Membuat Kaldu untuk Bayi

Ingin membuat kaldu ayam, sapi, ikan dan sayuran untuk buah hati Anda? Silahkan simak tips berikut…

Kaldu Kaki Ayam

Bahan :

  1. Kaki Ayam 6 buah
  2. Air 1 liter
  3. Daun Bawang 1 batang
  4. Seledri 1 batang
  5. Tomat 1 buah diiris halus

Cara membuat :

  1. Rebus kaki ayam dengan air, sisakan airnya kira-kira 800 ml.
  2. Masukkan semua bahan lainnya dan rebus selama 15 menit.
  3. Kemudian angkat dan saring, ambil kaldunya

Kaldu Sapi

Bahan :

  1. Tulang sapi 1 kg
  2. Air 1 liter
  3. Bawang merah 1 buah, diiris halus
  4. Bawah putih 1 siung, diiris halus
  5. Jahe secukupnya, dimemarkan

Cara membuat :

  1. Semua bahan dicampur dan direbus selama 30 menit.
  2. Angkat dan ambil kaldunya.

Kaldu Ikan

Bahan :

  1. Tulang Ikan 1 kg
  2. Air 1 liter
  3. Bawang bombay 1/2 buah, dicincang kasar
  4. Daun seledri 1 batang, iris halus
  5. Jahe secukupnya, dimemarkan

Cara membuat :

  1. Rebus semua bahan selama 30 menit.
  2. Angkat dan ambil kaldunya.

Kaldu Sayuran

Bahan :

  1. Tulang Ayam 1/2 kg
  2. Air 1 liter
  3. Wortel 1 buah diiris kasar
  4. Bawang Bombang 1/2 buah
  5. Seledri 1 batang

Cara membuat :

  1. Rebus tulang ayam dengan air sampai tersisa air kaldu kira-kira 750 ml.
  2. Masukkan semua bahan yang lainnya dan rebus selama 15 menit.
  3. Angkat dan saring kaldunya

Artikel yang berhubungan:

  1. Resep Makanan Bayi 6-8 Bulan: Bubur Kentang Ati
  2. Resep Makanan Bayi 6-8 Bulan: Beras Merah dan Ayam
  3. Tuntunan Membuat Makanan Bayi Sendiri
  4. Resep Makanan Bayi: Air Tomat
  5. Resep Makanan Bayi Mulai 6 Bulan: Tim Saring Ikan Teri
  6. Resep Makanan Bayi 6-8 Bulan: Bubur Daging
  7. Yuk, Buat Puding Apel Nasi Tuk Si Kecil…
This entry was posted on Wednesday, September 1st, 2010 and is filed under Makanan Bayi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

66 Komentar untuk “Membuat Kaldu untuk Bayi”

  1. Masakan Ayam Rame dari Dahan Dasar Ayam on September 4th, 2010 at 3:55 pm

    [...] Membuat Kaldu untuk Bayi | Makanan Bayi Other Related Posts: [...]

  2. detta on September 5th, 2010 at 4:55 am

    bisa tahan brp lama? Atau hanya u/ skali pemakaian? Tks

  3. tipsbayi on September 9th, 2010 at 9:34 am

    @ detta,

    Anda bisa menyimpannya dalam kulkas dan dihangatkan lagi ketika akan diberikan kepada si kecil.

  4. Mom Delv on September 16th, 2010 at 2:57 pm

    Trims bgt tips bayi.. nambah pengetahuan lagi nih buat menu mkn si kecil.. ;)
    Tlg tnya klau tulang ikan bolehnya ikan apa ya? kalau direbus ama ikannya boleh? masa tulangnya saja? =)
    Trims b4 Tips.. Salam Sukses…

  5. tipsbayi on September 17th, 2010 at 2:24 am

    @ Mom Delv,

    Contoh ikan kakap merah.. Meskipun demikian pada prinsipnya ikan apa saja bisa kok.. Dengan daging ikannya bisa dan bagus.. :-)

    Tapi kalau hanya untuk membuat kaldu saja, tulangnya sudah cukup..

    Sukses juga buat Anda.. ;-)

  6. adies on September 20th, 2010 at 8:21 am

    air kaldu boleh di berkan untuk makanan bayi apa saja ya?dan untuik bayi umur berapa?

  7. tipsbayi on September 21st, 2010 at 4:13 am

    @ adies,

    Semua air kaldu di atas bisa diberikan untuk bayi 6 bulan, hanya untuk kaldu ikan saja dianjurkan diberikan pada bayi usia 8 bulan..

  8. jeani on September 22nd, 2010 at 3:34 am

    dear tips

    bayi saya kok skarang susah makan sama minum sufor ya tips…walau dah coba menu yang beragam n pake kaldu sapi tapi tetap makannya malas n malah dibuang. tolong kasih tips nya dong supaya bayi saya bisa makan….btw umurnya dah 6 bulan lebih. thanx

  9. tipsbayi on September 23rd, 2010 at 2:05 am

    @ jeani,

    ASI mau..? Jangan dipaksa karena hanya akan menyebabkan trauma..
    Adakalanya bayi tidak ada atau berkurang nafsu makannya. Selain Anda memvariasikan makanannya, Anda juga harus mencari PENYEBABNYA..

    Bisa saja sedang kurang sehat, ada yang tidak enak yang dirasakannya atau mau tumbuh gigi..

    Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

  10. momnya valley on September 23rd, 2010 at 10:25 am

    hai tips, aku nyoba buat kaldu dari tulang ayam. kok amis banget ya? valley 8 bln dan sangat pemilih soal makanan. klo rasanya g cocok , langsung muntah. gmn ya caranya ngurangin rasa amisnya? trus ada tips buat bikin dia g sensitif soal rasa lagi g ya? thanks b4. aku tunggu tips2 berikutnya ya…

  11. alifa on September 23rd, 2010 at 1:59 pm

    saya punyabayi usia 10bulan sampai saat ini saya kalaumembuatkan makanan selalu saya kasih garam. tollong dong berikan alasan apa yg membuat bayi tidak boleh makan makanan yg diberukn garam

  12. mommy marsya on September 28th, 2010 at 2:50 am

    Alifa : maaf cm mau share aja,kl dr yg sy baca website,artikel,n buku, bayi dibawah 1 thn jgn dulu dkasi perasa semacam garam n gula krn akan memperberat kerja ginjal bayi,selain itu,bayi jg msh belum mengenal rasa,dg memberikan perasa garam/gula hny akan menciptakan suatu standar rasa buat bayi itu sdiri…

  13. tipsbayi on September 28th, 2010 at 3:57 am

    @ momnya valley,

    Untuk menghilangkan rasa amis bubur campuran ikan atau pada kaldu, Anda bisa membubuhkan bumbu masak alami. Contoh bumbu alami adalah bawang bombai, bawang merah, bawang putih, bawang daun, seledri, salam, serai, daun jeruk, kemangi, lengkuas, kunyit, kencur. Hanya saja untuk ini Anda perlu melihat dan menyesuaikan minat bayi Anda..

    Kalaupun Anda membubuhi makanan bayi Anda dengan bumbu alami jangan sampai terlalu merubah rasa hingga bisa saja bayi Anda malah menolak makanannya..

    Sudah biasa bayi bahkan kita akan sensitif pada rasa-rasa makanan baru. Terlebih bayi .. Maka dengan dibiasakan juga lama-lama akan tidak sensitif lagi.. ;-)

  14. tipsbayi on September 28th, 2010 at 4:09 am

    @ alifa,

    Penyedap, garam, gula berlebihan, sebaiknya jangan dulu.. Fungsi ginjal bayi Anda belum cukup matang untuk menyisihkan kelebihan mineral dalam garam dapur. Maka segala jenis menu dengan kandungan garam dapur, apalagi yang berlebihan, sebaiknya dijauhkan dari menu harian bayi Anda..

    Termasuk kecap, kita tahu garam dapur dalam kecap, kendati namanya kecap manis, kandungan garam dapurnya juga melebihi kebutuhan tubuh..

    Jadi sebaiknya Anda tunda dahulu pemberian garam atau bumbu sejenisnya pada makanan bayi Anda sampai bayi Anda berusia lebih dari 1 tahun.. itupun pemberiannya tidak boleh berlebihan.. ;-)

  15. joiceline wenathan on October 5th, 2010 at 8:20 am

    dear tips,

    bayi saya baru 4bln, skrg saya sudah mulai kasi mkn bubur n pisang, tetapi hasil BABnya ada sejenis bintik2 hitam…apakah itu karna getah pisang, ato apa ya? mohon petunjuknya….thx

  16. tipsbayi on October 6th, 2010 at 3:18 am

    @ joiceline wenathan,

    Hmm.. Tapi warna keseluruhan kuning kan..? Itu tidak apa-apa kok.. ;-)

  17. @intan sd on October 8th, 2010 at 2:12 am

    dear tips,
    mengenai garam neh, dokter anak sy kok membolehkan ya, asal tdk berlebihan katanya. sy ksh garam pd makanan anak sy wkt anak sy umur 7bln, krn ASI eksklusive jd umur 7bln baru sy ksh makan bubur.. thx.

  18. tipsbayi on October 9th, 2010 at 3:30 am

    @intan sd,

    Hmm.. Gitu ya.. Baiklah, ini merupakan masukan dan bahan pertimbangan bagi kita semua. Terima kasih atas masukannya.. ;-)

  19. Faizah on October 11th, 2010 at 3:45 am

    anak saya 2 hari lagi 8 bln, hari ini saya beri nasi tim saring kaldu ikan? kira2 bahaya nggak ya? soalnya udah 2 minggu saya beri nasi tim saring kaldu ayam, saya takut anak saya bosan, jadi saya ganti kaldu ikan..kira2 aman nggak ya?

  20. tipsbayi on October 12th, 2010 at 3:51 am

    @ Faizah,

    Anda bisa mencobanya sedikit dulu. Apabila setelah pemberian pertama tidak Anda temukan tanda-tanda alergi pada bayi Anda, maka Anda bisa meneruskan pemberian ikan pada pada bayi Anda.

    Apabila melihat usia bayi Anda, sebenarnya bayi Anda sudah aman kok.. ;-)

  21. eka on October 29th, 2010 at 3:17 pm

    kaldu yang dibuat bisa tahan berapa lama dalam kulkas?
    terima kasih

  22. tipsbayi on November 2nd, 2010 at 3:41 am

    @ eka,

    Apabila penyimpanannya bagus dan higienis. Kaldu bisa bertahan dalam frezer selama satu bulan dan dalam kulkas bisa bertahan dua hari.. ;-)

  23. bunda jagad on November 3rd, 2010 at 4:59 am

    dear tips,bubur apa y yg enk dn bs menambh nfsu mkn by.sy pgn kasih jagad kaldu2an gt,blm tk cb sih.amis g y?ksh resep maem yg mantap dong biar jagad maemny lahap.slma ini br bubur dgn tmbhn sufor yg sy brikn.thx

  24. tipsbayi on November 6th, 2010 at 7:33 am

    @ bunda jagad,

    Agar tidak amis.. Anda bisa membubuhkan bumbu masak alami pada makanannya.. Contoh bumbu alami adalah bawang bombai, bawang merah, bawang putih, bawang daun, seledri, salam, serai, daun jeruk, kemangi, lengkuas, kunyit, kencur. Hanya saja untuk ini Anda perlu melihat dan menyesuaikan minat bayi Anda..

    Kalaupun Anda membubuhi makanan bayi Anda dengan bumbu alami jangan sampai terlalu merubah rasa hingga bisa saja bayi Anda malah menolak makanannya..

    Untuk resepnya, agar Jagad maemnya lahap.. Anda bisa memilih dan mencoba resep-resepnya d:

    http://www.tipsbayi.com/category/makanan-bayi
    http://www.tipsbayi.com/mengenalkan-mpasi-setelah-bayi-berusia-6-bulan.html

    Semoga bermanfaat.. ;-)

  25. bunda jagad on November 8th, 2010 at 7:43 am

    tips,thx dh ksh msukn.ak dh cb bkn bubur nasi labu kuning pake kaldu ceker dksh sledri,daun bwng,tomat,daun salam.tp kok jagad ttp nutup mulut ya?buburny ak saring mksdku biar mulai trbiasa bertekstur.jagad umr 7,5bln bb 10,2kg.skr emg lg flu.yg ak tanykn,apa krn flu it jd jagad g nfsu maem ato emg blm trbiasa mam yg agk kasar?thx y tips

  26. tipsbayi on November 13th, 2010 at 4:15 am

    @ bunda jagad,

    Benar.. Karena flu nafsu makan Jagad akan sedikit berkurang. Dan jangan lupa, sebelum Anda memberikan makanan baru pada Jagad sebaiknya Anda mencoba dahulu rasanya apakah enak atau aneh.. ;-)

    Agar Jagad bisa cepat beradaptasi dengan makanan barunya, maka buatlah rasa makanan barunya tidak jauh dengan makanan pokok sebelumnya yaitu ASI. Berikan campuran ASI atau susunya lebih banyak.

  27. bunda jagad on November 17th, 2010 at 12:43 pm

    tips,mkasi bnyk.dh smggu ini jagad buburny ak tmbhin keju kraft cheddar,dn maemny jd lahap bgt,krn ak blm brani ngsh garam.skr yg mw ak tanyain,jagad mam bubur 2x shr pg dan sore,siang ak ksh puree buah.kira2 kurang pa ga yg makanan yg dbthkn tubuh jagad krn dia trgolong aktif ga bs diem?

  28. bunda zahra on November 22nd, 2010 at 3:16 pm

    Hai Tips. Sekarang Zahra dah berumur 6 bulan 20 hari. sudah 20 hari zahra mulai makan, tapi semenjak hari pertama makan BABnya kok hijau semua ya. selama 20 hari ni baru saya kasi bubur nasi, bubur kentang, bubur wartel n bubur kacang hijau campur beras merah. Normal gak kalau BABnya hijau semua.

  29. nuri bundany jagad on November 29th, 2010 at 7:47 am

    tips,mw nanya lg.jagad dh 8 bulan 1mgg.ak dh mulai ngasih maem bubur nasi lembek,syurn trpisah yg ak cincang kcl2.krn kykny kl maem yg ada kuah2ny gt jgad lbh suka.giginy dh tmbh 5 jd uda pinter mengunyah.kira2 dh boleh kan ak ngsh maem spt it?mksh tips

  30. tipsbayi on December 2nd, 2010 at 4:32 am

    @ bunda jagad,

    Lahap juga Jagad ya..? Bagus tuh.. ;-)
    Anda bisa mencoba menambahkan jadwal makan satu kali lagi. Kalau memang terlihat jagad masih berminat bahkan menyambut baik hidangan barunya.. Maka teruskanlah..
    Dan untuk jadwal makan buahnya tetap saja jangan sampai dikurangi..

    Untuk Jadwal makannya ada baiknya Anda membaca artikel berikut:

    http://www.tipsbayi.com/mengenalkan-mpasi-setelah-bayi-berusia-6-bulan.html

  31. tipsbayi on December 2nd, 2010 at 5:09 am

    @ bunda zahra,

    BAB hijau masih normal tetapi tidak boleh terus-menerus muncul, berarti makanan atau sufor yang bayi Anda konsumsi mempunyai kandungan gula & laktosa tinggi tapi rendah lemak..

    Berikan makanan dengan gizi seimbang. Pemberian gizi tidak hanya satu segi saja, tetapi harus seimbang antara pemberian protein, karbohidrat, lemak, kalori, dan vitamin. Sumbernya pun tidak harus yang mahal, lebih baik dari yang murah. Seperti protein, tak harusdari hewani saja. Dari nabati pun bisa. Misalnya bayi diberi tahu dan tempe.. ;-)

    Pintar-pintarlah Anda memfariasikan MPASI-nya agar bayi Anda tidak cepat bosan. Bagus sekali jika Anda memberikan bayi Anda makanan buatan Anda sendiri.. Karena apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet.. ;-)

  32. tipsbayi on December 6th, 2010 at 6:30 am

    @ nuri bundany jagad,

    Apa yang sudah Anda lakukan sudah benar.. ;-)

    Bayi Anda sudah bisa diperkenalkan dengan bubur tanpa saring atau nasi lembek. Dengan catatan bertahap..
    Untuk mengetahui tahapan pemberian MPASI, Anda bisa baca artikel berikut:

    http://www.tipsbayi.com/mengenalkan-mpasi-setelah-bayi-berusia-6-bulan.html

  33. nuri bundany jagad on December 6th, 2010 at 12:07 pm

    tips,jagad lg diare dh smgguan.tp skr dh mulai smbuh.apa mgkn krn ak ngasih maemny trlalu kasar ya jd pncrnakan jagad blm siap jd ny bkin diare?untgny jagad anakny ttp aktf dn brt bdnny jg msh 10,2kg/8bln…

  34. nuri bundany jagad on December 13th, 2010 at 8:56 am

    tips,kok lma..oiya dkt lg tips.kl jagad lg diare,buah,sayuran dan lauk apa yg boleh diberikan?

  35. verani on December 16th, 2010 at 2:39 pm

    kaldu2 ini airnya langsung di berikan ke bayi atau untuk campuran air pada pembuatan bubur saring (tim) pada bayi?…

  36. efi on December 29th, 2010 at 10:05 am

    tips nya bermanfaat bgt,apalagi bagi saya yg gak bs masak…
    jadi gak pusing mikir menu apa u/ anak saya,tq…

  37. tipsbayi on January 10th, 2011 at 1:50 am

    @ nuri bundany jagad,

    Wah.. mohon maaf lama ya..? Keselip.. ;-)

    Banyak kemungkinan penyebab diare Jagad, tapi dengan terlihat Jagad aktif, tidak rewel dan BB tidak berkurang.. maka Anda jangan terlalu khawatir.. bisa juga karena adaptasi makanan barunya

    Selama diare, bagus Anda memberikan buah pisang, sayuran dan lauknya apa saja yang biasa Anda berikan pada Jagad. Jangan dulu Anda berikan menu baru..

  38. tipsbayi on January 10th, 2011 at 1:53 am

    @ verani,

    Kaldu sebaiknya dijadikan campuran bubur atau makanan bayi Anda.. ;-)

  39. tipsbayi on January 10th, 2011 at 1:54 am

    @ efi,

    Sama-sama.. ;-)
    Kami senang bisa membantu Anda. Jangan lupa Anda bisa melihat fariasi menu lainnya di:

    http://www.tipsbayi.com/category/makanan-bayi

  40. anna on March 18th, 2011 at 8:26 am

    Tipsbayi, mau tanya neh gimana ya biar bayi saya doyan makan buah (6,5 bulan) karena saya coba kasih buah (pisang ambon, pepaya, alpukat, apel kukus, sari pir hijau, sari jeruk baby) selalu muntah padahal baru 1 suap kecil aja. -??•-??•??•?†???k ????•??•?-??•-? .

  41. Lori on April 9th, 2011 at 5:39 pm

    Ijin COPAS ya cz takut lupa klo mau buatin makanan buat Gilbert.Thx

  42. febri on May 1st, 2011 at 2:51 pm

    anak saya habis diare, trus terang saya jadi takut milih makanan pendamping asinya, usianya 8 blan. kira-kira makanan yang bisa memicu terjadinya diare ada ndak? trimaksih atas jawabannya

  43. tipsbayi on May 3rd, 2011 at 4:09 am

    @ anna,

    Wah.. maaf keselip nih.. baru dijawab.. ;-)

    Agar bayi Anda suka buah.. Selain dengan cara terus DIBIASAKAN, Anda juga bisa membuat fariasi MPASI nya dengan rasa buah dan apabila bayi Ada sudah bisa memegang dan sudah mulai belajar mengunyah Anda juga bisa mulai memberikan ‘finger food’ sayuran kukus atau potongan buah biasanya usia mulai 7,5 atau 8 bulan ..

    Orang tuanya senang buah..? ;-)

  44. tipsbayi on May 3rd, 2011 at 4:29 am

    @ febri,

    Benar.. Diare bukanlah penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu:

    1. Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit.
    2. Alergi terhadap makanan atau obat tertentu.
    3. Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti: Campak, Infeksi telinga, Infeksi tenggorokan, Malaria, dll.
    4. Pemanis buatan

    Berdasar metaanalisis di seluruh dunia, setiap anak minimal mengalami diare satu kali setiap tahun. Dari setiap lima pasien anak yang datang karena diare, satu di antaranya akibat rotavirus. Kemudian, dari 60 anak yang dirawat di rumah sakit akibat diare satu di antaranya juga karena rotavirus.

    Di Indonesia, sebagian besar diare pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi rotavirus. Bakteri dan parasit juga dapat menyebabkan diare. Organisme-organisme ini mengganggu proses penyerapan makanan di usus halus. Dampaknya makanan tidak dicerna kemudian segera masuk ke usus besar.

    Selain karena rotavirus, diare juga bisa terjadi akibat kurang gizi, alergi, tidak tahan terhadap laktosa, dan sebagainya. Bayi dan balita banyak yang memiliki intoleransi terhadap laktosa dikarenakan tubuh tidak punya atau hanya sedikit memiliki enzim laktose yang berfungsi mencerna laktosa yang terkandung susu sapi.

    Tidak demikian dengan bayi yang menyusu ASI. Bayi tersebut tidak akan mengalami intoleransi laktosa karena di dalam ASI terkandung enzim laktose. Disamping itu, ASI terjamin kebersihannya karena langsung diminum tanpa wadah seperti saat minum susu formula dengan botol dan dot.

    Diare dapat merupakan efek sampingan banyak obat terutama antibiotik. Selain itu, bahan-bahan pemanis buatan sorbitol dan manitol yang ada dalam permen karet serta produk-produk bebas gula lainnya menimbulkan diare.

    Orang tua berperan besar dalam menentukan penyebab anak diare. Bayi dan balita yang masih menyusui dengan ASI eksklusif umumnya jarang diare karena tidak terkontaminasi dari luar. Namun, susu formula dan makanan pendamping ASI dapat terkontaminasi bakteri dan virus.. ;-)

  45. rully rizal on September 8th, 2011 at 6:28 am

    R?zqÿ akan berusia 8bln sept ini,tp lahir prematur dgn berat 1,5kg. Saat ini sdh MPASI puree, kira2 kpn sebaiknya mulai belajar maem bubur saring, kaldu dan tepung2an? Terus terang s?y? agak takut utk memulainya karena usia sbnrnya ߪ?ü 6,5bln.

  46. tipsbayi on September 19th, 2011 at 4:11 am

    @ rully rizal,

    Rizky sekarang sudah 8 bulan ya..? :-) Sebelumnya kami sudah katakan pada ibu yang lain, tidak ada tabel atau ketentuan perkembangan “rata-rata” untuk bayi prematur.

    Sepertinya Rizky sudah siap menerima MPASI bubur saring. Anda bisa mencoba memberikannya dari tekstur cair dan bubuhkan ASI sebagai campurannya lebih banyak agar rasanya tidak jauh dengan rasa ASI..

    Apakah Rizky sudah memperlihatkan tanda-tanda berikut?

    * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
    * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
    * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
    * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok

    Hanya saja.. Jangan Anda biasakan memberikan makanan instan. Apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet..

    Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

    1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
    2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
    3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
    4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
    5. Mudah
    6. Hemat

  47. bunda Mirna on October 5th, 2011 at 11:03 pm

    baby kanza skrg dah 9 bln tp blum kluar giginya boleh ga saya kasih bubur kasar ?
    thanx b4

  48. tipsbayi on October 6th, 2011 at 5:53 am

    @bunda Mirna,

    Boleh saja dicoba dan lihat reaksinya.

  49. mama Azka on October 10th, 2011 at 4:43 am

    hai tips..
    skrg ini kan susah dapati ceker ayam kampung, boleh gk sih pake ceker ayam potong?
    thanks..

  50. Lina on October 13th, 2011 at 6:21 am

    Berapa hrkalduny bs disimpan?tq

  51. Mama Agatha on October 25th, 2011 at 6:24 am

    Tips bayi terima kasih yach tips2nya sangat membantu saya , bunda Mirna@ sama bun, anakku agatha jga sudah 9 bulan belum numbuh gigi tapi saya kasih bubur kasar dalam arti bubur itu digiling saja ga disaring

  52. tipsbayi on November 5th, 2011 at 3:41 am

    @ mama Azka,

    Ayam potong atau ayam sayur..? Boleh juga kok.. ;-)

    Tapi untuk pertimbangan.. Perbedaan antara ayam kampung dan negri (ayam sayur) terletak pada kandungan air dan lemak. Pada ayam negeri memiliki kandungan air dan lemak lebih tinggi dibandingkan dengan ayam buras atau kampung. Karena itu saat dimasak akan mengeluarkan banyak cairan dan lebih cepat empuk meskipun lebih banyak menyusut. Ayam kampung lebih sedikit kandungan air dan lemaknya.

    Pada hewan dan manusia, berbagai racun tubuh dapat terakumulasi salah satunnya di kulit dan lemak. Dan perlu kita ketahui pada proses pemeliharaan ayam negeri banyak sekali penggunaan salah satunya obat-obatan hormonal dan sintetik. Salah satunya golongan obat penggemuk dan penambah nafsu makan, dan ini biasanya diberikan lewat suntikan dan makanan tambahan.

    Untuk mengurangi efek negative dari kandungan buruk dari ayam negeri, maka coba hindari mengkonsumsi kulit dan lemak dari ayam tersebut. Semoga Anda dapat sedikit memahami perbedaan ini.. ;-)

  53. tipsbayi on November 14th, 2011 at 4:04 am

    @ Lina,

    Apabila penyimpanannya bagus dan higienis. Kaldu bisa bertahan dalam frezer selama satu bulan dan dalam kulkas bisa bertahan dua hari.. ;-)

  54. tips-bayi on December 1st, 2011 at 3:37 am

    @ Mama Agatha,

    Sama-sama.. ;-)
    Terima kasih juga Anda selalu setia di milis ini..

  55. Mommy Diva on December 11th, 2011 at 2:59 pm

    Tips mau tanya donk. Anak saya umur 7,5 bulan. Waktu usia 6 bulan BB 8 kg. Tapi skrg turun jadi 7,5 kg. Fyi, diva ASI X n MPASI buat sendiri 2x sehari (pagi & sore), buah 2x 2 jam setelah makan pagi & 1 jam sebelum makan sore. Siang makan biskuit susu+kacang hijau. Sy sedih BBnya turun. Mohon jawabannya ya Tips. Makasi bgt.

  56. nabilah on December 12th, 2011 at 7:13 pm

    anakku umur 5,5 blnaku coba kasi rice cereal campur ASI tp ko BAB nya susah ya keluarnya cuma sedikit tp ga keras

  57. bunda muthi on December 13th, 2011 at 6:59 am

    mau tanya nih, untuk tips sayuran kok pake tulang ayam ya? bukan nya sayuran doank ya? fungsi dari tulang ayam ini apa ya dikaldu sayuran, kalo tidak usah dipakai tulang nya bisa gak?

  58. tips-bayi on December 20th, 2011 at 2:01 am

    @ Mommy Diva,

    BB bayi Anda NORMAL dan masih bagus karena termasuk 95% BB normal untuk bayi Indonesia. Anda jangan terlalu khawatir..
    Bagus sekali Anda memberikan MPASI buatan sendiri, pertahankan.. Jadwal makannya juga bagus.. ;-)

    Pertambahan berat badan bukan masalah hitam-putih. Maksudnya, kalau berat badan bayi Anda ringan lantas dia dianggap sakit-sakitan atau saat bayi Anda terlihat gemuk langsung disimpulkan dia sebagai bayi sehat… Kurus atau gemuk bisa saja turunan lho.. ;-)

    Secara umum pertambahan BB dapat dikategorikan dalam hitungan sebagai berikut:

    * Triwulan pertama : 600- 1200 gram per bulan

    * Triwulan kedua : 500-600 gram per bulan

    * Triwulan ketiga : 350-450 gram per bulan

    * Triwulan keempat : 150-250 gram per bulan

    Untuk memastikan apakah bayi Anda masih dalam kategori normal, kurang atau berlebih, Anda dapat mengecek atau membandingkannya melalui kurva Lubchenko yang terdapat pada buku pantau tumbuh-kembang bayi atau KMS (Kartu Menuju Sehat) dari Puskesmas atau Rumah Sakit. Nah, berdasarkan kurva tersebut, parameter untuk mengetahui pertumbuhan bayi tidak hanya dilihat dari pertambahan BB, tapi juga tinggi badan dan ukuran lingkar kepala..

    Bagaimana perkembangan kemampuannya..? Bagus kan..? ;-)

  59. tips-bayi on December 20th, 2011 at 3:23 am

    @ nabilah,

    Perbanyak ASI-nya.. ;-)
    Untuk BAB bayi yang terlihat ngedennya seperti susah, memang terkadang terjadi demikian, disamping bayi Anda masih belajar itu wajar karena sistem pencernaan bayi dan pembentukan enzim pencernaan pun belum sempurna. Itu masih NORMAL.. Wajar apabila setelah bayi Anda mendapatkan MPASI, frekuensi dan bentuk BAB bayi Anda berbeda dengan sebelumnya. Sejauh bayi Anda tidak rewel dan tidak memperlihatkan tanda-tanda yang mencurigakan lainnya..

    Usaha lain yang bisa Anda lakukan apabila bayi Anda susah BAB..

    * Bantulah bayi Anda dengan melakukan olahraga kecil, dengan cara menekuk lutut bayi kearah perutnya secara lembut beberapa kali, yang akan membantu untuk mengeluarkan feses
    * Mandikan dengan air hangat.
    * Oleskan baby oil di daerah sekitar anus bayi.

  60. tips-bayi on December 20th, 2011 at 3:42 am

    @ bunda muthi,

    Bisa saja bu.. ;-)
    Tadinya biar lengkap proteinnya juga.. :-)

  61. bunda faqih on January 10th, 2012 at 6:42 am

    Dear tips…anakku skarang usianya 8 bulan. biasanya maemnya pake bubur cerelac,sun dsb,,,ga apa2 tuh…? trus kalo dikasi makan bubur yg teksturnya agak padat dia langsung muntah,,,bagaimana ya menyiasatinya

  62. tips-bayi on January 11th, 2012 at 3:27 am

    @ bunda faqih,

    Meskipun katanya gak apa-apa.. Tapi memang sebaiknya jangan Anda biasakan memberikan makanan instan. Apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet.. ;-)

    Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

    1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
    2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
    3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
    4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
    5. Mudah
    6. Hemat

    Bayi Anda memuntahkan makanan atau muntah..?
    Jika hanya memuntahkan makanan maka tidak usah khawatir,itu karena belum biasa dengan teksturnya saja..
    Untuk perubahan tekstur dan porsi hendaknya Anda lakukan dengan cara bertahap dan perlahan..

    Tapi jika bayi Anda sering muntah.. Berikut penyebab bayi muntah:

    - Tanda Alergi

    Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

    - Pemakainan gurita.
    Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

    - Posisi menyusui atau makan
    Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

    - Tersedak

    - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh.
    Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

    - Dan mungkin bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..

  63. bundanya rena on January 11th, 2012 at 8:28 am

    TB mo nanya nih : mungkin nggak sih kepala bayi anget (lmyn panas sih) merupakan salah satu tanda alergi. soalnya td pagi aq ksh maem putriku kuning telur ayam kampung, maemnya sih hbs cm 5 jam setelah itu dia kok anget ya kepalanya…

  64. tips-bayi on January 12th, 2012 at 3:43 am

    @ bundanya rena,

    Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

    Badan anget atau bayi Anda demam bisa beberapa kemungkinan, karena panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

    Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:

    *Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat C.

    *Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :

    - Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
    - Suhu meningkat diatas 39 derajat C ;
    - Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah, mual muntah, sakit kepala hebat, sakit perut, timbul rash pada kulit, kesulitan pernafasan, atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.

    Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat.. ;-)

    Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

  65. mama Rafi on February 3rd, 2012 at 8:21 am

    terima kasih atas resep kaldunya.ini menambah pengetahuan saya,krn seblm baca onfo ini,sy buat resepnya tdk selengkap ini.trims

  66. tips-bayi on February 9th, 2012 at 4:05 am

    @ mama Rafi,

    Sama-sama.. ;-)

Komentar Anda...

“Terima kasih atas ebooknya…”

"Saya merasa sangat beruntung sekali bisa mendapatkan Ebook 12 Bulan Pertama, maklum, saya adalah seorang calon ayah yang sangat membutuhkan banyak informasi tentang bayi dan hal lain tentang ibu hamil, semuanya saya dapat melalui informasi dari Tips Bayi dan ebooknya yang sangat bermanfaat.


Isi Ebook 12 Bulan Pertama menurut saya sangat lengkap, dan sebelumnya saya berfikir akan membeli buku panduan lain tentang bayi dan ibu hamil, tetapi setelah membeli ebook tersebut, fikiran untuk membeli buku panduan lain tidak saya wujudkan.


Buat calon orang tua yang ada di seluruh Indonesia, saya sarankan membeli Ebook 12 Bulan Pertama, karena nilai rupiah yang kita keluarkan tidak dapat menandingi manfaat yang sangat besar yang terkandung dalam ebook tersebut..."

>>> Al Fahmi - Muara Bungo, Jambi


Artikel Populer






Kategori