Pertanyaan Seputar Imunisasi
Apakah tidak mengapa jika bayi menerima banyak suntikan sekaligus?
Ya, tidak mengapa. Banyak penelitian menunjukkan bahwa tubuh anak – termasuk bayi – dapat menerima beberapa suntikan sekaligus. Jadi, menerima beberapa vaksinasi sekaligus merupakan hal yang aman bagi bayi Anda. Vaksin kombinasi (vaksin combo) dapat membantu melindungi anak Anda dari beberapa jenis penyakit dengan sekali suntikan.
Bukankah bayi memiliki kekebalan alami?
Bayi memang memperoleh semacam kekebalan (perlindungan) sementara dari ibunya selama beberapa minggu pertama kehamilan, namun hany terhadap jenis penyakit yang mana sang ibu juga kebal terhadapnya. Antibodi ini biasanya tidak bertahan lama, sehingga bayi menjadi rentan terhadap penyakit.
Bukankah sudah banyak penyakit yang berhasil diatasi?
Dengan program imunisasi, memang terlihat banyak penyakit yang dulunya banyak ditemui, sekarang sudah jarang timbul di tengah-tengah masyarakat. Namun para ahli menyimpulkan, jika program imunisasi dihentikan, atau dikurangi intensitasnya, yang ditakutkan adalah timbulnya kembali berbagai penyakit tersebut sebagai wabah.
Benarkah sebagian vaksinasi dapat menyebabkan autis?
Berbagai penelitian yang telah diadakan telah sampai pada kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara imunisasi/vaksinasi dengan autis.
Dapatkah saya menunggu hingga anak saya masuk sekolah, kemudian mengejar ketinggalannya dalam program imunisasi?
Walaupun bisa, namun para ahli menyarankan agar segera melakukannya, ketika anak masih bayi. Dengan demikian, si anak sejak bayinya akan terlindungi dari berbagai penyakit berbahaya. Mereka selalu mengatakan, “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!”
Mengapa anak saya harus diberi vaksin cacar, padahal cacar bukan penyakit yang berbahaya?
Cacar bisa menjadi penyakit berbahaya untuk anak-anak jika bagian yang melepuh terinfeksi. Lebih baik berjaga-jaga.
Anak saya sedang sakit. Apakah ia tetap bisa disuntik vaksin?
Secara umum tidak mengapa. Coba konsultasikan dengan dokter Anda, namun pada umumnya, tidak mengapa jika imunisasi dilakukan pada anak-anak yang sedang sakit ringan seperti pilek, demam ringan, atau diare.
Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak
| Jenis Vaksin | Umur Pemberian Vaksinasi | ||||||||||||||||||
| Bulan | Tahun | ||||||||||||||||||
| Lhr | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 9 | 12 | 15 | 18 | 24 | 3 | 5 | 6 | 7 | 10 | 12 | 18 | |
| BCG | 1 kali | ||||||||||||||||||
| Hepatitis B | 1 | 2 | |||||||||||||||||
| Polio | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||||||||||||||
| DTP | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 (Td) | 7 (Td) | ||||||||||||
| Campak | 1 | 2 | |||||||||||||||||
| Hib | 1 | 2 | 3 | 4 | |||||||||||||||
| Pneumokokus (PVC) | 1 | 2 | 3 | 4 | |||||||||||||||
| Influenza | Diberikan 1 tahun 1 kali | ||||||||||||||||||
| Varisela | 1 kali | ||||||||||||||||||
| MMR | 1 | 2 | |||||||||||||||||
| Tifoid | Setiap 3 tahun | ||||||||||||||||||
| Hepatitis A | 2 kali – interval 6-12 bulan | ||||||||||||||||||
| HPV | 3 kali | ||||||||||||||||||
Sumber: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Cara Kerja Imunisasi
Imunisasi dimaksudkan untuk melindungi anak-anak dari serangan penyakit menular, dengan cara membantu tubuh mereka melawan berbagai penyakit tersebut.
Dalam proses imunisasi, bayi atau anak akan diberi vaksin dan biasanya dengan cara disuntik. Vaksin ini sebenarnya mengandung kuman dari penyakit tertentu yang sudah dilemahkan. Ketika kuman lemah tersebut disuntikkan ke dalam tubuh bayi/anak, maka tubuhnya akan bereaksi dengan memproduksi antibodi untuk melawannya.
Dengan demikian, nantinya ketika kuman penyakit yang sebenarnya menyerang sang bayi/anak, antibodi yang sudah diproduksi sebelumnya akan dapat mengalahkannya.

Sekilas tentang Antibodi
Setiap bayi terlahir dengan sistem kekebalan tubuh yang lengkap, yang terdiri dari sel, kelenjar, organ dan cairan yang tersebar di seluruh tubuhnya untuk melawan bakteri dan virus yang menyerang.
Sistem kekebalan tubuh ini akan mendeteksi kuman yang masuk ke dalam tubuh sebagai “penyusup berbahaya” dan menganggapnya sebagai antigen. Selanjutnya ia akan memproduksi sebuah substansi protein yang bernama antibodi untuk melawan kuman tersebut.
Sistem kekebalan tubuh yang normal dan sehat dapat memproduksi jutaan antibodi seperti ini untuk mempertahankan diri terhadap ribuan serangan setiap harinya. Semua ini berlangsung secara alami, sehingga setiap orang tidak merasakan proses serangan dan pertahanan ini.
Banyak antibodi yang menghilang setelah berhasil menghancurkan antigen penyusup, namun sel-sel yang terlibat dalam produksi antibodi tetap bertahan dan menjadi “sel memori”. Sel memori ini akan mengingat antigen penyusup yang pernah menyerang dan akan terus melawannya setiap kali antigen tersebut mencoba menyerang lagi, bahkan hingga puluhan tahun. Perlindungan ini dikenal dengan imunitas.
Vaksin: Antigen yang Sudah Dilemahkan
Vaksin mengandung antigen yang biasa menimbulkan penyakit, namun antigen dalam vaksin ini sudah dibunuh atau dibuat sangat lemah. Sehingga, ketika vaksin disuntikkan ke dalam jaringan lemak atau otot bayi/anak, antigen yang terkandung di dalamnya tidak akan cukup kuat untuk menimbulkan gejala penyakit yang bersangkutan, namun cukup untuk merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi.
Jadi, dengan imunisasi, anak-anak diharapkan dapat memperoleh imunitas terhadap berbagai penyakit tanpa harus menderita penyakit tersebut terlebih dulu…
Artikel yang berhubungan:







Selamat Malam,
Mau tanya sekarang anak saya berumur 4 bulan.
dan selama ini hanya diimunisasi di Posyandu.
jadi sekarang saya mau imunisasi utk yg HIB,
kemarin anak saya terakhir imunisasi combo DPT+ Hepatitis B dan polio (yang ke 2) ditanggal 15 April 2014.
1. Jadi kapan ya waktunya utk imunisasi HIB yg 1, 2, 3?
2. Dan utk DPT yg ke 3 apa bisa digabung dg HIB?
Mohon infonya
Terimakasih
1. Biasanya imunisasi Hib diberikan ketika usia 2, 3 dan 5 bulan, dengan banyak 3 dos. Umur Dos: 2 bulan Dos 1, 3 bulan Dos 2, 5 bulan Dos 3
2. Sekarang memang biasa digabung bun, DPT dan Hib
Btw ngomong2 soal faksin,
Apakah wanita yang sedang program kehamilan/sedang hamil boleh di faksin ??
Mohon jawaban’a,terimakasih.
zee fabella,
Jika perlu, ibu hamil juga boleh divaksinasi. Memang sebenarnya pemberian vaksinasi pada bu hamil tidak wajib, hanya sebatas anjuran. Yang dianjurkan pun hanya vaksinasi tetanus. Akan tetapi, jika Anda merasa perlu, silahkan melakukannya, sepanjang vaksin tidak mengandung virus aktif. Ini karena, saat hamil, daya tahan ibu menurun sehingga pemberian vaksin hidup dikhawatirkan dapat membahayakan janin. Vaksin yang dilemahkan atau mengandung bahan virus/bakteri tidak aktif, terbukti tidak berisiko pada janin..
Ikatan Dokter Anak Amerika Serikat (American Academy of Pediatrics) menyatakan imunisasi terhadap ibu hamil dapat diberikan jika:
. Vaksin tidak mengandung virus aktif yang dapat membahayakan janin.
. Risiko ibu atau janin tereskpos penyakit sangat tinggi, misalnya, karena tinggal di daerah endemi.
. Apa saja vaksin yang biasa diberikan untuk ibu hamil dan kegunaanya?
-Vaksin Tetanus (tetanus toksoid)
- Vaksin Influenza
- Vaksin Hepatitis B
Slmt pagi dokter…
Saat ini anak saya usia 5 thn, waktu masih dia bayi saya rajin beri dia imunisasi…
Buku imunisasinya hilang,Yang saya ingat terakhir saya beri imunisasi BOOSTER,
1 Tlg jelaskan ya tentang IMUNISASI BOOSTER tersebut….
2 Kalau ada imunisasi yang terlewat bgm dokter…. Kira2 imunisasi apa saja???
3 Saat ini anak saya sakit cacar monyet, apakah perlu imunisasi cacar??
tika,
1. Imunisasi Booster adalah imunisasi ulangan untuk mempertahankan kekebalan anak. Contoh, banyak anak yang sudah diimunisasi campak tapi pada usia 5-7 tahun masih terkena campak, meskipun 28% saja. Pada usia lebih 10mui tahun ada ditemui kasus difteri, ini berarti kekebalan anak yang diperoleh dari imunisasi dasar berkurang sesuai bertambah usia anak.
2. Imunisasi ulangan seperti DT, TT nanti ketika di sekolah dasar. Kalau ada imunisasi yang terlewat konsultasikan dengan dokter yang biasa menangani bayi Anda untuk pengulangannya.
3. Cacar monyet atau cacar api, pengobatan yang bisa Anda lakukan di rumah:
• Coba hilangkan lukanya dengan cara merendam area yang terinfeksi dalam air hangat selama 15 atau 20 menit.
• Gosok perlahan dengan handuk kecil atau sabun antibakteri.
• Berikan salep antibiotic.
• Tutupi area itu dengan kasa atau perban plastic yang longgar, jika memungkinkan.
Bagaimana mencegah penularan cacar api?
Salah satu isu utama pada cacar api adalah mengecah penularannya. Contohnya, jika anak anda pilek, pastikan area antara bibir atas dan hidungnya tetap bersih. Hidung seringnya merupakan sumber dari kuman cacar api.
Para dokter menyarankan untuk memberi sedikit salep antibakteri dibawah hidung.
Tindakan pencegahan ini dapat memberantas kuman penyebab infeksi.
mohon info anak saya 9 bulan tapi blm di imunisasi hanya hepatitis B saat lahir. yang saya mau tanyakan apakah bermasalah jika seorang anak tidak diimunisasi?
okha,
Insya Allah tidak akan apa-apa..
Yakinkan dengan pendirian Anda jangan ragu..
Agar sistem imun bayi Anda bagus, berikan ASI sampai usia 2,5 tahun dan berikan nutrisi dengan gizi lengkap..
Dear Tips Bayi..
Ada yang mau saya tanyakan, apakah imunisasi rotavirus itu penting?
mengingat dari semenjak lahir, anak saya tidak pakai asi. dan skr sdh usia 4bln. pada saat umur 2bln, smpat di rotavirus 1, dan skr sdh jadwalnya rotavirus 2. stelah saya liat di kalender IDAI, tdk ada imunisasi rotavirus?
Trims Infonya..
Rubina Ghania Malika,
Semua vaksin pada dasarnya memberikan perlindungan dan punya posisi penting. Tapi diantara sekian banyak imunisasi tersebut, ada vaksin yang benar-benar wajib diberikan pada bayi.
“Saat ini ada 5 imunisasi dasar yang diberikan yaitu hepatitis B, BCG, polio, DPT dan campak.”
Hello dokter,saya menanyakan soal tanda pada suntikan bcg,klw bekas suntikan benjolan merah tp sekarang berubah seperti ada nanahya’normal ngk itu????
eko,
Bayi Anda mengalami abses (kantung berisi nanah). Hal ini merupakan salah satu reaksi dari imunisasi tetapi tidak berbahaya.
Sebaiknya segera kunjungi dokter bayi Anda untuk mengetahui apakah bayi Anda menderita abses atau tidak karena kalau memang benar bayi Anda menderita abses, maka bayi Anda harus mendapat antibiotika. Bila terlalu besar maka harus dilakukan operasi kecil untuk mengeluarkan nanah.
Perlu diketahui bengkak yang terjadi bukan merupakan kesalahan dari vaksin maupun orang yang menyuntik, tetapi lebih disebabkan reaksi bayi terhadap vaksin yang masuk.
dear tips, anak saya sepertinya diimunisasi DPT 1 sebelum waktunya… yaitu pas umur 1 bulan pdhl setelah saya liat jadwalnya seharusnya umur 2 bulan.
yg jadi pertanyaan saya, apakah ada efek sampingnya apabila imunisasi DPT sebelum waktunya ? dan untuk imunisasi DPT 2 apakah harus sesuai jadwal 2 bulan berikutnya setelah imunisasi pertama ? atau sesuai dengan jadwal seharusnya yaitu 4 bulan ?
mohon jawaban dkirim via email juga…
terima kasih
andy,
DPT biasanya tidak diberikan pada anak usia kurang dari 6 minggu, disebabkan respon terhadap pertusis dianggap tidak optimal, sedangkan respon terhadap tetanus dan difteri adalah cukup baik tanpa memperdulikan adanya antibody maternal.
Imunisasi DPT tidak boleh diberikan kepada anak yang sakit parah dan anak yang menderita penyakit kejang demam kompleks. Jiga tidak boleh diberikan pada anak dengan batuk yang diduga mungkin sedang menderita batuk rejan. Bila pada suntikan DPT pertama terjadi reaksi yang berat maka sebaiknya suntikan berikut jangan diberikan DPT lagi melainkan DT saja (tanpa P).
Sebaiknya jarak 2 bulan dari DPT 1, meskipun demikian jadwal tersebut sebaiknya konsultasikan juga dengan praktisi imunisasi yang biasa memberikan pada bayi Anda.. “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!”
bun, gmana cara download Ebooknya?
pedri yunita,
Ebook yang mana Bunda..? 12 Bulan Pertama atau Batita Cerdas..?
Kami kirim via email Bun ya..
Anak sy 13 bln tp blm imunisasi campak,apa msh bisa diimunisasi campak?
husein,
Sebaiknya Anda konsultasikan dengan praktisi imunisasi yang biasa bayi Anda kunjungi untuk imunisasi..
Biasanya masih bisa diberikan usia 12 bulan, ada pendapat juga jika lebih dari 12 bulan sebaiknya langsung MMR. Jadi kemungkinan setiap praktisi imunisasi maka akan sedikit berbeda pendapat, tidak mengapa.. yakinkan saja dengan satu pendapat
Bahkan ada juga pendapat imunisasi bisa menunggu sampai anak masuk sekolah.. Walaupun bisa, namun para ahli menyarankan agar segera melakukannya, ketika anak masih bayi. Dengan demikian, si anak sejak bayinya akan terlindungi dari berbagai penyakit berbahaya. Mereka selalu mengatakan, “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!”
o ya kt istri, vaksin DPT n’ campak da efek samping alergix?? istri jd khawatir u mmvaksinasi bayi kami lg, ktnya klo dah alergi obat dr. ga bisa nyembuhin malah alergix jd makin parah (brdasarkn pengalamanx). Malah sepupu istri 16th kena lupus, ktnya c stlh minum obat yg diresepkn dr. itu gmn ya?
bayi sy da bakat alergi dr ibux skrng 4bln dah 7x imunisasi, di dpn ke2telinga, punggung n’ tangan kananx da bercak putih, suhu badanx normal tp kepalax kadang panas n’ mmerah, sering garuk mata; telinga n’ kepala, trs suka neden2, BABx kdng kehijauan, apa itu efek samping dr imunisasi? Brbahayakh?
@ Budiaman,
Hmm.. Sebaiknya Anda bawa konsultasi ke DSA agar mendapat pemeriksaan dan diagnosa yang tepat.. Tanyakan dengan teliti agar Anda mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya..
BAB bayi Anda hijau masih normal tetapi tidak boleh terus-menerus muncul, berarti makanan atau sufor yang bayi Anda konsumsi mempunyai kandungan gula & laktosa tinggi tapi rendah lemak.. Atau bila bayi disusui ASI berarti cara ibu memberikan ASI kurang tepat/belum benar (yang terhisap oleh bayi hanya foremik saja, dimana sibayi selalu mengisap ASI depan terlebih dahulu yang mempunyai kandungan gula & laktosa tapi rendah lemak yang membuat bayi cepat lapar kembali & ASI belakang yang mengandung banyak lemak akan terhisap setelah foremik habis, padahal hidmik (ASI belakang) inilah yang membuat feses bayi menjadi kuning..
Alergi memang tidak ada obatnya.. Untuk sementara Anda hindari saja pencetus alerginya, berikan ASI sampai usia 2 tahun. Dengan begini maka alergi insya Allah akan berkurang bahkan untuk alergi susu sapi akan hilang..
dok saya mu tanya anak saya usianya 29 buln atw 2 tahun 5 bln tp blom imunisasi hib apa masih bisa diberikan imunisasi ini dok
@sila wati,
Kami hanya pemerhati bayi Bunda, bukan tim dokter seperti yang Bunda sebutkan
Bunda… imunisasi Hib ini jarang disarankan, karena penyakit yang terkait lebih sering ditemukan pada anak yang tinggal di negara yang dingin seperti Eropa dan Amerika. Namun secara umum, jenis imunisasi ini diberikan pada anak sebelum usia 5 tahun. Coba konsultasikan dengan DSA Anda, mungkin dia bisa memberikan imunisasi ‘catch-up’.
sy mau ty,anak saya setelah di imunisasi dpt,hib,polio yg combo,kaki kirinya bengkak.berbahayakah ini?trims
@dora,
Bunda periksakan saja, agar jelas diagnosanya. Mudah-mudahan tidak apa-apa ya Bun…
saya mau nanya,anak saya umur 6 bln,waktu imunisasi DPT yg pertama kaki kiri anak saya bengkak,merah dan biru. . .
1 bulan yg lalu saya tanya sama bidannya cukup di kompres saja,stelah di kompres warna nya kadang biru n kadang merah,
skrg saya disuruh lumuri pake buah pala,tp blom ada reaksinya.
sudah 4 bulan gk sembuh”,sementara paha kaki sebelah kanan yg di suntik dpt 2 dan ke 3 tdk knapa”. . .
bengkaknya makin membesar saja,sebesar buah duku.
apakah itu berbahaya?
apa yg harus saya lakukakan?
mohon infonya. . .
@ayrah,
Waduh Bun, kalau sudah 4 bulan seperti itu sebaiknya diperiksakan Bun ke DSA…
anak saya karena salah pencatatan imunisasi oleh bidan, telah menerima imunisasi yang sama (Polio 2 dan DPT 1) dalam jangka waktu 2 minggu. Dua minggu yang lalu imunisasi oleh bidan Polio 2 dan DPT 1, namun karena bidan salah mencatat, diimunisasi lagi oleh dokter (tempat klinik yang berbeda) Polio 2 dan DPT 1.
Apakah ini berbahaya?
Apa dampaknya bagi anak saya?
Mohon kalau bisa dibalas ke email saya, Thanx Doc
@ade,
Sudah kami jawab lewat email ya Yanda…
slam kenal tips bayi,
saya mau tanya…
apakah imunisasi BCG dapat di combo dengan imunisasi yang lain?
apakah solusi yang terbaik apabila anak kami ketinggalan imunisasi BCG?
anak kami sekarang sudah berumur 10 bln, untuk imunisasi ny udah komplit semua kecuali BCG, ini dikarenakan ada ny kesalahan pada bidan kami. maksih
@Bunda,
Sebaiknya kalau diatas usia 3 bulan belum diberikan, dilakukan uji tuberkulin (mantoux test) dulu untuk melihat apakah si kecil sudah terpapar dengan kuman TBC atau belum. Kalau hasilnya positif, berarti tidak perlu diberikan imunisasi BCG lagi, dan untuk ini silahkan konsultasi dengan dokter anak Anda…
Anak saya baru berumur 3 minggu tapi sudah disuntik vitamin k sebanyak 3 kali, apa tidak apa-apa ya??? adaah pengaruhnya terhadap tumbuh kembangnya nanti
@evy,
Terkait bayi baru lahir, setiap bayi pada dasarnya memiliki kemampuan memproduksi vitamin K sendiri di dalam tubuh. Namun, sebagai antisipasi, pemberian vitamin K memang berguna untuk membantu mencegah pendarahan di otak bayi setelah proses kelahiran.
Yang perlu diingat, pemberian vitamin secara berlebih juga tidak bagus karena bisa menyebabkan keracunan atau alergi. Apalagi masalah sulitnya darah membeku pada bayi yang baru lahir sangat kecil kemungkinannya. Sebaiknya Anda bersikap agak kritis dan jangan malu bertanya kepada yang melalukan penyuntikan, apalagi kalau menyangkut kesehatan bayi Anda…
Thanks atas infonya..
Tapi saya ada pertanyaan untuk imun PVC dan MMR apakah itu imun wajib atau cuma disarankan? kalau kita menolak untuk imun tersebut apakah bisa? dan dampak pengaruh ke baby bagaimana?
@ Retno,
Sebagai bahan pertimbangan Anda, imunisasi MMR termasuk imunisasi anjuran, yang diberikan ketika usia anak 15 bulan. Mengapa 15 bulan? Dianggap anak seusia ini sudah lancar bicara dan jalan.
Untuk anak yang belum lancar bicara dan jalan, pemberian imunisasi ini bisa diundur kok hingga ia berusia 2 tahun…
Imunisasi Pneumokokus (PVC) atau yang dikenal dengan IPD mencegah penyakit pneumonia (radang paru), meningitis atau radang otak, sepsis (keracunan dalam darah), dan infeksi telinga tengah. Imunisasi ini merupakan vaksin kedua yang digunakan untuk mencegah radang selaput otak (HiB adalah yg pertama). Vaksin ini memberikan kekebalan terhadap 7 strain bakteri pneumokokus penyebab terbanyak infeksi serius yang disebabkan oleh kuman pada anak.
Bayi harus mendapatkan vaksin ini sebanyak 4 dosis, yaitu diberikan pada saat usia 2,4,6, dan 15 bulan, sedangkan untuk anak berusia 2-5 tahun vaksin ini cukup diberikan satu kali. Pada anak umur 1 tahun ato lebih, yang belum mendapatkan imunisasi IPD maka dapat diberikan dua kali dengan interval 2 bulan. Akan tetapi imunisasi ini sifatnya anjuran..
Untuk imunisasi bayi Anda.. sebaiknya Anda konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas..
Perlu diketahui.. Kalau yang wajib, pemerintah memberikan secara cuma-cuma. Jika datang ke instansi kesehatan yang ada di pemerintah, misalnya rumah sakit pemerintah, posyandu dan puskesmas tidk harus bayar, kecuali ke dokter swasta ya harus bayar.
Tapi kalau yang dianjurkan, tidak diberikan secara cuma-cuma. Vaksin-vaksin tersebut adalah Hib, Pneumokokus (PCV), Influenza, MMR, Tifoid, Hepatitis A, dan Varisela.
salam tipsbayi
saya punya bayi 2 bulan, tapi belum pernah di imunisasi, apakah kalau nanti ikut imunisasi mulai dari awal atau sekaligus diberi vaksin sesuai jadwal?
@ novia,
Wlkmslm,
Mulai sesuai jadwal itu lebih bagus, tapi BCG juga belum telat masih bisa..
Konsultasilah dengan Praktisi Imunisasi, ikuti petunjuknya lalu yakinlah dengan pendirian Anda
Perlu diingat.. untuk pemberian imunisasi sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan..
?ª? tny nih,,bayi sy d imunisasi campak sblm umurny genap 9 bln,,,,tepatny 9 bln kurang 5 hari..gmn itu ya,,,,apakah blh?? Krn ad tmn2 sy ???? blg klw itu gak blh,,sy jd risih jg tp wktu imiunisasi itu ptgsny gak blg ap2..sy kan krng ngrti mslh imunisasi jd sy ikut aja.
@ yenny AR,
9 bulan kurang 5 hari.. BB-nya tidak kurang jauh kan..? Itu tidak apa-apa bun..
Sebelumnya Anda utarakan keadaan bayi Anda ke petugas imunisasi kan..? Jangan khawatir, ikuti apa petunjuknya dan tanyakan dengan sejelas-jelasnya apa yang harus Anda lakukan lalu teguhkan pendirian Anda jangan ragu..
klu menurut jadwal imunisasi di atas untuk varisela di berikan saat anak usia 10-12 th ya dok, tapi anak saya kok di jadwalkan sama dsa nya usia 2 th, sy juga ikuti jadwal dsa anak saya, akirnya anak saya mendapat imunisasi varisela usia 2 th juga. pertanyaan sy apakah berbahaya dg anak saya yg sudah di imunisasi varisela di usia 2 th dok? tlg di jawab di email saya. tq
@ anik,
Hmm.. Imunisasi varisela di usia 2 th ya.. tidak apa-apa bu.. Bahkan pedoman imunisasi di Amerika merekomendasikan vaksin varisela diberikan usia 10 tahun (mungkin cacar disana jarang, ya?
). Jadi vaksinasi varisela dapat boleh dimulai setelah usia 1 tahun. Jadi kalo di bawah 1 tahun tidak direkomendasikan. Meskipun demikian.. ikutilah jadwal imunisasi yang sudah ditentukan DSA Anda..
Mau tanya nih, anakku usia 4bln kmaren baru habis imun DPT. Sampe skrng masih rewel badannya mulai panas, trus bekas suntikannya agak bengkak. Apakah itu wajar atau kenapa ya? Dan cara pencegahannya bagaimana?
Tolong share infonya ya bunda, saya sangat hawatir nih.
@ c.widianti,
Insya Allah tidak berbahaya.. Anda kompres saja dengan air hangat atau bisa juga kompres dengan revanol..
Insya Allah bengkaknya akan mengecil..
Bengkak pada lokasi penyuntikan DPT biasanya bukan merupakan sesuatu yang berbahaya. Tetapi perlu dilihat apakah bengkak tersebut besar sekali? Atau dari kecil tetapi makin bertambah besar? Berwarna merah atau tidak? Nyeri atau tidak bila ditekan?
Bila gejala tersebut di atas mayoritas ada, maka sangat besar kemungkinan bayi Anda mengalami abses (kantung berisi nanah). Hal ini merupakan salah satu reaksi dari imunisasi DPT tetapi tidak berbahaya.
Sebaiknya segera kunjungi dokter bayi Anda untuk mengetahui apakah bayi Anda menderita abses atau tidak karena kalau memang benar bayi Anda menderita abses, maka bayi Anda harus mendapat antibiotika. Bila terlalu besar maka harus dilakukan operasi kecil untuk mengeluarkan nanah.
Perlu diketahui bengkak yang terjadi bukan merupakan kesalahan dari vaksin maupun orang yang menyuntik, tetapi lebih disebabkan reaksi bayi terhadap vaksin yang masuk.
mau tanya dok…baru bulan kemaren sikecilku imunisasi dan disuntik disebelah kiri…1 bulan kemudian karena lupa seharusnya dikanan malah di suntik di seblah kiri lagi…apa ada efek sampingx yach dikemudian hari…kata orang2 klo disuntik dikaki yg bersamaa dalam 2 kali berturutx akan mengakibatkan lumpuh tw sikecil g bisa jalan…mkasih untuk jawabanx..:)
@ shelvy,
Insya Allah tidak akan demikian bu.. itu tidak benar..
Meskipun memang lebih baik tidak beruntun di tempat yang sama..
hai tips-bayi
saya mau nanya niyh, baby saya sekarang usia 10 bln
sejak dr usia 7 bln -an seharusnya dia udah diulang DPT combonya
cuma krn sering sakit, ketika sudah saatnya diimunisasi, maka selalu canceled ,
jd sewaktu ke dokter cuma buat ngobatin sakitnya ajah,ga jd imunisasi
dsa nya selalu nyaranin nunggu 1 minggu dari sembuhnya.
maka sampai sekarang belum dpt DPT combo nya lagi
sementara campak jg belum
boleh ga klo DPT combo sekalian barengan ama campaknya?
atau harus one by one??
thanks a lot….. ^^
@ santi,
Bayi menerima banyak suntikan sekaligus? Memang tidak mengapa. Banyak penelitian menunjukkan bahwa tubuh anak – termasuk bayi – dapat menerima beberapa suntikan sekaligus. Jadi, menerima beberapa vaksinasi sekaligus merupakan hal yang aman bagi bayi Anda. Vaksin kombinasi (vaksin combo) dapat membantu melindungi anak Anda dari beberapa jenis penyakit dengan sekali suntikan.
Akan tetapi tetap sebaiknya ibu harus konsultasikan dengan praktisi imunisasi baik dengan dokter atau bidan, karena yang tahu kondisi bayi Anda adalah dokter yang biasa memberikan vaksin..
Dan untuk pemberian imunisasi sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan..
apa kah hepatitis bisa di berikan lewat dari 2 minggu setelah lahir..
makasih
@ nova,
Bisa.. tidak apa-apa..
Imunisasi Hepatitis B sebanyak 3 dosis serial dapat dimulai pada usia kapan saja. Interval pemberian imunisasi minimum antar dosis : 4 minggu antara dosis pertama dan kedua, 8 minggu antara dosis ke dua dan ketiga, dan minimal 16 minggu antara dosis 1 dan ketiga (contoh pemberian : 0, 2, 4 bulan; atau 0, 1, 4 bulan).
Ini pengalam sy, kami 3 bersaudara. Tp, waktu kecil sy sering di dera berbagai penyakit,
Sampai orang tua sy hampir menyerah krna sdh tdk punya biaya lagi.
Hal ini juga terjadi pada kakak pertama sy. Tapi, anehnya
Kakak ke 2 sy. Tdk sekalipun pernah di serang penyakit” berbahaya. Hanya flu dan batuk sj penyakitx, itupun klw musimnya. Sy bertanya kepada ibu sy dan menemukan jawabanya. Ternyata di antara kami bertiga hanya kakak ke 2 sy yg imunisasinya lengkap.
@ sri,
Terima kasih atas infonya ..;-)
saya melahirkan anak baru diberikan suntikan Vit-K untuk hepatitis B belum bisa dengan alasan belum pupus puser dan warna kulit masih kuning sedangkan anak saya sudah berjalan 11 hari belum di imunisasi Hepatitis B, apakah alasan itu benar.. menunggu pupus puser dan kulit kuning dengan kondisi anak 11 hari, terima kasih diharapkan sangat balasannya..
@ juwariyah,
Karena belum puput puser.. itu bukan alasan untuk menunda imunisasi Hepatitis B, tapi jika bayi sakit berat, itu boleh dibenarkan penundaan pemberiannya.
Imunisasi tidak perlu diulang dari dosis awal, tidak masalah seberapa lama dosis terakhir diberikan. Imunisasi Hepatitis B sebanyak 3 dosis serial dapat dimulai pada usia kapan saja. Interval pemberian imunisasi minimum antar dosis : 4 minggu antara dosis pertama dan kedua, 8 minggu antara dosis ke dua dan ketiga, dan minimal 16 minggu antara dosis 1 dan ketiga (contoh pemberian : 0, 2, 4 bulan; atau 0, 1, 4 bulan).
bolehkah bekas suntikan vaksin di gosok sesaat stlh di suntik???
terimakasih
@ afri,
Hmm.. diusap saja cukup..
Hai tips bayi
Mau tanya,2 hari yang lalu anakku imunisasi IPD yg ke-2 di paha kanan (usia nya skrg 7,5bulan)..barusan sy liat bekas suntikannya agak keras n bengkak.itu knp ya?bahaya gak??apa yg hrs sy lakukan.mksh…
@ lusi,
Insya Allah tidak berbahaya.. Anda kompres saja dengan air hangat atau bisa juga kompres dengan revanol..
Insya Allah bengkaknya akan mengecil..
Bengkak pada lokasi penyuntikan DPT biasanya bukan merupakan sesuatu yang berbahaya. Tetapi perlu dilihat apakah bengkak tersebut besar sekali? Atau dari kecil tetapi makin bertambah besar? Berwarna merah atau tidak? Nyeri atau tidak bila ditekan?
Bila gejala tersebut di atas mayoritas ada, maka sangat besar kemungkinan bayi Anda mengalami abses (kantung berisi nanah). Hal ini merupakan salah satu reaksi dari imunisasi DPT tetapi tidak berbahaya.
Sebaiknya segera kunjungi dokter bayi Anda untuk mengetahui apakah bayi Anda menderita abses atau tidak karena kalau memang benar bayi Anda menderita abses, maka bayi Anda harus mendapat antibiotika. Bila terlalu besar maka harus dilakukan operasi kecil untuk mengeluarkan nanah.
Perlu diketahui bengkak yang terjadi bukan merupakan kesalahan dari vaksin maupun orang yang menyuntik, tetapi lebih disebabkan reaksi bayi terhadap vaksin yang masuk.
berbahayakah bila imunisasi DPT 1 dibrikan pada umur 1 bulan?
@ nurul,
Untuk imunisasai sebaiknya terjadwal ..;-)
Saran kami konsultasilah dengan DSA Anda yang biasa memberi imunisasi pada bayi Anda.
Hai tips bayi,,ank ku skr dah berumur 4,5 bln senin kmrn hbs imunisasi DPT 3,polio 4.Trus 2 mgu lg srh balik lg untk imun HIB,yg ak mau tanya,ada bahayanya/efek sampingnya ga sich utk imun HIB? Mslhnya ak jd ketakutan sndr,setelah bca artikel” di geogle,yg ktnya bgnlah..bgtlah..tolong di ksh pencerahannya.makasih..
@ Lexo,
Boleh saja.. Tidak berbahaya tapi tetap harus konsultasi dengan dokter..
Dan.. Yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
Tips, sy mw tnya, klw bayi 1 bulan udh d suntikkan DPT 1 Polio 2 efeknya gmn? Sy takut nnti berakibat fatal pd anak saya..
@ dwi,
Maksud ibu.. bayi ibu sudah terlanjur diimunisasi ketika usia 1 bulan..? Apa bidan menanyakan usia bayi Anda..?
Insya Allah.. jika sudah terlanjur tidak apa-apa.. Anda jangan khawatir, untuk selanjutnya lebih baik terjadwal..
Mw tanya nih, kalo belum imunisasi tapi sudah terkena penyakit yang seharusnya diimunisasikan itu dan berhasil sembuh dari penyakit tersebut apakah masih perlu imunisasi? Bukankah kalo udah pernah sakit dan sembuh berarti dia sudah punya antibody untuk penyakit tersebut? tolong infonya ya…thx.
@ Bunda Ghaniya,
Penyakit apa ya bunda..?
Kalau penyakit cacar ya hanya sekali.. jadi tidak harus lagi..
Untuk imunisasai sebaiknya terjadwal ..
Saran kami konsultasilah dengan DSA Anda yang biasa memberi imunisasi pada bayi Anda.
mau tanya, panas tubuh anak usia 3 bulan, panas tubuh berapa yang dianggap masih normal? dan jika setelah mendapat vaksin rotavirus dan pvc1 apakah bisa menyebabkan panas? untuk panas tubuh 38.1 c apakah cukup berbahaya? dan berapa hari panas kenaikan suhu yang normal?
@ wawan ayah arjuna,
Badan anget atau bayi Anda demam bisa beberapa kemungkinan, karena panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.
Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:
*Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat C.
*Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :
- Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
- Suhu meningkat diatas 39 derajat C ;
- Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah, mual muntah, sakit kepala hebat, sakit perut, timbul rash pada kulit, kesulitan pernafasan, atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.
Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat..
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, termasuk panas setelah divaksin.. dapat menggunakan kompres.
penyakit”apa sj yg pastinya bayi akan dapatkan apakah berbahaya bagi bayi.dan apa ada efek kedepanya jk sudah imunisasi tetapi bayi tidak mendapatkan penyakit itu,,apa bakteri dalam imunisasi itu tetap ada dan hidup dalam tubuh dan dapat timbulkan penyakit lainya.tx
@ aezaata smy,
Namanya saja sudah imunisasi.. atau membuat kekebalan.. Jadi sifatnya jaga-jaga, jika penyakit memang datang maka kekebalan tubuh sudah ada.. jika tidak maka dosisnya memang sudah diperhitungkan aman..
Akan tetapi ada juga yang tidak imunisasi, hanya mengandalkan kekebalan alami saja. Susui saja dengan ASI sampai usia 2 atau 2,5 tahun..
Setelah baca artikel d ats….pemberian imun DPT sebelum usia Anak 2 bln tdk perlu di ulang,yg jd pertanyaan saya,apa efek sampingx untuk pemberian imun DPT kurang dr 2. Bln…thnks…
@ myra,
DPT biasanya tidak diberikan pada anak usia kurang dari 6 minggu, disebabkan respon terhadap pertusis dianggap tidak optimal, sedangkan respon terhadap tetanus dan difteri adalah cukup baik tanpa memperdulikan adanya antibody maternal.
Imunisasi DPT tidak boleh diberikan kepada anak yang sakit parah dan anak yang menderita penyakit kejang demam kompleks. Jiga tidak boleh diberikan pada anak dengan batuk yang diduga mungkin sedang menderita batuk rejan. Bila pada suntikan DPT pertama terjadi reaksi yang berat maka sebaiknya suntikan berikut jangan diberikan DPT lagi melainkan DT saja (tanpa P).
Malam……salam kenal y….
Mau tanya nh ines lahir tgl 7 mart 12 wktu tgl 10 mart dy diberi imunisasi hb0 dan polio 1 drumah skt, tgl 20 april dkash imunisasi bcg dbidan,skarg usianya dh 2bln lbh 1 minggu bidan bilang imunisasi lg tgl 20juni krn sy ragu sy tanya kbidan lain katanya imunisasi lg kalo sdh 2bln tp jgn lwt 3 bln.skrg sy ragu mana yg benar mohon solusinyi kapan wkt yg baik bt imunisasi?trimakash
@ Diana,
Malam.. Salam kenal kembali..
Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) selang satu bulan yaitu pada bulan kedua setelah imunisasi terakhir baru diberi kembali. Bidan kedua juga benar.. dia bilang dua bulan jangan lewat 3 bulan..
Haloo tips,, sy mau tanya dunk,, anak sy umur 4 bulan dan telah d imunisasi dpt. Yang ingin sy tnyakan knp efek bekas suntikannya belum juga sembuh,, msh aja bengkak.. Udh sy kompres pakai air hangat tetap saja msh bengkak. Padahal ini sdh k 4 harinya. Bahayakah??
@ ayuna,
Mohon maaf baru bisa di jawab.. Mudah-mudahan sekarang sudah sembuh
Bengkak pada lokasi penyuntikan DPT biasanya bukan merupakan sesuatu yang berbahaya. Tetapi perlu dilihat apakah bengkak tersebut besar sekali? Atau dari kecil tetapi makin bertambah besar? Berwarna merah atau tidak? Nyeri atau tidak bila ditekan?
Bila gejala tersebut di atas mayoritas ada, maka sangat besar kemungkinan bayi Anda mengalami abses (kantung berisi nanah). Hal ini merupakan salah satu reaksi dari imunisasi DPT tetapi tidak berbahaya.
Sebaiknya segera kunjungi dokter bayi Anda untuk mengetahui apakah bayi Anda menderita abses atau tidak karena kalau memang benar bayi Anda menderita abses, maka bayi Anda harus mendapat antibiotika. Bila terlalu besar maka harus dilakukan operasi kecil untuk mengeluarkan nanah.
Perlu diketahui bengkak yang terjadi bukan merupakan kesalahan dari vaksin maupun orang yang menyuntik, tetapi lebih disebabkan reaksi bayi terhadap vaksin yang masuk.
Hi tips..
Anak saya 3 bulan, asi eksklusif. Baru saja imunisasi DPT dan Polio 3 di puskesmas.
Kata bidannya harus diberi obat penurun panas. Apabila demamnya >38, 5, Apakah tidak apa -apa diberi obat? Sementara si bayi belum boleh mengkonsumsi apapun selain asi.
@ lia,
Meskipun boleh jika kepepet tapi mudah-mudahan saja tidak sampai harus diberi obat…
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres.
Badan anget atau bayi Anda demam bisa beberapa kemungkinan, karena panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.
Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:
*Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat C.
*Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :
- Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
- Suhu meningkat diatas 39 derajat C ;
- Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah, mual muntah, sakit kepala hebat, sakit perut, timbul rash pada kulit, kesulitan pernafasan, atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.
Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat..
Halo tips…. slm knl ya….
Sy mo nax nih… hr ini kan jadwal imunisasi Hibx rizki tp skrg dia LG pilek, idungx mampet n meler, tp gak demam… blh gak ttp divaksin a to dtunda dl. Mksh
@ bundaxrizki
Imunisasi sedang sakit..? Secara umum tidak mengapa. Coba konsultasikan dengan dokter Anda, namun pada umumnya, tidak mengapa jika imunisasi dilakukan pada anak-anak yang sedang sakit ringan seperti pilek, demam ringan, atau diare.. hanya memang kemungkinan akan rewel..
Anda konsultasikan dengan praktisi imunisasinya baik bidan atau dokter, karena beliau yang lebih bisa melihat kondisi bayi Anda..
BABAGIMANAKAH SOLUSI PADA ANAK YANG BELUM DIBERIKAN IMUNISASI SAMPAI UMUR 1 TAHUN
@ AHMAD MUBAROK
Insya Allah tidak akan apa-apa..
Bahkan ada bayi yang tidak imunisasi sehat-sehat saja..
Hi…bayi saya usia mau 3 bln, pada saat usia 2 bulan telat mendapatkan imunisasi dpt1 dan hib1, rencana pas 3 bln saya akan beri imunisasi ini, trus gimana utk kelanjutn imunisasibya mengingat sesuai jadwal harus ada dpt2 dan hib2 padaa usia 4 bulan, terlalu dekat gak jadwalnya atau harus mundur semua ke 6 bulan terus 9 bln. Utk dpt dan hibnya???
Kedua mengenai imunisasi pvc, apakah wajib diberikan? Jadwalnya pertama haarus di usia 2 bln, besok kalau mmg lebih baik diberikan berarti usia 3 bln, dan mundur lagi jadwal utk pvc 2nya?? Makasihhh
@ andrianto,
Untuk pemberian imunisasi.. sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan dan konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas.. karena yang tahu kondisi bayi Anda adalah dokter yang biasa memberikan vaksin..
Oh ya.. yang harus ibu ketahui tentang Pneumokokus (IPD/invasive pneumococcal disease) :
Pneumokokus (IPD) disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae (Pneumokokus)
Bakteri ini hidup secara normal di rongga hidung dan tenggorokan
Penularannya melalui percikan ludah ketika batuk, berbicara dan bersin
Penyakit iniberakibat fatal dan dapat menyebabkan kematian/cacat permanen
Yang kami tahu.. Sebenarnya belum ada data penyebaran penyakit ini di Indonesia. Penyebaran di ASIA, tepatnya di Filipina, Hong Kong, SIngapura dan Malaysia. Entahlah dengan Indonesia, memang harus diakui bahwa Singapura dan Malaysia sangat dekat dengan Indonesia, tetapi entah penyakit ini sudah ada di Indonesia atau sudah ada tetapi belum ada yang meneliti penyebarannya. .
Jadi.. meskipun imunisasi IPD PENTING tapi sifatnya tambahan.. Terserah Anda..
Halo,
Sy mau bertanya,
Apa efek samping jika imunisasi DPT diberikan sebelum usia 2bulan, perlukah diulang setelah 2 bulan,atau dilanjutkan ke dpt2 ??
Bagaimana jika vaksin dpt tersebut pernah beku,imunisasinya diulang atau dilanjutkan kah?
Bagaimana jika pemberian imunisasi dpt dilakukan secara subkutan, diulang atau dilanjutkan kah?
Halo,
Sy mau bertanya,
Apa efek samping jika imunisasi DPT diberikan sebelum usia 2bulan, perlukah diulang setelah 2 bulan,atau dilanjutkan ke dpt2 ??
Bagaimana jika vaksin dpt tersebut pernah beku,imunisasinya diulang atau dilanjutkan kah?
Thax ya..
@ hendra,
Kurang dari 2 bulan cuma beberapa hari kan..? Tidak perlu diulang, cukup tunggu bulan ke 2 yaitu imunisasi yang ke 2 setelah imunisasi yang pertama..
Dilanjutkan saja.. tidak harus diulang..
yang membuat saya ragu selain kehalal an …di beberapa negara maju seperti belanda tidak ada pemberian vaksin tertentu yang di indonesia di adakan .
alhamdulillah meskipun anakku tidak imunisasi,anak temenku juga tidak tapi anak2 kami tumbuh berkembang sebagaimana yang lain.Bayi sehat jika makanan untuk kita dan bayi kita di jaga. sebab menurut agama saya:sakit itu sumbernya dari apa apa yang masuk dalam perut kita..
@ keiko,
Benar.. Kita harus yakin..
Beberapa teman kami juga ada yang anaknya tidak diimunisasi, bahkan salah satunya dari keluarga dokter ternama di Jakarta..
Hi tips bayi. Saya baru melahirkan anak pertama skrg udah 2bln 1/2 blm pernah imunisasi dr lahir karna pas lahir beratnya 2,4 kg. Imunisasi yg mana yg hrs dberikan? Apakah harus mengejar yg ketinggalan juga? Mohon infonya. Thanks yaa
@ maia ahda,
Untuk pemberian imunisasi.. sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan dan konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas.. karena yang tahu kondisi bayi Anda adalah dokter yang biasa memberikan vaksin..
Sepertinya BCG bisa Anda berikan terlebih dahulu, tetap konsultasikan dengan praktisi imunisasi atau DSA Anda..
Mau tanya, byi saya dpt 1 usia 3bln, dpt 2 usia 5bln, dpt 3 apakah usia 7 bln ato hrz 6 bln? Gak papa bgtu? Krn tiap mau imun, pas sakit,jd ktunda imunya takut rewel. Truz jarak antara dpt ma campak hrznya brp bln? Kl cm 3 bln gmn? Tq.. Saya tggu bgt infoy
@ Anaisroi@gmail.com,
Kalau demikian sebaiknya DPT3 usia 7 bulan saja.. Campak 1 usia 9 bulan saja bu.. atau Anda konsultasikan dengan praktisi imunisasinya baik bidan atau dokter, karena beliau yang lebih bisa melihat kondisi bayi Anda..
Imunisasi sedang sakit..? Secara umum tidak mengapa. Coba konsultasikan dengan dokter Anda, namun pada umumnya, tidak mengapa jika imunisasi dilakukan pada anak-anak yang sedang sakit ringan seperti pilek, demam ringan, atau diare.. hanya memang kemungkinan akan rewel..
maaf mau tanya lagi….kalo misalnya tidak imunisasi DTP yg ke empat tapi nanti langsung campak bisa berpengaruh gak nantinya sama perkembangan anak saya….tapi untuk sekarang anak saya aktif sekali…selalu mengikuti apa yg di kerjakan orang..& selalu pengen tau…terimakasih.
@ widi,
Langsung campak yang ke 2 ya..? Memang kelewat ya bu..? Insya Allah tidak apa-apa bu..
Untuk imunisasi bayi Anda.. sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan dan konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas.. karena yang tahu kondisi bayi Anda adalah dokter yang biasa memberikan vaksin..
saya mau nanya…
bayi berusia berapa yang dapat diberikan imunisasi kombinasi????
terus bagaimana cara pemberiannya
@ sulizah,
Combo ya..? Bisa di usia 2, 4, 6 bulan sudah bisa diberikan combo DPT HiB (Tetract HiB). Dan di usia 18 bulan boleh menggunakan Tetract HiB/Infanrix HiB (combo DPT HiB).
Untuk pemberiannya.. sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan dan konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas.. karena yang tahu kondisi bayi Anda adalah dokter yang biasa memberikan vaksin..
hallo tips bayi…saya juga mau tanya..kalo baby saya sekarang umur 7bln.masih bisakah untuk imunisasi dtp yg ke.3..atau terlambat? tapi sekarang sedang flu & batuk cuma tidak deman.terimakasih atas infonya.
hallo tips bayi…saya juga mau nanya…kalo baby saya sekarang umur 7 bln..masih bisa untuk imunisasi dtp yang ke.3..tapi sekarang dia sedang flu & batuk..cuma tidak demam.terima kasih.
Baby saya umur 6 1/2 bln…sampe sekarang blm imunisasi DTP.Masih bisa ga kalo sekarang mau imunisasi DTP yg terakhir.tq..
@ widi, aan,
Usia 6,5 bulan dan 7 bulan ya..? Jarak DTP dari ke 3 dan ke 4 cukup jauh.. Insya Allah bisa bu. Meskipun demikian konsultasikan dengan dokter Anda..
Dan.. Untuk imunisasi bayi Anda.. sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan dan konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas.. karena yang tahu kondisi bayi Anda adalah dokter yang biasa memberikan vaksin..
Oh ya.. jika bayi sedang flu & batuk, boleh saja.. Batuk pilek ringan tanpa demam boleh diimunisasi, kecuali bila bayi sangat rewel, imunisasi dapat ditunda 1 – 2 minggu kemudian.
tipsbayi tanya dunk,sebenarnya JADWAL imunisasi dpt yg bnr itu 2bln,4bln,6bln atau 2bln,3bln,4bln,saya tanya kebidan saya dijawab bulan ke2,3,dan 4 sedang info dari intrnt kebanyakan bulan ke2,4,6.trimakasih atas jawabannya
@ gavin nosika,
Menurut banyak ahli, 2,4,6 paling bagus, karena biasanya interval 2 bulan. Walau kadang juga ada juga yang memberikan vaksinasi dengan interval 4 minggu. Tergantung jenis dan kebutuhannya. Maka lebih baik dan sebaiknya untuk pemberian vaksin atau imunisasi selalulah konsultasi dengan dokter bayi Anda atau bidan yang tahu kondisi bayi Anda dari awal..
Salam
Mohon Penjelasannya untuk Vaksin yang dianjurkan,ketika saya liat jadwal diatas untuk Hib, 1, 2 dan 3 belum saya lakukan apakah saya masih bisa berikan Vaksin tersebut secara bertahap???umur bayi saya 6 bulan di KMS terjadwal kan yang diwajibkan tidak ada tapi disitu ada jadwal Vaksin yang dianjurkan yaitu Hib 3 Dan Influenza…gmn Dok ???anak saya sdh melakukan Vaksin Combo 1 ,2 dan 3 BCG dan Polio 1,2 dan 3…mohon pejelasan nya
@ Bunda Rashya,
Usia bayi Anda sudah 6 bulan..? Anda memberikan vaksin sesuai jadwal yang dokter Anda berikan..? Jika ya.. berarti Hib 1, 2 dan 3 sudah termasuk dalam Combo bunda..
Untuk imunisasi bayi Anda.. sebaiknya Anda lakukan terjadwal daripada mengejar ketinggalan dan konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas.. karena yang tahu kondisi bayi Anda adalah dokter yang biasa memberikan vaksin..
saya seorang lelaki, hehee… lagi cari ilmu seputar anak, untuk jaga jaga nanti nya. artikel nya sangat bermanfaat dan membantu. terimakasih.
@ gigih,
Selamat bergabung..
http://Www.tipsbayi.com
@ Sukimanfreedom,
maaf sepertinya kami telat jawabnya ya.. ?
Apakah bayi Anda sudah dibawa ke dokter..? Sepertinya untuk saat ini bayi Anda sudah sehat, mudah-mudahan..
Tidak seperti orang dewasa, bayi sehat yang tertular cacar air biasanya tidak sampai mengalami komplikasi serius. Cacar pada bayi umumnya tidak menimbulkan komplikasi, dapat sembuh dengan perbaikan daya tahan tubuh (pemberian vitamin). Namun demikian gejala demam dan gatal menjadi perhatian kita tentunya.
Insya Allah mudah-mudahan dalam 2 hari lagi cacar bayi Anda akan berakhir..
Meskipun demikian perlu perawatan yang seksama agar tidak terjadi infeksi bakteri. Untuk itu disarankan untuk tetap memandikannya tetapi jangan digosok. Keringkan dengan handuk tanpa menggosoknya, setelah itu taburi dengan talk. Bila ada yang terlanjur pecah,segera diberi salep antibiotik. Jagalah kebersihan, pakaian kotor hendaknya dicuci terpisah, handuk dan pakaian tidak boleh tukar pakai dengan orang lain..
Oleskan Salep zovirax dan bedak salicyl pagi dan sore setelah mandi. Berikan penurun demam sesuai dosis petunjuk pada kotak obat.
Anak Anda dapat dimandikan dengan air mandi dicampur PK (Kalium Permanganat) atau dettol supaya bersih dari kuman yang menempel dan anak akan merasa segar. Bayi perlu mandi untuk menghindari infeksi bakteri kulit. Mandikan bayi dengan air dingin atau air suam-suam kuku. Pakaikan bayi sarung tangan agar kukunya tidak menggores kulit saat menggaruk-garuk.
Salam.
Mohon Penjelasannya.
Saya sudah meberikan vaksin campak pada anak saya tanggal 15 Januari. kemudian, pada tanggal 8 Februari adik saya membawa anak saya ke posyandu dan anak saya kembali diberikan vaksin campak tanpa sepengetahuan saya. karena pada saat itu saya sedang kerja dan adik saya tidak tahu kalo anak saya sudah dapat vaksin campak
Pertanyaannya: Amankah vaksin campak diberikan dua kali dalam jeda waktu 3 minggu…bagaimana cara mengantisipasinya jika terjadi sesuatu.
Terimakasih
@ Ummi Fath,
Seringkali terjadi orangtua kawatir dan sangat cemas setelah mengetahui bahwa anak telah diimunisasi 2 kali atau berlebihan seperti apa yang seharusnya dianjurkan. Hal ini sering dialami oleh dokter dan orangtua karena berbagai hal. tetapi secara umum kejadian tersebut tidak berbahaya dan jarang sekali menimbulkan efek samping yang dikawatirkan. Meski demikian hal tersebut sebaiknya dicegah..
Bila pemberian diberikan 2 kali dalam waktu dekat, titer antibody yang terbentuk tidak meningkat bermakna, artau tidak akan membuat anak lebih kebal. Meski sampai saat ini belum ada laporan ilmiah yang menyebutkannya tetapi kejadian yang sering terjadi itu jarang sekali menimbulkan efek berbahaya. Selalulah memantau dan konsultasi dengan dokter anak Anda tentang keadaan bayi Anda..
Insya Allah tidak akan ada apa-apa..
Saya mau nanya.. Bayi saya 5 bln, 3 minggu yg lalu pernah kena diare, entah krn terkena virus/bakteri, atau alergi susu. Setelah diganti ke sufor soya, diare nya sembuh.. Oleh dokter, diharuskan vaksin diare.. Apakah itu perlu? Berbahaya tidak? Krn vaksin diare tdk umum.. Thxxx
@ Lulu,
Boleh saja.. Tidak berbahaya tapi tetap harus konsultasi dengan dokter..
Dan.. Yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
Vaksin rotavirus diambil dari virus hidup yang sudah dilemahkan. Diberikan seperti imunisasi polio yaitu diteteskan sebanyak dua dosis pada usia 6-12 minggu dengan selang 8 minggu.Vaksin ini cukup aman, tetapi sebagian kecil anak yang diimunisasi bisa mengalami diare, muntah, dan demam.
oia ralat… untuk imunisasi jenis DTP-1, Polio-2, HIB-1
kebetulan nie bu… tgl 16 februari 2012 anak saya ada imunisasi untuk umur 2 bln, yaitu HIB, DTP, dan Polio… apa itu tidak apa2 ya kl diberikan sekaligus…
@ anis,
Memang untuk DPT, Polio, HIB.. ada jadwalnya di usia 2 bulan.. hanya tetap saja Anda harus selalu laporkan dan konsultasikan dengan dokter yang akan memberikan imunisasi.
Dan ingat.. “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!”
aq puas membaca artikel ini..terimakasih tips bayi..anda sabar menjawab setiap pertanyaan yang masuk…skrg aq paham soal imunisasi…
Karena aq memang lg bingung soalnya imunisasi IPD anakku sdh kelewat g prnah diinfokan dokter.. waktu aq nanya dokternya bilang “terserah ibu klu mau imunisasi IPD”
@ Anonymous,
Ya benar.. sebenarnya terserah Anda..
Dampak tidak diimunisasi..? DSA sendiri tidak kompak.. Saat ini di kita atau di negara maju sudah banyak yang meninggalkan imunisasi. Bahkan ada yang sama sekali tidak memberikan imunisasi pada semua anaknya.. Dan ajaibnya Alhamdulillah anaknya sehat..
Yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
gmna klo orng yg sudah d’suntik hepatitis b…..
d’suntik lagi apaka tdak apa”/
@ cholis,
Memang jadwalnya tidak 1 kali.. tapi sebanyak 3 kali, dengan interval 1 bulan antara suntikan pertama dan kedua, kemudian 5 bulan antara suntikan kedua dan ketiga..
Untuk imunisasi “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!” tidak perlu mengulang pada bukan waktunya. Coba selalu konsultasikan dengan dokter Anda..
Jadwal Imunisasi Anjuran IDAI
Saat Lahir Hep B-1, Polio-1
1-2 bulan BCG, Hepatitis B-2
2 bulan DPT-1, Polio-1, HiB-1
4 bulan DPT-2, Polio-2, HiB-2
6 bulan DPT-3, Polio-3, HiB-3, Hepatitis B-3
9 bulan Campak
15 bulan MMR
18 bulan DPT-4, Polio-4, HiB-4 (15-18 bulan)
24 bulan Tifus; Hepatitis A-1
30 bulan Hepatitis A-2
5 tahun DPT-5, Polio-5
6 tahun MMR-2
10-12 tahun dt/TT, Varisela/Cacar air
Untuk pengunjung: http://www.tipsbayi.com
Anda bisa membaca juga artikel yang terkait:
http://www.tipsbayi.com/kontroversi-imunisasi-bayi-masukan-bagi-ummat-islam.html
http://www.tipsbayi.com
@ Rietha,
Efek imunisasi memang ada yang demam dan yang tidak.. Kalau panasnya tidak sampai 38,5 C, tidak apa-apa.
Jika ada kejadian ikutan setelah imunisasi seperti panas hanya satu hari, ini dianggap ringan, maka vaksinasi berikutnya dapat dilanjutkan sesuai jadwal. Tetapi jika berat, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter..
Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat..
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.
anak saya umur 6 bulan, sebelumnya sudah mengikuti imunisasi terjadwal, termasuk PCV 1,2 dan HIB 1,2. saya mau menanyakan apa efek sampingnya jika untuk pemberian yang ke 3 tidak diberikan untuk kedua imunisasi tersebut (mengingat hanya imunisasi tambahan)
Terima Kasih.
@ Angga,
Apakah sudah terlewat jadwalnya..? Jika sudah ketinggalan.. tidak perlu mengulang pada bukan waktunya. Coba selalu konsultasikan dengan dokter Anda..
Dampak tidak diimunisasi..? DSA sendiri tidak kompak.. Saat ini di kita atau di negara maju sudah banyak yang meninggalkan imunisasi. Bahkan ada yang sama sekali tidak memberikan imunisasi pada semua anaknya.. Dan ajaibnya Alhamdulillah anaknya sehat..
Yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
kenapa setelah imunisasi DPT 1, paha anak saya menjadi keras dan bengkak?
berbahayakah?
@ ratih,
Insya Allah tidak berbahaya.. Anda kompres saja dengan air hangat atau bisa juga kompres dengan revanol..
Insya Allah bengkaknya akan mengecil..
Numpang baca TipsBayi…. jadi banyak pengetahuan…. Maklum bapak baru dari Savio yang akan memasuki usia 6 bulan…. Trims Tipsbayi….
@ kama,
Boleh.. kami senang Anda bergabung di sini..
Savio sehat..?
thanks atas info yg tepat,,:)
@ rhea,
Sama-sama..
anak sy wktu bayi imunisasinya sudah lengkap, tp utk imunisasi tambahan dr umur 1,5 keatas belum sy kasih krna ank sy wktu itu srng demam, skrng anak sy mau 4 tahun, apa harus d lengkapi jg imunisasi tmbahan, imunisasi mana yg hrs sy beri dulu, bahaya tidak kl tdk sesuai jadwal. makasih
@ Mieke,
Untuk imunisasi “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!” tidak perlu mengulang pada bukan waktunya. Coba selalu konsultasikan dengan dokter Anda..
Apa dampaknya jika anak terlambat di imunisasi?
@ labira,
Untuk imunisasi “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!” tidak perlu mengulang pada bukan waktunya. Coba selalu konsultasikan dengan dokter Anda..
Dampak tidak diimunisasi..? DSA sendiri tidak kompak.. Saat ini di kita atau di negara maju sudah banyak yang meninggalkan imunisasi. Bahkan ada yang sama sekali tidak memberikan imunisasi pada semua anaknya.. Dan ajaibnya Alhamdulillah anaknya sehat..
Yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
Anda bisa membaca juga artikel yang terkait:
http://www.tipsbayi.com/kontroversi-imunisasi-bayi-masukan-bagi-ummat-islam.html
ada beberapa beda pendapat tentang imunisasi,,,penting atau tidak sih imunisasi utk bayi?? koq banyak jg yg tidak mau diimunisasi
@ yuni,
DSA sendiri tidak kompak.. Saat ini di kita atau di negara maju sudah banyak yang meninggalkan imunisasi. Bahkan ada yang sama sekali tidak memberikan imunisasi pada semua anaknya.. Dan ajaibnya Alhamdulillah anaknya sehat..
Yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
Anda bisa membaca juga artikel yang terkait:
http://www.tipsbayi.com/kontroversi-imunisasi-bayi-masukan-bagi-ummat-islam.html
Putri saya yg pertama skrg berusia 7 tahun 8 bulan,saat bayi saya memberikan imunisasi pd klinik tmpt saya melahirkan,ketika berusia 3 bulan saya pindah imunisasi pd bidan terdekat rumah saya,yang jadi pertanyaan saat itu sy diberitahu utk semua imunisasi cukup diberkan sekali saja. krn ketidaktahuan saya,saya ikuti saran bidan tersebut,apakah yg akan terjadi pada kekebalan tubuh putri saya nantinya? Terima kasih.
@ Nova Ridani,
Bayi Anda sehat-sehat saja kan..?
Anda jangan terlalu khawatir dengan kesehatan bayi Anda.. DSA sendiri tidak kompak.. Saat ini di kita atau di negara maju sudah banyak yang meninggalkan imunisasi. Bahkan ada yang sama sekali tidak memberikan imunisasi pada semua anaknya.. Dan ajaibnya Alhamdulillah anaknya sehat..
Yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
Anda bisa membaca juga artikel yang terkait:
http://www.tipsbayi.com/kontroversi-imunisasi-bayi-masukan-bagi-ummat-islam.html
hy tips,,,,
saya ibu muda yg baru hamil anak pertama. saya mau tanya masalah kehamilan ni, sekarang saya sudah hamil 7 bulan tapi baru sekali periksa ke dokter kandungan. jujur saja karena sibuk bekerja saya jadi malas periksa kedokter, yang saya tanyakan seharusnya periksa kandungan itu berapa kali selama kehamilan????
tq tips
@ khiki syafitri,
Tapi hasil pemeriksaan kehamilan Anda baik-baik saja kan..? Itu yang kami harapkan..
Ibu hamil dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter atau bidan. Manfaatnya adalah untuk memastikan kehamilan berjalan normal dan mendeteksi secara dini gangguan yang mungkin terjadi..
Minimal frekuensi pemeriksaan selama hamil adalah empat kali, yaitu 1 kali pada tiga bulan pertama (trimester I), 1 kali pada tiga bulan kedua (trimester II), dan 2 kali pada bulan ketiga (trimester III).
Dear Tipsbayi,
Jika imunisasi DPT I di lakukan di dokter bukan combo, kemudian ingin melakukan suntik DPT II yang combo di bidan apakah ada efek yang membahayakan pada bayi ?
Terimakasih.
@ nani,
Jika Anda akan memberikan DPT II setelah 2 bulan dari DPT I, itu tidak mengapa.. Untuk imunisasi “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!” Coba selalu konsultasikan dengan dokter Anda..
Jadwal Imunisasi Anjuran IDAI
Saat Lahir Hep B-1, Polio-1
1-2 bulan BCG, Hepatitis B-2
2 bulan DPT-1, Polio-1, HiB-1
4 bulan DPT-2, Polio-2, HiB-2
6 bulan DPT-3, Polio-3, HiB-3, Hepatitis B-3
9 bulan Campak
15 bulan MMR
18 bulan DPT-4, Polio-4, HiB-4 (15-18 bulan)
24 bulan Tifus; Hepatitis A-1
30 bulan Hepatitis A-2
5 tahun DPT-5, Polio-5
6 tahun MMR-2
10-12 tahun dt/TT, Varisela/Cacar air
Untuk pengunjung: http://www.tipsbayi.com
Anda bisa membaca juga artikel yang terkait:
http://www.tipsbayi.com/kontroversi-imunisasi-bayi-masukan-bagi-ummat-islam.html
mau tanya.. anak saya sudah divaksin cacar, dua minggu kemudian akan divaksin polio&campak, boleh ga? tq.
@ nurman,
Untuk imunisasi “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!” Coba konsultasikan dengan dokter Anda..
dear: tips bayi
sy stuju skali dngan ada.y imunisasi, anak sy jg mendapatkan imunisasi walau blum lengkap krn usia.y bru 6 bulan,
baru2 ini anak teman sya bru2 meninggal dunia.. alasan.y terkena diare, tpi mnurut sy ini brhubungan tntang dy tidak mendapatkan imunisasi, tman sy sngaja tidak memberi.y imunisasi dikarnakan dy agak jijik stelah membca asal vaksin imunisasi.. hasil.y anak.Y skrang tlah tiada, smga ini smw brmanfaat bgi kalian yg memiliki bayi. trimakasih.
@ kirana,
Terima kasih atas share-nya..
anak saya di imunisasi PVC pertama umur 9 bulan pada tgl 27 agustus 2011, tgl 21 okt 2011 kmrn anak saya sakit radang tenggorokan (strep throat). Apakah ada hubungannya? mengingat penyebab IPD adalah bakteri streptococcus sama dengan penyebab strep throat. Apabila imunisasi PVC keduanya tidak dilanjut dampaknya apa?
@ gun,
Imunisasi Pneumokokus (PVC) atau yang dikenal dengan IPD mencegah penyakit pneumonia (radang paru), meningitis atau radang otak, sepsis (keracunan dalam darah), dan infeksi telinga tengah. Imunisasi ini merupakan vaksin kedua yang digunakan untuk mencegah radang selaput otak (HiB adalah yg pertama). Vaksin ini memberikan kekebalan terhadap 7 strain bakteri pneumokokus penyebab terbanyak infeksi serius yang disebabkan oleh kuman pada anak.
Bayi harus mendapatkan vaksin ini sebanyak 4 dosis, yaitu diberikan pada saat usia 2,4,6, dan 15 bulan, sedangkan untuk anak berusia 2-5 tahun vaksin ini cukup diberikan satu kali. Pada anak umur 1 tahun ato lebih, yang belum mendapatkan imunisasi IPD maka dapat diberikan dua kali dengan interval 2 bulan.
Untuk imunisasi bayi Anda.. sebaiknya Anda konsultasikan dengan DSA bayi Anda agar bisa lebih jelas..
@tips:
saya mau tanya,,,,anak saya pada waktu umur 1 bulan imunisasi tidak panas atau hangat kok umur 2 bulan saya imunisasi kok malamnya dia hangat trus panas cuma pagi sampe sore tidak panas jdi kalo malam dia panas dia rewel tpi ga lama pernah sampe nangis sekuat-kuatnya,biasanya dia ga pernah nangis,,,,,itu karena apa koq habis imun badan anak bayi tiba2 panas?
kata orangtua saya,emank kalo anak bayi habis imun selalu panas,,,,
@ astrid,
Efek imunisasi memang ada yang demam dan yang tidak.. Kalau panasnya tidak sampai 38,5 C, tidak apa-apa.
Jika ada kejadian ikutan setelah imunisasi seperti panas hanya satu hari, ini dianggap ringan, maka vaksinasi berikutnya dapat dilanjutkan sesuai jadwal. Tetapi jika berat, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter..
Ä???ª??? sy kna cacar br tmbh 2 biji, kmudian dsa ?ÿ?? vaksin HIB 2 (krñ dsa tdk tau klo itu cacar. Prtnyaan sy, bahaya ga klo lg cacar divaksin HIB 2? tlng jelaskan alasannya. ???[??????a???????? ???o??u??]?
apakah imunisasi HIB & pnemakokus itu diwajibkan?
jika itu diwajibkan apakah bisa diberikan setelah umur 1th?
jika bayi tidak di imunisasi HIB & pnemokokus apakah ada dampaknya?
mslh imunisasi :ank sy sllu ktnggln dh 5bln g imunisasi dikarenakan flu trs mnerus alkhmdulh d umur 7bln dh bs mngjr ktnggln ,yng ingn sy tnyakan apkh ad pengaruh keterlmbtan imunisasi?
Anak saya (4bln)baru dapat imunisasi DPT 1,hepatitis B 1 dan polio 2.apakah aman kalau anak saya mendapat imunusasi dpt combo dan polio selanjutnya hanya berjarak 1 bulan untuk mengejar ketertinggalan?
@ Iche,
Untuk imunisasi “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!” Coba konsultasikan dengan dokter Anda..
mau tanya saya kurang begitu paham mengenai vaksin dan apa keuntunganya u bayi
anak saya lahir melalui proses vakum dari lahir 0-9bln imunisasi BCG,HEPATITIS E ,POLIO,DPT,CAMPAK.cuma itu saja sekarang anak sy usia nya mau jalan 18bln pertanyaan saya apakah anak saya harus di vaksin lagi
@ ulfah,
Kalau berpatokan pada jadwal di atas, maka ada beberapa imunisasi yang harus diulang..
Saran kami konsultasilah dengan DSA Anda yang biasa memberikan imunisasi kepada bayi Anda.. Lalu yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
Anda bisa membaca juga artikel yang terkait:
http://www.tipsbayi.com/kontroversi-imunisasi-bayi-masukan-bagi-ummat-islam.html
dear tips,
kira2 untuk imunisasi tambahan apa saja macamnya ya?? mohon info dong, skalian jadwal pemberiannya …thanx tips baby…
Luna
@ luna,
Untuk jadwal pemberian imunisasi Anda bisa lihat jadwal di atas..
Saran kami konsultasilah dengan DSA Anda yang biasa memberikan imunisasi kepada bayi Anda.. Lalu yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu..
Anda bisa membaca juga artikel yang terkait:
http://www.tipsbayi.com/kontroversi-imunisasi-bayi-masukan-bagi-ummat-islam.html
saya mau tanya, vaksin itu berasal dari antigen yang sudah lemahkan, pertanyaanya dari mana asal muasalnya antigen tersebut. terimakasih
@ khaerul,
Asalnya antigen dari mikroorganisme dari agen menular tersebut.. tentunya sudah dilemahkan virulensi atau keganasannya..
bayi saya dari lahir ikut imunisasi terus dan terakhir campak…tapi saya perhatikan betis kanannya agak kecil dari sebelah kanannya .apa ada pengaruh suntikan yg sering di kaki kanan?berbahaya tidak?terima kasih
@ ratna,
Memang dokter atau bidan akan menggilir kaki yang akan disuntik, terlebih jika suntikan dilakukan dalam waktu yang sama. Akan tetapi bedanya ukuran betis bukan disebabkan pengaruh dari suntikan..
Perlu diketahui bahwa semua organ tubuh makhluk hidup itu tidak ada yang sama persis. Organ kiri dengan kanan akan berbeda, meskipun kadar bedanya berfariasi ada yang tidak terlihat dan ada juga yang terlihat.. Bahkan gambar wajahpun jika kita copy paste misalnya bagian kiri di copy ke kanan, maka hasilnya akan aneh dan akan hilang indahnya..
Inilah tanda kehebatan dan kekayaan Allah..
aku mau tanya tdi anak ku di imunisasi DPT HB2/polio 3, di bagian paha kiri tpi bln kemarin di imunisasi bagian paha kiri juga bagai mana dampak nya?
@ susanti,
Insya Allah tidak apa-apa bu..
maaf.. saya tidak sependapat tentang imunisasi..
@ raja,
Tidak sependapat boleh saja..
Saat ini di kita atau di negara maju sudah banyak yang meninggalkan imunisasi. Bahkan ada yang sama sekali tidak memberikan imunisasi pada semua anaknya.. Dan ajaibnya Alhamdulillah anaknya sehat..
Amankah pemberian iminisasi pada bayi yang sakit batuk dab pilek ?
@ Wiwik indra wati,
Secara umum tidak mengapa. Coba konsultasikan dengan dokter Anda, namun pada umumnya, tidak mengapa jika imunisasi dilakukan pada anak-anak yang sedang sakit ringan seperti pilek, demam ringan, atau diare..
amankah pemberianIPD 1 pada usia 6 bulan, & bolehkah diberikan dgn jarak 2 minggu dari pemberian imunisasi polio, DPaT & Hib ke 2 (combo)?
@ evlizy,
Meskipun menerima beberapa vaksinasi sekaligus merupakan hal yang aman bagi bayi Anda, akan tetapi “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!”
SEKALIPUN ANAK SDH DIVAKSINASI CACAR, IA AKAN TETAP TERJANGKIT, TAPI TIDAK SEPARAH YANG TIDAK DIIMUNISASI
terimakasih, info yg sangat berharga, tp sy ada satu pertanyaan, apakah anak/bayi yg sudah divaksin cacar akan terjangkit cacar ?