Bayi Alergi Terhadap Makanan?

Sebelum Anda mulai memberikan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) pada bayi Anda, sangatlah penting untuk mengetahui tentang alergi yang mungkin terjadi pada bayi terhadap makanan.

Aturan 4 Hari Masa Tunggu

Aturan ini terutama sangat penting jika Anda atau keluarga Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu. “Aturan 4 Hari Masa Tunggu” merupakan cara yang mudah untuk memeriksa alergi terhadap makanan. Bagaimana caranya? Pada dasarnya, Anda hendaknya memperkenalkan 1 jenis makanan baru pada satu waktu dan menunggu hingga 4 hari sebelum memperkenalkan makanan baru berikutnya.

Sebagai contoh, jika Anda ingin memperkenalkan bayi Anda kepada buah alpukat pada hari Senin, maka Anda sebaiknya Anda menunggu hingga hari Kamis untuk memperkenalkan makanan baru berikutnya.

Dengan cara sepert ini, Anda dapat mengetahui dengan lebih baik apakah bayi Anda memiliki reaksi alergi terhadap jenis makanan tertentu atau tidak. Selain itu, jika ternyata terjadi reaksi negatif dari bayi Anda, dengan begini akan dapat dibedakan apakah reaksi tersebut merupakan alergi atau masalah dalam pencernaanya. Biasanya reaksi alergi akan timbul pada 24 jam pertama, sedangkan masalah pencernaan yang timbul akibat makanan baru akan terlihat setelah lebih dari 1 hari 1 malam.

Nah, setelah Anda memperkenalkan beberapa jenis makanan dengan “Aturan 4 Hari Masa Tunggu”, baru Anda bisa mencoba menkombinasikan beberapa bahan makanan untuk resep si kecil. Sekali lagi, langkah preventif seperti ini baik dijalankan jika memang Anda atau keluarga memiliki “sejarah” alergi terhadap makanan.

Ketahui juga perbedaan antara alergi terhadap makanan dengan reaksi tubuh terhadap makanan.

8 Jenis Makanan yang Menyebabkan Timbulnya 90% Kasus Alergi terhadap Makanan

1. Susu

2. Telur

3. Kacang Tanah

4. Kacang Pohon (walnut, cashew, dll)

5. Ikan

6. Kerang

7. Kedelai

8. Gandum

Untuk susu, telur, kedelai dan gandum, bisa terjadi semakin si bayi dewasa, reaksi alergi terhadap makanan ini akan hilang.

Gejala Alergi terhadap Makanan

Untuk mengetahui apakah bayi Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu, maka berikut beberapa gejala yang patut Anda waspadai:

- Diare yang terjadi secara tiba-tiba
- Muntah yang terjadi secara tiba-tiba
- Kulit mengeluarkan bercak merah
- Hidung berair
- Sulit bernafas setelah memakan jenis makanan baru
- Pusing
- Wajah, bibir atau lidah yang membengkak
- Tenggorokan terasa menyempit

Mohon diingat bahwa alergi terhadap makanan tidak sama dengan reaksi tubuh terhadap makanan, dimana yang belakangan ini biasanya menimbulkan gangguan yang berhubungan dengan pencernaan (usus).

Artikel yang berhubungan:

  1. Perbedaan Alergi terhadap Makanan dengan Reaksi Tubuh terhadap Makanan

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

98 Responses to Bayi Alergi Terhadap Makanan?

  1. juniarti November 6, 2014 at 11:37 pm #

    bunda, mohon bantuannya. azriel umur 6 bulan 7 hari, sejak usia 6 bulan, azriel sering banget bab. kadang 8 kali per hari. konsistensi feses nya biasa, tdk encer, berampas. setiap habis makan&minum susu selalu bab. sekarang azriel lg demam.mohon solusinya ny

    • tips-bayi December 12, 2014 at 10:06 am #

      juniarti,

      Pengeluaran bagaimana pemasukan.. itu sederhananya..
      kebiasaannya sering BAB setelah merasa kenyang masih perlu dilakukan pemeriksaan konsultasi yang lebih teliti dengan dokter. Namun dapat saja berupa kebiasaan saja yang dapat dilatih atau dibiasakan dengan latihan buang air besar/kecil (toilet learning).. ;)

  2. vitha April 29, 2014 at 6:17 am #

    dear tips bayi,

    cara membedakan hidung berair dgn pilek gimana bun? anak sy sudah 6 bln sudah dikenalkan bubur tim bayi (MPASI) tapi agak susah makannya. gimana caranya ya bun supaya bisa dibiasakan utk makan.

    • tips-bayi May 14, 2014 at 6:26 am #

      vitha,

      Kalau pilek datangnya gejala perlahan atau gradual, demam (badan panas) kadang-kadang muncul biasanya ringan. Sakit kepala jarang terjadi, bersin-bersin, kadang-kadang
      hidung tersumbat dan meler. Tenggorokan perih/meradang, Batuk Intensitasnya ringan, berdahak setelah beberapa hari terserang pilek.

      Untuk mengatasi Bayi Bunda yang susah makan atau kurang nafsu makan ada beberapa yang harus diperhatikan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi dengan teratur.
      * Mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukainya.
      * Juga.. “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.
      * Mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya.
      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan.
      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Bunda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Bunda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.
      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda.
      * Jika bayi Bunda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari.

      Ini adalah proses yang panjang, namun anak Bunda akan berterima kasih suatu hari nanti ! ;)

  3. Ririn February 19, 2014 at 10:06 am #

    aqu mau tanya,,
    anak saya berusia 7 bln,,saya pernah kasih makanan si kecil beda dengan yang biasanya. .
    awalnya si kecil biasa di kasih bubur bayi dari produk MILNA,,pada waktu itu aqu pernah coba juga kasih bubur bayi dari produk Promina dengan rasa ayam&sayuran lalu setelah dikasih bubur Promina kulit si kecil langsung timbul merah2 juga bengkak2 di bagian muka. .
    apakah itu karena alergi dari jenis makanan baru yang dikasih atau alergi dari rasa makanannya ?

    mohon sarannya yach..
    Makasiiiih…. ^^

    • tips-bayi February 26, 2014 at 2:13 am #

      Ririn,

      Hmm.. bisa jadi begitu Bun.. atau bisa juga bukan.. Harus dipastikan secara seksama, coba ingat kembali oleh Bunda.. apa saja yang bayi Bunda makan dan kemana atau apa saja yang sudah dilakukan. Perlu observasi yang teliti untuk menentukan itu alergi atau bukan. Tapi untuk mudahnya, hindari saja dulu yang diperkirakan pemicu alerginya.

      Memang lebih baik makanannya buatan kita sendiri Bun.. jangan instan atau jajanan.. Membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

      1. Bunda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh bayi Bunda.
      2. Bunda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
      3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
      4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
      5. Mudah
      6. Hemat

      Aba baiknya Bunda intip.. Resep Makanan Bayi dan Tuntunannya.. ;)

    • aza March 11, 2014 at 10:10 am #

      assalamu’alaikum, bayi saya baru masuk 6 bln, baru dikenalkan dg MPASI awalnya saya kasih bubur beras merah, tp langsung pup tiap selesai makan, sekarang ganti promina bubur ayam n sayur pupnya bisa 3 – 4 kali /hari dan warnanya kehijauan apa itu alergi?
      sebenerny pup yg kehijauan itu wajar g?

      • tips-bayi March 27, 2014 at 4:47 am #

        aza,

        Wa’alaikum salam..

        Bagus ketika diberi bubur susu beras merah Bun.. BAB hijau masih wajar dan masih normal bukan alergi tetapi tidak boleh terus-menerus muncul seperti itu, berarti sufor atau makanan yang bayi Bunda konsumsi mempunyai kandungan gula & laktosa tinggi tapi rendah lemak..

        Memang lebih baik makanannya buatan kita sendiri Bun.. jangan instan atau jajanan.. Membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

        1. Bunda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh bayi Bunda.
        2. Bunda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
        3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
        4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
        5. Mudah
        6. Hemat

        Aba baiknya Bunda intip.. Resep Makanan Bayi dan Tuntunannya.. ;)

  4. atie February 17, 2014 at 1:29 pm #

    salam dear tips,sy mau tnya..anak sy umurnya 1 thun 4 bln,setelah sy tukar susunya kepada perisa buah-buahan dan sayuran di mana sebelum ini dia menyusu perisa madu.setelah seminggu dia menggunakan susu itu,dia mengalami muntah,demam dan fesesnya trlalu cair..apabila dia makan,baru 2 sudu dia akan muntah..mohon bantuan dari tips dear…terima kasih

    • tips-bayi March 6, 2014 at 8:02 am #

      atie,

      Efeknya sudah seminggu mengkonsumsi ya..? Biasanya kalau alergi akan langsung bereaksi. Dan bedanya hanya perisanya saja kan..?

      Seperti yang kembung dan mual Bun.. Sebenarnya, kembung atau “Masuk angin” merupakan gejala penyakit yang masih harus dicari diagnosisnya secara lebih mendalam. “Masuk angin” masih merupakan gejala awal dari suatu penyakit.. Banyak minum dan istirahat, memberikan makan dengan porsi sedikit-sedikit. Semoga lekas sembuh.. ;)

  5. erlita January 29, 2014 at 3:31 pm #

    saya mau tanya, anak saya berusia 1tahun. pd wktu usianya 4bln anak saya sering kena flu disertai bunyi grok2 yg keras. saya sudah periksa ke dsa katanya anak saya bakat alergi. alerginya pun bukan spti anak2 biasanya yg alergi susu sapi. anak saya ini alergi telur,ayam,ikan laut,seafood,kacang2an,bahkan buah dan sayurpun ada batasannya. karna anak saya mnum asi jd saya pun tdk boleh makan tsb. yg saya mau tanyakan :
    1. bagaimana gizi anak saya ?
    2. usia brp kira2 anak saya bisa di periksakan di lab untuk spesifik alerginya apa saja?
    terimakasih ;)

    • tips-bayi February 15, 2014 at 2:40 am #

      erlita,

      1. Untuk kondisi seperti ini, sumber gizi paling baik adalah ASI. Jadi maksimalkan pemberian ASI nya.. Maksimalkan juga asupan nutrisi yang tidak memicu alergi. Insya Alloh untuk selanjutnya semakin bertambah usia anak, maka sensitifitas alergi terhadap makanan tersebut akan berkurang.

      2. Usia 1 tahun saat ini bisa coba konsultasikan dan periksakan kembali pada dokter minta rujukan untuk periksa lab. Semoga bayi Anda semakin membaik kondisinya.

  6. al fatih December 7, 2013 at 5:20 am #

    askum slm kenal semua.
    ank saya umur 3bln terkena alergi susu sapi tp kok uda 2bln pup warna hijau ya

    • al fatih December 7, 2013 at 5:52 am #

      anak saya skrng usia 4bln didiaknosa alergisusu sapi padahal udah satu bulan ini minum formula hipoalergenik pregestimil tp pup kok warnanya hijau cair,kenapa ya?????

  7. al fatih December 7, 2013 at 5:20 am #

    ank saya umur 3bln terkena alergi susu sapi tp kok uda 2bln pup warna hijau ya

    • tips-bayi December 10, 2013 at 7:48 am #

      al fatih,

      Wa’alaikum salam,

      Salam kenal juga.. BAB hijau masih normal tetapi tidak boleh terus-menerus muncul seperti itu, berarti makanan atau sufor yang bayi Bunda konsumsi mempunyai kandungan gula & laktosa tinggi tapi rendah lemak.. ;)

      Selain itu feses bayi memang umumnya tidak berbentuk, bisa seperti pasta/krem, berbiji (seeded), dan bisa juga seperti mencret/cair..

    • fadliana April 2, 2014 at 3:46 am #

      @al fatih : anak saya jg alergi susu sapi n konsumsi sufor nutribaby ha, pupnya jg warna hijau cair, mungkin akibat konsumsi susu ha nya itu..

  8. merry July 7, 2013 at 6:34 am #

    Hi, saya ingin bertanya..bayi saya skrg berusia 5 bulan 1 minggu. Sejak usia 2,5 bulan dia didiagnosa alergi susu (dia tidak pernah mendapat asi). Smua susu kami coba termasuk susu soya dan susu asam amino, tapi tetap bentol-bentol di tubuhnya tidak menghilang..kami sudah berkonsultasi ke banyak DSA termasuk ahli alergi, namun tidak pernah ada hasil.. Saya berpikiran untuk mengganti susunya dengan tajin beras merah..pertanyaan saya..apakah beras merah juga beresiko menyebabkan alergi? Bagaimana cara mengolah tajin beras merah agar masih dapat memenuhi nutrisinya (mengingat stelah ini dia akan mulai dikenalkan bubur)

    • tips-bayi July 11, 2013 at 12:36 am #

      merry

      Untuk pemberian air tajin boleh-boleh saja setelah bayi Anda siap menerima MPASI, akan tetapi TAJIN, walaupun berasal dari beras, namun karena yang dikonsumsi hanya airnya, nilai gizinya sangat rendah.”Memang ada zat pati dan vitaminnya, tapi sedikit sekali. Kandungan proteinnya pun mungkin tak ada. Jadi bisa dibilang, kandungan kalori air tajin sangat kecil.” Tapi dibandingkan air biasa, air tajin memang lebih bagus, karena di dalamnya terkandung tambahan kalori. Karbohidratnya pun mudah dicerna oleh tubuh.

    • LELA October 30, 2013 at 4:38 am #

      Bwt bu merry, ank sy jg alergi protein susu sapi.. (G asi) dlu sy ksh BMT pl…tnm, merah2 banget muka smp tangan kaki ny.. Trs sy ganti susu BMT P…P alhamdulillah smbuh.. Jd mulussss.hihihi.. Kl 7-9 bln pke susu ch..d m..d P..P jg.. Utk makanany jg khusus utk yg alergi (m…na g…d..l).. Jgn dksh mknan yg mgandung susu, tlr, ikan, seafoood

  9. Siti May 26, 2013 at 2:33 pm #

    Dear Tips

    Bayi sy 1,5bl dia lhr scr sc waktu kndgn sy 9bl krg 3hr.waktu d RS krn asi blm klr sempat d beri susu formula ttp tdk bnyk& begitu asi sy klr susu formula sy hentikan. Ketika sdh d rmh bayi sy perutnya mulai kembung (tiap hari sampai skrg), srg kentut dan suara kentutnya besar, kl mau kentut atau bab sll ngedan. Sy sdh 2x konsul ke dokter anak ktnya normal. Sy pernah membaca artikel di internet ttg tanda2 bayi terkena hipersensitif pencernaan. Dan hampir semua tanda2 yg sy baca di internet itu ada pada bayi sy spt: kembung, ngedan kl kentut&bab, kaki gemetar, kepala berkerak, pilek tp tdk berair, kl tdr cenderung miring kepalanya, tdr jarang nyenyak kaki&tangannya sll bergerak, mata sering juling ke bawah,kadang nafasnya bunyi krok2, mata sering lihat keatas & pernah sekali by sy kejang. Yg ingin sy tanyakan:
    1. apakah bayi sy terkena alergi pencernaan dr lahir? menginat suami sy punya alergi dengan debu sedang sy alergi dg logam yg bkn emas ataupun perak asli.
    2. Alergi pencernaan yang d bw dr lahir apakah bisa sembuh? Adakah efek utk kedepannya?
    3. Dilihat dari tanda2nya apakah anak sy terindikasi autis?
    Terima kasih sebelumnya

    • tips-bayi May 30, 2013 at 7:05 am #

      Siti,

      Dari sekian pertanyaan Bunda.. sepertinya akan banyak terjawab jika Bunda bawa buah hatinya ke DSA.. Karena semua pertanyaan Bunda memang memerlukan peninjauan fisik secara akurat..
      Hanya untuk pertanyaan nomor 2, Alergi bukanlah suatu penyakit.. Insya Allah nantinya akan membaik seiring dengan bertambahnya usia buah hati Bunda.. ;-)

    • desi June 15, 2013 at 4:15 pm #

      Dear tips,

      Salam kenal untuk mbak siti, anak saya jg sekarang 2 bln usianya, ciri2nya sama persis dngn anaknya bu siti, matanya sering melihat keatas, sering kentut kalau pup ngeden, tidur cnderung tidak nyenyak kaki dan tangan sering gemetar, trs satu hal lagi perutnya sering bunyi kaya kelaparan, tp bedanya saya dan suami tidak memiliki pnyakit alergi.. Apakah anak saya mengeidap penyakit alergi?atau itu gangguan pencernaan ya? Karna selain asi saya pun membrikan sufor.

      • tips-bayi June 20, 2013 at 2:48 am #

        desi,

        Sebaiknya Bunda hanya memberkan ASI saja dulu.. Untuk memutuskan bayi alergi atau tidak, harus menjalani pemeriksaan dan peninjauan di kesehariannya..

        Semoga byi Bunda sehat selalu.. ;-)

    • dew April 1, 2014 at 3:48 pm #

      Mba siti, ciri anak kita sama, saya juga SC, baby sering kembung pas bayi sampai usia 4bln, menginjak 4bln mulai jarang BAB tp aktifitas bayi normal. Malam mulai sering gelisah tidurnya. Bagaimana keadaan babynya mba siti sekarang? Mohon bantuan kalau ada info yang bisa di share kepada saya. Untuk mpasi maupun yg lain bagi bayi alergi

  10. yuli April 6, 2013 at 3:10 am #

    Anak saya 14m 10d,BB 8kg TB 78cm..(Imut ya)ASIX,sejak lahir BB nya naik hanya dikisaran <500gr,apalagi setelah mpASI hanya 200gr/bln.anaknya aktif, jarang sakit,makan banyak, sekarang makan berat 3x,telur,daging ayam,sayuran dia suka hanya yg jd masalah kalo makan banyak pup nya bisa sampe 3x sehari.sayuran seperti wortel ??? bayam kadang keluar utuh jika pup..kenapa ??"?? Apa msh dikategorikan normal? Apakah makanan tsb harus dblender biar bisa tercerna? Kadang saya putus asa melihat sebayanya BB-nya diatas 10kg.byk yg menyarankan tambahan sufor tp sy coba beri uht plain, dia suka hanya setelah minum kulitnya merah2 spt biang keringat.apa merah2 tsb krn alergi protein susu sapi? Trims….

    • tipsbayi April 6, 2013 at 11:27 pm #

      Bisa jadi memang ia alergi, tetapi untuk mengetahui dengan lebih jelas, tentu saja Anda sebaiknya memeriksakan si kecil ke DSA. Walaupun secara umum anak yang aktif, apalagi jarang sakit tidak terlalu mengkhawatirkan. Bisa jadi penyebabnya adalah aktifitas yang terlalu banyak, sehingga tidak seimbang dengan gizi yang masuk. Perhatikan juga gizinya ya bun, karena makan banyak kalau gizinya kurang juga bisa menjadi penyebab rendahnya BB. Atau, bisa juga terdapat masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, tiroid, atau TB (mudah-mudahan sih tidak ya).

  11. novianti March 27, 2013 at 10:40 pm #

    hai tips,

    anak saya 10 dia alergi susu sapi. ap g masalah klo dia makan kacang merah, kacang hijau, dan jagung?
    saya belum pernah kasih karna saya masih ragu.
    thanx.

    • tips-bayi April 1, 2013 at 1:12 am #

      novianti

      Bila bayi Bunda memang alergi proten hewani,.. Bunda bisa memberikan Protein Nabati dari kacang-kacangan atau produk turunannya seperti tahu tempe..

  12. gayu bening apsari March 20, 2013 at 3:37 am #

    salam kenal buat semua
    saya punya anak perempuan sekarang berumur 8 bulan,,anak saya alergi susu sapi
    saya bingung mau memberi protein anak saya dari mana sedangkan dulu pas periksa waktu anak saya berumur 4 bulan selama alergi msh ada saya gag boleh konsumsi makanan yang amis2 trs anak saya dpt protein hewaninya dari apa
    tolong dong saranya agar kebutuhan protein anak saya terpenuhi..
    karna saya takut mau kasih MP Asi dri protein hewani
    makasih.

    • tips-bayi March 22, 2013 at 3:36 am #

      gayu bening apsari,

      Bunda sudah mencoba memberikan MPASI dari bahan hewani selain susu sapi..? Sebenarnya belum tentu juga jika alergi susu sapi, elergi juga protein hewani lainnya.. Meskipun ada yang demikian..

      Bila bayi Bunda memang alergi juga proten hewani, Bunda bisa memberikan Protein Nabati dari kacang-kacangan atau produk turunannya seperti tahu tempe..

      Jangan khawatir Bun… kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang sebelumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi.. ;-)

  13. Lucky December 26, 2012 at 7:16 am #

    Dear Tips,
    saya baca tips ada kasih saran air rebusan kacang hijau untuk menambah nafsu makan bayi/anak. Caranya gimana ya supaya tidak pahit? Saya pernah buat tapi kok pahit.
    Bayi saya usia 1thn 3 hari BB 7,6kg TB 70cm. Mungil ya tips? BBL 3,5kg TB 5,3cm. BB sempet turun karena sakit panas dan batpil seminggu, sekarang sudah sembuh tapi nafsu makannya masih kurang. Saya sedih nih tips, sudah ikuti beri asix sampai 6 bln dan sampai sekarang masih asi, mpasi homemade (belakangan beberapa kali dikasih mpasi instan saran dokternya karena bb dan tb kurang) tapi kenapa ya sepertinya mempengaruhi perkembangan kasarnya?
    Dia belum bisa merangkak, baru mau belajar berdiri. Padahal sudah diberi mpasi bervariasi.
    Saya amati selama ini dia tidak bisa makan dengan porsi sesuai usianya, musti hoek kalau kebanyakan. Sudah cek ke dsa sampe ganti 4 dsa dikatakan kurang gizi. Saya bingung musti bagaimana lagi. Trims ya tips.

    • tips-bayi December 27, 2012 at 12:30 am #

      Lucky,

      Untuk pemberian air rebusan kacang hijau agar tidak pahit sebaiknya jangan dulu Anda bubuhi gula, bagus bubuhkan sufor atau ASI.

      TB bayi Anda termasuk bagus, meskipun BB kurang akan tetapi masih NORMAL.
      Bagus sekali Anda masih mempertahankan ASI dan MPASI buatan Anda sendiri. Pemberian MPASI bervariasi itu baik sekali dan sangat dianjurkan, pertahankan.. !

      Jangan khawatir.. tidak terlambat.. Perkembangan kemampuan setiap bayi itu berbeda dan bersifat individual, terkadang ada yang cepat atau lambat dalam satu jenis perkembangan… Dan bahkan terkadang ada juga yang tidak melalui tahapan yang biasa. Misalnya tidak merangkak tapi langsung berdiri dan berjalan. Ada juga yang ngesot tidak merangkak.. Jadi setiap bayi akan berbeda.. terkadang ada yang cepat atau lambat dalam satu jenis perkembangan. Keturunan sangat berpengaruh.. ;)

      Merangkak merupakan transisi antara duduk dan berdiri ini, tidak harus ada pada setiap bayi. Ia bukan milestone atau tonggak penting perkembangan, seperti halnya duduk ataupun berdiri yang memang harus ada.

      Pendek kata, merangkak tak dipakai sebagai suatu patokan penting untuk pertumbuhan. “Bukan sebagai kunci penting. Ada anak yang tanpa merangkak dan langsung berdiri juga boleh-boleh saja.”

      Untuk pemberian porsi makan, berikan bertahap sesuai dengan kesiapan bayi Anda, jangan ada paksaan sedikitpun..
      Bayi susah makan.. memang terkadang demikian.. Selain memberikan menu yang variatif …Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan ada beberapa yang harus diperhatikan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi anak Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan anak Anda.

      * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi anak Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai anak Anda.

      * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan anak Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

      * Faktor yang juga turut mempengaruhi selera makan anak Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi anak Anda..

      * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan misalnya dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Anda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Anda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

      * Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun anak Anda akan berterima kasih suatu hari nanti !

      Kami percaya dan yakin bayi Anda tidak kurang gizi.. ;)

  14. jeli gamat April 29, 2012 at 2:30 pm #

    terimakasih atas tips da sarannya , saa sedang hamil muda jd saya mencari informasi untuk merawat bayi saya kelak ….. tipsbayi.com saya bookmark salam :D

    • tips-bayi May 11, 2012 at 6:55 am #

      @ jeli gamat,

      Terima kasih kembali .. ;-)

  15. junaidah March 27, 2012 at 11:53 am #

    salam pada tipsbayi.com..saya ingin bertanyakan tentang anak saya yang baru2 ini menghadapi dieria dan muntah2..tetapi saya tidak pasti akan makanan yang menyebabkan anak saya alergi dan menghadapi dieria dan muntah2..jadi apa yang saya perlu lakukan..??
    adakah saya perlu memastikan,makanan apakah yang menyebabkan anak saya alergi??tetapi saya tidak bisa ingat apa yang di makan nya,..??
    tolong bantu saya ya…….tq……

    • tips-bayi March 31, 2012 at 5:00 am #

      @ junaidah,

      Berapa bulan usia bayi Anda.. ?

      Kita tidak bisa menarik kesimpulan bayi alergi terhadap suatu makanan, sebelum bisa dipastikan dan diketahui tepat penyebabnya..

      Yang perlu Anda lakukan adalah mengingat kembali makanan terakhir bayi Anda yang dominan apa..? Lalu untuk sementara hindari makanan tersebut, dan ganti dengan jenis makanan lain. Atau jika tidak ingat, hindari untuk sementara kacang-kacangan dan ikan. Kecuali jika bayi Anda pasti tidak alergi terhadap itu.. ;-)

      Dan.. Bisa juga bukan muntah karena efek alergi lho.. Jadi perlu peninjauan yang lebih teliti lagi..

  16. nova March 26, 2012 at 4:52 am #

    Tips, aku mau nanya, bayi yg udah mpasi+ asi itu pola bab nya brp hr sekali y? Udah seminggu ini anakku rava (6bln) udah d perkenalkan mpasi dn mpasi nya masih pure buah, antara lain : alpukat, pepaya, dan apel yg sudah di kukus. tp udah 5 hr ini rava blm bab. Apa itu msh normal? Klo ga normal mesti gmn y supaya rava bs bab. Thanks sblmnya y.

    • tips-bayi March 29, 2012 at 3:58 am #

      @ nova,

      Wajar dan biasanya apabila setelah bayi Anda mendapatkan MPASI, frekuensi BAB bayi Anda bertambah atau berbeda dengan sebelumnya… Akan tetapi pola BAB bayi belum tetap. Bisa sering atau jarang.. Seiring dengan bertambah usianya maka pola BAB bayi Anda akan terbentuk hingga jadwalnya akan terlihat.. Untuk frekuensi BAB, prinsip sederhananya “pengeluaran bagaimana pemasukan” ;-)

      Pertahankan susu pencampur MPASI-nya tetap ASI..

      Tidak rewel kan.. Anda jangan khawatir masih NORMAL..

      Usaha lain yang bisa Anda lakukan..
      * Bantulah bayi Anda dengan melakukan olahraga kecil, dengan cara menekuk lutut bayi kearah perutnya secara lembut beberapa kali, yang akan membantu untuk mengeluarkan feses
      * Mandikan dengan air hangat.
      * Oleskan baby oil di daerah sekitar anus bayi.

  17. sundari March 16, 2012 at 8:21 am #

    Thanks tips atas advisenya…
    tapi tips… kalau sampai usia diatas 3 thn masih alergi ,
    1. gimana dengan gizinya & perkembangan otaknya ?
    2.apakah cukup dr sayuran & buah aja, sedangkan 0-3th itu masanya Golden Age.
    3.omega 3 & 6 banyak terdapat dlm ikan, selain ikan makanan apa yg mengandung omega ?
    satu lg tips ;-)
    4. knp fathan kalo pup kok suka msh ada makanan/sayuran yang berbentuk utuh (mis: wortel, tempe, kdg irisan sayuran)

    Thanks before tips…

    • tips-bayi March 21, 2012 at 8:07 am #

      @ sundari,

      1. Anda masih bisa mencari sumber gizi dari Nabati tidak harus Hewani saja.. ;-)
      Bayi Anda baru 17 bulanan ya..

      2. Insya Allah Anda bisa bereksplorasi dengan bahan Nabati, protein dari kacang-kacangan juga bagus..
      Anda memang harus memperhatikan perkembangan bayi Anda sejak awal.. Karena 3 tahun pertama kehidupan anak Anda ternyata memiliki peran yang sangat PENTING dalam membentuk kecerdasannya.

      Mengapa demikian? Ketika anak Anda berusia 3 tahun, ia akan memiliki 90% berat otaknya ketika dewasa!

      Dengan kata lain, 90% pertumbuhan otak manusia terbentuk ketika ia berusia 0-3 tahun. Itulah GOLDEN AGE..

      Maka penting sekali Anda mempertahankan pemberian ASI sampai usia 2 atau 2,5 tahun.. Meskipun susu formula terlihat bisa mengganti ASI, akan tetapi Susu terbaik untuk bayi Adalah ASI.. Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..

      Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

      ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

      Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

      Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

      Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

      Anda bisa baca artikel terkait:

      http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

      Biasakan membentuk pola tidur yang baik, karena perkembangan otak bayi terjadi ketika bayi sedang tidur.. ;-)

      3. Ikan ini bisa diganti dengan sumber Omega 3 lainnya seperti biji rami, canola oil dan kenari.

      4. Masih terlihat sayuran yang belum hancur dalam fesesnya..? Tidak apa-apa.. Itu hal yang wajar dan biasa karena sistem pencernaan bayi dan pembentukan enzim pencernaan bayi belum sempurna. Bahkan kulit tomat dan beberapa jenis sayuran lainnya sendiri memang sulit hancur dalam proses pencernaan.. ;-)

  18. mama joshua March 12, 2012 at 11:51 am #

    Tips, aku mau tanya babyku Joshua br menginjak usia 5 bulan 1 minggu dan dia kalau melihat aku atau yg lain sedang makan, dia juga ikut2an mengunyah, apakah aku sdh bisa meperbolehkan dia untuk diperkenalkan MPASI beratnya 8,5 tinggi 65, mohon tipsnya thx

    • tips-bayi March 14, 2012 at 3:07 pm #

      @ mama joshua,

      Joshua termasuk tinggi besar di usianya.. Sepertinya Joshua sudah siap makan tuh.. ;-)

      Dokter dan para ahli menyarankan untuk pemberian MPASI sebaiknya pada usia 5-6 bulan, akan tetapi pada usia 4 bulan pun ada yang sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:

      * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
      * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
      * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
      * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
      * Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik

      Untuk makanan pertamanya sebaiknya bubur susu atau pure..

      Bubur susu.. Anda bisa membuat bubur susu sendiri dari tepung beras putih/ merah..

      Cara membuat tepung beras: Cara membuat tepung beras, cuci beras lalu rendam selama 6 jam untuk beras merah dan 2 jam untuk beras putih, kemudian tiriskan dan disangrai sampai terlihat warnanya menguning kemudian baru di blender jangan lupa disaring..

      Untuk cara memasaknya:

      a. Larutkan tepung beras merah ke dalam air, aduk hingga rata.
      b. Masak di atas api kecil hingga matang. Masukkan brokoli (atau sayuran lain), aduk rata. Angkat.
      c. Tuangkan ASI atau susu formula I cair. Aduk hingga rata. (bisa dicampur pada pancinya atau pada tempat makan ketika penyajian)

      Lihat dan perhatikan pengaruh MPASI barunya sampai empat hari. Apabila terlihat cocok tidak menunjukan efek negatif maka bisa Anda lanjutkan dan fariasikan dengan memberikan bahan yang lain..

      Ada baiknya Anda juga kunjungi link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/tuntunan-membuat-makanan-bayi-sendiri.html

  19. sundari March 9, 2012 at 3:13 am #

    Dear tips

    Fathan 16 bulan (20 mar) alergi susu sapi (& turunannya) , daging sapi/ayam. ikan ,telur, bayam, brokoli,keju,
    labu kuning/kabocha, selama ini selalu makan sayuran hanya labu,sawi putih/hijau,kangkung,buncis,kentang,tahu tempe
    wortel, selalu menu itu berulang2 tanpa ada makanan dr hewani, tiap hari saya kasih tahu/tempe ,
    Yang ingin saya tanyakan :
    1. Baikkah tiap hari menu tahu/tempe (untuk protein)
    2. menu apa lagi yg hrs saya buat, krn sayuran nya terbatas itu2 saja
    3. normal kah usia itu blm bisa jalan sendiri, tp merembet bisa, dititah/tuntun bisa malah cepat jalannya
    4. anaknya aktif . giginya baru 6, tp dia sudah bisa mengucapkan kata2 (ayah,teteh,dadah, kaka, satu,tiga,gajah, cicak dll)
    kadang suka mengikuti kata2 org dewasa ngomong , walau satu kata kalimat terakhir, mis : ampun, sakit
    5. kadang saya memberikan makan2an yg membuatnya alergi (daging sapi/ayam. ikan ,telur, bayam, brokoli)
    krn saya pikir makin dia dijauhkan dr makanan pencetus alergi makin parah alerginya jg
    takut asupan nutrisinya kurang & biar terbiasa /kebal
    apakah ini benar tips,

    Tolong advise nya tips, maaf banyak pertanyaan
    Thanks before

    • tips-bayi March 15, 2012 at 2:52 am #

      @ sundari,

      1. Tahu tempe berprotein nabati tidak ada efek samping, jika tahunya yang berkwalitas baik tidak mengandung zat pengawet. Bisa diberikan setiap hari asal bayi And tidak bosan.

      2. Caranya sajikan dengan fariasi menu yang berbeda setiap harinya. Padukan juga dengan rasa buah-buahan sekali-kali..
      Bubur kacang hijau, bubur kacang kedele, dan banyak jenis sayuran yang menunggu ide dan tangan terampil Anda.. ;-)

      3. NORMAL.. Anda jangan khawatir.. perkembangan kemampuan setiap bayi berbeda dan bersifat individual, terkadang ada yang cepat atau lambat dalam satu jenis perkembangan, termasuk pertumbuhan gigi… Dan bahkan terkadang ada juga yang tidak melalui tahapan yang biasa. Misalnya tidak merangkak tapi langsung berdiri dan berjalan. Ada juga yang ngesot tidak merangkak.. Jadi setiap bayi akan berbeda.. terkadang ada yang cepat atau lambat dalam satu jenis perkembangan. Keturunan sangat berpengaruh.. ;-)

      Jika bayi Anda sudah bisa berdiri atau belajar berdiri maka untuk latihan jalannya, ada tips sederhana.. Ajarkan bayi Anda berjalan dengan mendorong kursi plastik kecil atau galon air mineral besar.. Dengan begini maka bayi Anda akan lebih termotifasi untuk cepat belajar jalan.. Akan tetapi HARUS selalu Anda dampingi.. ;-)

      4. Bagus.. ingat mengajak berbicara bayi harus dengan jelas pengucapannya..

      5. Perlu diingat.. Alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..

      Tepatnya, mulai sekarang lebih baik Anda hindarkan dulu anak Anda dari pemicu alerginya. Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun.. ;-)

  20. MURNI March 3, 2012 at 3:19 am #

    tips, aku mmberi anak aku asi hanya 2 bulan setelah itu tidak keluar lagi gak tau knp tips, jd yg hrs aku lakukan sblm mmberi mpasi aku hrs konsul k dokter anak dl ya tips, soalnya aku tkut bgt skr bila ingin mmberi mpasi pada anak ku, tkut dy muntah2 lg… dan skr pun bb nya susah skali naik nya, kmren wktu aku timbang di posyandu cuma naik 1 ons, umur nya 5 bulan setngah bb nya 6.3kg dan tinggi nya 70cm. apa kah normal tips untuk se usia anak aku ? mhon bls nya

    • tips-bayi March 7, 2012 at 6:11 am #

      @ MURNI,

      BB bayi Anda termasuk NORMAL.. karena termasuk 90% BB normal untuk bayi Indonesia.. bahkan TB bayi Anda termasuk tinggi di usianya.. ;-)

      Anda atau suami Anda apakah ada riwayat alergi makanan..? Jika tidak, Anda jangan khawatir insya Allah bayi Anda tidak alergi.
      Ya memang bagusnya konsultasi. Dokter dan para ahli menyarankan untuk pemberian MPASI sebaiknya pada usia 5-6 bulan, akan tetapi pada usia 4 bulan pun ada yang sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:

      * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
      * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
      * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
      * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
      * Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik

  21. dian March 1, 2012 at 4:30 am #

    alow, babyku mo umur 11bulan, tp susah bnget makannya, Menu apa yah untuk baby yg punya riwayat elergi, susu pendampingnya yang tercantum hipoalergetic, babyku msh myusui tp dr umur 4bulan aku dilarang dokter makan makanan pecetus alergi exp. susu, kacangan2an, ikan laut, telur.. smpe skrg aku makan daging n ayam untuk menunya tkut klau makan ikan laut bayiku lgsung kulitnya bercak merah disekitar mulut dan lipatah paha n dibelakang telinganya.. padahal babyku udah makan makanan pendamping yakni bubur tp anehnya menu gak mau diganti. aku takut anakku gizinya tidak tercukupi, berat babyku skarg 8,3kilo..smpe skrg giginya blom tumbuh, perkembangan geraknya cepat, babyku.. solusinya gmana yah biar babyku mau makan tp yang gak myebabkan alergi…

    • tips-bayi March 6, 2012 at 5:05 am #

      @ dian,

      BB bayi Anda termasuk termasuk NORMAL.. karena termasuk 85% BB normal untuk bayi Indonesia.. Aktif? tanda bayi Anda sehat.. Anda jangan khawatir.. perkembangan kemampuan setiap bayi berbeda dan bersifat individual, terkadang ada yang cepat atau lambat dalam satu jenis perkembangan termasuk pertumbuhan gigi… Dan bahkan terkadang ada juga yang tidak melalui tahapan yang biasa. Misalnya tidak merangkak tapi langsung berdiri dan berjalan. Ada juga yang ngesot tidak merangkak.. Jadi setiap bayi akan berbeda.. terkadang ada yang cepat atau lambat dalam satu jenis perkembangan. Keturunan sangat berpengaruh.. ;-)

      Makanan yang boleh dimakan:

      Semua jenis sayur dan umbi-umbian, kentang, wortel, ketela pohon, ubi jalar, lobak, bengkuang, bawang, buncis, brokoli, dsb

      Susu kedelai

      Tahu, Tempe, kue mangkuk, kue lapis, kue bikang, nagasari dsb

      Kedelai, sayur kacang merah, kacang panjang, mie dari beras / bihun.

      Contoh resep bubur bayi dengan susu kedelai. Namun sebenarnya susu kedelai aman dan sehat untuk semua usia. Bahan: 200 ml susu kedelai 2 sdm tepung hunkwe 1 sdm ASI/Air Cara Membuat: 1. campur semua bahan jadi satu, aduk hingga tepung hunkwe larut. 2. masak dengan api sedang hingga mengental dan dan matang. angkat. 3. hilangkan uap panasnya dan sajikan segera.

      Pintar-pintarlah Anda membuat fariasi makanan.. ;-)

  22. sri lestari February 21, 2012 at 4:26 am #

    hai,,,tips q mau tanyak anak ku udah umur 6 bln ap blh dikasih rebusan air kacang hijau,terus manfaatx ap ya?

    • tips-bayi February 27, 2012 at 2:28 am #

      @ sri lestari,

      Sudah boleh.. selain gizinya bagus, itu salah satu cara untuk menambah nafsu makan bayi Anda.. ;-)

  23. MURNI February 18, 2012 at 2:45 am #

    hai tips, aku mau tanya dong.. bayi ku wktu usia 4 bln d kasih perkenalan mknan. yang aku olah sndiri bubur susu , aku liat resepnya d internet, pas aku suapin blm ada satu sendok bayi ku sudah menolak nya mengeluarkan lidah nya trs mnrus.. mngkin ada sdkit bubur susu yg masuk.. tiba2 bayi ku muntah dan aku berhentikan mnyuapinya.. selang dua jam bayi ku muntah trs mnrus, pdhl sblm d beri makan bayi ku sehat, aktif skali,.. setelah d kasi makan pdhl blm smpe setengah sndok bayi ku muntah trs mnrus smpai akhirnya dy terlhat lemas dan aku lgsung larikan k dokterm dokter pun mnyarankan d rwt.. akhrnya d rwt slama 3 hr 2 mlm.. sungguh sakit hati aku tips mlihat anak bayi d infus..stelah itu kami plg, dan baru kmrin tips anak aku berusia 5 bln lebih 3 hr, aku mncoba2 lagi mmperkenal kan MPASI, yaitu MILNA GODMIL.. selang 1 jam anak ku bgitu jg tp tdk separah wktu itu, kmrin muntah trs mnrus, smpai dy lemas.. tp yang kmrin itu masih bisa d masukan susu, kalau yang kmrin sama skali tidak bs. aku mncoba mnenang kan dan mmberinya cairan susu dkit demi sdkit.. smpai dy tertidur… knp ya tips anak ku bs bgtu? apa kah alergi makanan, ataw knp ? bulan bsk anak aku pas 6 bln, sudah harus d kasih MPASI , tp aku trauma dan takut kejadinan ini berlanjut tips..mohon tips nya

    • tips-bayi February 24, 2012 at 1:55 am #

      @ MURNI,

      Hmm.. ya bisa jadi memang alergi susu atau makanannya.. apakah ASI Anda masih keluar..? Coba berikan ASI terus, Anda bisa mencoba memberikan MPASI-nya dengan tekstur cair, buatlah MPASI sendiri. Buat rasa makanannya seperti ASI, bisa dengan cara mencampurkan ASI perasan yang banyak pada MPASI-nya.. Sebelum Anda memperkenalkan MPASI pada bayi Anda, hendaklah Anda periksakan ke DSA dan konsultasikan dengannya..

      Semoga bayi Anda sehat dan bisa segera beradaptasi dengan makanan barunya.. ;-)

  24. Bunda frieda January 20, 2012 at 2:45 pm #

    Hai tips, anak q beberapa hari yg lalu spertinya kena alergi susu kedelai. Biz dikasih makan alpukat+susu kedelai dia lgsg mencret2. Pup’a pucat berlendir gitu, p setelah 2 hari alhamdulillah sembuh. Aq mw tny tips, bedanya diare karena alergi makanan dan diare terkena bakteri tu apa ya? Kalo frieda alergi kedelai apa berarti dia alergi kacang hijau jg ya?… Thx tips…

    • tips-bayi January 21, 2012 at 4:05 am #

      @ Bunda frieda,

      Kacang bisa menjadi pencetus alergi karena mengandung 19 jenis protein, salah satunya arachin yang dikenal sebagai pencetus alergi nomor satu. Faktanya, jenis kacang pencetus alergi pada balita bisa berbeda-beda, bisa saja Frieda tidak alergi kacang hijau atau bisa juga alergi..

      Maka Anda harus bisa mengendalikan.. Untuk mengendalikan alergi akibat mengonsumsi kacang, hindari makan kacang dan hidangan yang terkontaminasi kacang. Keterangan “may contain nuts”, “produced on shared equipment with nuts or peanuts” atau “produce in a facility that also processes nuts” pada kemasan menunjukkan produk tersebut mengandung atau bisa terkontaminasi kacang. Ganti nutrisi dari kacang-kacangan dengan makanan lain seperti beras, jagung, dan gandum.. ;-)

      Bedanya diare karena alergi dengan karena infeksi;

      * Jika disertai dengan adanya darah dalam kotoran bayi kemungkinan akibat infeksi bakteri.
      * Diare disertai oleh perut yang kembung, gas dan kotoran yang seperti berminyak, kemungkinan disebabkan oleh adanya infeksi parasit.
      * Diare yang disertai oleh muntah, keringat berlebih, keletihan, kejang-kejang serta membuat bayi menjadi tidak sadar, kemungkinan disebabkan oleh keracunan sesuatu. Jika bayi sudah tidak sadarkan diri atau mengalami kesulitan bernapas, sebaiknya segera larikan ke rumah sakit.
      * Bayi menjadi rewel setelah menyusui, perut kembung, diare dan kotoran yang ada menimbulkan bau tak sedap, kemungkinan disebabkan oleh laktosa intoleransi atau tidak dapat mentoleransi laktosa yang ada di dalam susu.
      * Jika diare yang muncul disertai dengan muntah, gatal-gatal, hidung tersumbat, bengkak, sesak napas, mengi, kesulitan menelan dan timbulnya ruam pada kulit, kemunginan disebabkan oleh alergi makanan yang dikonsumsi bayi.
      * Diare dengan adanya perasaan kembung atau bergas, muntah, kolik, kotoran yang berdarah, menolak untuk makan, batuk, mengi dan gejala ini timbul sekitar 45 menit setelah mengonsumsi susu, kemungkinan disebabkan bayi tidak dapat mentoleransi protein yang terkandung di dalam susu.
      * Mengalami diare yang kronis, pertumbuhan yang terganggu, batuk yang disertai dengan rengekan, napasnya mendesah atau mengi, kemungkinan disebabkan penyakit cystic fibros.

  25. dessy December 14, 2011 at 2:03 am #

    makasi untuk tipsy..

  26. tipsbayi September 30, 2011 at 9:24 am #

    @sri wahyuni,

    Bisa jadi Bu. Ikan laut termasuk bahan makanan yang sering menimbulkan alergi

  27. bunda fadlan September 30, 2011 at 7:55 am #

    thanx ya atas tips2 yg berguna, saya jadi tau bagaimana menghindari anakku dari pemicu alergi

  28. sri wahyuni September 28, 2011 at 7:32 am #

    anak saya setiap makan ikan laut selalu tubuhnya memerah seperti orang kena bidur dan gatal.apakah itu juga alaergi makanan? tapi itu terjadi sejak dia berumur 1 tahun.sebelum tidak pernah terjadi,mohon dijawab.thanks

  29. tipsbayi July 27, 2011 at 9:19 am #

    @sundari,
    Sudah kami balas lewat email ya…

  30. sundari July 26, 2011 at 1:58 am #

    satu lg tips..
    krn fathan alergi susu sapi & minum susu kedelai (karena ada
    beberapa zat gizi penting yang hanya terdapat pada susu sapi.) apakah boleh fathan di beri minyak ikan yg mengandung omega untuk vit otak & daya tahan tubuh,
    mohon dijawab ya tips , thanks

  31. sundari July 25, 2011 at 6:12 am #

    tips
    benar ya anak yang alergi tidak boleh makan/minum yang mengandung DHA & telur ? lalu makanan apa selain susu & telur yang mengandung dha ?
    apa benar susu kedelai gizinya kurang untuk kecerdasan ?

  32. luna June 28, 2011 at 4:03 am #

    Dear Tips bayi,
    babi ku sekarang usia 6 bulan, sudah diberi MPASI, pada mulanya diberi biskuit, tidak masalah, minggu berikutnya diberi bubur instan dan apukat, awalnya tidak masalah, namun akhir2 ini mengalami beberapa tanda2 alergi, akhirnya (dengan pertimbangan masa coba ‘makan 4 hari’) maka alpukat nya saya hentikan. Bubur tetap diberikan namun tanda alergi masih ada, maka bubur juga saya hentikan. sekarang makanannya beras merah organik yg saya masak sendiri + susu HA -nya, namun tanda alergi masih ada, saya jadi bingung harus diberi makan apa?, tanda2 laerginya meliputi: bersin, batuk, hidung berair (mulanya saya mengira flu, apa benar demikian?), bercak merah dan diare, sudah 2 hari ini saya beri obat alergi (drop) dan obat diare, bagaimana menurut tips bayi? dan makanan apa yg harus saya berikan? mohon bantuannya.

    • tipsbayi July 8, 2011 at 2:58 am #

      @ luna,

      Kalau demikian, tetap saja jika Anda ganti sufornya selama masih sufor dari susu sapi. Tapi.. Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

      Apa ASI Anda masih keluar..? Jika masih, sebenarnya Anda bisa jadikan ASI sebagai susu campuran MPASI-nya.. ;-)

      Memang harus teliti dan sabar untuk mencari pencetus alerginya. Anda bisa coba memberikan MPASI mulai dari “hanya” bahan dasarnya saja. Tepung beras merah saja misalnya, kalau ada campur ASI (karena sudah bisa dipastikan tidak alergi ASI). Lalu ganti lagi dengan bahan dasar lainnya.. terus begitu.. sampai Anda tahu pencetus alergi bayi Anda.. ;-)

      Bisa juga bukan dari bahan makanan, beberapa pemicu yang dapat mengakibatkan alergi bagi bayi, terutama bagi bayi yang memilikii saluran nafas sensitif atau memiliki riwayat alergi dalam keluarganya:

      1. Debu rumah
      2. Bulu binatang peliharaan
      3. Asap rokok
      4. Obat nyamuk
      5. Binatang-binatang kecil
      6. Asap kendaraan
      7. Serbuk sari tanaman
      8. Asap hasil bakaran sampah
      9. Infeksi saluran nafas (biasanya terjadi karena virus)
      10. Perubahan cuaca
      11. Aktivitas fisik yang berlebihan
      12. Kombinasi dari beberapa faktor penyebab di atas

  33. bunda nita June 9, 2011 at 3:02 pm #

    hallo tips baby
    Anakku 6 bulan kayaknya alergi deh. Soalnya tiap aku minum susu uht, sate..anakku jadi rewel banget, nangis mulu. Kadang 2 muncul bintik2 merah seperti biang keringet. aku jadi ragu, bukannya anak itu ada kalanya rewel yah? Memang ciri2 alergi itu spt apa sih? Truz dampaknya bahaya gak yah? Soalnya aku pernah baca anak alergi jd hiperaktif..dan aku merasa anakku aktif banget gak mau diem..sekarang ja dia udah mulai rambatan padhl mestinya blm, dia juga agresif banget ngejambak rambut yang ngegendong, ato nyakar2 muka..tapi abis itu dia senyum2 ato ketawa ato kadang2 malah sedih..aku kok jadi takut anakku hiperaktif yah karena alergi tapi kebetulan sama..pliz infonya..aku pernah tanya dsa tp gak memuaskan!

    • tipsbayi July 8, 2011 at 2:48 am #

      @ bunda nita,

      Alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).. ;-)

      Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun.. ;-)

      Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi adalah dengan menyusu selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusu secara jangka panjang. Maka sebaiknya Anda pertahankan pemberian ASI pada bayi Anda..

      Perkembangan bayi Anda pesat walaupun seperti tampak beberapa keganjilan, tak perlu buru-buru memvonis anak hiperaktif. “Banyak anak yang kreatif dan aktif tapi tidak hiperaktif. Bahkan, mungkin anak berbakat dan jenius ;-)

      Untuk melihat gejala awal bayi hiperaktif pada usia 6 bulan memang terlalu dini.. Meskipun gejala autis bisa dilihat dari anak usia 3 bulan. Salah satunya, bisa dilihat dari kontak mata anak, apakah anak tersebut melihat atau tidak.

      Kami yakin bayi Anda NORMAL, aktif itu tanda bayi Anda sehat, bimbing saja terus bayi Anda dan biasakan sejak dini untuk diajak komunikasi.. Sabar dan telaten..

  34. tips cara bisnis kerajinan indonesia kerajinan unik web facebook twitter google March 6, 2011 at 8:51 pm #

    dengan membaca artikel anda saya jadi lebih tahu cara merawat si buah hati terimakasih

    • tipsbayi July 8, 2011 at 2:40 am #

      @ Sandy Sastranegara,

      Sama-sama.. ;-)

  35. tiara February 7, 2011 at 2:53 am #

    bayi saya mulai makan saat usia 4 bulan, sebelumnya dy punya masalah bab, tidak setiap hari babnya… kt dokternya memang polanya seperti itu… pd usia 4 bulan diberikan makanan tambahan pisang ambon, dan babny lancar sehari 2 kli dengan kotorannya baik…
    pada saat 5 buln sy coba bubur beyi ( cerelac) tp pupya keras dan polanya berubah tidak setiap hari, kembali ke pola semula… sampai dengan sekarang… adakah reaksi pada pencernaan… bagaimana sarannya..
    apakah diteruskan makan bubur dan biskuit mari( diajdikan bubur dan disaring sampai selunak/ sehalus bubur ) atau kembali ke susu saja…
    anak saya usianya sekarang lima setengah bulan / masuk enam bulan..

    • tipsbayi February 14, 2011 at 1:56 am #

      @ tiara,

      Usia bayi Anda sudah cukup menerima MPASI, jadi jangan kembali lagi ke belakang.. ;-) Hanya saja, bagus sekali jika Anda memberikan bayi Anda makanan buatan Anda sendiri.. Karena apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet.. ;-)

      Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

      1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
      2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
      3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
      4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
      5. Mudah
      6. Hemat

      Ada baiknya Anda klik link ini:

      http://www.tipsbayi.com/mengenalkan-mpasi-setelah-bayi-berusia-6-bulan.html

      Untuk resep MPASI bayi Anda, Anda bisa membukanya di:

      http://www.tipsbayi.com/category/makanan-bayi

  36. miranda December 14, 2010 at 12:04 am #

    Dearest…
    Anak sy berusia 7,5 bulan. Pd usia 4bulan dokter menyarankan utk ganti sufor dgn kedelai dr wyeth & sudah blh diperkenalkan dgn mpasi bubur susu (krn asi sdh tdk keluar dr usia 3bln). Pd usia 6bln, dokter menyarankan utk dicoba tim daging & sayuran yg di blender. smp skrg sy suka ganti dagingnya dgn sapi, ikan atau ayam, sayurannya sy kasih wortel atau brokoli. Sdh sebln sy coba ganti menunya tp knp yah kok dia susah sekali makan? Dlm 1 kali porsi hy bs masuk 4 atau 5 sendok makan bayi. Dia lbh suka minum susu, pasti akan minta susu. Utk buah jg begitu, pisang atau alpukat hy bs masuk seduikit sekali. Sy khawatir dgn perkembangannya krn skrg berat badannya 7,4kg & panjang 68cm dr berat lahirnya 3.8kg dan pjg 51cm. Mhn sarannya. Tks.

    • tipsbayi December 17, 2010 at 3:46 pm #

      @ miranda,

      Memang BB bayi Anda sedikit kurang dari ideal, akan tetapi BB bayi Anda masih normal karena masih pada rata-rata 90% BB normal untuk bayi Indonesia dan tingginya cukup ideal.. ;-)

      Adakalanya bayi tidak ada atau berkurang nafsu makannya. Selain Anda harus memvariasikan makanannya, Anda juga harus mencari PENYEBABNYA.. Bisa saja.. Kalau tidak sedang kurang sehat, bisa juga ada yang tidak enak yang dirasakannya atau mau tumbuh gigi..

      Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan
      bayi Anda.

      * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan
      apa yang tidak disukai bayi Anda.

      * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan
      merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

      * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

      * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

      Untuk mendorong anak Anda makan makanan yang bervariasi, Anda bisa mencoba:

      • Membuat makan jadi menyenangkan dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

      • Memberi contoh – pada bayi atau balita Anda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Anda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

      • Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

      • Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikitsedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya.
      Ini adalah proses yang panjang, namun bayi Anda akan berterima kasih suatu hari nanti!

  37. umi nailah zahwa December 10, 2010 at 8:30 am #

    ass,,,
    Terimakasih banyak saran-saran dari teman, banyak pengetahuan yang saya dapat.
    Anak saya zahwa di diaknosa DR. Alergi susu sapi dan sekarang umur nya 7 bulan, susu yg cocok pregistimil, saya mau tanya biskuit yg cocok buat anak alergi susu sapi apa ya?

    • tipsbayi December 17, 2010 at 3:27 pm #

      @ umi nailah zahwa,

      Biskuit yang paling cocok.. biskuit tanpa susu sapi buatan Anda sendiri.. ;-)

  38. meiry December 6, 2010 at 4:05 pm #

    my baby dalam hal minum susu yg cocok bagi dirinya adalah susu pregistimil. Skrg udah berumur 6,5 bulan. Mulai dicoba makanan nestle cerelac dan heinz biscotti. Yg terpenting bagi anak alergi menurutku jangan diberi makanan yg mengandung dha dan egg. Itu merupakan yg terpenting. Mengenai bahan yg lain dpt diberikan asalkan tidak banyak jumlahnya.

    • tipsbayi December 17, 2010 at 3:24 pm #

      @ meiry,

      Saran yang berguna untuk semua.. ;-)

  39. sari December 6, 2010 at 11:43 am #

    sari,Ibu Eka

    Thank”s banget atas sarannya……
    begini , saya mau nanya lagi makanan apa yg cocok untuk umur bayi 5 setengah bulan ya bu, soalnya kan sebelumnya saya sering kasi bubur instan, nah skrg saya mau bikinin, tapi apakah dari buah,beras ato sayur? saya baca sich bagus pisang, wortel, apel..caranya masak gmana? thank”s before………………

  40. erlin December 6, 2010 at 11:29 am #

    Halo tips,
    Saya mau menanyakan apakah pada bayi yang minum asi saja tanpa sufor dapat terkena alergi apabila ibunya makan makanan yg disebutkan di atas. Bayi saya usia 2,5bln dan timbul bercak merah berbintik-bintik pd pipi dan dadanya, munculnya setelah saya makan udang dan ikan, apa ini bisa disebut bayi saya alergi terhadap makanan tersebut ya? Tq ya

    Salam,
    Mamanya Nathan

    • tipsbayi December 16, 2010 at 7:35 am #

      @ erlin,

      Bisa jadi ya.. Karena tingkat sensitifitas alergi setiap bayi pasti berbeda.. ;-)
      Dan apabila Anda tidak makan udang atau ikan, bayi Anda normal kan..? Saran kami untuk sementara hidari saja dulu makanan yang diperkirakan sebagai pencetus alerginya bayi Anda..

  41. aya December 6, 2010 at 10:26 am #

    sore tips bayi,…
    apakan alergi itu berbahaya ….?karena smua ciri2 diatas dialami oleh anak ku…
    aq da g menyusui krna ank ku bermasalah bingung puting pd akhirnya dia memilih di botol…n asi qu jg da g kluar…gmna yach caranya agar bayi tumbuh sehat,kuat,gemuk,cerdas sperti anak yg di beri ASI…pling tidak mendekati….
    Mohon sarannya ……thankss….:)

    • tipsbayi December 16, 2010 at 7:07 am #

      @ aya,

      Alergi pada anak memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila anak memiliki kecenderungan bawaan (genetik).. Jangan khawatir jika itu alergi tidak berbahaya.. ;-)

      Saran kami untuk sementara hidari saja dulu makanan atau minuman yang diperkirakan sebagai pencetus alerginya..

      Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

      Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi adalah dengan menyusu selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusu secara jangka panjang. Maka sebaiknya Anda pertahankan pemberian ASI pada bayi Anda..

      ASI gak keluar atau kurang? Biarpun ASI Anda sedikit lebih baik Anda berikan saja terus.. Produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi.

      Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS.

      KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui.

      Ingat : 1 pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun…

  42. niluh November 28, 2010 at 5:43 pm #

    menurut saya,untuk lebih aman nya pada waktu bayi lebih baik tidak memberikan makanan yang bermacam-macam karena kalau tidak cocok itu sangat berbahaya, sebaiknya terlebih dahulu bisa di konsultasi kan ke dokter,mungkin itu lebih membantu anda untuk bisa memberikan makanan yang tepat untuk bayi anda,karena kita tidak tahu kondisi atau kekebalan tubuh bayi kita sampai di mana.

    • tipsbayi December 3, 2010 at 3:40 am #

      @ niluh,

      Saran yang bermanfaat.. ;-)

  43. umi akhyar November 24, 2010 at 4:26 am #

    salam tips,
    artikelnya bagus-bagus dan menahbah pengetahuanku terutama tentang bayi,mau nanya nih: akhyarku (10bln) makanya kok masih sulit ya/sedikit sekali, berbagai macam caraa tlah kami lakukan sperti yang dulu tips pernah sarankan. Apakah masih ada cara yg lain ya? Terus mohon masukannya mengenai suplemen otak buat bayi(semisal minyak ikan slmoon ataupun yang lain),apakah suplemen tersebut benar-benar bagus buat bayi teruama untuk perkembangan otaknya, Terus apa yg mesti kita berikan buat bayi kita agar bayi kita cerdas? Maaf banyak pertanyaannya. Dan terima kasih atas bantuannya,semoga tipsbayi semakin maju dan berkembang.

    • tipsbayi December 3, 2010 at 3:37 am #

      @ umi akhyar,

      Wa’alaikum salam,

      Terima kasih, dan kami juga turut senang bisa memberikan manfaat untuk Anda dan para ibu semua.. ;-)

      Untuk menambah nafsu makan.. air rebusan kacang hijau sudah Anda coba..? Suasana makan sudah dibikin menarik..? Makanannya sudah Anda cicipi..? Jangan-jangan (maaf) kurang enak.. ;-)
      Memang ada kalanya bayi susah makan atau nafsu makannya menurun.. Maka kita harus jeli dan sabar mencari penyebabnya.

      Ingin anak cerdas ya..?
      ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

      Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

      Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

      Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

      Jadi saran kami, tidak harus memberikan suplemen yang macam-macam. Dengan ASI dan makanan bergizi serta bimbingan orang tua yang tepat sudah modal besar untuk mencetak anak cerdas. Kalaupun Anda ingin memberikan vitamin selalulah konsultasikan dengan DSA Anda.. ;-)

      • Anonymous June 17, 2014 at 1:39 am #

        Tipzz..crany bkin rebusan air kcg hijau gmna y?
        Kcg hijauny direndam dlu tdk?trus pemberian untuk ank usia 16m seberpa?thx

        • tips-bayi July 1, 2014 at 2:44 pm #

          Anonymous,

          Cara membuat Sari kacang Hijau
          1 genggam kacang hijau
          2 gelas air
          Cuci bersih kacang hijau, tiriskan. Masukkan kacang hijau ke dalam panci, tambahkan air, rebus. Aduk sesekali, sampai air kacang hijau berwarna merah. Angkat, Saring, dan dinginkan. Kemudian Sajikan.. ;)

  44. sari November 21, 2010 at 9:35 am #

    saya ibu Eka anak saya laki laki….

    begini, saya mau nanya, skrg umur anak saya dah 5 bulan dah ta kasi makanan seperti pisang dan jua bubur cerelac yg rasa pisang, tapi kenapa semenjakbisa makan warna BABnya hitam ( ga keras dan jua gak cair) dah 2 minggu tetap jua warna hitam, saya mohon petunjuknya……….apakah wajar BABnya hitam ato alergi apakah anak saya ini?……soalnya susunya jua saya ganti dari bebelac ke nutrilon royal…

    • tipsbayi December 3, 2010 at 3:24 am #

      @ sari, Ibu Eka..

      Tidak keras atau tidak sembelit ya..? Bayi yang sudah mengonsumsi makanan padat, kotorannya bisa saja berwarna hitam. Warna ini disebabkan oleh zat bes yang tinggii, yang berfungsi sebagai vitamin atau suplemen yang ditambahkan pada sufor atau makanannya.

      Maka memang sebaiknya bayi Anda diberikan MPASI buatan Anda sendiri dan susu campurannya adalah ASI. Apabila sudah terbiasa makan bubur instan maka bayi Anda akan keenakan karena bubur instan rasanya lain dengan bubur buatan sendiri, kandungannya jelas BERBEDA, dan kita tidak yakin apa saja bahan-bahan yang ada di makanan instan itu, ada pengawetkah? cukup sayurkah? berlebih garamkah? berlebih gulakah? Maka sebaiknya Anda memutuskan untuk meminimalisir pemakaian makanan bayi buatan pabrik kecuali kepepet.. ;-)

      Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

      1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
      2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
      3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
      4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
      5. Mudah
      6. Hemat

  45. Mama Ezra November 9, 2010 at 2:44 am #

    Thanks banget untuk Info nya

    Anak saya Ezra sudah melalui itu semua karena usianya sekarang sudah 14 bulan. dulu memang dia alergi susu sapi sampai susunyapun harus susu Sapi yang sudah terhidrolisasi jadi susu yang proteinnya sudah di cuci, rasanya pait, sampai saya kasihan untung dia mau minum ASI, dimana sayapun yang kasih ASI juga di larang makan makanan yang mengandung susu sapi, ayam,telur dan Ikan Laut hingga anak kami usia 1 Tahun. pernah 1 kali karena ketidak pahaman saya tentang perbedaan antara Susu Formula yang HA dan yang biasa , saya coba kasih yang biasa kan rasanya lebih enak dan manis dia sangat suka wong usianya juga sudah di atas 6 bulan biasanya kan ada susu lanjutannya, tapi susu formula HA di buat khusus untuk anak usia 0-12 bulan yang alergi, hasilnya sungguh mengejutkan anak saya berakhir di rumah sakit dia terkena diare sampai kekurangan cairan dan harus opname 4 hari sejak saat itu saya tidak mau kasih dia susu sembarangan tanpa refrensi dari dokter, baru akhir -akhir ini dia saya cobakan makan semua makanan yang tadinya dia tidak boleh makan seperti ikan yang baunya tidak terlalu amis mau meskipun tidak banyak hanya sekedar untuk perkenalan, thank banget untuk Tips nya yang memperkenalkan makanan bayi dengan menunggu reaksi sampai 4 hari sekarang dia juga sudah bisa minum susu lanjutan yang biasa Puji Tuhan anak saya baik2 saja……

    Thanks TIPS ^=^
    Mama Ezra

    • tipsbayi December 2, 2010 at 1:05 am #

      @ Mama Ezra,

      Pengalaman seperti itu adalah pelajaran yang sangat mahal untuk kita semua..

      Anda jangan khawatir, kasus alergi susu sapi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

      Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi adalah dengan menyusu selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusu secara jangka panjang. Maka sebaiknya Anda pertahankan pemberian ASI pada bayi Anda.. ;-)

  46. lebah madu November 7, 2010 at 11:24 pm #

    keponakan saya juga alergi sama susu sapi, tubuhnya penuh sama bentol kecil2 klo abis makan makanan yang mengandung susu,,kasiaann,,,ditunggu tips2nya lagi yg bermanfaat ^_^

    • tipsbayi November 15, 2010 at 2:27 am #

      @ lebah madu, Mama Ezra,

      Anda jangan khawatir, kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

      Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi adalah dengan menyusui selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusui secara jangka panjang. Maka sebaiknya dipertahankan pemberian ASI pada bayi Anda.. Kalau memungkinkan sampai bayi Anda berusia 2 atau 2,5 tahun..

  47. Alita November 6, 2010 at 1:26 pm #

    halo salam kenal untuk tips,saya senang sekali bisa dpt tips bayi di website ini,banyak sekali informasi yg bisa didapat sini,terutama anak saya jg pny bakat alergi kata dokter,pada bulan ke 7 saya coba campur kan ikan pada bubur saring nya,setelah keesokan nya timbul bintik2,merah pada perut dan badan nya,juga muka nya,saya jd takut,saya bawa ke dokter,syukurlah sudah baikan sekarang,apa anak yg alergi ikan,tidak bisa makan ikan sampai dewasa,padahal kan ikan bagus sekali ya?satu lg yang mau saya tnya apa boleh anak saya di beri keju?

    Thanks tips
    salam
    mama Rafael

    • tipsbayi November 13, 2010 at 2:19 pm #

      @ Alita,

      Alergi pada anak memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila anak memiliki kecenderungan bawaan (genetik).. Jangan khawatir jika itu alergi tidak berbahaya.. ;-)

      Saran kami untuk sementara hidari saja dulu ikan sebagai perkiraan pencetus alerginya. Anak alergi ikan belum tentu alergi keju..

      Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

      Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi adalah dengan menyusu selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusu secara jangka panjang. Maka sebaiknya Anda pertahankan pemberian ASI pada bayi Anda..

  48. Olinn November 5, 2010 at 1:48 am #

    Dear Tips Bayi,

    sebelumnya terimakasih tips yg 1 ini sangat bermanfaat, ada yang ingin sy tnyakan. Bayi ku saat ini berumur 7 bulan. Untuk MPASI sudah kami perkenalkan sejak umur 5 bulan dan alhmdulillah tidak ada masalah.
    Nah memasuki usia 7 bulan ini Tips, Bayi saya khususnya di wajah ada bercak merah. Mohon petunjuknya Tips apakah itu benar seperti gejala yang sebutkan di artikel diatas kalau bayi sy alergi terhadap makanan..?
    bercak merah ini sudah 2 Hari tips..?
    Mohon bantuannya jawabannya ya Tips, dan hal ap yg harus sy lakukan untuk menghilangkan bercak merah ini Tips…?

    Terimakasiy Tips ^_^
    Slm
    Mami Naia

    • tipsbayi November 13, 2010 at 1:59 pm #

      @ Olinn,

      Waduh kami tidak bisa melihat seperti apa bercak merahnya.. Dan mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…”

      Sebaiknya untuk mendapatkan diagnosa yang lebih tepat, Anda konsultasikan langsung dengan DSA. Karena DSA akan melihat dan memeriksanya dengan seksama..

      Semoga bayi Anda baik-baik saja.. ;)

Leave a Reply