Antibiotik untuk Menunda Kelahiran Bayi Prematur?
Penggunaan antibitoik untuk menunda kelahiran bayi prematur mengundang kontroversi di kalangan para ahli di Inggris. Sebagian peneliti menemukan bahwa praktek tersebut dapat menimbulkan efek yang membahayakan bagi si bayi untuk jangka panjang.
Pendapat Kontra
Menurut mereka, efek yang membahayakan tersebut termasuk gangguan Cerebral Palsy (CP) - yaitu gangguan pada keseimbangan dan motorik, serta cacat pada pendengaran dan penglihatan. Gangguan-gangguan ini tidak hanya menyerang si bayi ketika baru lahir, namun juga besar kemungkinan dapat berlangsung hingga ia berusia dewasa.
Pembahasan ini mencuat di Inggris setelah membludaknya pemberian resep antibiotik kepada wanita hamil yang belum pecah ketubannya, dengan maksud untuk menunda kelahiran bayi prematur. Padahal, seharusnya pemberian antibiotik tersebut tidak diberikan secara rutin, apalagi jika wanita yang hamil tersebut tidak mengalami infeksi dan air ketubannya masih belum pecah.
Pendapat Pro
Menurut mereka yang mengatakan bahwa pemberian antibiotik pada wanita hamil adalah aman, salah satu alasannya adalah penelitian yang dilakukan oleh Medical Research Council (MRC) selama 7 tahun.
Mereka telah meneliti sejumlah 3196 anak yang ibunya diberikan antibiotik (erythromycin atau co-amoxiclav) selama mengandung. Kedua jenis antibiotik ini dipercaya bisa mengobati infeksi primer yang dapat mengakibatkan sang ibu melahirkan bayinya prematur.
Kesimpulannya?
Jika memang sang ibu didiagnosa mengalami infeksi yang dapat menyebabkan kelahiran prematur, maka MRC mengatakan bahwa tidak mengapa memberikan antibiotik kepadanya, karena diharapkan bisa membantu menyelamatkan nyawa.
Namun yang jelas, jika Anda seorang ibu… hindarilah pemakaian antibiotik yang serampangan ketika sedang hamil dan selalulah berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda jenis antibiotik apa saja yang aman untuk kandungan Anda!
.
——————————————
Ingin menyebarluaskan artikel ini ke keluarga dan kerabat dekat Anda? Silahkan gunakan fitur ShareThis (berlogo hijau) yang ada di bagian bawah artikel ini. Anda bisa langsung menyebarluaskan artikel ini via email, blog posting, maupun melalui situs bookmarking dan networking seperti Facebook, MySpace, Hi5, Friendster, Tecnorati, dll.





saat saya mengalami sakit tenggorokan dan batuk saya diberi resep antibiotik oleh dokter,wkt itu usia kandungan saya berusia 32 minggu.apakah berbahaya buat bwt bayi saya dan apa efek samoingnya
saya juga pernah sakit panas yang lumayan tinggi 38 derajat celcius n mengalami pegal2 di kaki n tangan. saya konsultasi ke dokter kandungan n diberi antibiotik (waktu itu obatnya generik) tapi obat tersebut tidak mempan, lantas saya ke dokter lagi n dirujuk ke dokter spesialis, saya diberi obat yang mahal sekali harganya (saya juga sudah memberikan keterangan kalo saya hamil). apakah penggunaan antibiotik tersebut aman untuk bayi saya?
Aman tidaknya antibiotik dikonsumsi oleh ibu hamil tergantung pada jenis antibiotiknya, dosisnya, serta usia kandungan.
Beberapa jenis antibiotik yang aman untuk ibu hamil: penisilin, sefalosporin, eritromisin.
Beberapa jenis antibiotik yang TIDAK aman untuk ibu hamil: streptomisin, kuinolon, tetrasiklin. (Lihat pula: antibiotik ketika hamil)
Sebaiknya memang Anda selalu berkonsultasi dengan dokter Anda…
[...] Antibiotik untuk Menunda Kelahiran Bayi Prematur? Posted on October 31, 2008 by sridana Antibiotik untuk Menunda Kelahiran Bayi Prematur? [...]
balita kami sehat dan lucu aq sangat bangga dengan adanya tips tentang merawat bayi yang dengan setia selalu memberikan informasi yang sangat membantu bagi ibu dan ayah muda yang sangat kurang informasi dan pengalaman.
Kami ingin bertanya pada Tips Bayi??
Balita kami sangat sehat tapi kenapa kok susah untuk tidur ?? adakah Tips agar balita kami tidak susah tidur
Anak saya umur 4 bulan lebih, ada masalah pd kulitnya yaitu biang keringat yang menebal dan timbul bisul pada kepala, leher, dan tangan. Oleh oma/opanya dibawa ke dokter kulit (kebetulan saya lg dikantor), dokter memberikan salep racikan, puyer dan obat antibiotik. Karena saya kantoran, siang saya memberikan susu formula dari susu sapi malamnya ASI. Tapi karena masalah kulitnya tersebut, saya mengganti susunya dengan susu formula dari kedelai
Pertanyaan saya adalah:
1. Jika bayi mengalami gangguan pada kulitnya, apakah lebih tepat membawa bayi ke dokter kulit dibandingkan dokter anak ?
2. Apakah aman pemberian antibiotik pada bayi dan apa efek sampingnya?
3. Apakah penggantian susu formula tersebut sudah benar?
Terima kasih atas petunjuknya
Eedaw;
1. Jika bayi mendapat gangguan pada kulit baiknya di bawa dulu pada dokter anak dan apabila memang masalahnya harus lebih spesifik ditangani maka baru dibawa ke dokter spesialis kulit.
2. Penggunaan obat untuk mengobati penyakit kita perlu hati-hati. Terlebih apabila obat tersebut termasuk antibiotika, pada prinsipnya hindarilah pemakaian antibiotik yang serampangan, konsumsi dengan resep dokter. Penggunaan antibiotik yang terlalu berlebihan atau terlalu sering akan merugikan, karena bakteri baik yang ada di dalam usus juga akan ikut terbunuh, padahal bakteri baik dalam usus sangat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan mikroorganisma usus, menghasilkan vitamin dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi penggunaan antibiotik yang tidak sesuai aturan akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun (anak jadi mudah sakit), bakteri menjadi resisten dan tentunya biaya pengobatan membengkak.
3. ASI tidak perlu diragukan lagi merupakan makanan bayi yang paling baik. Akan tetapi adakalanya oleh suatu sebab ibu harus menambah atau mengganti ASI dengan susu formula atau makanan lain, maka pandai-pandailah Anda memilih pengganti ASI Anda, carilah yang kandungannya lengkap dan aman.
keponakan sy bisulan sdh beberapa hari, stlh pecah msh sj mengeluarkan darah dan jg timbul bisul ditempat lainnya..antibiotik apa yg bgs untuk mempercepat bisulnya kering jg mencegah penyebaran ketempat yg lain..
Latifah:
Baiknya Anda periksakan keponakan Anda ke dokter dan perlu diperhatikan;
* Gunakan antibiotik hanya dengan rekomendasi dari dokter Anda.
* Jangan pernah mengonsumsi antibiotik apapun yang ditentukan oleh orang lain, atau yang ditentukan untuk Anda untuk mengobati penyakit yang berbeda.
* Jika dokter Anda mengatakan Anda terkena virus, Anda sebaiknya tidak meminta antibiotik.
* Minum antibiotik Anda hanya sesuai dengan resep dokter, dan selalu habiskan resep dokter. Jangan pernah menyimpan beberapa antibiotik Anda untuk mengobati infeksi yang mungkin terjadi di masa depan Anda.
saya diberi obat antibiotik oleh dokter Novax Amoxicillin 500mg, buat katanya menghilangkan kuman soalnya cek darah leukosit saya tinggi 16,6 sedangkan normal max 10,8.
apakah aman konsumsi obat Novax itu? saya hamil hampir 6bulanan
Mei:
Sepertinya dokter Anda telah mempertimbangkan dan mempunyai alasan kenapa Anda diberi Novax, yang penting konsumsi sesuai aturan dan dosis yang dianjurkan, dan yang pasti hindarilah pemakaian antibiotik yang serampangan ketika sedang hamil dan selalulah berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda jenis antibiotik apa saja yang aman untuk kandungan Anda!
saya pernah digigit kucing, saat malam tidak terjadi apa2. sempat juga memeriksakan diri ke dokter besok harinya, dokter kasih antibiotik pada saya. beberapa waktu kemudian saya sempat terkena herpes di leher. juga meminum antibiotik serta memakai salep obat luarnya. beberapa hari meminum obat tersebut, sempat jantung berdegup kencang sehingga saya hentikan penggunaannya. seminggu kemudian saya baru tahu jika 2 bulan masa kehamilan saya. apa ada efeknya pada bayi saya dok? dan apa sebaiknya yang harus saya lakukan mengingat ini adalah kehamilan pertama saya. trims
Aniez:
Mohon maaf keselip baru dijawab..
Berbahaya tidaknya bagaimana dosis dan jenisnya..
Antibiotik yang umum dinyatakan aman untuk diminum selama masa kehamilan adalah penisilin ( a.l. amoxicillin dan ampicillin), cephalosporin (a.l. cephalexin) dan erythoromycin.
Sepertinya dosis yang Anda konsumsi tidak banyak, Insya Allah tidak akan ada apa-apa..
dear tipsbayi,
anak saya udah tiga, anehnya pas tiap kelahiran ketubannya hijau, jadi diberi antibiotik selama 3 hari setelah lahir. kata dokter anaknya, ketuban hijau itudisebabkan bayi bab slama dlm kandungan. apa betul? tx atas infonya
antibiotik merk pa yg bisa menunda kelahiran bayi??
apa bisa kelahiran bayi tu di tunda??bagaimana carax??
mama abdu:
Betul..
Mengapa bayi sampai mengeluarkan BAB-nya padahal masih dalam kandungan?
Bayi selama dalam kandungan belum mulai bernafas, bayi mendapat suplai oksigen dari ibunya yang dibawa oleh darah melalui tali pusat. Selain oksigen, tali pusat juga membawa makanan. Jadi, segala macam kebutuhan bayi dialirkan melalui tali pusat…
Untuk itulah, segala bentuk gangguan yang terjadi pada tali pusat yang mengganggu aliran darah akan berakibat fatal bagi bayi. Gangguan tersebut misalnya ada lilitan tali pusat atau tali pusat terjepit oleh bagian tubuh bayi maka hal ini mengakibatkan bayi akan kekurangan oksigen dan makanan. Bila bayi kekurangan oksigen maka sphincter ani (anusnya) akan terbuka atau otot yang mengatur penutupan anus akan melemah dan terbuka, sehingga terjadi meconium yang akan mengotori air ketuban. Karena meconium berwarna hijau maka otomatis air ketuban pun akan hijau..
nam:
Penundaan kelahiran khusus untuk kelahiran bayi prematur, itupun masih dalam penelitian para ahli.. dan masih kontroversi..
Dan untuk setiap pemakaian antibiotik hendaknya berkonsultasi dengan dokter.. termasuk merk dan jenisnya..
wah jadi nambah pengetahuan nih. tx bgt yaaaaaaaaaaa
mo nanya lg nih
‘katanya’ susu kedelai gak bgs tuk ibu menyusui, apa betul? kenapa?