mulai sekarang Bunda harus sering menggendong bayinya.. belajar Bun.. ;-)

    • kumala June 28, 2013 at 5:22 am #

      y sabar mbk namanya d rmah mertua.akupun jg gt.wkwkwk,
      tertekan ya. tp harus belajar mbk.anak anak cpa cb.

      • Bunda alya December 16, 2013 at 1:42 am #

        Iyah, :-) trnyata kbykn sama yh critanya. Bund… Qt hrus blajar smuanya, dr mly mandiin,menggend0ng,dll.yg pntg qt yakin bsa N lakukan dg pnuh ksh syg.. InsyaALLAH… Qt akn mnjadi smakin dkat dg buah ht qt.

  6. ziya April 19, 2013 at 1:25 pm #

    makasih ya..atas infonya,

  7. ziya April 19, 2013 at 1:20 pm #

    trim’s ya,atas infonya…ak jd ga takut gendong bayi,

  8. sheza April 10, 2013 at 8:37 am #

    Assalamualaikum.saya mau tanya umur anak saya 5 bulan,di kepala belakang ada benjolan kecil se ukuran mote ( yang biasa di apaki perhiasan di baju ) apakah benjolan itu normal ato gimana,saya kawatir…mohon pencerahan nya..Terimakasih…

    • tipsbayi April 10, 2013 at 12:37 am #

      Bunda, benjolan seperti itu harus didiagnosa secara langsung oleh ahlinya, dan tidak bisa hanya lewat tulisan seperti ini. Semoga tidak berbahaya ya bun…

  9. Anonymous February 25, 2013 at 12:15 pm #

    Dede bayi sabina.. thank infonya

    • tips-bayi February 26, 2013 at 5:49 am #

      Dede bayi sabina,

      Sama-sama.. ;-)

  10. rifqi February 6, 2013 at 10:42 am #

    bagus artikelnya , ijin copas isinya boleh ? trims ^_^

  11. Yessy January 11, 2013 at 7:30 pm #

    Mau tanya, bayi saya 8bln 2mg bb 8.3kg, full asi perah.
    Seminggu terakhir ini pilek dan tidak mau tidur kecuali digendong sambil digerak2kan. Kalau saya taruh langsung mengangis kencang sekali.
    Dr lahir sampai sekarang dia tdr msh hrs digendong, tp bln2 terakhir digendong 5mnt dan ditaruh bisa langsung tdr.
    3hr terakhir ini tidurnya kurang sekali (tdr siang 2x total 4jm), malam saya tidurkan jm10 (digendong dr jm9) cm tdr 1/2jm & langsung bangun ga bs tdr lg. Akhirnya main sampai jm1.30pagi dan jam 8 sdh bgn (itupun msh terbangun 2-3x).
    Yg mau saya tanyakan bagaimana caranya supaya dia bs tdr lbh banyak dan tdk terbangun terus? (sampai saat ini klau sehat -tdk pilek- ttp masih bgn 3-4kali semalam)

    • tips-bayi January 14, 2013 at 4:43 am #

      Yessy,

      Pola tidur bayi akan berubah seiring dengan bertambah usianya, jadwal tidur siang akan berkurang dengan sendirinya dan akan berpindah kepada sore atau malam.. Bangun malam juga akan semakin jarang.. Begitu terus hingga akhirnya bayi Anda menemukan pola tidur yang pas.. ;-)

      Tidur digendong itu kebiasaan yang kurang baik. Anda jadi repot kan? Maka rubahlah secara bertahap kebiasaannya. Susui bayi Anda apabila sudah terlihat mengantuk. Atau posisikan di tempat tidur jika sudah terlihat mengantuk.. Misalnya, mengucek-ngucek mata, menarik telinga, atau terlihat bayangan gelap di bawah matanya. Jika Anda menangkap tanda-tanda seperti ini, atau tanda-tanda mengantuk lainnya, tidurkanlah si kecil segera..

      Boleh ditepuk-tepuk perlahan. Ciptakan suasana sekitar yang tenang. Redupkan lampu ruangan..

      Belum terlambat, Anda dapat melatihnya membentuk pola tidur yang baik pada usia ini, dengan cara:
      o Menetapkan waktu tidur malam dan siang
      o Bentuklah rutinitas sebelum tidur

  12. dede bayi December 18, 2012 at 12:36 am #

    Thanks, sangat informatif sekali,, artikel yang sangat bermanfaat jadi tau deh cara merawat bayi agar cerdas, dengan menggendong yang baik dan benar.

    • tips-bayi December 18, 2012 at 3:27 pm #

      dede bayi,

      Terima kasih..
      Sama-sama.. ;-)

Leave a Reply