Membuat Kaldu untuk Bayi

Ingin membuat kaldu ayam, sapi, ikan dan sayuran untuk buah hati Anda? Silahkan simak tips berikut…

Kaldu Kaki Ayam

Bahan :

  1. Kaki Ayam 6 buah
  2. Air 1 liter
  3. Daun Bawang 1 batang
  4. Seledri 1 batang
  5. Tomat 1 buah diiris halus

Cara membuat :

  1. Rebus kaki ayam dengan air, sisakan airnya kira-kira 800 ml.
  2. Masukkan semua bahan lainnya dan rebus selama 15 menit.
  3. Kemudian angkat dan saring, ambil kaldunya

Kaldu Sapi

Bahan :

  1. Tulang sapi 1 kg
  2. Air 1 liter
  3. Bawang merah 1 buah, diiris halus
  4. Bawah putih 1 siung, diiris halus
  5. Jahe secukupnya, dimemarkan

Cara membuat :

  1. Semua bahan dicampur dan direbus selama 30 menit.
  2. Angkat dan ambil kaldunya.

Kaldu Ikan

Bahan :

  1. Tulang Ikan 1 kg
  2. Air 1 liter
  3. Bawang bombay 1/2 buah, dicincang kasar
  4. Daun seledri 1 batang, iris halus
  5. Jahe secukupnya, dimemarkan

Cara membuat :

  1. Rebus semua bahan selama 30 menit.
  2. Angkat dan ambil kaldunya.

Kaldu Sayuran

Bahan :

  1. Tulang Ayam 1/2 kg
  2. Air 1 liter
  3. Wortel 1 buah diiris kasar
  4. Bawang Bombang 1/2 buah
  5. Seledri 1 batang

Cara membuat :

  1. Rebus tulang ayam dengan air sampai tersisa air kaldu kira-kira 750 ml.
  2. Masukkan semua bahan yang lainnya dan rebus selama 15 menit.
  3. Angkat dan saring kaldunya

Artikel yang berhubungan:

  1. Resep Makanan Bayi 6-8 Bulan: Bubur Kentang Ati
  2. Resep Makanan Bayi 6-8 Bulan: Beras Merah dan Ayam
  3. Tuntunan Membuat Makanan Bayi Sendiri
  4. Resep Makanan Bayi: Air Tomat
  5. Resep Makanan Bayi Mulai 6 Bulan: Tim Saring Ikan Teri
  6. Resep Makanan Bayi 6-8 Bulan: Bubur Daging
  7. Resep Makanan Bayi Mulai 6 Bulan: Tim Saring Ayam dan Keju

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

107 Responses to Membuat Kaldu untuk Bayi

  1. anggun May 24, 2014 at 11:25 pm #

    salam kenal tipsbaby..
    Saya mau tanya nih..
    Anak saya sekarang usianya 9 bulan,25 hari..makan nya susah banget di kasih makanan apa saja selalu di muntahin,dan berat badan nya terus menurun tentu saja ini membuat saya jadi kawatir..
    Apa tips nya?
    Terimakasih..

    • tips-bayi May 31, 2014 at 8:54 am #

      anggun,

      Salam kenal kembali..

      Ya memang di usia segitu adakalanya anak sering susah makan Bun.. Jika tidak sedang sakit atau rewel, Bunda jangan khawatir
      Untuk mengatasi bayi Bunda yang susah makan atau kurang nafsu makan ada beberapa yang harus diperhatikan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi dengan teratur.
      * Mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukainya.
      * Juga.. “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.
      * Mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya.
      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan.
      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Bunda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Bunda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.
      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda.
      * Jika bayi Bunda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari.. ;)

      Bunda bisa coba meperkenalkan finger foods (potongan sayuran rebus atau buah)

  2. ayu May 23, 2014 at 6:40 am #

    Anakku dari umur 4 hari terkena dehidrasi krn asi yang sangat sedikit.
    setelah itu akhirnya ngikutin saran dokter ditambah dengan sufor.
    awalnya pakai s26 selama seminggu, trus dilanjut dengan SGM sampai usia 4 bulan. setelah 4 bulan diagnosa dokter anakku kena alergi susu sapi. ganti sufor lagi jadi enfa ha, memang bintik2 merah yg dulu terkadang suka timbul, hilang. tapi gantinya pipinya sekarang putih2 seperti kena jamur. selain itu BAB nya berwarna abu-abu.
    sebelum minum sufor ha, BAB nya normal

    knp ya?
    perlu ganti susu lagi kah?

    • tips-bayi May 31, 2014 at 6:32 am #

      ayu,

      Pipinya putih-putih seperti ruam, penyebabnya bisa karena ASI yang dimuntahkan bayi Anda mengenai pipi atau akibat tetesan makanan/susu formula. Jika tak langsung dibersihkan, kelenjar pipi bayi akan bereaksi berlebihan. Cara membersihkannya dengan kapas yang sudah dibasahi air hangat.. Ini tudak berbahaya.. ;-)

      Itu biasa disebut Dermatitis Atopik / Eczema Atopic, Umumnya eczema terjadi pada bayi dan anak-anak kecil dan dapat menghilang sebelum masa dewasa. Biasanya eksema ini akan menghilang secara spontan..

      Jika BAB putih atau abu-abu atau abu-abu kehitam-hitaman bisa terjadi kalau si kecil terlalu banyak mengonsumsi sufor dengan kandungan zat besi yang terlalu tinggi. Solusi: pilih susu formula dengan kandungan zat besi yang standar, tidak berlebih.. ;-)

  3. Yolanda March 13, 2013 at 2:30 am #

    Hi Tips,

    Saya mau tanya, anak saya di diagnosa DSA nya ada alergi dermatitis atopik 9sorry kalo salah spelling) sejak usia 2 minggu setelah lahir. Sekarang dia 8bulan 4minggu (14 maret = 9 bulan). dan selama ini dia mengkonsumsi sufor HA+makanan pendamping sayur,buah dan beras merah. Beberapa minggu yang lalu saya coba mengkombinasikan sufor HA dengan sufor biasa, untuk 4-5 hari mengkonsumsi sufor biasa dia baik2 saja. Hingga pada hari 6, kebetulan sekali tepung beras merahanya habis (selama ini saya buat sendiri) jadi saya beli yang sudah jadi namun info dari si penjual bahwa itu organik dan bukan bubur instan. jadi saya beli dan coba berikan ke anak saya. krng lbih 3x konsumsi bubur itu timbul bentol2 merah di mukanya (sekitar mata, jidat dan pipi) seperti kalo kita terkena ulat bulu. akhirnya saya berhentikan bubur itu, dan mama saya ganti dengan bubur beras putih sambil saya mencari beras merah lagi (+- 2 hari). untuk beberapa hari dia baik2 saja. setelah memasuki hari ke 3 makan bubur putih dia mulai kesulitan BAB. Sorry…. stool-nya (eek) malah kering dan keras dan kalo mau BAB dia butuh ngeden sampe air matanya kluar. anak saya kalo ada yang sakit2 tidak begitu rewel kecuali jika dia bener2 sudah tidak tahan lagi baru dia agak rewel. Jadi dia ga ada rewel2. hanya setiap BAB mukanya merah, mata melotot tapi stool nya ga kluar, kalo pun kluar paling besar sejempol org dewasa. ini sudah hampir mau minggu ke 3 berarti. skrng sih saya sudah balik lagi keberas merah dan sufor yang biasa nya sudah 2 hari tidak saya berikan dan semalam dia sudah bisa BAB agak besar dan sudah mulai ada yang encer stool nya.
    pertanyaanya, apakah ini disebabkan oleh sufornya or krn saya gonta-ganti jenis berasnya ya?? mohon infonya ya…..Thanks

    • tips-bayi March 21, 2013 at 8:09 am #

      Yolanda,

      Pembuatan susu formula dengan konsentrasi terlalu kental bisa sebagai salah satu pemicu susah BAB bayi.., bila BAB Anda susah ada indikasi Anda kurang asupan serat jadi BAB sangat tergantung asupan..

      Anda bisa coba ganti bahan dasar MPASI-nya dengan bahan lain..

      Buatlah pola makan yang baik.. Perbanyak menu makanan yang mengandung serat. Pilihlah menu dengan buah dan sayuran. Untuk konsumsi sayuran dan buah bayi Anda dianjurkan 5 porsi kecil setiap hari (2 porsi kecil buah, 3 porsi kecil sayuran). 1 porsi kecil sama dengan 1/3 cangkir buah/saturan mentah..

      Anda juga bisa kunjungi : http://www.tipsbayi.com/resep-makanan-bayi-pepaya-saring.html

      Usaha lain yang bisa Anda lakukan apabila bayi Anda susah BAB..

      * Bantulah bayi Anda dengan melakukan olahraga kecil, dengan cara menekuk lutut bayi kearah perutnya secara lembut beberapa kali, yang akan membantu untuk mengeluarkan feses
      * Mandikan dengan air hangat.
      * Oleskan baby oil di daerah sekitar anus bayi.

  4. vedra January 23, 2013 at 3:01 am #

    Dear tips…
    Anak saya daffa skrg usianya sdh 10 bln.waktu usia 6 smp 8bulanan anak saya gampang sekalo makannya.tp skrg susah sekali makannyaeratnyaa .padahal saya buat makanan utk anak saya buatan sendiri.akhirnya skrg sy kasih biskuit milna utk usia 1 thn rasa keju dan a
    nak saya suka. Pertanyaannya:
    1. Apakah sdh boleh anak saya makan biskuit utk usia 1 t hn?slmlu anak saya mkn biskuit tdk ada keluhan pd anak saya
    2.saya sdh mencoba semua resep yang tips kasih dan skrg anak saya sdh tdk doyan makan lg. Apakah ada resep lain lg?
    3.apakah anak saya sdh boleh mkn agar2 atau puding?dan usia 10 bln apa sdh bolehmakananya diberi gula dan garam?klu boleh berapa takaran pemakaian garam dan gula utk usia di bwh 1thn?terima kasih

    • tips-bayi February 4, 2013 at 11:30 pm #

      vedra,

      1. Pada Intinya tidak apa-apa.. akan tetapi sebaiknya Anda biasakan memberikan MPASI buatan sendiri dan jika Anda memberikan biskuit buatan pabrik seperti itu, sesuaikan dengan usia peruntukannya.. ini akan lebih aman.. ;-)

      2. Agar bayi Anda tidak bosan, berikanlah secara bergantian dan berfariasi. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan,, Dan Anda bisa coba di
      resep makanan bayi kami… ;-)

      3. Puding atau agar-agar sudah boleh tapi sebaiknya jangan Anda berikan dulu gula. Anda bisa campurkan susu instan sebagai pemanisnya. Apalagi garam, Anda bisa tunggu sampai usia bayi Anda lebih satu tahun, itupun tetap pemberiannya sedikit..

  5. sany yusyfia November 29, 2012 at 2:35 am #

    Aslm. Dear tips bayi. Bayiqu sejak 7 bln didiagnosa anemia krn dulu lahir prematur (33mgg, 1,8kg). share dong resep mpASI buat babyqu buat menambah hbnya . Terima kasih banyak.

  6. vedra November 16, 2012 at 12:17 pm #

    Dear tips
    anak saya daffa usianya 7m25d dan bb 9.8 kg.setipa hari saya beri makan sehari 3 kali.pagi jam 07. Jam 10 makan buah.jam 13.00 makan siang dan makan mlm jam 18.30.menunya selalu saya masak sendiri dgn mengikuti petunjuk dari tips. Pernah suatu kali anak saya tdk makan malam karena anak saya sudah tidur dari jam 18.00 smp pagi.dan hanya minum asi saja. Pertanyaannya apakah dgn tidak makan malam bisa merusak lambungnya krn makannya jadi tdk teratur? Apakah asi bisa menggantikan makan malam?terima kasih tips

    • tips-bayi November 18, 2012 at 2:31 am #

      @ vedra,

      Pada usia 7 bulan memang ASI masih bisa menjadi makanan pokoknya, tapi jika sudah terbiasa dengan MPASI lebih baik berikan sesuai jadwalnya..

      Dan memang ada yang menyarankan untuk membangunkan bayi ketika jadwal makan tiba.. Ini bisa saja jika memang bayi Anda sudah terlihat cukup tidurnya.. ;-)

  7. miranita October 9, 2012 at 1:46 am #

    waktu nida 5 bulan 2 minggu saya pernah buat bubur asin buat nida, tepung gasol jagung di seduh pakai air kaldu ayam, ternyata muncul berentusan (bintik-bintik merah) di dahi nya nida, saya berhenti dulu buat bubur asin, dan kembali kasih nida bubur manis, (seperti bubur labu kuning, tepung ubi, dan bubur kacang hijau).

    kemarin saya coba lagi kasih nida bubur asin (sekarang nida usianya 6 bulan 2 minggu), pakai air kaldu ayam lagi. karena takut masih alergi saya buat air kaldunya lebih banyak dari yang pertama kali saya buat dulu dengan jumlah ayam yg sama. ternyata nida nya ga mau makan, dan bubur nya masih bersisa banyak. kata pengasuhnya buburnya g ada rasanya. hhummm………..

    saya khawatir kalau nida lebih suka yg manis2, ingin ngenalin rasa asin, lagi pula nida sekarang belum pernah dikasih pure sayur, lebih sering buah, gimana y memulainya?

    apakah bintik2 merah karena air kaldu itu akan hilang seiring bertambahnya usia nida?

    mau dong resep bubur asin yang bisa di coba untuk nida?

    tfs;

    • tipsbayi October 9, 2012 at 2:39 am #

      @miranita,

      Memang secara alami bayi lebih menyukai rasa manis ketimbang asin. Jadi harus sabar Bun… :) Perkenalkan berbagai rasa secara bertahap, satu per satu. Satu macam rasa dikenalkan selama 3-4 hari, baru berpindah ke rasa yag lainnya. Jangan dulu mencampur beberapa macam sayur atau lauk.

      Jika ia menolak kaldu ayam, mungkin Anda bisa mencoba yang lain. Nanti kan bisa dicoba lagi.

      Silahkan kunjungi berbagai resep makanan bayi kami…

  8. usman May 22, 2012 at 1:46 am #

    bayi umur 9 bulan apakah makanannya boleh d campur garam???
    trims

    • tips-bayi May 22, 2012 at 12:55 pm #

      @ usman,

      Pertahankanlah untuk tidak memberikan garam, gula atau bumbu sejenisnya pada makanan bayi Anda sampai bayi Anda berusia lebih dari 1 tahun.. itupun pemberiannya tidak boleh berlebihan.. ;-)

      Fungsi ginjal bayi Anda belum cukup matang untuk menyisihkan kelebihan mineral dalam garam dapur. Maka segala jenis menu dengan kandungan garam dapur, apalagi yang berlebihan, sebaiknya dijauhkan dari menu harian bayi Anda.

      Natrium sudah mencukupi dari bukan garam dapur, tubuh memang membutuhkan mineral natrium yang dapat diperoleh dari garam dapur, namun tak perlu mengonsumsi khusus garam dapur jika natrium yang terkandung dalam bahan makanan alami sudah mencukupi..

      Termasuk kecap, kita tahu garam dapur dalam kecap, kendati namanya kecap manis, kandungan garam dapurnya juga melebihi kebutuhan tubuh..

      Salah satu pengganti garam adalah keju.. silahkan baca artikel terkait:

      http://www.tipsbayi.com/pemberian-keju-untuk-bayi-boleh-tidak.html

  9. Linny April 20, 2012 at 10:38 pm #

    Dear tips boleh gak saya menambahkan air pada kaldu yg sudah jadi dan saya panaskan kembali untuk digunakan lagi..??karna ketika saya mau pake air kaldunya terlihat kurang..thx

    • tips-bayi May 2, 2012 at 4:33 am #

      @ Linny

      Boleh saja, Ibu kasih lagi air matang.
      Pastikan air kaldunya masih bagus tidak basi.

  10. Camilla April 11, 2012 at 6:24 am #

    untuk bayi yang sering diare itu karena apa penyebabnya ya…mohon informasinya..Thanks.

    • tips-bayi April 19, 2012 at 1:11 am #

      @ Camilla,

      Frekuensi BAB yang sering pada anak belum tentu dikatakan diare apabila konsistensi tinjanya seperti hari-hari pada umumnya. Seorang ibu dapat mengetahui kapan anaknya terkena diare, dan bergantung pada situasi anak.. ;-)

      Banyak hal yang dapat menyebabkan diare. Bila bayi maupun anak Anda diare, bisa saja dikarenakan adanya parasit, infeksi bakteri maupun virus, antibiotik, atau makanan.

      * Infeksi virus
      Virus yang paling banyak menimbulkan diare adalah rotavirus.
      * Infeksi Bakteri
      Bakteri seperti Shigella, Vibrio cholera, Salmonella (non thypoid), Campylobacter jejuni maupun Escherichia coli bisa saja merupakan
      penyebab diare pada buah hati anda. Anak anda kemungkinan mengalami diare akibat infeksi bakteri jika diare yang dialaminya sangat hebat, diikuti dengan kejang, terdapat darah di tinjanya, serta demam.
      * Parasit
      Infeksi akibat parasit juga dapat menyebabkan diare. Penyakit giardiasis misalnya. Penyakit ini disebabkan parasit mikroskopik yang hidup dalam usus. Gejala giardiasis diantaranya adalah banyak gas, tinja yang sangat banyak dan berbau busuk, perut kembung, serta diare.
      * Antibiotik
      Jika anak atau bayi Anda mengalami diare selama pemakaian antibiotik, mungkin hal ini berhubungan dengan pengobatan yang sedang dijalaninya. Antibiotik bisa saja membunuh bakteri baik dalam usus selama pengobatan. Konsultasikan pada dokter mengenai hal ini. Namun, jangan hentikan pengobatan pada anak anda sampai dokter memberikan persetujuan.
      *Makanan dan Minuman
      Terlalu banyak jus (terutama jus buah yang mengandung sorbitol dan kandungan fruksosa yang tinggi) atau terlalu banyak minuman manis apalagi pemanis buatan dapat membuat perut bayi kaget dan menyebabkan diare.
      *Alergi Makanan
      Alergi makanan merupakan reaksi sistem imun tubuh terhadap makanan yang masuk. Alergi makanan pada bayi biasa terjadi pada bayi yang mulai mengenal makanan pendamping ASI. Protein susu merupakan alergen (penyebab alergi) yang paling umum dijumpai pada bayi. Selain protein susu, alergen yang umum dijumpai adalah telur, kedelai, gandum, kacang, ikan, dan kerang-kerangan. Konsultasikan pada dokter jika anda mencurigai ananda memiliki alergi makanan. Alergi makanan dapat menyebabkan berbagai reaksi (salah satunya adalah diare) dalam waktu singkat maupun setelah beberapa jam.
      * Intoleransi Makanan
      Berbeda dengan alergi makanan, intoleransi makanan tidak dipengaruhi oleh sistem imun. Contoh intoleransi makanan adalah intoleransi laktosa (sangat jarang ditemukan pada bayi). Bayi yang mengalami intoleransi laktosa, artinya bayi tersebut tidak cukup memproduksi laktase, suatu enzim yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa (yaitu gula dalam susu sapi dan produk susu lainnya). Gejala seperti diare, perut kembung, dan banyak gas bisa terjadi bila laktosa tidak terurai. Gejala biasanya muncul sekitar satu atau dua jam setelah mengkonsumsi produk susu..

  11. chika April 10, 2012 at 7:34 am #

    bayi saya hampir 6 bln, untuk pertama kali mkn, bubur berasnya dikasi campuran apa aja?apa hanya dicampur sufor aja?

    • tips-bayi April 17, 2012 at 4:27 am #

      @ chika,

      Benar.. cukup ASI saja.. atau sufor saja..

      Untuk makanan pertamanya sebaiknya bubur susu atau pure buatan Anda sendiri.. Usahakan rasanya tidak terlalu jauh dari rasa makanan pokok sebelumnya ASI..

      Bubur susu.. Anda bisa membuat bubur susu sendiri dari tepung beras putih/ merah..

      Cara membuat tepung beras: Cara membuat tepung beras, cuci beras lalu rendam selama 6 jam untuk beras merah dan 2 jam untuk beras putih, kemudian tiriskan dan disangrai sampai terlihat warnanya menguning kemudian baru di blender jangan lupa disaring..

      Untuk cara memasaknya:

      a. Larutkan tepung beras merah ke dalam air, aduk hingga rata.
      b. Masak di atas api kecil hingga matang. Masukkan brokoli (atau sayuran lain), aduk rata. Angkat.
      c. Tuangkan ASI atau susu formula I cair. Aduk hingga rata. (bisa dicampur pada pancinya atau pada tempat makan ketika penyajian)

      Berikan MPASI sebagai perkenalan 1 kali ,lalu tingkatkan bertahap dengan menambah porsi dan waktu, sesuai dengan kesiapan bayi Anda. Lihat dan perhatikan pengaruh MPASI barunya sampai empat hari. Apabila terlihat cocok tidak menunjukan efek negatif maka bisa Anda lanjutkan dan fariasikan dengan memberikan bahan yang lain..

      Ada baiknya Anda juga kunjungi link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/tuntunan-membuat-makanan-bayi-sendiri.html

  12. suzzan March 28, 2012 at 6:47 am #

    tipssss,,,,, post resep buburnya sekalian dong yang bisa dikombinasikan dengan kaldu diatas,,,,,,

  13. mamah kirana March 23, 2012 at 6:40 am #

    Terima kasih ya tips, infonya sangat membantu sekali, kirana sekarang umurnya sdh 1 tahun, yg saya tau bayi umur segitu udah blh makan mknn org dewasa, bnr ga sih? mksh ya. . .

    • tips-bayi March 28, 2012 at 6:28 am #

      @ mamah kirana,

      Benar.. sudah boleh menu makanan dewasa.. akan tetapi harus melalui tahapan ;-)

  14. dewi March 21, 2012 at 3:32 am #

    Hai tips bayi salam kenal yaa..

    Mo nanya klo air kaldu utk bayi bsa ga dsimpen di lemari es
    Brp lama jangka wktunya..txs tips

    • tips-bayi March 24, 2012 at 2:18 am #

      @ dewi,

      Salam kenal juga.. :-)

      Daging atau kaldunya yang disimpan di dalam lemari es pada suhu 0-4 °C akan tahan selama 1-2 hari. Penyimpanan di dalam lemari pembeku (freezer) di dalam lemari es 1 pintu bisa bertahan selama 2 bulan, sedangkan dalam freezer di lemari es 2 pintu (pintu freezer terpisah) tahan selama 3-4 bulan.. ;-)

  15. mamanya putri March 16, 2012 at 6:31 pm #

    dear tips,

    thanks tips putri skrg dah lahap lg mkannya, oiy tips mau nanya lg umurnya putri sudah 8 bulan tp msi suka mkanan yg di blender,apa itu ga papa tips?coba aku ganti dengan tim saring dia ga mau,pkokny kl teksturnya agak ksar sdikit dia sudah tidak mau,apa itu msih wjar?putri mulai mpasi umur 6 bulan

    • tips-bayi March 21, 2012 at 3:28 am #

      @ mamanya putri,

      Menolak itu WAJAR..
      Tidak apa-apa sih.. Putri diberi makanan yang di blender, sambil sedikit demi sedikit ditingkatkan tekstur dan porsinya.. bertahap.. ;-)

      Jika sebelumnya bayi Anda masih terbiasa dengan tekstur makanan blender maka rubahlah tekstur makanannya secara bertahap.. jangan membuat bayi Anda kaget dengan rasa atau tekstur makanan barunya.

  16. miyen March 13, 2012 at 3:10 pm #

    Hai tipsbayi salam kenallk kenalkk bkkdxhha

    • tips-bayi March 14, 2012 at 3:16 pm #

      @ miyen,

      Salam kenal kembali.. ;-)

  17. mamanya putri March 8, 2012 at 9:41 am #

    tips pertanyaanku kok ga di jwb ya?di tunggu lo tips jwbnny,trims

    • tips-bayi March 13, 2012 at 4:39 am #

      @ mamanya putri,

      Maaf bu.. terlewat ya..? Keselip.. ;-)

      Bayi susah makan.. memang terkdang demikian bu.. Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan ada beberapa yang harus diperhatikan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi anak Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan anak Anda.

      * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi anak Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai anak Anda.

      * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan anak Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

      * Faktor yang juga turut mempengaruhi selera makan anak Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi anak Anda..

      * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Anda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Anda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

      * Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun anak Anda akan berterima kasih suatu hari nanti ! ;-)

      Untuk menambah nafsu makan Nathan, Anda bisa mencoba memberikan air rebusan kacang hijau..

      Fungsi ginjal bayi Anda belum cukup matang untuk menyisihkan kelebihan mineral dalam garam dapur. Maka segala jenis menu dengan kandungan garam dapur, apalagi yang berlebihan, sebaiknya dijauhkan dari menu harian bayi Anda.

      Natrium sudah mencukupi dari bukan garam dapur, tubuh memang membutuhkan mineral natrium yang dapat diperoleh dari garam dapur, namun tak perlu mengonsumsi khusus garam dapur jika natrium yang terkandung dalam bahan makanan alami sudah mencukupi..

      Termasuk kecap, kita tahu garam dapur dalam kecap, kendati namanya kecap manis, kandungan garam dapurnya juga melebihi kebutuhan tubuh..

      Salah satu pengganti garam adalah keju.. silahkan baca artikel terkait:

      http://www.tipsbayi.com/pemberian-keju-untuk-bayi-boleh-tidak.html

  18. arkan&akram March 3, 2012 at 7:10 pm #

    tips, makasih banyak infonya
    tips tuk penggunaan tulang ayam and cekernya, itu bagi anak dengan riwayat alergi ayam, mempunyai resiko ga?
    tips, dalam resep yang ada di tips mayoritas menggunakan keju dan yougurt, anak saya memiliki alergi terhadap susu sapi.ada info ga tentang keju domba?trus saya pernah dengar kalau yougurt boleh di berikan pada anak dengan alergi susu sapi?apa iya tips?kalau memang ia?boleh kasih info, dimana saya bisa peroleh yougurt tuk bayi/anak.trima kasih sebelum dan sesudahnya ya…………….

    • tips-bayi March 8, 2012 at 3:26 am #

      @ arkan&akram,

      Jika alergi susu sapi maka selain menghindari susu sapi juga harus dihindari adalah produk turunan dari susu sapi seperti yoghurt, keju dan makanan yang mengandung dominan susu sapi. Kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

      Saran kami untuk mengantisipasi alergi, untuk sementara hidari saja dulu perkiraan pencetus alerginya, berikan ASI saja terus.. ;-)

      Ada juga susu kambing dan yoghurt kambing, belum tentu bayi Anda alergi terhadap susu kambing. Anda bisa mencobanya, banyak kok dipasaran..

  19. arkan&akram March 3, 2012 at 7:02 pm #

    trima kasih banyak to tips bayi, berguna banget infonya
    maaf tips, saya mau tanya. anak2 saya ada riwayat alergi(asma) tuk kaldu ceker ayam itu bisa jadi pencetus alergi seperti pada ayamnya tdk?

    • tips-bayi March 8, 2012 at 3:16 am #

      @ arkan&akram,

      Jika bayi Anda alergi daging ayam.. maka bisa dipastikan alergi ceker ayam juga.. ;-)
      Anda bisa menggantinya dengan tulang kaki sapi, itu bagus juga lho..

      Tapi perlu diingat.. Alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..

      Tepatnya, mulai sekarang lebih baik Anda hindarkan dulu anak Anda dari pemicu alerginya. Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun.. ;-)

  20. mamanya putri February 29, 2012 at 12:53 pm #

    dear tips,

    putri usiany sudah 8 bulan,skrg mknya aku ganti tim saring yg sblumnya bubur susu dn puree aj,tp kok susah bnget ya tips mkanya?truz jg perna bbrp kli di suapin mknan yg mgandung gram,ap itu jg pngaruh trhdp npsu mknya?

  21. irene Bunda zahrah February 18, 2012 at 2:53 pm #

    Tq, aq jd g nyaman menyimpan kaldu.. G repot lg dech setiap hari.

    • tips-bayi February 25, 2012 at 2:57 am #

      @ irene Bunda zahrah,

      Sama-sama.. ;-)

  22. mama Rafi February 3, 2012 at 8:21 am #

    terima kasih atas resep kaldunya.ini menambah pengetahuan saya,krn seblm baca onfo ini,sy buat resepnya tdk selengkap ini.trims

  23. bundanya rena January 11, 2012 at 8:28 am #

    TB mo nanya nih : mungkin nggak sih kepala bayi anget (lmyn panas sih) merupakan salah satu tanda alergi. soalnya td pagi aq ksh maem putriku kuning telur ayam kampung, maemnya sih hbs cm 5 jam setelah itu dia kok anget ya kepalanya…

    • tips-bayi January 12, 2012 at 3:43 am #

      @ bundanya rena,

      Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

      Badan anget atau bayi Anda demam bisa beberapa kemungkinan, karena panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

      Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:

      *Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat C.

      *Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :

      - Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
      - Suhu meningkat diatas 39 derajat C ;
      - Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah, mual muntah, sakit kepala hebat, sakit perut, timbul rash pada kulit, kesulitan pernafasan, atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.

      Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat.. ;-)

      Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

  24. bunda faqih January 10, 2012 at 6:42 am #

    Dear tips…anakku skarang usianya 8 bulan. biasanya maemnya pake bubur cerelac,sun dsb,,,ga apa2 tuh…? trus kalo dikasi makan bubur yg teksturnya agak padat dia langsung muntah,,,bagaimana ya menyiasatinya

    • tips-bayi January 11, 2012 at 3:27 am #

      @ bunda faqih,

      Meskipun katanya gak apa-apa.. Tapi memang sebaiknya jangan Anda biasakan memberikan makanan instan. Apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet.. ;-)

      Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

      1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
      2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
      3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
      4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
      5. Mudah
      6. Hemat

      Bayi Anda memuntahkan makanan atau muntah..?
      Jika hanya memuntahkan makanan maka tidak usah khawatir,itu karena belum biasa dengan teksturnya saja..
      Untuk perubahan tekstur dan porsi hendaknya Anda lakukan dengan cara bertahap dan perlahan..

      Tapi jika bayi Anda sering muntah.. Berikut penyebab bayi muntah:

      - Tanda Alergi

      Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

      - Pemakainan gurita.
      Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

      - Posisi menyusui atau makan
      Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

      - Tersedak

      - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh.
      Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

      - Dan mungkin bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..

  25. bunda muthi December 13, 2011 at 6:59 am #

    mau tanya nih, untuk tips sayuran kok pake tulang ayam ya? bukan nya sayuran doank ya? fungsi dari tulang ayam ini apa ya dikaldu sayuran, kalo tidak usah dipakai tulang nya bisa gak?

    • tips-bayi December 20, 2011 at 3:42 am #

      @ bunda muthi,

      Bisa saja bu.. ;-)
      Tadinya biar lengkap proteinnya juga.. :-)

  26. nabilah December 12, 2011 at 7:13 pm #

    anakku umur 5,5 blnaku coba kasi rice cereal campur ASI tp ko BAB nya susah ya keluarnya cuma sedikit tp ga keras

    • tips-bayi December 20, 2011 at 3:23 am #

      @ nabilah,

      Perbanyak ASI-nya.. ;-)
      Untuk BAB bayi yang terlihat ngedennya seperti susah, memang terkadang terjadi demikian, disamping bayi Anda masih belajar itu wajar karena sistem pencernaan bayi dan pembentukan enzim pencernaan pun belum sempurna. Itu masih NORMAL.. Wajar apabila setelah bayi Anda mendapatkan MPASI, frekuensi dan bentuk BAB bayi Anda berbeda dengan sebelumnya. Sejauh bayi Anda tidak rewel dan tidak memperlihatkan tanda-tanda yang mencurigakan lainnya..

      Usaha lain yang bisa Anda lakukan apabila bayi Anda susah BAB..

      * Bantulah bayi Anda dengan melakukan olahraga kecil, dengan cara menekuk lutut bayi kearah perutnya secara lembut beberapa kali, yang akan membantu untuk mengeluarkan feses
      * Mandikan dengan air hangat.
      * Oleskan baby oil di daerah sekitar anus bayi.

  27. Mommy Diva December 11, 2011 at 2:59 pm #

    Tips mau tanya donk. Anak saya umur 7,5 bulan. Waktu usia 6 bulan BB 8 kg. Tapi skrg turun jadi 7,5 kg. Fyi, diva ASI X n MPASI buat sendiri 2x sehari (pagi & sore), buah 2x 2 jam setelah makan pagi & 1 jam sebelum makan sore. Siang makan biskuit susu+kacang hijau. Sy sedih BBnya turun. Mohon jawabannya ya Tips. Makasi bgt.

    • tips-bayi December 20, 2011 at 2:01 am #

      @ Mommy Diva,

      BB bayi Anda NORMAL dan masih bagus karena termasuk 95% BB normal untuk bayi Indonesia. Anda jangan terlalu khawatir..
      Bagus sekali Anda memberikan MPASI buatan sendiri, pertahankan.. Jadwal makannya juga bagus.. ;-)

      Pertambahan berat badan bukan masalah hitam-putih. Maksudnya, kalau berat badan bayi Anda ringan lantas dia dianggap sakit-sakitan atau saat bayi Anda terlihat gemuk langsung disimpulkan dia sebagai bayi sehat… Kurus atau gemuk bisa saja turunan lho.. ;-)

      Secara umum pertambahan BB dapat dikategorikan dalam hitungan sebagai berikut:

      * Triwulan pertama : 600- 1200 gram per bulan

      * Triwulan kedua : 500-600 gram per bulan

      * Triwulan ketiga : 350-450 gram per bulan

      * Triwulan keempat : 150-250 gram per bulan

      Untuk memastikan apakah bayi Anda masih dalam kategori normal, kurang atau berlebih, Anda dapat mengecek atau membandingkannya melalui kurva Lubchenko yang terdapat pada buku pantau tumbuh-kembang bayi atau KMS (Kartu Menuju Sehat) dari Puskesmas atau Rumah Sakit. Nah, berdasarkan kurva tersebut, parameter untuk mengetahui pertumbuhan bayi tidak hanya dilihat dari pertambahan BB, tapi juga tinggi badan dan ukuran lingkar kepala..

      Bagaimana perkembangan kemampuannya..? Bagus kan..? ;-)

  28. Mama Agatha October 25, 2011 at 6:24 am #

    Tips bayi terima kasih yach tips2nya sangat membantu saya , bunda Mirna@ sama bun, anakku agatha jga sudah 9 bulan belum numbuh gigi tapi saya kasih bubur kasar dalam arti bubur itu digiling saja ga disaring

    • tips-bayi December 1, 2011 at 3:37 am #

      @ Mama Agatha,

      Sama-sama.. ;-)
      Terima kasih juga Anda selalu setia di milis ini..

  29. Lina October 13, 2011 at 6:21 am #

    Berapa hrkalduny bs disimpan?tq

    • tipsbayi November 14, 2011 at 4:04 am #

      @ Lina,

      Apabila penyimpanannya bagus dan higienis. Kaldu bisa bertahan dalam frezer selama satu bulan dan dalam kulkas bisa bertahan dua hari.. ;-)

  30. mama Azka October 10, 2011 at 4:43 am #

    hai tips..
    skrg ini kan susah dapati ceker ayam kampung, boleh gk sih pake ceker ayam potong?
    thanks..

    • tipsbayi November 5, 2011 at 3:41 am #

      @ mama Azka,

      Ayam potong atau ayam sayur..? Boleh juga kok.. ;-)

      Tapi untuk pertimbangan.. Perbedaan antara ayam kampung dan negri (ayam sayur) terletak pada kandungan air dan lemak. Pada ayam negeri memiliki kandungan air dan lemak lebih tinggi dibandingkan dengan ayam buras atau kampung. Karena itu saat dimasak akan mengeluarkan banyak cairan dan lebih cepat empuk meskipun lebih banyak menyusut. Ayam kampung lebih sedikit kandungan air dan lemaknya.

      Pada hewan dan manusia, berbagai racun tubuh dapat terakumulasi salah satunnya di kulit dan lemak. Dan perlu kita ketahui pada proses pemeliharaan ayam negeri banyak sekali penggunaan salah satunya obat-obatan hormonal dan sintetik. Salah satunya golongan obat penggemuk dan penambah nafsu makan, dan ini biasanya diberikan lewat suntikan dan makanan tambahan.

      Untuk mengurangi efek negative dari kandungan buruk dari ayam negeri, maka coba hindari mengkonsumsi kulit dan lemak dari ayam tersebut. Semoga Anda dapat sedikit memahami perbedaan ini.. ;-)

  31. bunda Mirna October 5, 2011 at 11:03 pm #

    baby kanza skrg dah 9 bln tp blum kluar giginya boleh ga saya kasih bubur kasar ?
    thanx b4

    • tipsbayi October 6, 2011 at 5:53 am #

      @bunda Mirna,

      Boleh saja dicoba dan lihat reaksinya.

  32. rully rizal September 8, 2011 at 6:28 am #

    R?zqÿ akan berusia 8bln sept ini,tp lahir prematur dgn berat 1,5kg. Saat ini sdh MPASI puree, kira2 kpn sebaiknya mulai belajar maem bubur saring, kaldu dan tepung2an? Terus terang s?y? agak takut utk memulainya karena usia sbnrnya ߪ?ü 6,5bln.

    • tipsbayi September 19, 2011 at 4:11 am #

      @ rully rizal,

      Rizky sekarang sudah 8 bulan ya..? :-) Sebelumnya kami sudah katakan pada ibu yang lain, tidak ada tabel atau ketentuan perkembangan “rata-rata” untuk bayi prematur.

      Sepertinya Rizky sudah siap menerima MPASI bubur saring. Anda bisa mencoba memberikannya dari tekstur cair dan bubuhkan ASI sebagai campurannya lebih banyak agar rasanya tidak jauh dengan rasa ASI..

      Apakah Rizky sudah memperlihatkan tanda-tanda berikut?

      * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
      * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
      * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
      * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok

      Hanya saja.. Jangan Anda biasakan memberikan makanan instan. Apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet..

      Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

      1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
      2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
      3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
      4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
      5. Mudah
      6. Hemat

  33. febri May 1, 2011 at 2:51 pm #

    anak saya habis diare, trus terang saya jadi takut milih makanan pendamping asinya, usianya 8 blan. kira-kira makanan yang bisa memicu terjadinya diare ada ndak? trimaksih atas jawabannya

    • tipsbayi May 3, 2011 at 4:29 am #

      @ febri,

      Benar.. Diare bukanlah penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu:

      1. Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit.
      2. Alergi terhadap makanan atau obat tertentu.
      3. Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti: Campak, Infeksi telinga, Infeksi tenggorokan, Malaria, dll.
      4. Pemanis buatan

      Berdasar metaanalisis di seluruh dunia, setiap anak minimal mengalami diare satu kali setiap tahun. Dari setiap lima pasien anak yang datang karena diare, satu di antaranya akibat rotavirus. Kemudian, dari 60 anak yang dirawat di rumah sakit akibat diare satu di antaranya juga karena rotavirus.

      Di Indonesia, sebagian besar diare pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi rotavirus. Bakteri dan parasit juga dapat menyebabkan diare. Organisme-organisme ini mengganggu proses penyerapan makanan di usus halus. Dampaknya makanan tidak dicerna kemudian segera masuk ke usus besar.

      Selain karena rotavirus, diare juga bisa terjadi akibat kurang gizi, alergi, tidak tahan terhadap laktosa, dan sebagainya. Bayi dan balita banyak yang memiliki intoleransi terhadap laktosa dikarenakan tubuh tidak punya atau hanya sedikit memiliki enzim laktose yang berfungsi mencerna laktosa yang terkandung susu sapi.

      Tidak demikian dengan bayi yang menyusu ASI. Bayi tersebut tidak akan mengalami intoleransi laktosa karena di dalam ASI terkandung enzim laktose. Disamping itu, ASI terjamin kebersihannya karena langsung diminum tanpa wadah seperti saat minum susu formula dengan botol dan dot.

      Diare dapat merupakan efek sampingan banyak obat terutama antibiotik. Selain itu, bahan-bahan pemanis buatan sorbitol dan manitol yang ada dalam permen karet serta produk-produk bebas gula lainnya menimbulkan diare.

      Orang tua berperan besar dalam menentukan penyebab anak diare. Bayi dan balita yang masih menyusui dengan ASI eksklusif umumnya jarang diare karena tidak terkontaminasi dari luar. Namun, susu formula dan makanan pendamping ASI dapat terkontaminasi bakteri dan virus.. ;-)

  34. Lori April 9, 2011 at 5:39 pm #

    Ijin COPAS ya cz takut lupa klo mau buatin makanan buat Gilbert.Thx

  35. anna March 18, 2011 at 8:26 am #

    Tipsbayi, mau tanya neh gimana ya biar bayi saya doyan makan buah (6,5 bulan) karena saya coba kasih buah (pisang ambon, pepaya, alpukat, apel kukus, sari pir hijau, sari jeruk baby) selalu muntah padahal baru 1 suap kecil aja. -??•-??•??•?†???k ????•??•?-??•-? .

    • tipsbayi May 3, 2011 at 4:09 am #

      @ anna,

      Wah.. maaf keselip nih.. baru dijawab.. ;-)

      Agar bayi Anda suka buah.. Selain dengan cara terus DIBIASAKAN, Anda juga bisa membuat fariasi MPASI nya dengan rasa buah dan apabila bayi Ada sudah bisa memegang dan sudah mulai belajar mengunyah Anda juga bisa mulai memberikan ‘finger food’ sayuran kukus atau potongan buah biasanya usia mulai 7,5 atau 8 bulan ..

      Orang tuanya senang buah..? ;-)

  36. efi December 29, 2010 at 10:05 am #

    tips nya bermanfaat bgt,apalagi bagi saya yg gak bs masak…
    jadi gak pusing mikir menu apa u/ anak saya,tq…

  37. verani December 16, 2010 at 2:39 pm #

    kaldu2 ini airnya langsung di berikan ke bayi atau untuk campuran air pada pembuatan bubur saring (tim) pada bayi?…

    • tipsbayi January 10, 2011 at 1:53 am #

      @ verani,

      Kaldu sebaiknya dijadikan campuran bubur atau makanan bayi Anda.. ;-)

  38. nuri bundany jagad December 13, 2010 at 8:56 am #

    tips,kok lma..oiya dkt lg tips.kl jagad lg diare,buah,sayuran dan lauk apa yg boleh diberikan?

  39. nuri bundany jagad December 6, 2010 at 12:07 pm #

    tips,jagad lg diare dh smgguan.tp skr dh mulai smbuh.apa mgkn krn ak ngasih maemny trlalu kasar ya jd pncrnakan jagad blm siap jd ny bkin diare?untgny jagad anakny ttp aktf dn brt bdnny jg msh 10,2kg/8bln…

    • tipsbayi January 10, 2011 at 1:50 am #

      @ nuri bundany jagad,

      Wah.. mohon maaf lama ya..? Keselip.. ;-)

      Banyak kemungkinan penyebab diare Jagad, tapi dengan terlihat Jagad aktif, tidak rewel dan BB tidak berkurang.. maka Anda jangan terlalu khawatir.. bisa juga karena adaptasi makanan barunya

      Selama diare, bagus Anda memberikan buah pisang, sayuran dan lauknya apa saja yang biasa Anda berikan pada Jagad. Jangan dulu Anda berikan menu baru..

  40. nuri bundany jagad November 29, 2010 at 7:47 am #

    tips,mw nanya lg.jagad dh 8 bulan 1mgg.ak dh mulai ngasih maem bubur nasi lembek,syurn trpisah yg ak cincang kcl2.krn kykny kl maem yg ada kuah2ny gt jgad lbh suka.giginy dh tmbh 5 jd uda pinter mengunyah.kira2 dh boleh kan ak ngsh maem spt it?mksh tips

  41. bunda zahra November 22, 2010 at 3:16 pm #

    Hai Tips. Sekarang Zahra dah berumur 6 bulan 20 hari. sudah 20 hari zahra mulai makan, tapi semenjak hari pertama makan BABnya kok hijau semua ya. selama 20 hari ni baru saya kasi bubur nasi, bubur kentang, bubur wartel n bubur kacang hijau campur beras merah. Normal gak kalau BABnya hijau semua.

    • tipsbayi December 2, 2010 at 5:09 am #

      @ bunda zahra,

      BAB hijau masih normal tetapi tidak boleh terus-menerus muncul, berarti makanan atau sufor yang bayi Anda konsumsi mempunyai kandungan gula & laktosa tinggi tapi rendah lemak..

      Berikan makanan dengan gizi seimbang. Pemberian gizi tidak hanya satu segi saja, tetapi harus seimbang antara pemberian protein, karbohidrat, lemak, kalori, dan vitamin. Sumbernya pun tidak harus yang mahal, lebih baik dari yang murah. Seperti protein, tak harusdari hewani saja. Dari nabati pun bisa. Misalnya bayi diberi tahu dan tempe.. ;-)

      Pintar-pintarlah Anda memfariasikan MPASI-nya agar bayi Anda tidak cepat bosan. Bagus sekali jika Anda memberikan bayi Anda makanan buatan Anda sendiri.. Karena apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet.. ;-)

  42. bunda jagad November 17, 2010 at 12:43 pm #

    tips,mkasi bnyk.dh smggu ini jagad buburny ak tmbhin keju kraft cheddar,dn maemny jd lahap bgt,krn ak blm brani ngsh garam.skr yg mw ak tanyain,jagad mam bubur 2x shr pg dan sore,siang ak ksh puree buah.kira2 kurang pa ga yg makanan yg dbthkn tubuh jagad krn dia trgolong aktif ga bs diem?

    • tipsbayi December 2, 2010 at 4:32 am #

      @ bunda jagad,

      Lahap juga Jagad ya..? Bagus tuh.. ;-)
      Anda bisa mencoba menambahkan jadwal makan satu kali lagi. Kalau memang terlihat jagad masih berminat bahkan menyambut baik hidangan barunya.. Maka teruskanlah..
      Dan untuk jadwal makan buahnya tetap saja jangan sampai dikurangi..

      Untuk Jadwal makannya ada baiknya Anda membaca artikel berikut:

      http://www.tipsbayi.com/mengenalkan-mpasi-setelah-bayi-berusia-6-bulan.html

  43. bunda jagad November 8, 2010 at 7:43 am #

    tips,thx dh ksh msukn.ak dh cb bkn bubur nasi labu kuning pake kaldu ceker dksh sledri,daun bwng,tomat,daun salam.tp kok jagad ttp nutup mulut ya?buburny ak saring mksdku biar mulai trbiasa bertekstur.jagad umr 7,5bln bb 10,2kg.skr emg lg flu.yg ak tanykn,apa krn flu it jd jagad g nfsu maem ato emg blm trbiasa mam yg agk kasar?thx y tips

    • tipsbayi November 13, 2010 at 4:15 am #

      @ bunda jagad,

      Benar.. Karena flu nafsu makan Jagad akan sedikit berkurang. Dan jangan lupa, sebelum Anda memberikan makanan baru pada Jagad sebaiknya Anda mencoba dahulu rasanya apakah enak atau aneh.. ;-)

      Agar Jagad bisa cepat beradaptasi dengan makanan barunya, maka buatlah rasa makanan barunya tidak jauh dengan makanan pokok sebelumnya yaitu ASI. Berikan campuran ASI atau susunya lebih banyak.

  44. bunda jagad November 3, 2010 at 4:59 am #

    dear tips,bubur apa y yg enk dn bs menambh nfsu mkn by.sy pgn kasih jagad kaldu2an gt,blm tk cb sih.amis g y?ksh resep maem yg mantap dong biar jagad maemny lahap.slma ini br bubur dgn tmbhn sufor yg sy brikn.thx

    • tipsbayi November 6, 2010 at 7:33 am #

      @ bunda jagad,

      Agar tidak amis.. Anda bisa membubuhkan bumbu masak alami pada makanannya.. Contoh bumbu alami adalah bawang bombai, bawang merah, bawang putih, bawang daun, seledri, salam, serai, daun jeruk, kemangi, lengkuas, kunyit, kencur. Hanya saja untuk ini Anda perlu melihat dan menyesuaikan minat bayi Anda..

      Kalaupun Anda membubuhi makanan bayi Anda dengan bumbu alami jangan sampai terlalu merubah rasa hingga bisa saja bayi Anda malah menolak makanannya..

      Untuk resepnya, agar Jagad maemnya lahap.. Anda bisa memilih dan mencoba resep-resepnya d:

      http://www.tipsbayi.com/category/makanan-bayi
      http://www.tipsbayi.com/mengenalkan-mpasi-setelah-bayi-berusia-6-bulan.html

      Semoga bermanfaat.. ;-)

  45. eka October 29, 2010 at 3:17 pm #

    kaldu yang dibuat bisa tahan berapa lama dalam kulkas?
    terima kasih

    • tipsbayi November 2, 2010 at 3:41 am #

      @ eka,

      Apabila penyimpanannya bagus dan higienis. Kaldu bisa bertahan dalam frezer selama satu bulan dan dalam kulkas bisa bertahan dua hari.. ;-)

  46. Faizah October 11, 2010 at 3:45 am #

    anak saya 2 hari lagi 8 bln, hari ini saya beri nasi tim saring kaldu ikan? kira2 bahaya nggak ya? soalnya udah 2 minggu saya beri nasi tim saring kaldu ayam, saya takut anak saya bosan, jadi saya ganti kaldu ikan..kira2 aman nggak ya?

    • tipsbayi October 12, 2010 at 3:51 am #

      @ Faizah,

      Anda bisa mencobanya sedikit dulu. Apabila setelah pemberian pertama tidak Anda temukan tanda-tanda alergi pada bayi Anda, maka Anda bisa meneruskan pemberian ikan pada pada bayi Anda.

      Apabila melihat usia bayi Anda, sebenarnya bayi Anda sudah aman kok.. ;-)

  47. @intan sd October 8, 2010 at 2:12 am #

    dear tips,
    mengenai garam neh, dokter anak sy kok membolehkan ya, asal tdk berlebihan katanya. sy ksh garam pd makanan anak sy wkt anak sy umur 7bln, krn ASI eksklusive jd umur 7bln baru sy ksh makan bubur.. thx.

    • tipsbayi October 9, 2010 at 3:30 am #

      @intan sd,

      Hmm.. Gitu ya.. Baiklah, ini merupakan masukan dan bahan pertimbangan bagi kita semua. Terima kasih atas masukannya.. ;-)

  48. tipsbayi October 6, 2010 at 3:18 am #

    @ joiceline wenathan,

    Hmm.. Tapi warna keseluruhan kuning kan..? Itu tidak apa-apa kok.. ;-)

  49. joiceline wenathan October 5, 2010 at 8:20 am #

    dear tips,

    bayi saya baru 4bln, skrg saya sudah mulai kasi mkn bubur n pisang, tetapi hasil BABnya ada sejenis bintik2 hitam…apakah itu karna getah pisang, ato apa ya? mohon petunjuknya….thx

  50. tipsbayi September 28, 2010 at 4:09 am #

    @ alifa,

    Penyedap, garam, gula berlebihan, sebaiknya jangan dulu.. Fungsi ginjal bayi Anda belum cukup matang untuk menyisihkan kelebihan mineral dalam garam dapur. Maka segala jenis menu dengan kandungan garam dapur, apalagi yang berlebihan, sebaiknya dijauhkan dari menu harian bayi Anda..

    Termasuk kecap, kita tahu garam dapur dalam kecap, kendati namanya kecap manis, kandungan garam dapurnya juga melebihi kebutuhan tubuh..

    Jadi sebaiknya Anda tunda dahulu pemberian garam atau bumbu sejenisnya pada makanan bayi Anda sampai bayi Anda berusia lebih dari 1 tahun.. itupun pemberiannya tidak boleh berlebihan.. ;-)

  51. tipsbayi September 28, 2010 at 3:57 am #

    @ momnya valley,

    Untuk menghilangkan rasa amis bubur campuran ikan atau pada kaldu, Anda bisa membubuhkan bumbu masak alami. Contoh bumbu alami adalah bawang bombai, bawang merah, bawang putih, bawang daun, seledri, salam, serai, daun jeruk, kemangi, lengkuas, kunyit, kencur. Hanya saja untuk ini Anda perlu melihat dan menyesuaikan minat bayi Anda..

    Kalaupun Anda membubuhi makanan bayi Anda dengan bumbu alami jangan sampai terlalu merubah rasa hingga bisa saja bayi Anda malah menolak makanannya..

    Sudah biasa bayi bahkan kita akan sensitif pada rasa-rasa makanan baru. Terlebih bayi .. Maka dengan dibiasakan juga lama-lama akan tidak sensitif lagi.. ;-)

  52. mommy marsya September 28, 2010 at 2:50 am #

    Alifa : maaf cm mau share aja,kl dr yg sy baca website,artikel,n buku, bayi dibawah 1 thn jgn dulu dkasi perasa semacam garam n gula krn akan memperberat kerja ginjal bayi,selain itu,bayi jg msh belum mengenal rasa,dg memberikan perasa garam/gula hny akan menciptakan suatu standar rasa buat bayi itu sdiri…

  53. alifa September 23, 2010 at 1:59 pm #

    saya punyabayi usia 10bulan sampai saat ini saya kalaumembuatkan makanan selalu saya kasih garam. tollong dong berikan alasan apa yg membuat bayi tidak boleh makan makanan yg diberukn garam

  54. momnya valley September 23, 2010 at 10:25 am #

    hai tips, aku nyoba buat kaldu dari tulang ayam. kok amis banget ya? valley 8 bln dan sangat pemilih soal makanan. klo rasanya g cocok , langsung muntah. gmn ya caranya ngurangin rasa amisnya? trus ada tips buat bikin dia g sensitif soal rasa lagi g ya? thanks b4. aku tunggu tips2 berikutnya ya…

  55. tipsbayi September 23, 2010 at 2:05 am #

    @ jeani,

    ASI mau..? Jangan dipaksa karena hanya akan menyebabkan trauma..
    Adakalanya bayi tidak ada atau berkurang nafsu makannya. Selain Anda memvariasikan makanannya, Anda juga harus mencari PENYEBABNYA..

    Bisa saja sedang kurang sehat, ada yang tidak enak yang dirasakannya atau mau tumbuh gigi..

    Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

  56. jeani September 22, 2010 at 3:34 am #

    dear tips

    bayi saya kok skarang susah makan sama minum sufor ya tips…walau dah coba menu yang beragam n pake kaldu sapi tapi tetap makannya malas n malah dibuang. tolong kasih tips nya dong supaya bayi saya bisa makan….btw umurnya dah 6 bulan lebih. thanx

  57. tipsbayi September 21, 2010 at 4:13 am #

    @ adies,

    Semua air kaldu di atas bisa diberikan untuk bayi 6 bulan, hanya untuk kaldu ikan saja dianjurkan diberikan pada bayi usia 8 bulan..

  58. adies September 20, 2010 at 8:21 am #

    air kaldu boleh di berkan untuk makanan bayi apa saja ya?dan untuik bayi umur berapa?

  59. tipsbayi September 17, 2010 at 2:24 am #

    @ Mom Delv,

    Contoh ikan kakap merah.. Meskipun demikian pada prinsipnya ikan apa saja bisa kok.. Dengan daging ikannya bisa dan bagus.. :-)

    Tapi kalau hanya untuk membuat kaldu saja, tulangnya sudah cukup..

    Sukses juga buat Anda.. ;-)

  60. Mom Delv September 16, 2010 at 2:57 pm #

    Trims bgt tips bayi.. nambah pengetahuan lagi nih buat menu mkn si kecil.. ;)
    Tlg tnya klau tulang ikan bolehnya ikan apa ya? kalau direbus ama ikannya boleh? masa tulangnya saja? =)
    Trims b4 Tips.. Salam Sukses…

  61. tipsbayi September 9, 2010 at 9:34 am #

    @ detta,

    Anda bisa menyimpannya dalam kulkas dan dihangatkan lagi ketika akan diberikan kepada si kecil.

  62. detta September 5, 2010 at 4:55 am #

    bisa tahan brp lama? Atau hanya u/ skali pemakaian? Tks

Trackbacks/Pingbacks

  1. Masakan Ayam Rame dari Dahan Dasar Ayam - September 4, 2010

    [...] Membuat Kaldu untuk Bayi | Makanan Bayi Other Related Posts: [...]

Leave a Reply