Amankah Rumah Anda?

Artikel ini sebenarnya bukan untuk menakut-nakuti, namun untuk membantu mengurangi resiko terlukanya bayi Anda di lingkungan rumah Anda. Walaupun pasti tidak akan ada rumah yang 100% aman, mudah-mudahan informasi berikut dapat Anda gunakan sebagai tindakan pencegahan.

5 Jenis Kecelakaan yang Paling Banyak Terjadi

  1. Jatuh - Sepertinya tidak terlalu mengherankan ya, bahwa terjatuh merupakan kecelakaan yang paling sering terjadi pada bayi di seluruh dunia? Bagaimana tidak, bayi kan terlebih dahulu belajar memanjat dan menaiki berbagai objek, sedangkan belajar turunnya belakangan…
  2. Keracunan - Kebanyakan yang menyebabkan keracunan pada bayi dan anak-anak adalah larutan pembersih serta obat-obatan yang berwarna warni serta menarik perhatian mereka.
  3. Tenggelam - Proses tenggelam berlangsung cepat dan hening, inilah bahayanya. Berdasarkan laporan kasus yang terjadi, kebanyakan mereka yang tenggelam “melibatkan” kolam renang, bak mandi, ember, WC dan wadah air lainnya.
  4. Luka Bakar - Di antara kelima jenis kecelakaan ini, luka bakar merupakan yang paling fatal karena tubuh si kecil dapat menyerap asap lebih cepat, sehingga sangat mudah untuk mengalami kesulitan bernafas.
  5. Sulit Bernafas - Kecelakaan ini banyak melibatkan kegiatan tidur si kecil. Entah karena posisi tidur yang salah, tertindih oleh orang tuanya yang tidur di dekatnya, atau bahkan tersedak benda-benda kecil seperti koin, kancing, mainan, popcorn, kue dan lain-lain.

Keamanan di Dapur

  1. Jangan biarkan gagang panci atau wajan menghadap ke luar kompor ketika sedang memasak
  2. Simpan pisau, pecah belah serta alat masak lainnya di dalam lemari yang terkunci dan tidak mudah dibuka oleh si kecil
  3. Hindari penggunaan taplak meja. Bayi Anda bisa menariknya dan menjatuhkan benda-benda yang berada di atasnya
  4. Jangan membiarkan peralatan pembersih lantai tidak terawasi. Bayi Anda bisa tenggelam walaupun pada air sedalam 3 cm
  5. Hindari memasak sambil menggendong bayi Anda

Keamanan di Kamar Mandi

  1. Hati-hati jika Anda menggunakan pemanas air di kamar mandi Anda. Anda bisa mematikannya jika tidak terpakai. Jangan sampai bayi dan anak Anda mengalami luka bakar karena bermain dengan keran air panas
  2. Jika Anda memiliki kloset duduk, sebaiknya Anda menggunakan pengunci khusus, sehingga si kecil tidak bisa membuka penutupnya
  3. Letakkan sabun, shamppo, pembersih lantai serta obat-obatan lainnya pada tempat yang tidak terjangkau oleh si kecil
  4. Rak-rak yang ada di kamar mandi sebaiknya diberi pintu dan dikunci. Walaupun tidak da benda yang berbahaya di dalamnya, namun bayi dan anak Anda bisa berusaha untuk memanjatnya jika ia dibiarkan terbuka

Keamanan di Ruang Tidur

  1. Jangan membiarkan ranjang bayi Anda penuh dengan boneka. Ini bisa membuatnya kesulitan bernafas
  2. Jangan membiarkan bayi Anda tidak terawasi ketika berada di atas tempat tidur dan tempat tinggi lainnya untuk menghindari ia terjatuh
  3. Singkirkan tali gordyn, tali bantal dan sebagainya untuk menghindari bayi Anda terjerat olehnya
  4. Mainan yang sudah tidak utuh sebaiknya Anda singkirkan, karena bagian-bagian yang copot bisa membuat si kecil tersedak
  5. Pastikan bayi Anda tidak bisa memasukkan kepalanya di antara jeruji ranjangnya. Ranjang bayi model lama mungkin tidak memperhatikan jarak antar jeruji sehingga bisa menyebabkan anggota badan si kecil terjepit atau terperangkap di antaranya

Keamanan di Ruangan Lain

  1. Sebaiknya Anda menggunakan meja dan perabotan yang berukuran lebar dan tidak beroda. Ini untuk mencegah bayi dan anak Anda tertindih ketika bermain di dekatnya
  2. Amankan lemari, rak buku dan perabotan berat lainnya dengan mematenkannya ke dinding rumah Anda, sehingga tidak mudah terjatuh
  3. Hati-hati juga meletakkan hiasan dinding, jangan sampai terjangkau oleh si kecil
  4. Sembunyikan kabel-kabel alat elektronik Anda, baik dengan menempatkannya di belakang perabotan, atau dengan menggunakan penutup kabel. Kabel yang berantakan bisa membuat bayi Anda tersedak karena mengunyahnya, ataupun terjerat. Amankan juga stop kontak di rumah Anda dengan menggunakan penutup
  5. Letakkan tempat sampah di mana bayi tidak bisa menjangkaunya atau gunakan tempat sampah yang bertutup
  6. Simpan semua alat tulis kantor (ATK) di tempat yang aman setiap kali Anda selesai bekerja. Alat sederhana seperti bolpen, tinta, klip kertas, lem dan sebagainya memang tidak terlihat berbahaya, namun bisa sebaliknya untuk bayi Anda

Yah, walaupun tentu saja Anda tidak bisa mengawasi bayi Anda setiap detik setiap waktu, namun mudah-mudahan berbagai tips di atas bisa membantu mengurangi resiko kecelakaan padanya selama ia berada di rumah. Dan terakhir, jangan menyepelekan kemampuan bayi Anda. Ia bisa melakukan hal-hal yang berada di luar dugaan Anda…

This entry was posted on Monday, January 25th, 2010 and is filed under Umum. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

27 Komentar untuk “Amankah Rumah Anda?”

  1. Sri Mariyati on January 27th, 2010 at 5:37 am

    Trims atas infonya yah..!! Karna saya pernah alami waktu saya betul2 mengantuk, saya sdh tidak tahu lagi ternyata waktu saya bangun anak saya Chikka sdh bermain dgn stok kontak kabel & dia tarik kabel kulkas. Betul2 takut sekali saya, cepat2 saya angkat dia dari tempat itu. Syurkurnya tdk terjadi apa2 dgn Chikka. Trima kasih sekali lagi utk Tips bayi. Sukses selalu..!!!

  2. muhammad rachmat on January 27th, 2010 at 6:47 am

    Luar biasa…
    Terima kasih ntuk semua info yang sangat berharga ini, semoga bapak dan ibu sekalian juga bisa mengamalkannya.
    Kita tidak pernah mau hal diatas terjadi ma anak kita…so take care..

  3. Lyla on January 27th, 2010 at 7:57 am

    Thx buat sharing info nya..
    Bermanfaat sekali, dan sangat kita sadari sebagai orang dewasa apa - apa yang menurut kita aman, ternyata tidak aman untuk buah hati kita.

    Thx

  4. ilmul_kh on January 27th, 2010 at 9:26 am

    Terima kasih infonya, ternyata banyak hal sederhana yang tidak kita perhatikan namun bisa membahayakan bagi si buah hati

  5. hENDY pRI on January 27th, 2010 at 3:52 pm

    Tks a lot infonya
    salam…………

  6. ummu afif on February 1st, 2010 at 4:46 am

    makasih nfonya

  7. ummu afif on February 1st, 2010 at 4:48 am

    anakku dah 2x jatuh dari ranjang tp kami g tau akibatnya fatal atw tdk krn anakku cm nangis sebentar n setelah itu aktif kembali.tp kami msh was2 efek jatuh itu ada atw tdk ya?

  8. tipsbayi on February 1st, 2010 at 1:19 pm

    ummu afif:

    Saat terjatuh anak Anda tidak muntah? apabila secara fisik tidak memperlihatkan perubahan tidak perlu banyak yang di khawatirkan, hanya saja memang kejadian seperti itu bisa saja membuat anak trauma, untuk lebih jelasnya Anda bisa konsultasi dengan dokter anak Anda, kalau memang ada hal yang serius pasti dokter akan memberikan rujukan untuk terapi (fisioteraphy).

    Untuk lain kali apabila bayi Anda terjatuh (mudah-mudahan tidak terjadi lagi). Lihat dan perhatikan baik-baik kondisi bayi Anda. Apakah setelah jatuh langsung menangis dan menggerak-gerakkan semua anggota badannya? Jika ya, kita bisa langsung menggendong untukmenenangkannya. Setelah ia tenang, baru lakukan observasi.

    - Adapun observasi yang perlu dilakukan adalah:

    + Cari dan ingat bagian-bagian mana saja yang lebam/benjol/ memar di seluruh anggota badan bayi Anda. Jika menemukan benjolan di kepala atau memar di badan, boleh diobati dengan obat antitrauma oles. Jika pada bagian kepala tidak ditemukan lebam atau benjol, tapi bayi Anda menangis saat dipegang, larikan segera ia ke rumah sakit terdekat.

    + Coba gerakkan kedua tangan bayi Anda, ke samping, ke atas, ke bawah, ke depan, lalu rentangkan dan angkat-angkatlah. Jika ada keluhan pastikan di tangan yang mana dan saat dalam posisi seperti apa. Ini sebagai bahan untuk dilaporkan ke dokter.

    + Lakukan hal yang sama pada kaki.

    + Tengokkan kepala bayi Anda ke kanan dan ke kiri. Coba dekatkan dagu bayi Anda ke dada secara perlahan. Jika ada keluhan catat sebagai laporan pada dokter.

    + Miringkan badan bayi Anda ke kiri dan ke kanan. Jika ada keluhan catat dan laporkan ke dokter.

    - Observasi perlu dilakukan selama 2×24 jam. Jika dalam kurun waktu itu ada keluhan, apalagi sampai muntah dengan menyembur, segera larikan ke rumah sakit terdekat.

  9. muhammad on February 1st, 2010 at 1:43 pm

    wah berguna banget neh infonya.apalagi beberapa minggu kemarin baby sempat terjatuh dari tempat tidurnya,waktu itu dia lagi tidur.tapi alhamdulillah ga papa.hanya memar dibagian dahi dan sedikit di area mata.dalam hitungan hari hilang memarnya.tapi sekarang saya harus extra hati-hati banget.takut hal itu terulang lagi.semoga aza ga akan pernah terulang.amin.soalnya saya takut banget waktu kejadian itu malahan sekarang jadi trauma kalo mo tinggalin baby yang lagi tidur sendirian barang cuman sebentar untuk buang air kecil.
    makasih banget ya tips,selalu memberikan info-info yang sangat bermanfaat bagi kami para orang tua.semoga sukses selalu.

  10. vita on February 3rd, 2010 at 5:59 am

    trims bgt nie info nya apalagi untuk saya dan ibu2 yg baru memiliki anak dan belum pengalaman dalam mengurus buah hati. semoga ada info2 lain yg dapat bermanfaat buat saya dan yg lainnya…..

  11. Ira on February 3rd, 2010 at 6:45 am

    Info nya berguna banget ..makasih tips bayi…aku juga pernah punya pengalaman waktu anakku berumur 5 bulan jatuh dari kasur..langsung nangis alhamd ga apa_2..karena saking takutnya terjadi 2x sekarang tidurnya gelar kasur di bawah deh…

  12. suryo on February 4th, 2010 at 5:04 am

    gemana cara pengobatannya kalau bayi yang umurnya baru 1 minggu sudah sakit batuk-batuk

  13. tipsbayi on February 4th, 2010 at 10:06 am

    suryo:

    Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..Insya Allah tidak berbahaya, hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI.. ;-)

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.

  14. surik on February 6th, 2010 at 12:15 pm

    Mau nanya, kalo anak umur 1,8 thn sering diminumkan kencur, apa tidak ada efek sampingnya? Maaf melenceng dr topik

  15. tipsbayi on February 9th, 2010 at 1:58 am

    surik:

    Sebagai sumber obat alami memang kencur banyak dianjurkan oleh banyak ahli pengobatan., karena manfaatnya sangat banyak. Termasuk juga banyak disarankan pemberiannya pada bayi. Untuk bayi Anda yang berusia 1,8 tahun Insya Allah sudah boleh Anda berikan.. Tentunya dengan dosis dan petunjuk yang benar.. Efek samping dari kencur relatif kecil.. Insya Allah aman.. ;-)

  16. ERna on February 13th, 2010 at 7:18 am

    Maaf saya juga melenceng ne pertanyaan nya

    tipsbayi tolong bantu saya, kenapa anak saya sudah 1,2 bulan, belum bisa jalan, tapi juga anak saya itu aktif, saya binggung.. pls belikan saya solusi dong

  17. tipsbayi on February 15th, 2010 at 4:43 am

    ERna:

    Maksud Anda 1,2 tahun mungkin ya..? Atau 12 bulan..?

    Anda jangan khawatir, pencapaian kemampuan setiap bayi berbeda-beda. Hanya sekitar 60% bayi yang mampu berjalan saat mereka berusia satu tahun. Sedangkan sisanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mampu berjalan.

    Bayi akan mulai belajar dan bisa melangkah di usia 12-15 bulan. Kemampuan ini diawali dengan belajar berdiri, walaupun sebagian besarnya masih belum bisa berdiri dengan sempurna. Pada saat si kecil mampu berdiri, maka saat itulah si kecil boleh belajar melangkah..

    Sekali lagi.. Perkembangan kemampuan setiap bayi berbeda, maka tidak setiap bayi berhasil berjalan dengan baik di usia 12 bulan. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir selama bayi Anda belum berusia 18 bulan. Kecuali bila bayi sudah berusia 16-18 bulan tapi masih belum bisa berjalan, sebaiknya ini diwaspadai dan dikonsultasikan pada dokter ahli.

    Bayi Anda aktif, itu satu pertanda baik. Berikan rangsangan dan support kepada bayi Anda, agar perkembangannya terbantu.. ;-)

  18. surik on February 20th, 2010 at 4:10 am

    Anak sy umur 1,9 th tapi belum bisa bicara, baru satu dua kata yg bs dia sebutkan, biasa dia ngomong tp tidak tau maksudnya apa, sy tiap hari ajak dia ngobrol. Apa itu normal? Atau ada tips lain?

  19. tri on February 24th, 2010 at 9:33 am

    thanks banget info-infonya.

  20. gasol on March 1st, 2010 at 3:30 am

    thanks a lot infonya..
    terutama tip no. 8, kebetulan abyan (putra kami) kemarin jum’at terjatuh dari tempat tidur.

  21. surik on March 2nd, 2010 at 12:29 am

    Pertanyaan sy belum dijawab2 ya????

  22. tipsbayi on March 3rd, 2010 at 2:37 am

    surik:

    Waduh.. Kami mohon maaf.. Keselip.. :-)

    Jangan terlalu khawatir bayi Anda masih NORMAL.. Usia bayi Anda masih 2 tahun kurang masih wajar karena perkembangan kemampuan setiap bayi akan berbeda bahkan meskipun kaka beradik..

    Saran.. Ajak terus berkomunikasi dua arah. Sering-seringlah dibacakan cerita. Berikan terus rangsangan agar aktif berlatih. Ajari dengan intonasi dan pengicapan yang benar dan jelas. Berilah perhatian setiap kali ia mencoba berkomunikasi dengan kata-kata.. ;-)

  23. MISNO SUSANTO on March 6th, 2010 at 3:05 am

    terima kasih untuk info-info nya,sangat membantu dalam kita merawat si kecil,

  24. eyi on March 6th, 2010 at 10:44 am

    Trims tips bayi atas tipsnya,
    Saya mau nanya nih,saya punya bayi 6bulan 2 minggu,
    Masih di kasih asi,cuman karena saya bekerja sampe malam
    Biasanya jam 6 ataw jam 7 baru pulang,jadi saya ngasih
    Asinya cuma pas malam waktu jam bobo,yang mau saya
    Tanya,gimana kualitas asiku?apakah asinya tetap dilanjutkan
    Atau gimana?trims atas jawabannya yah…

  25. tipsbayi on March 11th, 2010 at 1:34 am

    MISNO SUSANTO:

    Sama-sama.. ;-)

  26. tipsbayi on March 11th, 2010 at 1:43 am

    eyi:

    Saran kami ASI-nya dilanjutkan.. Dengan memberikan ASI, kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

    ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

    Meskipun Anda bekerja sebenarnya Anda bisa tetap memberikan ASI lho.. Anda tinggal peras saja ASI Anda simpan dalam botol di lemari es lalu apabila akan disajikan oleh anggota keluarga yang lain, ASI bisa direndam dulu dalam wadah yang berisi air panas agar ASI menjadi hangat.. Maka dengan demikian Anda masih tetap memberikan makanan yang terbaik untuk bayi Anda.. ;-)

  27. yulie on March 11th, 2010 at 2:14 pm

    dear Tips..
    1. bayiku sudah berumur 10bln,tp blom bisa merangkak,kalau duduk harus dpegangi..aku membantunya dg baby walker supaya dia cepat bisa duduk dan berjalan,dia senang dan aktif kesana kemari,tapi kalau dibaringkan kembali dìa seolah-olah malas untuk belajar merangkak..apakah baby walker kurang membantu ya?apa ada cara lain?
    2. dg perkembangan motorik yg seperti itu,apakah berpengaruh kepada kemampuan otaknya?

Komentar Anda...

Artikel Penting

Arsip Tips

Video: Pijat Bayi



"Terima kasih atas Ebooknya..."

"Saya merasa sangat beruntung sekali bisa mendapatkan Ebook 12 Bulan Pertama, maklum, saya adalah seorang calon ayah yang sangat membutuhkan banyak informasi tentang bayi dan hal lain tentang ibu hamil, semuanya saya dapat melalui informasi dari Tips Bayi dan ebooknya yang sangat bermanfaat.


Isi Ebook 12 Bulan Pertama menurut saya sangat lengkap, dan sebelumnya saya berfikir akan membeli buku panduan lain tentang bayi dan ibu hamil, tetapi setelah membeli ebook tersebut, fikiran untuk membeli buku panduan lain tidak saya wujudkan.


Buat calon orang tua yang ada di seluruh Indonesia, saya sarankan membeli Ebook 12 Bulan Pertama, karena nilai rupiah yang kita keluarkan tidak dapat menandingi manfaat yang sangat besar yang terkandung dalam ebook tersebut..."

>>> Al Fahmi - Muara Bungo, Jambi