Memilih Dot dan Botol Bayi

Bingung memilih botol susu bayi? Tidak tahu dot bayi mana yang harus Anda beli? Simak bagaimana sebaiknya Anda memilih, merawat dan menggunakan botol susu dan dot bayi…

Haruskah Botol Susu Bayi Anda Steril?

Ya. Untuk itu, Anda sebaiknya merebus botol bayi serta dotnya selama sekitar 10 menit.

Anda bisa melakukan ini cukup setiap 2-3 hari sekali, asalkan Anda menyimpan botol dan dot bayi tersebut di tempat yang bersih. Jangan menyimpannya dekat kompor atau oven, misalnya.

Mengenai jenis botol bayi, sepertinya ini hanya masalah selera saja. Yang jelas, pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

Dot Bayi

Mungkin Anda bingung dengan berbagai ukuran dot yang dijual di pasaran. Apa sih bedanya? Sebenarnya yang berbeda hanya besar lubangnya saja, bukan ukuran dotnya.

Dot bayi berukuran kecil memiliki lubang yang lebih kecil, sehingga tetesan susunya tidak membuat bayi Anda yang masih sangat kecil tersedak. Tetesan yang baik untuk bayi yang baru lahir adalah sekitar 1 tetes/detik ketika botol dalam keadaan terbalik.

Pilihlah dot yang nyaman untuk bayi Anda. Dot yang bentuknya menyerupai payudara merupakan pilihan utama, untuk mengurangi perbedaan bentuk mulut si bayi antara menggunakan dot dan ketika ia menyusu langsung dari Anda.

.

.

This entry was posted on Saturday, February 7th, 2009 and is filed under Perlengkapan Bayi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

98 Komentar untuk “Memilih Dot dan Botol Bayi”

  1. YAASINTA on February 8th, 2009 at 8:51 am

    YANG HARUS DISIAPKAN KETIKA MEMANDIKAN BAYI, BIASA SABUN MANDI, SHAMPOO BAYI, AIR HANGAT DAN JUGA MAINAN YANG BISA DIBAWA KETIKA BAYI MANDI, JADI BAYI TIDAK REWEL ATAU MELAWAN KALAU DIMANDIKAN, KARENA DIA SIBUK DENGAN MAINANNYA. :)

  2. yenni on February 16th, 2009 at 8:54 am

    Buat: Tip Bayi ytc.

    Mau tanya nich, merebus dot bayi bisa dilakukan 2-3 hari sekali, kita harus menyiapkan berapa botol ya…….

    thank.

  3. tipsbayi on February 17th, 2009 at 4:40 am

    Yenni:
    Biasanya jumlah botol gimana kebutuhan dan kemampuan kita, punya 3 juga cukup kok.. ;-) yang penting pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

  4. jun on February 19th, 2009 at 3:16 pm

    gimana cara yang bener untuk cuci harian …
    selama ini saya mencuci nya dengan sabun stlh itu di siram air panas kira2 dara ini benar atau tidak? …
    karena ada yang bilang tidak bole di cuci pakai sabun …
    mohon sharing nya …
    thx before
    Rgrd’s
    jun

  5. jun on February 19th, 2009 at 3:17 pm

    mohon comment nya ..

  6. Zahara on February 23rd, 2009 at 1:00 am

    Artikel2nya bagus banget ya. Sy mau tanya tentang dot bayi yang katanya bebas BPA, apakah yg beredar dipasaran mengandung BPA? Apa bahaya BPA bagi bayi? Terima kasih atas jawabannya

  7. indri on February 23rd, 2009 at 5:56 am

    katanya bentuk dot yang dipakai berpengaruh pada pertumbuhan gigi. betul ga ? trims

  8. tipsbayi on February 24th, 2009 at 4:32 am

    Jun:
    Dicuci pakai sabun cuci piring boleh. Dan harus disikat dalamnya pakai sikat botol. Yang dicuci pakai sabun bukan cuma botolnya, tapi juga dot, cincin botol, tutup botol. Bilas yg bersih sampai hilang bau sabun. Direbus sampai airnya mendidih adalah lebih baik dan aman dari pada hanya disiram air panas saja. Diamkan beberapa saat di dalam panci. Setelah agak hangat, angkat botol & kelengkapannya tadi. Simpan di kotak tertutup setelah ditiriskan terlebih dahulu.

    Zahara:
    Anak-anak, terutama bayi yang masih dalam kandungan dan bayi yang baru lahir, memiliki risiko yang paling besar terhadap bahan kimia BPA. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang dapat berdampak selama periode emas pertumbuhan anak, meskipun akibatnya tidak langsung tampak.

    Banyak sekali botol-botol dan alat makan maka untuk menghindari atau meminimalisir dampak BPA pada si kecil kami berikan beberapa tips berikut:
    * Hindari penggunaan botol polikarbonat yang mengandung BPA. Sebagai gantinya gunakan botol bebas BPA, atau botol yang terbuat dari gelas/kaca.
    * Ketika membeli botol plastik, pilihlah botol yang menggunakan polypropylene/polyethylene, yang tidak keras dan tidak mengkilat.
    * Carilah tanda “BPA-free” pada kaleng atau botol susu yang Anda beli.
    * Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl pada bayi.
    * Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik karena dapat memicu pelepasan BPA. Sebagai gantinya, gunakanlah wadah gelas/kaca atau keramik.
    * Cucilah botol dan wadah plastik dengan spons agar tidak merusak lapisan plastiknya.
    * Belajar membaca kandungan dalam plastik. Singkirkan produk plastik yang mengandung bahan-bahan seperti DBP dan DEP, DEHP, DMP. Gunakan polyethylene (#5), dan hindari polikarbonat (#7).
    * Jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah tergores/rusak atau kusam.

  9. tipsbayi on February 24th, 2009 at 4:51 am

    Indri:
    Memang kebiasaan minum susu dengan botol dot menjelang tidur, bisa menyebabkan karies gigi. Laktosa dan sukrosa dalam sisa susu yang tergenang di mulut sepanjang malam, akan mengalami proses hidrolisa oleh bakteri plak menjadi asam yang kemudian melarutkan email gigi. Demineralisasi ini tidak terjadi di permukaan, melainkan di subsurface (lapisan di bawah permukaan gigi). Mungkin ini yang di maksud Anda berpengaruh pada pertumbuhan gigi. Maka kalau terpaksa, begitu anak tertidur, botol dot harus segera diambil dan mulut anak dikeringkan. Akibat serupa bisa terjadi pada anak yang punya kebiasaan mengemut makanan. Kalau bentuk dot tidak banyak pengaruh hanya masalah kemiripan dengan puting susu ibu, kekenyalan dan kenyamanan anak.

  10. yuni on February 27th, 2009 at 12:49 am

    apakah boleh kita membuat susu 2 botol, airnya pake air panas biar gak basi,dimalam hari,krn repot jg kalo harus bangun terus untuk buat susu?

  11. tipsbayi on February 28th, 2009 at 3:51 am

    Yuni:
    Boleh saja bikin 2 botol sisanya disimpan di lemari es, tapi sepertinya akan lebih repot lagi dengan begini, karena apabila malam dibutuhkan maka harus di panaskan dengan cara direndam botolnya dalam air panas. Dalam suhu ruang ketahanan susu formula berbeda-beda, tapi rata-rata bisa bertahan dalam suhu ruang tanpa AC 2 jam dan pada ruangan AC nonstop 4 jam, maka Anda dapat mempertimbangkan berapa jam sekali anak Anda bangun dan membutuhkan beraca cc setiap menyusu..

  12. ely on March 2nd, 2009 at 3:35 am

    Saya tidak merebus botol, dot dan kelengkapannya. tapi saya mensterilkannya dengan alat sterilisasi. Apakah aman?. saya selalu mensterilkan botol, dan dotnya setelah dicuci. dan embun (titik2 air) yang ada didalam botol bahaya tidak yah, jika tidak saya tiriskan dan langsung saya gunakan???.
    terimakasih atas jawabannya.

  13. hayu on March 2nd, 2009 at 4:04 am

    bolehkan botol dan dot bayi dicuci setiap hari?

  14. tipsbayi on March 3rd, 2009 at 4:23 am

    Ely:
    Sterilisasi sama fungsinya dengan merebus, ada baiknya embun-embun yang menempel pada botol dikeringkan juga meskipun hanya sedikit karena apabila botol disimpan tidak langsung dipakai, mikroorganisme lain seperti bakteri, kuman, dan yang paling banyak adalah jamur, akan masuk kembali ke air tersebut dan menempel lagi pada botol susu. Tentu saja banyak atau sedikitnya kuman dan jamur terkait dengan sanitasi dan keadaan lingkungan sekitar. Jika relatif bersih, jumlah kumannya pastilah tidak sebanyak yang berada di lingkungan kotor. Namun perlu diingat, meski jumlahnya sedikit tidak berarti kuman dan jamur ini tidak bisa membuat bayi sakit.

    Hayu:
    Tentu lebih baik kalau dot dan botol dicuci setiap hari..

  15. nana on March 19th, 2009 at 7:14 am

    saya merebus botol dot anak saya dalam sehari minimal 2 kali, karena type anak saya yang suka sekali ngedot estafet. beberapa botol dot nya sudah kusam, tapi masih bagus dan tetap saya gunakan untuk anak saya. bahaya nggak ya? satu lagi, saya sering sekali merebus botol dot sampe air untuk merebusnya dingin lagi. bahaya nggak ??

  16. rhelyta indah dewi on April 21st, 2009 at 12:58 am

    seringnya saat menyiapkan susu terburu-buru, sehingga pada saat membuatkan susu menggunakan 1/2 air panas dan 1/2 nya air adem ..

    apakah ada efeknya bagi bayi jika langsung minum susu tsb, karena pada orang dewasa sering terjadi “anyang-anyangan” gejala sebentar” pipis tapi pipis nya agak susah jika meminum langsung air campuran antara air panas dengan air adem bahkan dingin..

    Terima Kasih

  17. tipsbayi on April 22nd, 2009 at 4:20 am

    rhelyta:

    Mendidihkan air ketika mempersiapkan susu formula direkomendasikan secara umum walaupun dulunya dianggap berlebihan.

    Bayi anda mungkin mau minum susu yang dicampur dengan air dingin, atau dia malah ingin susu yang hangat. Anda dapat menghangatkan susu dengan menempatkan botol pada air panas yang mengalir, menggunakan penghangat botol atau dengan kompor.

    Dan selalu tes suhu susu formula sebelum memberikannya ke bayi anda.

  18. Ken on May 14th, 2009 at 8:01 am

    Mau tanya, kalo misalnya botol digunakan 2X dalam jangka waktu 15 menit?
    Karena bayi saya sering sekali, minum 90 ml tapi habis dalam waktu 15 menit dan nambah lagi…

  19. dian on May 18th, 2009 at 1:13 am

    mau tanya, berapa lama ketahanan dot/empeng? soalnya anak saya sudah 1 tahun dan dotnya belum ganti2. apakah berbahaya? mohon dikirim balasan ke japri juga. thx

  20. tipsbayi on May 18th, 2009 at 4:11 am

    Dian :

    Ketahanan empeng memang tidak sama tetapi segera buang bila karet empeng yang sudah robek, usang, berlubang atau ada bagian yang lepas. Ganti empeng si kecil dengan yang baru, paling tidak 2 bulan sekali. Atau lebih cepat dari 2 bulan, jika bayi anda sangat getol mengempeng.

  21. yeni lastri on May 23rd, 2009 at 3:40 pm

    Mau nanya nich, dot yang menyerupai puting susu ibu itu yang gmana sich?? yang bentuknya gepeng atau yang bulat, kalau anak saya pakai dot yang gepeng, apa sudah benar?

  22. tipsbayi on May 25th, 2009 at 4:16 am

    yeni lastri :

    Sebenarnya bentuk dan kekenyalannya tidak akan ada yang sama dengan puting ibu, gepeng atau bulat pun tidak banyak berpengaruh, yang penting kenyamanan untuk bayi, maka pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

    Bila dot yang Anda berikan bentuknya gepeng dan memang bayi Anda suka tentu bayi Anda merasa nyaman .. ;-)

  23. trias on May 28th, 2009 at 3:37 am

    Mau tanya, Botol yang sdh direbus sebaiknya disimpang dimana ? apa boleh di almari es ? mengingat bayi saya tidak langsung minum susu setelah dibersihkan. Makasih

  24. tipsbayi on May 28th, 2009 at 4:35 am

    trias :

    Sebaiknya setelah botol disterilkan dan dikeringkan kita simpan di tempat kering dan tertutup, kalau untuk waktu sebentar di lemari es pun tidak apa-apa.., sebaiknya ditempat yang kering..

  25. lyla on May 29th, 2009 at 3:45 pm

    Saya mau tanya berapa jumlah botol susu yang sebaiknya digunakan???
    Menyeduh susu untuk bayi sebaiknya pakai air panas atau setengah panas dan dingin???

  26. trias on June 2nd, 2009 at 12:29 pm

    Dear Tipsbayi, makasih banyak dah menjawab segitu banyak pertanyaan yg pernah aku kirim.. semoga aja kagak bosan ya….
    Ini ada pertanyaan lagi :
    1. Air rebusan dot + botol apakah boleh diminum?
    2. Artikel terbaru terbitnya berapa lama? 1 bulan sekali ya?
    Thanks sebelumnya….

  27. tipsbayi on June 3rd, 2009 at 4:28 am

    trias :

    Kami tidak bosan kok.. ;-)

    1. Wah jangan dong.., jangan diminum :-)

    2. Kami berusaha untuk selalu menerbitkan artikel lebih kurang 1 bulan sekali, semoga artikel-artikel kami bermanfaat untuk Anda..

  28. tipsbayi on June 3rd, 2009 at 4:35 am

    lyla :

    Biasanya jumlah botol gimana kebutuhan dan kemampuan kita, punya 3 juga cukup kok.. ;-) yang penting pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan.

    Seduh susu dengan air mendidih, tapi sebelumnya biarkan air panci/ketel tertutup selama 10 - 15 menit agar suhunya turun menjadi di atas 70oC, tuangkan air tersebut (suhunya di atas 70oC) sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang telah disterilkan.

    Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air bersih dingin, sampai suhunya sesuai untuk diminum (dicoba dengan meneteskan susu pada pergelangan tangan, akan terasa agak hangat, tidak panas).

    Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam..

  29. trias on June 21st, 2009 at 11:40 pm

    Tipsbayi yg baik, saya mau nanya:
    - Apakah macam2 sufor di pasaran mempunyai nilai gizi yg sama ?
    - Saya berkeinginan merubah sufor merk lain, bgm caranya?
    - Apabila sufor merk sblmnya masih ada, blhkah aku campur dg merk lain dalam penyajian ?
    Makasih…..

  30. Lene on June 22nd, 2009 at 5:32 am

    Mau nanya yah…. sy dulu steril botol dan dot semuanya pakai alat streril, tapi kemudian dengar dr teman kalo sebenarnya ga baik krn alat sreril itu suhunya terlalu panas dan apabila bereaksi dengan plastik jd beracun ato gmn. Jadi sekarang saya hanya steril botol, ring.dan tutupnya saja. Untuk dot sy hanya rendam dgn air panas dr termos. Tetapi setelah 3 mingguan kok dot itu jd kasar seperti muncul bintik2 gt. Mengapa begitu ya? Soalnya kalo setiap muncul bintik dan kasar harus ganti dot baru kan mahal…… Mohon jawabannya…. Trimakasih.

  31. tipsbayi on June 23rd, 2009 at 4:42 am

    trias :

    Sufor di pasaran mempunyai kwalitas berbeda otomatis nilai gizinya lain meskipun tampaknya sama, maka pintar-pintarlah Anda mencari sufor yang cocok untuk bayi Anda dan mempunyai nilai gizi yang bagus.., tapi sebagusnya sufor tentu tidak akan bisa melebihi ASI..

    Pencampuran sufor memang akan merubah rasa dan kandungan sufor tersebut.., tapi bila memang masa kadaluarsa sufor tersebut belum terlewat, boleh-boleh saja.., perlu dipertimbangkan juga apakah bayi Anda suka.. ;-)

  32. tipsbayi on June 23rd, 2009 at 4:47 am

    Lene :

    Alat sterilisasi botol bayi telah disesuaikan panasnya dengan kebutuhan proses sterilisasi maupun bahan botol, begitupun produsen botol bayi telah mempertimbangkan bahan botol susu bayi yang akan tahan pada alat sterilisasi.., jadi solusinya sebaiknya Anda mencari botol susu bayi yang kwalitasnya bagus dan terjamin bahannya serta aman untuk bayi Anda.. :-)

  33. emi aliwardhana on June 24th, 2009 at 3:44 am

    tolong tanya dong, cara steril botol susu dengan memakai steamer itu yg benar adalah botol susu menghadap ke bawah atau botol susu menghadap ke atas. apakah masing2 steamer mempunyai cara yg berbeda2?
    thx atas bantuannya

  34. trias on June 28th, 2009 at 2:52 pm

    Penyajian susu botol dlm penghangat susu maksimal harus diberikan bayi dalam jangka waktu berapa lama?
    Apabila bayi hanya meminum sedikit , apakah sisa susu dlm botol harus tetap dibuang? saya tunggu ya bantuannya …Thanks

  35. tipsbayi on June 29th, 2009 at 3:54 am

    emi aliwardhana :

    Betul setiap produk steamer sepertinya mempunyai cara yang berbeda-beda..
    Anda bisa baca petunjuk penggunaannya :-)

  36. tipsbayi on June 29th, 2009 at 4:02 am

    trias :

    Patokan perhitungan waktu adalah bila susu sudah berada dalam suhu ruang, bukan dalam penghangat atau pendingin.. :-)

    Susu dalam botol meskipun baru diminum sedikit tetap sebaiknya dibuang bila sudah lewat 4 jam dalam suhu ruang..

  37. trias on June 29th, 2009 at 4:46 am

    Klo kurang dari 4 jam dimasukin penghangat boleh gak ? setelah 4 jam baru dibuang?
    Apa boleh sufor diberikan dlm keadaan air sdh dingin…?

  38. tipsbayi on June 30th, 2009 at 3:56 am

    trias :

    Susu dimasukin penghangat sebelum 4 jam (belum basi) boleh saja..

    Sebaik-baik penyajian susu formula adalah suhunya sama atau mendekati suhu ASI, jadi hangat seperti ASI.., apabila suhu sufor sudah dingin karena dingin suhu ruang gak apa-apa selama bayi Anda suka.. :-)

  39. trias on June 30th, 2009 at 12:09 pm

    Thanks Tips bantuannya, mo nanya lagi nih. Apa benar bayi yg mengkonsumsi ASI lebih cepat gemuk daripada dg Sufor?

  40. tipsbayi on July 2nd, 2009 at 2:37 am

    trias :

    ASI lebih bagus memang benar, tapi untuk bikin cepat gemuk tergantung banyak dan seringnya bayi Anda menyusu dan juga gemuk sangat dipengaruhi oleh bawaan keturunan, pola makan dan istirahat.

    Apakah Anda sudah baca artikel berikut, silahkan kunjungi link :

    http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

  41. Yeni lastri on July 6th, 2009 at 5:35 am

    anak saya umurnya 2thn4bln, sampai skarang msh minum susu pake botol. Umur brapa ya anak saya harus pisah dr btl susunya, trus gmana cara misahinnya ya? Kan malu kalau smpai bsar msh nyusu pake btl, apalagi kalau udah skolah.

  42. tipsbayi on July 7th, 2009 at 4:22 am

    Yeni lastri :

    Anda harus sudah mulai mengalihkan kebiasaan anak Anda yang minum dengan botol susu bisa diganti dengan gelas untuk anak yang bentuk atau warnanya yang menarik, berikan penjelasan dan contoh pada anak Anda.., bisa sambil bercerita, ajak anak Anda berkomunikasi, sedikit demi sedikit anak Anda akan merubah kebiasaannya..

  43. NiMade on July 8th, 2009 at 7:29 pm

    Dear Tipsbayi,

    saya mau tanya, apakah benar bayi yang minum ASI akan lebih pintar nantinya dibandingkan dengan bayi yang hanya konsumsi sufor?
    jika benar, apakah ada vitamin yang bisa diberikan kebayi utk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan perkembangan otaknya?
    bayi saya saat ini usia 1bulan dan hanya konsumsi sufor sebab sejak awal memang susah diberikan ASI dan terakhir ini setiap saya kasi ASI bayi saya muntah karena saya rasa bingung dengan puting dan lamanya process pencarian puting jd bayi saya mukanya merah dan stress. jd saya putuskan utk tdk memaksakan memberi ASI karena tdk tega melihat bayi saya muntah dalam jumlah byk.
    please advice juga, apakah saya teruskan usaha utk pemberian ASI langsung ataukah bagaimana?
    Terima kasih sebelumnya.

  44. lutvi on July 11th, 2009 at 12:03 am

    dear…

    saya mau tanya, apakah memilih susu formula itu harus melihat harga yg mahal (berarti bagus)??? ato lihat kandungn susu formula tersebut na?? apakah pemilihan susu mempengaruhi perkembangn fisik maupn otak anak???

    thks….

  45. tipsbayi on July 11th, 2009 at 4:36 am

    NiMade, lutvi :

    Benar.., dengan memberikan ASI, kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

    ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori.

    Sampai bayi usia 5 minggu atau beberapa minggu , bisa terjadi bingung puting. Bingung puting terjadi jika ibu yang biasa memberi ASI lewat payudara, lalu bayi disusui dengan botol susu, maka ketika akan diberikan lewat payudara lagi bayi kemungkinan menolaknya. Ini lantaran, dot botol lebih lancar mengeluarkan susu dibandingkan lewat payudara.

    Solusinya Anda bisa berikan dengan cara menyuapinya dengan sendok agar bayi tidak bingung putting. Memang di hari-hari pertama pemberian susu perah (ASI) dengan sendok, bayi mungkin menolaknya. Ia bahkan bisa cemas dan gelisah. Namun, janganlah khawatir, 3 atau 4 hari setelahnya bayi akan terbiasa.. ;-)

    Ada baiknya juga Anda kunjungi link berikut..

    http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

  46. suryani on July 13th, 2009 at 3:44 am

    kalo ngerebus botolnya 2 hari sekali boleh gak, terimakasih, sebelumnya atas jawabannya

  47. kiki rk on July 20th, 2009 at 12:33 am

    tanya nih..anak saya berusia 2 thn 6 bln. jika minum susu formula dia tidak mau pake air panas dulu, anget2 pun g mau. jadi saya menyeduhnya langsung dengan air biasa (suhu ruang). baik kah?

  48. tipsbayi on July 21st, 2009 at 4:32 am

    suryani :

    Bila selama 2 hari memang botol tidak pernah menampung susu yang tidak terminum ( mengendap ) selama dua jam tidak apa-apa.. artinya minum susu nonstop, tetapi itu jarang sekali karena pasti bayi Anda sempat berhenti menyusu lebih dari dua jam misalkan tidur.., jadi sebaiknya Anda bersihkan botol susu bayi Anda setiap hari untuk menjaga higienitas botol bayi Anda.. :-)

    kiki rk :

    Menyeduh susu formula dengan air dingin suhu ruang boleh-boleh saja asalkan bayi Anda memang suka.. :-)

  49. Wawan on July 24th, 2009 at 6:33 am

    Dear..
    Anak saya 11 bulan. Mulai umur 8 bulan sudah tidak mau minum ASI (karena memang dari awal ASI-nya kurang lancar). sehingga akhirnya pakai susu botol/formula. Permasalahannya adalah : Karena dot-nya lama tidak diganti (hampir 10 bulan-an), akhirnya jadi robek. Celakanya setelah saya ganti dgn yg baru dot-nya, dia malah tidak mau minum, kalau pake sendok (disuapi) dia masih mau, tapi tentunya hal ini amat merepotkan, terutama kalu pas bangun malam. Kenapa ya dia jadi tidak mau minum dari dot/botol? apakah dia sudah merasa “nyaman” dgn dot sebelumnya ?? Mohon saran solusi-nya. Thks

  50. tipsbayi on July 25th, 2009 at 3:46 am

    Wawan :

    Betul..sepertinya anak Anda sudah merasa nyaman dengan dot yang lama, Anda bisa coba dengan merk dan model yang sama atau coba dengan botol yang ujungnya seperti sendok..

    Perlu Anda ketahui bahwa memang umur segitu lebih cocok Anda kenalkan dengan kebiasaan minum susu dengan gelas atau sedotan.., kami yakin anak Anda akan senang mencobanya.. ;-)

  51. Trias on July 25th, 2009 at 1:49 pm

    Berapa lama kita harus mengganti botol dg yg baru? mengingat botol klo sering direbus kan warna jadi kusam?

  52. tipsbayi on July 28th, 2009 at 3:40 am

    Trias :

    Berapa lama Anda mengganti botol bayi Anda tidak ada patokan ketahanan setiap botol berbeda-beda, asal Anda telaten dan apik botol akan tahan lama. Warna botol kusam tapi bukan kotor kan? Jangan terlalu khawatir itu tidak apa-apa, yang penting dotnya atau lubangnya tidak sobek agar bayi Anda tidak tersedak.. :-)

  53. katryn on August 17th, 2009 at 3:04 pm

    Anak saya baru berusia 2 minngu. Krn wkt dia lahir asi saya bln kluar, rs memberinya susu formula. Krn anak sya kuning, dihrskan utk byk minum susu. Ktika sya baea pulang, anak saya menolak minum dg dot yg saya berikan. Saya sdh mencoba berbagai merek dot tp dia tetap menolak minum sampai menjerit2.akhirnya sya minta beberapa dot dr rs. Krn susu yg dipromosikan di rs sdh ganti, dotnya pun sdh tdk tersedia lg…sdgkan dot yg sempet sya minta sbmnya gampang sekali robek. Apa yg bisa saya lakukan agar anak saya mau minum dr dot lain? Terina kasih sebelumnya.

  54. tipsbayi on August 19th, 2009 at 4:42 am

    katryn :

    Anda bisa coba kembali dengan memberikan ASI, dengan terus memberikan ASI meskipun air susunya kurang maka ini akan meransang produksi ASI, kami yakin bayi Anda bukan terbiasa dengan dot yang pertama diberikan.. tetapi ini karena bayi Anda mengalami bingung puting.., maka sebaiknya Anda mulai biasakan dengan ASI saja.. :-)

  55. yeni lastri on August 22nd, 2009 at 1:51 pm

    mau minta tips lagi nich
    anak saya sekarang umurnya sudah 6 bulan, sejak umur 2 bulan sudah tidak asi lagi karna memang dia ga mau, sekarang nyusunya pake botol.
    saya mau tanya, mulai umur berapa bayi boleh dikenalkan minum susu pakai gelas? saya takut dia ga bisa lepas dari botol sususnya sampai gede.

  56. fitri indriany on August 25th, 2009 at 3:40 am

    dot dan botol ada kadaluarsanya gak sih?

  57. tipsbayi on August 25th, 2009 at 4:21 am

    yeni lastri :

    Anda bisa kemalkan dari sejak bayi Anda berumur 7 bulan, maka jika Anda memberi minum setelah makan bisa dengan gelas oleh Anda.., sedikit demi sedikit kurangi penggunaan botol..

    Biasanya mulai umur 10 bulan bayi Anda akan bisa minum sendiri.. :-)

  58. tipsbayi on August 25th, 2009 at 4:25 am

    fitri indriany :

    Kadaluarsanya tidak ada.. :-) Tetapi jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah tergores/rusak atau kusam, dotnya sudah terkoyak ini bahaya untuk bayi Anda..

  59. siti aminah on August 28th, 2009 at 4:39 am

    Assalamuálaikum…

    Mo tanya nih, aesya kecil saya baru umur 7 bulan. Tapi susah sekali diberi makan, kalo mimi susu pun sama susahnya. Dia baru mau nyusu kalo tidur, itupun harus diajak naek mobil. Oh iya, saya ga bisa kasih dia ASI krn saya kerja. Bisa kasih saya solusinya?
    dan kenapa bayi saya begitu?
    trims ya….

  60. Leni Susilowati on September 29th, 2009 at 5:07 am

    dear tips,
    bgmn cara mengeringkan botol & aksesorisnya setelah direbus ato disteril? Kalo dilap dg tisu ato kain takutnya malah gak steril lg. Kalo diangin2kan di udara terbuka bs gak? Trs utk teether yg aman dr bahan apa ya?

  61. Anak sya umur 3bulan,tdk mau mnm susu dot pdhl skr saya bru mau mulai bekerja lg.dr lahir dia dksh ASI.n skr anak saya harus dtinggal.bagaimana caranya spy anak sya mau minum susu pke botol?pdhl sya sdh mencoba berbagai merk dan bentk dot tp tetap saja td on November 2nd, 2009 at 8:24 am

    Bgaimana agar saya mau minum susu pakai dot?pdhl sdh brbgai merk dan bentk dcoba.

  62. tipsbayi on November 3rd, 2009 at 3:45 am

    siti aminah :

    Wa’alaikum Salam,

    Anda bisa mencoba tetap memberikan ASI dengan cara memompa ASI dan memberikannya oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang di rumah.., berikan ASI yang dipompa dengan dot yang cocok dengan bayi Anda, selalulah memaksimalkan kebersamaan Anda dengan bayi Anda ketika Anda berada dirumah.. ;-)

    Untuk mengatasi bayi yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya ..

  63. tipsbayi on November 3rd, 2009 at 4:00 am

    Leni Susilowati :

    Bisa saja Anda angin-anginkan pada udara terbuka, setelah Anda mencucinya simpan pada WADAH yang KERING dan BERSIH. Apabila akan dipakai tuangkan sedikit air panas, kocok sebentar dan buang airnya lalu botol siap untuk digunakan.. :-)

    Untuk teether umumnya bahan yang digunakan adalah lateks, yang tergolong aman untuk bayi dan terasa lembut bila digigit. Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl..

  64. tipsbayi on November 3rd, 2009 at 4:07 am

    Untuk pertanyaan no. 61 :

    Bisa saja bayi Anda bukan tidak cocok dengan dot nya akan tetapi tidak cocok dengan susunya.. :-)

    Anda bisa mencoba tetap memberikan ASI dengan cara memompa ASI dan memberikannya oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang di rumah.., berikan ASI yang dipompa dengan dot yang cocok dengan bayi Anda..

    Semoga berhasil..

  65. diyan on December 3rd, 2009 at 4:22 am

    saya sudah beralih ke botol susu yang bpa free,bahannya terbuat dari plastik.saya sudah berusaha agar tidak tergores dengan mencucinya memakai spon,tapi tetap saja ada goresan,berbahaya tidak ya??sebenarnya harus seperti apa merawat dan mencuci botol susu??kalo harus beli botol baru terasa mahal karna botol bpa free rata2 masih impor y..terima kasih untuk jawabannya.

  66. Pohan on January 24th, 2010 at 10:17 am

    Dear tips,
    Bagaimana care mencuci dot botol bayi yang dipakai untuk memberikan susu yang dicampur mintak ikan (DHA)? Saya sudah pakai cairan pembersih botol tapi koq bau amisnya tetap menyengat…
    Kan boros kalau sering ganti dot…

  67. tipsbayi on January 27th, 2010 at 6:08 am

    diyan, Pohan:

    Untuk mencucinya Anda bisa menggunakan air panas tidak selalu harus di rebus. Gunakan spon yang dikhususkan untuk mencuci botol bayi Anda saja.. Lalu keringkan botol yang telah Anda cuci sampai benar-benar kering. Bisa menggunakan lap katun yang menyerap atau lap tisu. Setelah itu botol siap Anda gunakan kembali atau kalau tidak digunakan, simpanlah di tempat kering.. ;-)

    Buang botol bayi dan sippy cup polycarbonate lama atau yang sudah tergores. Plastik yang tergores, berawan (tidak bening) dan retak memiliki potensi yang besar akan melepaskan bahan kimia berbahaya. Goresan juga dapat mejadi tempat pembiakan bakteri. Bahan seperti ini jangan direbus..

  68. Bunda Azka on February 3rd, 2010 at 4:02 am

    mohon informasi dunk, tahapan2 penggunaan botol susu higga akhirnya pake gelas,misalnya untuk botol susu yang dot nya gepeng, botol susu yang dot nya bentuk sendok, botol susu yang ada pegangan kiri kanan nya, itu masing2 dipake pas umur berapa yaa???

  69. tipsbayi on February 5th, 2010 at 3:05 am

    Bunda Azka:

    Perkembangan Kemampuan setiap bayi berbeda, masing-masing bayi mempunyai kemampuan yang berbeda juga dalam hal minum. .. Banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk lingkungan. Anda bisa melihat dari minat dan kemampuan bayi Anda apabila akan mengenalkan sesuatu yang baru..

    Mulai 6 bulan, bayi sudah boleh mengenal cairan bukan ASI (akan tetapi dianjurkan ASI sampai usia 2 atau 2,5 tahun). Cara mengenalkannya BUKAN lewat dot, tapi langsung lewat gelas, namanya sippy cup. Sippy cup adalah gelas, yang ujung atasnya berbentuk seperti ujung seruling / flute, jadi cairan keluar lebih banyak daripada dot yang hanya satu lubang kecil sekali. Lubang sippy cup ada yang berbentuk beberapa lubang kecil, ada juga yang bentuknya lubang lurus. Anda harus hati-hati terkadang awalnya anak tersedak, namun jika diperkenalkan dengan tenang, bayi Anda akan cepat belajar..

    Tahap berikutnya, bisa mulai dari sekitar 9 bulanan atau paling lambat 1 tahun, bayi Anda bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Nah, sekitar 1 tahunan, bayi Anda sudah bisa belajar menggunakan gelas untuk minum. Tentu saja jangan diharapkan bayi Anda langsung bisa minum dengan rapih, kemungkinan masih tumpah-tumpah. Tapi justru dari pelajaran ini bayi Anda akan bisa berusaha untuk mengatur kemiringan gelas (kemampuan motorik halusnya terasah), dan akhirnya bisa minum dengan rapih.. ;-)

  70. Bunda Azka on February 5th, 2010 at 4:18 am

    waaahhh.. makasih banyak nie jawabannya tips… sangat membantu, maklum, new mom, hehehhe. makasih ya tips…

  71. bunda azka & khayyira on February 24th, 2010 at 1:55 pm

    Khayyira sudah berumur 6 bulan. Saya mulai memperkenalkan biskuit susu dan sdikit2 mulai menambah susu formula. Tapi knpa ya..kekey (khayyira) susaaaaaah skali makan..bahkan kekey kecil bisa mengunci mulut sambil menggeleng kpala..ke kiri kekanan..saking marahnya. Bgitu juga dgn susu yg di kasi dgn dot ataupun menggunakan sendok,, baik susu saya (ASI)..maupun susu formula
    Yg saya kasi menggunakan botol susu ataupun sendok..kekey pasti ngga mau. Bahkan kekey bisa teriak histzeris. Sudah bermacam dot yg saya kasi..ttp ga mau. Baik ASI maupun SuFor yg didlm botol susu. Saya bingung..sdgkan saya bekerja. Klo kekey mau mkan..mgkin bisa di seimbangkan dgn biskuit susu. Tp makan pun..susaaaaah..hampir tidak mau.
    Pertanyaan saya:
    1.Brpa lama bayi boleh dtinggal tnpa minum/mkan
    2.Apa solusi cara memberi mkan bayi
    (Keadaan ini sangat bertentangan dgn anak pertama saya, jadi saya bingung dan tidak konsentrasi klo sedang bekerja/tdk drumah)
    Trimakasi..saya tnggu blsannya..

  72. bernadeta on April 16th, 2010 at 10:07 am

    Ini saya mau tanya,masa pakai botol BPA free itu brp lama ya,saya sikat pake sikat karet jd tdk ada goresan pada botolnya dan saya steril pakai dishwasher,sehingga botolnya masi bagus2.
    Tapi ada tdk masa pakai yg jelas walau kondisi botol masi bagus2?terima kasi tips.mohon jawabannya.

  73. Umminya faris on April 20th, 2010 at 1:11 pm

    Assalamualaikum… Sy bc prtanyaan di atas ttg menyeduh sufor dg air suhu ruangan itu blh.. Nah anakku klo siang mauny minum susu yg diseduh pake air dingin(suhu lemari es/kulkas).Apa boleh..?? Trims ats jwbannya..

  74. tipsbayi on April 21st, 2010 at 4:50 am

    bunda azka & khayyira:

    1. Paling lama 3 jam bayi ditinggal tanpa makan minum..
    2. Adakalanya nafsu makan bayi berkurang.. Selain Anda harus mencari penyebabnya. Anda juga harus memvariasikan makanannya,

    Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya ..

    * Anda perlu membiasakan melatih bayi Anda makan sendiri untuk melatih motorik halus dan kasarnya juga melatih kemandirian.. Hanya saja tetap perlu pengawasan dari Anda.. ;-)

  75. tipsbayi on April 22nd, 2010 at 4:32 am

    bernadeta:

    Berapa lama Anda mengganti botol bayi Anda tidak ada patokan atau masa pakai, ketahanan setiap botol berbeda-beda, asal Anda telaten dan apik botol akan tahan lama. Warna botol kusam-pun asalkan bukan kotor tidak perlu terlalu dikhawatirkan itu tidak apa-apa, yang penting dotnya atau lubangnya tidak sobek agar bayi Anda tidak tersedak..

    Adapun untuk ketahanan dotnya memang tidak sama juga tetapi segera buang bila karet dot yang sudah robek, usang, berlubang atau ada bagian yang lepas. Ganti karet dot si kecil dengan yang baru, paling tidak 2 bulan sekali. Atau lebih cepat dari 2 bulan, jika bayi anda sangat getol ngedot.. ;-)

  76. tipsbayi on April 22nd, 2010 at 4:42 am

    Umminya faris:

    Wa’alaikum salam,
    Anda boleh saja menyeduh sufor dengan air dingin suhu ruang. Apabila Anda ingin menyeduh dengan air dingin kulkas, perlu Anda perhatikan apakah bayi Anda sudah biasa makan buah dingin atau es krim? Kalau sudah biasa maka sebenarnya sufor yang diseduh air kulkas-pun tidak jauh berbeda.. Jadi boleh saja meskipun hangat lebih baik karena ASI-pun hangat kan?.. ;-)

  77. joebana on May 12th, 2010 at 5:46 pm

    TIps Bayi, saya mau minta saran. Bayi saya usia 3 bulan dan sebentar lagi saya kerja, tetapi bayi saya tidak mau diberi susu formula atau ASI di dalam botol. Saya sdh mengganti dengan berbagai jenis dot, bahkan disendokpun tidak mau. Tapi bayi saya masih mau menghisap puting saya. Apa yang harus saya lakukan, karena saya belum memberikan makanan apapun selain ASI pada bayi saya. trimakasih.

  78. Tuti on May 23rd, 2010 at 8:46 am

    Anak saya umur 2 bln.. Bulan pertama dia minum sufor.. Bayi saya sepertinya tidak pernah kenyang.. selalu minta susu.. sehingga dia seringkali muntah.. kalo ga dikasih susu dia akan menjerit2 sampai serak suaranya.. Akibat kebenyakan minum sufor, pencernaannya pun luka. Setelah itu saya kasih asi. Sama seperti sufor, asi pun dia ga mau berhenti nyedot. Sehingga mau makan pun saya susah karna dia ga mau lepas dari saya. Minum ASI nya pun sampai gumoh dengan volume yang terkadang banyak. Walaupun dia kenyang dia tetap mau nyusu yg akhirnya bikin dia ngamuk. Apa yang harus saya lakukan utk menghadapinya.. sebentar lagi saya juga harus masuk kantor lagi.. thanks.

  79. Tuti on May 27th, 2010 at 1:47 am

    tolong donk tips nya…

  80. tipsbayi on May 28th, 2010 at 2:33 pm

    joebana:

    Sepertinya sekarang Anda sudah mulai masuk kerja..

    Kami sarankan untuk tetap mempertahankan pemberian ASI saja pada bayi Anda.. Walaupun dengan terpaksa Anda harus membiasakan bayi Anda beradaptasi dengan botol susu yang diisi ASI.. Kami yakin apabila dengan telaten Anda membiasakannya maka bayi Anda akan terbiasa juga..

    Anda bisa coba dengan pertama-tama membasahi karet dotnya dengan air ASI agar apabila bibir bayi Anda menyentuh dotnya akan merasakan rasa ASI yang biasa bayi Anda minum.. ;-)

    Semoga berhasil..

  81. Bunda Aira on May 29th, 2010 at 7:21 am

    tips bayi, tanya nich ..boleh ga botol dan dot bayi dipakai lagi kira2 stengah sampai 1 jam setelah dipakai minum susu pertama, dengan hanya dicuci atau diberi air panas termos ke dalam dalam botol dan dot untuk membuang bekas air susu..
    terus.. dalam sehari boleh ga 2-3 kali merebus botol dan dot bayi….trims

  82. tipsbayi on June 2nd, 2010 at 7:18 am

    Tuti:

    Wah.. mohon maaf nih baru dijawab.. ;-)

    Hmm.. bayi Anda kuat sekali minum susunya ya..? Sebenarnya bagus lho.. ;-)
    Kami sarankan Anda tetap memberikan ASI pada bayi Anda.

    Karena lambung bayi masih sangat sempit sekali jadi gampang penuh dan gampang lapar, solusinya berikan ASI kepada bayi Anda sering bukan lama, setelah menyusu hendaknya bayi Anda digendong posisi seperti berdiri bersandar pada dada Anda sambil di tepuk-tepuk pelan punggung bayi Anda agar sendawa dan ASI turun ke lambung bayi Anda..

  83. tipsbayi on June 2nd, 2010 at 7:38 am

    Bunda Aira:

    Apabila penyimpanannya cukup higienis, maka hal seperti itu tidak masalah. Karena perlu diketahui, untuk penyimpanan ASI atau sufor yang telah dilarutkan, penyimpanan dalam suhu ruangan suhu tidak lebih dari 25° Celsius ASI akan bertahan selama 4-6 jam.

    Akan tetapi apabila botol susu sudah terdiam selama lebih dari 4 jam, dianjurkan untuk lebih baik lagi proses sterilisasinya.. ;-)

    Maka.. Sepertinya Anda tidak harus terlalu sering merebus botol apabila jarak pemakaiannya tidak terlalu jauh, cukup disiram air mendidih saja..

  84. Tuti on June 2nd, 2010 at 9:46 am

    Trus bagaimana saat saya tinggal bekerja… karna kalau anak saya terus meminta susu saya takut persediaan asi saya yg telah disedot tidak mencukupi kebutuhannya sehari… karna saya ga bisa pulang siang hari untuk menyusui.. apakah saya harus memberi tambahan sufor buat anak saya?? trus bagaimana jadwal n takaran yang tepat buat bayi seusia anak saya??? trims..

  85. puji on June 3rd, 2010 at 8:14 am

    kan anak saya udah 2 tahun tapi msh minum susu pake dot…boleh tidak empengnya saya besarkan sendiri dengan menggunting karet agar lebih besar,soalnya anak saya suka empeng yang buat anak 6-12 bulan yang gepeng…saya bingung kalo tidak dibesarkan nanti ngedotnya lama

  86. puji on June 3rd, 2010 at 8:17 am

    maksudnya biar cepet abis

  87. tipsbayi on June 5th, 2010 at 1:58 am

    Tuti:

    ASI diproduksi setiap saat. Termasuk juga sebelum, selama dan sesudah bayi menyusu. Diantara masa menyusu satu ke lainnya, ASI yg diproduksi akan disimpan dalam payudara ibu. Volume ASI yang disimpan dalam payudara akan lebih banyak jika masa jeda menyusu berikutnya lebih lama. Jumlah ASI yang disimpan dalam payudara relatif bervariasi pada tiap ibu dan TIDAK ditentukan dari ukuran payudara (meski ukuran payudara dapat membatasi kapasitas gudang ASI).

    Beberapa ibu tidak memiliki ruang simpan yang banyak. Meski demikian ibu yang memiliki gudang ASI sedikit ataupun banyak sama-sama menghasilkan ASI yang cukup untuk bayi. Ibu yang memilki gudang ASI yang banyak relatif memilki jeda menyusui dengan waktu yg lebih lama dari ibu yang memiliki gudang ASI lebih sedikit.

    Apakah ASI akan kosong dari payudara Anda setelah bayi Anda menyusu ?

    Banyak orang berpikir bahwa cara kerja ASI sama seperti galon air (dispenser air). Begitu isinya kosong, maka ia perlu diisi ulang sebelum bayi menyusu lagi. Ini bukan cara kerja produksi ASI. ASI diproduksi setiap saat. ASI tidak akan pernah habis 100%, meski bayi telah menyusu pada payudara tsb. Penelitian laktasi membuktikan, bayi tidak akan menghabiskan semua stok ASI pada payudara.

    Jumah ASI yang diminum tergantung dari nafsu makannya. Umumnya volume ASI yang diminum oleh bayi relatif berkisar 75-80% dari 100% stok ASI di payudara. Sederhananya, bayangkan ilustrasi berikut. Mengosongkan ASI dari payudara sama saja seperti menguras sungai. Sesuatu yang mustahil dilakukan. Karena ASI akan terus mengalir sementara ASI itu sendiri dikeluarkan.. ;-)

    Jadi untuk takaran atau jadwal ASI berikan sesuai permintaan bayi Anda..

    Sebenarnya Anda masih bisa memberikan ASI saja tanpa sufor meskipun Anda sibuk bekerja di luar rumah.. Anda bisa memerah/ memompa ASI Anda ketika Anda sedang dirumah, simpan ASI perahan pada botol di lemari es, berikan ASI tersebut pada bayi Anda oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang dirumah. Jangan lupa hangatkan terlebih dahulu ASI tersebut, dengan cara merendamnya di wadah yang berisi air panas.. ;-)

  88. Tuti on June 5th, 2010 at 2:42 am

    Saya sudah mulai memeras asi saya dari sekarang.. setiap kali memeras hanya dapat rata2 40 cc karna saya tidak punya banyak waktu yang disebabkan anak saya tidak bisa lama pisah dari susu ibunya. Makanya saya takut persediaan yang ada nanti tidak dapat mencukupi kebutuhan bayi saya selama saya tinggal kerja.. karna selama di kantor saya tidak dapat memeras asi dikarenakan tempat yang tidak memungkinkan.. kantor saya masih kantor darurat.. Help me please… :-)

  89. tipsbayi on June 5th, 2010 at 2:11 pm

    puji:

    Bagaimana jika Anda mulai memperkenalkan gelas sippy cup kepada bayi Anda..? Bahkan seharusnya sudah bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Selanjutnya bayi Anda sudah bisa belajar menggunakan gelas untuk minum.

    Kalau Anda tetap ingin melubangi dot botol susunya, hendaknya Anda lakukan bertahap jangan langsung dilubangi terlalu besar, agar bayi Anda tidak kaget dan tersedak.. ;-)

    Anda bisa merubah kebiasaan bayi Anda dengan kebiasaan baru yang lainnya dengan bertahap..

  90. tipsbayi on June 5th, 2010 at 2:30 pm

    Tuti:

    Mudah-mudahan Anda bisa lebih menyisihkan lagi waktu untuk memerah ASI ketika bayi Anda tidur, sehingga Anda bisa menghasilkan ASI lebih banyak lagi.

    Jaga nutrisi Anda dan stabilitas emosi Anda agar produktifitas ASI meningkat.. Rileks dan tenang.. Karena suasana hati akan mempengaruhi juga.. ;-)

  91. dwi zaza on June 15th, 2010 at 4:06 pm

    Asw wrwb tips bayi…

    Anak saya berusia 17 bln,saya baru mau mengenalkan dg sufor soya krn ingin menghindari resiko alergi.klo mo tidur pasti mimik asi, g pernah bs tidur sendiri,saya ingin mengenalkan sufor dg menggunakan dot biar terbiasa tidur tanpa mimik dg ibunya. Anak saya belum pernah pake dot sebelumnya,tolong sarannya dunk apakah penggunaan dot utk tidur bijaksana atau tidak?klo tidak solusinya gmn y??

  92. dwi zaza on June 15th, 2010 at 4:10 pm

    o iya, saya baca di artikel sufor utk bayi katanya sufor soya penggunaannya harus dianjurkan secara medis,kenapa y??krn saya baca buku the miracle of enzyme susu dari sapi tdk bgs utk tubuh manusia o;eh krn itu sy ingin menggunakan sufor soya utk anak sy,tlg penjelasannya..trims b4

  93. bunda chiara on June 20th, 2010 at 4:34 pm

    Assalamualaikum.wr.wb
    putriku chiara,umurny skrg 13 bulan mau aku coba kenalin sufor tapi susah banget maunya minta ASI.kalo mau pun cuma dikit sufornya n encer.tapi kalo makan,apa aja doyan asal gak manis banget,cz dia gak suka makanan over manis.nah,yang mau ak tanyain:
    *sebenernya kapan sih anak mulai dikenalkan sufor?
    *kata orang2 kalo gak dikasih sufor anak gak bisa gemuk,apa benar?
    *boleh gak sih ngasih sufor tapi pake air panas dari dispenser?soalnya kan lebih simpel.
    maaf banyak banget nanyanya…
    Wassalamualaikum.wr.wb

  94. tipsbayi on June 22nd, 2010 at 2:36 am

    dwi zaza:

    Sebaiknya Anda jangan membiasakan memberikan botol susu ataupun empeng sambil tiduran. Selain ini akan menjadi lebih sulit dihentikan saat sudah menjadi kebiasaan. Dampak yang timbul tidak hanya fisik (seperti bentuk rahang dan gigi yang kurang baik), tapi juga psikologis. Dan.. Kebiasaan minum susu pada botol atau ngempeng sambil tiduran diindikasikan sebagai salah satu penyebab infeksi saluran telinga. Maka usahakan Anda alihkan kebiasaan bayi Anda tersebut..

    Anda sebenarnya bisa mulai memperkenalkan gelas sippy cup kepada bayi Anda.. Bahkan seharusnya sudah bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Selanjutnya, bayi Anda akan bisa belajar menggunakan gelas untuk minum.. ;-)

    Yang kami tahu justru ASI adalah susu terbaik untuk bayi Anda.. :-)
    Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..

    Dengan memberikan ASI maka imunitas bayi Anda akan lebih bagus dan kemungkinan gangguan sembelit akan semakin kecil..

    Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

    ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

    Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

    Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

    Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

    Jadi pilih ASI atau sufor…? :-)

    Anda juga bisa baca artikel berikut:

    http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

  95. tipsbayi on June 22nd, 2010 at 2:48 am

    bunda chiara:

    Wa’alaikum salam Wr.Wb.,

    Bagus sekali Chiara memilih ASI, Chiara memang pintar memilih yang terbaik untuk masa depannya.. ;-)

    * Bayi Anda boleh diperkenalkan sufor setelah Anda tidak bisa lagi memberikan ASI. Sampai usia berapa..? Silahkan Anda baca jawaban kami pada dwi zaza diatas.. ;-)

    * Ada yang dengan diberikan sufor memang gemuk akan tetapi banyak juga yang hanya diberi ASI bayinya gemuk juga. Pertambahan berat badan bukan masalah hitam-putih. Maksudnya, kalau berat badan bayi Anda ringan lantas dia dianggap sakit-sakitan atau saat bayi Anda terlihat gemuk langsung disimpulkan dia sebagai bayi sehat. Secara umum pertambahan BB dapat dikategorikan dalam hitungan sebagai berikut:

    * Triwulan pertama : 600- 1200 gram per bulan

    * Triwulan kedua : 500-600 gram per bulan

    * Triwulan ketiga : 350-450 gram per bulan

    * Triwulan keempat : 150-250 gram per bulan

    Untuk memastikan apakah bayi Anda masih dalam kategori normal, kurang atau berlebih, Anda dapat mengecek atau membandingkannya melalui kurva Lubchenko yang terdapat pada buku pantau tumbuh-kembang bayi atau KMS (Kartu Menuju Sehat) dari Puskesmas atau Rumah Sakit. Nah, berdasarkan kurva tersebut, parameter untuk mengetahui pertumbuhan bayi tidak hanya dilihat dari pertambahan BB, tapi juga tinggi badan dan ukuran lingkar kepala..

    Agar berat badan bayi Anda tetap mengalami peningkatan yang normal dan sesuai dengan pertambahan usianya, berikan bayi Anda asupan nutrisi dengan komposisi zat gizi yang SEIMBANG. Maksudnya, makanan yang dikonsumsi hendaknya mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin-mineral yang CUKUP.. Pertahankan pemberian ASI.. ;-)

    * Air dispenser boleh. Airnya bagus kan..? ;-)
    Pastikan juga airnya mendidih..

  96. Mama Gracia on August 11th, 2010 at 1:59 pm

    dear tips bayi

    anak saya umur 2bln10hr, minum asi ditambah sufor krn asi tidak banyak, keduanya diberikan melalui botol. Ketika membeli botol susu dot yg menempel pd botol adalah berbahan silicon-warna putih/bening yg kalau direbus sepertinya malah tambah keras (kurang elastis), akhirnya saya beli dot baru berbahan rubber (karet)-warna kuning yg jauh lebih lembek (elastis). Pertanyaannya sebetulnya baik mana antara dot silicone atau rubber? apakah faktor umur menentukan bahan dot yang sebaiknya digunakan?

    terima kasih ya

  97. astrid on August 16th, 2010 at 4:00 am

    halo tips bayi, anakkku Rinda (7 bulan) msh asi dan sdh rutin makan 2x dan mulai sy kenalkan sufor (tapi asi tetep harus jalan). Kalo pagi makan biskuit diencerin, siang buah pepaya dikerok, sore minum sari jeruk medan yg manis, malam mkn bubur susu+pepaya yg dikerok. Yg agak sulit, dia ga mau minum sufor dari botol, maunya dari sendok tapi itupun paling banyak 7 sendok mkn nya dia. udah berbagai jenis dot & merk dot sy coba, tapi susah minta pun. Sy baru mau coba pake gelas. Pertanyaaan saya :
    1. apakah sdh bisa diberi minum pake gelas krn umurnya baru 7 bulan nih
    2. Saya sering menyusui dia sambil tiduran. Apalagi setiap mau tidur (siang atau malam), dia maunya sambil menetek sampai akhirnya tertidur. Bahaya ga yaa?

  98. tipsbayi on August 17th, 2010 at 6:01 am

    @ Mama Gracia,

    Saat ini ada dua bahan dot yang banyak dijual di pasaran, yaitu silikon dan lateks (karet). Silikon umumnya berwarna putih sementara lateks kuning. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dot karet lebih lentur dan lembut tapi umumnya mudah rusak. Dot karet juga mudah berjamur dan menimbulkan bau. Sebaliknya, silikon kurang lembek tapi awet dan tahan lama.
    Untuk memilih dot dari bahan yang mana, kenali dulu reflek isap si kecil. Bila kemampuan mengisapnya cukup kuat, dot silikon bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, jika reflek isapnya lemah, pilihlah dot karet. Yang pasti, jangan pilih dot dari bahan yang tidak fleksibel dan mudah rusak.

    @ astrid,

    Memang dibutuhkan kesabarannya ya…

    1. Cara mengenalkannya lewat gelas yang bernama sippy cup. Sippy cup adalah gelas, yang ujung atasnya berbentuk seperti ujung seruling / flute, jadi cairan keluar lebih banyak daripada dot yang hanya satu lubang kecil sekali. Lubang sippy cup ada yang berbentuk beberapa lubang kecil, ada juga yang bentuknya lubang lurus. Jika ingin tahu gambarnya, coba deh search gambar dan tuliskan ’sippy cup’. Terkadang awalnya anak tersedak, namun jika diperkenalkan dengan tenang, anak akan tahu bahwa ia bisa menyedot lebih baik cairan secara langsung dibandingkan dari dot ataupun payudara Bunda. Kalau terasa terlalu mahal untuk membeli sippy cup, boleh juga diakali lewat dotnya, dengan lubang yang diperbesar.

    Tahap berikutnya, bisa mulai dari sekitar 9 bulanan atau paling lambat 1 tahun, anak bisa diperkenalkan dengan gelas bersedotan. Awalnya tentu sedotannya kecil saja (biasanya sudah menempel di gelas). Nah, sekitar 1 tahunan, anak sudah bisa belajar menggunakan gelas untuk minum. Tentu saja jangan diharapkan anak langsung bisa minum dengan rapih, kemungkinan masih tumpah-tumpah. Tapi justru dari pelajaran ini anak akan bisa berusaha untuk mengatur kemiringan gelas (kemampuan motorik halusnya terasah), dan akhirnya bisa minum dengan rapih.

    Kenapa perlu diperkenalkan dengan berbagai bentuk ujung gelas ini? Selain sebagai variasi, sebetulnya salah satu alasan utamanya adalah untuk menstimulasi otot bicara anak. Kalau anak hanya menggunakan dot saja, otot bicaranya tak terstimulasi. Tentu saja ini bukan stimulasi satu-satunya, tapi sekadar ’mempersering’ stimulasi, ada juga stimulasi lainnya. Nah, alasan lain adalah untuk menstimulasi sikap ’berusaha untuk mencapai hasil’. Jika anak ingin minum, dia perlu berusaha juga untuk mendapatkan minumannya.

    2. Menyusui dengan berbaring akan memberi Anda lebih banyak kesempatan untuk bersantai dan juga untuk tidur lebih banyak pada malam hari. Anda bisa tidur saat bayi menyusu. Dukung punggung dan kepala bayi dengan bantal. Pastikan bahwa perut bayi menyentuh Anda.

Komentar Anda...

"Terima kasih atas ebooknya..."

"Saya merasa sangat beruntung sekali bisa mendapatkan Ebook 12 Bulan Pertama, maklum, saya adalah seorang calon ayah yang sangat membutuhkan banyak informasi tentang bayi dan hal lain tentang ibu hamil, semuanya saya dapat melalui informasi dari Tips Bayi dan ebooknya yang sangat bermanfaat.


Isi Ebook 12 Bulan Pertama menurut saya sangat lengkap, dan sebelumnya saya berfikir akan membeli buku panduan lain tentang bayi dan ibu hamil, tetapi setelah membeli ebook tersebut, fikiran untuk membeli buku panduan lain tidak saya wujudkan.


Buat calon orang tua yang ada di seluruh Indonesia, saya sarankan membeli Ebook 12 Bulan Pertama, karena nilai rupiah yang kita keluarkan tidak dapat menandingi manfaat yang sangat besar yang terkandung dalam ebook tersebut..."

>>> Al Fahmi - Muara Bungo, Jambi

Artikel Paling Populer




Video: Pertolongan Jika Bayi Tersedak