Bronchitis (Paru-paru Basah) & Bronchiolitis

bronchitis dan bronchiolitis bayiBronchitis akut – atau yang dikenal juga dengan Paru-paru Basah – merupakan gangguan kesehatan yang terjadi ketika saluran bronchial dalam paru-paru terendam dengan air. Saluran bronchial ini kemudian akan membengkak dan memproduksi lendir, yang menyebabkan timbulnya batuk-batuk.

Penyakit ini sering timbul setelah adanya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), seperti pilek. Sebagian besar gejala bronchitis akut seperti sakit di dada, sesak napas, dll biasanya bertahan hingga 2 minggu, namun batuknya bisa terus bertahan hingga 8 minggu pada kasus tertentu.

Bronchitis kronis bisa berlangsung dalam jangka waktu yang panjang dan biasanya menyerang para perokok. Orang yang menderita bronchitis biasanya akan terus batuk berdahak selama 3 bulan tiap tahunnya, selama 2 tahun berturut-turut. Jika Anda atau keluarga Anda pernah didiagnosa dengan penyakit ini, maka sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis untuk diperiksa lebih lanjut.

Jenis infeksi paru-paru lainnya yang harus diketahui oleh para prang tua adalah Bronchiolitis. Bayi bisa diserang penyakit bronchiolitis (infeksi yang disebabkan oleh virus) yang bisa menghalangi saluran pernapasannya sehingga perlu dirawat.

Penyebab Bronchitis

  1. Beberapa jenis virus, diantaranya: Respiratory Syncytial Virus (RSV), Adenovirus, Influenza dan Parainfluenza
  2. Bakteri, pada kasus yang jarang ditemui
  3. Polutan (bahan kimia yang terkandung dalam udara)

Tanda-tanda dan Gejala Bronchitis

  1. Batuk berdahak (pada hari-hari pertama mungkin batuk kering)
  2. Rasa sakit di dada
  3. Rasa lelah
  4. Sakit kepala ringan
  5. Sakit-sakit pada badan
  6. Demam
  7. Mata berair
  8. Sakit tenggorokan

Periksakan ke Dokter jika Anak Anda Memiliki:

  1. Panas tinggi
  2. Demam dan batuk dengan dahak yang sangat kental atau bahkan mengandung darah
  3. Masalah kronis pada jantung atau paru-parunya
  4. Sesak napas, atau napasnya pendek-pendek
  5. Gejala-gejala bronchitis di atas lebih dari 3 minggu
  6. Selalu terjangkit bronchitis/bronchiolitis

Jika Anda memiliki bayi yang kurang dari 3 bulan dan terkenan demam, sangatlah bijaksana untuk memeriksakannya ke dokter.

Nantinya dokter Andalah yang akan menentukan apakah si kecil terkena bronchitis akut, kronis, bronchiolitis, atau mungkin infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) lainnya. Setelah itulah perawatan yang tepat akan dapat ditentukan.

Kapan Antibiotik Diperlukan?

Untuk kasus bronchitis, antibiotik akan sangat jarang diperlukan, karena bronchitis akut dan bronchiolitis hampir selalu disebabkan oleh virus. Adapun bronchitis kronis memerlukan terapi yang lebih intensif daripada sekedar konsumsi antibiotik.

Walaupun demikian, jika anak Anda didiagnosa dengan penyakit ISPA lainnya seperti Pneumonia atau Pertussis, mungkin dokter Anda akan merespkan antibiotik.

Antibiotik tidak akan membantu untuk bronchitis yang disebabkan oleh virus atau polusi udara (seperti asap rokok). Ingat, meminum antibiotik ketika tidak diperlukan justru akan sangat berbahaya bagi kesehatan Anda dan keluarga.

Bagaimana Mencegah Bronchitis Akut?

  1. Hindari merokok, terutama berbagi sebatang rokok dengan banyak orang
  2. Jaga higienitas tangan
  3. Imunisasi

Bronchiolitis

Bronchiolitis biasanya menyerang anak dibawah usia 2 tahun, terutama bayi berusia 3-6 bulan. Penyebab utamanya adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan terkadang bisa juga disebabkan oleh virus seperti Adenovirus, Influenza dan Parainfluenza.

Virus ini bisa berpindah dari satu orang ke orang lain, baik melalui kontak langsung dengan cairan hidung, maupun melalui udara yang terpolusi. Walaupun RSV hanya akan menimbulkan gangguan ringan pada orang dewasa, namun tidak demikian pada bayi lho!

Resiko terkena bronchiolitis akan meningkat jika terdapat faktor-faktor berikut pada bayi:

  1. Sering berada di sekitar perokok
  2. Usia bayi kurang dari 6 bulan
  3. Hidup di lingkungan yang padat penduduk
  4. Kurang konsumsi ASI
  5. Lahir prematur

Gejala Bronchiolitis

  1. Biasanya dimulai dengan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) ringan
  2. Dalam 2-3 hari bisa semakin parah yang disertai batuk berdesis
  3. Napas bayi tersengal-sengal
  4. Bayi terlihat panik dan gelisah
  5. Pada kasus yang parah, bayi akan membiru dan ini merupakan situasi yang gawat
  6. Cuping hidung bayi akan terlihat membesar setiap kali menarik napas
  7. Otot-otot antara tulang rusuk akan tertarik setiap kali menarik napas

Terapi yang Dapat Membantu

  1. Menepuk-nepuk dada bayi
  2. Konsumsi cairan yang cukup, selain ASI, untuk bayi diatas 6 bulan Anda bisa memberikan air jeruk hangat atau jus apel hangat
  3. Menghisap uap air bisa membantu mencairkan dahak kental yang bisa menyebabkan bayi Anda tersedak. Anda bisa menggunakan alat semacam Humidifier untuk ini
  4. Banyak beristirahat
  5. Jangan biarkan orang merokok di dekat bayi Anda

Biasanya gejala ini akan berkurang dalam waktu 1 minggu dan kesulitan bernapas akan berkurang dalam waktu 3 hari. Angka kematian bayi akibat penyakit ini tidak sampai 1 %.

Kapan Anda Sebaiknya Menghubungi Tenaga Medis?

Hubungi tenaga medis jika bayi yang terkena bronchiolitis:

  1. Menjadi lesu
  2. Kulit, kuku, atau bibirnya membiru
  3. Bernapas dengan napas yang sering dan pendek
  4. Terkena pilek yang memburuk tiba-tiba
  5. Kesulitan bernapas
  6. Cuping hidung membesar dan otot rusuknya tertarik setiap bernapas

Akhir kata, penyakit ini sebenarnya relatif mudah dicegah, selama Anda dan keluarga menjaga higienitas lingkungan tinggal Anda…

Artikel yang berhubungan:

  1. Bagaimana Jika Anak Atau Bayi Batuk? (1)
  2. Bagaimana Jika Anak Atau Bayi Batuk? (2)

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

130 Responses to Bronchitis (Paru-paru Basah) & Bronchiolitis

  1. pulunganhabibullah April 26, 2014 at 1:51 pm #

    anak saya sudah berusia 12 tahun sekarang.Sejak bayi berusia 6 bulan , anak saya ini batuk kras berdahak tanpa henti sampai keringatan dan mual hingga sesak napas.
    Dokter mendiagnosa Tb paru sehingga hrs berobat jalan 6 bulan.Selama berobat jalan tsb , terkadang batuk berdahaknya datang.
    Stlah berobat rutin , dokter nyatakan TB parunya senbuh tapi tetep saja batuk berdahaknya kadang datang , diobati sebuh ,batuk lagi berobat lagi,
    Umur skitar 8 tahun kata dokter Tb parunya kambuh dan berobat jalan sampai 9 bulan , selama brobat jalan itu batuknya jg kadang datang.
    Batuk berdahak anak saya hingga kini ( 12 tahun ) sesekali datang yg dikatakan dokter sbg sakit bronkitis.

    - Apa yg harus aku lakukan utk anak saya ini,saya sdh capek dan stress mengobatkannya.
    Tkasih tips bayi…

    • tips-bayi May 14, 2014 at 6:15 am #

      pulunganhabibullah,

      Anda bisa membawa anakya ke Rumah Sakit Paru, Anda tinggal di mana..? Ikuti arahan dari dokter dengan benar. Insya Alloh penyakit ini akan sembuh jika bisa mengikuti arahan dengan benar. Anda tenang, sabar dan banyak do’a..

  2. riza cassanova January 24, 2014 at 2:59 pm #

    mohon bantuannya.. anak saya sudah hmpir 1 minggu g sembuh22 dr sakitnya demam disertai batuk pilek. mengingat dulu wktu berumur 1 tahun 4 bln pernah terkena penyakit infeksi paru2. pa hrus sya bwa k spesialis d cek darah ma d rensen paru2 nya? thanks sebelumnya…

    • naufal May 13, 2014 at 12:21 pm #

      Periksakan saja ke dokter spesialis anak langsung,kemarin anaksaya saya bawake puskesmas malah bolak balik dan gak,kunjung 2sembuh akhirnya sayabawa kedokter spesialis..diaknosanya paru2basah
      Alhamdulilah sekarang dah sembuh,setelah di rawat di rumah sakit selama 3hari..

  3. riza cassanova January 24, 2014 at 2:52 pm #

    udah hampir 1 minggu anak q g sembuh2 dari demamnya yg disertai batuk pilek. memang waktu dia berumur 1 tahun 4 bulan dulu terkena penyakit infeksi paru2. apa yg harus saya lakukan? mengingat saya sudah membawanya berobat. apa perlu saya bawa ke spesialis bt cek darah ma di ronxen lg? mohon bantuannya.. thanks sebelumnya

    • tips-bayi February 5, 2014 at 3:39 am #

      riza cassanova,

      Sebaiknya jika seperti itu ada baiknya kontrol kembali ke dokter. Karena jika hanya pilek atau flu biasa.. Insya Alloh bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup ..

      Tapi memang untuk batuk berdahak agak lama karena bayi belum bisa mengeluarkan dahaknya.. Berikan kehangatan pada punggung, dada dan lehernya.. Semoga lekas sembuh.. ;)

  4. raras October 10, 2013 at 12:00 pm #

    saya raras 18 th , saya baru saja divonis kena bronchitis , terus skrg bingung mau makan apa ? tolong dong , bisa beritau saya apa saja makanan yang Harus dimakan oleh penderits bronkitis , sebelumnya terimakasih :)

    • tips-bayi October 16, 2013 at 3:15 am #

      raras,

      Makanan selain produk susu, coklat, pisang dan makanan gorengan boleh Anda konsumsi.
      . Produk susu: Keju, pizza, es krim, mayones termasuk saus juga.
      Anda bisa konsumsi susu skim rendah lemak, keju rendah lemak dan yoghurt

      . Gorengan tidak boleh karena mengandung oksidan tinggi dan lemak jenuh
      Makanan yang dikukus atau direbus baik untuk Anda..

      . Produk coklat, permen, sirup, minuman berpemanis, minuman karbonasi harus benar-benar dihindari

      . Makanan mengandung garam tinggi juga harus Anda hindari.. :-)

      Semoga lekas sembuh..

  5. Riya September 10, 2013 at 9:06 am #

    Dear Tips Bayi..
    Sebelumnya terima kasih untuk artikel yang membuat pengetahuan saya bertambah..
    Cerita sedikit yaa..
    Saya berusia 22 tahun, dulu ketika saya masih duduk di bangku SMP kelas 1 saya pernah mengalami gejala radang tenggorokan yang hampir 1 bulan baru bisa pulih dan saya juga flu tetapi hanya terjadi pada pagi dan malam hari saja, kalau tuhuh saya drop barulah saya benar2 flu. Ketika saya SMA saya juga mengalami nyeri di dada tetapi itu jarang, tak berhenti sampai disitu saja karena ketika saya kuliah semester 4 saya jadi semakin sering nyeri di dada dan sesak. Ternyata semakin kesini semakin sering sakit, akhirnya 3 minggu yang lalu saya memutuskan untuk rontgen dan ternyata saya bronkitis. Saya di beri obat amoxzon, ambroxzol dan 1 lagi tablet putih kecil.
    Sejak minum obat itu saya merasa dadaku hampir tiap hari nyeri dan sering sesak.
    Yang ingin saya tanyakan:
    1. Apakah obat itu dapat menyembuhkan bronkitis atau hanya memjaga agar tidak lebih parah?
    2. Adakah ada pantangan dalam makan maupun minum sesuatu?
    3. Apakah ada cara agar saya dapat sembuh total?
    Terima kasih tips bayi :-)

    • tips-bayi September 20, 2013 at 4:00 am #

      Riya,

      Obat itu insya Alloh bisa mencegah agar tidak parah dan bahkan bisa menyembuhkan..

      Hindari berbagai jenis debu

      . Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
      . Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
      . Tembakau dan rokok lainnya.

      Dan makanan pantangan untuk penderita bronkitis adalah makanan yang menyebabkan produksi lendir berlebih seperti gula putih, tepung putih, roti putih dan coklat. Hindari juga makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti telur, susu, gandum, ikan, kerang, kacang-kacangan, kedelai dan kacang tanah, serta makanan yang mengandung sulfida seperti acar, sayuran dan buah-buahan kering, dan udang.

      Untuk sembuh total.. ikuti petunjuk dokter, rubah gaya hidup menjadi lebih baik dan do’a pada Alloh Swt agar diberikan kesembuhan total.. ;)

  6. emma June 20, 2013 at 6:36 am #

    dear tips bayi…
    anak ku laki2 usia 14 bulan, sejak sabtu, 15 juni lalu batuk kering, setelah itu berselang satu hari suhu badannya tiba2 meninggi di sore hari. awalnya aku kasi ambroxol HCl dan paracetamol aja. tapi sejak selasa tgl 18 juni jadi plus pilek juga, nafasnya berbunyi dan tersengal2. akhirnya aku kasi juga obat flu. tp sejak hari itu demam nya bertahan dari pagi sampai malam dan anak ku juga muntah2 plus diare. tgl 19 kmaren akhirnya aku bawa ke SpA. Kata dokter anak ku kena bronchiolitis. Bulan januari 2013 anak ku jg pernah di diagnosa bronchiolitis. Dokter meresepkan obat baru untuk anak ku, antara lain sirup obat batuk, obat flu dan obat demam dalam bentuk puyer dan suplemen untuk ususnya yang katanya untuk meredakan diarenya, tp yg bikin aku sedikit khawatir karena dokter juga meresapkan sirup antibiotik untuk anak ku. yang mau aku tanyakan, apa pemberian antibiotik itu tepat untuk bayiku yg berusia 14 bulan? dan apa bronchiolitis itu bisa selalu berulang? apa g ada treatment yg bisa membuat bayiku sembuh total dr bronchiolitis?
    please infonya…
    thanks a lot tips bayi…

    • tips-bayi June 26, 2013 at 3:08 am #

      emma,

      Jika Antibiotik sudah terlanjur diberikan maka sebaiknya Bunda berikan sampai habis sesuai petunjuk dokternya..

      Bronkitis terbagi atas 2 jenis, yakni: bronkitis akut dan bronkitis kronis. Perlu diingat bahwa istilah akut dan kronis adalah terminologi (istilah) berdasarkan durasi berlangsungnya penyakit, bukan berat ringannya penyakit..

      Bronkitis akut ditandai dengan batuk berdahak kekuningan dan demam. Bronkitis akut biasanya juga mengenai bagian paru lainnya.

      Sementara bronkitis kronis ditandai dengan batuk lama, berdahak banyak, dan terutama terjadi pada saat tidur atau pada pagi hari. Penyakit ini biasanya didahului oleh infeksi saluran pernapasan bagian atas.

      Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Bronkitis biasanya terjadi karena infeksi seperti radang tenggorokan, campak, dan batuk rejan. Penyakit ini disebabkan virus dan bakteri.

      Jika memang penyebabnya virus (bronchitis akut biasanya disebabkan virus, terjadi setelah mengalami flu atau batuk), penggunaan antibiotik SAMA SEKALI tidak menolong. The best treatment hanya dengan ISTIRAHAT, MINUM banyak cairan, atau gunakan obat penurun demam/nyeri jika diperlukan (misal obat yang mengandung paracetamol, dijual bebas di toko-toko obat).

      Dalam beberapa kasus, dokter kadang merekomendasikan penggunaan obat ‘bronchodilator’ untuk mempermudah penderita bernapas

      Jika batuk lebih dari 10 hari dan setelah pemeriksaan medis, dapat diidentifikasi bakteri penyebabnya, umumnya digunakan antibiotik karena penyebab bronchitisnya bukan lagi virus.

      Bila perlu gunakan ‘air humidifier’ di kamar untuk membantu penderita mengurangi batuknya.

      Pencegahan lainnya, hindari segala sesuatu yang bisa mencetuskan gejala bronchitis, mis. polusi udara atau alergen (hal-hal yang menyebabkan alergi: debu, filter AC yang kotor,zat-zat kimia, dll.)

      Untuk mencegah tidak tersebarnya infeksi bronchitis, usahakan menjaga stamina tubuh agar tidak terinfeksi penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan.

      Caranya, di antaranya dengan rajin mencuci tangan, punya pola makan dan pola tidur yang baik, jangan dulu berhubungan dekat dengan penderita bronchitis.

      Bronchitis Akut (yang umumnya dialami balita) ‘seharusnya’ sembuh sekitar sekian hari hingga 3-4 minggu.

      Ada beberapa tips menghindari/ meminimalkan gejala bronchitis, di antaranya:

      • Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (yang kaya kandungan antioksidan) telah terbukti mengurangi resiko akibat bronchitis kronis.
      • Saat mengalami bronchitis, hindari produk susu dan bahan makanan mengandung gula (sukrosa, fruktosa) karena dipercaya dapat meningkatkan produksi ‘lendir’ saat batuk.

  7. hendrey June 18, 2013 at 12:12 pm #

    Hello,

    Saya sudah hampir setahun batuk berdahak setiap bangun tidur pagi hari,
    dan hanya pagi hari saja . pernah saya mengunjungi docter saya bilang semua yang pernah saya alami seperti diatas tadi, terus dia ketok2 dada saya dengan jarinya dan dia bilang tidak ada gejala paru2 basah terus saya balik bertanya kenapa dong docter ini terjadi setelah saya berhenti merokok 3 tahun yg lalu . .. dan dia bilang mungkin karena naiknya asam lambung.

    yang mau saya tanya apakah benar seperti yg dibilang docter tadi ??? mohon penjelasanya sebelom nanti saya mengalami penyakit yg serius karena lebih baik mengobati sebelum terjadi ke arah yg lebih serius lagi, saya sangat menghormati saranya Thanks

    • tips-bayi June 25, 2013 at 4:07 am #

      hendrey,

      Pendapat dokter Anda sepertinya benar.. tapi belum di foto ya..?
      Bagus sekali Anda sudah berhenti merokok, apakan sebelum berhenti merekok Anda sudah batuk seperti itu..?

      Bisa saja Anda mengalami batuk flu biasa.. ;-)

      Untuk lebih jelasnya, Anda bisa periksa ke LAB agar lebih akurat… Semoga Anda sehat dan baik-baik saja.. ;-)

  8. muhyen June 2, 2013 at 6:40 am #

    Anak saya sekarang berumur 9 tahun, sejak umur 1 tahun dikatakan dokter terserang bronkhitis dan saya tinggal di Bandung,namun sejak itu saya lansung pindah ke Aceh, dan anak saya tidak kambuh lagi, tapi sejak tiga tahun terakhir mulai batuk – batuk lagi di saat dia terlalu capek jika main, dan mulai lagi berobat ke dokter sampai sekarang tapi belum juga sembuh dan makin parah setelah dokter tidak mengizinkan lagi mengkonsumsi obat kimia/ obat rumah sakit. saya sekarang jadi bingung apa yang harus saya lakukan untuk bisa menyembuhkan sakit batuk tersebut pada anak saya ? dan saya harus bawa kemana anak saya berobat agar bisa sembuh dari bronkhitis ini.
    Terima kasih atas saran yang bisa bermanfaat bagi saya

    • tips-bayi June 4, 2013 at 1:58 am #

      muhyen,

      Benar kata dokter yang tidak mengizinkanlagi mengkonsumsi obat kimia.. Jarang lho dokter seperti itu.. ;-)

      Mulailah membuat pola hidup yang teratur untuk buah hati Anda..

      . Hentikan kebiasaan merokok dekat buah hati Anda dan hindari cuaca yang terkena polusi
      . Hindari debu dan zat-zat kimia yang merangsang
      . Hindari kelelahan dan usahakan selalu terkena sinar matahari pagi, menjaga agar ruangan tetap hangat dan tidak pengap/lembab
      . Konsumsi makanan yang bergizi, sayur, dan buah buahan
      . Hindari makanan gorengan, pedas, dan banyak mengandung gula (kecuali dari madu, stevia dan gula jawa)
      . Mandi dengan air hangat
      . Istirahat yang cukup
      . Selama sakit hindari mengkonsumsi karbohidrat tinggi, kentang, susu, junk food, donat, soft drink, alkohol dan gorengan.
      . Untuk pengobatan secara alami dan tanpa efek samping, gunakan suplemen yang mengandung antiradang (anti-inflamasi), anti-infeksi, antibiotik, antibakterial, meredakan batuk (anti- tussif), seperti misalnya minyak ikan, minyak zaitun, bawang putih, virgin coconut oil, bee propolis, madu murni yang mengandung bee pollen, dan sebagainya.

      Semoga Anak Anda lekas sehat kembali.. ;-)

  9. hendra May 20, 2013 at 2:21 pm #

    dear tips bayi,
    kami mempunyai putra umur 4,5 th dengan berat badan 17 kg
    setiap pagi setelah bangun tidur selalu batuk berdahak,itupun sudah berlangsung cukup lama sekitaran 3 bulan bahkan lebih,bahkan setelah bamgun tidur siang hari kadang juga batuk berdahak,dan batuknya itu cuman sebentar,awalnya batuk kering 2-3 kali,kemudian batuk berdahak setelah itu tidak batuk lagi,
    Kami sudah membawa ke dokter SPA dan dilakukan tes mantouk,foto thorak hasilnya negatif tb,kesimpulan dokter spa saya anak saya mengalami alergi dan hipersensitif makanan dan saluran cerna….kami sudah meyingkirkan berbagai makanan yang dirasa penyebab alergi…tetapi hasilnya nihil?
    Bahkan puyra kami sampai tidak minum susu sampai sekarang….tetapi hasilnya tetap batuk berdahak dipagi hari!
    Yang saya yanyakan,apakah anak kami mengalami bronchitis kronis?
    dan cara penyembuhan atau obat apa yg bisa menyembuhkan batuk putra kami?

    terimakasih,mohon pencerahan
    salam bahagia dear,tips bayi
    Hendra,Malang

    • tips-bayi May 23, 2013 at 4:39 am #

      hendra,

      Tinggal di Malang ya..? Lumayan sejuk.. Berikan kehangatan pada buah hati Anda.

      Kapan Anda memeriksakan buah hati Anda ke dokter..? Periksakan kembali dan ingat.. ikuti petunjuk dokter anak Anda..

      Ada beberapa tips menghindari/ meminimalkan gejala bronchitis, di antaranya:

      • Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (yang kaya kandungan antioksidan) telah terbukti mengurangi resiko akibat bronchitis kronis.
      • Saat mengalami bronchitis, hindari produk susu dan bahan makanan mengandung gula (sukrosa, fruktosa) karena dipercaya dapat meningkatkan produksi ‘lendir’ saat batuk.

      Pencegahan lainnya, hindari segala sesuatu yang bisa mencetuskan gejala bronchitis, misalnya polusi udara atau alergen (hal-hal yang menyebabkan alergi: debu, filter AC yang kotor,zat-zat kimia, dll.)

      Semoga buah hati Anda lekas sembuh.. ;-)

      • hanifa muslimah January 23, 2014 at 1:25 pm #

        Anak ke 2 saya berumur 10thn tgl 15feb ini. Setiap pagi sll batuk & sdh berlangsung berbulan2. Tetapi anehnya, hny pagi saja. Dan mlm mau tidur sesekali (tdk sesering pagi) nah, td pagi dok, dia batuk kemudian berludah utk mengeluarkan lendir tetapi ada gumpalan darah beku yg segar bercampur dgn lendir yg bening. Saya bingung knp? Tp anak nya sehat & tdk merasa sakit apa2 smp dia pergi skull kemudian pulang jam 4sore. Saya liat sehat2 sprt biasa saja…. yg ingin saya tny kan, apa perlu saya periksakan ke dokter ya?? Sdg kan anak saya sangat sehat walafiat. Kira2 darah apa itu….? Trims perhatiannya

        • hanifa muslimah January 23, 2014 at 1:36 pm #

          Oya, anak saya itu laki2 15feb 2004 sekarang BB 52kg TB 138cm

          • hanifa muslimah January 23, 2014 at 2:01 pm #

            Saya ralat, BB 52kg TB 142cm hehee

        • tips-bayi February 5, 2014 at 2:47 am #

          hanifa muslimah,

          Memang sebaiknya Bunda diperiksakan anaknya ke dokter agar lebih yakin.. Meskipun bisa saja darah dari gusi..
          Semoga anak Bunda baik-baik saja.. :)

  10. ayu pasha March 16, 2013 at 11:25 am #

    adik saya berumur 3,5 tahun. Beratnya 17kg. dia sering batuk2 berdahak. pilek dan demam.
    kemaren baru di lab n di ronsen. katanya penyakit bronkitis dok..
    gimana cara penyembuhanyaa??

    makasiihh :D

    • tips-bayi March 22, 2013 at 2:24 am #

      ayu pasha,

      Tindakan Anda, Jika memang penyebabnya virus (bronchitis akut biasanya disebabkan virus, terjadi setelah mengalami flu atau batuk), penggunaan antibiotik SAMA SEKALI tidak menolong. The best treatment hanya dengan ISTIRAHAT, MINUM banyak cairan, atau gunakan obat penurun demam/nyeri jika diperlukan (misal obat yang mengandung paracetamolyang diberikan dokter).

      Dan ingat.. ikuti petunjuk dokter adik Anda..

      Ada beberapa tips menghindari/ meminimalkan gejala bronchitis, di antaranya:

      • Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (yang kaya kandungan antioksidan) telah terbukti mengurangi resiko akibat bronchitis kronis.
      • Saat mengalami bronchitis, hindari produk susu dan bahan makanan mengandung gula (sukrosa, fruktosa) karena dipercaya dapat meningkatkan produksi ‘lendir’ saat batuk.

      Bila perlu gunakan ‘air humidifier’ di kamar untuk membantu penderita mengurangi batuknya.

      Pencegahan lainnya, hindari segala sesuatu yang bisa mencetuskan gejala bronchitis, misalnya polusi udara atau alergen (hal-hal yang menyebabkan alergi: debu, filter AC yang kotor,zat-zat kimia, dll.)

  11. sisca March 14, 2013 at 7:42 am #

    dear tipsbayi,..
    ank sy umur 1th,,sdh berapa minggu ini ank sy nafasnya seperti org hbs lari2…
    itu gejala apa yaa?

    • tips-bayi March 22, 2013 at 1:22 am #

      sisca,

      Apa bayi Bunda sedang Pilek..? Jika sedang Pilek, ingusnya itu bisa sebagai penyebab nafas terengah-engah karena saluran nafas tersumbat..
      Jika tidak rewel dan tidak ada keluhan lain, Bunda jangan terlalu khawatir..

      Oh ya.. memang juga nafas bayi biasa lebih kerap daripada nafas orang dewasa lho.. Apalagi jika bayi diajak main dan berbicara, maka nafas akan lebih cepat karena semangatnya.. ;-)

  12. riska March 11, 2013 at 3:59 pm #

    dear tips bayi,

    anak saya laki2 umur 3,4thn, sdah 2 hari batuk berdahak. tp parahnya pas perjalan ke dokter , setelah sampai di sana dokternya periksa katanya anak sya menderita bronkitis, dah di kasih resep obat atanya kalau dalam 2 hari batuknya tidak reda di suruh bawa ke rumah sakit. pertanyaan saya :
    - apa ada tindakan lainyg bisa saya lakukan dalam jangka 2hari ini untuk meredakan batuk anak saya di samping minum obat dari dokter
    - selama ini penyakit anak saya yg paling sering dari kecilnya adalah batuk, apa ini tandany anak saya terkena paru2 basah?
    - apa madu yang dijual di swalayan bisa untuk mengobati batuk??apa lemon bisa di ganti jeruk niis???
    mohon bantuannya.

    • tips-bayi March 19, 2013 at 2:39 am #

      riska,

      - Tindakan Anda, Jika memang penyebabnya virus (bronchitis akut biasanya disebabkan virus, terjadi setelah mengalami flu atau batuk), penggunaan antibiotik SAMA SEKALI tidak menolong. The best treatment hanya dengan ISTIRAHAT, MINUM banyak cairan, atau gunakan obat penurun demam/nyeri jika diperlukan (misal obat yang mengandung paracetamolyang diberikan dokter).

      - Belum tentu.. terkena paru-paru basah.. tetap harus menjalani pemeriksaan

      - Jika yang dijual di swalayan itu memang madu asli/ murni.. Insya Allah bisa untuk mengobati batuk. Lemon berbeda dengan jeruk nipis.. ;-)

  13. Andika ardiansah March 1, 2013 at 2:53 am #

    anak saya umur 6 bulan…pilek sudah lama sejak umur 4 bulan itu tapi gk parah,cuma kadang keluar pileknya kalo dy lagy berdiri gtu…wktu skrg umur 6 bulan dy batuk jga selama seminggu,sudah dibwa ke bidan n dberi obat tp tdk sembuh jga..trus saya periksakan k RS dan ternyata kena radang paru2,dan dsruh opname d RS..tp saya menolak dan plih untuk rawat jalan ajjah d rmah…
    yang saya mau tnyakan..
    1.apakah vonis dokter itu tepat,krna anak saya blum foto scan ato rontgen,cman dperiksa pke stetoskop ajja tp dokter sudh bilang dy radang paru2..
    2.stelah dksih rawat jalan d rmah,dan minum obat dri resep dokter,demamnya sudah turunmtp msih batuk2 n nafasnya kayak ngos2 ngosan..apakah sy hrus priksa ulang d RS laen?

    • tips-bayi March 11, 2013 at 1:39 am #

      Andika ardiansah,

      1. Pasti dokter mempunyai alasan kuat.. Meskipun demikian Anda jangan terlalu khawatir, pertahankan terus pemberian ASI dan berikan istirahat yang cukup..

      2. Nafas ngos ngosan karena dahak yang menghalangi pernafasannya.. Bagus juga Anda bawa bayi Anda kontrol kembali ke DSA, jika Anda merasa kurang sreg dengan dokter yang biasa Anda kunjungi, tidak ada salahnya Anda bawa ke dokter lain.. ;-)

  14. orisa February 3, 2013 at 4:38 pm #

    dear tips bayi,….. anak sy berumur 27 hari,dari tgl24dia mulay batuk,pilek.tgl 25mulay muntah,n’ lemes.tgl 26 subuh ak bawa ke UGD kata dokter paru2 nya ada lendir / bronchitis, yg sy mau tanyakan untuk perawatan setelah pulang dari RS seperti apah,suhu ruangan yg cocok untuk bayi kaya anak sy berapa n apa ajah hal yg penting untuk pemulihan yg sempurna untk perawatan di rumah dan obat tradicional apa ajh supaya ga kambuh kembali. tolong info pentingnya yah TipsBayi “Terima Kasih”

    • tips-bayi February 6, 2013 at 7:01 am #

      orisa,

      Kami jelaskan kembali, Bronkitis ( bronchitis ) adalah peradangan (inflamasi) pada selaput lendir (mukosa) bronchus (saluran pernafasan dari trachea hingga saluran napas di dalam paru-paru). Peradangan ini mengakibatkan permukaan bronchus membengkak (menebal) sehingga saluran pernapasan relatif menyempit.

      Bronkitis terbagi atas 2 jenis, yakni: bronkitis akut dan bronkitis kronis. Perlu diingat bahwa istilah akut dan kronis adalah terminologi (istilah) berdasarkan durasi berlangsungnya penyakit, bukan berat ringannya penyakit..

      Bronkitis akut ditandai dengan batuk berdahak kekuningan dan demam. Bronkitis akut biasanya juga mengenai bagian paru lainnya.

      Sementara bronkitis kronis ditandai dengan batuk lama, berdahak banyak, dan terutama terjadi pada saat tidur atau pada pagi hari. Penyakit ini biasanya didahului oleh infeksi saluran pernapasan bagian atas.

      Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Bronkitis biasanya terjadi karena infeksi seperti radang tenggorokan, campak, dan batuk rejan. Penyakit ini disebabkan virus dan bakteri.

      Jika memang penyebabnya virus (bronchitis akut biasanya disebabkan virus, terjadi setelah mengalami flu atau batuk), penggunaan antibiotik SAMA SEKALI tidak menolong. The best treatment hanya dengan ISTIRAHAT, MINUM banyak cairan, atau gunakan obat penurun demam/nyeri jika diperlukan (misal obat yang mengandung paracetamol, dijual bebas di toko-toko obat).

      Dalam beberapa kasus, dokter kadang merekomendasikan penggunaan obat ‘bronchodilator’ untuk mempermudah penderita bernapas

      Jika batuk lebih dari 10 hari dan setelah pemeriksaan medis, dapat diidentifikasi bakteri penyebabnya, umumnya digunakan antibiotik karena penyebab bronchitisnya bukan lagi virus.

      Jika menderita bronchitis kronis, segera hentikan kebiasaan merokok atau hindari perokok aktif.

      Bila perlu gunakan ‘air humidifier’ di kamar untuk membantu penderita mengurangi batuknya.

      Pencegahan lainnya, hindari segala sesuatu yang bisa mencetuskan gejala bronchitis, mis. polusi udara atau alergen (hal-hal yang menyebabkan alergi: debu, filter AC yang kotor,zat-zat kimia, dll.)

      Untuk mencegah tidak tersebarnya infeksi bronchitis, usahakan menjaga stamina tubuh agar tidak terinfeksi penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan.

      Caranya, di antaranya dengan rajin mencuci tangan, punya pola makan dan pola tidur yang baik, jangan dulu berhubungan dekat dengan penderita bronchitis.

      Bronchitis Akut (yang umumnya dialami balita) ‘seharusnya’ sembuh sekitar sekian hari hingga 3-4 minggu.

      Ada beberapa tips menghindari/ meminimalkan gejala bronchitis, di antaranya:

      • Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan (yang kaya kandungan antioksidan) telah terbukti mengurangi resiko akibat bronchitis kronis.
      • Saat mengalami bronchitis, hindari produk susu dan bahan makanan mengandung gula (sukrosa, fruktosa) karena dipercaya dapat meningkatkan produksi ‘lendir’ saat batuk.

      • asyifa February 19, 2013 at 4:31 am #

        tips bayi anak saya umur 8 blan minggu kmren terkena batuk pilek tp in batuk pilek sudah smbh tp kok msih terdengar grok2 saat bernafas

        • tips-bayi February 21, 2013 at 12:43 am #

          asyifa,

          Bunyi grok-grok tersebut bisa dahak atau reak. Dengan cara dijemur pagi dengan ditidurkan miring cairan biasanya akan keluar… Bisa dengan memberikan kehangatan pada dada dan punggung , ini salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan .

          Bunda jangan terlalu Khawatir..InsyaAllah normal… ;-)

  15. Hatati bakri December 20, 2012 at 5:56 pm #

    Ank sy berumur 4 thn sdh lama trkena bronchitis bhkn sdh 2x obt rutin 6 bln smpe skrang btuknya msh sring dtang.
    Sy ksian pada ank sy krna sjak usia 2thn sdh bnyak mengkonsmsi obat.
    Yg ingin sy tnyakan
    - apa efk smping trlalu sring minum obat ?
    -apa ada obt trdidional tuk mmbersihkan tubh ank sy dari efek obat
    - apa ada obt trdisinal yg dpat mnyembuhkn batuk anak sy hingga smbuh total ?

    • tips-bayi December 21, 2012 at 6:27 am #

      Hatati bakri

      Obat jelas lebih banyak manfaat daripada mudaratnya jika diberikan dengan sesuai petunjuk dan dosisnya. Jadi obat lebih aman bila dikonsumsi dengan benar. Namun obat juga dapat memiliki efek samping. Di negara-negara maju yang taraf kesehatannya lebih tinggi, pengaruh negatif obat adalah penyebab kematian nomor empat (Ingat mengapa Michael Jackson meninggal dunia?). Di negara berkembang seperti Indonesia, lebih banyak orang yang meninggal karena tidak mampu beli obat daripada karena pengaruh negatifnya.

      Contoh potensi efek samping obat:

      Obat antikoagulan warfarin -> perdarahan
      Obat penurun kolesterol simvastatin dan atorvastatin -> masalah otot
      Obat anti peradangan ibuprofen -> perdarahan
      Obat penenang diazepam-> menekan kerja sistem saraf pusat
      Obat diuretik furosemide -> ketidakseimbangan garam dalam tubuh
      Obat penenang citalopram -> sindrom serotonin seperti sakit kepala, kejang otot, kecemasan, bingung dan berkeringat.
      Bila Bunda curiga obat yang diminum menyebabkan efek samping, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

      Untuk membersihkan tubuh dengan pola hidup yang bersih dan sehat. Jangan terlalu serampangan memberikan obat-obatan pada buah hati kita..

      Biasakan kritis ketika bertemu DSA Bun. Setiap kali dikasih resep obat, tanyakan itu apa, fungsi setiap obat itu untuk apa? Kan Bunda bayar jasanya… Dan sekarang, dokter-dokter yang ‘PELIT’ informasi akan tergeser seiring dengan meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan.

      Sekarang sudah mulai bermunculan dokter-dokter di RS yang sudah bertanya, “Ada yang ingin ditanyakan lagi Bu/Pak?”… Nantinya kita harapkan semuanya seperti ini tentunya…

      Kasihan bun.. masih bayi sudah banyak dicekokin obat ya..? Oh ya.. Habatussaudah dan Madu bagus lho Bun..

      Meskipun menular, bronkitis umumnya penyakit ringan yg dapat sembuh sendiri apabila tidak diikuti penyakit lainnya. Disebabkan oleh bakteri,virus. Menularnya lewat oral, seperti diare, dahak mengkontaminasi makanan yang dimakan..

      Makanan pantangan untuk penderita bronkitis adalah makanan yang menyebabkan produksi lendir berlebih seperti gula putih, tepung putih, roti putih dan coklat. Hindari juga makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti telur, susu, gandum, ikan, kerang, kacang-kacangan, kedelai dan kacang tanah, serta makanan yang mengandung sulfida seperti acar, sayuran dan buah-buahan kering, dan udang.

      Penanganan bronkhitis bisa dilakukan dengan berobat jalan atau di rumah sakit. Bila pengobatan dilakukan dengan baik, bronkhitis sebetulnya insya Allah bisa diatasi dengan segera.

      Hindari hal-hal yang mengganggu pernafasan, menghindari cuaca yang terkena polusi, menjaga agar ruangan tetap hangat dan tidak pengap/lembab, mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan diet yang seimbang, istirahat yang cukup, gunakan suplemen dan antibiotik alami untuk mengobati infeksi bakteri dan virus.

      Selama sakit hindari mengkonsumsi karbohidrat tinggi, manis-manis (kecuali dari madu, stevia dan gula jawa) , kentang, susu, junk food, donat, soft drink, alkohol dan gorengan.

      Untuk pengobatan secara alami dan tanpa efek samping, gunakan suplemen yang mengandung antiradang (anti-inflamasi), anti-infeksi, antibiotik, antibakterial, meredakan batuk (anti-tussif), seperti misalnya minyak ikan, bawang putih, virgin coconut oil, bee propolis, madu murni yang mengandung bee pollen, dan sebagainya.

  16. nur November 27, 2012 at 3:58 am #

    dear tips bayi,,,

    anak saya laki2 berusia 1bln 11hri.
    saya memberikan nya dia ASI,tapi krna bayi saya merasa tidak puas maka saya memberikan nya susu formula.yang saya mau tnya kan
    1. apa boleh,bayi saya minum, nya di selang seling kan.
    2.dan bayi saya juga dlm 1hri buang air besar nya hnya sekali,dan keluar nya sngat bnyk.
    3 .bayi saya juga ,suka sekali tidur dekat kipas angin,apa itu boleh yach?

    tips bayi saya sngat menunggu jawaban nya.terimakasih

    • tips-bayi November 29, 2012 at 2:09 am #

      nur,

      1. Boleh saja Bunda selang seling.. tapi konswekwesinya ASI bunda akan berkurang.. Karena produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi.

      Meskipun susu formula terlihat bisa mengganti ASI, akan tetapi Susu terbaik untuk bayi Adalah ASI.. Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..

      Dengan memberikan ASI maka imunitas bayi Anda akan lebih bagus dan kemungkinan gangguan sembelit akan semakin kecil..

      Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

      ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

      Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

      Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

      Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

      Anda bisa baca artikel terkait:

      http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

      2. Pola BAB bayi belum tetap. Bisa sering atau jarang.. Seiring dengan bertambah usianya maka pola BAB bayi Anda akan terbentuk hingga jadwalnya akan terlihat.. Untuk frekuensi BAB, prinsip sederhananya “pengeluaran bagaimana pemasukan”

      3. Tidak apa-apa Anda gunakan kipas, AC, atau cooler.. asalkan diperhatikan agar bayi Anda tidak terkena hembusan langsung kipas angin atau AC yang sedang dipasang.

      Selain itu, sebaiknya Anda memperhatikan juga kebersihan AC maupun kipas angin dengan membersihkannya secara teratur. Sebab, kotoran atau debu dari kipas atau AC itulah justru yang menyebabkan tidak sehat..

      Ya jelas lebih baik tanpa AC atau kipas.. Alami itu lebih baik, maka buatlah fentilasi ruangan sebaik mungkin..

  17. Anne November 24, 2012 at 6:47 am #

    dear Tipsbayi
    bayi saya berumur 3 bulan, berat badan 5,9kilo tinggi 62 cm..full ASI saja. Sudah 3 minggu terserang batuk, yang tadinya tidak ada demam jadi ada setelah pileknya datang juga :( , kami sekeluarga memang terserang flu akhir2 ini krn cuaca dingin. saya pun punya bronchitis yang kambuh, namun saya selalu memakai masker saat memegang bayi. Yang mau saya tanyakan, adakah kemungkinan bayi saya bisa jadi bronchitis seperti saya, atau masih flu batuk biasa. demamnya masih sering tiap tengah malam, dan menjelang pagi..saya sudah membawa ke dokter spesialis anak dan di beri beberapa obat racikan dan penurun panas,tapi sudah 3 hari demam, batuk dan flu tetap ada. apa saya perlu kembali ke dokter tanpa menunggu obatnya habis? kira2 apa bayi saya bisa berat badannya turun karena kadang2 karena batuk suka muntah dan susunya keluar kembali. mohon info nya yahh :)

    • tips-bayi November 28, 2012 at 12:14 am #

      Anne,

      BB dan TB bayi Bunda bagus dan ideal. Dan yang menggembirakan juga Bunda memberikan ASI yang merupakan makanan terbaik.. Pertahankan terus..

      Bunda tidak harus khawatir, kemungkinan bayi Bunda hanya batuk flu biasa. Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang jika disertai batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      Muntahnya karena dahak yang tidak bisa dikeluarkan oleh bayi Bunda ketika batuk..

      Jika memang lebih dari 3 hari bayi Bunda belum turun demamnya, sebaiknya Bunda bawa lagi ke DSA.. Semoga bayi Bunda lekas sembuh..

  18. Rini November 19, 2012 at 2:57 pm #

    tips bayi saya mau tanya saat ini bayi saya berumur 2 bulan. dari semenjak dia lahir tidak minum ASI karena tidak keluar ASI saya, jadi saya berikan sufor, saat minum sufor dia sering kali tersedak dan batuk, kadang kalau cuaca dingin pun dia batuk namun hanya sebentar dan tidak demam. kemudian setelah minum kadang muntah bahkan porsi minum susunya sekarang tidak banyak, nafasnya jg kadang seperti orang ngorok. apakah ini termasuk gejala bronchitis ? saya belum pernah memerikasakannya kedokter. mohon bantuan penjelasannya ?

    • tips-bayi November 20, 2012 at 6:51 am #

      @ Rini,

      Jika selalu tersedak, perhatikan posisi menyusunya Bun.. Karena posisi tidak pas bisa mengakibatkan tersedak.

      Bayi Bunda laki-laki ya..? Biasa memang bayi laki-laki lebih bersemangat ketika menyusu, sehingga nampak terlalu cepat…

      Posisi menyusu yang kurang baik – terkadang bayi disusui dalam keadaan terlentang, sehingga ASI tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran pernapasan, sehingga bayi pun tersedak dan gumoh.

      Pemakaian bentuk dot yang tidak pas – terkadang, kalau tetesan air dari dot terlalu kecil, bayi yang ‘agresif’ menyusu akan malas menghisapnya, sehingga air susu keluar dengan sendirinya bersama udara. Lambung si kecil pun jadi kembung.

      Bunyi grok-grok tersebut bisa saja dahak atau reak. Dengan cara dijemur pagi dengan ditidurkan miring cairan biasanya akan keluar… Bisa dengan memberikan kehangatan pada dada dan punggung bayi Anda, ini salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan ..

      Memang bisa juga ini merupakan tanda bronkitis alergi. InsyaAllah bronkitis alergi (asmatik bronkitis) akan berkurang, bahkan bisa menghilang seiring dengan bertambahnya usia si kecil. Ini disebabkan penampang saluran pernapasannya yang melebar, sehingga ia dapat bernapas tanpa bunyi ‘grok-grok’. Untuk menghindari gejala ini, dengan cara mengenali alergen yang menjadi pencetus alerginya, dan ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan darah.

      Untuk lebih jelasnya Bunda bisa membawanya ke DSA untuk diperiksa lebih lanjut.. :-)

  19. nurul septiyani October 13, 2012 at 1:56 am #

    dear tipsbayi,..
    keponakan saya laki2 berusia 4 bulan terkena bronkitis alergi karena gen dari ayah/ibunya. dia juga tidak minum ASI dari ibunya sejak lahir.
    pertanyaan saya:
    1. apakah penyakit pada keponakan saya bisa disembuhkan?
    2. tolong berikan tipsnya
    terimakasih atas perhatian & jawabannya.

    • tipsbayi October 16, 2012 at 1:20 am #

      @nurul,

      InsyaAllah bronkitis alergi (asmatik bronkitis) akan berkurang, bahkan bisa menghilang seiring dengan bertambahnya usia si kecil. Ini disebabkan penampang saluran pernapasannya yang melebar, sehingga ia dapat bernapas tanpa bunyi ‘grok-grok’. Untuk menghindari gejala ini, dengan cara mengenali alergen yang menjadi pencetus alerginya, dan ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan darah.

      Kalau si kecil sudah sangat menderita dengan bronkitis yang muncul, biasanya dokter akan memberikan obat racikan yang ditujukan untuk mengencerkan lendir, menekan reaksi alergi, dan terkadang juga ditambah dengan obat penenang serta antibiotik.

      Alternatif lain yang lebih aman dan minim efek samping adalah fisioterapi, sperti inhalasi atau penguapan. Tapi terapi ini harus dengan anjuran dokter, jadi tidak boleh sembarangan…

      Semoga si kecil lekas sembuh ya…

      • nurul septiyani October 24, 2012 at 9:57 am #

        amiin,..
        terimakasih banyak tipsbayi, kami jadi tidak terlalu khawatir lagi. ini si kecil sudah mulai terapi.

  20. kartika_nurdin October 2, 2012 at 9:17 am #

    Saya termasuk orangtua yang selalu concern terhadap kesehatan anak. Bagi saya meng-edukasi diri kita terhadap berbagai macam penyakit adalah suatu langkah yang sangat baik untuk mencegah berbagai penyakit yang dapat menyerang buah hati kita..

  21. phienna September 30, 2012 at 6:40 am #

    ponakan saya baru berusia 6 minggu, hampir 2 minggu batuknya belum sembuh meskipun sudah di periksakan beberapa kali. batuknya kering dan cukup lama ketika batuk, dan wajahnya kelihatan biru bila sedang batuk. kemudian kakak saya membawanya kembali ke dokter anak, ternyata dia terkena bronchitis. setelah di beri obat demamnya mulai turun, tapi batuknya masih.
    apakah bronchitis yang dialami ponakan saya bisa sembuh total?
    adakah cara alami yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan bronchitis untuk bayi??

    mohon info dan bantuannya??
    terimakasih :)

    • tips-bayi October 4, 2012 at 2:01 am #

      phienna,

      Jangan khawatir bu.. ikuti petunjuk dokter..

      Insya Allah pada akhirnya akan sembuh sempurna. Bronkitis biasanya terjadi karena infeksi seperti radang tenggorokan, campak, dan batuk rejan. Penyakit ini disebabkan virus dan bakteri.

      Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru serta saluran pernapasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari sinusitis kronis, bronkiektasis, alergi, dan pembesaran amandel pada anak-anak.

  22. gatot sri kuncoro August 30, 2012 at 3:49 am #

    pak..

    anak saya laki laki umur 8 bulan. sudah 2 bula sakit batuk, pilek, berdahak. si bayi mudah sakit panas dan susah di obati. saran bidan saya agar saya mau rencana di rogen dan tes manthouk untuk memastikan sibayi kena flek atau tidak. menurut bapak bagaimana..tq.

    • tips-bayi September 5, 2012 at 6:28 am #

      @ gatot sri kuncoro,

      Hmm.. Ada baiknya Anda ikut petunjuk bidan Anda..

      Mudah-mudahan hanya flu atau batuk berdahak biasa. Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang jika disertai batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. ;-)

      Dengan memberikan ASI pada bayi maka imunitasnya akan lebih baik.. Maka pertahankan ASI.. !

  23. lia August 24, 2012 at 7:53 am #

    Dear tips bayi, saya punya bayi 7 bulan, dilingkungan rumah saya berdekatan dengan tempat pembuangan sampah, apakah ada efek ny kalau bayi saya sering menghirup asap pembakaran sampah?selama musim kemarau asap ny sangat banyak sehingga membuat kita orang dewasa sesak,thx tips bayi

    • tips-bayi August 27, 2012 at 3:21 am #

      @ lia,

      Hmm.. orang dewasa saja merasakan sesak ya..? Apalagi bayi Anda..
      Maka.. cobalah Anda buat ruangan bayi Anda bebas dari polusi seperti itu. ;-)
      Atau hindarkan bayi Anda selama pembakaran sampah berlangsung..

  24. Arum July 20, 2012 at 12:32 pm #

    Dear tips-bayi ..
    Aku punya anak , anakku sekarang usianya sudah 1bulan lebih ,beberapa minggu setelah melahirkan aku sakit batuk ..trus anakku kayaknya ikut tertular ,soalnya dia juga batuk kayak aku ..
    Yang aku mau tanyakan , sekarang kan batuk ku udah sembuh ,,kenapa batuk anak ku enggak sembuh-sembuh juga ?padahal batuk ku uda lumayan lama sembuhnya ,sekitar satu minggu lah ..
    Terus ,udah dibawa ke bidan ,tukang pijat juga gak sembuh-sembuh ..
    .apakah batuknya berbahaya ?

    • tips-bayi August 13, 2012 at 4:09 am #

      @ Arum,

      Batuk berdahak ya..? Memang jika disertai batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. ;-)

      Coba deh.. Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..

  25. rani June 16, 2012 at 7:20 pm #

    anak saya berumur 16bln skrg bbnya cmn 8kg tgg 80cm, sejak by dia kalau mkn atau minum susu srg tersedak kdg muntah kdg tidak, dia juga dulu sering demam dan Alhamdulilah tak smpai kjg. Yg ingin sy tanyakan normal kah pertmbuhan anak saya dg tinggi n bb bdn diatas?kalau seandainya dia tersedak tp tdk muntah atau btk tp masuk ke paru2 seberapa bahayakah efeknya untk skrg atau masa depanya nanti? Saya sgt bth jawbnya terima ksh.

    • tips-bayi June 27, 2012 at 4:30 am #

      @ rani,

      Bayi Anda tinggi badannya termasuk ideal dengan usianya, meskipun terlihat kurus dan BB termasuk ringan.. akan tetapi masih 75% BB normal untuk bayi Indonesia. Meskipun terlihat kecil.. ;-)

      Sering muntah atau tersedak..? Berikut penyebab bayi muntah selain karena batuk berdahak:

      - Tanda Alergi
      Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

      - Pemakainan gurita.
      Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

      - Posisi menyusui atau makan
      Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

      - Tersedak

      - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

      Ada baiknya juga Anda kunjungi link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/kolik_bayi.html

      Yang lebih membahayakan bila cairan tersebut masuk ke dalam paru-paru. Ini yang disebut respirasi pneumonia. Oleh karena itu, menyendawakan bayi setelah minum susu sangat penting.. ;-)

  26. santy June 11, 2012 at 10:28 pm #

    dear tips bayi,
    anak saya 4yo didiaknosa DSA nya terkena bronchitis ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan
    1.Apakah penyakit ini bisa menular ke adiknya (10mo)?
    2.Apakah ada pantangan makanan?
    3.Perawatan apa saja yang diperlukan utk mengatasi penyakit ini?
    sebelumnya saya ucapkan terimakasih :)

    • tips-bayi July 2, 2012 at 3:31 am #

      @ santy,

      1. Meskipun menular, bronkitis umumnya penyakit ringan yg dapat sembuh sendiri apabila tidak diikuti penyakit lainnya. Disebabkan oleh bakteri,virus. Menularnya lewat oral, seperti diare, dahak mengkontaminasi makanan yang dimakan..

      2. Makanan pantangan untuk penderita bronkitis adalah makanan yang menyebabkan produksi lendir berlebih seperti gula putih, tepung putih, roti putih dan coklat. Hindari juga makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti telur, susu, gandum, ikan, kerang, kacang-kacangan, kedelai dan kacang tanah, serta makanan yang mengandung sulfida seperti acar, sayuran dan buah-buahan kering, dan udang.

      3. Penanganan bronkhitis bisa dilakukan dengan berobat jalan atau di rumah sakit. Bila pengobatan dilakukan dengan baik, bronkhitis sebetulnya insya Allah bisa diatasi dengan segera.

      Hindari hal-hal yang mengganggu pernafasan, menghindari cuaca yang terkena polusi, menjaga agar ruangan tetap hangat dan tidak pengap/lembab, mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan diet yang seimbang, istirahat yang cukup, gunakan suplemen dan antibiotik alami untuk mengobati infeksi bakteri dan virus.

      Selama sakit hindari mengkonsumsi karbohidrat tinggi, manis-manis (kecuali dari madu, stevia dan gula jawa) , kentang, susu, junk food, donat, soft drink, alkohol dan gorengan.

      Untuk pengobatan secara alami dan tanpa efek samping, gunakan suplemen yang mengandung antiradang (anti-inflamasi), anti-infeksi, antibiotik, antibakterial, meredakan batuk (anti-tussif), seperti misalnya minyak ikan, bawang putih, virgin coconut oil, bee propolis, madu murni yang mengandung bee pollen, dan sebagainya.

  27. Mebel jepara May 18, 2012 at 1:12 am #

    bos mau tanya?
    Ibu say sudah di vonis paru basah oleh dikter,
    cairan dalam paru sudah diambil dan sekarang masih dalam proses penyembuhan.
    yang saya tanyakan, baru selesai minum obat baru 1 minggu kok ada efek gejela alergi pada kulit, keluar cairan atau melepuh gitu?
    apakah ini efek yang normal?
    atau jangan2 obatnya tidak cocok?
    atau jangan2 dampak yang negatif buat ibu saya?
    terimakasih atas jawabannya:
    email saya : eko0507@gmail.com

    • tips-bayi June 14, 2012 at 3:23 am #

      @ Mebel jepara,

      Sebaiknya untuk mengetahui sejauh mana efek obat negatif atau positif dan bagaimana kondisi ibu Anda, konsultasikan dengan dokter yang biasa periksa ibu Anda. Semoga ibu Anda lekas sembuh.. :-)

  28. Ma2Dzeko April 23, 2012 at 2:33 pm #

    Anak saya dzeko 2bln klw ASI mwnya lama,gak mw dlepas,apalagi skrg saya klw ASI sring bbaring..apa hrus dsendawakan trus biz ASI?krn dy dah tlelap bring,klw diangkat n dsendawakan sring tbangun n ujung2nya g bisa tdur dy,main2,eh malah cegukan…jd klw dy tlelap saya biarin aja..gmn ya solusinya?krna saya takut jg.,ktnya klw tdk sendawa,bisa msuk paru2..bronchitist dech jdnya…truz minta tips kasih ASI yg bener bwt anak yg suka ASInya lama2…krna klw gak lama gak bisa tdur nyenyak dy…trimz bnyak ya tipz bayi…

    • tips-bayi May 3, 2012 at 3:46 am #

      @ Ma2Dzeko,

      Minum ASI-nya sambil tiduran ya..? Buatlah posisi tidurnya lebih miring agar air susunya cepat turun ke lambung. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

      Atau lakukan menyusui dengan posisi paling bagus dan teknik menyusui dengan benar, yaitu;
      - Anda harus duduk dengan tegak.
      - Mulut bayi harus masuk hingga ke areola mammae.
      - Bayi menghadap perut ibu dengan mulut dan dagu yang menempel betul pada
      payudara Anda.
      - Kuping dan tangan bayi berada pada garis lurus.
      - Jari tangan Anda jangan dalam posisi menggunting payudara karena akan
      mengunci gudang susu, sehingga ASI malah tak keluar. Yang benar, tangan
      dalam posisi menopang payudara, yaitu ibu jari di atas dan keempat jari di
      bawah puting.. ;-)

  29. MERTI April 20, 2012 at 9:19 am #

    dear tips bayi

    sudah hampir 3 mgg anak saya kena batuk skrg usianya 6.5 bulan sudah berobat smpe obt dari dokter sudah hbs,tp malah jadi batuk pilek..apa yang memyebabkan batuk pilek sama anak saya mohon bantuannya, batuk pileknya sering kembali lagi.

    • tips-bayi April 26, 2012 at 2:22 am #

      @ MERTI,

      Bisa saja batuk alergi.. Apakah Anda tidak menanyakan pada DSA Anda..? Karena yang lebih tau dengan kondisi bayi Anda adalah dokter yang memeriksanya. Banyak kemungkinan batuk apa..

      Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. ;-)

  30. Nuy April 19, 2012 at 9:59 am #

    Saya punya sepupu yg baru 1bulan lahir kata dokter dia terkena flek,, waktu dibawa ke rumah sakit perutnya membiru dan nafasnya berbunyi.. Penyakit yang di alami sepupu saya sama seprti kakaknya si bayi tapi dia berumur 3bulan dann sudah meninggal.. Bagaimana cara mengobatinya bisa tidak kalau berobat jalann tanpa dirawat trus menerus ?? Jika ayah si bayi suka minum alkohol apa masih boleh bayi itu minum ASI dari ibunya ??
    Terimakasih..

    • tips-bayi April 25, 2012 at 3:41 am #

      @ Nuy,

      Flek paru-paru..? Kita sering mendengar istilah flek paru. Dalam dunia kedokteran tidak ada penyakit flek paru. Batuk merupakan perlindungan tubuh terhadap benda asing yang masuk saluran pernafasan (termasuk dalam paru). Benda asing tersebut dapat berupa alergen (bahan pencetus alergi) atau mikroorganisme (virus atau bakteri), dengan adanya batuk diharapkan lendir akan keluar.

      Banyak dan lokasi lendir bervariasi, sehingga gejala yang ditimbulkan bervariasi. Pada pemeriksaan foto Rontgen paru ditemukan gambaran bercak/flek, dalam pengertian tersebut dikenal istilah flek paru.

      Karena kondisi tubuh bayi yang masih rentan akibat kekebalan tubuh alaminya belum sempurna, maka jika terjangkit flek seperti itu risikonya lebih berat dibanding orang dewasa. Untuk itu kami sarankan untuk mengikutiapa yang diarahkan dokter pada Anda.. ;-)

      Yang tidak boleh adalah ibu yang menyusui minum minuman beralqohol.. Meskipun demikian, ayahnya jika suka minum minuman beralqohol atau perokok jangan dibiasakan menggendong bayi sebelum dia mandi. Jangan juga membiasakan merokok di sekitar atau dekat bayi Anda..

  31. ibet April 19, 2012 at 9:16 am #

    Anak saya umurnya sdh 6tahun boeh ngak imunisasa masalahnya imunisasi dppt nya tdk. Tuntas makash

    • tips-bayi April 25, 2012 at 3:14 am #

      @ ibet,

      Bisa saja, namun para ahli menyarankan agar segera melakukannya, ketika anak masih bayi. Dengan demikian, si anak sejak bayinya akan terlindungi dari berbagai penyakit berbahaya. Mereka selalu mengatakan, “Lebih baik terjadwal daripada mengejar ketinggalan!”

      Tepatnya Anda bawa anak Anda ke DSA atau praktisi imunisasi dan konsultasikan.. ;-)

  32. dwix April 15, 2012 at 11:23 pm #

    dok , saya mau tnya , kalau penyakit bronkits it bahya gag si dok . .saya dr kecil sudh pnya penykt bronkitis . .n kalau tegang sering tangan saya basah , .jadii engk pede dok .

    • tips-bayi April 21, 2012 at 2:36 am #

      @ dwix,

      Bronkitis ( bronchitis ) adalah peradangan (inflamasi) pada selaput lendir (mukosa) bronchus (saluran pernafasan dari trachea hingga saluran napas di dalam paru-paru). Peradangan ini mengakibatkan permukaan bronchus membengkak (menebal) sehingga saluran pernapasan relatif menyempit.

      Bronkitis terbagi atas 2 jenis, yakni: bronkitis akut dan bronkitis kronis. Perlu diingat bahwa istilah akut dan kronis adalah terminologi (istilah) berdasarkan durasi berlangsungnya penyakit, bukan berat ringannya penyakit..

      Bronkitis akut ditandai dengan batuk berdahak kekuningan dan demam. Bronkitis akut biasanya juga mengenai bagian paru lainnya.

      Sementara bronkitis kronis ditandai dengan batuk lama, berdahak banyak, dan terutama terjadi pada saat tidur atau pada pagi hari. Penyakit ini biasanya didahului oleh infeksi saluran pernapasan bagian atas.

      Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Bronkitis biasanya terjadi karena infeksi seperti radang tenggorokan, campak, dan batuk rejan. Penyakit ini disebabkan virus dan bakteri.

      Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru serta saluran pernapasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari sinusitis kronis, bronkiektasis, alergi, dan pembesaran amandel pada anak-anak.

  33. kwatir April 15, 2012 at 7:36 am #

    klo sering tersendat saat minum susu formula ato air putih pada bb 3,5 bln bisa menyebabkan paru-paru berair ? mohon penjelasannya…trima kasih

    • tips-bayi April 21, 2012 at 2:17 am #

      @ kwatir,

      Jika tersedaknya terus batuk Inya Allah tidak.. karena kalau bayi tersedak biasanya bayi akan batuk kan..? Maka batuk merupakan salah satu cara agar ASI atau air tidak menghambat pernafasannya dan masuk ke paru-paru..

      Tapi bisa juga jika refleks batuknya belum sempurna, hingga bayi bisa tersedak ASI atau muntahannya sendiri. Yang lebih membahayakan bila cairan tersebut masuk ke dalam paru-paru. Ini yang disebut respirasi pneumonia. Oleh karena itu, menyendawakan bayi setelah minum susu sangat penting.. ;-)

  34. G April 3, 2012 at 3:10 am #

    dulu waktu masih berumur kurang dari satu tahun saya pernah terkena penyakit paruh-paruh basah. tapi sekarang sudah sembuh karena pengobatan yang rutin dijalani. namu apakah penyakit itu bisa datang lagi ketika saya sudah besar ?

    • tips-bayi April 6, 2012 at 7:01 am #

      @ G,

      Insya Allah tidak.. Jika memang sudah sembuh dan Anda melakukan pola hidup yang sehat.. ;-)

      Sewaktu kecil memang rawan sekali..

  35. Bunda Azka April 1, 2012 at 6:41 am #

    dear tips bayi
    saya mow tanya nieh,anak saya usia 5bulan lebih 2mingg,kurang lebih 2mingg yg lalu anak saya batuk&pilek rada demam suhu badanny saat itu 37,1,batukny gak begitu grok…grok.. bgt,cuma pilekny ituu bikin anak saya gak bisa tidur,ingusny keluar teruuus,lalu dibawa ke dokter n dikasih obat utk 3hri alhmdllh sembuh,bersin2ny berkurang gak kaya pertama,tapi yg mau saya tanyakan kenapa udah 2mingg ini ingusny masiiiiiii aja keluar yaaa???tapi si anak ceria suhu badan stabil gak ada batuk cuma kadang2 aj bersinny,mohon jawaban dan infonya yaaaa tips bayii ,,,,,perlu diketahui saya mengidap asma sejak kecil,alergi dgn bau2an terlebih debu dan parfum yg menyengat,apa ini penyakit turunan?ditunggu jawabanny sebelumnya trimakasih

    • tips-bayi April 4, 2012 at 2:05 am #

      @ Bunda Azka,

      Bisa saja itu hanya flu atau filek biasa.. Perlu banyak istirahat saja dan susui terus ASI.. Hindarkan dari keluarga yang sedang flu agar flu Azka tidak berkepanjangan..

      Jika sudah mendapatkan MPASI, pertahankan pola makan yang teratur. Belum tentu bayi Anda mengidap asma.. ;-)

  36. naura March 27, 2012 at 8:48 am #

    aku mempunyai bayi usia 4 bulan dan tidurnya sering tengkurap….
    apakah bagus tidur seperti itu…..

    • tips-bayi March 31, 2012 at 4:50 am #

      @ naura,

      Sering tidur tengkurap..? Tengkurap sendiri..?

      Memang kebanyakan bayi akan lebih lelap tidur dalam posisi tengkurap.. Anda jangan khawatir.. ;-)

      Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait dengan keamanan posisi bayi tidur bayi :
      * Upayakan alas tidur bayi rata. Ada baiknya tidur di atas kasur busa yang padat.
      * Gunakan sprei dengan rapi dan tidak mudah mengkerut.
      * Lepaskan bedong saat bayi Anda tidur, agar tidak mengganggu pernafasannya. Lepaskan kain bedong dari tubuh bayi saat akan ditengkurapkan. Jangan lupa, bayi masih bernapas melalui perut, dibedong hanya akan mengganggu gerak pernapasan perutnya, apalagi bila bayi sedang tidur tengkurap.

      Pastikan saat bayi kita tidur tengkurap adalah posisi hidung bayi, jagan sampai tertutup. Dan.. Selalulah awasi bayi Anda, jangan lengah..

      Anda juga bisa baca artikel lainnya:

      http://www.tipsbayi.com/waktunya-tengkurap.html

  37. amira March 27, 2012 at 8:47 am #

    dear tips bayi
    anak saya usianya sudah 6 bulan,dari baru lahir suaranya sudah grok2…kata dokter yang menanganin tidak apa2,diberi obat dan dijemur pagi hari sembuh tetapi obatnya habis kambuh lagi…usia 1 bulan pernah biru dari bibir dan mukanya dan sempat tidak sadarkan diri…lalu saya bawa kerumkit,akhirnya diberi obat oleh dokter, dan di anjurkan kalo masih biru untuk dibawa kerumkit.
    usia 3 bulan anak saya mengalami panas,mata dua-duanya ditengah, lau kami bawa kerumkit dan dirawat, untuk diuap dan disedot lendirnya, minum asinya juga melalui hidung…
    arahan dari dokter kalo grok2 kambuh untuk segera diuap….
    sampai sekarang anak saya masih sering grok2 batuknya,,,,
    yang mau saya tanyakan apakah anak saya dapat sembuh n sehat seperti anak2 yang lain,soalnya kata teman2 saya kemukinan sampai 2 tahun baru bisa sembuh, dan anaknya mengalami kurang pintar….
    saya merasa down sekali……..mudah2 anak saya tidak seperti yang dibilang teman2 saya….

    • tips-bayi March 31, 2012 at 4:46 am #

      @ amira,

      Jika memang begitu, selain setiap hari Anda jemur.. Anda juga harus rutin periksakan bayi Anda pada DSA agar kondisinya bisa terpantau terus..
      Dan Anda jangan khawatir dan jangan putus asa.. Kurang pintar itu banyak faktor yang mempengaruhi.. Bukan karena nafas grok seperti itu.. Ada yang lebih penting..

      Benar.. Anda harus memperhatikan perkembangan bayi Anda sejak awal.. Karena 3 tahun pertama kehidupan anak Anda ternyata memiliki peran yang sangat PENTING dalam membentuk kecerdasannya.

      Mengapa demikian? Ketika anak Anda berusia 3 tahun, ia akan memiliki 90% berat otaknya ketika dewasa!

      Dengan kata lain, 90% pertumbuhan otak manusia terbentuk ketika ia berusia 0-3 tahun. Itulah GOLDEN AGE.. ;-)

      * Maka penting sekali Anda mempertahankan pemberian ASI sampai usia 2 atau 2,5 tahun.. Meskipun susu formula terlihat bisa mengganti ASI, akan tetapi Susu terbaik untuk bayi Adalah ASI.. Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..

      Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

      ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

      Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

      Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

      Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

      * Dan.. Pertumbuhan otak pada bayi terjadi ketika tidur.. Jadi perhatikan juga pola tidurnya.. ;-)

  38. Ayu March 15, 2012 at 5:44 am #

    dear Tips bayi,

    Anak saya skg berumur 16 bulan..2minggu lalu dia divonis DSA sakit bronchiolitis & bronchopneumonia.
    untuk penyakit bronchopneumonianya sdh 3kali ini kambuh..
    mohon di beri saran, harus konsumsi apa spy imun anak saya lebih kebal, karrena sejak lahir tdk ASI (krn ASI saya tdk keluar)

    terima kasih

    • tips-bayi March 21, 2012 at 2:38 am #

      @ Ayu,

      Anak-anak usia <2thn masih sangat rentan daya tahan tubuhnya, selain makanan yang harus di jaga, lingkungan tempat anak bermain juga harus di perhatikan.
      - Jangan biarkan anak kontak dengan orang lain yg sedang sakit ( anak usia <2 thn masih sangat rentan dan mudah tertular).
      - Pakaian anak jangan basah (krn bermain atau ngompol segere di ganti) atau terlalu terbuka
      - Cuci mainan anak terutama mainan yg suka dia masukkan ke dalam mulut
      - Jangan mencium mulut anak, karena orang dewasa membawa banyak kuman di dlm mulut
      - Jauhkan anak dari orang-orang yg perokok (semoga ayahnya bukan perokok ya)
      - Selain susu formula tetap berikan ASI untuk menambah Imun anak (untuk yang masih keluar ASI-nya)

      MAKANAN SEHAT ANAK:
      Berikan makanan yang baik untuk pertumbuhan & kekebalan tubuh anak.
      Atur pola makan anak upayakan selalu teratur, makan & tidurnya. (sebaiknya anda membuat schedul). Anak yang tidak teratur pola aktifitasnya cendrung gampang sakit.

      MADU
      Protein merupakan salah satu nutrisi penting pembangun imunitas. Dan, madu merupakan salah satu makanan sumber protein, yang mampu menjaga stamina tubuh, jika dikonsumsi secara teratur setiap harinya. Menurut hasil penelitian Y. Widodo, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor, madu dapat membantu mengatasi kekurangan energi protein yang banyak diderita anak-anak dan balita. Penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru, membuktikan madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit. Beberapa penyakit infeksi dari berbagai patogen yang dapat “disembuhkan” dan dihambat dengan madu secara teratur antara lain penyakit lambung dan saluran penpencernaanan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam, penyakit jantung, hati, paru, dan penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

      VITAMIN C
      Vitamin C sangat penting peranannya dalam tubuh karena mampu meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Fluktuasi lingkungan yang mengakibatkan kesehatan tidak selalu berada pada kondisi yang optimal, membuat tubuh harus selalu memiliki sistem kekebalan yang baik. Salah satunya adalah oleh asupan vitamin C yang memadai. Berikan banyak menu buah dan sayuran..

      Untuk pemberian vitamin apa saja, sebaiknya Anda konsultasikan pada DSA. Saran kami, tidak harus memberikan suplemen yang macam-macam. Dengan ASI (susu) dan makanan bergizi sudah modal besar untuk mencetak anak sehat. Kalaupun Anda ingin memberikan vitamin selalulah konsultasikan dengan DSA Anda.. ;-)

  39. Anonymous March 12, 2012 at 4:39 pm #

    Malem..

    Anak saya mau 18bulan,kemarin smpat kecapean dan tidur berAC,tp hidung langsung mampet dan skarang batuk kering berdahak pilekny kdg2 kalo nangis br keluar,tp koq demamny naik turun ya?kalo udah dikasih paracetamol beberapa jam dingin,tp terus hangat lg smpe 37,8 drajat.nafsu makan msh bagus tp kalau udah kesedak karna batuk langsung muntah disertai lendir,saya br pake resep air kencur 1sdt 2x sehari,kira2 anak sy termasuk batuk apa ya?

    • tips-bayi March 19, 2012 at 6:16 am #

      @ Anonymous,

      Sebelumnya bayi Anda belum pernah tidur di ruangan ber-AC..? Atau dibawa ke suhu dingin..?
      Batuk berdahak dengan demam. Biasanya demamnya akan lebih cepat reda daripada batuknya.

      Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. ;-)

      Demamnya bisa saja karena akan batuk.. Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres.

      Badan anget atau bayi Anda demam bisa beberapa kemungkinan, karena panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

      Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:

      *Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat C.

      *Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :

      - Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
      - Suhu meningkat diatas 39 derajat C ;
      - Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah, mual muntah, sakit kepala hebat, sakit perut, timbul rash pada kulit, kesulitan pernafasan, atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.

      Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat.. ;-)

      Benar.. muntahnya dikarenakan dahaknya bukan karena mual.

      Sekali lagi.. Jika Anda akan memberikan obat, hendaknya Anda konsultasikan dengan DSA Anda.

  40. diansepti akhtar's mommy March 10, 2012 at 12:25 pm #

    Anak sy akhtar 7 month,batuk pilek (sptx krn tertular ibu sy yg sblmx jg sakit serupa dan tdk mengenakan masker).permasalahanx, kondisi yg krg sehat ini br mulai tampak ketika pasca vaksin IPD 3.pagi harix bdn teraba sedikit hangat..kmdn lusax mulai timbul batuk.DSA memberix obat spt layakx obat baby batuk pilek pd umumx,yi.nipe dan mucopect.ttp,diberi antibiotik jg yg NB adl antibiotik ut bronchitis (amit2)..pdhl DD it br blh dikeluarkan ketika sdh mendapat hasil dr penunjang medis lainx spt rontgent dan hasil lab (leukositosis-menunjukkan adanya infeksi bakterial)..bgmn y?ada yg mau share..ttg dosis antibiotikx,mmg rendah c,sehari hny sekali dg dose 100mg..baby sy jg sdh diuap,alhamd dahakx jernih,encer..mhn doannya (sy smp smpt rd hypertensi krn kepikiran)..

    • tips-bayi March 19, 2012 at 1:53 am #

      @ diansepti akhtar’s mommy,

      Demam.. Sampai suhu 38,3 derajat Celsius selama 1-2 hari setelah imunisasi bukan hal yang luar biasa dan tak perlu dirisaukan.

      Demamnya bisa saja karena akan batuk.. Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres.

      Benar.. memang kasihan bu.. masih bayi sudah banyak dicekokin obat ya..? Apalagi antibiotik.. :-(

      Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.

      Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka jika sudah terlanjur memberikan tentu harus sampai tuntas.. Dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..

      Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Anak-anak usia dibawah 2 tahun memang masih sangat rentan daya tahan tubuhnya. Selain makanan yang harus di jaga, lingkungan tempat anak bermain juga harus di perhatikan.

      - Jangan biarkan anak kontac dengan orang lain yg sedang sakit.
      - Pakaian anak jangan basah (karena bermain atau pipis segere di ganti).
      - Cuci mainan anak terutama mainan yang biasa dia masukkan ke dalam mulut
      - Jangan mencium mulut anak, karena orang dewasa membawa banyak kuman di dalam mulut
      - Jauhkan anak dari orang-orang yang perokok (semoga ayahnya bukan perokok ya.. ;-) )
      - Selain susu formula yang terbaik berikan ASI untuk menambah Imun anak.

  41. Eko arisdianto February 24, 2012 at 3:56 am #

    Penggunaan Air Cooler yg diberi cairan pendingin apakah baik digunakan di ruangan bayi..

    • tips-bayi February 29, 2012 at 3:27 am #

      @ Eko arisdianto,

      Tidak apa-apa Anda gunakan kipas angin atau AC, atau cooler seperti itu.. asalkan diperhatikan agar bayi Anda tidak terkena hembusan langsung kipas angin atau AC yang sedang dipasang.

      Selain itu, sebaiknya Anda memperhatikan juga kebersihan AC maupun kipas angin dengan membersihkannya secara teratur. Sebab, kotoran atau debu dari kipas atau AC itulah justru yang menyebabkan tidak sehat.. ;-)

      Ya jelas lebih baik tanpa AC.. alami itu lebih baik, maka buatlah fentilasi ruangan sebaik mungkin. Akan tetapi boleh-boleh saja sesekali bayi Anda berada dlam ruangan ber-AC. Dapat diatur dengan suhu antara 25-26 derajat celcius.., Sebab, bayi yang menghirup udara terlalu dingin lebih mudah mengalami iritasi atau penurunan saluran pernapasan atas. Hindarkan barang-barang yang berbau menyengat dalam ruangan ber-AC, Suhu tubuh bayi harus selalu dalam kisaran 36,5º – 37,5ºC. jaga jangan sampai suhu ruangan terlalu dingin, antara 27º – 28ºC..

  42. Dhito Thody February 3, 2012 at 5:15 pm #

    mhon bantuan’y dunk..
    Ada ga teori yang menyatakan menyusu kurang dari 6 smpai 8 kali dlam 24 jam..dapat menyebabkan ISPA pada balita??

  43. Dhito Thody February 3, 2012 at 5:13 pm #

    Ada ga teori yang menyatakan menyusu kurang dari 6 smpai 8 kali dlam 24 jam..dapat menyebabkan ISPA pada balita??

    • tips-bayi February 10, 2012 at 2:38 am #

      @ Dhito Thody,

      Tidak ada.. akan tetapi memang untuk perawatan maka pemberian ASI sedikit-sedikit tetapi berulang-ulang yaitu lebih sering dari biasanya, terlebih jika muntah.

      Untuk perawatan ISPA dirumah ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

      * Mengatasi panas (demam)
      Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

      Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..

      * Mengatasi batuk
      Dianjurkan memberi obat batuk yang aman yaitu ramuan tradisional yaitu jeruk nipis 1/2 sendok teh dicampur dengan kecap atau madu 1/2 sendok teh , diberikan tiga kali sehari.

      * Pemberian makanan
      Pemberian ASI pada bayi Anda tetap diteruskan.Berikan makanan yang kaya gizi, sedikit-sedikit tetapi berulang-ulang yaitu lebih sering dari biasanya, terlebih jika muntah.

      *Pemberian minuman
      Usahakan pemberian cairan (air putih, air buah dan sebagainya) lebih banyak dari biasanya. Ini akan membantu mengencerkan dahak, apabila kekurangan cairan akan menambah parah sakit yang diderita.

      Tidak dianjurkan mengenakan pakaian atau selimut yang terlalu tebal dan rapat, terlebih apabila bayi Anda demam. Jika pilek, bersihkan hidung. Usahakan lingkungan tempat tinggal segar nyaman yaitu cukup ventilasi dan tidak berasap atau berdebu.

      Apabila selama perawatan dirumah keadaan bayi Anda memburuk maka dianjurkan untuk membawa kembali ke DSA.

  44. @dewi handayani January 26, 2012 at 1:07 am #

    ?????????? ?????????? ?????????? ????? ??????????
    Mhn bantuan dan saran jg solush,anak sy saat ini sdng dirawat dan divonis bronch neumonia, umurnya bru 1bln,pdhl sblm terjadi sprti ini saya rajin cek kshtnnya,tp dktr hhny memberi obt saja smpai dirujuk ke rs saat rni,kalo btk bayi saya sampai biru dan dtk nadinya cepat,bdnnya biru,napasnya sesak,kt dktr paru2nya terendam,dan bnyk slemnya,skrng by saya d!rujuk k rs yg ada ventilatornya,jgt akan tes jantung,mhn doanya dan pasti smbhkan dok..sxli lg mhn doanya agar cpt smbh ??????? ??? ????? ????????????? …

    • tips-bayi February 2, 2012 at 2:50 am #

      @ dewi handayani,

      Amiin.. Semoga Allah memberikan cepat kesembuhan pada bayi Anda.. dimudahkan dalam pengobatannya.. Dan semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan bagi Anda sekeluarga..

      Selalulah yakin pada Allah, Allah yang memberi penyakit dan Allah lah yang memberi kesembuhan..

  45. maag January 22, 2012 at 3:35 am #

    maag di sebabkan produksi asam lambung yang berlebihan dan pola makan yang tidak teratur sehingga akan terasa mual dan perih ,stres,rokok,dan alkohol

  46. risma susialawati January 22, 2012 at 3:31 am #

    ini bagus sekali

    • tips-bayi January 23, 2012 at 2:30 am #

      @ risma susialawati,

      Terima kasih.. ;-)

  47. Ecy December 30, 2011 at 3:26 pm #

    Bgaimna tntang ksus seorang anak brumur 5 taon trjadi mimisan(kluar drah dri hdung) dlm jmlah yg sngt bnyk,hal ini sngat sring trjadi bhkan dlm 1 hari bs 3 x mmisan-a,itu trjdi ktika sianak tsb bngun tdur pgi,sdng brmain dgn kwn-a…tnpa da bnturan appun dan jga tdak trkna snr mthri..dan jga ktika dia mngyah mknan ada suara sswtu pda hdungnya…sdikit bsing,,,
    Apa yg sbnr-a trjdi pda anak trsbut?
    Slusi pa yg hrus dlkukan, untuk mncgah mmisan tsb trjdi lgi?
    Tlong bri jwban…

    • tips-bayi January 5, 2012 at 7:57 am #

      @ Ecy,

      Mimisan itu adalah hal yang biasa yang dialami anak kecil berumur 5 – 12 tahun, dan mimisan 90% dapat diatasi sendiri. Jangan panik..

      Bagian dalam hidung dilapisi oleh selaput lendir yang selalu basah. Selaput lendir ini banyak mengandung jalinan pembuluh darah. Di bagian depan, jalinan pembuluh darah disebut sebagai pleksus kiesselbach. Di bagian belakang juga ditemukan jalinan pembuluh darah. Bila pembuluh darah ini pecah, terlihat sebagai mimisan.

      Sebagian besar mimisan dapat berhenti dengan pertolongan sederhana atau bahkan berhenti sendiri. Yang sering terlihat menakutkan dan membuat ibu panik adalah bila anak mengalami muntah darah, padahal sebenarnya hanya memuntahkan darah yang tertelan.

      Demikian pula dengan batuk darah, bukan berasal dari paru melainkan karena batuk mendorong darah yang ada di tenggorokan.

      Penyebab :

      1. Paling sering adalah benturan atau kebiasaan mengkorek-korek hidung.
      2. Udara panas dan kering menyebabkan selaput lender hidung menjadi kering dan pecah.
      3. Sekat hidung yang bengkok, menyebabkan aliran udara kurang baik. Akibatnya selaput lendir hidung menjadi kering dan pecah.
      4. Pilek dan alergi. Peradangan di rongga hidung dan membuang ingus terlalu keras dapat menyebabkan mimisan.

      5. Mencium bahan kimia, misalnya asam sulfat, bensin, amonia.

      6. Kadang-kadang mimisan adalah gejala penyakit darah,misalnya kurang trombosit, kurang faktor pembekuan, leukemia, dan lain-lain. Pada penyakit-penyakit tersebut, sering ada gejala lain misalnya pucat, biru-biru di kulit, dan lain-lain.

      7. Mimisan pada orang dewasa dapat disebabkan merokok, tekanan darah tinggi, alkohol, atau makan obat yang mengencerkan darah.
      8. Anak yang minum obat yang mengandung asetosal dan ibuprofen juga dapat mengalami mimisan karena darah menjadi kurang cepat membeku.

      Mencegah mimisan :

      1. Jangan mengkorek-korek hidung.
      2. Jangan membuang ingus keras-keras.
      3. Hindari asap rokok atau bahan kimia lain.
      4. Gunakan pelembab ruangan bila cuaca terlalu kering.
      5. Gunakan tetes hidung NaCl atau air garam steril untuk membasahi hidung.
      6. Oleskan pelembab ke bagian dalam hidung sebelum tidur, untuk mencegah kering.
      7. Hindari benturan pada hidung.

      Pertolongan :

      1. Duduk, agar hidung anak lebih tinggi dari jantung.
      2. Membungkuk ke depan sedikit, dan bernapas dari mulut.
      3. Jangan tidur terlentang. Aliran darah ke hidung bertambah deras, dan darah dapat tertelan ke belakang.
      4. Tekan hidung selama 5 menit. Yang ditekan adalah seluruh Bagian depan cuping hidung, tepat di atas lubang hidung.
      5. Tangan yang lain dapat digunakan untuk memberi kompres dingin menggunakan es pada tulang hidung, untuk memperlambat aliran darah ke hidung.
      6. Bila setelah 5 menit masih berdarah, tekan lagi selama 10 menit.
      7. Kalau masih tetap berdarah, bawalah anak ke ruang gawat darurat rumah sakit.

      Bagaimana dengan daun sirih? Daun sirih merupakan adstringent, yang berfungsi menciutkan pembuluh darah. Daun sirih dapat menolong,
      tetapi sterilitasnya kurang terjaga. Jangan-jangan mimisannya sembuh tetapi jadi mengalami infeksi. Tekan dengan jari akan lebih aman.

      Untuk selanjutnya…ada bisa konsultasi ke dokter anak..untuk diberikan obat ataupun diagnosa lainya.. ;-)

  48. bundaLovely December 29, 2011 at 3:41 am #

    anak saya usia 9 bulan dan di diagnosa dari dokter menderita penyakit bronchitis…apakah parahkah? dan apakah boleh bayi 9 bulan bisa mengkonsumsi obat anti biotik seperti cefadroksil?

    • tips-bayi January 4, 2012 at 4:04 am #

      @ bundaLovely,

      Insya Allah bisa sembuh kok..
      Ada beberapa hal tambahan yang mungkin bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi:
      1. Atur posisi tidurnya sedemikian sehingga pernapasannya tidak terganggu karena terhalang lendir / ingus yang menghalangi jalur pernapasan.
      2. Berikan ruangan tempat tidurnya cahaya dan ventilasi yang cukup.
      3. Kuatkan sistem imunnya, berikan ASI terus..

      Untuk pemberian obat apapun Anda harus konsultasi dengan dokter.. apalagi Antibiotik.. maka konsultasikan dengan DSA bayi Anda.. ;-)

  49. fidi December 27, 2011 at 2:36 am #

    saya usia 25 thn, sudah sejak 3 bulan yang lalu mengalami sesak napas setiap hari bahkan ketika istirahat,tidak ada produksi dahak berlebih.pernah 2x rontgen dinyatakan terkena bronkhitis diberikan obat dokter tp sesak napas tidak kunjung sembuh.saya mau tanya diagnsa penyakit saya apa ya?apa saya ada kelainan jantung?tp saya pernah cek EKG dinyatakan jantung saya normal.mhon jawabannya

    • tips-bayi January 3, 2012 at 6:37 am #

      @ fidi,

      Sebaiknya Anda periksakan ke dokter dan tanya diagnosa penyakit Anda..

      Dan.. mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis. Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…”

      Semoga Anda tidak kecewa dengan jawaban kami.. ;-)

  50. Bundafyra December 22, 2011 at 8:00 am #

    Anak sy usia 3 th, ia suka tidur di lantai yang sudah beralaskan karpet. kalo dibawa ke tempat tidur suka rewel dan minta diturunkan lagi. apakah kebiasaannya ini bisa menyebabkan sakit paru-paru basah ?

    • tips-bayi December 24, 2011 at 4:08 am #

      @ Bundafyra,

      Apakah Anda tinggal di daerah dingin..?
      Sepertinya anak Anda memang lebih nyaman di karpet.. ;-)
      Biasakan mengajak komunikasi dan berikan pengertian yang bisa dimengerti anak Anda.. Dibiasakan membentuk pola tidur yang teratur baik waktu dan tempatnya.

      Posisikan di tempat tidur jika sudah terlihat mengantuk.. Misalnya, mengucek-ngucek mata, menarik telinga, atau terlihat bayangan gelap di bawah matanya. Jika Anda menangkap tanda-tanda seperti ini, atau tanda-tanda mengantuk lainnya, tidurkanlah si kecil segera..

      Belum terlambat, Anda dapat melatihnya membentuk pola tidur yang baik pada usia ini, dengan cara:
      o Menetapkan waktu tidur malam dan siang
      o Bentuklah rutinitas sebelum tidur

  51. Anonymous December 14, 2011 at 1:14 am #

    ank saya kaya ada lendir di leher ,,kadang dia susah nafas trusss susah makan umurnya sekitar 1thn

    • tips-bayi December 20, 2011 at 3:50 am #

      @ Anonymous,

      Tidak batuk.. ? Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar.. ;-)

      Susah makan karena bayi Anda merasa terganggu dengan dahaknya. Masih ASI kan..? Pertahankan pemberian ASI-nya karena ASI masih makanan pokok bayi Anda. Berikan makanan alternatif lain yang bayi Anda suka..
      Semoga lekas sembuh..

  52. aufa November 18, 2011 at 12:40 pm #

    cara menghentikan bayi yang suka gigit jari gmn? apakah normal kebiasaan gigit jari?

    • tips-bayi December 7, 2011 at 2:32 am #

      @ aufa,

      Hmm.. :-) Berapa usia bayi Anda..?

      Untuk masalah menggigit jari atau mengisap jempol, ini memang KEBIASAAN beberapa bayi usia tertentu.., tetapi sebaiknya sebisa mungkin Anda alihkan dengan ASI saja, turunkan dengan perlahan tangan bayi Anda dari mulutnya dengan cara perlahan dan ajak berbicara lalu alihkan dengan ASI sampai bayi Anda tertidur.., mudah-mudahan dengan DIBIASAKAN begini maka KEBIASAAN seperti itu akan hilang..

      Atau.. memang sepertinya sudah pengen MPASI.. ;-) (sayang kami gak tahu usia bayi Anda)
      Dokter dan para ahli menyarankan untuk pemberian MPASI sebaiknya pada usia 5-6 bulan, akan tetapi pada usia 4 bulan pun ada yang sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:

      * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
      * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
      * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
      * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
      * Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik

  53. effendi November 12, 2011 at 4:04 pm #

    jika kita jogging d pagi hari di daerah yang lembab,apakah bisa terkena paru2 basah………….???????????????

    • tips-bayi December 5, 2011 at 4:18 am #

      @ effendi,

      Joging..? Insya Allah tidak.. ;-)

  54. wily October 6, 2011 at 5:49 am #

    kalo tangan n kaki basah terus kira kira nmx apa y ?

    • tipsbayi October 7, 2011 at 5:57 am #

      @wily,

      Secara umum, tangan dan kaki basah pada bayi bukan merupakan gangguan kesehatan kok…

  55. VrelliaTahapary October 4, 2011 at 1:45 pm #

    Thanks yach atas infox…
    Oww iya,,,aku mw nax,,,apakah jika seorang sering keringat mlm+mandix juga mlm dpt mngakibatx bronchitis???

    Pleass,,give u”r answer 4 me…

    • tipsbayi October 5, 2011 at 5:27 am #

      @Vrellia,

      Faktor-fakor penyebab tersering pada Bronkitis kronis adalah: asap rokok (tembakau), debu dan asap industri, polusi udara. Disebutkan pula bahwa Bronkitis kronis dapat dipicu oleh paparan berbagai macam polusi industri dan tambang, diantaranya: batubara, fiber, gas, asap las, semen, dan lain-lain. Jadi, tidak ada hubungannya dengan mandi malam…

  56. HUR September 19, 2011 at 5:40 am #

    1. BAGAIMANA PENYEMBUHAN PARU-PARU BASAH INI UTK PENDERITA SEJAK KECIL ?
    2. APAKAH ADA TERAPI2 KUSUS YG BISA DILAKUKAN SELAIN RUTIN MINUM OBAT DR DOKTER ?
    3. APAKAH ADA RAMUAN TRADISIONAL UTK PENYAKIT INI, MENGINGAT SKRG SY SUDAH BERUMUR 20 TAHUN DAN TIDAK SEDIKIT BIAYA YG SUDAH DIHABISKAN UTK BEROBAT ?

  57. Yuliaa fuji September 15, 2011 at 3:05 pm #

    Saya sering skali sesak nafas, dan kluar keringat pda tlapak tngan dan kaki sya, pdhal sya tk mlkukan aktfitas apapun..
    Apalagi pda mlam hri, d’saat kondisi sdang dngin, saya mlah brkeringat..
    Apakah ini bisa d’sbut gjala paru-paru basah ?

  58. Bunda Nuri Retno August 25, 2011 at 2:42 pm #

    Aga 17bln,bb/tb 15,2kg/84cm.dh hmpr 3mgg btuk brdahak,dh sy bw ke dsa tp msh btk kl pagi menjelang subuh,apa ini trmsk btk alergi?sy khwtr sm aga,skr sy slu brhati2 kl aga dh mulai btk pilek krn dl sy sempat membiarkn kl aga mulai flu sy pikir bs smbh sndri tp akhrny berakhr di rs,aga opname,hncr rasany ht ku saat it,sjk saat it sy slu bw aga ke dsa kl lbh dr 3hr flu aga g sembuh.mskpn sbnrny sy g suka kl slu ngasih aga obt2an tp sy tkt kejadian spt dl,mdh2n g akan terulang lg,,yg sehat y nak,,

  59. iin on 37 th July 19, 2011 at 1:08 pm #

    dear mom
    saya mau berbagi pengalaman.pd tgl 1april 2010 saya melahirkan baby laki2 yang sehat tp setelah 1 minggu panas sy bawa kedokter kt dokter kurang asi namun setelah 1 bln sakit kembali sy bawa kesepisialis anak ternyata baby sy skt bocor jantung memang baby sy kuku dan bibir nya jg biru yang mau sy tanya kan penyakit bocor jantung itu sudah terjadi waktu bayi msh daiam rahim atau terkena virus setelah an di lahirkan……………baby sy sempat di rawat 10 hari………..namun pd tgl 1 september 2010 baby menangis sangat keras setelah diam ternyata iinnallillahi waiinallilahirojiun……..sy ingin hamil kembali dan melahirkan baby yg sehat amin …..dan untuk anak sy yg no 2 skt pilek dari usia 10 thn hingga sekarang usia 14 tdk kunjung sembuh mohon solusi nya trima ksih sebelum nya

  60. sari June 30, 2011 at 2:18 pm #

    dear tipsbayi……..
    bayiku berumur 6 bln, pd umur 5 bln anaku menderita batuk pilek hampir 3minggu gak sembuh malah dadanya serasa grok2,,,setelah saya bawa keDSA ternyata anak saya menderita gejala bronkhitis, dan juga alergi dingin dan debu, dan dokter menyarankan terapi dengan menggunakan infrared kedada dan punggungnya setiap kali pilek…..apakah infrared itu aman untuk bayi……
    mkasih ya tips……

  61. anita May 27, 2011 at 6:28 am #

    Dear mom,

    saya ingin berbagi pengalaman saya tentang bronchiolitis.
    baby saya pernah divonis terserang bronchiolitis ketika umurnya masih 6 bulan dan harus diopname..kaget saya mendengarnya… itu terjadi lagi ketika umurnya 8 bulan. ketika penyakit itu terserang pada umur 8 bulan, dan telah di nebulizer selama beberapa hari namun tidak kunjung mereda dan akhirnya diputuskan anak saya di sunction. ukh…tak tega saya melihatnya namun hal itu mampu mengobatinya. ternyata paruparunya anak saya menghasilkan lendir yang sangat banyak yang tidak akan hilang jika hanya di nebu. dari pengalaman itu, setiap mengalami gejala bronkhilitis, selain saya datang ke dokter anak, saya juga ke dokter therapi anak untuk mengetahui apakaha anak saya perlu di sunction atau hanya terapi saja.

    Terapi yang dilakukan adalah pertama kali anak saya di panaskan dada & punggungnya, kemudian anak saya di tengkurapkan untuk di pijat dada & punggung serta di tepuk tepuk punggungnya. Jika memang diperlukan maka setelah dipijat, anak ibu akan di nebu/suction.

    Jika ibu bisa melakukan terapi tersebut di rumah, maka akan lebih baik. hanya saja ibu harus tahan mendengar bayi ibu menangis.

  62. ummu abbar May 20, 2011 at 3:41 pm #

    tips, anak sy skrg udh berusia 1,6 th. dia suka sekali tidur dilantai (lantai kami semen). Apa benar jk anak suka tidur dilantai semen bisa mengakibatkan paru-paru basah?

    • tipsbayi July 12, 2011 at 4:58 am #

      @ ummu abbar,

      Anda tinggal di daerah dingin..? Sebaiknya jangan Anda lakukan itu.. suhu dingin yang dihasilkan oleh lantai, membuat suhu tubuh turun atau drop, sehingga tubuh mengeluarkan kalori lebih banyak sedangkan input kualitas dari asupan makanan dan gizi orang tersebut kurang. Akibatnya timbul berbagai macam keluhan, tidak hanya paru-paru basah saja, tapi penyakit-penyakit lainnya seperti flu, sakit tulang, ngilu, diare, dan lain-lain.

      Carilah tempat tidur yang nyaman dengan beralaskan bahan yang tidak menyerap dingin.. ;-)

  63. nova kasiak May 15, 2011 at 5:39 pm #

    anak sy 10 blan.
    blkangan ini anak sy batuk,pilek,mata berair n agak demam..
    stelah kedokter,ank sy udh shat. tp batuk n pileknya gk hilang2 jg.
    sy jd bnngung udh kedokter berkali2 ttp aja batuknya gk hilang2 jg.
    skrg sy hrus bgmna???

  64. inayah May 13, 2011 at 4:19 am #

    anak saya umur 5,5 bulan terkena bronco pneuomia, dirawat di icu 2 hari,sekarang sudah umur 7 bulan, sudah sehat wal afiat apakah penyakitnya bisa kambuh lagi?

    • tipsbayi May 16, 2011 at 4:17 am #

      @ inayah,

      Bronchopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak Infiltrat atau juga Bronchopneumina adalah frekwensi komplikasi pulmonary, batuk produktif yang lama, tanda dan gejalanya biasanya suhu meningkat, nadi meningkat, pernapasan meningkat. Bronchopneumonia disebut juga pneumoni lobularis, yaitu radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan benda-benda asing.

      Berdasarkan beberapa pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa Bronkopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak infiltrat yang disebabkan oleh bakteri,virus, jamur dan benda asing..

      Maka Insya Allah bayi Anda tidak akan terjangkit lagi jika Anda telaten.. ;-)
      Faktor lain yang bisa menjadi penyebab timbul kembali, jika daya tahan tubuh yang menurun misalnya akibat malnutrisi energi protein (MEP), penyakit menahun, pengobatan antibiotik yang tidak sempurna.

  65. sylvie April 23, 2011 at 5:17 am #

    dear tips bayi…
    malika umurnya 1 thn 2 bulan..
    dia waktu ni kan pilek.. skrg udah sembuh.. cuman sejak itu nafasnya jadi grok2 gitu..
    kayak ada ingus di dalem.. cuman ak liat ya idungnya kering gak ada ingusnya..
    nafas si biasa.. cuman sekali waktu kedengeran grok2nya itu.. udah kasi breathy tapi gak membantu.. tetep aja grok2nya ada.. kasi dia hirup air campur kayu putih juga gak membantu.. aku juga sering jemur dia di matahri pagi.. maksudku spy ngangetin jadi lendirnya keluar…
    gimana ya caranya ngeluarin..?? dl sempet ke THT dbilang berbahaya kalo ada ingus di dalem.. katanya bisa lari kekuping.. ak punya sinus juga sih.. takut entar dia kayak ak.. kan kesian..
    tolong infonya ya tips bayi.. thanks.

    • tipsbayi April 27, 2011 at 4:02 am #

      @ sylvie,

      Anda jangan terlalu khawatir, karena bayi tidak bisa mengeluarkan dahaknya sendiri, jadi jika pilek menyerang bayi, biasanya agak lama hilangnya. Sambil berusaha terus dijemur Jika dalam beberapa hari ini belum hilang juga grok-groknya, ada baiknya Anda konsultasikan kembali ke DSA..

      Semoga bayi Anda sehat-sehat saja.. ;-)

  66. Agustini chen April 20, 2011 at 10:00 am #

    Dear tips bayi,

    terima kasih atas artikel dan tips nya.
    ada yang mau saya tanyakan sehubungan dengan bronchitis dan bronchiolitis.

    anak saya, umur 19bln, saat ini sedang menderita batuk dan pilek yang di sertai demam pada malam hari. pada saat batuk, anak saya seperti tersengal2.
    saat ini saya berikan obat racikan dari dokter dan sicopet.

    sebelumnya anak saya baru sembuh dari pilek nya, sekitar 1 minggu, kemudian sekarang kambuh lagi.

    apakah ini termasuk salah satu gejala bronchitis atau bronchiolitis?

    apa yang mesti di lakukan?

    sebagai info saja, sejak anak saya berusia 1th, sering sekali terkena demam tinggi (sampai kejang), batuk dan pilek.

    satu hal lagi yg ingin saya tanyakan, anak saya di jadwalkan utk imunisasi DPT dan Polio tahap akhir pd bulan Feb 2011, ttp di karenakan tekerna flu, maka dokter menyarankan untuk menunggu sampai anak saya benar2 sembuh total. dan pada saat sembuh total (sekitar 1 minggu yg lalu) ternyata anak saya kambuh lagi demam, pilek dan batuk nya dan kembali tidak bisa di imunisasi.
    Apakah ada dampak atau efek dari terlambatnya imunisasi DPT dan polio yang terlambat tersebut?

    Mohon info nya dan penjelasannya.

    Terima kasih banyak.

    • tipsbayi April 27, 2011 at 3:49 am #

      @ Agustini chen,

      Agar bayi Anda mendapatkan diagnosa yang tepat dan akurat, sebaiknya Anda periksakan bayi Anda pada DSA.. Mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…” ;-)

      Untuk imunisasi, saran kami konsultasilah dengan DSA ayau bidan Anda yang biasa memberikan imunisasi kepada bayi Anda.. Lalu yakinkan dengan pendapat Anda jangan ragu.. Bahkan ada yang sama sekali tidak memberikan imunisasi pada semua anaknya lho.. ;-)

      Jadwal Imunisasi Anjuran IDAI

      Saat Lahir Hep B-1, Polio-1
      1-2 bulan BCG, Hepatitis B-2
      2 bulan DPT-1, Polio-1, HiB-1
      4 bulan DPT-2, Polio-2, HiB-2
      6 bulan DPT-3, Polio-3, HiB-3, Hepatitis B-3
      9 bulan Campak
      15 bulan MMR
      18 bulan DPT-4, Polio-4, HiB-4 (15-18 bulan)
      24 bulan Tifus; Hepatitis A-1
      30 bulan Hepatitis A-2
      5 tahun DPT-5, Polio-5
      6 tahun MMR-2
      10-12 tahun dt/TT, Varisela/Cacar air

      Untuk pengunjung: http://www.tipsbayi.com

      Semoga bayi Anda lekas sembuh..

Trackbacks/Pingbacks

  1. Antibiotik | Penyakit Bayi - April 20, 2011

    [...] Anda bahwa pilek, flu, sebagian besar radang tenggorokan dan bronchitis disebabkan oleh virus? Dan tahukah juga Anda bahwa antibiotik tidak membantu melawan [...]

Leave a Reply