Shaken Baby Syndrome (SBS): Waspadalah!

Apa Itu Shaken Baby Syndrome?

Shaken Baby Syndrome (SBS), yang dapat di-Indonesiakan sebagai Sindrom Bayi Yang Digoncang adalah sebuah istilah yang digunakan untuk kasus penyiksaan terhadap bayi.

Pada kasus SBS, biasanya si bayi digoncang-goncangkan dengan kuat oleh orang dewasa yang sedang marah dan biasanya dimaksudkan untuk menghentikan tangisan atau rengekan bayi.

Shaken Baby Syndrome biasa menimpa anak berusia di bawah 1 tahun dan dapat mengakibatkan cedera otak parah yang permanen, cedera urat saraf tulang belakang, pendarahan pada mata, bahkan kematian.

Seberapa Umumkah Shaken Baby Syndrome?

Untuk Indonesia, kami tidak memiliki data yang ajurat. Namun sebagai gambaran, di Amerika terdapat sekitar 1000 hingga 1500 kasus setiap tahunnya. Sebagian besar korban SBS adalah bayi berusia 3 – 8 bulan. Ada juga kasus yang lebih sedikit ditemukan pada balita hingga yang nerusia 4 tahun.

Dan… 25% anak yang mengalami Shaken Baby Syndrome di Amerika mengalami kematian.

Apa yang Menyebabkan Shaken Baby Syndrome?

Bayi memiliki otot leher yang sangat lemah. Namun ia memiliki kepala yang berat dan besar jika dibandingkan dengan ukuran tubuh mereka. Otak bayi sangatlah rentan dan memerlukan ruang untuk tumbuh. Karena itulah terdapat rongga atau celah antara tengkorak kepala dan otaknya yang dapat mendukung pertumbuhan tersebut.

Jika Anda mengoncangkan bayi Anda dengan kuat, ini dapat menyebabkan otak si kecil berpindah tempat dalam rongganya. Selanjutnya jaringan otak si bayi akan membengkak dan pembuluh darahnya bisa robek.

Biasanya, bayi yang mengalami Shaken Baby Syndrome akan mengalami pendarahan otak, pendarahan pada mata serta cedera pada urat saraf tulang belakang atau leher. Sebagian bayi juga memperlihatkan memar dan tulang rusuk yang retak.

This entry was posted on Friday, August 29th, 2008 and is filed under Perawatan Bayi, Perkembangan Bayi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

52 Komentar untuk “Shaken Baby Syndrome (SBS): Waspadalah!”

  1. Shaken Baby Syndrome (SBS): Waspadalah! « Nurasa’s Blog, It’s My World on October 28th, 2008 at 3:56 am

    [...] no responses Shaken Baby Syndrome (SBS): Waspadalah! [...]

  2. dini on November 20th, 2008 at 2:29 am

    aduh serem yah……saya jadi takut nih, karena saya suka mengguncang anak saya yang berumur 18 bulan karena saya gemas, bukan karena saya marah atau kesal.Jujur aja saya suka ga kontrol klo gemas karena kelucuannya…..apa itu bisa membahayakannya juga.

  3. tipsbayi on November 20th, 2008 at 3:20 am

    dini;
    Sebaiknya dihindari.., Hal lain yang juga jangan dilakukan
    - Melempar bayi ke udara
    - Lari-lari sambil membawa bayi di punggung atau di kepala
    - Kuda-kudaan (bayi naik ke punggung, naik ke kaki dan digoyang-goyang)
    - Memutar-mutar bayi.

    Jangan lupa mengingatkan orang-orang di sekitar si kecil seperti pengasuh, kakek-nenek, saudara untuk tidak mengguncang-guncang bayi.

  4. susan on December 10th, 2008 at 6:47 am

    aduh serem bngt sichhh…jd tkut nich soalnya adik saya klo gemes liat anak saya suka di lembar keatas jd nya anak saya kerawa keras bngt itu yg bikin lucu..tp skrng jd tkut nich….saya jg klo gemes sama anak saya suka ga ke kontrol apalagi klo lg becanda…

  5. dini on December 13th, 2008 at 2:39 am

    thanks banget yah atas informasinya.senua yg ada di larangan itu ……i did……..tp skr ga akan saya lakukan lagi.thanks bgt yah

  6. tri on January 7th, 2009 at 6:28 am

    ini benar gak ya ? soalnya gak da berita yg menyiarkan mengenai masalah ini, kaya nya nemu nya hanya di artikel di internet aja.

  7. tipsbayi on January 7th, 2009 at 7:13 am

    tri:
    Ya benar.
    Anda bisa lihat artikel tentang Shaken Baby Syndrome di WikiPedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Baby-shaking

  8. rina on January 28th, 2009 at 4:53 am

    bayi ku msk 2 bln tapi kayaknya banyak lendir di lehernya,normal ngga ya?

  9. tipsbayi on January 31st, 2009 at 4:29 am

    Rina:
    Lendir di dalam dapat dikeluarkan dengan disedot.., Anda bisa bawa anak Anda ke bidan biasanya bidan punya alat penyedot yang cukup aman..

  10. joko on February 11th, 2009 at 3:17 pm

    thanks banget ya ……. atas semua infonya

  11. amie on February 18th, 2009 at 12:11 pm

    ihh hgeri juga dengernya yah…..aduh jangan sampai deh itu terjadi di anak ku….

  12. eva on February 26th, 2009 at 4:30 am

    anak pertamaku umur 2 bln meninggal dunia kemungkinan disebabkan SBS, soalnya anakku itu sering menangis,jadi klo mau didiamkan diayun / digendong sambi diayun-ayun terlalu keras,akhirnya br tertidur,pada satu malam dia panas tinggi trus sesak napas,aku bw ke RS langsung bantu oksigen,selang setengah jam anakku menghembuskan napas terakhirnya sambil mengeluarkan darah dari mulutnya.sedihhhhhhhhh banget,jadi temen2 hati-hati klo mengguncang anak…

  13. tipsbayi on February 27th, 2009 at 3:27 am

    Eva:
    Kami turut berduka cita atas meninggalnya anak Anda.. , dan ini merupakan pelajaran untuk kita semua agar kita lebih berhati-hati dengan buah hati kita..

  14. Lusy on April 28th, 2009 at 10:07 am

    duh, serem ya… anakku skg usia 4bln, ak juga suka lo lempar2 anakku ke atas ato ak ayun2 gitu karena gemes & seneng liat dia tersenyum lebar krn kegiatan itu.. mudah2an dia g ada apa2.. mulai skg g lagi deh becanda gitu2… duh seremmm..

  15. Mama ifath on May 24th, 2009 at 11:38 am

    Untng blm smpt trjdi pd bayiku krn info tips bayi. Thanks God. Uh seremnya..

  16. Akbar on May 28th, 2009 at 4:08 am

    Terimakasih atas infonya, dalam satu halaman saya bisa mendapatkan 2 info sekaligus, SBS dan lendir.

    Bayi saya (1,5 bulan) selalu diam dari tangisnya setelah diayun keatas dan kebawah, saya memang menyadari kalo ini berbahaya, tapi dia hanya bisa diam setelah diperlakukan seperti itu.

    Bayi saya juga berlendir, dan sudah saya periksa ke RS Fatmawati, dari sana hanya diberikan obat tetes untuk mulut, dosis 4 tetes 2x sehari, dan bila diperlukan. Tapi sampai sekarang anak saya belum hilang lendirnya, terasa seperti suara ngorok ketika dia menarik nafas.

  17. tipsbayi on May 28th, 2009 at 4:21 am

    Akbar :

    Dokter memberikan mucopect yaitu untuk membantu menghilangkan lendir.., dokter pun tidak memberikan diagnosa lain kan? mudah-mudahan si kecil cepat sembuh.. :-)

  18. bunda naya on June 8th, 2009 at 4:03 am

    msh mengenai SBS, apakah bayi yang tidur diayunan juga berpotensi terkena SBS? bayiku umur 4 bln klo tidur suka diayunan, mhn penjelasannya

  19. Tatik on June 26th, 2009 at 4:18 am

    saya sudah 2 X punya anak, sering saya pake Ayunan yg di goncang2x ke atas ke bawah, apakah itu berbahaya???? mohon sharingnya….

  20. tipsbayi on June 27th, 2009 at 2:57 am

    bunda naya, Tatik :

    Sebaiknya dihindari yang terlalu berlebihan, semisal terlalu kencang menggoyangkannya.., dan juga buatlah kebiasaan agar bayi Anda tidur dengan sendirinya tanpa harus di ayun sesuai jadwal istirahat bayi Anda.. :-)

    Hal lain yang juga jangan dilakukan
    - Melempar bayi ke udara
    - Lari-lari sambil membawa bayi di punggung atau di kepala
    - Kuda-kudaan (bayi naik ke punggung, naik ke kaki dan digoyang-goyang)
    - Memutar-mutar bayi.

    Jangan lupa mengingatkan orang-orang di sekitar si kecil seperti pengasuh, kakek-nenek, saudara untuk tidak mengguncang-guncang bayi.

  21. dewi on July 10th, 2009 at 6:31 am

    sampai batas umur berapa bayi tidak boleh diguncang berlebihan? soalnya anak saya berumur 18 bln sering digendong di pundak ayahnya sambil bermain dan berlari lari kecil. apakah itu termasuk berbahaya? thank’s

  22. tipsbayi on July 11th, 2009 at 3:35 am

    dewi :

    umur balita yang sangat rentan sekali SBS, menggendong di pundak hendaknya hati-hati juga jangan terlalu di guncang atau berlari-lari.. :-)

  23. NANA on July 22nd, 2009 at 7:51 am

    Ih bener2 aku baru tahu lo klo SBS itu bahaya soal nya aku klo gemes suka aku lempar lempar ke atas kan bayiku ( 8 bln ) seneng.tp klo tahu itu bisa berakibat SBS
    gak akan lagi deh.Thanks ya atas info nya….

  24. yunika on September 13th, 2009 at 1:37 pm

    nakutin bgt ya, ternyata ada banyak kebiasaan2 yg menurut kita biasa aja malah bisa membahayakan si kecil. bayiku baru 3bl sering banget di goyang2 pas digendong neneknya sambil ditepuk pantatnya krn sering rewel, untungnya sih skrg udh gak lagi tapi gantinya klo tidur mimik ASInya sambil miring. kira2 bahaya gak ya……?

  25. tipsbayi on September 14th, 2009 at 3:50 am

    yunika :

    Minum ASI sambil miring gak apa-apa, malah itu bagus untuk menghindari tertelannya cairan saat gumoh dan Anda juga bisa sekali-kali menidurkan bayi Anda dengan posisi miring untuk menghindari bentuk kepala peang..

  26. meta on November 17th, 2009 at 4:41 am

    mbak mo nanya, anak saya skg umurnya 6 bulan. sejak usia 4 bulan raydi klo bobok hrs diayun pake ayunan..gmn tuw mbak..?? apa gpp ? makasi yah

  27. tipsbayi on November 18th, 2009 at 10:19 am

    meta:

    Sebaiknya dihindari yang terlalu berlebihan, semisal terlalu kencang menggoyangkannya.., dan juga buatlah kebiasaan agar bayi Anda tidur dengan sendirinya tanpa harus di ayun sesuai jadwal istirahat bayi Anda.. :-)

    Hal lain yang juga jangan dilakukan
    - Melempar bayi ke udara
    - Lari-lari sambil membawa bayi di punggung atau di kepala
    - Kuda-kudaan (bayi naik ke punggung, naik ke kaki dan digoyang-goyang)
    - Memutar-mutar bayi.

    Jangan lupa mengingatkan orang-orang di sekitar si kecil seperti pengasuh, kakek-nenek, saudara untuk tidak mengguncang-guncang bayi.

  28. meta on November 20th, 2009 at 10:35 pm

    makasi yah mbak…akan saya usahakan sikecil bobowk sendiri

  29. rika s syamsu on December 19th, 2009 at 11:42 am

    mbak anak saya pas periksa ke dokter disuruh fisioterapi karena ada lendirnya, umurnya baru masuk 2 bulan, bahaya gak ya?

  30. tipsbayi on December 22nd, 2009 at 4:34 am

    rika s syamsu:

    Lendir ini kemungkinan lendir sisa persalinan.., apabila ini lendir sisa persalinan selain bisa disedot oleh bidan bisa juga keluar dengan sendirinya dengan cara menidurkan bayi Anda dengan posisi miring.. Insya Allah ini tidak bahaya..

    Susui terus bayi Anda dengan ASI dan berikan istirahat yang cukup.

    Memang Ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter Anda agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang akurat sehingga mendapatkan diagnosa yang tepat..

  31. herlina febrina on January 6th, 2010 at 7:49 am

    mbak, bayi saya usia 3bln , kalo tidur harus digendong sambil diayun2 dan ditepuk2 pantatnya, hal ini termasuk bahaya jg? soalnya kalo tidak digendong sambil dibawa jalan bayi saya tidak mau tidur.
    selain itu bayi saya kalau tidur sering ngorok.. apa itu wajar? atau krn ada sesuatu di paru2 nya?

  32. novi on January 27th, 2010 at 3:37 am

    Ia mbak,,kebanyakan bayi spt itu yac.. bayi sy skrg da 2 bulan, kadang2 kalo uda mo tidur..tapi masih rewel ..sama minta digendong dulu..sambil diayun2 dan ditepuk2.. uda pulas.kita taruh tempat tidur..baru tertidur dia.. kalo baca2 yg di atas..jd takut juga..

  33. bunda xavier on February 2nd, 2010 at 1:17 pm

    haduh…sy ngeri banget baca artikelnya…bayi sy 2 bln jg sering diayun2 dulu sebelum tidur, tapi skarang sy mau mulai coba spy bs tdr sndiri…bayi sy dari umur 2 minggu napasnya bunyi, apalagi klo lg nyusu napasnya bunyi ky asma.. dokter blng bnyk lendir d tnggrokannya trus dikasi obat yg ditetes,kata dokter lendirnya kluar lewat muntah tapi bayi sy udh muntah banyak bgt hmpir tiap hari tapi lendirnya tetep ada…apa itu bahaya?sebenernya bayi sy knp ya mbak?

  34. tipsbayi on February 4th, 2010 at 1:20 am

    herlina febrina:

    Tidak bahaya jika diayun pelan dan wajar.. Itu karena sudah kebiasaan. Hanya saja itu kebiasaan yang kurang baik. Anda jadi repot kan? Maka rubahlah secara bertahap kebiasaannya. Susui bayi Anda apabila sudah terlihat mengantuk. Boleh ditepuk-tepuk perlahan. Ciptakan suasana sekitar yang tenang. Redupkan lampu ruangan..

    Untuk ngoroknya.. Mungkin saja penyebab suara ngoroknya adalah cairan sisa persalinan.. Anda bisa coba merubah posisi tidur bayi Anda, buat posisi tidur agak miring.

    Apabila masih tetap saja suara ngoroknya ada, Anda bisa periksakan bayi Anda pada bidan/ dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih akurat apa penyebab ngoroknya.. :-)

  35. tipsbayi on February 4th, 2010 at 1:32 am

    novi, bunda xavier:

    Asal ayunannya yang wajar, perlahan tidak terlalu kuat, itu tidak apa-apa..
    Akan tetapi itu akan jadi kebiasaan yang kurang baik.. Maka sebaiknya Anda rubah sebelum jadi kebiasaan.. ;-)

    Lendir seperti ini kemungkinan lendir sisa persalinan.. Apabila ini lendir sisa persalinan selain bisa disedot oleh bidan bisa juga keluar dengan sendirinya dengan cara menidurkan bayi Anda dengan posisi miring.. Insya Allah ini tidak bahaya..

    Susui terus bayi Anda dengan ASI dan berikan istirahat yang cukup..

  36. Anonymous on February 15th, 2010 at 6:29 am

    Makasih banget, walau agak telat, karena anakku udah hampir dua tahun. dulu sering kuayun-ayun. diangkat2 juga. alhamdulillah sehat. tapi tidak akan aku lakukan lagi. maksih masukannya

  37. Bunda Adhya on February 15th, 2010 at 12:05 pm

    Thanks info nya. Iya,anakku jg seneng di ayun.Sbenarnya bisa tidur dg sendirinya,tp kadang qt kurang sabar,jd di ayun2 biar cepet tidur.
    Pokoke patokan ny yg penting ga berlebihan gitu ya?Atau ad gejala g d anak?

  38. tata on April 4th, 2010 at 7:18 am

    makasih infonya:bayiku skrg 6 bln,dulu mulai 3 bln adikku srg bikin dia ketawa sambil digetar2 kdg dilempar2,kmudian trjd keseleo hbs itu sy larang adik sy untuk memperlakukan spt itu lg,bayi sy dulu jg berlendir nafasnya krok krok tp alhamdulilh skrg sdh enggak,sy ksh balsem transpulmin didada n punggunggnya tiap habis mandi.

  39. tipsbayi on April 5th, 2010 at 2:07 am

    Anonymous, Bunda Adhya, tata:

    Sama-sama.. ;-)
    Hati-hati saja jangan terlalu berlebihan. Sebelumnya tidak ada gejala yang terlihat, semuanya terjadi begitu cepat dan mendadak..

    Tata.. Belajar dari pengalaman hati-hati deh.. jangan sampai terjadi keseleo lagi kasihan.. :-(

  40. Iceng on April 22nd, 2010 at 7:42 am

    mbak mo tanya, waktu bayi saya umur blm 2 bulan, saya pernah menggoncang kuat sekali di ayunan kayak dikocok2 gitu (ada beberapa kali) karena rewel gak mo tidur. Sekarang saya lihat kepalanya selalu miring ke samping, apa itu karena efek goncangan itu? sekarang saya jadi sangat menyesal takut kenapa2 dengan bayi saya. tolong penjelasannya., terima kasih.

  41. tipsbayi on April 26th, 2010 at 3:02 pm

    Iceng:

    Usia berapa sekarang..? Kepalanya miring ke samping ketika tidur..? Apakah bayi Anda rewel seperti ada yang sakit setelah diguncang..?

  42. Iceng on April 27th, 2010 at 5:20 am

    skrg usianya 4bulanan, anak cewek, wkt baru lahir sih suka tidur miring ke samping, skrg tidak lagi. Justru setelah diguncang2 dia jd diam dan mo tidur. Kepalanya miring kala digendong. Kata mama saya sih karena masih kecil jd tulangnya blm kuat, jd kepalanya blm bisa tegak amat. Tapi saya lihat beberapa hari ini udah mulai tegak.. walau kadang2 msh miring ke samping. Apa benar Mbak karena msh kecil jd kepalanya blm bisa tegak benar? anak saya sih sehat, selalu ceria, kuat minum susu, gak rewel, waktu umur 3 bln 1 minggu di imunisasi beratnya 6,2 kilo. Thanks byk Mbak infonya..

  43. tipsbayi on April 29th, 2010 at 2:19 am

    Iceng:

    Wah.. Berat badan bayi Anda ideal dan terlihat bayi Anda sehat-sehat saja.. :-)
    Memang benar.. untuk otot dan tulang leher perlu waktu untuk bisa kuat tegak.. Anda jangan terlalu khawatir, seiring dengan bertambahnya usia bayi Anda maka otot dan tulang lehernya akan terus membaik..

    Anda bisa mengatur bergantian posisi tidur bayi Anda, miring kiri, kanan atau terlentang agar bayi Anda tidak kesal atau capek.. ;-)

  44. Iceng on April 29th, 2010 at 7:11 am

    Iy Mbak, saya skrg ud lega ternyata bayi saya gak apa2 krn beberapa hari ini saya lht kepalany ud makin bisa tegak, kemarin2 saya khawatir sampai gak bisa tidur, merasa bersalah krn mengira anak saya jd cacat gara2 goncangan saya hehehe… Ini jadi pelajaran buat saya selanjutnya gak berani lagi ayun anak kuat2.. Thanks byk Mbak infonya..

  45. tipsbayi on May 3rd, 2010 at 12:24 am

    Iceng:

    Sama-sama.. ;-)

  46. Maria on May 23rd, 2010 at 5:46 pm

    Ya mau tny, bayi sy b’usia 4bln dan minggu lalu sy tserang batuk n pilek namun skrg sudah smbuh, yg saya mau tanyakan bayi saya nafas’nya trdengar grok grok? Sy bingung bgmn cr mengatasi agar tdk bunyi lg, dan apakah itu dsebabkan krn tertular sy yg saat itu sdg batuk n flu? Bayi saya mendapat asi eksklusif mulai saat dya berumur 1,5bln sblmnya menggunakan susu formula, trimakasih n mohon tanggapan secepatna

  47. fera on June 5th, 2010 at 2:01 am

    info yg sangat bermanfaat,, bayi sy suka banget diayun klo mw tidur, klo siang srg diayun sm kakak nya takut nya kakak nya mengguncang terlalu kuat krn sy tdk bisa pantau..

  48. tipsbayi on June 9th, 2010 at 7:50 am

    Maria:

    Bayi Anda bisa saja tertular pilek dari Anda, akan tetapi bukan melalui ASI Anda. Maka tetaplah pertahankan pemberian ASI pada bayi Anda. Bahkan dengan diberikannya ASI maka sistem imun-nya akan lebih baik.

    Penularan flu atau pilek bisa dicegah dengan cara memakai masker ketika Anda menyusui.. ;-)

    Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak minum susu dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..

    Memang untuk batuk berdahak pada bayi biasanya agak lama karena bayi belum bisa membuang dahak atau lendirnya sendiri..

    Bunyi grok-grok tersebut adalah dari dahaknya. Untuk mencairkan dahaknya Bisa dengan terapi uap atau juga memberikan kehangatan pada dada dan punggungnya adalah salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan ..

    Semoga lekas sembuh.. ;-)

  49. tipsbayi on June 9th, 2010 at 7:59 am

    fera:

    Benar.. harus hati-hati.. Meskipun tidak bahaya jika diayun pelan dan wajar..

    Itu karena sudah kebiasaan. Hanya saja itu kebiasaan yang kurang baik. Anda jadi repot kan apabila setiap mau tidur harus diayun? Maka rubahlah secara bertahap kebiasaannya. Susui bayi Anda apabila sudah terlihat mengantuk. Boleh ditepuk-tepuk perlahan. Ciptakan suasana sekitar yang tenang. Redupkan lampu ruangan.. ;-)

  50. Pojok Mungil » Blog Archive » Twitting IS Doing on August 17th, 2010 at 8:39 pm

    [...] Sayangnya masih banyak yang bilang kalau pemilik akun Twitter itu omong doang, alias cuma bisa ngetwit tanpa ada aksi nyata. Yah, memang banyak sih yang begitu. Termasuk saya, cuma bisa menuangkan pemikiran via Twitter tanpa ada wujud nyatanya. Tapi menurut saya dengan menulis ide, pikiran atau pengalaman di Twitter sedikit banyak bisa memberi sesuatu kepada orang lain. Seperti twitkusi, kultwit atau sekedar mengomentari kejadian yang baru ia lihat. Misalnya, seseorang melihat ibu yang mengayun-ayun bayinya dengan keras alih-alih memberi tahu ibu si bayi, ia menulis di akun twitternya bahwa perilaku seperti itu bisa mengakibatkan Shaken Baby Syndrome. Kenapa dia nggak ngomong aja daripada “cuma” nulis di twitter? Mungkin dia sungkan atau belum menemukan waktu yang tepat. Tapi dengan menulis itu, akan dibaca sama semua followernya yang mungkin belum pernah tahu apa itu shaken baby syndrome. [...]

  51. DianWinn on August 21st, 2010 at 10:38 pm

    Wah infonya bermanfaat sekali..
    Untung sebelum saya hamil saya sdh tahu ttg SBS jd sdh saya cegah,
    Mbak saya mau tanya ttg bgmn teknik menidurkan bayi dengan posisi miring? Karna kalau dimiringkan berarti tangannya akan tertindih kan? Lalu berapa jam harus di kembalikan lg ke posisi semula?
    Bayi saya msh 3minggu. Ini anak pertama saya. Selama ini tidurnya terlentang krn saya tdk tahu ttg macam-macam posisi tidur bayi. Saya termasuk orang yg tdk suka coba-coba, apalagi utk anak.
    Terimakasih :)

  52. tipsbayi on August 23rd, 2010 at 3:29 am

Komentar Anda...

"Terima kasih atas ebooknya..."

"Saya merasa sangat beruntung sekali bisa mendapatkan Ebook 12 Bulan Pertama, maklum, saya adalah seorang calon ayah yang sangat membutuhkan banyak informasi tentang bayi dan hal lain tentang ibu hamil, semuanya saya dapat melalui informasi dari Tips Bayi dan ebooknya yang sangat bermanfaat.


Isi Ebook 12 Bulan Pertama menurut saya sangat lengkap, dan sebelumnya saya berfikir akan membeli buku panduan lain tentang bayi dan ibu hamil, tetapi setelah membeli ebook tersebut, fikiran untuk membeli buku panduan lain tidak saya wujudkan.


Buat calon orang tua yang ada di seluruh Indonesia, saya sarankan membeli Ebook 12 Bulan Pertama, karena nilai rupiah yang kita keluarkan tidak dapat menandingi manfaat yang sangat besar yang terkandung dalam ebook tersebut..."

>>> Al Fahmi - Muara Bungo, Jambi

Artikel Paling Populer




Video: Pertolongan Jika Bayi Tersedak