Memilih Dot dan Botol Bayi

Bingung memilih botol susu bayi? Tidak tahu dot bayi mana yang harus Anda beli? Simak bagaimana sebaiknya Anda memilih, merawat dan menggunakan botol susu dan dot bayi…

Haruskah Botol Susu Bayi Anda Steril?

Ya. Untuk itu, Anda sebaiknya merebus botol bayi serta dotnya selama sekitar 10 menit.

Anda bisa melakukan ini cukup setiap 2-3 hari sekali, asalkan Anda menyimpan botol dan dot bayi tersebut di tempat yang bersih. Jangan menyimpannya dekat kompor atau oven, misalnya.

Mengenai jenis botol bayi, sepertinya ini hanya masalah selera saja. Yang jelas, pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

Dot Bayi

Mungkin Anda bingung dengan berbagai ukuran dot yang dijual di pasaran. Apa sih bedanya? Sebenarnya yang berbeda hanya besar lubangnya saja, bukan ukuran dotnya.

Dot bayi berukuran kecil memiliki lubang yang lebih kecil, sehingga tetesan susunya tidak membuat bayi Anda yang masih sangat kecil tersedak. Tetesan yang baik untuk bayi yang baru lahir adalah sekitar 1 tetes/detik ketika botol dalam keadaan terbalik.

Pilihlah dot yang nyaman untuk bayi Anda. Dot yang bentuknya menyerupai payudara merupakan pilihan utama, untuk mengurangi perbedaan bentuk mulut si bayi antara menggunakan dot dan ketika ia menyusu langsung dari Anda.

Artikel yang berhubungan:

  1. Gendongan Bayi: 4 Kriteria Memilih

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

190 Responses to Memilih Dot dan Botol Bayi

  1. Nori October 19, 2013 at 1:34 am #

    dear tips baby,

    Bayi saya 2,5 bulan , anak pertama dan saya sangat stress saat ini. Boleh minta sarannya
    1. Bayi saya awalnya mau mik sufor dari botol dan dot karena awal melahirkan asi saya tidak ada dan bayi sempat kuning, kemudian saya berusaha sekuat tenaga menambah asi yang memang ada bertambah tapi seiring perkembangan bayi nampaknya asi saya tetap tidak mencukupi tetapi saya kebingungan sekarang karena bayi saya tidak mau minum dengan botol susu lagi… gimana caranya supaya bayi saya mau kembali ?

    2. Karena asi sedikit bayi jadi ngempeng puting, awalnya saya tidak berpikir seperti itu karena asi base on demand jadi setiap x bayi minta saya kasih tetapi belakangan saya liat kok tiap kali gk bisa tidur bayi saya mau asi dan tidak mengisap hanya nempel di mulut aja udah tertidur, saya dan suami sudah 5 hari berusaha membuat jadwal 2-3jam ujtuk minum asi dan belum berhasil ,kami biarkan menangis sampai 1jam kadang tetap gk mau tidur walau sudah ngantuk…apakah hal ini boleh terus dibiarkan ? ada cara lain untuk mengatasi ngempeng puting ?

    terima kasih

    • tips-bayi October 22, 2013 at 6:31 am #

      Nori,

      Benar Bun base on demand.. Dan yang tidak kalah pentingnya : Ibunya harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI.

      Berikut cara untuk memperbanyak produksi ASI:

      . Sering menyusui. Ini kunci terpenting untuk meningkatkan produksi ASI.
      . Kosongkan kedua payudara saat menyusui. Pastikan bayi anda menyusui cukup lama untuk mengosongkan kedua payudara Anda.
      . Jangan menjadwalkan menyusui. Susui bayi kapanpun ia memerlukannya.
      . Biarkan bayi Anda menikmati “cluster feed” (minum ASI terus menerus dan sering, nyaris tanpa jeda; biasanya sore hari sebelum tidur). Bila jadwal minum biasanya 2-3 jam dan tiba-tiba berubah jadi lebih rapat, kemungkinan besar bayi sedang mengalami growth spurt dan memerlukan asupan lebih banyak.
      . Coba menyusui bergantian. Bila ia bosan dengan putting payudara kiri, tawarkan putting payudara kanan sehingga ia tak lagi menghisap. Isapan bayi akan mengosongkan maksimal 70 persen ASI dari payudara, untuk kemudian berproduksi kembali secara alamiah.
      . Pijat Payudara. Saat bayi malas menghisap, ibu dapat membantu memijat payudara untuk meneruskan aliran ASI saat ia sudah tidak minum sendiri. Bila ibu mengalami mastitis, ibu juga bisa Massage / pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian. Untuk mencegah mastitis, jangan mencuci putting setelah menyusui karena hanya akan mengakibatkan putting jadi kering dan iritasi. ASI sudah mengandung banyak elemen untuk mencegah bakteri dan jamur tumbuh, dan telah mengandung pelindung alami untuk ibu dan bayi.
      . Pompa ASI setelah selesai menyusui, terutama bila Anda merasa payudara belum terasa kosong. Bila anda ibu bekerja, cobalah memompa 15 menit setiap beberapa jam sekali saat bekerja. Gunakan pompa yang dapat memompa 2 payudara sekaligus, ini lebih menstimulasi produksi ASI dibandingkan yang hanya satu bergantian.
      . Ciptakan kontak kulit dengan bayi. Misalnya membelainya dan mengajaknya berkomunikasi. Hal ini akan memicu hormon oksitosin (hormon cinta) yang akan berperan dalam produksi ASI Anda.
      . Susui sambil berbaring di ranjang, akan membantu anda lebih relaks dan membuat bayi Anda menyusu lebih lama.
      . Jangan tidur telungkep. Ini bisa menekan payudara Anda dan menurunkan produksi ASI Anda.
      . Saat Anda harus melakukan sesuatu, misalkan menyapu, taruh bayi Anda di gendongan/sling, jadi ia bisa menyusui bila ia mau.
      . Hindari dot dan empeng untuk menghindari bingung puting.
      Karena menghisap dari dot dan empeng lebih gampang, sementara dari puting lebih susah, bila anak kebiasaan ngempeng dot, maka ia akan menolak puting. Jika ibu ingin memberikan ASI peras/pompa (ataupun memilih susu formula) berikan ke bayi dg menggunakan sendok, bukan dot ! Saat ibu memberikan dengan dot maka anak dapat mengalami BINGUNG PUTING tersebut, Kondisi dimana bayi hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot. Padahal, cara menyusu yang benar adalah seluruh areola (bag. gelap di sekitar puting payudara) ibu masuk ke mulut bayi. Akhirnya, si kecil jadi ogah menyusu langsung dari payudara lantaran ia merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara kalau menyusu dari botol, hanya dengan menekan sedikit saja dotnya, susu langsung keluar. Karena itu hindari penggunaan dot sama sekali.
      . Hindari menggunakan pil KB saat menyusui.
      . Jangan Merokok
      . Banyak minum air putih. Bahan utama produksi ASI adalah Air. Jadi pastikan anda banyak minum air, bisa berupa air putih, susu, jus dan sup.
      . Batasi kafein (kopi/teh/soda)
      . Rileks saat menyusui, jangan terburu-buru.
      Kondisi psikologis ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Satu pikiran “ASI peras saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun. Stres berperan besar untuk menurunkan kemampuan alami tubuh kita untuk memproduksi ASI.
      . Banyak istirahat. Anda bisa tidur saat bayi Anda tidur di siang hari, untuk menghemat tenaga dan menghindarkan Anda dari stress.
      . Makan makanan sehat bergizi. Jangan diet dulu atau terburu-buru ingin menurunkan berat badan saat Anda menyusui. Makan banyak sayur, buah, gandum, susu.
      . Hindari pemberian susu formula. Terkadang karena banyak orangtua merasa bahwa ASInya masih sedikit atau takut anak gak kenyang, banyak yg segera memberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula itu justru akan menyebabkan ASI semakin tidak lancar. Anak relatif malas menyusu atau malah bingung puting terutama pemberian susu formula dg dot. Begitu bayi diberikan susu formula, maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin berkurang. Makin sering susu formula diberikan makin sedikit ASI yg diproduksi.
      . Hindari obat-obatan yang mengandung antihistamin (obat anti alergi klorfeniramin maleat, deksklorfeniramin maleat, doksilamin) dan dekongestan ( biasa ditemukan pada obat pelega hidung tersumbat, bentuknya bisa berupa fenilpropanolamin, fenilefrin, efedrin, pseudoefedrin ) karena bisa menurunkan produksi ASI. Bila Anda terserang flu, obati secara alami dengan mandi air hangat, minum minuman hangat dan sup ayam serta banyak istirahat.
      . Hangatkan hubungan dengan suami (Anda boleh berhubungan lagi setelah 4-6 minggu setelah kelahiran, Keluarnya lokia, darah dari vagina selama masa nifas yang mengindikasikan terjadinya pemulihan rahim, bisa berlangsung 3-8 minggu, tunggu sampai proses ini selesai). Nikmati kedekatan Anda berdua saat si Kecil sudah tidur, karena hormon oksitosin yang ditimbulkan akan membantu produksi ASI anda. Kosongkan dulu payudara Anda dengan memompa ASI didalamnya..

  2. Yayu AR December 4, 2012 at 6:44 am #

    dear Tips Bayi…

    saya ibu bekerja. sudah 1 minggu saya mulai bekerja kembali. stok asi perah saya sudah mulai menipis, hanya tinggal 3 hari lagi. saya sudah berusaha kejar stok, namun karena bayi saya (perempuan, 3m12d) miminya banyak.. sedangkan hasil perahan saya tiap hari lebih sedikit, jadi gak kekejar,,, gimana mensiasatinya yah biar stok asip terpenuhi? saya baru mau coba “Mama Soya” booster ASI.
    terimakasih.

    • tips-bayi December 6, 2012 at 1:21 am #

      Yayu AR

      Boleh saja Bunda selang seling.. tapi konswekwesinya ASI bunda akan berkurang.. Karena produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI.

      Bunda bisa memerahnya ketika pulang bekerja sebelum beranjak tidur.. Atau ketika istirahat di kantor, Bunda bisa memanfaatkan waktu untuk memerah ASI. Hasil perahannya bisa Bunda titipkan di lemari es kantin misalnya. Lumayan kan untuk nambah-nambah stok..

  3. retno November 16, 2012 at 7:34 am #

    bu, bayi saya umur 2,5 bulan dan sebentar lagi cuti sy habis dan masuk kerja. rencana sy, anak sy akan sy kasih sufor pengganti asi. Untuk pemilihan dot, jenis mana yg aman? apakah dot latex aman digunakan? karena bahannya latex sy takut bahannya berbahaya bila kena air panas waktu direbus………. sedangkan untuk membiasakan dot bagaimana bu? sekarang sy mencoba asi sy masukkan botol tetapi bayi tetap tidak mau? untuk membuat sufor sy memakai air dispenser dng perb 20 ml air panas dan 40 ml air dingin. apakah perb tsb ideal untuk bayi dan penggunaan air dispenser aman dikonsumsi bayi?

    • tips-bayi November 18, 2012 at 2:24 am #

      @ retno,

      Saat ini ada dua bahan dot yang banyak dijual di pasaran, yaitu silikon dan lateks (karet). Silikon umumnya berwarna putih sementara lateks kuning. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dot karet lebih lentur dan lembut tapi umumnya mudah rusak. Dot karet juga mudah berjamur dan menimbulkan bau. Sebaliknya, silikon kurang lembek tapi awet dan tahan lama.

      Untuk memilih dot dari bahan yang mana, kenali dulu reflek isap si kecil. Bila kemampuan mengisapnya cukup kuat, dot silikon bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, jika reflek isapnya lemah, pilihlah dot karet. Yang pasti, jangan pilih dot dari bahan yang tidak fleksibel dan mudah rusak..

      Yang perlu diperhatikan juga:

      1. Pilihlah ujung botol susu yang pas ukurannya dengan mulut buah hati Anda dan sesuai dengan tahap perkembangannya (biasanya dikenal dengan dot jenis newborn nipple). Untuk bayi yang baru lahir dan belum memiliki gigi, tidak perlu menggunakan ujung botol yang orthodontis. Dot model ini dapat Anda pakai kalau si kecil sudah punya gigi nanti. Untuk botolnya, pilih yang berbahan plastik aman (biasa ada label ‘food grade’).

      2. Sebaiknya, Anda mulai memperkenalkan ASI dengan botol sekitar 10 hari sebelum Anda mulai bekerja. Dalam fase ini, coba berikan ASI secara bergantian – langsung dan melalui botol. Terkadang si kecil lebih memilih orang selain Anda untuk memberikan ASI lewat botol, karena dia tahu, kalau Anda bisa memberikannya langsung. Jadi, jika ia menolak ketika Anda mencoba menggunakan botol, cobalah jika orang lain yang memberikannya.

      3. Pastikan Anda selalu men-sterilkan botol sebelum digunakan. Anda dapat menggunakan alat steril khusus atau mengocoknya dengan air panas untuk membunuh bakteri.

      Hati-hati ya Bun ketika memberikan ASI lewat botol, jangan sampai ia tersedak atau ASI-nya mengalir dan masuk ke telinga si kecil, karena bisa menimbulkan infeksi. Semoga berhasil ya…

      Anda boleh menggunakan air panas dari dispenser.. ;-)

      • retno November 19, 2012 at 12:04 pm #

        terimaksih ya bu. Tips sudah dicoba dan ternyata mau minum dengan dot melalui orang lain walaupun masih sedikit. terimakasih ya bu………

        • tips-bayi November 20, 2012 at 5:51 am #

          @ retno,

          Alhamdulillah..
          Sama-sama.. ;-)
          Semoga tambah lahap..

          • AYA Sgtrs September 29, 2014 at 1:14 pm #

            saya pusing anak saya tidak mau lag minum asi pakai dot.. sementara saya harus kerja. bagai mana cara nya agar bisa menyiasati agar anak saya mau.minum asi nya dg dot lg.

          • tips-bayi November 4, 2014 at 5:50 am #

            AYA Sgtrs

            Jelas yang terbaik Bunda lakukan adalah TETAP memberikan ASI..
            Bisa saja bayi Bunda sedang tidak enak badan atau sedang hilang selera. Jangan dipaksa tapi tetap saja coba diberikan ASI dengan dot. Periksa kembali dotnya apakah ada kerusakan atau memang dotnya sudah tidak cocok. Cobalah Bunda mencari dot yang cocok dan diminati bayi Bunda..Kalau tidak mau juga, coba berikan dengan sendok. Dan jika bayi Bunda sudah mendapatkan MPASI, maka jatah susunya bisa Bunda campurkan ke MPASI-nya.. :)

  4. mama ranisya October 17, 2012 at 4:51 am #

    dear tips bayi..
    skrg sy ibu muda yg sedang galau masa cuti akan segera brakhir dan sedih krn hrs mbiasakan dd untuk menggunakan dot..skrg sy lg mencobanya tp ga tega kalau dd menangis..sy mw tny bbrp hal
    1.dot seperti apa yg baik untuk di gunakan
    2.bagaimana biar lbh mudah memberikan asi dengan dot krn sprtinya aga sulit dd menggunakan dot
    3.bagaiman cara membersihkan botol susu secara benar
    terima kasih atas jwbnnya..

    • tipsbayi October 18, 2012 at 12:42 am #

      @mama ranisya

      1. Pilihlah ujung botol susu yang pas ukurannya dengan mulut buah hati Anda dan sesuai dengan tahap perkembangannya (biasanya dikenal dengan dot jenis newborn nipple). Untuk bayi yang baru lahir dan belum memiliki gigi, tidak perlu menggunakan ujung botol yang orthodontis. Dot model ini dapat Anda pakai kalau si kecil sudah punya gigi nanti. Untuk botolnya, pilih yang berbahan plastik aman (biasa ada label ‘food grade’).

      2. Sebaiknya, Anda mulai memperkenalkan ASI dengan botol sekitar 10 hari sebelum Anda mulai bekerja. Dalam fase ini, coba berikan ASI secara bergantian – langsung dan melalui botol. Terkadang si kecil lebih memilih orang selain Anda untuk memberikan ASI lewat botol, karena dia tahu, kalau Anda bisa memberikannya langsung. Jadi, jika ia menolak ketika Anda mencoba menggunakan botol, cobalah jika orang lain yang memberikannya.

      3. Pastikan Anda selalu men-sterilkan botol sebelum digunakan. Anda dapat menggunakan alat steril khusus atau mengocoknya dengan air panas untuk membunuh bakteri.

      Hati-hati ya Bun ketika memberikan ASI lewat botol, jangan sampai ia tersedak atau ASI-nya mengalir dan masuk ke telinga si kecil, karena bisa menimbulkan infeksi. Semoga berhasil ya…

  5. gandhiwansyah July 2, 2012 at 3:45 am #

    ass.

    salam kenal
    mohon penjelasan nih, saya pernah denger katanya kalo kita merebus botol dot bayi bisa berbahaya karena ada bahan apa gitu di botolnya.
    apakah hal ini benar adanya ?
    terima kasih.

    • tips-bayi July 8, 2012 at 4:06 am #

      @ gandhiwansyah,

      Wa”alaikumsalam Wr.Wb.

      Ya benar..pastikan botolnya tidak mengandung BPA..

      Berikut untuk menghindari atau meminimalisir dampak BPA pada si kecil kami berikan beberapa tips:

      * Ketika membeli botol plastik, pilihlah botol yang menggunakan polypropylene/polyethylene, yang tidak keras dan tidak mengkilat.
      * Carilah tanda “BPA-free” pada kaleng atau botol susu yang Anda beli.
      * Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl pada bayi.
      * Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik karena dapat memicu pelepasan BPA. Sebagai gantinya, gunakanlah wadah gelas/kaca atau keramik.
      * Cucilah botol dan wadah plastik dengan spons agar tidak merusak lapisan plastiknya.
      * Belajar membaca kandungan dalam plastik. Singkirkan produk plastik yang mengandung bahan-bahan seperti DBP dan DEP, DEHP, DMP. Gunakan polyethylene (#5), dan hindari polikarbonat (#7).
      * Jangan gunakan lagi botol plastik atau alat makan yang sudah tergores/rusak atau kusam.. ;-)

  6. bunda karuna June 23, 2012 at 2:15 pm #

    assalamualaikum.
    Bun saya mau nanya, runa udah 3blan karna saya kerja dia minum sufor kalo siang kadang mau diminumin sufor tapi kadang juga nolak kayak lidahnya itu di jululiin biar dotnya g masuk di mulutnya.
    Kalo minum ASI berlebihan dan gak mau berhenti kalo belum muntah/tertidur, aku kadang kasihan muntahnya dia kayak kesakitan dan keluar dari hidung.
    Kadang saya terpaksa mengganti empeng setelah saya beri ASI supaya tidak muntah.
    1. Gimana ya caranya?berapa lama max mimik ASI?
    2. Untuk memperbanyak gizi/asupan aku harus makan apa ya bun?
    Makasii

    • tips-bayi July 6, 2012 at 3:07 am #

      @ bunda karuna,

      Wa’alaikumussalam..

      1. Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

      - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah..

      Lamanya minum ASI sebenarnya tergantung deras tidaknya ASI ibu. Jika deras.. tidak sampai 10 menit lambung bayi Anda sudah cukup penuh..

      Ada baiknya juga Anda kunjungi link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/kolik_bayi.html

      2. Menu 4 sehat 5 sempurna.. tetap jadi menu utamanya.. Perbanyak sayuran dan hindari atau kurangi kopi juga teh, tidak dianjurkan karena dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh seseorang, apalagi seorang ibu menyusui sedang membutuhkan intake zat besi yang tinggi.
      Dan.. Istirahat yang cukup, tidurlah selagi bayi Anda tertidur… ;-)

      • sekar May 14, 2014 at 10:15 pm #

        Maaf mau tanya, bagaimana cara menyendawakan bayi saat posisi menyusu sambil berbaring (tidak dipangku) ?
        Saya cukup bingung juga, karena ibu menyusui sesuai keinginan bayi. Bayi saya (laki-laki / 5 minggu) tiap kali menyusu hampir selalu terlihat tergesa2 sehingga sering kali tersedak.
        Jika perutnya sudah cukup besar, saya coba untuk menyetop “sesi” menyusui, tapi malah menangis keras, wajahnya terlihat sebal dan terus berusaha mencari puting.
        Padahal jika saya turuti untuk melanjutkan menyusu ujung-ujungnya dia muntah dalam jumlah banyak.
        Setiap hari seperti itu.
        Saya jadi bingung bagaimana mengatasinya.
        Trimakasih.

        • tips-bayi May 30, 2014 at 12:56 am #

          sekar,

          Setelah disusui, gendong sebentar dengan posisi seperti diberdirikan bersandar ke dada atas Bunda.. lalu tepuk PERLAHAN.. agar ASI cepat turun dan tidak GUMOH.. :-) Bahkan bayi terkadang masih membutuhkan bersendawa di antara 2 waktu menysusu.

          Untuk memberikan ASI dalam waktu yang lama sebaiknya jangan memberikannya sambil berbaring. Usahakan bayi dalam posisi tegak selama 30 menit setelah menyusui.
          Tergesa-gesa itu karena lapar sekali Bun.. Maka berikanlah ASI sering bukan lama.. ;)

  7. bundaX ichie June 22, 2012 at 5:29 pm #

    buNda,,Numpang share ea..
    anakku udah 11 bulan ney,sjak pke’ formula tahap 2 dia srig sembelit..
    Aku coba oplos dg sufor merk Laen ud lumayan gak keras fesesx,tapi bgtu sufor 1 dgnti sufor 2 spenuhnya,anakku mlah mencret..
    klo sufor 1+2 dioplos trs boleh ato gak ea..???
    mkaSih..

    • tips-bayi July 4, 2012 at 2:45 am #

      @ bundaX ichie,

      Jika buah hati Anda senang dengan rasanya.. tidak masalah Anda campur. Hanya perlu diperhatikan tanggal kadaluarsanya.. ;-)

  8. uray shakila June 19, 2012 at 4:13 am #

    saya mau tanya..saya memakain akat steril dan diketerangannya setelah proses streril 5 menit bertahan 3 jam tetep steril.kalau setelah 3 jam botol susu masih sisa 4 itu harus disteril lagi atau bisa dikeringkan buat nanti buat susu lagi?soalnya anak saya minum sufor tiap 3 jam sekali

    • tips-bayi June 23, 2012 at 3:35 am #

      @ uray shakila,

      Jika kondisi sekitar steril box tidak lembab dan steril boxnya benar-benar steril, maka penyimpanan kelengkapan tersebut bisa lama.. ;-)

      Untuk ASI jika dibiarkan disimpan di ruang terbuka bisa bertahan enam hingga delapan jam. Tapi untuk sufor 4 jam harus diganti. Jadi jika sudah lebih dari 4 jam sebaiknya buang dan cuci kembali botolnya..

  9. Kiki June 13, 2012 at 6:59 am #

    Salam kenal, bagaimana cara memperbesar lubang pada dot bayi? karena saya punya banyak stok untuk dot bayi ukuran S dan sayang sekali bila tdk terpakai. Anak saya skr umur 8 bln dan utk ukuran dotnya seharusnya L…thanx utk infonya

    • tips-bayi July 2, 2012 at 3:33 am #

      @ Kiki,

      Melubangi dot ya.. ? Bisa dengan sayatan dengan pisau cuter yang tajam, pastikan tidak rusak tapi tersayat rapih.. ;-)

  10. nea June 11, 2012 at 1:40 am #

    Ass..

    Sya mau tanya. Untuk asi yg sdh dikeluarkan dr freezer, bisa tahan brpa lama/ brp jam untuk nantinya diberikan ke bayi.
    Mengingat harus dihangatkan dlu sblm diberikan ke bayi, saya pikir supaya asi sdh siaap minum saat bayi minta, lgsg bbrp btol dihangatkan gitu.

    Terimakasih byk tips bayi..

    • tips-bayi June 12, 2012 at 9:49 am #

      @ nea,

      Pastikan ASI-nya belum tersentuh lidah, mulut, atau kulit ya.. ;-)
      Berikut menurut dokter anak Utami Roesli:

      Ketahanan ASI:

      * Disimpan di ruang terbuka bisa bertahan enam hingga delapan jam.
      * Di termos yang berisi es bisa bertahan sekitar 24 jam.
      * Disimpan di tempat buah, lemari es, bisa bertahan 2 kali 24 jam.
      * Disimpan di freezer berpintu sama dengan tempat buah, daya tahan ASI mencapai 2 minggu.
      * Disimpan di freezer yang pintunya berbeda dengan tempat buah atau sering disebut lemari es dua pintu, ketahanan ASI mencapai 3 bulan.

      Anda bisa baca artikel terkait di:

      http://www.tipsbayi.com/tuntunan-membuat-makanan-bayi-sendiri.htm

  11. rina May 2, 2012 at 2:02 pm #

    bagaimana sich cara mengocok susu dlm dot yg benar??? Cz ktae temenq ndak bleh t’lalu dkocok,nti vitmin dlm susu bs ilang. Bener ndak sich? Thank’s…

    • tips-bayi May 9, 2012 at 1:30 pm #

      @ rina

      InsyaAllAh tidak berpengaruh..yang penting Anda kocok dengan sempurna, jangan sampai masih ada gumpalan susu di dalam botolnya.

  12. Ayu Anggita April 25, 2012 at 1:17 pm #

    Ayu anggita

    Ass,
    Saya ingin bertanya bagaimana cara membersihkan dot yg berbintik2 putih, krn saya coba bersihkan dengan sikat dot nya tetap timbul bintik putih apa ada solusi lain slain beli baru???????
    Dan adakah suplemen yg baik untuk bayi usia 7bln??
    Krn anak saya tidak suka makan, saya sdh mncoba tips2 yg dberikan TIPS-BAYI ttp tidk berhasil..
    Terima kasih :-)

    • tips-bayi May 7, 2012 at 3:45 am #

      @ Ayu Anggita,

      Wa’alaikumussalam,

      Susah buang flek..? Coba di rebus..

      Sudah pernah mencoba memberikan air rebusan kacang hijau..? Coba deh..
      Bayi Anda sudah bisa memegang sendiri dan mengunyah bisa mulai diperkenalkan ‘finger foods’, yaitu snack yang dapat dimakan oleh bayi sendiri (tidak perlu disuapi), seperti buah yang dipotong-potong ukuran kecil dan sayuran rebus..

      Untuk pemberian vitamin apa saja, sebaiknya Anda konsultasikan pada DSA. Karena setiap bayi akan berbeda jenis vitamin yang dibutuhkannya..

      Dan saran kami, sebenarnya tidak harus memberikan suplemen yang macam-macam. Dengan ASI dan makanan bergizi sudah modal besar untuk mencetak anak sehat..;-)

  13. bunda azzam March 10, 2012 at 1:50 am #

    ass…
    mw tanya, asi saya kurang lancar dan sedikit sekali shingga dr lahir hingga skg 2 bln bayi saya minum sufor yg ddidalamnya dcampur asi saya hasil perahan…
    apakah boleh asi dcampur dgn sufor dlm botol dot ??
    bisa tahan berapa lama sufor yg dicampur asi ???

    • tips-bayi March 19, 2012 at 12:43 am #

      @ bunda azzam,

      Wa’alaikumussalam,

      Ingat.. produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : jika ada pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun… ;-)

      Boleh saja ASI dicampur.. akan tetapi sebaiknya dipisah saja..

      Ketahanan ASI:

      * Disimpan di ruang terbuka bisa bertahan enam hingga delapan jam.
      * Di termos yang berisi es bisa bertahan sekitar 24 jam.
      * Disimpan di tempat buah, lemari es, bisa bertahan 2 kali 24 jam.
      * Disimpan di freezer berpintu sama dengan tempat buah, daya tahan ASI mencapai 2 minggu.
      * Disimpan di freezer yang pintunya berbeda dengan tempat buah atau sering disebut lemari es dua pintu, ketahanan ASI mencapai 3 bulan.

  14. angel March 4, 2012 at 3:53 pm #

    Salam kenal tips bayi.

    Saya ibunda dr bayi neyo 17bln.
    Pertanyaan saya :
    1. Apakah kandungan ASI stlh 2thn masih bagus, anak saya msh minum ASI?
    2. Apakah ibu perokok memberi pengaruh thd kandungan ASI?
    3. Apakah anak sy bole sesekali ikt makan menu dewasa,yg mgk mengandung garam dan penyedap berlebih, apa efek negatif thdp anak?
    4. Bahaya tdk membelikan jajanan anak spt coklat,keju,chiki atau minuman susu UHT,walaupun tdk stiap hr?
    Mohon saran. Thx b4!

    • tips-bayi March 8, 2012 at 6:45 am #

      @ angel,

      Salam kenal kembali.. ;-)
      1. Kalau masih ada.. masih bagus..
      2. Jelas berpengaruh.. Untuk ibu menyusui, hindari rokok, minuman beralqohol, pil kontrasepsi atau obat-obatan tanpa petunjuk dokter dan makanan pencetus alergi bayi bagi yang mempunyai riwayat alergi.. Penting diingat dan diperhatikan.. bayi Anda juga jangan dibiarkan digendong oleh perokok sebelum dia ganti baju dan berkumur.. ;-)
      3. Usia Neyo sudah 17 bulan.. sudah boleh ikut makanan orang dewasa. Meskipun demikian memang sebaiknya jangan yang kandungan garam atau penyedap yang berlebih..
      4. Keju dan susu UHT baik.. dan boleh.. tapi untuk yang lainnya jangan dibiasakan. Anda harus berhati-hati terhadap jajanan diluar, lebih baik membiasakan makanan buatan Anda sendiri.. ;-)

  15. zahra March 3, 2012 at 2:52 pm #

    Asallamualaikum.. Saya sedang hamil 9 bln bayi pertama kami.. Saat ini msh nyari2 tips seputar bayi.. Mau tanya.. Berapa lama peralatan makan bayi seperti botol,dot, dan lainnya dapat disimpan di sterile box..?? Kebetulan dirumah kami menggunakan dispenser yg ada sterile box di bawahnya.. Apakah boleh semua peralatan makan bayi saya setelah dicuci langsung dimasukkan ke dalam steril box dan hanya dikeluarkan ketika akan digunakan saja? Ut dijadikan tempat peralatan makan bayi saya nanti coz boxnya cukup luas dua tingkat dan ada rak botolnya jg.. Sy sdh membaca petunjuk dari produk dispensernya tapi ga ada keterangan lengkap.. Trus dot bahan silikon boleh jg masuk sterile box itu?? Dan satu lg.. Di usia kandungan 9 bln ini qo air susu sy blum ada ya..?? Sy berniat memberikan ASI eksklusive hingga usia 2,5 thn sesuai petunjuk alquran yg insya Allah lebih mantap karna berasal dr petunjuk maha pencipta yg lebih tau apa yg tepat buat ciptaanNya.. :-) .. Sekian pertanyaan saya trimakasih seblumnya ats jwaban yg sngat bermanfaat buat para ibu ini..

    • tips-bayi March 8, 2012 at 2:25 am #

      @ zahra,

      Wa’alaikumussalam,

      Belum lahir bu..? Bisa.. Anda bisa menyimpan peralatan makan dan minum bayi Anda si sterile Box.. Sebelum masuk box, peralatan makan minum bayi sebaiknya dicuci pakai sabun cuci piring juga boleh. Dan harus disikat dalamnya pakai sikat botol. Yang dicuci pakai sabun bukan cuma botolnya, tapi juga dot, cincin botol, tutup botol. Bilas yg bersih sampai hilang bau sabun. Direbus sampai airnya mendidih adalah lebih baik dan aman dari pada hanya disiram air panas saja. Diamkan beberapa saat di dalam panci. Setelah agak hangat, angkat botol & kelengkapannya tadi. Simpan di kotak tertutup setelah ditiriskan terlebih dahulu.. termasuk dotnya bisa disimpan di steril box..

      Jika kondisi sekitar steril box tidak lembab dan steril boxnya benar-benar steril, maka penyimpanan kelengkapan tersebut bisa lama.. ;-)

      Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui.
      Berikut cara perawatan umur kehamilan 6-9 bulan

      • Kedua telapak tangan dibasahi dgn minyak kelapa.
      • Puting susu sampai areola mamae dikompres dgn minyak kelapa selama 2-3 menit. Tujuan utk memperlunak kotoran atau kerak yg menempel pada puting susu sehingga mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dgn alkohol atau yg lain yg bersifat iritasi krn dapat menyebabkan puting susu lecet.
      • Kedua puting susu dipegang lalu ditarik diputar ke arah dlm dan ke arah luar .
      • Pangkal payudara dipegang dgn kedua tangan lalu diurut ke arah puting susu sebanyak 30 kali sehari.
      • Pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas.
      • Kedua puting susu dan sekitar dibersihkan dgn handuk kering dan bersih.
      • Pakailah BH yg tdk ketat dan bersifat menopang payudara jangan memakai BH yg ketat dan menekan payudara.

      Bagus sekali Anda akan memberikan bayi Anda ASI sampai usia 2,5 tahun, keputusan yang tepat..
      Ingat.. produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun… ;-)

  16. zahra March 3, 2012 at 1:34 pm #

    Aslm.. Saat ini sy sedang mengandung bayi pertama kami 9 bln… Dan sedang bnyk baca tntang tips2 bayi.. Mau tanya .. Berapa lama alat makan bayi berupa dot botol dan lainnya bisa disimpan dalam steril box.. Karna kebetulan dirumah kami menggunakn dispenser yg ada steril box dibawahnya.. Apa boleh setiap abis dicuci langsung dimasukkan aja dlm steril box sbagai tmpat pralatan makan bayi sy nanti dan hanya dikeluarkan ketika akan digunakan ut bayi saya.. Soalnya boxnya lumayan luas.. Trus.. Apa dot berbahan silikon jg boleh masuk dlm steril box?? Saya sdh coba cari jwabannya dr produk dispenser itu sndiri tp blum trjwab pertanyaan2 sy.. Trimskasih sblumnya atas jwaban dr tips bayi yg sngnt bermanfaat ini.. Oh iya satu lg.. Di usia kandungn 9 bln qo.. Air susu sy blum ada yach.. Karna sy ingin memberikan ASI eksklusiv hingga usia 2,5 than sesuai petunjuk alqur’an yg ins lebih mantap karna berasal dr pencipta yg lebih tau apa yg terbaik buat yg diciptakanNya.. Skali lg trimakasih atas jwbanya

    • tips-bayi March 7, 2012 at 7:50 am #

      @ zahra,

      Sebelum masuk box, peralatan makan minum bayi sebaiknya dicuci pakai sabun cuci piring juga boleh. Dan harus disikat dalamnya pakai sikat botol. Yang dicuci pakai sabun bukan cuma botolnya, tapi juga dot, cincin botol, tutup botol. Bilas yg bersih sampai hilang bau sabun. Direbus sampai airnya mendidih adalah lebih baik dan aman dari pada hanya disiram air panas saja. Diamkan beberapa saat di dalam panci. Setelah agak hangat, angkat botol & kelengkapannya tadi. Simpan di kotak tertutup setelah ditiriskan terlebih dahulu.. termasuk dotnya bisa disimpan di steril box..

      Jika kondisi sekitar steril box tidak lembab dan steril boxnya benar-benar steril, maka penyimpanan kelengkapan tersebut bisa lama.. ;-)

      Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui.
      Berikut cara perawatan umur kehamilan 6-9 bulan

      • Kedua telapak tangan dibasahi dgn minyak kelapa.
      • Puting susu sampai areola mamae dikompres dgn minyak kelapa selama 2-3 menit. Tujuan utk memperlunak kotoran atau kerak yg menempel pada puting susu sehingga mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dgn alkohol atau yg lain yg bersifat iritasi krn dapat menyebabkan puting susu lecet.
      • Kedua puting susu dipegang lalu ditarik diputar ke arah dlm dan ke arah luar .
      • Pangkal payudara dipegang dgn kedua tangan lalu diurut ke arah puting susu sebanyak 30 kali sehari.
      • Pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas.
      • Kedua puting susu dan sekitar dibersihkan dgn handuk kering dan bersih.
      • Pakailah BH yg tdk ketat dan bersifat menopang payudara jangan memakai BH yg ketat dan menekan payudara.

      Ingat.. produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun… ;-)

  17. nana February 24, 2012 at 6:45 am #

    anak saya umur 2 tahun dari kecil g mau makn gmn y biar mau mkn nasi….? trus bahaya g sih klo merebus botol tiap hari….?

    • tips-bayi February 29, 2012 at 3:38 am #

      @ nana,

      Kenalkan kebiasaan makan nasinya bertahap.. Selain itu juga memberikan menu yang variatif dengan nasi tentunya.
      Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan ada beberapa yang harus diperhatikan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi anak Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan anak Anda.

      * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi anak Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai anak Anda.

      * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan anak Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

      * Faktor yang juga turut mempengaruhi selera makan anak Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi anak Anda..

      * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Anda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Anda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

      * Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun anak Anda akan berterima kasih suatu hari nanti ! ;-)

      Memang Anda tidak harus terlalu sering merebus botol apabila jarak pemakaiannya tidak terlalu jauh, cukup disiram air mendidih saja.. Apabila botol susu sudah terdiam selama lebih dari 4 jam, dianjurkan untuk lebih baik lagi proses sterilisasinya.. ;-)

      Insya Allah tidak akan bebahaya jika botolnya tidak mengandung BPA..

  18. tika February 7, 2012 at 7:04 pm #

    mau tanya ne,,,, anak saya knp ya klo dikasih susu pakai dot disaat ianya lagi minum ehhh kepala’a main2 ato digeleng2kan gitu??? Apa itu sifat wajar buat bayi ato ada sesuatu ya??? Makasi

    • tips-bayi February 13, 2012 at 3:15 am #

      @ tika,
      :-) Wajar.. Aktif.. tanda sehat dan pintar.. ;-)

      Oh ya berapa bulan ya..? Sudah belajar bicara..? Ajak terus komunikasi meskipun bayi Anda sepertinya belum mengerti pembicaraan Anda..

  19. yeni January 17, 2012 at 6:16 am #

    mau tanya dot yang bagus yang berwarna putih atau kuning kecoklatan

    • tips-bayi January 19, 2012 at 4:18 am #

      @ yeni,

      Warna coklat biasanya rubber, yang putih bening itu silicon.. ;-)

  20. syaiful January 12, 2012 at 2:40 pm #

    bagaimana caranya biar anak saya mau minum susu formula lewat dot..
    soalnya dia g mau ngedot sama skali.. tiap kali d beri puting dot lgsg nangis..
    masalahnya g bisa ngenyot ( putingnya d kunyah )
    trus sampai putingnya saya ganti yg model sendok… tp msh tetep g mau…
    padahal ibunya lg kerja.. kasihan anak saya klo terus2an begini..
    tolong masukannya…
    terima kasih..

    • tips-bayi January 16, 2012 at 2:50 am #

      @ syaiful,

      Gak mau puting karet ya..? Anda harus mencari bentuk dot yang cocok untuk bayi Anda dan membiasakannya.

      Atau mungkin bukan tidak seneng dotnya tapi isi dotnya.. ;-)
      Coba Anda isi dotnya dengan ASI perasan.. Istri Anda bekerja..? Sebenarnya Anda masih bisa memberikan ASI saja tanpa sufor meskipun istri Anda sibuk bekerja di luar rumah.. istri Anda bisa memerah/ memompa ASI ketika Anda sedang dirumah, simpan ASI perahan pada botol di lemari es atau freezer, berikan ASI tersebut pada bayi Anda oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang dirumah. Jangan lupa hangatkan terlebih dahulu ASI tersebut, dengan cara merendamnya di wadah yang berisi air panas.. ;-)

  21. nining December 12, 2011 at 4:24 am #

    moms.. mo tanya nih,

    bayi saya 8 bulan ga mau ganti dot yang lain, padahal dot yang dipake skrg udah lama dan lubang2.. klo diganti baru pasti dia marah dan mogok nyusu. berbagai model dot udah dicoba, tapi dia langsung ngenalin klo itu bukan dot nya n langsung nolak.. aduh moms pusing nich.. gimana ya cara biar babyku mau ganti dot yang lain dan ga pake acara mogok minum??? trims berat atas bantuannya…

    • tips-bayi December 20, 2011 at 2:45 am #

      @ nining,

      Hmm.. :-)

      Ajaklah bayi Anda komunikasi.. Kenalkan alat minum lain yang bentuknya menarik.. Anda perlu sedikit-demi sedikit melatih bayi Anda untuk belajar memegang. Bagaimana dengan memegang sippy cup..? Anda sebenarnya bisa mulai memperkenalkan gelas sippy cup kepada bayi Anda..

  22. manda November 30, 2011 at 8:49 pm #

    @fitri yunita
    aku recommend pake produknya avent :) botol susunya BPA free dan bentuk dotnya ga bikin bayi tersedak :)

  23. Mia September 13, 2011 at 7:02 am #

    Aslm.
    Anak sy berumur 2.5 tahun, masih suka minum susu pakai dot. Susu 800gr habis dalam waktu 6 hari. Ketika sy ganti dengan gelas dan sedotan, minum susunya sangat sedikit sekali. Padahal, sy ingin menjamin suplai kalsium yg cukup tinggi tetapi tidak membuat gigi rusak, dengan minum susu yg banyak. Pola makannya tidak terganggu dengan minum susu tsb. Bagaimana caranya agar anak sy bisa minum susu cukup banyak tetapi masa depan giginya pun terjamin. Mhn maaf ya, kl yg ditanyakan umur 2,5thn bukan bayi lagi, trims tips bayi,,

  24. Eka September 11, 2011 at 12:54 pm #

    Asw. Mau tanya ni, sebaiknya menyusui ASI yg diberikan langsung berapa lama sekali susuan? kan berbeda dg penggunaan botol yg ada takarannya. Terima kasih jawabannya

  25. fitri yunita September 5, 2011 at 3:14 pm #

    Maaf mau tanya..
    Bs share apa merk dot dan botol susu yang baik yg tidak mengandung BPA.. Dan merk dot dan botol susu yang baik yg tidak merubah bentuk rahang gigi, dan mulutnya..
    Terima kasih..

  26. fitri yunita September 5, 2011 at 3:13 pm #

    Maaf mau tanya..
    Bs share apa merk dot yang baik yg tidak mengandung BPA.. Dan merk dot yang baik yg tidak merubah bentuk rahang gigi, dan mulutnya..
    Terima kasih..

    • tipsbayi September 14, 2011 at 7:22 am #

      @ fitri yunita,

      Mohon maaf untuk merk kami tidak bisa sebutkan di sini, hanya saja kami sarankan agar Anda mencari yang kwalitasnya bagus dan cocok dengan bayi Anda, yaitu bayi Anda merasa nyaman tidak menolak.. ;-)

      Berikut untuk menghindari atau meminimalisir dampak BPA pada si kecil kami berikan beberapa tips:

      * Ketika membeli botol plastik, pilihlah botol yang menggunakan polypropylene/polyethylene, yang tidak keras dan tidak mengkilat.
      * Carilah tanda “BPA-free” pada kaleng atau botol susu yang Anda beli.
      * Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl pada bayi.
      * Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik karena dapat memicu pelepasan BPA. Sebagai gantinya, gunakanlah wadah gelas/kaca atau keramik.
      * Cucilah botol dan wadah plastik dengan spons agar tidak merusak lapisan plastiknya.
      * Belajar membaca kandungan dalam plastik. Singkirkan produk plastik yang mengandung bahan-bahan seperti DBP dan DEP, DEHP, DMP. Gunakan polyethylene (#5), dan hindari polikarbonat (#7).
      * Jangan gunakan lagi botol plastik atau alat makan yang sudah tergores/rusak atau kusam.. ;-)

  27. amel June 28, 2011 at 3:43 am #

    bayi saya berumur 2bln, 1 mnggu lagi saya harus brngkt krja.tapi sampai sekarang bayi saya tidak mau minum asi dari botol dot bulat / gepeng maupun botol sendok.minta saranya yaa..

    • tipsbayi July 8, 2011 at 2:37 am #

      @ amel,

      Mudah-mudahan sekarang sudah mau.. ;-)

      Anda bisa mencari dot yang cocok dengan bayi Anda. Carilah yang bentuk dan tekstur bahannya diminati bayi Anda. Lalu biasakan secara perlahan.

      Biasanya bayi bisa menerima suapan dari sendok. Maka sebenarnya Anda bisa menyuapi ASI pada bayi Anda secara perlahan, yang seterusnya bisa dilakukan oleh orang rumah.. sambil sesekali dicoba untuk dibiasakan dengan dot.. ;-)

      Ingat.. Suapi sambil bayi Anda diajak komunikasi meskipun sepertinya bayi Anda belum mengerti pembicaraan kita, akan tetapi dengan demikian akan lebih mempererat hubungan psikologis yang menyuapi dengan bayi Anda..

      Selamat mencoba

  28. anik May 20, 2011 at 3:41 am #

    Bayi saya berumur 9 blan, kalo diberi makan bubur bayi / bubur tim susah sekali, akhirnya saya coba berikan biskuit yang diseduh dengan air panas dan diberi susu, dimasukkan ke dalam botol bayi yang biasa dia pakai untuk minum susu, tapi kata teman saya tidak diperbolehkan untuk menggunakan botol yang biasa untuk minum susu, harus memakai botol yang khusus untuk biskuit susu. Apakah benar seperti itu ?

    • tipsbayi May 28, 2011 at 1:57 am #

      @ anik,

      Hmm.. kalau memang alasannya botol yang biasa dipakai minum susu lubangnya terlalu kecil, benar.. sebaiknya Anda pakai botol yang lain saja.. Tapi bukan berarti tidak boleh.. ;-)

  29. elvi April 9, 2011 at 6:49 am #

    dear tipsbayi
    bayi saya skr umur 4bulan,,sejak memasuki 2bulan bayi saya buang air besar ga lancar..
    pertama-tama 2hari sekali,,dan sekarang 3hari baru sekali.
    dear tipsbayi,,apakah ini pengaruh dari susu formula??atau gmn??
    saya mohon petunjuknya.thanks

  30. donny March 29, 2011 at 9:51 am #

    Dear tips bayi,

    bayi yg susah minum susu pas saat tidak tidur…ada solusinya kah??
    karena bayi saya mau minum susu cuma pada saat tidur aja…tolong solusi yang terbaik…

    tks
    donny

    • tipsbayi April 15, 2011 at 3:32 am #

      @ donny,

      Hmm.. bayi Anda berapa bulan ya..? Apa sudah mendapat makanan tambahan..? Jika sudah mendapat makanan tambahan, sikap bayi Anda seperti itu wajar saja karena kebutuhannya sudah terbantu oleh MPASI nya maka nafsu minum susu bayi Anda akan sedikit berkurang.. ;-)

  31. hanny March 16, 2011 at 9:54 am #

    dear tips bayi,

    bagaimana cara mensteril sippy cup yang terbuat dari bahan silikon? karena kalau melihat petunjuk dikotaknya, cukup direndam dengan air hangat saja setelah dicuci dengan air sabun. dan kalau direbus, apakah tidak berpengaruh pada bahan silikon tersebut. Dan satu hal lagi, minum menggunakan sippy glass, apakah tidak mempengaruhi pada rahang/gusi? (saya mrnggunakan sippy cup yang ujung atasnya juga dari silikon) mohon infonya ya, thank you

    • tipsbayi April 14, 2011 at 6:13 am #

      @ hanny,

      Anda bisa memperlakukan sama dengan peralatan bayi lainnya yang sama berbahan silikon. Bahkan petunjuk di kotaknya sudah jelas ya cukup dengan air panas setelah dicuci biasa terlebih dahulu. Dengan cara direbus ditakutkan jika terlalu lama maka akan berpengaruh.

      Minum dengan sippy glass tidak akan berpengaruh jelek terhadap rahang atau gusi.. Karena tahap berikutnya, anak bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Nah, selanjutnya, anak sudah bisa belajar menggunakan gelas untuk minum. Tentu saja jangan diharapkan anak langsung bisa minum dengan rapih, kemungkinan masih tumpah-tumpah. Tapi justru dari pelajaran ini anak akan bisa berusaha untuk mengatur kemiringan gelas (kemampuan motorik halusnya terasah), dan akhirnya bisa minum dengan rapih.. Jadi minum dengan sippy glass adalah sebagai proses tahapan saja.. tidak selamanya.. ;-)

  32. bie March 4, 2011 at 7:40 am #

    berapa lam ketahanan dot?

    • tipsbayi March 12, 2011 at 2:45 am #

      @ bie,

      Berapa lama masa daya tahan setiap botol susu, jelas berbeda. Yang perlu diperhatikan, jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah tergores/rusak atau kusam. Begitupun ketahanan empeng tidak tidak sama tetapi segera buang bila karet empeng sudah robek, usang, berlubang atau ada bagian yang lepas. Ganti empeng si kecil dengan yang baru, paling tidak 2 bulan sekali. Atau lebih cepat dari 2 bulan, jika bayi anda sangat getol mengempeng.. ;-)

  33. ika March 2, 2011 at 1:57 pm #

    bagaimana cara mengeringkan dot?krn stl sy sterilkan di steril bottle, dotnya yg paling ujung msh basah&susah untuk menjangkau bag itu untuk dikeringkan…

    • tipsbayi March 12, 2011 at 2:41 am #

      @ ika,

      Sebelum Anda menyimpan pada kotak tertutup hendaknya Anda tiriskan terlebih dahulu dengan cara Anda simpan dengan posisi terbalik diatas kain lap katun yang bersih atau diatas tisu. Dengan sendirimya air sisa yang ada di ujung-ujung botol akan turun dan terserap oleh kain atau tisu tersebut. Lalu Anda simpan botol yang sudah steril pada box tertutup agar terjaga kebersihannya.. ;-)

  34. atha February 15, 2011 at 3:29 pm #

    dear tips bayi,

    1. apakah boleh menghangatkan ASI yang sudah diperah?
    dimana ASI tersebut masih fresh dan akan disajikan kurang dari 6 jam.
    2. apakah saat mencuci peralatan dot bayi Harus Selalu menggunakan air sabun yang hangat?

    • tipsbayi February 16, 2011 at 2:10 am #

      @ atha,

      1. Bisa.. Anda hangatkan dengan cara merendam wadar ASI perahan pada wadah yang berisi air panas..

  35. risma February 10, 2011 at 5:11 am #

    mana yang lebih baik, menyeduh susu formula :
    1. air panas
    2. air hangat
    3. air suhu ruangan
    4. air dispenser

    • tipsbayi February 14, 2011 at 2:54 am #

      @ risma,

      Air hangat masak agak panas, setelah diseduh didinginkan kalau bisa tidak dicampur .. ;-) Dan berikan sufor dengan kehangatan yang hampir sama dengan hangatnya ASI..

  36. mamavenus February 7, 2011 at 2:53 pm #

    Dear tips bayi…,

    Bolekah disharing?
    Cara menyajikan asi yg sudah diperah dan disimpan dalam kondisi ruangan (tidak di lemari es dan akan diminumkan ke bayi sblm 8 jam) apakah boleh dihangatkan?
    Atau tetap dibiarkan dalam suhu ruangan tanpa dihangatkan kembali saat akan diberikan ke bayi?
    Terimakasih sebelumnya yaa..=)

    • tipsbayi February 14, 2011 at 2:49 am #

      @ mamavenus,

      Maksud Anda, Anda ingin berbagi artikel dengan teman yang lain..?
      Jika Anda ingin merekomendasikan artikel tertentu, Anda bisa menggunkan fitur “Share This” yang ada di setiap akhir artikel.

      Fitur ini berlogo hijau. Anda bisa memilih apakah ingin berbagi via email, via komunitas seperti Friendster, Facebook, dll.

      Atau Anda BERMINAT menerima tips dan informasi gratis dari kami. Kesediaan Anda akan SANGAT berarti bagi kelanjutan situs kami… Silahkan buka halaman berikut:

      http://www.tipsbayi.com/masihminat.html

      Dan masukkan LAGI nama depan dan alamat email yang biasa Anda gunakan. Selanjutnya, Anda bisa membaca informasi yang kami janjikan.. ;-)

      Untuk penyimpanan ASI atau sufor yang telah dilarutkan, penyimpanan dalam suhu ruangan suhu tidak lebih dari 25° Celsius ASI atau sufor akan bertahan selama 4-6 jam..
      Maka apabila susu sudah terdiam pada botol selama lebih dari 6 jam, dianjurkan untuk tidak diberikan pada bayi Andam Terlebih apabila sudah tersentuh air liur bayi Anda..

      Untuk mensiasatinya sajikanlah sedikit-sedikit..

  37. eva December 27, 2010 at 2:53 am #

    Berarti steril botol 1X sehari cukup ya
    Soalnya selama ini saya steril boto setiap habis pakai jadi sehari bisa 4 X di steril

    • tipsbayi January 4, 2011 at 4:27 am #

      @ eva,

      Memang Anda tidak harus terlalu sering merebus botol apabila jarak pemakaiannya tidak terlalu jauh, cukup disiram air mendidih saja.. Apabila botol susu sudah terdiam selama lebih dari 4 jam, dianjurkan untuk lebih baik lagi proses sterilisasinya.. ;-)

  38. oni December 22, 2010 at 2:49 am #

    dear Tips bayi :)
    Masa pakai botol susu itu berapa lama ya ?

    Makasih

    • tipsbayi January 4, 2011 at 4:25 am #

      @ oni,

      Berapa lama masa daya tahan setiap botol susu, jelas berbeda. Yang perlu diperhatikan, jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah tergores/rusak atau kusam. Begitupun ketahanan empeng tidak tidak sama tetapi segera buang bila karet empeng sudah robek, usang, berlubang atau ada bagian yang lepas. Ganti empeng si kecil dengan yang baru, paling tidak 2 bulan sekali. Atau lebih cepat dari 2 bulan, jika bayi anda sangat getol mengempeng.. ;-)

  39. tipsbayi December 14, 2010 at 8:12 am #

    @ lina,

    Pertama-tama, siapkan botol susu yang steril. Setelah Anda memasukan sufor pada botol, seduhlah dengan air matang yang hangat. Berikan sesuai petunjuk takaran yang tertera di kemasan susu, karena penyajian sufor terlalu kental adalah salah satu penyebab BAB keras juga.. Kocoklah dengan sempurna, jangan sampai masih ada gumpalan susu. Hindari mengkonsumsi larutan sufor yang sudah lebih dari 4 jam di dalam suhu ruang. Terlebih apabila sudah tersentuh air liur bayi Anda.. ;-)

  40. lina December 5, 2010 at 1:03 pm #

    Dear tips bayi…
    saya mau nanyak bagaimana sebenarnya menyeduh susu bayi dlm botol yang baik dan benar…!!!!???

  41. novi November 8, 2010 at 6:28 am #

    dear…
    anak saya berusia 14 bulan,n sdh ga mau ASI lg jd sy kasih sufor,,sy mo nanya..boleh kah mencampur 2 merk sufor berbeda dlm tiap botol susu?makasih…

    • tipsbayi November 13, 2010 at 4:03 am #

      @ novi,

      Boleh saja karena bukan obat kan..? ;-)
      Hanya saja apakah bayi Anda akan senang dengan rasanya? Dan kalau ada ketidak cocokan kemungkinan Anda akan sedikit sulit untuk menentukan efek dari susu yang mana.. Jadi lebih baikberikan sejenins saja.. :-)

  42. tipsbayi September 28, 2010 at 3:49 am #

    @ indri,

    Saat ini ada dua bahan dot yang banyak dijual di pasaran, yaitu silikon dan lateks (karet). Silikon umumnya berwarna putih sementara lateks kuning. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dot karet lebih lentur dan lembut tapi umumnya mudah rusak. Dot karet juga mudah berjamur dan menimbulkan bau. Sebaliknya, silikon kurang lembek tapi awet dan tahan lama.

    Untuk memilih dot dari bahan yang mana, kenali dulu reflek isap si kecil. Bila kemampuan mengisapnya cukup kuat, dot silikon bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, jika reflek isapnya lemah, pilihlah dot karet. Yang pasti, jangan pilih dot dari bahan yang tidak fleksibel dan mudah rusak.. ;-)

    Semoga membantu..

  43. tipsbayi September 28, 2010 at 3:44 am #

    @ bunda luthfi,

    Anda bisa mulai memperkenalkan dot yang kira-kira cocok dengan bayi Anda..

    Saat ini ada dua bahan dot yang banyak dijual di pasaran, yaitu silikon dan lateks (karet). Silikon umumnya berwarna putih sementara lateks kuning. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dot karet lebih lentur dan lembut tapi umumnya mudah rusak. Dot karet juga mudah berjamur dan menimbulkan bau. Sebaliknya, silikon kurang lembek tapi awet dan tahan lama.

    Untuk memilih dot dari bahan yang mana, kenali dulu reflek isap si kecil. Bila kemampuan mengisapnya cukup kuat, dot silikon bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, jika reflek isapnya lemah, pilihlah dot karet. Yang pasti, jangan pilih dot dari bahan yang tidak fleksibel dan mudah rusak.. ;-)

    Dan.. Anda bisa mencoba tetap memberikan ASI dengan cara memompa ASI dan memberikannya oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang di rumah.., berikan ASI yang dipompa dengan dot yang cocok dengan bayi Anda atau bisa disendoki..

    ASI adalah susu terbaik untuk bayi Anda yang tidak akan tertandingi sekalipun oleh sufor termahal.. ;-)

    Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..

    Dengan memberikan ASI maka imunitas bayi Anda akan lebih bagus dan kemungkinan gangguan sembelit akan semakin kecil..

    Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

    ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

    Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

    Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

    Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

    Jadi pilih ASI atau sufor…? :-)

  44. indri September 27, 2010 at 12:57 pm #

    salam kenal sebelumnya.. Ada saran ngga untuk pilihan dot bayi yag bagus saat ini.. terima kasih

  45. bunda luthfi September 23, 2010 at 9:41 am #

    dear tipsbayi,
    bagaimana ya mengenalkan dot kpd bayi yg belum 3 bulan, supaya nantinya gak bingung puting…kalo disendokin rasanya kasian…bayi saya gak sabaran, maunya yg kontinyu, trus klo sama pengasuh kan jg blum tentu sabar nyendokin…pdhal udah harus balik ngantor…makasih sebelumnya.

  46. tipsbayi September 18, 2010 at 3:43 am #

    @ machfudi,

    Wa’alaikum salam,
    Terima kasih atas tulisannya.. Sangat bermanfaat sekali untuk para ibu.. ;-)

  47. machfudi September 17, 2010 at 2:32 pm #

    ass.wr.wb semoga sehat semuanya termasuk bayi kalian dan bayi yang masih dalam kandungan ya ibunya tentunya yang kesana kemari yang sehat tentunya bayi mengikuti memang masih dalam kandungan dan memang merawat bayi membutuhkan kesabaran dan apabila kalian menyusui pakai asli susu ibu sekiranya kalian sambil tidur kalau kalian mengantuk sebaiknya lepaskan dari mulut bayi menjaga kalau kalian tertidur dan susu kalian mendekap hidungnya bisa vatal akibatnya pokoknya hati-hati karena tertidur pulas kalian tidak ingat apa-apa dan juga apabila memakai susu tambahan botol harus stiril betul sebaiknya kalian masukkan panci masak sampai betul-betul mendidih angkat lalu balik botol tersebut biarkan kering betul baru kalian membuat susu secukupnya sekiranya langsung habis kalau bisa jangan sampai menginap ingat kerawanan perut bayi dan juga bila kalian menyusui pakai asli susu ibu pola makan kalian harus hati-hati karena apa yang kalian makan akan tersambung dalam kandungan susu kalian dan juga pola tidur bayi jangan satu sisi bergantian karena kepala bayi masih lembek mudah mengikuti kalau kalian dalam satu sisi kepala bayi mengikuti tentunya tidak sama sama sampingnya (gepeng sebelah) dan memandihkannya harus kalian tata bagian pipi naikkan keatas pipinya supaya tidak turun kebawah dan kakinya juga kalian tata pokoknya semuanya sekian saja ya ibu-ibu PKK tercinta saya hentikan tulisan saya terima kasih apabila ada yang salah saya minta maaf tentunya sekian wassallam

  48. tipsbayi August 17, 2010 at 6:01 am #

    @ Mama Gracia,

    Saat ini ada dua bahan dot yang banyak dijual di pasaran, yaitu silikon dan lateks (karet). Silikon umumnya berwarna putih sementara lateks kuning. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dot karet lebih lentur dan lembut tapi umumnya mudah rusak. Dot karet juga mudah berjamur dan menimbulkan bau. Sebaliknya, silikon kurang lembek tapi awet dan tahan lama.
    Untuk memilih dot dari bahan yang mana, kenali dulu reflek isap si kecil. Bila kemampuan mengisapnya cukup kuat, dot silikon bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, jika reflek isapnya lemah, pilihlah dot karet. Yang pasti, jangan pilih dot dari bahan yang tidak fleksibel dan mudah rusak.

    @ astrid,

    Memang dibutuhkan kesabarannya ya…

    1. Cara mengenalkannya lewat gelas yang bernama sippy cup. Sippy cup adalah gelas, yang ujung atasnya berbentuk seperti ujung seruling / flute, jadi cairan keluar lebih banyak daripada dot yang hanya satu lubang kecil sekali. Lubang sippy cup ada yang berbentuk beberapa lubang kecil, ada juga yang bentuknya lubang lurus. Jika ingin tahu gambarnya, coba deh search gambar dan tuliskan ’sippy cup’. Terkadang awalnya anak tersedak, namun jika diperkenalkan dengan tenang, anak akan tahu bahwa ia bisa menyedot lebih baik cairan secara langsung dibandingkan dari dot ataupun payudara Bunda. Kalau terasa terlalu mahal untuk membeli sippy cup, boleh juga diakali lewat dotnya, dengan lubang yang diperbesar.

    Tahap berikutnya, bisa mulai dari sekitar 9 bulanan atau paling lambat 1 tahun, anak bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Nah, sekitar 1 tahunan, anak sudah bisa belajar menggunakan gelas untuk minum. Tentu saja jangan diharapkan anak langsung bisa minum dengan rapih, kemungkinan masih tumpah-tumpah. Tapi justru dari pelajaran ini anak akan bisa berusaha untuk mengatur kemiringan gelas (kemampuan motorik halusnya terasah), dan akhirnya bisa minum dengan rapih.

    Kenapa perlu diperkenalkan dengan berbagai bentuk ujung gelas ini? Selain sebagai variasi, sebetulnya salah satu alasan utamanya adalah untuk menstimulasi otot bicara anak. Kalau anak hanya menggunakan dot saja, otot bicaranya tak terstimulasi. Tentu saja ini bukan stimulasi satu-satunya, tapi sekadar ’mempersering’ stimulasi, ada juga stimulasi lainnya. Nah, alasan lain adalah untuk menstimulasi sikap ’berusaha untuk mencapai hasil’. Jika anak ingin minum, dia perlu berusaha juga untuk mendapatkan minumannya.

    2. Menyusui dengan berbaring akan memberi Anda lebih banyak kesempatan untuk bersantai dan juga untuk tidur lebih banyak pada malam hari. Anda bisa tidur saat bayi menyusu. Dukung punggung dan kepala bayi dengan bantal. Pastikan bahwa perut bayi menyentuh Anda.

  49. astrid August 16, 2010 at 4:00 am #

    halo tips bayi, anakkku Rinda (7 bulan) msh asi dan sdh rutin makan 2x dan mulai sy kenalkan sufor (tapi asi tetep harus jalan). Kalo pagi makan biskuit diencerin, siang buah pepaya dikerok, sore minum sari jeruk medan yg manis, malam mkn bubur susu+pepaya yg dikerok. Yg agak sulit, dia ga mau minum sufor dari botol, maunya dari sendok tapi itupun paling banyak 7 sendok mkn nya dia. udah berbagai jenis dot & merk dot sy coba, tapi susah minta pun. Sy baru mau coba pake gelas. Pertanyaaan saya :
    1. apakah sdh bisa diberi minum pake gelas krn umurnya baru 7 bulan nih
    2. Saya sering menyusui dia sambil tiduran. Apalagi setiap mau tidur (siang atau malam), dia maunya sambil menetek sampai akhirnya tertidur. Bahaya ga yaa?

  50. Mama Gracia August 11, 2010 at 1:59 pm #

    dear tips bayi

    anak saya umur 2bln10hr, minum asi ditambah sufor krn asi tidak banyak, keduanya diberikan melalui botol. Ketika membeli botol susu dot yg menempel pd botol adalah berbahan silicon-warna putih/bening yg kalau direbus sepertinya malah tambah keras (kurang elastis), akhirnya saya beli dot baru berbahan rubber (karet)-warna kuning yg jauh lebih lembek (elastis). Pertanyaannya sebetulnya baik mana antara dot silicone atau rubber? apakah faktor umur menentukan bahan dot yang sebaiknya digunakan?

    terima kasih ya

  51. tipsbayi June 22, 2010 at 2:48 am #

    bunda chiara:

    Wa’alaikum salam Wr.Wb.,

    Bagus sekali Chiara memilih ASI, Chiara memang pintar memilih yang terbaik untuk masa depannya.. ;-)

    * Bayi Anda boleh diperkenalkan sufor setelah Anda tidak bisa lagi memberikan ASI. Sampai usia berapa..? Silahkan Anda baca jawaban kami pada dwi zaza diatas.. ;-)

    * Ada yang dengan diberikan sufor memang gemuk akan tetapi banyak juga yang hanya diberi ASI bayinya gemuk juga. Pertambahan berat badan bukan masalah hitam-putih. Maksudnya, kalau berat badan bayi Anda ringan lantas dia dianggap sakit-sakitan atau saat bayi Anda terlihat gemuk langsung disimpulkan dia sebagai bayi sehat. Secara umum pertambahan BB dapat dikategorikan dalam hitungan sebagai berikut:

    * Triwulan pertama : 600- 1200 gram per bulan

    * Triwulan kedua : 500-600 gram per bulan

    * Triwulan ketiga : 350-450 gram per bulan

    * Triwulan keempat : 150-250 gram per bulan

    Untuk memastikan apakah bayi Anda masih dalam kategori normal, kurang atau berlebih, Anda dapat mengecek atau membandingkannya melalui kurva Lubchenko yang terdapat pada buku pantau tumbuh-kembang bayi atau KMS (Kartu Menuju Sehat) dari Puskesmas atau Rumah Sakit. Nah, berdasarkan kurva tersebut, parameter untuk mengetahui pertumbuhan bayi tidak hanya dilihat dari pertambahan BB, tapi juga tinggi badan dan ukuran lingkar kepala..

    Agar berat badan bayi Anda tetap mengalami peningkatan yang normal dan sesuai dengan pertambahan usianya, berikan bayi Anda asupan nutrisi dengan komposisi zat gizi yang SEIMBANG. Maksudnya, makanan yang dikonsumsi hendaknya mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin-mineral yang CUKUP.. Pertahankan pemberian ASI.. ;-)

    * Air dispenser boleh. Airnya bagus kan..? ;-)
    Pastikan juga airnya mendidih..

  52. tipsbayi June 22, 2010 at 2:36 am #

    dwi zaza:

    Sebaiknya Anda jangan membiasakan memberikan botol susu ataupun empeng sambil tiduran. Selain ini akan menjadi lebih sulit dihentikan saat sudah menjadi kebiasaan. Dampak yang timbul tidak hanya fisik (seperti bentuk rahang dan gigi yang kurang baik), tapi juga psikologis. Dan.. Kebiasaan minum susu pada botol atau ngempeng sambil tiduran diindikasikan sebagai salah satu penyebab infeksi saluran telinga. Maka usahakan Anda alihkan kebiasaan bayi Anda tersebut..

    Anda sebenarnya bisa mulai memperkenalkan gelas sippy cup kepada bayi Anda.. Bahkan seharusnya sudah bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Selanjutnya, bayi Anda akan bisa belajar menggunakan gelas untuk minum.. ;-)

    Yang kami tahu justru ASI adalah susu terbaik untuk bayi Anda.. :-)
    Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..

    Dengan memberikan ASI maka imunitas bayi Anda akan lebih bagus dan kemungkinan gangguan sembelit akan semakin kecil..

    Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

    ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

    Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

    Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

    Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

    Jadi pilih ASI atau sufor…? :-)

    Anda juga bisa baca artikel berikut:

    http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

  53. bunda chiara June 20, 2010 at 4:34 pm #

    Assalamualaikum.wr.wb
    putriku chiara,umurny skrg 13 bulan mau aku coba kenalin sufor tapi susah banget maunya minta ASI.kalo mau pun cuma dikit sufornya n encer.tapi kalo makan,apa aja doyan asal gak manis banget,cz dia gak suka makanan over manis.nah,yang mau ak tanyain:
    *sebenernya kapan sih anak mulai dikenalkan sufor?
    *kata orang2 kalo gak dikasih sufor anak gak bisa gemuk,apa benar?
    *boleh gak sih ngasih sufor tapi pake air panas dari dispenser?soalnya kan lebih simpel.
    maaf banyak banget nanyanya…
    Wassalamualaikum.wr.wb

  54. dwi zaza June 15, 2010 at 4:10 pm #

    o iya, saya baca di artikel sufor utk bayi katanya sufor soya penggunaannya harus dianjurkan secara medis,kenapa y??krn saya baca buku the miracle of enzyme susu dari sapi tdk bgs utk tubuh manusia o;eh krn itu sy ingin menggunakan sufor soya utk anak sy,tlg penjelasannya..trims b4

  55. dwi zaza June 15, 2010 at 4:06 pm #

    Asw wrwb tips bayi…

    Anak saya berusia 17 bln,saya baru mau mengenalkan dg sufor soya krn ingin menghindari resiko alergi.klo mo tidur pasti mimik asi, g pernah bs tidur sendiri,saya ingin mengenalkan sufor dg menggunakan dot biar terbiasa tidur tanpa mimik dg ibunya. Anak saya belum pernah pake dot sebelumnya,tolong sarannya dunk apakah penggunaan dot utk tidur bijaksana atau tidak?klo tidak solusinya gmn y??

  56. tipsbayi June 5, 2010 at 2:30 pm #

    Tuti:

    Mudah-mudahan Anda bisa lebih menyisihkan lagi waktu untuk memerah ASI ketika bayi Anda tidur, sehingga Anda bisa menghasilkan ASI lebih banyak lagi.

    Jaga nutrisi Anda dan stabilitas emosi Anda agar produktifitas ASI meningkat.. Rileks dan tenang.. Karena suasana hati akan mempengaruhi juga.. ;-)

  57. tipsbayi June 5, 2010 at 2:11 pm #

    puji:

    Bagaimana jika Anda mulai memperkenalkan gelas sippy cup kepada bayi Anda..? Bahkan seharusnya sudah bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Selanjutnya bayi Anda sudah bisa belajar menggunakan gelas untuk minum.

    Kalau Anda tetap ingin melubangi dot botol susunya, hendaknya Anda lakukan bertahap jangan langsung dilubangi terlalu besar, agar bayi Anda tidak kaget dan tersedak.. ;-)

    Anda bisa merubah kebiasaan bayi Anda dengan kebiasaan baru yang lainnya dengan bertahap..

  58. Tuti June 5, 2010 at 2:42 am #

    Saya sudah mulai memeras asi saya dari sekarang.. setiap kali memeras hanya dapat rata2 40 cc karna saya tidak punya banyak waktu yang disebabkan anak saya tidak bisa lama pisah dari susu ibunya. Makanya saya takut persediaan yang ada nanti tidak dapat mencukupi kebutuhan bayi saya selama saya tinggal kerja.. karna selama di kantor saya tidak dapat memeras asi dikarenakan tempat yang tidak memungkinkan.. kantor saya masih kantor darurat.. Help me please… :-)

  59. tipsbayi June 5, 2010 at 1:58 am #

    Tuti:

    ASI diproduksi setiap saat. Termasuk juga sebelum, selama dan sesudah bayi menyusu. Diantara masa menyusu satu ke lainnya, ASI yg diproduksi akan disimpan dalam payudara ibu. Volume ASI yang disimpan dalam payudara akan lebih banyak jika masa jeda menyusu berikutnya lebih lama. Jumlah ASI yang disimpan dalam payudara relatif bervariasi pada tiap ibu dan TIDAK ditentukan dari ukuran payudara (meski ukuran payudara dapat membatasi kapasitas gudang ASI).

    Beberapa ibu tidak memiliki ruang simpan yang banyak. Meski demikian ibu yang memiliki gudang ASI sedikit ataupun banyak sama-sama menghasilkan ASI yang cukup untuk bayi. Ibu yang memilki gudang ASI yang banyak relatif memilki jeda menyusui dengan waktu yg lebih lama dari ibu yang memiliki gudang ASI lebih sedikit.

    Apakah ASI akan kosong dari payudara Anda setelah bayi Anda menyusu ?

    Banyak orang berpikir bahwa cara kerja ASI sama seperti galon air (dispenser air). Begitu isinya kosong, maka ia perlu diisi ulang sebelum bayi menyusu lagi. Ini bukan cara kerja produksi ASI. ASI diproduksi setiap saat. ASI tidak akan pernah habis 100%, meski bayi telah menyusu pada payudara tsb. Penelitian laktasi membuktikan, bayi tidak akan menghabiskan semua stok ASI pada payudara.

    Jumah ASI yang diminum tergantung dari nafsu makannya. Umumnya volume ASI yang diminum oleh bayi relatif berkisar 75-80% dari 100% stok ASI di payudara. Sederhananya, bayangkan ilustrasi berikut. Mengosongkan ASI dari payudara sama saja seperti menguras sungai. Sesuatu yang mustahil dilakukan. Karena ASI akan terus mengalir sementara ASI itu sendiri dikeluarkan.. ;-)

    Jadi untuk takaran atau jadwal ASI berikan sesuai permintaan bayi Anda..

    Sebenarnya Anda masih bisa memberikan ASI saja tanpa sufor meskipun Anda sibuk bekerja di luar rumah.. Anda bisa memerah/ memompa ASI Anda ketika Anda sedang dirumah, simpan ASI perahan pada botol di lemari es, berikan ASI tersebut pada bayi Anda oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang dirumah. Jangan lupa hangatkan terlebih dahulu ASI tersebut, dengan cara merendamnya di wadah yang berisi air panas.. ;-)

  60. puji June 3, 2010 at 8:17 am #

    maksudnya biar cepet abis

  61. puji June 3, 2010 at 8:14 am #

    kan anak saya udah 2 tahun tapi msh minum susu pake dot…boleh tidak empengnya saya besarkan sendiri dengan menggunting karet agar lebih besar,soalnya anak saya suka empeng yang buat anak 6-12 bulan yang gepeng…saya bingung kalo tidak dibesarkan nanti ngedotnya lama

  62. Tuti June 2, 2010 at 9:46 am #

    Trus bagaimana saat saya tinggal bekerja… karna kalau anak saya terus meminta susu saya takut persediaan asi saya yg telah disedot tidak mencukupi kebutuhannya sehari… karna saya ga bisa pulang siang hari untuk menyusui.. apakah saya harus memberi tambahan sufor buat anak saya?? trus bagaimana jadwal n takaran yang tepat buat bayi seusia anak saya??? trims..

  63. tipsbayi June 2, 2010 at 7:38 am #

    Bunda Aira:

    Apabila penyimpanannya cukup higienis, maka hal seperti itu tidak masalah. Karena perlu diketahui, untuk penyimpanan ASI atau sufor yang telah dilarutkan, penyimpanan dalam suhu ruangan suhu tidak lebih dari 25° Celsius ASI akan bertahan selama 4-6 jam.

    Akan tetapi apabila botol susu sudah terdiam selama lebih dari 4 jam, dianjurkan untuk lebih baik lagi proses sterilisasinya.. ;-)

    Maka.. Sepertinya Anda tidak harus terlalu sering merebus botol apabila jarak pemakaiannya tidak terlalu jauh, cukup disiram air mendidih saja..

  64. tipsbayi June 2, 2010 at 7:18 am #

    Tuti:

    Wah.. mohon maaf nih baru dijawab.. ;-)

    Hmm.. bayi Anda kuat sekali minum susunya ya..? Sebenarnya bagus lho.. ;-)
    Kami sarankan Anda tetap memberikan ASI pada bayi Anda.

    Karena lambung bayi masih sangat sempit sekali jadi gampang penuh dan gampang lapar, solusinya berikan ASI kepada bayi Anda sering bukan lama, setelah menyusu hendaknya bayi Anda digendong posisi seperti berdiri bersandar pada dada Anda sambil di tepuk-tepuk pelan punggung bayi Anda agar sendawa dan ASI turun ke lambung bayi Anda..

  65. Bunda Aira May 29, 2010 at 7:21 am #

    tips bayi, tanya nich ..boleh ga botol dan dot bayi dipakai lagi kira2 stengah sampai 1 jam setelah dipakai minum susu pertama, dengan hanya dicuci atau diberi air panas termos ke dalam dalam botol dan dot untuk membuang bekas air susu..
    terus.. dalam sehari boleh ga 2-3 kali merebus botol dan dot bayi….trims

  66. tipsbayi May 28, 2010 at 2:33 pm #

    joebana:

    Sepertinya sekarang Anda sudah mulai masuk kerja..

    Kami sarankan untuk tetap mempertahankan pemberian ASI saja pada bayi Anda.. Walaupun dengan terpaksa Anda harus membiasakan bayi Anda beradaptasi dengan botol susu yang diisi ASI.. Kami yakin apabila dengan telaten Anda membiasakannya maka bayi Anda akan terbiasa juga..

    Anda bisa coba dengan pertama-tama membasahi karet dotnya dengan air ASI agar apabila bibir bayi Anda menyentuh dotnya akan merasakan rasa ASI yang biasa bayi Anda minum.. ;-)

    Semoga berhasil..

  67. Tuti May 27, 2010 at 1:47 am #

    tolong donk tips nya…

  68. Tuti May 23, 2010 at 8:46 am #

    Anak saya umur 2 bln.. Bulan pertama dia minum sufor.. Bayi saya sepertinya tidak pernah kenyang.. selalu minta susu.. sehingga dia seringkali muntah.. kalo ga dikasih susu dia akan menjerit2 sampai serak suaranya.. Akibat kebenyakan minum sufor, pencernaannya pun luka. Setelah itu saya kasih asi. Sama seperti sufor, asi pun dia ga mau berhenti nyedot. Sehingga mau makan pun saya susah karna dia ga mau lepas dari saya. Minum ASI nya pun sampai gumoh dengan volume yang terkadang banyak. Walaupun dia kenyang dia tetap mau nyusu yg akhirnya bikin dia ngamuk. Apa yang harus saya lakukan utk menghadapinya.. sebentar lagi saya juga harus masuk kantor lagi.. thanks.

  69. joebana May 12, 2010 at 5:46 pm #

    TIps Bayi, saya mau minta saran. Bayi saya usia 3 bulan dan sebentar lagi saya kerja, tetapi bayi saya tidak mau diberi susu formula atau ASI di dalam botol. Saya sdh mengganti dengan berbagai jenis dot, bahkan disendokpun tidak mau. Tapi bayi saya masih mau menghisap puting saya. Apa yang harus saya lakukan, karena saya belum memberikan makanan apapun selain ASI pada bayi saya. trimakasih.

  70. tipsbayi April 22, 2010 at 4:42 am #

    Umminya faris:

    Wa’alaikum salam,
    Anda boleh saja menyeduh sufor dengan air dingin suhu ruang. Apabila Anda ingin menyeduh dengan air dingin kulkas, perlu Anda perhatikan apakah bayi Anda sudah biasa makan buah dingin atau es krim? Kalau sudah biasa maka sebenarnya sufor yang diseduh air kulkas-pun tidak jauh berbeda.. Jadi boleh saja meskipun hangat lebih baik karena ASI-pun hangat kan?.. ;-)

  71. tipsbayi April 22, 2010 at 4:32 am #

    bernadeta:

    Berapa lama Anda mengganti botol bayi Anda tidak ada patokan atau masa pakai, ketahanan setiap botol berbeda-beda, asal Anda telaten dan apik botol akan tahan lama. Warna botol kusam-pun asalkan bukan kotor tidak perlu terlalu dikhawatirkan itu tidak apa-apa, yang penting dotnya atau lubangnya tidak sobek agar bayi Anda tidak tersedak..

    Adapun untuk ketahanan dotnya memang tidak sama juga tetapi segera buang bila karet dot yang sudah robek, usang, berlubang atau ada bagian yang lepas. Ganti karet dot si kecil dengan yang baru, paling tidak 2 bulan sekali. Atau lebih cepat dari 2 bulan, jika bayi anda sangat getol ngedot.. ;-)

  72. tipsbayi April 21, 2010 at 4:50 am #

    bunda azka & khayyira:

    1. Paling lama 3 jam bayi ditinggal tanpa makan minum..
    2. Adakalanya nafsu makan bayi berkurang.. Selain Anda harus mencari penyebabnya. Anda juga harus memvariasikan makanannya,

    Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya ..

    * Anda perlu membiasakan melatih bayi Anda makan sendiri untuk melatih motorik halus dan kasarnya juga melatih kemandirian.. Hanya saja tetap perlu pengawasan dari Anda.. ;-)

  73. Umminya faris April 20, 2010 at 1:11 pm #

    Assalamualaikum… Sy bc prtanyaan di atas ttg menyeduh sufor dg air suhu ruangan itu blh.. Nah anakku klo siang mauny minum susu yg diseduh pake air dingin(suhu lemari es/kulkas).Apa boleh..?? Trims ats jwbannya..

  74. bernadeta April 16, 2010 at 10:07 am #

    Ini saya mau tanya,masa pakai botol BPA free itu brp lama ya,saya sikat pake sikat karet jd tdk ada goresan pada botolnya dan saya steril pakai dishwasher,sehingga botolnya masi bagus2.
    Tapi ada tdk masa pakai yg jelas walau kondisi botol masi bagus2?terima kasi tips.mohon jawabannya.

  75. bunda azka & khayyira February 24, 2010 at 1:55 pm #

    Khayyira sudah berumur 6 bulan. Saya mulai memperkenalkan biskuit susu dan sdikit2 mulai menambah susu formula. Tapi knpa ya..kekey (khayyira) susaaaaaah skali makan..bahkan kekey kecil bisa mengunci mulut sambil menggeleng kpala..ke kiri kekanan..saking marahnya. Bgitu juga dgn susu yg di kasi dgn dot ataupun menggunakan sendok,, baik susu saya (ASI)..maupun susu formula
    Yg saya kasi menggunakan botol susu ataupun sendok..kekey pasti ngga mau. Bahkan kekey bisa teriak histzeris. Sudah bermacam dot yg saya kasi..ttp ga mau. Baik ASI maupun SuFor yg didlm botol susu. Saya bingung..sdgkan saya bekerja. Klo kekey mau mkan..mgkin bisa di seimbangkan dgn biskuit susu. Tp makan pun..susaaaaah..hampir tidak mau.
    Pertanyaan saya:
    1.Brpa lama bayi boleh dtinggal tnpa minum/mkan
    2.Apa solusi cara memberi mkan bayi
    (Keadaan ini sangat bertentangan dgn anak pertama saya, jadi saya bingung dan tidak konsentrasi klo sedang bekerja/tdk drumah)
    Trimakasi..saya tnggu blsannya..

  76. Bunda Azka February 5, 2010 at 4:18 am #

    waaahhh.. makasih banyak nie jawabannya tips… sangat membantu, maklum, new mom, hehehhe. makasih ya tips…

  77. tipsbayi February 5, 2010 at 3:05 am #

    Bunda Azka:

    Perkembangan Kemampuan setiap bayi berbeda, masing-masing bayi mempunyai kemampuan yang berbeda juga dalam hal minum. .. Banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk lingkungan. Anda bisa melihat dari minat dan kemampuan bayi Anda apabila akan mengenalkan sesuatu yang baru..

    Mulai 6 bulan, bayi sudah boleh mengenal cairan bukan ASI (akan tetapi dianjurkan ASI sampai usia 2 atau 2,5 tahun). Cara mengenalkannya BUKAN lewat dot, tapi langsung lewat gelas, namanya sippy cup. Sippy cup adalah gelas, yang ujung atasnya berbentuk seperti ujung seruling / flute, jadi cairan keluar lebih banyak daripada dot yang hanya satu lubang kecil sekali. Lubang sippy cup ada yang berbentuk beberapa lubang kecil, ada juga yang bentuknya lubang lurus. Anda harus hati-hati terkadang awalnya anak tersedak, namun jika diperkenalkan dengan tenang, bayi Anda akan cepat belajar..

    Tahap berikutnya, bisa mulai dari sekitar 9 bulanan atau paling lambat 1 tahun, bayi Anda bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Nah, sekitar 1 tahunan, bayi Anda sudah bisa belajar menggunakan gelas untuk minum. Tentu saja jangan diharapkan bayi Anda langsung bisa minum dengan rapih, kemungkinan masih tumpah-tumpah. Tapi justru dari pelajaran ini bayi Anda akan bisa berusaha untuk mengatur kemiringan gelas (kemampuan motorik halusnya terasah), dan akhirnya bisa minum dengan rapih.. ;-)

  78. Bunda Azka February 3, 2010 at 4:02 am #

    mohon informasi dunk, tahapan2 penggunaan botol susu higga akhirnya pake gelas,misalnya untuk botol susu yang dot nya gepeng, botol susu yang dot nya bentuk sendok, botol susu yang ada pegangan kiri kanan nya, itu masing2 dipake pas umur berapa yaa???

  79. tipsbayi January 27, 2010 at 6:08 am #

    diyan, Pohan:

    Untuk mencucinya Anda bisa menggunakan air panas tidak selalu harus di rebus. Gunakan spon yang dikhususkan untuk mencuci botol bayi Anda saja.. Lalu keringkan botol yang telah Anda cuci sampai benar-benar kering. Bisa menggunakan lap katun yang menyerap atau lap tisu. Setelah itu botol siap Anda gunakan kembali atau kalau tidak digunakan, simpanlah di tempat kering.. ;-)

    Buang botol bayi dan sippy cup polycarbonate lama atau yang sudah tergores. Plastik yang tergores, berawan (tidak bening) dan retak memiliki potensi yang besar akan melepaskan bahan kimia berbahaya. Goresan juga dapat mejadi tempat pembiakan bakteri. Bahan seperti ini jangan direbus..

  80. Pohan January 24, 2010 at 10:17 am #

    Dear tips,
    Bagaimana care mencuci dot botol bayi yang dipakai untuk memberikan susu yang dicampur mintak ikan (DHA)? Saya sudah pakai cairan pembersih botol tapi koq bau amisnya tetap menyengat…
    Kan boros kalau sering ganti dot…

  81. diyan December 3, 2009 at 4:22 am #

    saya sudah beralih ke botol susu yang bpa free,bahannya terbuat dari plastik.saya sudah berusaha agar tidak tergores dengan mencucinya memakai spon,tapi tetap saja ada goresan,berbahaya tidak ya??sebenarnya harus seperti apa merawat dan mencuci botol susu??kalo harus beli botol baru terasa mahal karna botol bpa free rata2 masih impor y..terima kasih untuk jawabannya.

  82. tipsbayi November 3, 2009 at 4:07 am #

    Untuk pertanyaan no. 61 :

    Bisa saja bayi Anda bukan tidak cocok dengan dot nya akan tetapi tidak cocok dengan susunya.. :-)

    Anda bisa mencoba tetap memberikan ASI dengan cara memompa ASI dan memberikannya oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang di rumah.., berikan ASI yang dipompa dengan dot yang cocok dengan bayi Anda..

    Semoga berhasil..

  83. tipsbayi November 3, 2009 at 4:00 am #

    Leni Susilowati :

    Bisa saja Anda angin-anginkan pada udara terbuka, setelah Anda mencucinya simpan pada WADAH yang KERING dan BERSIH. Apabila akan dipakai tuangkan sedikit air panas, kocok sebentar dan buang airnya lalu botol siap untuk digunakan.. :-)

    Untuk teether umumnya bahan yang digunakan adalah lateks, yang tergolong aman untuk bayi dan terasa lembut bila digigit. Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl..

  84. tipsbayi November 3, 2009 at 3:45 am #

    siti aminah :

    Wa’alaikum Salam,

    Anda bisa mencoba tetap memberikan ASI dengan cara memompa ASI dan memberikannya oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang di rumah.., berikan ASI yang dipompa dengan dot yang cocok dengan bayi Anda, selalulah memaksimalkan kebersamaan Anda dengan bayi Anda ketika Anda berada dirumah.. ;-)

    Untuk mengatasi bayi yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya ..

  85. Leni Susilowati September 29, 2009 at 5:07 am #

    dear tips,
    bgmn cara mengeringkan botol & aksesorisnya setelah direbus ato disteril? Kalo dilap dg tisu ato kain takutnya malah gak steril lg. Kalo diangin2kan di udara terbuka bs gak? Trs utk teether yg aman dr bahan apa ya?

  86. siti aminah August 28, 2009 at 4:39 am #

    Assalamuálaikum…

    Mo tanya nih, aesya kecil saya baru umur 7 bulan. Tapi susah sekali diberi makan, kalo mimi susu pun sama susahnya. Dia baru mau nyusu kalo tidur, itupun harus diajak naek mobil. Oh iya, saya ga bisa kasih dia ASI krn saya kerja. Bisa kasih saya solusinya?
    dan kenapa bayi saya begitu?
    trims ya….

  87. tipsbayi August 25, 2009 at 4:25 am #

    fitri indriany :

    Kadaluarsanya tidak ada.. :-) Tetapi jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah tergores/rusak atau kusam, dotnya sudah terkoyak ini bahaya untuk bayi Anda..

  88. tipsbayi August 25, 2009 at 4:21 am #

    yeni lastri :

    Anda bisa kemalkan dari sejak bayi Anda berumur 7 bulan, maka jika Anda memberi minum setelah makan bisa dengan gelas oleh Anda.., sedikit demi sedikit kurangi penggunaan botol..

    Biasanya mulai umur 10 bulan bayi Anda akan bisa minum sendiri.. :-)

  89. fitri indriany August 25, 2009 at 3:40 am #

    dot dan botol ada kadaluarsanya gak sih?

  90. yeni lastri August 22, 2009 at 1:51 pm #

    mau minta tips lagi nich
    anak saya sekarang umurnya sudah 6 bulan, sejak umur 2 bulan sudah tidak asi lagi karna memang dia ga mau, sekarang nyusunya pake botol.
    saya mau tanya, mulai umur berapa bayi boleh dikenalkan minum susu pakai gelas? saya takut dia ga bisa lepas dari botol sususnya sampai gede.

  91. tipsbayi August 19, 2009 at 4:42 am #

    katryn :

    Anda bisa coba kembali dengan memberikan ASI, dengan terus memberikan ASI meskipun air susunya kurang maka ini akan meransang produksi ASI, kami yakin bayi Anda bukan terbiasa dengan dot yang pertama diberikan.. tetapi ini karena bayi Anda mengalami bingung puting.., maka sebaiknya Anda mulai biasakan dengan ASI saja.. :-)

  92. katryn August 17, 2009 at 3:04 pm #

    Anak saya baru berusia 2 minngu. Krn wkt dia lahir asi saya bln kluar, rs memberinya susu formula. Krn anak sya kuning, dihrskan utk byk minum susu. Ktika sya baea pulang, anak saya menolak minum dg dot yg saya berikan. Saya sdh mencoba berbagai merek dot tp dia tetap menolak minum sampai menjerit2.akhirnya sya minta beberapa dot dr rs. Krn susu yg dipromosikan di rs sdh ganti, dotnya pun sdh tdk tersedia lg…sdgkan dot yg sempet sya minta sbmnya gampang sekali robek. Apa yg bisa saya lakukan agar anak saya mau minum dr dot lain? Terina kasih sebelumnya.

  93. tipsbayi July 28, 2009 at 3:40 am #

    Trias :

    Berapa lama Anda mengganti botol bayi Anda tidak ada patokan ketahanan setiap botol berbeda-beda, asal Anda telaten dan apik botol akan tahan lama. Warna botol kusam tapi bukan kotor kan? Jangan terlalu khawatir itu tidak apa-apa, yang penting dotnya atau lubangnya tidak sobek agar bayi Anda tidak tersedak.. :-)

  94. Trias July 25, 2009 at 1:49 pm #

    Berapa lama kita harus mengganti botol dg yg baru? mengingat botol klo sering direbus kan warna jadi kusam?

  95. tipsbayi July 25, 2009 at 3:46 am #

    Wawan :

    Betul..sepertinya anak Anda sudah merasa nyaman dengan dot yang lama, Anda bisa coba dengan merk dan model yang sama atau coba dengan botol yang ujungnya seperti sendok..

    Perlu Anda ketahui bahwa memang umur segitu lebih cocok Anda kenalkan dengan kebiasaan minum susu dengan gelas atau sedotan.., kami yakin anak Anda akan senang mencobanya.. ;-)

  96. Wawan July 24, 2009 at 6:33 am #

    Dear..
    Anak saya 11 bulan. Mulai umur 8 bulan sudah tidak mau minum ASI (karena memang dari awal ASI-nya kurang lancar). sehingga akhirnya pakai susu botol/formula. Permasalahannya adalah : Karena dot-nya lama tidak diganti (hampir 10 bulan-an), akhirnya jadi robek. Celakanya setelah saya ganti dgn yg baru dot-nya, dia malah tidak mau minum, kalau pake sendok (disuapi) dia masih mau, tapi tentunya hal ini amat merepotkan, terutama kalu pas bangun malam. Kenapa ya dia jadi tidak mau minum dari dot/botol? apakah dia sudah merasa “nyaman” dgn dot sebelumnya ?? Mohon saran solusi-nya. Thks

  97. tipsbayi July 21, 2009 at 4:32 am #

    suryani :

    Bila selama 2 hari memang botol tidak pernah menampung susu yang tidak terminum ( mengendap ) selama dua jam tidak apa-apa.. artinya minum susu nonstop, tetapi itu jarang sekali karena pasti bayi Anda sempat berhenti menyusu lebih dari dua jam misalkan tidur.., jadi sebaiknya Anda bersihkan botol susu bayi Anda setiap hari untuk menjaga higienitas botol bayi Anda.. :-)

    kiki rk :

    Menyeduh susu formula dengan air dingin suhu ruang boleh-boleh saja asalkan bayi Anda memang suka.. :-)

  98. kiki rk July 20, 2009 at 12:33 am #

    tanya nih..anak saya berusia 2 thn 6 bln. jika minum susu formula dia tidak mau pake air panas dulu, anget2 pun g mau. jadi saya menyeduhnya langsung dengan air biasa (suhu ruang). baik kah?

  99. suryani July 13, 2009 at 3:44 am #

    kalo ngerebus botolnya 2 hari sekali boleh gak, terimakasih, sebelumnya atas jawabannya

  100. tipsbayi July 11, 2009 at 4:36 am #

    NiMade, lutvi :

    Benar.., dengan memberikan ASI, kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

    ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori.

    Sampai bayi usia 5 minggu atau beberapa minggu , bisa terjadi bingung puting. Bingung puting terjadi jika ibu yang biasa memberi ASI lewat payudara, lalu bayi disusui dengan botol susu, maka ketika akan diberikan lewat payudara lagi bayi kemungkinan menolaknya. Ini lantaran, dot botol lebih lancar mengeluarkan susu dibandingkan lewat payudara.

    Solusinya Anda bisa berikan dengan cara menyuapinya dengan sendok agar bayi tidak bingung putting. Memang di hari-hari pertama pemberian susu perah (ASI) dengan sendok, bayi mungkin menolaknya. Ia bahkan bisa cemas dan gelisah. Namun, janganlah khawatir, 3 atau 4 hari setelahnya bayi akan terbiasa.. ;-)

    Ada baiknya juga Anda kunjungi link berikut..

    http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

  101. lutvi July 11, 2009 at 12:03 am #

    dear…

    saya mau tanya, apakah memilih susu formula itu harus melihat harga yg mahal (berarti bagus)??? ato lihat kandungn susu formula tersebut na?? apakah pemilihan susu mempengaruhi perkembangn fisik maupn otak anak???

    thks….

  102. NiMade July 8, 2009 at 7:29 pm #

    Dear Tipsbayi,

    saya mau tanya, apakah benar bayi yang minum ASI akan lebih pintar nantinya dibandingkan dengan bayi yang hanya konsumsi sufor?
    jika benar, apakah ada vitamin yang bisa diberikan kebayi utk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan perkembangan otaknya?
    bayi saya saat ini usia 1bulan dan hanya konsumsi sufor sebab sejak awal memang susah diberikan ASI dan terakhir ini setiap saya kasi ASI bayi saya muntah karena saya rasa bingung dengan puting dan lamanya process pencarian puting jd bayi saya mukanya merah dan stress. jd saya putuskan utk tdk memaksakan memberi ASI karena tdk tega melihat bayi saya muntah dalam jumlah byk.
    please advice juga, apakah saya teruskan usaha utk pemberian ASI langsung ataukah bagaimana?
    Terima kasih sebelumnya.

  103. tipsbayi July 7, 2009 at 4:22 am #

    Yeni lastri :

    Anda harus sudah mulai mengalihkan kebiasaan anak Anda yang minum dengan botol susu bisa diganti dengan gelas untuk anak yang bentuk atau warnanya yang menarik, berikan penjelasan dan contoh pada anak Anda.., bisa sambil bercerita, ajak anak Anda berkomunikasi, sedikit demi sedikit anak Anda akan merubah kebiasaannya..

  104. Yeni lastri July 6, 2009 at 5:35 am #

    anak saya umurnya 2thn4bln, sampai skarang msh minum susu pake botol. Umur brapa ya anak saya harus pisah dr btl susunya, trus gmana cara misahinnya ya? Kan malu kalau smpai bsar msh nyusu pake btl, apalagi kalau udah skolah.

  105. tipsbayi July 2, 2009 at 2:37 am #

    trias :

    ASI lebih bagus memang benar, tapi untuk bikin cepat gemuk tergantung banyak dan seringnya bayi Anda menyusu dan juga gemuk sangat dipengaruhi oleh bawaan keturunan, pola makan dan istirahat.

    Apakah Anda sudah baca artikel berikut, silahkan kunjungi link :

    http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

  106. trias June 30, 2009 at 12:09 pm #

    Thanks Tips bantuannya, mo nanya lagi nih. Apa benar bayi yg mengkonsumsi ASI lebih cepat gemuk daripada dg Sufor?

  107. tipsbayi June 30, 2009 at 3:56 am #

    trias :

    Susu dimasukin penghangat sebelum 4 jam (belum basi) boleh saja..

    Sebaik-baik penyajian susu formula adalah suhunya sama atau mendekati suhu ASI, jadi hangat seperti ASI.., apabila suhu sufor sudah dingin karena dingin suhu ruang gak apa-apa selama bayi Anda suka.. :-)

    • beydalita February 13, 2013 at 3:18 am #

      dear tips bayi,,

      mohon tipsnya, bayi saya sebentar lagi 3 bulan,, sejak 3 hari yang lalu saya sudah mulai bekerja. waktu baru lahir dia mau minum susu pake botol. tapi sempat berhenti karena saya memilih memberikan asi langsung. pertanyaannya :
      gimana caranya agar mau minum susu pake dot lagi…padahal berbagai jenis dot udah saya coba tapi malah menangis. diminumin pake pipet,pake sendok juga ga mau. sementara sya bekerja. mohon tipsnya ya

      thanks,

      • tips-bayi February 14, 2013 at 4:34 am #

        beydalita

        Gak mau dot ya..?

        Hmm.. bayi Bunda sudah menentukan pilihan yang tepat..
        Jadi bayi Bunda gak mau puting karet..? Bunda harus mencari bentuk dot yang cocok untuk bayi Bunda dan membiasakannya. Hanya saja jangan Bunda paksa..

        Usahakan ketika Bunda ada dirumah..susui bayi Bunda langsung dari PD..

        Karena dengan menyusui bayi Bunda langsung dari PD Bunda adalah lebih baik. Selain akan memberinya rasa hangat, secara psikologis bayi Bunda akan merasa aman dan terlindungi. Ia merasa tenteram dalam kasih sayang ibu..

        Targetnya adalah mencari “Bentuk dan Ukuran Dot” yang cocok dengan bayi Bunda.. jangan hanya melihat merknya saja..
        Sepertinya bayi Bunda sudah merasa tidak nyaman dengan ukuran dan bentuk juga tekstur botol yang lama.

  108. trias June 29, 2009 at 4:46 am #

    Klo kurang dari 4 jam dimasukin penghangat boleh gak ? setelah 4 jam baru dibuang?
    Apa boleh sufor diberikan dlm keadaan air sdh dingin…?

  109. tipsbayi June 29, 2009 at 4:02 am #

    trias :

    Patokan perhitungan waktu adalah bila susu sudah berada dalam suhu ruang, bukan dalam penghangat atau pendingin.. :-)

    Susu dalam botol meskipun baru diminum sedikit tetap sebaiknya dibuang bila sudah lewat 4 jam dalam suhu ruang..

  110. tipsbayi June 29, 2009 at 3:54 am #

    emi aliwardhana :

    Betul setiap produk steamer sepertinya mempunyai cara yang berbeda-beda..
    Anda bisa baca petunjuk penggunaannya :-)

  111. trias June 28, 2009 at 2:52 pm #

    Penyajian susu botol dlm penghangat susu maksimal harus diberikan bayi dalam jangka waktu berapa lama?
    Apabila bayi hanya meminum sedikit , apakah sisa susu dlm botol harus tetap dibuang? saya tunggu ya bantuannya …Thanks

  112. emi aliwardhana June 24, 2009 at 3:44 am #

    tolong tanya dong, cara steril botol susu dengan memakai steamer itu yg benar adalah botol susu menghadap ke bawah atau botol susu menghadap ke atas. apakah masing2 steamer mempunyai cara yg berbeda2?
    thx atas bantuannya

  113. tipsbayi June 23, 2009 at 4:47 am #

    Lene :

    Alat sterilisasi botol bayi telah disesuaikan panasnya dengan kebutuhan proses sterilisasi maupun bahan botol, begitupun produsen botol bayi telah mempertimbangkan bahan botol susu bayi yang akan tahan pada alat sterilisasi.., jadi solusinya sebaiknya Anda mencari botol susu bayi yang kwalitasnya bagus dan terjamin bahannya serta aman untuk bayi Anda.. :-)

  114. tipsbayi June 23, 2009 at 4:42 am #

    trias :

    Sufor di pasaran mempunyai kwalitas berbeda otomatis nilai gizinya lain meskipun tampaknya sama, maka pintar-pintarlah Anda mencari sufor yang cocok untuk bayi Anda dan mempunyai nilai gizi yang bagus.., tapi sebagusnya sufor tentu tidak akan bisa melebihi ASI..

    Pencampuran sufor memang akan merubah rasa dan kandungan sufor tersebut.., tapi bila memang masa kadaluarsa sufor tersebut belum terlewat, boleh-boleh saja.., perlu dipertimbangkan juga apakah bayi Anda suka.. ;-)

  115. Lene June 22, 2009 at 5:32 am #

    Mau nanya yah…. sy dulu steril botol dan dot semuanya pakai alat streril, tapi kemudian dengar dr teman kalo sebenarnya ga baik krn alat sreril itu suhunya terlalu panas dan apabila bereaksi dengan plastik jd beracun ato gmn. Jadi sekarang saya hanya steril botol, ring.dan tutupnya saja. Untuk dot sy hanya rendam dgn air panas dr termos. Tetapi setelah 3 mingguan kok dot itu jd kasar seperti muncul bintik2 gt. Mengapa begitu ya? Soalnya kalo setiap muncul bintik dan kasar harus ganti dot baru kan mahal…… Mohon jawabannya…. Trimakasih.

  116. trias June 21, 2009 at 11:40 pm #

    Tipsbayi yg baik, saya mau nanya:
    - Apakah macam2 sufor di pasaran mempunyai nilai gizi yg sama ?
    - Saya berkeinginan merubah sufor merk lain, bgm caranya?
    - Apabila sufor merk sblmnya masih ada, blhkah aku campur dg merk lain dalam penyajian ?
    Makasih…..

  117. tipsbayi June 3, 2009 at 4:35 am #

    lyla :

    Biasanya jumlah botol gimana kebutuhan dan kemampuan kita, punya 3 juga cukup kok.. ;-) yang penting pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

    Seduh susu dengan air mendidih, tapi sebelumnya biarkan air panci/ketel tertutup selama 10 – 15 menit agar suhunya turun menjadi di atas 70oC, tuangkan air tersebut (suhunya di atas 70oC) sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang telah disterilkan.

    Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air bersih dingin, sampai suhunya sesuai untuk diminum (dicoba dengan meneteskan susu pada pergelangan tangan, akan terasa agak hangat, tidak panas).

    Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam..

  118. tipsbayi June 3, 2009 at 4:28 am #

    trias :

    Kami tidak bosan kok.. ;-)

    1. Wah jangan dong.., jangan diminum :-)

    2. Kami berusaha untuk selalu menerbitkan artikel lebih kurang 1 bulan sekali, semoga artikel-artikel kami bermanfaat untuk Anda..

  119. trias June 2, 2009 at 12:29 pm #

    Dear Tipsbayi, makasih banyak dah menjawab segitu banyak pertanyaan yg pernah aku kirim.. semoga aja kagak bosan ya….
    Ini ada pertanyaan lagi :
    1. Air rebusan dot + botol apakah boleh diminum?
    2. Artikel terbaru terbitnya berapa lama? 1 bulan sekali ya?
    Thanks sebelumnya….

  120. lyla May 29, 2009 at 3:45 pm #

    Saya mau tanya berapa jumlah botol susu yang sebaiknya digunakan???
    Menyeduh susu untuk bayi sebaiknya pakai air panas atau setengah panas dan dingin???

  121. tipsbayi May 28, 2009 at 4:35 am #

    trias :

    Sebaiknya setelah botol disterilkan dan dikeringkan kita simpan di tempat kering dan tertutup, kalau untuk waktu sebentar di lemari es pun tidak apa-apa.., sebaiknya ditempat yang kering..

  122. trias May 28, 2009 at 3:37 am #

    Mau tanya, Botol yang sdh direbus sebaiknya disimpang dimana ? apa boleh di almari es ? mengingat bayi saya tidak langsung minum susu setelah dibersihkan. Makasih

  123. tipsbayi May 25, 2009 at 4:16 am #

    yeni lastri :

    Sebenarnya bentuk dan kekenyalannya tidak akan ada yang sama dengan puting ibu, gepeng atau bulat pun tidak banyak berpengaruh, yang penting kenyamanan untuk bayi, maka pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

    Bila dot yang Anda berikan bentuknya gepeng dan memang bayi Anda suka tentu bayi Anda merasa nyaman .. ;-)

  124. yeni lastri May 23, 2009 at 3:40 pm #

    Mau nanya nich, dot yang menyerupai puting susu ibu itu yang gmana sich?? yang bentuknya gepeng atau yang bulat, kalau anak saya pakai dot yang gepeng, apa sudah benar?

  125. tipsbayi May 18, 2009 at 4:11 am #

    Dian :

    Ketahanan empeng memang tidak sama tetapi segera buang bila karet empeng yang sudah robek, usang, berlubang atau ada bagian yang lepas. Ganti empeng si kecil dengan yang baru, paling tidak 2 bulan sekali. Atau lebih cepat dari 2 bulan, jika bayi anda sangat getol mengempeng.

  126. dian May 18, 2009 at 1:13 am #

    mau tanya, berapa lama ketahanan dot/empeng? soalnya anak saya sudah 1 tahun dan dotnya belum ganti2. apakah berbahaya? mohon dikirim balasan ke japri juga. thx

  127. Ken May 14, 2009 at 8:01 am #

    Mau tanya, kalo misalnya botol digunakan 2X dalam jangka waktu 15 menit?
    Karena bayi saya sering sekali, minum 90 ml tapi habis dalam waktu 15 menit dan nambah lagi…

  128. tipsbayi April 22, 2009 at 4:20 am #

    rhelyta:

    Mendidihkan air ketika mempersiapkan susu formula direkomendasikan secara umum walaupun dulunya dianggap berlebihan.

    Bayi anda mungkin mau minum susu yang dicampur dengan air dingin, atau dia malah ingin susu yang hangat. Anda dapat menghangatkan susu dengan menempatkan botol pada air panas yang mengalir, menggunakan penghangat botol atau dengan kompor.

    Dan selalu tes suhu susu formula sebelum memberikannya ke bayi anda.

  129. rhelyta indah dewi April 21, 2009 at 12:58 am #

    seringnya saat menyiapkan susu terburu-buru, sehingga pada saat membuatkan susu menggunakan 1/2 air panas dan 1/2 nya air adem ..

    apakah ada efeknya bagi bayi jika langsung minum susu tsb, karena pada orang dewasa sering terjadi “anyang-anyangan” gejala sebentar” pipis tapi pipis nya agak susah jika meminum langsung air campuran antara air panas dengan air adem bahkan dingin..

    Terima Kasih

  130. nana March 19, 2009 at 7:14 am #

    saya merebus botol dot anak saya dalam sehari minimal 2 kali, karena type anak saya yang suka sekali ngedot estafet. beberapa botol dot nya sudah kusam, tapi masih bagus dan tetap saya gunakan untuk anak saya. bahaya nggak ya? satu lagi, saya sering sekali merebus botol dot sampe air untuk merebusnya dingin lagi. bahaya nggak ??

  131. tipsbayi March 3, 2009 at 4:23 am #

    Ely:
    Sterilisasi sama fungsinya dengan merebus, ada baiknya embun-embun yang menempel pada botol dikeringkan juga meskipun hanya sedikit karena apabila botol disimpan tidak langsung dipakai, mikroorganisme lain seperti bakteri, kuman, dan yang paling banyak adalah jamur, akan masuk kembali ke air tersebut dan menempel lagi pada botol susu. Tentu saja banyak atau sedikitnya kuman dan jamur terkait dengan sanitasi dan keadaan lingkungan sekitar. Jika relatif bersih, jumlah kumannya pastilah tidak sebanyak yang berada di lingkungan kotor. Namun perlu diingat, meski jumlahnya sedikit tidak berarti kuman dan jamur ini tidak bisa membuat bayi sakit.

    Hayu:
    Tentu lebih baik kalau dot dan botol dicuci setiap hari..

  132. hayu March 2, 2009 at 4:04 am #

    bolehkan botol dan dot bayi dicuci setiap hari?

  133. ely March 2, 2009 at 3:35 am #

    Saya tidak merebus botol, dot dan kelengkapannya. tapi saya mensterilkannya dengan alat sterilisasi. Apakah aman?. saya selalu mensterilkan botol, dan dotnya setelah dicuci. dan embun (titik2 air) yang ada didalam botol bahaya tidak yah, jika tidak saya tiriskan dan langsung saya gunakan???.
    terimakasih atas jawabannya.

  134. tipsbayi February 28, 2009 at 3:51 am #

    Yuni:
    Boleh saja bikin 2 botol sisanya disimpan di lemari es, tapi sepertinya akan lebih repot lagi dengan begini, karena apabila malam dibutuhkan maka harus di panaskan dengan cara direndam botolnya dalam air panas. Dalam suhu ruang ketahanan susu formula berbeda-beda, tapi rata-rata bisa bertahan dalam suhu ruang tanpa AC 2 jam dan pada ruangan AC nonstop 4 jam, maka Anda dapat mempertimbangkan berapa jam sekali anak Anda bangun dan membutuhkan beraca cc setiap menyusu..

  135. yuni February 27, 2009 at 12:49 am #

    apakah boleh kita membuat susu 2 botol, airnya pake air panas biar gak basi,dimalam hari,krn repot jg kalo harus bangun terus untuk buat susu?

  136. tipsbayi February 24, 2009 at 4:51 am #

    Indri:
    Memang kebiasaan minum susu dengan botol dot menjelang tidur, bisa menyebabkan karies gigi. Laktosa dan sukrosa dalam sisa susu yang tergenang di mulut sepanjang malam, akan mengalami proses hidrolisa oleh bakteri plak menjadi asam yang kemudian melarutkan email gigi. Demineralisasi ini tidak terjadi di permukaan, melainkan di subsurface (lapisan di bawah permukaan gigi). Mungkin ini yang di maksud Anda berpengaruh pada pertumbuhan gigi. Maka kalau terpaksa, begitu anak tertidur, botol dot harus segera diambil dan mulut anak dikeringkan. Akibat serupa bisa terjadi pada anak yang punya kebiasaan mengemut makanan. Kalau bentuk dot tidak banyak pengaruh hanya masalah kemiripan dengan puting susu ibu, kekenyalan dan kenyamanan anak.

    • mama ais September 27, 2012 at 7:06 am #

      gimana caranya mengeringkan mulut anak yg menyusu sambil tidur? karna anak saya, gampang muntah kalau kesentuh dalam mulutnya. sedangkan dia sering minta susu kalau lagi tidur (mendusin)..thanks tips bayi

      • tips-bayi October 3, 2012 at 5:38 am #

        mama ais,

        Berikut penyebab bayi muntah selain karena batuk berdahak:

        - Tanda Alergi
        Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..
        Benar bu.. bisa juga turunan, jika ada riwayat alergi pada Anda atau suami Anda.. Akan tetapi jangan khawatir kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang sebelumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

        Saran kami untuk mengantisipasi alergi, untuk sementara hidari saja dulu perkiraan pencetus alerginya, berikan ASI saja terus..

        - Pemakainan gurita.
        Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

        - Posisi menyusui atau makan
        Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah.. ;-)

        - Tersedak

        - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

        Ada baiknya juga Anda kunjungi link berikut:

        http://www.tipsbayi.com/kolik_bayi.html

  137. tipsbayi February 24, 2009 at 4:32 am #

    Jun:
    Dicuci pakai sabun cuci piring boleh. Dan harus disikat dalamnya pakai sikat botol. Yang dicuci pakai sabun bukan cuma botolnya, tapi juga dot, cincin botol, tutup botol. Bilas yg bersih sampai hilang bau sabun. Direbus sampai airnya mendidih adalah lebih baik dan aman dari pada hanya disiram air panas saja. Diamkan beberapa saat di dalam panci. Setelah agak hangat, angkat botol & kelengkapannya tadi. Simpan di kotak tertutup setelah ditiriskan terlebih dahulu.

    Zahara:
    Anak-anak, terutama bayi yang masih dalam kandungan dan bayi yang baru lahir, memiliki risiko yang paling besar terhadap bahan kimia BPA. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang dapat berdampak selama periode emas pertumbuhan anak, meskipun akibatnya tidak langsung tampak.

    Banyak sekali botol-botol dan alat makan maka untuk menghindari atau meminimalisir dampak BPA pada si kecil kami berikan beberapa tips berikut:
    * Hindari penggunaan botol polikarbonat yang mengandung BPA. Sebagai gantinya gunakan botol bebas BPA, atau botol yang terbuat dari gelas/kaca.
    * Ketika membeli botol plastik, pilihlah botol yang menggunakan polypropylene/polyethylene, yang tidak keras dan tidak mengkilat.
    * Carilah tanda “BPA-free” pada kaleng atau botol susu yang Anda beli.
    * Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl pada bayi.
    * Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik karena dapat memicu pelepasan BPA. Sebagai gantinya, gunakanlah wadah gelas/kaca atau keramik.
    * Cucilah botol dan wadah plastik dengan spons agar tidak merusak lapisan plastiknya.
    * Belajar membaca kandungan dalam plastik. Singkirkan produk plastik yang mengandung bahan-bahan seperti DBP dan DEP, DEHP, DMP. Gunakan polyethylene (#5), dan hindari polikarbonat (#7).
    * Jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah tergores/rusak atau kusam.

  138. indri February 23, 2009 at 5:56 am #

    katanya bentuk dot yang dipakai berpengaruh pada pertumbuhan gigi. betul ga ? trims

  139. Zahara February 23, 2009 at 1:00 am #

    Artikel2nya bagus banget ya. Sy mau tanya tentang dot bayi yang katanya bebas BPA, apakah yg beredar dipasaran mengandung BPA? Apa bahaya BPA bagi bayi? Terima kasih atas jawabannya

  140. jun February 19, 2009 at 3:17 pm #

    mohon comment nya ..

  141. jun February 19, 2009 at 3:16 pm #

    gimana cara yang bener untuk cuci harian …
    selama ini saya mencuci nya dengan sabun stlh itu di siram air panas kira2 dara ini benar atau tidak? …
    karena ada yang bilang tidak bole di cuci pakai sabun …
    mohon sharing nya …
    thx before
    Rgrd’s
    jun

  142. tipsbayi February 17, 2009 at 4:40 am #

    Yenni:
    Biasanya jumlah botol gimana kebutuhan dan kemampuan kita, punya 3 juga cukup kok.. ;-) yang penting pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

  143. yenni February 16, 2009 at 8:54 am #

    Buat: Tip Bayi ytc.

    Mau tanya nich, merebus dot bayi bisa dilakukan 2-3 hari sekali, kita harus menyiapkan berapa botol ya…….

    thank.

  144. YAASINTA February 8, 2009 at 8:51 am #

    YANG HARUS DISIAPKAN KETIKA MEMANDIKAN BAYI, BIASA SABUN MANDI, SHAMPOO BAYI, AIR HANGAT DAN JUGA MAINAN YANG BISA DIBAWA KETIKA BAYI MANDI, JADI BAYI TIDAK REWEL ATAU MELAWAN KALAU DIMANDIKAN, KARENA DIA SIBUK DENGAN MAINANNYA. :)

Leave a Reply