Berikut lanjutan artikel tentang penyebab batuk pada bayi…
Batuk Sesak (Croup)
Gejala Batuk Yang Disebabkan Batuk Sesak
Batuknya melengking, kering, biasanya sering mulai pada pertengahan malam, suara batuknya tidak seperti batuk biasanya, melainkan lebih seperti gonggongan anjing laut. Suara yang timbul adalah akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan.
Gejala lain… pada awalnya anak Anda mungkin demam ringan, gejala seperti sesak atau
pilek selama beberapa hari, suara menjadi serak dan berat yang terjadi sepanjang hari dan akan lebih buruk pada malam hari ketika anak atau bayi Anda menangis.
Penyebab Batuk Sesak
Penyakit ini sering disebabkan oleh virus parainfluenza. Kadang-kadang oleh virus respiratory syncytial atau berbagai virus pernafasan lainnya.
Biasanya penyakit ini tidak memperlihatkan gejala demam. Kerongkongan dan tenggorokan akan membengkak sehingga salurannya menyempit. Banykan ditemui pada anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun.
Cara Mengatasi Batuk Sesak
Dalam kebanyakan kasus, langkah-langkah perawatan sendiri di rumah dapat mempercepat pemulihan anak Anda,sehingga perawatan lebih intensif jarang diperlukan. Sementara itu, anak Anda akan tetap nyaman dengan beberapa langkah sederhana:
- Hadapi dengan tenang dan buat anak Anda tenang. Ajak ia duduk, membaca buku atau bermain dengan permainan yang tidak melelahkan. Menangis hanya membuatnya lebih sulit bernafas.
- Melembabkan udara. Gunakan humidifier di kamar tidur anak Anda atau bawa anak Anda untuk bernafas dalam udara lembab di kamar mandi yang beruap hangat selama 10 menit.
- Buatlah suasana segar dan sejuk. Terkadang bernafas dengan udara segar dan sejuk bisa membantu mengatasi sesak. Bukalah jendela atau hidupkan alat pelembab ruangan. Jika udara di luar rumah lebih dingin, bungkuslah anak Anda dalam selimut dan berjalanlah di luar selama beberapa menit.
- Pertahankan anak Anda dalam posisi tegak lurus. Duduk tegak dapat membuatnya bernafas lebih mudah.
- Tawarkan minuman. Untuk bayi, Anda bisa memberikan ASI atau formula yang biasa diminumnya. Untuk anak-anak, sup atau buah dingin segar dapat membantu.
- Usahakan anak Anda untuk beristirahat. Tidur dapat membantu anak Anda melawan infeksi.
- Tidurlah di dekat anak Anda atau bahkan di kamar yang sama, sehingga Anda dapat mengambil tindakan cepat jika gejala anak Anda menjadi parah.
Anda harus segera mencari bantuan medis jika anak Anda:
- Bernafas sangat cepat dengan perut yang kembang kempis dan tampak berjuang untuk mendapatkan udara ke paru-parunya.
- Tampak pucat atau kebiru-biruan pada daerah sekitar mulut, hidung dan kuku. Ini pertanda ia tidak mendapatkan cukup oksigen.
- Tampaknya sangat gelisah.
- Demam dengan suhu badan 39,7 derajat C atau lebih tinggi
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Gejala Batuk Akibat GERD
Batuknya berbunyi seperti decitan dan bersifat garing. Biasanya terjadi setelah si kecil makan dan sekali batuk, bayi atau anak Anda akan sulit berhenti. Batuk inipun akan bertambah parah jika si kecil berbaring.
Jika bayi Anda menderita GERD, maka dia akan rewel dan bisa sesekali muntah.
Penyebab Batuk Akibat GERD
GERD (gastroesophageal reflux disease) sebenarnya disebabkan oleh lemahnya pita otot yang berada di antara esophagus dan perut. Ini selanjutnya akan membuat cairan yang seharusnya masuk ke dalam perut, malah mengalir kembali ke atas. Bahkan terkadang cairan ini bisa masuk ke paru-paru anak Anda dan menimbulkan batuk kronis.
Cara Mengatasi Batuk Akibat GERD
- Dudukkan bayi atau anak Anda selama sekitar 30 menit setiap kali sesudah makan.
- Tinggikan bantalnya ketika ia tidur.
- Untuk anak-anak, sebaiknya mereka berhenti dulu mengkonsumsi makanan seperti soda, coklat, permen, jeruk dan tomat.
- Jika penyakitnya berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, segera bawa ke dokter.
Batuk Kering (Pertussis)
Gejala Batuk Yang Disebabkan Batuk Kering
Batuknya kering dan sangat panjang. Ketika si kecil batuk, dalam sekali nafas ia bisa batuk lebih dari 20 kali. Dan ketika ia menarik nafas, biasanya Anda bisa mendengar suara melengking tinggi.
Sebelum batuknya parah, biasanya anak Anda akan menampakkan gejala-gejala flu, tapi tanpa disertai demam.
Penyebab Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang sangat mudah menyebar, yang menyerang tenggorokan serta paru-paru.
Cara Mengatasi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini biasanya diobati menggunakan antibiotik. Hubungi dokter Anda. Terkadang, bayi Anda juga harus dirawat untuk menyedot cairan yang menyumbat tenggorokannya. Pada banyak kasus, batuk ini bisa berlangsung hingga bermingu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Artikel yang berhubungan:







Tips,
Bayi sy umurnya 6bln. Sjk lahir hya diberi asi cmpur dgn sufor 1 bln. Stlh 1bln dilnjtkan dgn sufor krn asi tdk keluar.
Dari lahir hidungnya byk skali upil menyebabkan hidungnya tersumbat sehingga hampir tiap hri hrs disedot dan pakai breathe smpai skrg.
Baru2 ini kami bru plg berlibur dan stlh plg berlibur dia batuk berdahak dan menyebabkan muntah meskipun tdk keluar semua. Susunya jg msih dmnm dgn baik. Skrg ini sy sdg berusaha memberikan mpasi meskipun anak sy keliatan tdk suka dan dimuntahin.
Pertanyaan sy:
1. Apa yg hrs sy lakukan dgn batuknya? Tdrnya ttp dan tdk rewel tp tdk tega melihat dia batuk spt itu. Sy berusaha semaksimal mgkn tdk memberikan obt atau ke dokter. Apa ada cara alami?
2. Apa tdk apa2 klo hidung bayi disedot dan ditetesi breathe stp hri? Krn klo sy tdk sedot dia ssh skali bernapas
3. Apa mgkn hidung tersumbat itu krn gejala alergi susu? (saat ini sy menggunakan nutribaby royal)
4. Apa normal kalau bayi tdk mau makan mpasi tp klo susu dimnm. Sy memberikan mpasi berupa tepung gasol yg dicmpr susu dan apel diblender dicmpr dgn susu tp keduanya ttp tdk mau dimkn bahkan dimuntahin.
Bb bayi: 8,8kg
Tb: 66cm
Trims sblmnya,
Fera
Ferawati,
1. Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang jika disertai batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
2. Tidak apa-apa, asal sedotannya tidak terlalu kuat, dan pemberian tetesannya sesuai dosis..
3. Bisa saja alergi, akan tetapi untuk mengetahui alergi atau tidaknya kita harus observasi lebih lama dan lebih akurat lagi.
4. Jika bayi sudah mendapat MPASI biasanya nafsu minum susunya akan berkurang, dan jika akan memberikan MPASI sebaiknya jadwal minum susunya jangan terlalu dekat karena akan mengurangi nafsu makannya. Penting juga kita mencicipi makanan bayi kita, jangan-jangan memang rasanya aneh..
Buatlah rasa makanannya mirip dengan makanan pokok sebelumnya yaitu ASI. Berikan campuran susunya yang pas sehingga rasanya mirip..
Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun anak Anda akan berterima kasih suatu hari nanti !
Sore dok.
Baby saya umur 2.5 bulan.saat ini dia batuk berdahak sudah 5 hari.
Dahaknya tidak bisa keluar.
Sudah say jemur tiap pagi,ditengkurapkan,diberi balsem.
Tp belum bisa keluar jg.
Mohon sarannya dok?
Makasih
risya,
Pagi,
Batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi atau anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. Cara-cara yang Bunda lakukan sudah benar.. akan tetapi harus lebih sabar lagi..
Bunda berikan ASI terus dan istirahat yang cukup.. dengan begini Insya Allah buah hati Bunda akan lekas sembuh dan daya tahan tubuhnya akan lebih baik..
ass,,anak saya berumur 5bln,bb 7kg,,sekarang 2 ini anak sy selali rewel d beri susu tdk mau,pdhl bdnnya tdk sedang panas,yang saya mw tanyakan itu d sebabkan oleh apa,,??trma kasih..
@desy,
Bayi rewel itu bisa disebabkan berbagai alasan. Ada beberapa alasan mengapa bayi tidak mau minum ASI:
* Sakit – pilek, nyeri setelah imunisasi dan berbagai kondisi lainnya bisa menyebabkan si kecil mogok minum ASI
* Kesal – karena terlambat diberi ASI, atau karena ditinggal oleh Anda terlalu lama
* Aroma – jika Anda menggunakan parfum berbeda dari biasanya, atau ada perubahan aroma
* ASI berkurang
Cobalah terus memberikan ASI dengan merubah posisi, suasana sekitar (buatlah suasana yang nyaman), dsb.
Ikutan gabung dok,putra pertama saya baru 6 bulan,hampir 1 bulan ini batuknya ga sembuh-sembuh.Awlnya sama flu pilek,tapi batuknya tetep ga sembuh.Udah dibawa berobat 2X,masih blum sembuh,saya coba kasih minum madu blum juga reda.Yang saya tanyakan gimana mengatasinya,kasihan tiap malam slalu nangis,ga bisa tidur.Benarkah diterapi kepantai pagi bisa sembuh?Terima kasih sbelumnya
Sigit SS,
Terapi ke pantai pagi ya..? Bisa jadi ya.. mungkin prinsip dasarnya dijemur di pagi hari di sekitar udara yang segar..
Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang jika disertai batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Dengan memberikan ASI pada bayi maka imunitasnya akan lebih baik.. Maka pertahankan ASI.. !
Anda berikan madu..? Yang yakin itu yang asli..? Memang ada pendapat bayi sebelum 1 th jangan dulu diberi madu tapi ada juga yang berpendapat bahwa bayi diatas 6 bl sudah boleh dikasih madu..
Yang jelas, madu amat berkhasiat dan secara kimia tak ada bahaya maupun dampaknya. Hanya memang, ada bayi atau balita yang peka dengan madu, dalam arti tak cocok hingga berdampak seperti diare, kembung atau kolik setelah minum madu. Bila terjadi hal seperti itu, sebaiknya dihentikan pemberiannya dan lain kali dicoba lagi. Kendati sebetulnya amat jarang ditemui kasus demikian..
saya baru melahirkan anak kedua,mulanya anak itu di lahirkan adalah dia mendapat susu pertama dari badan saya tetapi semakin lama air susu saya semakin kering,pemakanan saya biasa saja tp ada jugak saya selalu minum air dan mkn masakkan yg berkuah tp air susu msh tidk byk,oleh krn itu utk mengelak dari bayi saya kelaparan saya menambah susu formula jika air susu bdn saya berkurang dan tidak dpt mengenyangkan bayi saya,saya akui pemakanan saya tidak seimbang saya hanya byk meminum air masak,anak saya selalu menyusu susu badan kata pakar jika bayi kerap menghisap akan mengaktifkan lagi pengeluaran susu badan tapi saya tidak malahan semakin kering utk mengelak dari anak saya menjerit dan kelaparan saya bagi anak saya minum susu formula,anak pertama saya meminum susu formula dari susu lembu dan mendpt sembelit kemudian d tukar dgn susu soya dan ia sesuai tapi harganya mahal,oleh krn anak pertama mcm tu jadi saya igt anak kedua saya jgk mcm tu sebulan anak saya meminum susu formula dari soya krn harga mahal dan menghadapi masalah kewangan saya tukar kpd susu lembu,pernah terjadi di sbbkan tiada duit buat membeli susu soya tersebut,saya minumkan anak saya dgn air masak,saya tak tahula saya tawakal saja,saya bagi dia susu badan tp susu bdn saya cuma keluar sikit sikit dan mengering,menyebabkan anak saya menjerit dan marah krn tak sggp tgk anak ini menangis saya bagi bayi saya menyusu air masak,dan krn tak mampu membeli susu formula soya yg agak mahal sy terpaksa tukar kpd susu formula lembu krn harganya tidk semahal susu soya,apa yg merunsingkan saya bayi saya mendapat batuk2 kecil apabila menyusu susu ini kemudian dia seperti merasa kelat pada lidah dan lelangitnya kemudian dia minum tidak mengikut sukatan kadang 2 atau 3 auns sahaja,najisnya berlendir agak keras sedikit cmpr hijau dan ketulan kuning,saya tkt dia kena sembelit,kolik dan sebagainya apa lagi skrng ini susu hanya akan hbs bila dia betul2 kelaparan tp dlm menyusu dia batuk2 pulak. saya risau berat dia berkurang dan menghadapi masalah tumbesaran,anak pertama saya pun menyusu selama 4 bulan lbh sahaja masa itu air susu bdn byk tp terpaksa saya berhentikan di sbbkan saya berkerja jauh dan anak pertama saya jgk saya susukan dgn susu formula.
@ kascuma maji,
Sebenarnya.. jangan merasa ASI Anda kurang.. Susui saja terus.. Ingat.. produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun…
Anda bekerja..? Sebenarnya Anda masih bisa memberikan ASI saja tanpa sufor meskipun Anda sibuk bekerja di luar rumah.. Anda bisa memerah/ memompa ASI Anda ketika Anda sedang dirumah, simpan ASI perahan pada botol di lemari es atau freezer, berikan ASI tersebut pada bayi Anda oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang dirumah. Jangan lupa hangatkan terlebih dahulu ASI tersebut, dengan cara merendamnya di wadah yang berisi air panas..
Jangan khawatir kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang sebelumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..
Mau tanya Dok…
Anak sy usia 3,5 bulan. 2 minggu yg lalu kena flu plus ad batuknya tp dikit. alhmdllh dh sembuh. tp tiba2 2 hari yg lalu saat bangun malam sktr wktu isya’ suaranya serak sampe sekarang. Obatnya gmn y Dok???
@ iwan,
Serak kemungkinan reak atau dahak ya.. Dengan cara dijemur pagi dengan ditidurkan miring cairan biasanya akan keluar… Bisa dengan memberikan kehangatan pada dada, leher dan punggung bayi Anda, ini salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan ..
Untuk penggunaan obat apapun harus dengan petunjuk dokter..
Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi bahkan anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
anak saya berumur 3 tahun lebih, dia sering batuk dan tak pernah betul2 sembuh. batuknya sesekali datang dan berdahak. akhir2 ini kami sering memberinya madu. dan meski nafsu makannya lumayan bagus tp berat badannya sepertinya gak nambah, kami berpikir ini ada hubungannya dgn batuknya itu. mohon solusinya. terima kasih
@ zul,
Pemberian madu itu bagus.. bahkan menurut para ahli dari inggris madu ini lebih baik ketimbang dextromethorphan.
Madu juga punya daya antiseptik. “Kandungan vitamin C-nya yang tinggi pun bisa sebagai anti oksidan, anti radang, dan juga perdarahan.
Sering terserang batuk..? Tingkatkan imunitas tubuh anak Anda dengan memberikan makanan gizi seimbang, pola makan yang tepat dan juga untuk memperkuat daya tahan tubuh, banyak makan buah, susu, madu dan istirahat.
Imunitas akan lebih baik jika pemberian ASI sampai usia 2,5 tahun.. Anak Anda sudah 3 tahun ya..
Juga jangan biarkan anak Anda dekat dengan yang sedang batuk..
Dear tips-bayi
Ank sy sudah mau msk 7 bln, sudah 2x pas siap imunisasi dan beberapa hari kemudian beberapa hari kemudian dia batuk, itu kenapa y dok?apa karena dia tidak cocok dengan obt imunisasi yang di suntikkan? Sekarang dia jadi agak susah minum susu padahal biasanya kuat minum, apa solusinya y? Trim’s
@ ven,
Batuk setelah imunisasi..? Itu bukan karena tidak cocok imunisasi. Biasanya setelah imunisasi ada yang demam.. Demam sampai suhu 38,3 derajat Celsius selama 1-2 hari setelah imunisasi bukan hal yang luar biasa dan tak perlu dirisaukan.
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres.
Susah minum susu dikarenakan bayi Anda sedang tidak sehat, memang biasanya berkurang nafsu makan minumnya. Solusinya, tetaplah Anda sodori minum walaupun sedikit-sedikit tapi sering..
Sebaiknya Anda memberikan ASI terus, biasanya kalau ASI jarang nolak.. Sudah mendapat MPASI kan..? Berikan terus MPASI sesuai jadwal meskipun porsinya berkurang..
Semoga bayi Anda lekas sembuh..
anak saya berumur 4 tahun..kadangkala dia tidak sakit batuk hanya kadang kala batuk tapi saat batuk sampai terpingkal-pingkal bahakan bisa sampai muntah.,, walaupun frekwensinya jarang tp sy khwatir..bagaimana solusinya terima kasih
@ tinie,
Tidak sedang sakit batuk ya..? Tersedak sepertinya..? Atau alergi sesuatu sehingga terpicu batuk..? Memang perlu penyelidikan yang seksama apa penyebabnya. Untuk sementara, Anda bisa observasi sendiri dengan mengingat-ngingat ketika bagaimana anak Anda batuk hingga terpingkal-pingkal.. Kedinginan, debu, bulu binatang, makanan dan bisa sebab lainnya..
kalo bayi baru lahir itu makanan paling cocok apa ya..??
@ dian,
Maaf usia bayinya berapa ya ..? kalau bayinya baru lahir cukup dengan ASI saja…;-)
Dokter dan para ahli menyarankan untuk pemberian MPASI sebaiknya pada usia 5-6 bulan, akan tetapi pada usia 4 bulan pun ada yang sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:
* Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
* Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
* Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
* Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
* Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik
Untuk makanan pertamanya sebaiknya bubur susu atau pure buatan Anda sendiri.. Usahakan rasanya tidak terlalu jauh dari rasa makanan pokok sebelumnya ASI..
Bubur susu.. Anda bisa membuat bubur susu sendiri dari tepung beras putih/ merah..
Cara membuat tepung beras: Cara membuat tepung beras, cuci beras lalu rendam selama 6 jam untuk beras merah dan 2 jam untuk beras putih, kemudian tiriskan dan disangrai sampai terlihat warnanya menguning kemudian baru di blender jangan lupa disaring..
Untuk cara memasaknya:
a. Larutkan tepung beras merah ke dalam air, aduk hingga rata.
b. Masak di atas api kecil hingga matang. Masukkan brokoli (atau sayuran lain), aduk rata. Angkat.
c. Tuangkan ASI atau susu formula I cair. Aduk hingga rata. (bisa dicampur pada pancinya atau pada tempat makan ketika penyajian)
Lihat dan perhatikan pengaruh MPASI barunya sampai empat hari. Apabila terlihat cocok tidak menunjukan efek negatif maka bisa Anda lanjutkan dan fariasikan dengan memberikan bahan yang lain..
Ada baiknya Anda juga kunjungi link berikut:
http://www.tipsbayi.com/tuntunan-membuat-makanan-bayi-sendiri.html
Ingat.. berikanlah MPASI buatan Anda sendiri jangan instan..
Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:
1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
5. Mudah
6. Hemat
anak sy brumur 15 bulan. dy biasa kontrol uap k rumh skit utk mredakn pilekx. tp sudh 2 minggu ini ga lg krn sudh lbh baikn. tp kmudian dy trserang demam. naik trun sih. stlh tes darah, alhmdulillh ga typhus/DBD. tp ada kmungkinn dy trserang radang tenggorokan. sy mw tany,kira2 penyebab radang tenggorokannya ada hubunganx ga dgn kontrol uap yg biasa dy lakukan?makasih dok sblmx….
@ meniq,
Radang tenggorokani biasanya terjadi karena infeksi seperti , campak, dan batuk rejan. Penyakit ini disebabkan virus dan bakteri. Jadi tidak ada pengaruh langsung dari tidak terapi uap..
dok, anak saya berusia 9 bln. skrg lg batuk flu,tp belum sy periksakan ke DSA.sy ingin atasi dengan cara alami dulu.mohon solusinya.tq
@ aisyah hilma
Jika Bayi Anda cuma batuk flu biasa…Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Gimana ya cara mengatasi batuk berdahak pada anak secara tradisional..karena saya tidak membiasakan untuk mengkonsumsi obat kimiawi
@ Lia
Anda bisa mencobanya memberikan obat batuk yang aman dengan ramuan tradisional yaitu jeruk nipis 1/2 sendok teh dicampur dengan kecap atau madu 1/2 sendok teh , diberikan tiga kali sehari.
hai tips bayi.. mau nanya nee..
apa benar sih kalo ibunya minum es ato makan makanan hangat bakalan ngefek ke asi..
secara logika gk mgkn asi jd dingin gara2 ibunya minum es ato hangat gara2 makan sup hangat.
malahan ada yg bilang bayi pilek krn ibunya minum es..
apa benar semua itu? kan sakit flu krn virus.
thx b4
@ evi,
Ibu minum es atau makan makanan hangat bahkan panas sekalipun.. itu tidak ada hubungannya dan tidak akan berpengaruh pada kesehetan bayi Anda.
Untuk ibu yang dalam masa menyusui ASI, umumnya tak ada makanan atau minuman yang harus dihindari karena ibu menyusui memerlukan makanan yang bergizi. Tetapi, kadang ada ibu yang mengeluhkan bahwa saat makan-makanan tertentu, si bayi akan merespons dengan kondisi tertentu. Contohnya; kacang-kacangan, makanan pedas, jeruk dan sebangsanya, kol, bawang, dan brokoli. Si kecil bisa merespons dengan menangis karena perut kembung atau tak enak perut. Jika memungkinkan, perhatikan asupan Anda dan perhatikan dampaknya pada si kecil.
Dan.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Anak saya umur 2 th sudah batuk selama 1 minggu. sudah dibawa ke dokter, diberi antibiotik juga belum sembuh2 juga. sehari 3 x sudah diminumin obat batuk campur kencur dan madu. Belum sembuh juga. PAdahal kalau dibawa ke dokter takut sekali.
@ mebelanda,
Harus plus banyak istirahat dan hati-hati dengan jajanan..
Madu bagus tuh..
dear tips bayi, anak saya sedang batuk disertai flu. ini sudah yang kedua kalinya dalam satu bulan. batuk yang pertama sembuh setelah berganti obat 3 kali (atas resep dokter) batuk yang sekarang tidak saya ketahui penyebabnya. sudah 2 malam batuk dan sulit tidur. oleh dokter diberikan paratusin dan antibiotik. tapi semakin parah batuknya dan sesak nafas (bunyi ngik..ngik..). berbahayakah batuk yang seperti ini. saya sebenarnya malas memberikan obat2an pada anak saya. adakah saran obat alami (dari tumbuhan dll) yang bisa dikonsumsi oleh anak saya (usianya 15 bulan). terimakasih….
@ ibu yogi,
Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..
Jika setelah obatnya habis belum juga sembuh, kami sarankan untuk dibawa ke DSA kembali..
Untuk obat alami, kencur banyak dianjurkan oleh banyak ahli pengobatan., karena manfaatnya sangat banyak. Termasuk juga banyak disarankan pemberiannya pada bayi. Tapi ASI adalah obat yang tepat untuk bayi Anda..
Ahli herbal ada yang memberikan arahan bagi bayi yang masih ASI eksklusif bisa di campurkan satu tetes air kencur dicampur dengan ASI. Tapi kami tidak merekomendasikan lho..
Dok, anak saya umur 2 bulan lebih. saat ini matanya sedang belekan (taik matanya keluar terus), kira2 apa obatnya dok?. dan mengapa bsa terjadi demikian?, trimakasih atas penjelasannya.
@ Elvidayanti,
Jika ada kotoran atau belek pada mata bayi tanda karena adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini beragam penyebabnya, antara lain:
* Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
* Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.
Untuk mengatasinya, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.
* Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.
Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan mata bayi Anda lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.
* Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.
* Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.
* Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
# Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
# Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
# Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
# Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 – 3 kali sehari.
# Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
# Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
# Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi Anda. .
Pak, saya mau tanya…… Bayi saya saat ini memasuki bulan ke 5, berat 7kg dan saat ini sering sekali demam…. Walaupun tidak sampai 38 der celcius saat di ukur diketiaknya….. Bayi saya awalnya batuk dan berdahak sudah 2 minggu, saat kami ke dsa bayi saya diberi. Antibiotik, pilek dan sesak jadi satu dalam bentuk puyer juga obat panas nyA dalam bentuk puyer pula….
Obat tersebut baru 1x diminum…. Setelah diminumkan anak saya muntah dan nangis terus…. Setelah itu anak saya tidak bisa tidur…… Seperti gelisah, tengkurap balik lagi dan tengkurap lagi seperti itu terus….. Badannya mulai panas…. Walau tidak tinggi saya beri paracetamol 0,6ml turun panasnya…. Tetapi masih tidak bisa tidur sampai subuh….. Baru bisa tidur…. Bayi masih menyusui asi, saya mohon petunjuk…. Apa saya ganti dsa lain. Karena obat yg diberikan menurut saya dan sangat pahit…. Dan tidak disukai oleh bayi…..mohon petunjuknya pak……
@ azayaka,
Hmm… memang kasihan bu.. masih bayi sudah banyak dicekokin obat ya..?
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Apalagi jika memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.
Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..
Tidak dianjurkan mengenakan pakaian atau selimut yang terlalu tebal dan rapat, terlebih apabila bayi Anda demam. Jika pilek, bersihkan hidung. Usahakan lingkungan tempat tinggal segar nyaman yaitu cukup ventilasi dan tidak berasap atau berdebu.
Susui saja terus dengan ASI dan banyak istirahat..
asskm, anak saya umur 2 bulan , mata sebelah kirinya selalu belekan?, dan sekarang kedua matanya belekan, itu apa penyebabnya y?, dan apa obat yg bgs di berikan untuk anak saya?, trims y….
@ deddy lbs,
Jika ada kotoran atau belek pada mata bayi tanda karena adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini beragam penyebabnya, antara lain:
* Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
* Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.
Untuk mengatasinya, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.
* Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.
Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan mata bayi Anda lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.
* Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.
* Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.
* Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
# Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
# Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
# Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
# Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 – 3 kali sehari.
# Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
# Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
# Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi Anda. .
dear tips bayi,,,saya mau tanyakan…berat bayi saya 10kg,,usia 4 bulan…apakah sudah termasuk kegemukan,,??sudah 15 hari anak saya tidak mau minum ASI..sampai2 saya paksakan sampai mutah pun tetap tidak mau.saya sempat down dan sedih karna usia dia masih sangat butuh asi saya,,sampai saya sedot dan saya masukan di botol puntetap tak mau.pernah suatu hari saya campur asi saya dengan susu formulanya…tapi akhirnya dia diare mengerikan …sampe feses nya masih berwujud susu dalam keadaan putih seperti masih dlm botol…apa benar susu asi kalo di mix dengan susu formula bisa mengakibatkan racun??mohon penjelasannya…terimakasih
@ novia,
Bayi Anda tergolong gemuk tapi tidak kegemukan..
Obesitas pada anak diklasifikasikan berdasarkan hasil pengukuran berat badan dibandingkan panjang badannya. Dikatakan obesitas ringan bila perbandingan berat terhadap panjang badan antara 120-135%, sedangkan disebut obesitas berat bila perbandingan berat terhadap panjang badannya antara 150-200%.
Belum lama ini, Republika memuat artikel tentang obesitas pada bayi. Anda bisa membacanya di:
http://www.republika.co.id/berita/41895/Berat_Badan_Bayi_Cepat_Naik_Awas_Obesitas
ASI + Sufor tidak akan menyebabkan racun.. tapi lebih baik jangan dicampur selain rasanya bayi tidak akan suka, juga kita jadi tidak tahu efek negatifnya dari mana..
anak saya 3,5bln sdh seminggu batuk pilek dikasi cetrizin drop 0,2 ml tiap pagi dan sore. sembuh batuk pileknya tp bila saatnya minum obat kambuh bila telat kasi obat…dok sy kuatir sekali dg keadaannya.
@ mama adzka,
Apakah pemberian obat pada bayi Anda atas petunjuk dokter..? Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter.
Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Anak-anak usia dibawah 2 tahun memang masih sangat rentan daya tahan tubuhnya. Selain makanan yang harus di jaga, lingkungan tempat anak bermain juga harus di perhatikan.
- Jangan biarkan anak kontac dengan orang lain yg sedang sakit.
)
- Pakaian anak jangan basah (karena bermain atau pipis segere di ganti).
- Cuci mainan anak terutama mainan yang biasa dia masukkan ke dalam mulut
- Jangan mencium mulut anak, karena orang dewasa membawa banyak kuman di dalam mulut
- Jauhkan anak dari orang-orang yang perokok (semoga ayahnya bukan perokok ya..
- Selain susu formula yang terbaik berikan ASI untuk menambah Imun anak.
bun anak saya usia 1th.kemaren abis opnam karna asma sama positif typus.. kata dokter anak saya alergi makanan hingga bisa picu ke-2nya kambuh.. ada saran gimana nanggualanginnya tnx infonya
@ mira,
Oh.. kasihan ya..? Baiklah bu.. memang bisa seperti itu bu, meskipun Alergi bukan penyakit bu..
Ya.. Alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..
Tepatnya, mulai sekarang lebih tepat Anda hindarkan anak Anda dari pemicu alerginya. Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun..
dok, apakah radang paru ada hubungannya dgn alergi bayi thd sesuatu misal, susu sapi, debu dll, krn kemarin anak saya, 10 bln, dinyatakan oleh DSA nya kena radang paru dan diberikan obat antibiotik dan skrg batuk dan sesak nya sudah hilang tapi saya khawatir apakah bisa kambuh lagi. Trimakasih atas penjelasannya.
@ rika,
Radang bisa sembuh, jika radang sudah sembuh Anda jangan khawatir. Tinggal meningkatkan imunitas tubuh dengan mempertahankan ASI, pola makan yang baik dan istirahat yang teratur..
Alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..
Dear tips bayi,
Artikelnya bagus bgt…sangat bermanfaat buat saya yg kebetulan baru memp anak dan msh awam mslh kesehatan anak..
Kebetulan ada artikel ini, saya mau tanya :
Bayi saya usia 5,5 bulan. sudah hampir 3 minggu batuk pilek. Selama ini masih sy kasih obat tradisional ramuan biji pala+bawang dihaluskan kemudian ditempelkan di ubun2, selain itu sy jg minumkan obat batuk pilek tetapi tdk setiap hari krn sy khawatir dgn obat kimia.. Saya juga mengoleskan Transpulmin di leher dan punggung..Tapi koq batuk pileknya juga tdk sembuh2.. Malahan terkadang setelah batuk2 dia muntah sampai menyembur… tapi habis muntah dia malah kelihatan segar lagi…Saya jadi sedih melihatnya…. O iya, bayi saya minum sufor krn sdh tdk mau minum ASI, juga sdh diberi makanan tambahan bubur Milna.
Mohon saran dan penjelasannya ya…..Trims….
@ Ika,
Memang kasihan jika melihat bayi seperti itu..
Yang belum sembuh batuknya..? Jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..
Jika bayi Anda sedang batuk berdahak.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..
Berikut penyebab bayi muntah selain karena batuk berdahak:
- Tanda Alergi
Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..
- Pemakainan gurita.
Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.
- Posisi menyusui atau makan
Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..
- Tersedak
- Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…
- Dan bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..
dok,anak saya 42 hr sakit batuk,flu,panas sudah kedokter anak dikasih obat turun panas SANMOL Drop dengan racikan …obat racikanya sudah habis kok anak saya belum sembuh ya …mohon jawabanya??
@ renzi,
Yang belum sembuh batuknya..? Jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..
Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat..
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
dok , anak saya usia nya hampir 5 bulan .. sudah 1 mingu ini setiap ngantuk atau mau tidur selalu rewel sampai teriak teriak di kasi ASI gk mau di kasi SUSU FORMUlA gak mau , di gendong gk mau ..di apa apa in masih nangis teriak teriak
hingga akhirnya kecapekan tidur sendiri ,
pertanyaan saya
nomarlah anak saya seperti ini ? mohon pnjelasan nya
thanks dok
@ nur,
Hmm.. insya Allah NORMAL..
Tangisan bayi juga dapat menggambarkan keadaan kesehatannya. Bayi juga perlu menangis keras sesekali. Ibu tak perlu kuatir dan cemas. Yang penting perhatikan penyebabnya dan jangan gugup. Suasana hati yang mengasuh bayi juga turut berpengaruh. Bayi cenderung gelisah bila sang pengasuh atau ibu juga dalam keadaan tegang atau stres. Oleh karena itu kenali tangisan bayi kita..
Menangis adalah satu-satunya cara mengekspresikan perasaan tidak enak bayi Anda. Menangis pada bayi bukan hanya karena kesakitan saja tapi bisa lapar, haus, kaget, gerah ataupun yang lainnya.. Yang jelas bayi Anda perlu ditenangkan saja.. Buatlah bayi Anda menjadi lebih tenang dengan mendekapnya, memberinya ASI..
Dan kita juga perlu perhatikan satu persatu, kira kira apa saja sih yang membuat sang bayi menangis?
1.Rasa lapar
2. Bayi ingin bersih
3.Lingkungan yang tidak nyaman
4. Bayi tidak bebas bergerak.
5. Bayi ingin disayang
6. Bayi rewel setelah minum ASI atau Susu
7. Kolik perut
8. Menangis gelisah dan rewel akibat kebiasaan buruk ibu atau ayah
Rewelnya ketika mendekati jam tidur ya..? Rubahlah secara bertahap kebiasaannya. Susui bayi Anda apabila sudah terlihat mengantuk jangan tunggu menangis. Atau posisikan di tempat tidur jika sudah terlihat mengantuk.. Misalnya, mengucek-ngucek mata, menarik telinga, atau terlihat bayangan gelap di bawah matanya. Jika Anda menangkap tanda-tanda seperti ini, atau tanda-tanda mengantuk lainnya, tidurkanlah si kecil segera..
Boleh ditepuk-tepuk perlahan. Ciptakan suasana sekitar yang tenang. Redupkan lampu ruangan..
Belum terlambat, Anda dapat melatihnya membentuk pola tidur yang baik pada usia ini, dengan cara:
o Menetapkan waktu tidur malam dan siang
o Bentuklah rutinitas sebelum tidur
artikelnya menarik
@ kret,
Terima kasih..
anak saya umur 4 bulan 15 hari ,akhir akhir ini sering batuk sampai gorok tp tidak panas dan gk rewel, padahal sudah diberi obat tp tetap batuk.yang ingin saya tanyakan apakah bisa mengakibatkan flek, mohon jawabannya
@ nana,
Memang batuk berdahak atau flu bisa agak lama bertahan karena bayi biasanya susah atau belum bisa membuang dahaknya sendiri..
Untuk kondisi seperti ini sebaiknya Anda konsultasikan dengan DSA Anda..
Hati-hati untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda.. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :
http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma
Semoga bayi Anda lekas sembuh..
Dok anak saya koq sering muntah,lemas,and panas pda usia 1 tahun sedangkan anak saya agak gemuk and tingkah nya banyak tolong solusi nya Dok……..
@ jony,
Tingkahnya banyak berarti aktif.. itu tanda sehat..
Sering Muntah..?
Penyebab bayi muntah:
- Tanda Alergi
Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..
- Pemakainan gurita.
Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.
- Posisi menyusui atau makan
Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..
- Tersedak
- Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…
- Dan mungkin bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..
Panas..? Demam.. ?
Anak Anda mengalami demam apabila dengan pengukuran suhu temperatur :
- Termometer pada rektum atau anus melebihi 38 derajat celcius
- Termometer pada mulut melebihi 37,5 derajat celcius
- Termometer pada ketiak melebihi 37 derajat celcius
Cara paling umum dan tradisional dalam menangani demam di rumah adalah dengan mengompres. Mengompres memang diperbolehkan dan dianjurkan dengan air hangat (suhu 29,4-32,2 derajat Celcius).
Cara mengompres yang benar :
1. Berikan obat penurun panas 30 menit sebelum mengompres.
2. Kompres menggunakan lap yang telah dibasahi dengan air hangat bersuhu 29,4 – 32,2 derajat celcius dan telah diperas, kemudian usapkan ke badan, lengan dan tungkai.
3. Jangan menggunakan air dingin atau alkohol untuk mengompres, karena alkohol akan diserap kulit atau dihirup pernafasan, dapat menyebabkan koma..
untuk para ibu dan bapak seperjuangan yang mempunyai baby dengan permasalahan yang sama, ternyata hampir 90 persen terapi penyembuhan dari penyakit pada baby itu tidak lain dan tidak bukan adalah ASI. bravo ASI
@ isma,
Hmm.. BENAR.. setuju..
Punten, mau tanya:
1. Anak saya berusia 6 bulan saat ini lagi batuk2, sepertinya ada dahak ditenggorokannya, itu terdengar saat ia bernafas ketika tidur seperti ada bunyi grok grok..
2. Sudah 2 kali kami berkonsultasi dengan bidan anak, menurut bu bidan itu gejala yang wajar untuk bayi dibawah 1 thun. Dari bu bidan kami mendapatkan obat “KIDIKOL” dengan kandungan CTM,Paracetamol,Glyceryl guaiacolate,Amonnium cholirda. Bu bidan jg menyarankan kl batukny tdk smbuh jg harus “di uap ” ke dokter anak, untuk solusi ini sy kurang mengerti maksudnya…
Pertanyaanya,:
1. Biasanya apa sih penyebab anak dibawah 6 bln tersebtu bisa batuk berdahak? dan bagaimana mengatasinya?
2. Apa benar anak kurang dari 1 th rentan terhadap sakit?
3. Apa tidak berisiko memberikan obat yang sy sebutkan diatas?
4. Apa yang dimaksud dengan diuap? apakah berisiko jika itu terpaksa dilakukan? apakah orang tua bisa melakukan sendiri cara tersebut?
Terimakasih atas jawabannya!
@ Mulyadi Tenjo,
1. Jika Bayi Anda cuma batuk flu.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Tapi jika bayi Anda sesak.. Anda harus periksakan ke DSA..
2. Pada usia 1 tahun, kekebalan tubuh anak masih rentan sekali. Maka dengan hanya memberikan ASI akan bagus pembentukan imun-nya
3. Memang sangat berisiko.. maka untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda.. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :
http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma
4. Terapi uap adalah salah satu cara untuk mengeluarkan dahak bayi Anda. Bisa juga untuk mengeluarkan dahak/ cairan yaitu dengan dijemur dengan posisi miring. Atau bisa juga dengan memberikan kehangatan pada dada dan punggungnya, ini salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan ..
tips, anak saya usianya 6 bln,,,terserang batuk berdahak…saya sudah membawanya ke bidan tempat dia lahir waktu itu anak saya diberi puyer obat batuk dan antibiotik..tp selang seminggu batuknya tidak hilang dan anak saya pun sudah di terapi uap sebanyak 2x,,krna tidak reda jg kemudian saya bawa ke DSA..dari DSA diberi puyer obat batuk dan ryvel tetes mulut..setelah 1 minggu kemudian batuknya sudah agak jarang walau masih suka batuk dan masih berdahak saya anggap mungkin itu sudah baik..tp bagi orang tua saya anak saya belum sembuh karna masih ad batuk walau sehari cuma 1x batuknya..kemudian dibawa lagi sama orang tua saya k dokter umum..di dokter umum diberikan obat antibiotik dan obat batuk syrup kids cough,,saya sangat takut dengan efek samping apa yang akan timbul karna terlalu banyak minum obat? wajar tidak sih klo anak saya hanya batuk 1 x sehari walau masih berdahak dan kadang saat batuk sampai merah mukanya..trus ap saya harus menghabiskan antibiotik yg diberikan oleh dokter terakhir tmpat dia berobat..saya bingung…??
@ arianih,
Susui terus bayi Anda dengan ASI, berikan istirahat yang cukup, memang karena bayi tidak bisa mengeluarkan cairan jadi batuk dahaknya agak lama. Anda juga bisa menjemurnya tiap pagi dengan posisi miring untuk membantu mengeluarkan cairan..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.
Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..
Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :
http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma
Tips, anak sya usianya 6 bln…., sebelumnya terserang gejala pilek, tetapi setelah pileknya sembuh, timbul batuknya.. tetapi sudah 2 minggu ini batuk anak saya tdk sembuh2… gejala batuknnya itu tdk sering seperti ada riak didalmnya tetapi tdk dpt dikeluarkan…
Saya harus berbuat apa ya,…??
tambahan:
anak saya juga melakukan terapi Uap sehari sekali selama 4 hari ..
thks
Dear,
Anak saya wanita umur 3 Tahun 8 Bulan,sering sekali mengalami batuk berdahak kadang diselingi pilek kadang tidak.
belum lama dia mengalami batuk berdahak tidak sembuh2 selama 1bulan lebih,walau sudah dibawa kedokter umum dan kedokter dsa tetapi belum sembuh juga,terakhir saya bawa kedsa yg laennya oleh dsa tsb diberikan obat antibiotik,obat batuk (Vectrine),dan sirup alergi ditambah petunjuk agar pantnag makanan seperti stop minum susu sapi,ngemil2,coklat dll,
setelah 4 hari minum obat dan menjalankan pantangan tsb sianak bisa sembuh,tetapi 10 hari kemudian kambuh lagi dengan disertai pilek,,
saya mohon tips dari para ahli mengenai pemecahan masalah tsb yg cukup menyita waktu dan perhatian saya,
sekedar info tambahan: BB anak saya 21 Kg.
terima kasih atas info dan sarannya.
Robby
Tips bayi anak saya umur 10 bulan sdh 10 hari lebih batuk dan pilek tdk sembuh2,,sepertinya batukny ada dahakny,,, dia tetap aktif normal ,,nafsu makan jg normal,&tdk rewel…saya kasian tiap tdr napasny bunyi trs hidungny mampet..
Saya mesti gimana ya,,,supaya dia cpt sembuh….
makasih atas jawabannya Tips bayi…
Saya, bingun dengan batuk anak saya…………….karena dia batuk hanya waktu bangun tidur pagi aj setelah itu ya biasa n tdk batuk sama sekali,pd kl kata beberapa dokter bilangnya Alergi,tapi alergi apa jg tdk tau n mesti rtes ini itu .n skr ud aku hentikan minum obat2 dr dokter cos hasil nya sama aj sy jadi takut efeknya keanak saya , kebanyakan anti biotik n antihistamin kan jg gak baik. So saya mesti gmn ? Tlg donk kasi solusi……….
jika saya tidak menyusui bayi saya selama 1 minggu, apakah masih boleh saya menyusuinya lagi??????……..
@ yati,
Boleh.. dan HARUS..!
Kenapa Anda tidak menyusui dalam 1 minggu..? Sakit..? Pergi tugas luar kota..?
Jika Anda sakit.. Intinya boleh-boleh saja Anda menyusui ketika sakit. Anda beritahukan pada dokter Anda ketika Anda memeriksakan diri Anda, agar dokter memberikan obat yang boleh dokonsumsi oleh ibu menyusui.
Jika Anda sakit flu atau batuk, jika akan menyusui pakailah masker dan jangan ciumi dulu bayi Anda..
Untuk mengembalikan agar bayi Anda mau lagi disusui.., sepertinya selama Anda sakit bayi Anda diberikan sufor dengan dot ya..? Maka Anda bisa tetap memberikan ASI akan tetapi dengan cara memeras/ memompa ASI Anda lalu Anda masukan pada botol susu dan diberikan pada bayi Anda..
Dengan begini Anda tetap bisa mempertahankan pemberian ASI pada bayi Anda meskipun melalui botol ..
Jika Anda pergi ke luar kota.. Anda masih bisa mempertahankan ASI eksklusif.. Anda bisa tetap memberikan ASI selama Anda tidak di rumah, yaitu dengan memberikan ASI yang diperah atau dipompa dan di simpan di freezer, lalu di hangatkan dengan merendam pada air panas ketika akan diberikan pada bayi Anda.. Dan disajikan dengan botol susu oleh orang rumah..
tips
kok belum dijawab ya ….(5 july)
tanya nih makanan/buah apa yg dapat menyembuhkan batuk selain obat, juga
yang dapat diberikan pada saat batuk/pilek, tks
@ sundari,
Oh ya..? Keselip ya..? Mohon maaf..
Makanan selama batuk yang paling baik untuk bayi Anda adalah.. ASI.. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, susui dengan posisi yang benar. Seperti sudah kami beritahukan sebelumnya. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
dear,
saya mau tanya,bayi saya baru berumur 2minggu,pernapasannya sesak seperti ada yang menyumbat dan seperti suara ngorok(orang tidur)tp tidak disertai batuk ataupun demam.kalo dilihat dr lubang hidungnya tdk ada lendirnya/ingus tp klo bersin berkali2 br ingusnya keluar meski sedikit.tp msh aja nafasnya sesak seperti ada yg menyumbat,mohon solusinya.trims
@ fandi,
Nafas grok-grok seperti itu kemungkinan masih adanya cairan sisa persalinan pada bayi Anda. Dengan cara dijemur dengan ditidurkan miring cairan biasanya akan keluar..
Atau bisa saja Anda datang ke bidan tempat Anda bersalin, biasanya bidan akan menyedot cairan tersebut..
tips
apa benar kl batuk tidak boleh dikasih buah yg bergetah (pepaya,pisang)
@ sundari,
.. Terlewat terus.. mohon maaf nih, karena banyaknya pertanyaan jadi menumpuk..
Benar.. bisa lebih merangsang batuk terlebih jika batuknya karena radang tenggorokan.. Iritasi juga bisa menjadi biang keladi radang tenggorokan. Hal ini disebabkan makanan yang masuk, yaitu makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, terlalu panas atau dingin, dan makanan-makanan yang terlalu bergetah. “Makanan bergetah, contohnya buah-buahan. Jadi, tidak semua buah-buahan aman, khususnya pada mereka yang punya alergi, karena justru dapat membuat iritasi pada tenggorokan.”
hai tips..tx bgt infonya ya..pas bgt dgn keadaan anak saya skrg..(10bln)
dia batuk sdh 10hr lbh.kalo batuk smpe muntah.tp seringnya hanya pd mlm hari.
kira2 gejala batuk apa yg diderita anak saya??dan bagaimana solusinya supaya anak saya tdk muntah lagi ketika batuk.dan apa obat penyembuh batuknya.saya sudah kasih mucopect dosis 5 tetes sekali minum(2x sehari).apakah sudah benar tips??
mksih untuk jawabannya ya..
@ mamamecca,
Mucopect mengandung ambroxol untuk mengatasi batuk berdahak. Tentunya setiap obat mempunyai efek samping, apalagi jika diberikan secara terus menerus. Sebaiknya coba Anda konsultasikan dengan dokter yang lain apakah batuk pilek tersebut disebabkan oleh alergi atau bukan. Karena jika penyebabnya adalah alergi, maka harus ditangani dengan anti alergi atau bisa juga dengan penguat imunitas.
Dosis dari dokter tentu dengan berbagai pertimbangan, misal umur, berat badan dan perjalanan kesehatannya.., ada baiknya Anda konsultasikan kembali dengan DSA mengingat bayi Anda lebih 10 hari belum sembuh juga..
Muntah bisa salah satunya karena dahaknya, karena bayi belum bisa mengeluarkan dahak sendiri. Dan dahak bisa keluar dengan muntah..
Semoga lekas sembuh..
Dear,
Saya mau tanya, saya punya anak usianya baru 6 minggu. anak ku kadang suka batuk batuk sewaktu minum susu dan pada saat tidur. kebetulan di kamar saya pasang ac. yg saya mau tanyakan apakah ia batuk2 dan muntah mengeluarkan susu dan lendir apa karna suhu udaranya terlalu dingin di kamar atau ada penyebab lain, dan saya mesti tunggu berapa hari baru dibawa kedokter
TQ
@ Lenny,
Batuk ketika minum susu.. apakah tersedak..?
Penyebab bayi muntah:
- Pemakainan gurita.
Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.
- Posisi menyusui atau makan
Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..
- Ukuran dot
Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing. Saat memberi minum bayi, gunakan perangkat yang didesain khusus untuk bayi. Jika menggunakan gelas, sedotan atau sendok orang dewasa, besar kemungkinan si kecil akan tersedak. Perangkat makan dan minum dewasa tak bisa mengatur asupan air sesuai kemampuan bayi menerima dan menelan.
Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…
Dan mungkin bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..
Volume lambung bayi sangat sempit sekali.., jadi gampang penuh dan cepat lapar lagi maka bila minum susunya kebanyakan akan keluar lagi (gumoh), solusinya susui setiap 2 jam sekali lalu sendawakan dengan cara gendong berdirikan dengan begini air susu akan turun ke lambung dan tidak akan gumoh, selama gumoh tidak masuk saluran pernafasan tidak apa-apa, cara menidurkan bayi yang sering gumoh bisa dengan cara miring agar bila bayi gumoh maka tidak akan masuk ke saluran pernafasan.
Suhu tubuh bayi harus selalu dalam kisaran 36,5º – 37,5ºC. Jaga jangan sampai suhu ruangan terlalu dingin, antara 27º – 28ºC.
dok anak saya yang pertama berusia 6,1 tahun pernah mempunyai TBC setelah diterapi 6 bulan TBC udah sembuh. Sekarang anak saya beratnya 17 kg tetapi masih sering batuk, dan mempunyai amandel bagaimana solusi agar anak saya bisa sehat seperti sedia kala.
trima kasih.
dok bayi saya berusia 2 bulanan berat bayyi sekitar 5 kg. saat ini bayi saya sring batuk dengan dahak pada malam hari, terkadanag juga muntah lewat hidung maupun mulut. Namun jika diraba badanya terasa sangat dingin, untuk konsumsi asi tinggi tidak maw susu formula. Udah saya bw ke dokter dan diuap untuk menghilangkan dahak. Mohon penjelasannya karena samapai saat ini masih seperti itu. Trima kasih
@ zainalarivin,
Pertahankan dan terus banyak berikan ASI jangan sufor.. Berikan kehangatan lebih pada bayi Anda terlebih malam hari. Jemur setiap pagi hari.. dan banyak istirahat..
Anda jangan terlalu khawatir, karena bayi tidak bisa mengeluarkan dahaknya sendiri, jadi jika pilek menyerang bayi, biasanya agak lama hilangnya. Sambil berusaha terus dijemur Jika dalam beberapa hari ini belum hilang juga dahaknya, ada baiknya Anda konsultasikan kembali ke DSA..
Semoga bayi Anda sehat-sehat saja..
dear tips bayi,
anak saya berumur 2,5 tahun, belakangan ini iya mengalami batuk pada saat tidur, terutama tidur malam dan saya perhatikan kira2 jam 12 malam mulai dia mengalami batuk bahkan bisa sampai muntah setelah muntah batuknya agak berkurang, setelah membaca artikel dia atas gejalanya mirip batuk GERD, apakah ini ada obatnya? saya sudah kedokter mereka kasih antibiotik dan obat batuk dengan pengencer dahak,(rasanya standar untk flu, apakah ada latihan atau terapi untuk memperkuat pita otot, apakah berenang dapat membantu?…atau kondisi ini hanya bersifat sementara jika dewasa akan hilang dengan sendirinya? terimakasih.
@ Rhiowd,
Batuknya hanya malam saja..? Setelah muntah batuknya agak berkurang.. Berarti yang sangat menggangu bayi Anda adalah dahaknya. Maka dokter memberikan pengencer dahak sudah tepat.. Hanya untuk Antibiotik Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.. Ini jadi salah satu patokan ya..
Maka Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, apa penyebab penyakitnya dan sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda.. Jadi hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda.. Apalagi memberikan antibiotik. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
Amankah pemberian antibiotik pada bayi..? Silahkan juga Anda kunjungi link berikut:
http://www.tipsbayi.com/antibiotik.html
Bisa jadi anak Anda batuk alergi.. Alergi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..
Jadi.. agar cepat reda batuknya, lebih tepat Anda hindarkan anak Anda dari pemicu alerginya. Kalau pemicunya cuaca dingin, maka berikan kehangatan lebih pada anak Anda ketika cuaca dingin, banyak istirahat, berikan susu banyak minum, dan berjemur. Begitu juga kalau batuk karena virus, biasanya akan sembuh sendiri, nggak perlu obat, cukup banyak istirahat, minum susu..
Dear tips bayi,
Mohon bantu infonya, anak kami umur 7 bulan, berat 8,2 kg saat ini sudah hampir 1 mgg terserang batuk berdahak (malam hari), dan sedikit pilek. Pada malam hari seringkali disertai muntah 2-3 kali, sesekali berlendir dan sering juga susu keluar lagi semua… Kami sudah ke dokter 3x, dan penanganannya berbeda2. Dokter pertama kali mendiagnosa anak kami terkena radang tenggorokan, dan diberikan obat campuran, yang isinya antibiotik dkk… Sempat kami berikan 2 hari. Tak kunjung sembuh, kami bawa ke dokter sp anak, dianjurkan untuk tidak memberi obat, hanya 1mm mylanta untuk mengurangi mual saja, cukup minum susu teratur dan stop makanan semi padat sementara waktu. Berangsur 2-3 hari belum sembuh juga…. Di dokter yang ke3, kami sudah ceritakan semua mslh ini, dan diberikan obat lagi….
Kami sudah ikuti saran2 dokter, AC yng dingin, Mainan berbulu, dll
Kami khawatir sekali dengan seringnya muntah pada malam hari, menyebabkan bayi kurang asupan makanan. Sebab saat ini hanya bergantung kepada susu saja sementara… Mohon sekali sarannya sebab kami sangat khawatir akan kesehatan anak kami, dan ini pertama kalinya dia sakit sejak lahir sampai 7 bulan ini. Thx
@ Vanie,
BB bayi Anda bagus.. ideal dengan usianya. Penyebab muntahnya yaitu dahaknya.. karena bayi Anda belum bisa membuang dahak maka akibatnya bayi Anda muntah..
Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.
Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..
Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :
http://www.tipsbayi.com/antibiotik.html
Selama gumoh tidak masuk saluran pernafasan tidak apa-apa, cara menidurkan bayi yang sering gumoh bisa dengan cara miring agar bila bayi gumoh maka tidak akan masuk ke saluran pernafasan. Gumoh masih normal sepanjang jumlah cairan yang keluar dan masuk seimbang.
Dear,
Terimakasih atas infonya y, ini sangat bermanfaat sekali
Tq
Dessy
@ dessy hermayani,
Sama-sama..
terima kasih banyak tipsbayi………………kami lega mendengarnya
@ gusep,
Sama-sama..
Dear,
Mff saya mo tanya mba, anak ku dari lahir sampai saat ini usia menginjak 1 bulan tidak minum ASI karena ASI ku tidak mau keluar, jadi saya beri dia susu formula SGM 0-6 bulan, selama minum susu formula anak saya awalnya alhamdulillah baik baik saja, tetapi ada juga yang selalu buat saya khawatir karena dia sering batuk2 sekarang2 ini.Pertanyaan saya 1.Apa lebih baik saya ganti susu saja atau bagaimana?kalo bisa aku pinginya ganti pakai susu NUTRILON?
2. Apa dia batuk2 itu karena dari susu nya?
3. dan bagaimana cara mengatasi apabila anak saya sedang muntah yang berlebihan agar saya tidak panik?
4. Apa akan ada akibatnya apabila anak saya tidak minum ASI?
5. dan berapa kali dalam 1 bulan saya harus konsultasi pada dokter?
Mohon balasannya y mba, Terimakasi
Dessy
@ Dessy hermayani,
Tidak keluar..? Sebaiknya Anda susukan saja terus.. ! Ingat.. produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun…
1. Gonta-ganti sufor tidak berbahaya.. hanya saja apakah bayi Anda suka dengan cara demikian..? Rasa dan aromanya.. apakah bayi Anda tidak keberatan..?
2. Belum tentu..
3. Jangan dulu panik.. Gumoh masih normal sepanjang jumlah cairan yang keluar dan masuk seimbang. Apabila memang setelah itu bayi Anda rewel, ada baiknya Anda periksakan bayi Anda pada DSA..
Penyebab bayi muntah:
- Pemakainan gurita.
Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.
- Posisi menyusui atau makan
Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..
- Ukuran dot
Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing. Saat memberi minum bayi, gunakan perangkat yang didesain khusus untuk bayi. Jika menggunakan gelas, sedotan atau sendok orang dewasa, besar kemungkinan si kecil akan tersedak. Perangkat makan dan minum dewasa tak bisa mengatur asupan air sesuai kemampuan bayi menerima dan menelan.
Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…
Dan ingat bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..
Volume lambung bayi sangat sempit sekali.., jadi gampang penuh dan cepat lapar lagi maka bila minum susunya kebanyakan akan keluar lagi (gumoh), solusinya susui setiap 2 jam sekali lalu sendawakan dengan cara gendong berdirikan dengan begini air susu akan turun ke lambung dan tidak akan gumoh, selama gumoh tidak masuk saluran pernafasan tidak apa-apa, cara menidurkan bayi yang sering gumoh bisa dengan cara miring agar bila bayi gumoh maka tidak akan masuk ke saluran pernafasan.
4. Susu terbaik untuk bayi Adalah ASI.. Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..
Dengan memberikan ASI maka imunitas bayi Anda akan lebih bagus dan kemungkinan gangguan sembelit akan semakin kecil..
Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.
ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..
Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..
Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.
Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.
Anda bisa baca artikel terkait:
http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html
5. Konsultasi ke dokter jika memang perlu saja, tapi perkembangan Bayi Anda bisa Anda lihat dan Anda dapat mengecek atau membandingkannya melalui kurva Lubchenko yang terdapat pada buku pantau tumbuh-kembang bayi atau KMS (Kartu Menuju Sehat) dari Puskesmas atau Rumah Sakit.
Assalammualaiku wr.wb
Maaf sy mo minta tlg saran2nya…Anak saya skrg berumur 4 bln berat bdan 7,1 kg, panjang sekitar 78 cm.
Anak saya sdh sekitar 3hr batuk & flu disertai demam, sy sdh mmbawanya ke bidan, tp smpe skrg blm sembuh jg.pertama2, anak sya ketahuan di kasih ice cream sama pengasuh, krna waktu itu sya bekerja & stlah itu anak saya flu, batuk & demam.
Apa yg harus sya lakukan?krn dgn antibiotik&obat batuk, flu&demam anak sya blm smbuh jg..slnya sya sngat khawatir..apkah ada altenatif lain selain pke obat2an slnya sya ragu jg, klo slalu pke obat2an…sya tunggu balasannya.trims”
@ Risma,
Wa’alaikumussalam,
BB dan TB bayi Anda bagus.. Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..
Untuk penggunaan obat-obatan sebaiknya Anda mengikuti petunjuk dokter..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.
Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..
Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :
http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma
Semoga bayi Anda lekas sembuh..
tambahan untuk keterangan kondisi bayi saya, ASI nya lancar. ASI dari mamahnya melimpah dan bayi nya rajin minum ASI. thanx mohon balasannya………
anak saya maret ini umur 4bulan 2 minggu. beratnya 9kg, tingginya 71cm. sudah sekitar 2 minggu batuk dan bersin, 3 hari terakhir ini batuknya berdahak. kadang waktu bersin ada lendir (ingus) kadang tidak. suhunya tampak normal. dia tidak demam atau rewel. gerakannya tetap bersemangat dan lincah.
yang ingin saya tanyakan : apa yang mesti saya lakukan sehubungan bayi saya yang batuk dan bersin. terima kasih sebelumnya tim tips bayi
@ gusep,
Bayi Anda tidak rewel, masih lincah, dan minum ASI masih bagus.. berarti tidak ada yang harus Anda khawatirkan.. Bayi Anda sehat..
Hanya batuk flu biasa.. batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..
Bayi Anda termasuk tinggi besar..
Dear,
Saya mau tanya, saya punya anak usianya baru 2mgu. anak ku kadang suka batuk batuk, atau sering muntah apa lagi kalo sudah minum susu. kebetulan di kamar saya pasang ac. yg saya mau tanyakan apakah ia batuk2 dan muntah2 karna suhu udaranya terlalu dingin di kamar atau ada penyebab lain?? mohon balasan nya email ku ini ya..
TQ
Dear tips bayi, anak sy 17 bln, BB nya 12kg, sdh batuk selama 2 bln ini, pileknya juga muncul dan hilang stlh minum obat. Terkadang juga disertai demam slm 3 hari, namun stlh dberikan sanmol dan amoxsan demamnya hilang, namun batuk n pileknya tidak hilang. Jenis batuknya sptnya berdahak krn setiap batuk akan muntah dan keluar dahaknya. Hidungnya pun mampet terutama ktika tidur. Warna ingusnya kuning terang dan kdg kehijauan, kdg encer, kdg kental. Hingga saat ini anak sy berikan Histrine n Mucopect (sdh dminum rutin slm 5 hari)namun blm ada perubahan. Faktor2 pemicunya spt debu n lingkungan yg kotor jg sdh sy bersihkan. Bagaimana solusinya ya? Tks
.bayi saya berumur 7 bulan bb nya 7 kg,
sekarang dia terserang batuk disertai nafas yang berbunyi ( ngik ngik )
saya khawatir dia mengalami sesak nafas,
saya sudah berikan obat batuk untuk bayi tapi tidak kunjung sembuh..
saya harus bagaimana ??
trimakasih
@ puthriar,
BB bayi Anda cukup.. karena masih 90% BB normal untuk bayi Indonesia. Apakah Anda memberikan obat batuk sesuai petunjuk dokter..?
Mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…”
Jika bayi Anda batuk dengan ciri-ciri seperti itu, usahakan untuk menjauhkannya dari faktor-faktor pemicu alergi seperti debu rumah, asap rokok, bulu hewan, dan sebagainya. Berikan terus ASI, istirahat yang cukup dan konsultasikan dengan DSA secepatnya.. Semoga lekas sembuh..
Anak saya usia 7,5 bulan sebelumnya belum pernah batuk pilek hingga pada saat saya bawa ke dokter spesialis anak,karena keluhan susah BAB & sepulang dari dokter mungkin tertular oleh anak2 lain anak saya jadi batuk berdahak sudah hampir 2 minggu lebih blm sembuh juga sudah saya beri anti biotik & obat batuk pengecer dahak dari dokter masih blm sembuh sampai berat badanya berkurang
mohon solusinya, trims sebelumnya
@ helmiboo, Bunda Yasa,
Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula, istirahat dan nutrisi yang cukup, berjemur, bantalan tidur agak ditinggikan dan berikan ketenangan..
Kita jangan terlalu serampangan memberikan obat-oboatan pada bayi. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
@ helmiboo, Bunda Yasa,
Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula, istirahat dan nutrisi yang cukup, berjemur, bantalan tidur agak ditinggikan dan berikan ketenangan..
Kita jangan terlalu serampangan memberikan obat-oboatan pada bayi. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
anak sy baru usia 2 bulan udh 3hr anak sy batuk trs,apa gara2 faktor cuaca atau setelah anak sy di imunisasi,soalnya sbelum di imunisasi anak sy baik2aja tp stelah di imunisasi jd sering batuk2 gt..trim’s
anak sy baru usia 2 bulan udh 3hr anak sy batuk trs,apa gara2 faktor cuaca atau setelah anak sy di imunisasi,soalnya sbelum di imunisasi anak sy baik2aja tp stelah di imunisasi jd sering batuk2 gt..
@ Anonymous, wiyana,
Faktor cuaca.. bisa.. Sebenarnya demam atau panas setelah imunisasi adalah wajar, sedangkan batuk-pileknya tidak ada hubungannya dengan imunisasi, Efek dari imunisasi yang dapat menyebabkan demam tergantung pada kekebalan tubuh anak sendiri, ada juga anak yang tidak demam setelah diimunisasi…
Jadi, batuk dan pileknya bayi Anda bisa disebabkan karena virus atau alergi. Kalau karena virus, biasanya akan sembuh sendiri, nggak perlu obat. Cukup dengan banyak istirahat, pemberian ASI, dan berjemur. Apabila batuknya adalah batuk alergi, maka jalan satu-satunya yaitu menghindarkan bayi Anda dari pemicu alerginya.. Alergi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..
selamat siang Tipsbayi,
anak saya bilqis, anak saya umur hampir 2thn, anak saya setiap malam sekitar jam setengah 2 malam batuk2 di sertai muntah & memang anak saya juga pilek juga & kadang kalau siang juga batuk2 di sertai muntah juga…..thanks untuk jawabannya,
@ yulianti,
Siang..
Mudah-mudahan sekarang bilqis sudah sembuh.. mohon maaf agak telat..
Batuk pada malam hari bisa terpicu karena udara lebih dingin, maka berikan kehangatan lebih pada dada dan lehernya, sedikit lebih ditinggikan bantalan tidurnya..
Muntah ketika batuk bisa disebabkan karena dahaknya yang menghalangi, sedangkan bayi tidak bisa membuang dahak seperti orang dewasa, maka dengan muntahlah dahak akan keluar.. memang kasihan juga jika anak sampai muntah gara-gara batuk..
Pertahankan dan berikan terus ASI (jika masih), minum air hangat, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup.. Berikan ketenangan.. Semoga lekas sembuh..
Dear Tipsbayi
Terima kasih sebelumnya untuk tetap setia menampung sharing dan memberikan info yang bermanfaat untuk kami.
Bingung lagi neh, Rayya masih batuk. Setelah obat dari DSanya habis, batuk Rayya memang mereda walau belum hilang secara sempurna. Masalahnya sudah 1 minggu terakhir ini, Rayya setiap kali terbangun malam dan terserang batuk diikuti dengan muntah. Hal ini sudah terjadi lebih dari 3x, tapi tidak berturut-turut. Memang setiap kali batuk trus muntah, sepertinya dahaknya berkurang.
Saya kembali konsultasi dengan DSAnya, katanya Rayya alergi jadi dibuatkan resep kembali. Tapi kok ya saya jadi kasihan klo Rayya selalu minum obat, tolong sharenya dunk.
Saya ga tega klo selalu memberikan obat kimia untuk Rayya, tp di sisi lain saya juga ga tega setiap kali Rayya muntah, melihat mukanya langsung mengibakan. Alhamdulillah, selera makan Rayya tetap baik dan Rayya tetap aktif. Mohon share dan bantuannya dari tipsbayi dan rekan-rekan semuanya.
Thanks a lots
@ Marlie Manda Rayya,
Sebenarnya sudah dapat diketahui penyebab muntahnya Rayya, yaitu karena dahak..
Sepertinya Anda tidak harus terlalu khawatir, sepertinya bayi Anda hanya mengalami batuk flu biasa. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. Dan dengan muntah itu sendiri maka dahaknya bisa keluar.. kasihan memang..
Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..
Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..
Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, susui dengan posisi yang benar. Seperti sudah kami beritahukan pada mama rafka. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Memang benar kita jangan terlalu serampangan memberikan obat-oboatan pada bayi. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..
Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..
Akan tetapi Anda jangan khawatir karena selera makan Rayya tetap baik dan Rayya tetap aktif, ini berita yang sangat menggembirakan.. Semoga lekas sembuh..
allo tips.. mo tnya ni..babyQ berusia 6 bln n skrg sedang batuk kyknya sic batk brdahak.. udah kDSA tp blm sembuh jg udah 2 mgg ini.. klo batuk tiap tidur aj n klo pas tidur batuk g diangkat / digendong pasti muntah.. Apa udah benar tindakan mengangkat waktu bayi tidur pas batuk agar tidak muntah seperti itu ??? Soalnya jd kasian ma babyQ hbs minum/mkn kok dmuntahin lg..
Trus ap yg hrus dilakukan supaya batuk tdk muntah n cepat smbuh..
Tlong jawab via email yc tips…
Thanks bgt Tips.. ditunggu secpatnya yc…
@ mama rafka,
Tindakan Anda mengangkat ketika bayi Anda batuk sudah tepat. Karena dengan demikian akan terhindar cairan masuk ke saluran nafas atau tertelan kembali.
Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..
Berikan saja terus ASI, susui dengan posisi yang benar. Adapun posisi menyusui yang benar juga mempengaruhi proses menyusui dan lajunya air susu. Teknik menyusui yang benar, yaitu;
- Anda harus duduk dengan tegak.
- Mulut bayi harus masuk hingga ke areola mammae.
- Bayi menghadap perut ibu dengan mulut dan dagu yang menempel betul pada payudara Anda.
- Kuping dan tangan bayi berada pada garis lurus.
- Jari tangan Anda jangan dalam posisi menggunting payudara karena akan mengunci gudang susu, sehingga ASI malah tak keluar. Yang benar, tangan dalam posisi menopang payudara, yaitu ibu jari di atas dan keempat jari di bawah puting.
dear tips bayi, anak saya umurnya 8 bln, anak saya hbs diopname selama 4 hari karena mengalami sesak nafas sehingga diberi oksigen, sesak nafas ini muncul karena dia pilek dan batuk, saat bernafas terdengar bunyi yang menurut dsa kemungkinan anak saya kena asma. dari hasil rontgen juga ditemukan infeksi pada paru2nya. kasian kalo lagi dingin hidungnya mampet dan susah bernafas dan batuknya masih berdahak. dari bayi memang ada yang aneh pada pernafasan bayi saya karena suka terdengar bunyi, ada yang bilang saat lahir perawat ga bersih saat membersihkan lendir di tenggorakannya. trus sebelum terkena batuk, saya menggunakan obat nyamuk bakar yang khusus demam berdarah karena di rumah sudah 2 orang yang kena dbd, trus bayi saya tedengar batuk kering, sempat pake sebulan trus saya ganti yang electric dengan produk yang sama ternyata masih batuk juga dan akhrinya sekarang ga pakai sama sekali, mungkinkah ini pencetus bayi saya batuk??. sampai sekarang batuknya masih berdahak dan kalo dingin langsung hidungnya mampet. ada ga cara2 merawat bayi dan obat herbal yang alergi dingin,asma?
@ wiwiek,
Benar sekali.. jangankan bayi, kita saja orang dewasa terkadang sensitif dengan asap dari obat nyamuk. Itu salah satu pemicu batuk.. Maka untuk menghindari gigitan nyamuk jangan Anda gunakan obat nyamuk bakar, semprot atau lotion anti nyamuk.. lebih baik back to nature saja pakai kelambu..
Apabila memang cairan itu sisa persalinan yang kurang bersih, maka tidak akan berlarut sampai sekarang..
Menghirup udara di hawa dingin terlalu lama, dan tanpa ‘dibentengi’ baju hangat, memang dapat memicu alergi dingin.
Gejala awal, udara dingin menyerang daya tahan tubuh, yang menstimulasi produksi lendir di saluran pernapasan. Selanjutnya, udara dingin bisa menyerang jaringan di bagian hidung. Saluran di jaringan hidung pun melebar. Akibatnya, jaringan dalam hidung pun membengkak, yang membuat hidung tersumbat. Hawa yang sangat dingin juga dapat memicu reaksi asma. Bagi penderita asma, ada baiknya mengenakan baju hangat sebelum terpapar udara dingin.
Cara menghindari timbulnya gejala akibat alergi dingin adalah dengan menghindari kontak dengan udara atau air dingin. Agar tidak mudah kambuh, kenakan pakaian tebal, yang mampu menangkal cuaca dingin. Tentunya mandikan bayi Anda dengan air hangat. Istirahat yang cukup, agar daya tahan tubuh tidak mudah drop. Bila gejala menetap disertai sesak nafas segera hubungi dokter .
Apakah dalam keturunan ada riwayat asma?
Kalau ya.. Meskipun bukan penyakit menular, tapi asma bisa dicegah dan dikendalikan
Berikut Tips Menghindari Penyebab Asma agar tidak sering kambuh :
* Cokelat, kacang tanah, makanan yang mengandung vetsin atau MSG dan dingin
* Mengonsumsi obat-obat pencegah asma secara rutin
* Hindari asap rokok, asap dapur, dan debu di dalam rumah
* Bersihkan karpet dan ruangan secara rutin agar terbebas dari debu
* Khusus untuk penderita asma anak, agar memeriksakan diri secara rutin agar bisa dilakukan langkah-langkah pengobatan yang tepat.
* Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi dan asma adalah dengan menyusu selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusu secara jangka panjang.
Tangani dengan telaten dan sabar Insya Allah bisa disembuhkan..
Dear Tipsbayi
Anak saya Rayya 1tahun 2minggu, bulan lalu sempat terserang batuk pilek. Awalnya saya membiarkan Rayya dengan kondisi demikian, hanya tetap memberikan ASI dan sufor (krn sy kerja), serta Asupan MPASI yang sy buat sendiri. Namun setelah beberapa hari, batuk pileknya tidak sembuh, bahkan Rayya sampai demam tinggi dan kejang. Akhirnya sy larikan ke RS dan ternyata penyebab demam tingginya karena radang tenggorokan.
Yang sy mau tanyakan, bagaimana menghindari demam yang berakibat kejang, mengingat ada riwayat dari suami sy yang hingga usia 7thn, jika terserang demam tinggi sering kejang…apakah memang ada keterkaitan secara genetik yah….thanks untuk jawabannya
@ Marlie Manda Rayya,
Suami Anda dulunya seperti itu juga ya..? Ya.. keturunan juga berpengaruh.. Bayi Anda demam bisa beberaa kemungkinan, karena panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.
Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:
*Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat C.
*Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :
- Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
- Suhu meningkat diatas 39 derajat C ;
- Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah; mual muntah; sakit kepala hebat; sakit perut; timbul rash pada kulit; kesulitan pernafasan; atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.
Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat..
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.
Untuk menghindari kejang bisa dengan mengompres. Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..
dear tips bayi, Bayi saya Naya 6 bulan 3 Minggu ini batuknya berdahak, sudah ke DSA dikasi obat ”cough syrup dan antibiotiknya” sering muntah ketika dikasih obat. saya kasih 100cc susu,muntahnya juga segitu.saya khawatir setiap malam dia tdk bisa tidur,batuk terus..apa ada tips yg terbaik utk menangani ini,,trims
@ Mita,
Dokter memberikan antibiotik ya..? Muntahnya itu kemungkinan besar disebabkan oleh dahaknya.
Sebenarnya, janganlah kita serampangan memberikan obat-obatan apalagi antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..
Mulai sekarang.. Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter apakah bayi Anda benar-benar membutuhkan antibiotik? Terlebih lagi bila penyakit disebabkan oleh virus. Dokter mungkin beralasan bahwa antibiotik harus diberikan untuk menjaga stamina tubuh bayi dengan maksud menjaga agar tidak ada virus dan kuman lain yang menyerang.
Bayi memiliki sistem imunitas sendiri sehingga bila dia terserang penyakit infeksi, imunitas bayi terpicu untuk bekerja lebih giat lagi dan menngatasi virus tersebut. Infeksi karena virus dapat diatasi dengan memperbanyak istirahat, minum ASI dan memperhatikan asupan makanan. Bila panas melebihi 38.5 derajat celcius maka perlu diberi obat penurun panas dan bukan antibiotik..
Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..
Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..
Dear,
Hilmi (3 bulan) mengalami batuk lebih dari 2 minggu, terdengar suara ngogrok dari tenggorokannya dan terkadang hidungnya mampat. batuknya agak serak, seperti suara reak namun tidak di sertai demam dan nafsu minumnya normal (asi exklusiv). mohon tips menanganinya tanpa obat atau bahan kimia lainnya, terima kasih
@ Ria Lestari,
Hilmi mengalami batuk berdahak.. Demamnya sudah berlalu ya.. ? Seperti sudah dikatakan sebelumnya, memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. Bagus sekali Anda masih memberikan ASI, ASI mengandung imunitas yang terbaik untuk bayi.. maka penting sekali untuk mempertahankan pemberiannya sampai 2 atau 2,5 tahun..
Anda tidak harus terlalu khawatir, sepertinya bayi Anda hanya mengalami batuk berdahak. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..
Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..
Apabila dalam seminggu ke depan bayi Anda belum ada perkembangan membaik, sebaiknya Anda datang ke DSA..
Dear tips bayi, Bayi saya kenny 8 bulan sudah hampir 3 minggu ini batuk tiap malam atau tidur dan juga sering berkeringat terlihat di dahi nya, sudah ke. Dsa 3x tapi tiap malam atau tidur sering batuk dan agak berlendir, yang mau saya tanyakan kenapa batuk nya belum sembuh jg tiap malam dan tidur selalu batuk? Dan juga keeringatnya berlebihan walaupun diruangan ber ac apakah tanda badannya tidak sehat atau gimana? Mohon sarannya tips bayi.
@ jim,
Mudah-mudahan batuknya sudah sembuh.. Mohon maaf kami menjawabnya agak telat..
Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..
Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
ASI mengandung imunitas yang terbaik untuk bayi.. maka penting sekali untuk mempertahankan pemberiannya sampai 2 atau 2,5 tahun..
Sebenarnya banyak berkeringat merupakan pertanda baik karena berarti kelenjar keringat berfungsi sempurna. Pengeluaran keringat merupakan proses sekresi atau pembuangan sisa-sisa garam dan juga racun dari dalam tubuh.
Seberapa banyak pun keringat bayi yang keluar sebenarnya normal saja sepanjang bayi tidak terganggu oleh keringatnya. Masih dikatakan wajar bila bayi tidak rewel, selera makannya tetap oke, porsi tidurnya cukup, dan pertumbuhannya tidak terganggu…
Keringat perlu diwaspadai sebagai pertanda gangguan kesehatan jika dibarengi dengan keluhan lain semisal mendadak rewel, tak mau makan/minum/menyusu, susah tidur, lemah, dan sebagainya.
saya mw tanya nic….
anak pria berusia 2 tahun,, mempunyai riwayat sesak napas. dan sebelum dia sesak, si anak mengalami batuk dan pilek. menurut mbak si anak mengidap penyakit apa ?????
makasih ^^
@ dwi fitria,
Agar mendapatkan diagnosa yang tepat, sebaiknya anda periksakan bayi Anda pada DSA. Karena untuk menentukan diagnosa suatu penyakit diperlukan pemeriksaan yang lebih seksama..
Apakah dalam keturunan ada riwayat asma?
Kalau ya.. Meskipun bukan penyakit menular, tapi asma bisa dicegah dan dikendalikan
Berikut Tips Menghindari Penyebab Asma agar tidak sering kambuh :
* Cokelat, kacang tanah, makanan yang mengandung vetsin atau MSG dan dingin
* Mengonsumsi obat-obat pencegah asma secara rutin
* Hindari asap rokok, asap dapur, dan debu di dalam rumah
* Bersihkan karpet dan ruangan secara rutin agar terbebas dari debu
* Khusus untuk penderita asma anak, agar memeriksakan diri secara rutin agar bisa dilakukan langkah-langkah pengobatan yang tepat.
Tangani dengan telaten dan sabar Insya Allah bisa disembuhkan..
@ Bunda Zahrah,
Hmm.. Sebaiknya jangan dipaksa karena hanya akan menyebabkan trauma..
Adakalanya bayi tidak ada atau berkurang nafsu makannya. Selain Anda harus memvariasikan makanannya, Anda juga harus mencari PENYEBABNYA..
Bisa saja sedang kurang sehat, ada yang tidak enak yang dirasakannya atau mau tumbuh gigi..
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..
* Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.
* Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.
* Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.
* Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda..
* Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…
Sedangkan susu formula sebenarnya merupakan asupan tambahan dan bisa Anda campurkan pada makanannya. Mayoritas kebutuhan gizinya akan tercukupi dengan pola makan yang lengkap dan seimbang.
saya mau tanya, anak saya usianya 6 bulan 16 hari, wktu 4 bulan anak saya tidak mau minum sufor, lalu susunya saya ganti, baru anak saya minum susu lagi malahan kuat minum susunya. tapi sejak usianya 6 bulan, dia kembali lagi tidak mau minum susu, jadi susunya saya ganti lagi dengan merek yang lain, tapi masih juga tidak mau minum susu. kadang2 anak saya memang suka batuk, saya fikir hanya tersedak saja, tapi sudah lama batuknya cuma kadang2 saja. anak saya tidak demam, tidak flu,jga tidak rewel, malahan aktif sekali.
wktu 4 bulan sudah saya kasih bubur susu, tapi pakai botol, pas 6 bulan dikasih pakai sendok sudah tidak mau lagi makan, saya juga buat bubur saring sendiri, tapi selalu muntah , jadi saya paksakan sampai dia nangis teriak2, soalnya dia tidak mau minum susu, paling bnyak 60ml, mkan juga tidak mau, badannya jadi kurus sekali..
saya jadi bingung harus bagaimana?
terus dari malam sampai pagi dia tidak mau dikasih susu, padahal laper, jadi saya paksa2 akhirnya muntah.. tolong sarannya y..
terima kasih..
@ ummi haffiz,
Hindarkan bayi Anda dari : cuaca dingin, AC juga bisa jadi pencetus asma apalagi kalo terlalu dingin dan jarang dibersihkan, debu rumah, asap, Kalo bersih2 dirumah pakai lap basah hal ini untuk menghindari debu rumah, bulu binatang dan bulu boneka.
Semua yang menyimpan debu kalo bisa dihindarkan. Seperti, gorden, selimut yang lama belum dicuci, dll.. kalo lagi membersihkan ruangan jauhkan bayi Anda, dan baru boleh masuk setelah debu kira-kira sudah turun..
Meskipun bukan penyakit menular, tapi asma bisa dicegah dan dikendalikan..
Hindari cokelat, kacang tanah, makanan yang mengandung vetsin atau MSG dan makanan/minuman dingin. Mengonsumsi obat-obat pencegah asma secara rutin (sesuai petunjuk dokter)
Agar memeriksakan bayi Anda secara rutin agar bisa dilakukan langkah-langkah pengobatan yang tepat.
Tangani dengan telaten dan sabar Insya Allah bisa disembuhkan..
ank k-2 sy skarang sdh berusia 13bln sejak usia 6bln kt dokterny terkena gejala asma. dan sdh 2 x kambuh. pdhl km tdk ad kturunan asma. tp ank k-2 sy bs terkena asma.. dgn gejala panas, batuk , nafas sperti siul dan perutny naik turun dgn cepat. sy sgt takut melihat kondisiny bila skitny datang. memang km tidur dikmr berAC. apakah itu penyebabnya? mohon bantuan penjelasany… terima kasih.
@ Husnur,
Pertama-tama, mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…”
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.
Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..
Bayi memiliki sistem imunitas sendiri sehingga bila dia terserang penyakit infeksi, imunitas bayi terpicu untuk bekerja lebih giat lagi dan mengatasi virus tersebut. Infeksi karena virus dapat diatasi dengan memperbanyak istirahat, minum ASI dan memperhatikan asupan makanan.
Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat..
Antibiotik buat bayi atau buat kita apabila pemakaiannya tidak sesuai peruntukan jelas berbahaya..
Antibiotik justru akan menurunkan daya tahan anak (imunitas) dan bahkan lebih mudah untuk terjangkit penyakit lagi. Inilah mengapa anak yang terlalu sering diberi antibiotik akan lebih cepat sakit dan berulang lagi proses ini sehingga kunjungan ke dokter bertambah dan anak menjadi semakin mudah sakit.
Antibiotik dibutuhkan ketika kita terserang infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sebuah contoh penyakit yang membutuhkan antibiotik adalah infeksi bakteri yang menyebabkan infeksi telinga, infeksi sinus berat, radang tenggorokan, infeksi saluran kemuh, tifus, tuberkolosis dan diare.
Bila anak terlalu banyak diberi antibiotik maka akan terjadi gangguan saluran cerna, seperti diare, mual, muntah, mulas/kolik, ruam kulit, hingga pembengkakan bibir, kelopak mata, hingga gangguan napas. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberian antibiotik di usia dini dapat mengakibatkan terjadinya alergi di masa yang akan datang..
Mulai sekarang.. Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter apakah bayi Anda benar-benar membutuhkan antibiotik? Terlebih lagi bila penyakit disebabkan oleh virus. Dokter mungkin beralasan bahwa antibiotik harus diberikan untuk menjaga stamina tubuh bayi dengan maksud menjaga agar tidak ada virus dan kuman lain yang menyerang.
Bayi memiliki sistem imunitas sendiri sehingga bila dia terserang penyakit infeksi, imunitas bayi terpicu untuk bekerja lebih giat lagi dan menngatasi virus tersebut. Infeksi karena virus dapat diatasi dengan memperbanyak istirahat, minum ASI dan memperhatikan asupan makanan. Bila panas melebihi 38.5 derajat celcius maka perlu diberi obat penurun panas dan bukan antibiotik..
Kami sarankan untuk pemberian obat tersebut ikuti petunjuk dokter Anda…!
@ machfudi,
Wa’alaikum salam Wr. Wb..
Terima kasih atas share-nya.. Sangat bermanfaat sekali bagi kami..
Anak saya umur 4 bulan,.. sudah 2hari ini badanya panas sekali,.. kebetulan ini bersamaan dengan hari lebaran, semua dokter spesialis sdh tutup.. akhirnya kami ke dokter umum dan diberitahu katanya kena Radang Tenggorokan, diberilah resep : comthycol 500mgkapsul, ocuson tablet, dan paracetamol dikemas dalam bentuk puyer,.. yg saya ingin tanyakan, setelah minum obat itu,. anak saya kok ngantuk terus dok,..seakan lemas rasanya..(jarang respon-ngantuk terus) meskipun suhu badanya sudah berangsur turun.., apakah obat itu diteruskan saja,.. katanya sih ada antibiotiknya,.. apakah aman buat bayi umur 4 bulan,….? Terima Kasih
ass.wr.wb saudaraku apa kalian masih baik-baik saja semoga saja selalu begitu senantiasa sehat dan jangan sampai menimbang kalau ada sesuatu yang mengganjal yang tidak enak di badan kalian segeralah periksakan jangan sekali-sekali menimbang dulu atau menunda akan halnya sakit dan kalau kalian menuruti bisnis tidak akan ada habisnya dan kalau tertunda sakit bisnis akan tertunda mala-mala berkepanjangan tertundahnya kalau sudah benar-benar terserang sakit yang serius untuk itu dahulukan dan jaga secara dini penyakit apapun apalagi kalian pernah mengalami penyakit tertentuh dan bisa kambuh jangan sepelehkan sesuatu penyakit apapun walau flue ringan apalagi kalian sedang mengendarai mobil atau motor konsentrasi terganggu dan sangat berbahaya karena ada di jalan raya semoga saja kalian jaga apalagi balita kalau terserang batuk betapa menderitanya bagi seorang anak atau bayi dan mungkin kalian bisa membayangkan sendiri kalau kalian terserang batuk yang berkepanjangan bekerja tidak fokus dan juga tidur tidak bisa nyenyak apalagi balita yang menderita karena mau berbicara tidak bisa hanya tangis saja yang di tunjukkan kalian sendiri tidak bisa tidur yang juga namanya permata hati bagaimanapun kalian dibuat menderita juga karenanya dan dulu saya pada anak saya batuk pilek sering ingus sering saya ambil pakai mulut ibunya gak berani dan juga saya hati-hati menyedotnya dan saya kan ada di desa dan apabila anak saya sekiranya terkena batuk pilek untuk pertolongan pertama biasa saya ambil air hangat yang sudah tercampur garam saya ambilkan wesslap dan saya taruh di dada dan bagian belakang tengkuk dan posisi duduk dan saya membayangkan sendiri kalau dalam keadaan tidur lendir atau ingus akan menyumbat nafas terganggu apalagi anak kecil kalian bisa membayangkan ya bro kalau menggambarkan apa-apa pakai diri kita sebagai contoh dan anak kecil tidak dapat menunjukkan sakit yang di deritanya dan hanya tangis saja yang akan di tunjukkanya dan terlebih terkena batuk kering akan sangat menderita bagi si anak pita suara sampai juga terganggu perut juga sakit menekan batuk apalagi ada virus yang mudah menular tentunya kalian bisa mengantipasi dan jangan merambah yang lain memang kesehatan tidak bisa kita pungkiri karena itu jaga secara dini terlebih anak-anak dan bayi yang namanya balita tidak dapat menunjukkan sakitnya tentunya kalian bisa merabanya dan kalian jangan menunda apapun sakit yang di derita si anak sekian saja bro saya hentikan saya ngomong jangan marah ya bro apabila ada yang salah dan terus menyinggung kalian tentunya maaf saja yang dapat saya ketik di web ini sekian terima kasih yang dapat saya ucapkan kepada kalian semua karena kalian memberi saya untuk mengungkapkan isi hati saya yang dangakal di berbagai hal dan sekali maaf sekian . wassallam
Sonny,
Pertama-tama, Tips Bayi bukanlah tim medis. Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis.
1. Penyebab bayi muntah:
- Pemakainan gurita.
Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.
- Posisi menyusui.
Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Kepalanya lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan yang masuk bisa turun ke bawah.
- Ukuran dot
Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing.
Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…
2. Apakah mungkin sedang pilek?
3. Mungkin artikel berikut bisa membantu:
http://www.tipsbayi.com/ruam_popok_bayi.html
selamat malam Dok,
Dok, Nama saya : Sonny Irwansyah Putra Siagian. Bayi saya berumur 2 Bulan lebih, tepatnya lahir tanggal 21 Mei 2010. Namanya : Haikal Irwansyah Siagian. Pertanyaan saya adalah :
1. Kenapa Bayi saya sering muntah (atau mengeluarkan susu dari mulutnya, seperti orang muntah)?. bayi saya lahir 4 kg panjang 50 cm, Normal. dan saat ini beratnya 6 kg. Bayi saya kalau saya perhatikan sehat, ceria, mau bercanda, aktiv menggerakkan tangan dan kakinya. Setelah dikasih ASI oleh Ibunya selalu di peluk terlebih dahulu seperti didirikan sampai bayi sendawa. Tapi yang saya bingung, kenapa sering muntah ya Dok?
2. Bayi saya kalau tidur terdengan seperti ada cairan dari hidungnya pada saat bernapas (seperti orang ngorok) tapi kadang-kadang saja. Apakah hal ini wajar Dok?
3. Bayi saya sering BAB sedikit-sedikit, karena terlalu sering pantat bayi saya iritasi. Bagaimana mengatasinya Dok?
Mohon diberikan penjelasan dan solusinya sehingga saya bisa tenang dan bisa mengambil tindakan yang tepat. sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak.
Yoan,
Tetap untuk diagnosa terbaik, Anda sebaiknya konsultasi dengan DSA. Sementra itu, tingkatkan daya tahan tubuh anak Anda dengan konsumsi makanan yang cukup seimbang dan variatif. Periksa juga kondisi rumah Anda… jangan-jangan terdapat sebab yang membuat batuk si kecil sulit sembuh. Periksa ventilasi, pencahayaan, kebersihan, dsb…
Anak saya berumur 15 bulan,sudah kurang lebih 4 minggu ini batuk dan pilek anak saya tidak sembuh,padahal ke dokter sudah sampe 3 kali.lendirnya sangat banyak,sering muntah pada saat habis minum susu atau pada saat batuk pada malam hari,yang ingin saya tanyakan apa penyebab dari sakit itu,dan tergolong jenis penyakit apakah itu?
@ fya
Gejala alergi susu sapi dapat timbul di kulit (eksim/dermatitis atopi, urtikaria), saluran cerna (muntah, kembung, kolik, diare, tinja berdarah) dan saluran nafas (asma, batuk, pilek). Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan.
@ shantie
Usahakan anak Anda makanannya cukup seimbang dan bervariasi, untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Periksa juga kondisi rumah Anda… jangan-jangan terdapat sebab yang membuat batuk si kecil sulit sembuh. Periksa ventilasi, pencahayaan, kebersihan, dsb…
@ hengky
Pertama-tama, mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…”
Mengenai Praxion, Acetaminophen (paracetamol) dan ibuprofen dapat mengurangi demam pada anak dan dewasa. Beberapa merek dagang acetaminophen: Panadol, Tempra, Sanmol, Praxion, dll.
Yang jelas, usahakan pemberian ASI kepada si kecil diperbanyak, untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Periksa juga kondisi rumah Anda…seperti yang kami sampaikan kepada shantie di atas…
Semoga si kecil lekas sembuh ya…
halo…
anak saya usia 1bln lbh, saat ini mengalami batuk ‘n berdahak serta sering sekali muntah dok. sy sdh konsultasi dgn DSA lalu diberikan PRAXION (paracetamol micronize).
sy sdh berikan obat tersebut tp tdk ada perubahan dok. langkah apa lg yg hrs sy lakukan dok ‘n bgmna dgn obat yg diberikan DSA trsbt?
tlg dbls ya..
tks
Anak saya 10,5 bulan dengan berat 8,5 Kg. sekarang sedang mengalami batuk pilek selama 4 bulan. sudah dibawa ke dokter tetapi sembuh paling hanya 3 hari setelah itu kambuh lagi. dan sepertinya batuknya batuk berdahak. kenapa bisa seperti itu ya ..
bayi q usia 10 bln sering sekali batuk pilek. hmpir setiap bulan sakit.dan setiap sakit selalu grok2. Bbrp hr yg lalu difonis DSA ada semacam bronkitis di sekat paru2 nya. dianjurkan untuk ganti susu soya, krn termasuk alergi… apakah jk alergi gejalanya spt itu ya….
mini:
Wa’alaikum salam,
Benar.. flu tidak ada obatnya. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula..
Apabila hanya batuk flu biasa maka dengan banyak minum ASI, buah, makan teratur dan istirahat sudah cukup kok..
Untuk gumohnya.. Apabila gumoh nasih dalam keadaan wajar yaitu cairan yang keluar tidak sebanyak yang masuk.., maka Anda tidak perlu khawatir..
Bila gumoh bayi Anda terlihat tidak wajar, sering dan banyak apalagi ada cairan kehijauan maka segera hubungi DSA..
Lambung bayi masih sangat sempit sekali jadi gampang penuh dan gampang lapar, solusinya berikan ASI kepada bayi Anda sering bukan lama, setelah menyusu hendaknya bayi Anda digendong posisi seperti berdiri bersandar pada dada Anda sambil di tepuk-tepuk pelan punggung bayi Anda agar sendawa dan ASI turun ke lambung bayi Anda..
frrida:
Jadi sampai sekarang bayi Anda masih suka ASI dan masih Anda berikan ASI..? Itu bagus sekali.. Pertahankanlah pemberian ASI.. karena ASI adalah susu terbaik untuk bayi Anda dan ternyata bayi Anda tau dan menyukainya..;-)
Putih di lidah memang bisa saja endapan dari sufor, bisa Anda bersihkan perlahan dengan kain kasa steril yang diberi air hangat..
Untuk menghilangkan suara grok-grok seperti itu, Anda coba jemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring. Reak seperti itu bisa saja dahak atau cairan sisa persalinan yang masih tertinggal..
Assalamu’alaikum.
Bayi saya genap 5 bulan cuma tiap bulannya sering flue & kebiasaan gumohnya masih ada sampai sekarang, yang saya ingin tanayakan apa harus sewlalu di kasih obat setiap flue datang, mengingat flue gak ada obat nya.trimakasih.
bayi saya skrg umur 5 bulan sejak usia 3 bulan tidak mau minum susu dot maupun di sendokin, ternyata lidahnya putih setelah di obati lidahnya tidak putih lagi setiap minum susu pasti ada samar putih di lidahnya saya bersihin hilang,..skrg usianya jalan 6 bulan tapi kok masih belum mau ya malah kadang di muntahkan,kl tidur dia mau minum susu,.kalau saya perhatikan kalau dia bernafas kadang terdengar ngrok2 gitu seperti reakatau lendir ,..apa itu salah satu penyebabnya ya trus gmana cara untuk menghilangkan lendir di tenggorokan itu yang aman bagi bayi ,…
uuk sukaesih:
Mencampur obat yang rasanya pahit dengan susu, jus buah, gula, sirop atau madu. Tindakan ini boleh saja dilakukan karena umumnya obat-obatan yang diperuntukkan bagi anak aman jika dicampur dengan bahan-bahan tersebut. Setelah dicampur, obat tersebut tidak akan menimbulkan reaksi yang membahayakan dan masih dapat dicerna oleh tubuh.
Namun, obat untuk bayi 1-3 bulan sebaiknya tidak dicampur dengan madu ataupun pemanis lain. Rantai karbohidrat yang terdapat pada madu tergolong panjang sehingga sulit dicerna dengan baik oleh si kecil. Selain itu karena sistem pencernaannya belum baik, bayi bisa mengalami diare. Demikian pula jika obat dicampur gula, sirop atau jus buah.
Bahan yang paling disarankan sebagai campuran obat untuk bayi dan anak-anak adalah gula fruktosa (berasal dari sari buah) karena tidak mengandung karbohidrat.
Upayakan jumlah susu/jus buah yang akan dicampur dengan obat tidaklah terlalu banyak. Kira-kira habis sekali minum. Bila bersisa, jangan berikan kembali. ..
mama raihan:
Dokter tidak memberikan diagnosa batuknya..? Coba ingat-ingat apa kira-kira pemicu awal batuknya..? Bisa saja Raihan batuk alergi dari cuaca dingin atau alergi debu..
Kami sarankan pada Anda untuk konsultasi kembali pada dokter, agar mendapat pemeriksaan yang akurat..
Untuk obat dari alam, asal diberikannya dengan arahan yang tepat dan tidak mengganggu kenyamanan bayi Anda, insya Allah aman-aman saja..
Apabila batuknya adalah batuk alergi, maka jalan satu-satunya yaitu menghindarkan bayi Anda dari pemicu alerginya..
bunda athifah:
Wa’alaikum salam wr. wb.,
Waduh.. Mohon maaf telat menjawabnya, mudah-mudahan Athifah sudah sehat. Sepertinya Anda sekeluarga tinggal di daerah dingin, kalau ya.. diagnosa dokter Anda memang beralasan kalau Athifah alergi dingin. Akan tetapi perlu penelitian lebih lanjut untuk menarik kesimpulan Athifah alergi dingin..
Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
Apabila hanya batuk flu biasa maka dengan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat sudah cukup kok..
Sebaiknya dan biasanya dokter menyuruh Anda untuk kontrol kembali apabila setelah beberapa saat kondisi batuknya tidak ada perkembangan membaik..
Maka saran kami apabila memang kondisi Athifah tidak membaik, kami sarankan untuk kontrol kembali, dan agar diagnosanya tepat kami sarankan kunjungi dokter spesialis..
Terapi uap bagus.. Hampir tidak ada efek samping.. Akan tetapi sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter, bagaimana kondisi anak Anda bila diterapi uap..
anak sy usianya 1th 6bln, dia lg batuk tp dia susah di ksh minum obat, apakah boleh jika saya campurkan dgn susu
anak sy usianya 5 bln, sudah hmpr 1 bln dia terus batuk terutama pada tengah malam sampai menjelang pagi. saya sudah menutup lubang angin rapat2, tp kok msh batuk ya? selain itu jg sudh sering dibawa ke dokter anak, dan diberi obat tp batuknya tetap. kadang2 sy berikan obat tradisional yaitu daun pare dan agak berkurang batuknya. apa ada solusi lain atau tips lain utk meredakan batuk bayi? selain itu apakah daun pare tdk membahayakan jika terus2an diberikan?
assalamu’alaikum wr wb, dear tips mau ikut konsul anakku ya.. anakku perempuan, umur 2 tahun 1 bulan, BB 12 kg, tinggi 85cm. sudah 3 minggu terakhir ini batuk berdahak. awal-awal batuk sih cuma batuk biasa, berdahak, cuma malam dan pagi hari, ga demam, makan n minum seperti biasa. ku periksa ke DSA, diagnosanya mungkin alergi dingin, jadi dikasi puyer (untuk penahan batuk dan pengencer dahak), profilas syr 2 botol (katanya untuk anti alergi) n vitamin (imboost syr). 1 minggu yang lalu obat puyer n profilasnya habis, tapi batuk anakku belum sembuh. nah, karena minggu kemarin orang tuanya (aku n suamiku) flu, mungkin anakku ketularan jadi batuknya tambah parah. dua hari yang lalu malah tambah pilek (tapi ga demam), n batuknya “ngekel” (terus-terusan), sampai tidurnya keganggu dan dahaknya ga bisa keluar. baiknya gimana ya, aku ga tega liatnya n takutnya kalo ga sembuh2 berdampak buruk bagi kesehatan anakku besok2.. kira-kira anakku ada kemungkinan TB, atau bronkhitis ga? kalau terapi uap itu bagus ga? trus ada efek sampingnya ga? tks before ya.. wassalamu’alaikum wr wb
ridhayanti:
Pertambahan berat badan bukan masalah hitam-putih. Maksudnya, kalau berat badan anak Anda ringan lantas dia dianggap sakit-sakitan atau saat anak Anda terlihat gemuk langsung disimpulkan dia sebagai bayi sehat.
Terlihat dari aktifitasnya, anak Anda sehat. Makan dan minum susunya bagus.. Perkembangan kemampuannya baik.. Maka Anda jangan khawatir..
Agar berat badan bayi Anda tetap mengalami peningkatan yang normal dan sesuai dengan pertambahan usianya, berikan anak Anda asupan nutrisi dengan komposisi zat gizi yang SEIMBANG. Maksudnya, makanan yang dikonsumsi hendaknya mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin-mineral yang CUKUP..
iqbal jufri:
Sama-sama.. Mudah-mudahan lekas sembuh..
hanyfah:
Batuknya lebih terpicu bila cuaca dingin atau malam hari.. Anda tidak diberitahu jenis batuk apa yang diderita oleh bayi Anda oleh dokter spesialisnya. Jadi mudah-mudahan ini batuk flu berdahak biasa..
Berapa usia bayi Anda? Apabila masih mendapatkan ASI, maka pertahankan pemberian ASI. Berikan kehangatan pada dada dan lehernya dengan minyak telon misalnya. Terlebih ketika ahir-ahir malam, sepertinya bayi Anda tidak kuat dengan cuaca dingin sehingga batuknya terpancing dengan cuaca dingin tersebut. Maka pertahankan kehangatan tubuhnya..
Memang untuk batuk berdahak pada bayi biasanya agak lama karena bayi belum bisa membuang dahak atau lendirnya sendiri..
Apabila dalam beberapa hari ke depan tidak menunjukan perkembangan, maka kami sarankan untuk datang kembali pada dokter.. Semoga lekas sembuh..
Ass.. mau tanya nih..Anak saya kategori sehat atau gmn? umur 4 tahun berat 16 Kg tinggi 92 Cm. Minum susu Dancow 1+ di lanjut dengan 3+..frekuensi minum susux 7 x sehari untuk takaran 210 ml. trus makan 3x sehari tapi kok nda gemuk2 n tembem kayak anak lainnya..oh iya anak saya super aktif..nanti tidur baru berhenti bergerak…kgg bisa duduk diam beberapa menit saja..terima kasih
terima kasih infox…insya Allah saya akan antar ke DSA tuk diagnosa yang tepat.
adik saya suka batuk,,,,apa lagi pada mlm hari…
setiap kali batuk dia mengeluarkan lendir yg cukup banyak
pada saat batuk muka nya memerah dn kadang kala membiru…!!!
adk saya menderita batuk apa???
apakah batuk tinghus??
bahkan sudah berobat..ke dokter spesialis tapi tak juga sembuh,,
kami bingung…
dn bagaimana cara mengatasi nya???
Iqbal Jufri:
Mudah-mudahan dan sepertinya anak Anda batuk flu biasa, akan tetapi untuk mengetahuinya alangkah baiknya apabila anak Anda dibawa ke DSA untuk dipreriksa agar dapat diketahui diagnosa yang tepat..
Untuk AC-nya usahakan agar tidak terlalu dingin agar batuknya tidak terpicu bertambah buruk..
daffa’s mom:
Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..
Memberikan kehangatan pada dada dan punggungnya sudah tepat Anda lakukan, Anda bisa lanjutkan..
Memang untuk batuk berdahak pada bayi biasanya agak lama karena bayi belum bisa membuang dahak atau lendirnya sendiri..
Dan.. batuk atau pilek bisa jadi lama apabila bayi Anda terus berdekatan dengan orang-orang sekitar yang batuk pilek juga. Maka dari itu perlu juga penanganan yang baik agar bayi Anda cepat sembuh..
riri:
Berkaitan dengan kondisi bayi Anda, sepertinya alangkah baiknya apabila Anda konsultasi dan periksakan bayi Anda pada DSA, agar mendapat diagnosa yang tepat dan pemeriksaan yang seksama..
Semoga bayi Anda baik-baik saja..
Anak saya 3 tahun 11 bulan berat 16 kg tinggi 92 cm. 2(dua) tahun lalu tepatnya tahun 2007 berobat 6 bulan karena menurut dokter positif KP dan setelah tuntas banyak perubahan..tapi entah kenapa satu minggu terakhir ini tiba2 panas demam..n berlanjut batuk hanya pada malam hari saja..skrg belum kedokter soalx takut kalo harus di suruh berobat 6 bulan lagi..sejak lahir sampai saat ini anak saya tidak bisa tidur kalo tidak nyalakan Ac.mohon infox
dear tipsbayi,
daffa (1,5th, 10kg) sudah hampir 2 bulan ini batuk pilek, mucopect drop (1btl); mucopect sirup (2btl); ozen utk pilek (2btl), kemudian obt batuknya diganti mercotin, tp sampai sekarang batuknya belum sembuh jg. kalau malam kadang batuk, nafasnya suka kedengaran “grok grok’”. belum lama batuk saya tepuk2 punggunggnya, alhasil muntah mengeluarkan lendir. saya pribadi sih senang, krn dengan begitu dahaknya bs dikeluarkan. tp tep aja masih “grok grok” klu malam. DSA sudah bolak balik tp ga ada tindakan apapun, diagnosanya hanya ‘ketularan orang yang ada disekitar batpil, jd daffa ga sembuh2″. mengenai batuk itu ada macam2nya sy jg baru tau dr sini.
solusi: kalau malam dada dan punggungnya saya kasi v****s v***rub + minyak kayu putih. tp itu hanya meredakan batuknya bukan menyembuhkan. gmn dong… *bingung mode on
tq ya tipsbayi, ditunggu jawabannya.
hallo sebelum nya saya mau nanyain dulu anak saya waktu lahirnya di pakum awal ny tidak bisa nangis,tp setelah di inkubator bisa nangis kemudian anak saya di ponis punya penyakit gagal pernapasan dan harus menggunakan pentilator dan perawatan nya selama 5 hari.dan penyembuhan selama 3 minggu.dan sekarang anak saya umur nya dah 6 bulan tapi msih suka ada suara nya kaya semacem dahak,dan klo minum susu pun suka ada suara bunyi kaya yg sesak.tp saya periksa ke dr ternyata di tenggorokan nya bersih tidak ada dahak,apakah itu pengaruh dari alat,dan sampai kpn bisa hilang nya,dan sekarangpun kepala nya tidak bisa tegak malah jadi ga kuat apakah itu pengaruh alat juga?
fikri mom:
Bagus Anda mempertahankan pemberian ASI saja.. karena sebenarnya.. apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Memang untuk batuk berdahak pada bayi biasanya agak lama karena bayi belum bisa membuang dahak atau lendirnya sendiri..
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
anak saya usia 2,5 bln, tertular kakaknya yg sedang sakit batuk. Setiap beberapa jam sekali batuk “grok grok”, seperti ada dahaknya di tenggorokan. Saat ini sy tidak berani memberi obat apa-apa selain ASI saja.
mohon saran utk saat ini apa yg bisa dilakukan untuk meredakan batuknya dan dahaknya bisa keluar.
terimakasih sebelumnya
bunda Vi:
Anda jangan terlalu khawatir apalagi bayi Anda minum ASI-nya masih kuat.. Susui saja terus dengan ASI dan berikan istirahat yang cukup. Kurangi rangsangan bermain untuk sementara.
Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa mengeluarkan dahaknya sendiri. Bahkan muntahnya ini adalah sebab dari dahaknya yang mengganggu. Berikan saja kehangatan pada dada dan lehernya dengan minyak telon misalnya. Terlebih ketika ahir-ahir malam, sepertinya bayi Anda tidak kuat dengan cuaca dingin sehingga batuknya terpancing dengan cuaca dingin tersebut. Maka pertahankan kehangatan tubuhnya..
Posisi tidur miring baik sekali, dengan begini cairan, dahak atau apabila muntah bisa terbantu keluar tidak tertelan kembali. Untuk posisi tengkurap memang membuat hangat pada dada dan nyaman, akan tetapi Anda harus lebih hati-hati dengan sprey dan barang-barang di sekitar bayi Anda jangan sampai mengganggu menghalangi pernafasannya..
Imunisasi tidak mengapa diundur sampai sembuh dulu atau 1-2 minggu..
Anak saya 4 bulan 4 hari menderita batuk berdahak selama 4 hari ini. Tidak demam dan tidak flu. ASI masih kuat, kalau tidur anaknya jadi lebih suka miring atau tengkurap. Siang hari tidak terlalu parah batuknya, tapi bila malam hari sekitar jam 2-3 pagi sampai terpingkal-pingkal dan muntah. Kira-kira diagnosanya apa ya? Untuk home treatmentnya bagaimana? kebetulan harus sudah Imunisasi DPT yang kedua, tapi oleh dokternya diundur hingga batuknya sembuh… Apakah tidak apa2? terima kasih
Juliana:
Mudah-mudahan kondisi bayi Anda sekarang sudah sehat. Pada waktu itu ada kemungkinan bayi Anda terganggu dengan hidung yang mampet, jadi minum ASI-nya tidak nyaman. Tapi saran kami apabila memang bayi Anda sekarang menolak ASI, segeralah Anda bawa bayi Anda ke DSA. Semoga lekas sembuh..
Anak saya 8 bulan terkena radang tenggorokan, diikuti batuk pilek , susah sekali diteteki hhhm saya jadi bingung sekali padahal sebelumnya sangat teratur menyusu.
Wiwi:
Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..
Saran kami untuk sementara hidari saja dulu pencetus alerginya. Anda harus lebih teliti mencari penyebab alerginya. Kalau memang alergi susu, umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..
Mungkin saja bayi Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui bayi elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab..
Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi kemungkinan bayi Anda menderita alergi, diantaranya:
a. Usahakan untuk memberikan ASI selama 4 bulan hingga 6 bulan lebih lama. Langkah ini akan menambah kekebalan bayi terhadap zat yang menimbulkan alergi.
b. Hindari makanan tambahan sebelum si Kecil mencapai usia 6 bulan. Hal ini tentu berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif untuk meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.
c. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.
d. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?
e. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.
f. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.
g. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.
h. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana..
Semoga lekas sembuh..
Anakku berumur 5 bulan, bb 8,1 kg tb 68 cm. Dari usia 3 bulan kena batuk pilek, berobat ke dokter diberi antibiotik, pengencer dahak dan diuap, sembuh. Dua minggu kemudian batuk pilek lagi, pengobatan sama, sembuh. Tiga minggu kemudian batuk pilek lagi berobat dinyatakan alergi susu sapi (anakku minum asi + formula) dikasih antibiotik, puyer (ventolin+mucosolvan+trilac) dan susu diganti soya. Obat habis batuk pilek belum sembuh, kata DSA bisa jadi alergi debu, dikasih puyer (ventolin+meprosan). Batuk sepanjang hari tapi tidak sering dan keluar ingus terus. Kata DSA jika belum sembuh juga akan diberi pengobatan (saya lupa) yang diawasi dengan ketat sehingga anak harus dirawat. Apakah penanganan seperti ini sudah tepat atau ada alternatif lain? trimakasih.
ELLA:
Sebaiknya Anda tunda pemberian parasetamol sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat..
Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.
Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..
Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..
Apabila gumoh nasih dalam keadaan wajar yaitu cairan yang keluar tidak sebanyak yang masuk.., maka Anda tidak perlu khawatir..
Bila gumoh bayi Anda terlihat tidak wajar, sering dan banyak apalagi ada cairan kehijauan maka segera hubungi DSA..
bayiku berumur 5bln BBnya 6kg,sudah minggu kemarin demam, flu kemudian sembuh 2 hari trs batuk ,deman lagi sampai kadang muntah dan muntahan terakhir kadang berwarna….
kalo demamnya agak tinggi kadang sy beri parasetamol
saya bingung ,mohon bantuannya dan sarannya…!
Asty:
Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI (sufor) dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi memang agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..
Berikan selalu buah dan sayuran pada bayi Anda..
Ing:
Dari hasil pemeriksaan, memang benar anak Anda kemungkinan besar mempunyai batuk alergi. Alergi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..
Yang telah Anda lakukan sejauh ini bagus. Saran kami cari pencetus alergi dengan seksama, dari mulai makanan minuman, suhu, debu dan lainnya dan selanjutnya hidari saja pencetus alerginya.. Hindari tekanan atau suasana yang membuat anak Anda stress. Berikan ketenangan..
sufilda:
Apakah Anda tinggal di daerah dingin? Kalau jawabannya ya.. Ada kemungkinan bayi Anda Alergi atau tidak kuat dengan udara dingin. Anda jangan khawatir, berikan bayi Anda kehangatan lebih ketika malam atau ketika cuaca dingin..
Dok..anak saya Widian Apsari usia 9 bulan.
Sudah lima hari ini batuknya belum juga reda,palagi kalo menjelang tengah malam.
Dia tidak bisa tidur nyenyak selama sepuluh hari ini,karena sebelumnya badannya panas. Panasnya sudah agak reda,tapi batuknya itu yang belum juga sembuh.
Batuknya disertai dahak yang tidak mau juga keluar, Dokter sudah beri dia Mucopect drop untuk batuknya,dan Fasidol syrup untuk panasnya.
Mohon sekali pencerahannya,saya sangat sayang sekali dia.
Terimakasih.
dok..anak saya laki laki usia 7 tahun.
Sejak memasuki usia 3 tahun selalu diserang batuk dan pilek yang tak kunjung sembuh alias sering kumat.
Pengobatan yang sudah saya lakukan yaitu:
1.rontgen paru paru di dokter paru hasilnya normal
2.cek darah hasilnya alergi tapi alergi apa tidak disebutkan,tidak ada TBC
3.periksa tht hasilnya ada amandel
4.rontgen sinus hasilnya normal
Tindakan yang kita lakukan yaitu:
1.membersihkan debu,tidak memakai bedak,wewangian
2.jarang sekali jajan,kadang kadang saja karena kasihan si anak
3.tidak menggunakan ac lagi kalau tidur, tapi disekolahnya ada pakai ac
4.susu sudah diganti dengan susu soya
5.setiap hari konsumsi vitamin c
Sampai sekarang batuknya tak kunjung sembuh. Batuk yang menyerangnya adalah batuk kering. Saya bingung,pemeriksaan apalagi yang harus dilakukan buat anak saya. Anak saya sampai trauma kalau sudah masuk ke ruang dokter.
Mohon sekali bantuannya. terima kasih
bayi saya sekarang berusia 4 bulan, kadang ditengah malam terdengar batuk 2 – 3 kali sekali batuk, dan terjadi maksimal 2 kali dalam semalam, tapi kadang tidak terdengar, bahkan di siang hari pun tidak ada, apakah bayi saya batuk atau alergi atau…., mohon informasinya. terima kasih.
gigieh:
Memang.. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Kalau hanya batuk flu biasa, dengan memberikannya istirahat yang cukup dan ASI, insya Allah bayi Anda akan cepat sehat..
Hubungi kembali DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..
Apabila Anda akan memberikan obat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan DSA. Dan sebaiknya Anda jangan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda..
umi izzan:
Hmm.. obat untuk bayi diminum oleh ibunya.. Kami belum mendengar tuh umi.. Yang kami tahu justeru dengan memberikan bayi Anda ASI maka kekebalan tubuh bayi Anda akan bagus. Jadi saran kami dari pada nantinya harus mengobati dan Anda harus minum obat, mendingan Anda konsumsi makanan kaya gizi dan berikan terus saja ASI pada bayi Anda..
Dan sebaiknya Anda jangan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda..
Risti:
Mudah-mudahan kondisi bayi Anda sekarang sudah membaik.. Sebenarnya apabila memang bayi Anda hanya mengalami batuk flu biasa, maka Insya Allah dengan diberi ASI dan istirahat yang cukup maka dalam beberapa hari akan membaik. Lain halnya apabila DSA mempunyai diagnosa lain..
Obat batuknya mengandung parasetamol.. Mungkin ketika Anda periksakan bayi Anda ke DSA bayi Anda sedikit demam. Maka kami sarankan apabila memeriksakan bayi Anda ke DSA maka agar senantiasa menanyakan dengan seksama kegunaan dan keharusan meminum obat yang dokter berikan. Memang benar sebaiknya Anda jangan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda.
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..
saya punya anak bru umurnya 4 blan dan dia udah 4 hari batuk n bersing
pada hal udah tak bawa ke doktar n obat nya udah di minum tpi belm sembuh juga.obat apa yang sy harus beliu biar anak saya cepat sembuh
Tips ada ga obat yang di minum umi bila bayi sakit batuk pilek. Soalnya umi khawatir klo anak ga mau minum obat. Untuk jaga-jaga barangkali nanti anakku sakit…
makasih Tips.
baby saya umur 5 bulan besok tgl 10 maret… nah sekarang kena flu myb cz tertular dr anak yg sering maen ke rumah. karen alagi batuk pilek juga. nah batuknya itu berdahak… jadi kurang nafsu minumny cz hidung mampet…. mohon beri solusi… udah ke dokter dikasih obat yg dihalusin (digerus)…. tp trus aku minta syrup (ada paracetamolnya)…. gmn Baikny???? makasih
ira:
Sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter spesialis. Intinya semua dokter itu hampir sama.. Yang membedakan adalah faktor pendukung dokter tersebut. Maka kami sarankan agar Anda mencari dokter spesialis THT yang mempunyai peralatan lengkap, misalnya Anda bisa cari di rumah sakit..
Semoga bayi Anda lekas sembuh..
mamarara:
Yang sudah Anda lakukan sudah bagus.. Semoga bayi Anda sekarang sudah sehat..
Memang untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..
Untuk mengeluarkan dahaknya bisa dengan cara menengkurapkan ketika bayi Anda menangis. Atau menjemur bayi Anda seperti yang sudah Anda lakukan..
Untuk penggunaan obat-obatan sebaiknya Anda mengikuti petunjuk dokter..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Hubungi kembali DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI.. Semoga lekas sembuh..
anak saya batuk berdahak sudah 3 bulan ini. kita sudah bolak balik ke dokter tapi gk ada perubahan. anak saya juga demam berkepanjangan. antibiotik yang namanya Cesfan juga gk mempan. saya bingung harus gimana lagi. anak saya laki2 umur 17 bulan dengan berat bada hanya 9,5 kg. saya slalu nangis kalo memikirkannya. tolong dong gmn solusinya, kirim keemailku yah. tolong juga beritauh nama dokter anak terbaik dijakarta.
mlm, ank saya 5 bln.bb lhir 2,5 kg.pjng 47 cm .bb skrg 6,3 kg pnjg 6,5 cm..sudah 3 hr ini batuk, tp badan tidak panas,,pling banyak dahak ny kl bangun tidur sbuh/ pgi..sy kasian liat si kecil batuk2..dahak sudah di mulutnya, malah di telan kembali.maklum blm bsa meludah..ngimana dahaknya bisa berkurang, kalo di telan terus..?yg bisa sy lakukan hanya memberikan ASI, air putih hangat, dan di jemur pagi hari..ngimana cara nya biar dahak bisa keluar/ batuk sembuh tanpa harus ke dokter..takut d beri antibiotik..TQ
indah tri kurnianingsih:
Batuk disertai dengan napas berbunyi saat bayi Anda menghembuskan napas merupakan tanda saluran napas bagian bawah mengalami inflamasi. Ada juga kemungkinan, pada bayi yang masih kecil, saluran napas bagian bawah terhalang oleh benda asing atau lendir..
Ada kemungkinan bayi Anda muntah karena lendirnya, atau memang bayi Anda memang mual karena terlalu banyak lendir mengalir ke dalam perut bayi Anda.
Sebaiknya ketika Anda datang ke DSA, Anda menanyakan tentang diagnosa dokter, tentang obat yang diberikan dan bagaimana detail penanganannya..
Berikan terus ASI dan istirahat yang cukup, apabila memang terlihat seperti kesulitan dalam bernafas, bibir dan sekitaran wajah membiru segera hubungi DSA kembali..
Semoga lekas sembuh..
santy andriany:
Kondisi tubuh bayi yang kurang sehat bisa membuat bayi kesulitan mengisap dengan baik, sehingga ASI yang didapat sedikit. Akhirnya bayi jadi capek atau frustrasi, dan menolak menyusu.
Apabila Bayi Anda hidungnya masih tersumbat (karena pilek) juga salah satu alasannya kenapa bayi Anda menolak ASI. Atau Bayi bisa saja bayi Anda mengantuk karena terpengaruh efek obat-obatan.
Tetapi yang jelas, teruslah berusaha, dan tenangkan diri Anda karena ibu yang gelisah juga akan mempengaruhi bayinya, mungkin baik juga mengajak bayi Anda bermain-main dulu.
Apabila dalam beberapa hari bayi Anda tidak menunjukan perkembangan atau tidak mau minum ASI, ada baiknya Anda datang lagi ke DSA.. Semoga lekas sembuh..
anak saya sering batu pilek, bahkan kemarin batukny boleh dikatakan parah sampai nafasnya bunyi kaya sulingan. sudah saya bawa ke dokter tapi setiap kali minum obat muntah apa penyebabnya dan cara penanganannya …amin
anak saya berumur 1 bulan 1 minggu udah lima hari ini anak saya terserang batuk filek,saya udah pergi ke DSA lalu diberi obat alco buat fileknya,breathy tetes hidung dan mucopect untuk batuknya….batuk fileknyasudah mulai berkurang,tapi masalahnya sekarng bayiku tidak mau minum susu ASI padahak biasanya seharian bayiku kuat mimi tanpa berhenti…….kira-kira apa ya penyebabnya?apa saya harus ke DSA nya lgi untuk memeriksakan kembali anak saya?
Yana:
Tidak bisa tidur karena batuk terus? Efek samping antibiotik biasanya kalau tidak alergi atau efek jangka panjang. Namun, bukan berarti obat-obat tersebut tidak boleh dikonsumsi, karena manfaatnya justru ada bila digunakan dengan indikasi yang benar.
Anda susui ASI saja dan berikan istirahat yang cukup pada siang hari sebagai pengganti kurang tidur pada malam hari.. Adapaun untuk pemberian obat, ikuti petunjuk dokter Anda.. Biasanya untuk antibiotik harus dihabiskan.. Apabila terlihat ada efek seperti alergi maka secepatnya hubungi DSA kembali..
Dok, saya mau tanya, anak saya (10 bulan) awalnya hanya batuk berdahak yang disertai muntah dan diare,, saya bawa ke dokter umum, diberi obat batuk (mucera ambroxol) dan antibiotik,, tapi setelah obat dan antibiotiknya diminum anak saya malah tidak bisa tidur sampai jam 12 malam,, pdahal aktivitasnya seperti biasa ( biasanya sehari bisa tidur sampe 3x),, Apakah itu pengaruh dari antibiotiknya??
sari:
Berapa bulan usia bayi Anda? Sepertinya bayi belum bisa berbohong lho..
Bohongan gimana ya..? Pelan..? Sepertinya bayi Anda kurang nyaman karena udaranya atau agak gatal tenggorokannya karena ada cairan.. jadi batuknya kecil seperti bohongan..
Jauhkan dari ruangan tempat merokok, anggota keluarga perokok apabila akan menggendong bayi Anda hendaknya mengganti baju terlebih dahulu, karena terkadang asap rokok masih nempel pada baju. Sementara bayi sangat sensitif sekali. Terkadang dia akan merasakan bau atau asapnya dan akan mengganggu..
dok,saya mau tanya,,,,, kenapa anak saya batuknya kaya batuk bohongan?itu di sebabkan karena apa ya dok?
suyanti:
Anadex adalah untuk meringankan gejala – gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin – bersin yang disertai batuk.
Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri.. Itulah yang menyebabkan bayi Anda muntah.. Karena dahaknya sangat mengganggu. Insya Allah tidak berbahaya, hubungi kembali DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..
dok, saya mau tanya..anak saya umur 19 bulan n saat ini sedang batu,pilek..kalau batuk sering nangis n sambil pegang tenggorakannya..n waktu batuk pun disertai muntah sehingga asupan makanan n susu tidak bisa terserap dengan normal di karenakan sewaktu diberikan pasti muntah…tolong sarannya dok…saya sudah ke DSA tapi di kasih obat puyer n anadex…
Fuji Haryadi:
Susui terus dengan ASI, bayi yang mendapat ASI saja hingga 6 bulan, tanpa tambahan asupan apa pun, terbukti lebih jarang terserang flu dan penyakit infeksi lain. ASI, seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. Susui bayi Anda sampai usia 2 atau 2,5 tahun..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 4-7 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI apabila dalam waktu 5 hari belum ada perkembangan ada baiknya Anda hubungi DSA..
ion, lailatul masyrifah:
Mudah-mudahan batuk bayi Anda sudah sembuh.. Mohon maaf balasannya agak telat karena ada sedikit gangguan teknis..
Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..Insya Allah tidak berbahaya, hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..
nastangie:
Tidak rewel dan BB naik terus pertanda baik. Apakah Anda tinggal didaerah dingin? Sepertinya bayi Anda sensitif terhadap cuaca dingin, sehingga hidungnya akan seperti itu bila malam dan pagi atau ketika cuaca dingin. Solusinya, ciptakan selalu suasana sekitar bayi Anda hangat, jemurlah bayi Anda pagi hari bila hari cerah
Untuk diagnosa yang tepat, kami sarankan agar Anda membawa bayi Anda ke DSA..
Anakku umur 6 bulan, sudah 3 hari ini batuk, ada lendirnya di sekitar hidung dan tenggorokkan. Tapi yang saya heran sewaktu tidur tidak disertai batuk, batuknya timbul setelah dia tidak sedang tidur baik malam maupun siang hari. Dulu sudah pernah diobati sekitar 1 bulan yang lalu, tp 3 hari ini sepertinya kambuh lagi. Giaman ya dok>
Assalamu’alaikum… Anak sy usia 4 bln, udh 3 hari batuk, seperti ada dahaknya, tapi tidak pilek, dan badanya juga tidak terlalu demam, terkadang suhu badannya hangat tp cuma sebentar trus normal lagi. Bagaimana cara mengatasinya? Apakah itu termasuk batuk yg berbahaya? Wass…
bayiku udah lebih seminggu batu berkahak… trus di kasih dokter obat + antibiotik, cuman oabtnya aja yang ku kasih minum, antibiotiknya ga, abisnya berbentuk puyer (yg dah pasti pahit), takutnya si bayi ga mau makan n minum lgi, gimana solusinya? txs
Dear,Tipsbayi
bayi saya umur 2.5 bln berat krg lbh 5 kg. klo malam dan pagi hidungnya seperti tersumbat kaya pilek dan sudah berlangsung lama.pernah saya beri transflumin tapi sepertinya ga efek. bayi saya tidak rewel kalau tidur juga nyenyak. BB jg naik terus Apakah batuk alerqi atau apa?Transflumin aman dipakai bayi umur berapa?
Maria:
Berat badannya bayi Anda ideal dengan usianya, apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI atau sufor, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Pemberian air putih ini merupakan insting langsung para orang tua untuk menghindari dehidrasi dan biasanya bayi suka sekali, tetapi terlalu banyak air dapat menganggu keseimbangan cairan dalam tubuh bayi. Susu (terutamaASI) merupakan cairan yang terbaik untuk tetap menjaga bayi yang belum banyak memakan makanan padat dari ancaman dehidrasi, bahkan untuk bayi dibawah 6 bulan jangan dberi minum air putih, meskipun anak Anda 7 bulan ada baiknya bayi Anda jangan diberi terlalu banyak air putih dulu, cukup diberikan untuk mendorong makanan saja, perbanyaklah ASI atau sufor..
Hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali maka atau ASI/ sufor..
Bayi saya sekarang berumur 7 bulan 2 minggu dengan berat badan 8.35 kg. Sudah 3 hari batuk pilek dengan suhu badan 36 c, dan yg jadi permasalahannya bayi saya selama sakit pada siang hari tidak mau mengkonsumsi susu dan hanya mau diberi air putih saja tetapi nafsu makannya tidak bermasalah. yg jadi pertanyaan saya apakah tidak maslah jika saya hanya memberikan air putih saja (sebagai informasi bayi saya mengkonsumsi susu formula dan smpai saat ini selama sakit belum saya baya ke DSA)
marsela dian novita:
Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..
Lebih baik Anda mengusahakan agar daya tahan tubuhnya membaik, agar tidak mudah sakit… Salah satunya adalah berikan ASI sampai bayi Anda berumur 2 sampai 2,5 tahun..
Semoga lekas sembuh..
Anonymous:
Bayi Anda termasuk gemuk, sepertinya nafsu makan (minum susunya bagus) jadi bayi Anda sehat-sehat saja. Biasanya jika flu atau demam nafsu makan akan berkurang.., maka lendir ini bisa saja lendir sisa persalinan.., tapi apabila bayi Anda lendirnya bertambah maka memang kemungkinan lendir dahak..
Salah satu caranya bayi Anda bisa dilatih tengkurap agar reaknya keluar secara alami, selain itu juga banyak keuntungan tengkurap, lengkapnya silahkan kunjungi link berikut :
http://www.tipsbayi.com/index.php/waktunya-tengkurap
Cara lain bisa dengan meyedot lendirnya, ada juga dengan terapi uap..
Bayi Anda harus selalu mendapatkan ASI berikan istirahat yang cukup..
Kami juga sarankan Anda membawa bayi Anda ke DSA agar mendapatkan diagnosa yang tepat apakah flu atau elergi..
saya mempunyai anak kembar dan sekarang sedang batuk.bagaimana caranya mengatasi batuknya karena mereka batuk berdahak, umur anak saya 6 bulan dengan berat badan 6700gr.
Bayi saya brumur 3 bulan dan berat badannya 7kg sejak umur 1 bulan hinga sekarag flu anak saya gak hilag2 n hidungnya seperti banyak ingus.. Bagaimana solusinya.. Apakah ada pengobatan alternatif?
firman:
Anda jangan khawatir susui saja terus dengan ASI, jangan memberhentikan pemberian ASI dengan alasa takut tertular batuk dari ibunya. Karena ASI tidak menularkan penyakit, hanya ketika ibunya menyusui pakailah masker, perbanyak istirahat, jaga kebersihan kamar dari debu..
Bagaimana Solusinya mengatasi bayi yang umurnya dibawah 1 bulan mengalami batuk serta bersin2 krn ketularan sm ibunya? tetapi bayi tersebut tdk panas tdrnya sih agak keganggu dgn batuknya itu. sy minta tolong cari solusinya?
endro:
Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..
Sebaiknya Anda jangan terlalu mudah memberikan obat-obatan kimiawi kepada anak. Jika dokter memberikan obat-obatan, tanyakan apa sebenarnya penyakit anak Anda dan apakah memang pemberian obat tsb benar-benar perlu? Lebih baik Anda mengusahakan agar daya tahan tubuhnya membaik, agar tidak mudah sakit… Salah satunya adalah berikan ASI sampai bayi Anda berumur 2 sampai 2,5 tahun..
Semoga lekas sembuh..
anak saya berumur 3,5 bulan, sudah ada 1 mgg ini terkena batuk berdahak. intensitasnya memang tdk terlalu sering sih, cuma kasian. sudah 2 kali sy bawa ke dokter yang berbeda, dr dokter yg pertama si bayi dikasih obat,.. namun tdk kunjung reda jg, kmudian dr dokter yg kedua malah ibunya yg dikasih obat, dan si bayi tidak,…
dan dr 2 dokter tsb sampai saat ini msh blm sembuh jg,.. gmn baiknya sekarng ya?
ummu muadz:
Sudahkah bayi Anda diperiksakan DSA? Apakah dokter memberikan diagnosa bahwa bayi Anda mengidap batuk elergi? Adakah sejarah keluarga yang mempunyai batuk elergi?
Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., tetapi apabila bayi dan anak Anda mengidap batuk elergi ini agak lain…, karena Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).., apalagi ada sejarah elergi pada keluarga ini memungkinkan anak Anda mempunyai batuk elergi..
Untuk tes apakah bayi Anda elergi, bisa dengan cara mencari penyebab atau pemicu elergi. Cara yang dianggap paling murah dan sederhana yang dapat memastikan penyebab alergi adalah dengan cara eliminasi terbuka sederhana. Bila timbul keluhan dicatat penyebab alergi terbut, meskipun alergi terhadap jenis makanan tertentu tidak berlangsung seterusnya..
Selain Anda bisa menyelidiki dan mencari pemicu elerginya, Anda juga bisa konsultasi dengan dokter..
Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi anak Anda menderita alergi, diantaranya:
a. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.
b. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?
c. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.
d. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.
e. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.
f. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana.
terima kasih byk atas tipsnya,anakku dah 3 tapi msh bingung kalo ada yg sakit,ada nggak tes untuk tahu bayi alergi thdp apa soalnya bayiku 6 bulan diduga alergi krn batuk pilek 1,5 bulan blm sembuh.
khusnul khotimah :
Apakah Anda masih memberikan ASI..? Sebaiknya Anda tetap memberikan ASI sampai bayi Anda berusia 2 atau 2,5 tahun agar sistem imun bayi Anda lebih bagus..
Efek flu terlalu lama, karena nafsu makan bayi Anda akan terganggu maka asupan kebutuhan tubuh terhambat maka akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan tubuhnya..
Pemberian makanan penuh gizi dengan teratur sesuai jadwal itu salah satu cara pencegahan, untuk pemberian vitamin sebaiknya Anda konsultasikan dan periksakan dahulu dengan DSA atau ahli gizi, karena setiap bayi akan berbeda kebutuhan jenis vitamin yang diperlukannya..
dear tips bayi..
anak saya 11 bulan, sudah 2 kali dalam bulan ini ke DSA, menurut dia anak saya cuma batuk pilek biasa, tapi udah satu bulan ini flu nya blum sembuh juga, padahal obat sudah habis. saya udah melaksanakan saran dari DSA bahwa anak saya sensitif terhadap bulu2(boneka, carpet etc) dan sudah saya jauhkan dari anak saya. tapi anak saya blm sembuh juga…
apakah bahaya kalo flu terlalu lama? ada efek samping nya apa? batuk anak saya sudah berkurang. dan nafsu makannya cukup. untuk mengatasi pilek sementara ini sy kasih vitamin +buah. sy minta saran nya… makasih
rizqi :
Yang telah Anda lakukan sudah tepat.., memang benar janganlah kita serampangan memberikan antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.
Ada baiknya Anda periksakan bayi Anda kepada DSA agar diketahui penyebab batuknya. Selanjutnya apabila DSA memberikan obat maka Anda bisa tanyakan sejauhmana pengaruh obat yang diberikan pada bayi Anda..
Biasanya antibiotik diberikan apabila ada peradangan..
dear tips bayi,
anak saya 14 bulan, kalau batuk sampe memuntahkan susu yg diminumnya. batuknya hanya pada waktu tidur, tiba2 seperti seperti kesedak, padahal jeda waktu minum susunya sudah lebih dr 1 jam. batuknya sudah sekitar 2 minggu. sudah diberi bisolvon, memang batuknya berkurang tetapi lebih dr satu minggu tdk sembuh total. badannya tidak panas, dan nafsu makan tetap ada. bantal sudah saya tinggikan, dadanya juga saya beri minyak telon supaya hangat. saya coba tidak pakai AC juga tetap batuk, saya coba meminimalkan debu dlm kamar dg sering2 membersihkan bantal, sprei, selimut. bagaimana cara mengatasinya? saya agak enggan ke dokter karena takut sedikit2 diberi antibiotik, padahal tidak perlu. bagaimana saya bisa tahu dia perlu/ tidak diberi antibiotik ya?
terimakasih
bunda arfan :
Mudah-mudahan pada saat ini bayi Anda sudah sembuh dari batuknya.. , kami sarankan Anda untuk selalu menjaga makanan yang dikonsumsi bayi Anda, banyaklah memberikan ASI, berikan istirahat yang cukup, perhatikan suhu dan kebersihan ruangan bayi Anda..
Memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri.., sementara kitapun kesulitan mengeluarkannya..
Bisa saja terlihat sulit bernafas karena dahaknya sedikit menghalangi jalannya nafas bayi Anda.., Anda jangan terlalu khawatir..
Mudah-mudahan bayi Anda lekas sembuh.
Dear tips bayi,
anak kami berumur 8 bulan mengalami batuk stlh dbawa k DSA diberitau bhw jenis batuk yg diderita anak kami adalah berdahak shg DSA menyarankan agar anak kami diuap, bayi kami sdh di uap 4x dan periksa bolak balik k DSA sbnyk 3x, sdh 1mggu anak kami menderita batuk tapi blm jg smbh, terus terang kami sbgai ortu nya sangat khawatir apabila meliat anak kami batuk krn seperti yg sulit bernapas, mungkin dari pihak tips bayi bisa memberikan saran atau anjuran yg harus kami lakukan thdp anak kami agar anak kami bisa sembuh…..terima kasih
rida :
Perkuatlah sistem imun anak Anda dengan banyak mengkonsumsi buah-uahan dan susu.., perhatikan juga pemicu batuk anak Anda apakah dari makanan, debu atau cuaca apabila Anda sudah mengetahuinya maka Anda bisa berusaha mengatasinya..
Untuk mengatasi anak yang susah makan atau kurang nafsu makan..
* Menetapkan jadwal waktu makan bagi anak Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan anak Anda.
* Selain memberikan jadwal waktu makan bagianak Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai anak Anda.
* Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.
* Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan anak Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda..
* Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya ..
* Anda juga bisa mencoba untuk memberikan kesempatan pada anak Anda untuk melatih makan dan minum sendiri dengan bimbingan Anda, berantakan tidak apa-apa..
saya mau tanya,anak saya sudah berusia 3 thn dan sering batuk. biasanya batuk berdahak dan karena tak bisa membuang dahak jadi sesak. anak saya kurang nafsu makannya sehingga berat badannya masih 12 kg terus tapi tak saya biarkan juga makan jajan soalnya jika sudah jajan biasanya batuknya kambuh. bagaimana ya mengatasi anak agar tak sering batuk dan nafsu makannya bertambah. saya khawatir penyakit batuknya jadi semakin parah. Terimakasih…..
yeni :
Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., tetapi apabila bayi dan anak Anda mengidap batuk elergi ini agak lain…, karena Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).., apalagi ada sejarah elergi pada keluarga ini memungkinkan anak Anda mempunyai batuk elergi..
Akan tetapi mungkin saja bayi Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui bayi elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab..
Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah untuk mengurangi kemungkinan bayi Anda menderita alergi, Anda bisa melihat jawaban kami untuk sdri. Yuni diatas..
deky :
Apakah dokter Anda memberikan laporan diagnosa untuk batuk bayi Anda?
Pemberian antibiotik bila sudah dilakukan dan ternyata tidak ada respon seharusnya ada TINDAKAN berkelanjutan, batuk lama ada macam2 kemungkinannya, maka sebaiknya Anda hubungi kembali DSA Anda agar bayi Anda mendapatkan pemeriksaan yang akurat..
JANGAN asal dan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda, berikan ASI..
Semoga lekas sembuh..
mommy byan :
Lahkah penanganan yang Anda lakukan sudah benar, tinggal pastikan saja bayi Anda harus selalu mendapatkan ASI berikan istirahat yang cukup, hubungi DSA apabila selama 3 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..
Semoga lekas sembuh..
dear tips bayi
aq punya anak umurnya 2tahun 6 bulan dan 9 bulan , sekarang mereka brdua lagi sakit batuk dan flu dan sudah berobat ke DSA malahan anak saya yang besar sudah berobat 2 kali tapi koq ga sembuh2 ya?
kata dokternya sih kemungkinan disebabkan alergi. memang sih dalam sebulan belakangan di jambi lagi kena kabut asap apa itu ada pengaruhnya ya?
apa batuk dan flu anak saya bisa hilang dengan sendirinya?
o ya anak saya gak ada yang minum asi sampai 6 bulan, paling lama hanya sampai 4 bulan itupun karna mereka sendiri yang menolak waktu di beri asi.
saya juga mengidap alergi terhadap udara, apa penyakit saya menurun pada anak saya ya?
maaf klau pertanyaannya banyak, tapi tolong di jawab semua ya….
Hi tips bayi….
anak saya umur 8bln, terkena batuk, pilek, demam, muntah (demam kambuhan dan muntah sesekali), batuknya agak berat, apabila batuk muka nya sampai merah… dan sudah berjalan 2 minggu lebih, saya sudah 2x bawa ke dokter specialist di RS C*****, tapi tak kunjung sembuh, terakhir diberikan antibiotik..
ada tips tertentu? atau obat yang bisa membantu?
dear tips bayi,,,
anakku umur 4 bln dari td mlm batuk, suara batuknya serak seperti org dewasa yg terkena radang tenggorokkan gtu, tidak disertai pilek… n dirmhpun tdk ada yg sdang trkena flu, hanya demam skitar 37 drjat, sedang sy usahakan utk tdk diberikan obat.. hanya berendam n dikompres air hangat seperti beberapa artikel yg pnah sy baca.. sejak kmarinpun sprti ogah2an klo diberikan susu… ada yg bs bantu??
Yuhan :
Untuk membantu mengeluarkan ingus pada bayi, Anda bisa menggunakan alat sedot atau pipet. Memang seringkali banyak orang tua menyedot ingus anaknya dengan mulutnya. Ini tidak diperbolehkan, karena selain akan memindahkan
kuman ini berbahaya karena sedotannya mungkin akan terlalu kuat hingga menggangu bayi itu sendiri. Penggunaan pipet juga harus sesuai aturan dan kebutuhan, dan apabila belum berhasil juga, jangan dipaksakan. Takutnya, pembuluh darah besar pecah dan terjadi mimisan. Lebih baik segera dibawa ke DSA
Bisa juga dengan obat pengencer lendir, sehingga ingus mudah dikeluarkan.
Atau dengan banyak minum, untuk bayi banyak berikan ASI.
yuni :
Dilihat dari berat badan, anak Anda sehat apalagi anak Anda lincah..
Bisa saja anak Anda elergi, Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..yang terbukti Andapun alergi..
Mungkin saja anak Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui anak elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab..
Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi anak Anda menderita alergi, diantaranya:
a. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.
b. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?
c. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.
d. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.
e. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.
f. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana.
Dear tipsbayi..
Sebenarx boleh tidak saat bayi kita sedang flu,kita menghisap ingus yg ada untuk membuat nafasx tdk trganggu???
anak saya 3 tahun 3 bulan, kalo malam kadang batuk, kadang bersuara tapi kadang tidak. kalo siang suka sehat2 saja. berat badannya 16,5 kg, lincah. pernah ke dokter tapi dinyatakan tidak apa-apa, napasnya bagus. tidak diberi obat, hanya menyatakan alergi, dan saya pun alergi. tapi kekhawatiran suka ada kalau batuk datang, kira2 bagaimana cara mengatasinya/mengobatinya
Nina :
Salam kenal kembali..
Yang perlu diketahui, flu pada bayi tidak jauh berbeda dengan flu pada orang dewasa. Bayi akan mengalami gejala-gejala seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, kadang disertai demam juga kemerahan di sekitar hidung dan mata. Si kecil jadi acap rewel dan susah tidur. Wajar bila orangtua jadi khawatir.
Susui terus dengan ASI, bayi yang mendapat ASI saja hingga 6 bulan, tanpa tambahan asupan apa pun, terbukti lebih jarang terserang flu dan penyakit infeksi lain. ASI, seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.
Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 4-7 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI apabila dalam waktu 3 hari belum ada perkembangan ada baiknya Anda hubungi DSA..
Salam kenal, sy br saja menjadi ibu,bayi saya baru berusia 1minggu. Saat ini bayi saya teserang flu dan demam,mohon solusi dari teman-teman.trims
ferdy :
Apakah memang ASI nya dan nafsu makannya kurang? Kurang asupan gizi pada ibu tidak akan mempengaruhi pada rasa ASI tetapi pada produktifitas ASI, ngisap jempol bisa menandakan bayi lapar atau juga kebiasaan bayi yang ketagihan enaknya ngisap jempol.., jelas ngisap jempol akan sedikit mengganggu pada nafsu makannya.., akan tetapi Anda jangan terlalu khawatir apabila ngisap jempolnya bisa dialihkan pada ngisap ASI atau dot susu..
Solusi.., Kalau alasannya ASI kurang maka dengan seringnya kita berikan ASI kepada bayi secara alami akan lebih meransang produktifitas ASI, sehingga ASI bisa berlimpah lho..
, dan tenangkan pikiran Anda jangan sampai ada anggapan atau hilang kepercayaan diri bahwa ASI tidak akan cukup..karena ini akan berpengaruh juga pada produktifitas ASI.., buat jadwal makan yang baik dan berikan makanan penuh gizi dengan berfariasi..
bayi saya umur 8 bulan ,susah sekali ASI nya maunya isap jempol terus, apakah ni berdampak serius pada nafsu makannya..?
apa mungkin faktor ASInya yang kurang atau kurang asupan gizi buat si ibu sehingga berpengaruh pada rasa ASI nya?
mohon petunjuknya.
trim’s
eka :
Untuk bayi yang terkena batuk pilek sebaiknya jangan kurang memberikan ASI, berikan terus ASI, apabila masih senang menyusu.. Anda jangan terlalu khawatir.., apabila tidak mau menyusu dan tidak ada perkembangan membaik maka sebaiknya Anda hubungi DSA kembali..
Untuk posisi tidur coba dengan posisi miring.., sabar semoga lekas sembuh..
bayi saya umur 4 bln. dah 2 minggu ini kena batuk pilek gmn ya, dah dikasih cairah pengencer tp belum sembuh jg. ada g obat yang lebih efektif atau alami di sedot juga udah. sekarang jd susah tidur cos nafasnya tersumbat.gmn ya mohon bantuannya…trims
ferdy :
Yang pasti waktu tidur bayi Anda akan terganggu, stabilitas emosi bayi Anda pun akan kurang baik karena terlalu sering terganggu dalam suasana yang seharusnya lelap dan tenang.., maka kondisi kesehatanpun sedikit banyak akan terganggu juga
Sebaiknya Anda hubungi DSA agar diketahui diagnosa yang tepat, apakah elergi atau batuk biasa..
menyambung pertanyaan saya tempo hari , tentang batuk anak saya yang terjadi malam dan menjelang pagi, apakah bila terjadi terus menerus bisa berdampak buruk bagi kesehatan???
indah, arlen :
Lendir ini bisa saja lendir sisa persalinan.., tapi apabila melihat kasusnya setelah pulang bayi Anda lendirnya bertambah maka memang kemungkinan lendir dahak..
Obat-obat itu selama diberikan sesuai dengan resep dokter boleh saja, perlu diperhatikan juga bahwa kita jangan serampangan memberikan obat-obatan pada bayi kita apabila dokter memberikan resep obat tanyakan dengan teliti apakah harus sekali kita berikan obat ini pada bayi Anda, berikan terus ASI pada bayi Anda karena ASI mengandung imun yang bagus makanan yang kaya gizi dan vitamin jelas lebih amanuntuk bayi Anda, inilah PENCEGAHAN yang baik dan ALTERNATIF yang tepat… sekali lagi ASI..
arlen :
Bisa jadi karena dahaknya maka susah bernafas, untuk kasus seperti ini hendaknya segera Anda hubungi DSA, kalau bisa tidur bayi Anda sedikit miring agar gumohnya tidak tertelan kembali..
Kalau menggeliat memang biasanya mukanya akan merah itu tidak mengapa, tetapi untuk sesaknya Anda harus konsultasikan dengan DSA..
Mohon pencerahannya,
Anak sy baru b’usia 16Hari berat nya 32.05 gr (asi exklusive), stelah pulang dr RS lendir ny bertambah bnyk dan m’mbuat nafas nya berbunyi ketika tidur. terkadang bayi sy terganggu sekali dg lendir ini, sehingga membuat dia gumoh/muntah sehabis minum susu (kadang lendir ikut keluar). pd hari ini, baby sy disertai batuk ringan (durasi selang batuk 10 menit) sy konsult lg ke DSA sy, dan dikasih resep Mucopect (u/batuk) & Alco (u/pilek). yg sy tanyakan apakan obat2 ini aman diberikan ps bayi sy?? dan apakah ada pencegahan / alternatif lainnya?? Thanks.
saya baru menjadi seorang ibu, anak saya berusia 1 bulan, sudah 5 hari ini dia batuk dan seperti susah bernafas karena kaya ada dahak ditenggorokannya, kalo tidur kadang bunyi grok grok dan jadi sering gumoh kalau dia menggeliat atau batuk. dan disela sela tidurnya dia jadi sering menggeliat sampai mukanya merah.
mohon solusinya, kira2 bayi saya kenapa? soalnya saya jadi bingung dan panik
ferdy :
Hal ini bisa disebabkan oleh udara dingin, debu atau bau yang menyengat. Apakahbayi Anda biasa ngedot susu sebelum dan sambil tidur? Atau tidur dikamar ber AC?
Ini akan menjadi perangsang timbulnya batuk tersebut, hal ini disebabkan bulu bulu halus di salutan alveoli (CMIIW) memproduksi lendir/slam yang berlebihan karena dirangsang oleh udara dingin, debu dll. Karena posisi bayi Anda sedang tidur maka lendir ini akan menumpuk dan bila semakin banyak akan bergerak naik sehingga menyebabkan batuk.
Solusi.., usahakan bila tidurnya pakai AC, gunakan temp yang tdak terlalu dingin.(25-26 derajat C), usahakan bayi Anda tidur dalam posisi miring, jangan terlentang, ini akan menolong mengurangi batuk.
Yang terakhir untuk mengetahui diagnosa yang tepat ada baiknya Anda konsultasi dengan DSA, semoga lekas sembuh..
bayi saya berusia 7 bulan, setiap tengah malam dan menjelang pagi ketika dia tidur dia sering batuk-batuk, padahal setelah dia bangun batuknya hilang. batuknya hanya pada malam dan menjelagn pagi saja..
mohon solusinya, apakah ini semacam penyakit atau bukan…
terima kasih
yuditea :
Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..
Mungkin saja bayi Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui bayi elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab..
Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi kemungkinan bayi Anda menderita alergi, diantaranya:
a. Usahakan untuk memberikan ASI selama 4 bulan hingga 6 bulan lebih lama. Langkah ini akan menambah kekebalan bayi terhadap zat yang menimbulkan alergi.
b. Hindari makanan tambahan sebelum si Kecil mencapai usia 6 bulan. Hal ini tentu berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif untuk meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.
c. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.
d. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?
e. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.
f. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.
g. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.
h. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana.
bayi saya berusia 7 bulan 3 minggu, beratnya 8kg sekarang terserang batuk berdahak. awalnya karena datang ke rumah soudara yang baru selesai renovasi, banyak udara dan mungkin ada debu juga. besoknya makan es wall`s sorenya batuk2 ringan, 1 minggu kemudian batuknya mulai berdahak. ini sudah 2x terjadi, pertama waktu dia usia 5,5 bulan saat itu rumah sedang direhap dan banyak debu.
yang saya mau tanyakan apa ada kemungkinan anak saya alergi, karena orang tua saya alergi ikan (tapi berbeda nich alerginya). ada tidak tes untuk memastikan seseorang mengindap alergi sesuatu atau tidak? oya anak saya bersinnya biasa saja pagi hari atau saat udara dingin.
mohon jawabannya agar bisa menjadi penenang dari kerisauan saya ini. terimakasih.
Dewi :
Wa’alaikum salam
Bila bayi Anda memang tersedak, Anda gendong posisi berdirikan sambil menepuk-nepuk ringan tengkuk atau punggung bayi Anda seraya ditenangkan..
Tapi untuk diagnosa batuk yang paling tepat adalah membawa bayi Anda ke DSA, agar Anda bisa mendapatkan keterangan yang akurat karena bayi Anda akan diperiksa..
Semoga bayi Anda lekas sembuh..
Assalamualaikum..
Anak saya umur 3,5 bln. Sudah semingguan ini sering batuk, bahkan pernah ada suara denyitan waktu batuk. Anak saya tetap aktif dan tidak panas. Anak saya batuknya hanya waktu tidur (pagi, siang ataupun malam), baik tidur di tempat tidur ataupun tidur dengan digendong. Yang saya bingung, kok batuknya hanya saat tidur. Sebenarnya anak saya batuk atau batuknya itu karena dia tersedak air liurnya? Saat ini air liurnya cukup sering keluar, tapi tidak terlalu banyak. Saat batuk/tersedak, wajahnya kemerahan sampe membuat saya panik. Yg saya tanyakan, sebenernya anak saya terkena batuk atau tersedak? Trus, apa yg harus saya lakukan saat dia batuk/tersedak?
Terima kasih..
Wassalamualaikum..
Munawar :
Sama-sama..
mudah-mudahan ebook-nya bermanfaat untuk Anda sekeluarga dan tunggu saja ebook yang lainnya..
Sebenarnya banyak berkeringat merupakan pertanda baik karena berarti kelenjar keringat berfungsi sempurna. Pengeluaran keringat merupakan proses sekresi atau pembuangan sisa-sisa garam dan juga racun dari dalam tubuh.
Seberapa banyak pun keringat bayi yang keluar sebenarnya normal saja sepanjang bayi tidak terganggu oleh keringatnya. Masih dikatakan wajar bila bayi tidak rewel, selera makannya / nyusunya tetap oke, porsi tidurnya cukup, dan pertumbuhannya tidak terganggu…
Keringat perlu diwaspadai sebagai pertanda gangguan kesehatan jika dibarengi dengan keluhan lain semisal mendadak rewel, tak mau makan/minum/menyusu, susah tidur, lemah, dan sebagainya.
mirzan :
Bila memang benar bayi Anda suhu tubuhnya 38 derajat celcius berarti demam.., itu biasanya salah satu tanda dari peradangan..
Solusinya.. susui terus bayi Anda dengan ASI karena flu atau batuk tidak menular melalui ASI hanya ibu perlu pakai masker hidung bila menyusui, apabila memang DSA memberikan obat maka minumlah obat sesuai dosis..
Tenangkan bayi Anda dengan memberikan cukup istirahat, jaga kesehatan ibu dengan cara beri nutrisi yang baik serta istirahat yang cukup.., ibu tidur bila bayi Anda tidur..
Semoga lekas sembuh..
trimakasih yang sebesar2nya atas ebook 12 bulan nya, dan ebook batita cerdas, semoga tips bayi bisa dan terus mengeluarkan ebook2 yang lain yang bisa meningkatkan ilmu bagi para orang tua dalam menjaga, merawat dan mendidik buah hati tersayang.
sedikit saya mau bertanya, apa sebab dan akibat kalo bayi 4 bulan sering basah di telapak tangan dan telapak kaki, apa itu merupakan keringat biasa
anak saya umur 3 minggu, suka muntah2. kebetulan ibunya lagi flu. waktu periksa ke dokter anak, katanya suhu tubuh anak saya 38 derajat celcius. kata dokter sakitnya radang tenggorokan. gejala radang tenggorokan pada anak gmana sih??? karena yang saya lihat anak saya tidak mengalami demam hanya batuk..
tolong informasinya apa yang harus saya lakukan
ada obat yang mujarab???
Tifa :
Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..
Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :
http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma
Semoga bayi Anda lekas sembuh..
Yunizar :
Bila anak Anda masik kelihatan aktif Anda jangan terlalu khawatir, sepertimya untuk mendapatkan kepastian jenis batuk anak Anda, Anda bisa konsultasi dengan dokter karena dokter akan memeriksa dengan akurat..
Mudah-mudahan kesehatan anak Anda sudah membaik..
mohon maaf karena kami terlambat menjawab pertanyaan Anda..
Mega :
Kami sarankan Anda membawa lagi ke DSA, biasanya dokter memberikan obat pencair lendir.., tetapi biasanya dokter memberitahu apakah lendir pada bayi Anda bisa hilang dengan sendirinya atau harus dengan obat..
Semoga bayi Anda lekas sembuh..
Anak saya,4bln,demam hingga 38 derajat celcius.sebelumnya 1minggu lbh pilek tanpa deman dan tanpa batuk.oleh dokter dinyatakan terkena radang tenggorokan kemudian diberi penurun panas dan antibiotik amoxan dgn dosis 3 x 1ml per hari (hrs habis).sudah saya berikan pd anak saya 3x.belakangan saya baru tau ttg dampak buruk antibiotik.bolehkah saya hentikan pemberiannya?mohon jawaban secepatnya
Anak saya berumur 19 bulan, sdh dua hari ini batuk, namun yg agak membuat saya khawatir adalah setelah minum susu lalu batuk dan muntah. Sdh saya bawa ke DSA namun batuknya masih disertai dengan muntah, sementara itu anak saya masih aktif, dan tidak demam, walau sedikit pilek. Mohon pencerahannya, jenis batuk apa ya .. sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih
Anak saya umur 8bulan tiap bulan suka batuk, pernah juga di terapi uap slm 6x setelah diterapi sembuh, tapi beberapa hari setelahnya batuk lagi (tertular anggota keluarga yg lain) ketika ke DSA lg disuruh terapi uap lg, tapi saya cuma lakukan 1x sj.. trus saya coba ke DSA yg lain anak saya dikasih puyer & antibiotik.. setelah itu sembuh batuk pileknya.. tapi sampe sekarang masih ada lendirnya kadang nafasnya berisik kalo lagi kecapean.. gimana ya cara ngilangin lendirnya itu.. anak saya sih sdh nggak batuk,, cuma masih ada sisa lendirnya aja.. kasihan kan..
nandy :
Pneumonia dapat dikenali berdasarkan pedoman tanda-tanda klinis lainnya dan pemeriksaan penunjang (Rontgen, Laboratorium).
Kemungkinan DSA Anda telah menemukan tanda-tanda klinis yang lain
Memang pada bayi (usia di bawah 1 tahun) tanda-tanda pnemonia tidak spesifik, tidak selalu ditemukan demam dan batuk. Bisa juga dengan penghitungan frekuensi napas per menit berdasarkan golongan umur sebagai salah satu pedoman untuk memudahkan diagnosa Pneumonia.
Untuk pemberian dan penghentian pemberian antibiotik hendaknya Anda hubungi DSA Anda..
Mudah-mudahan bayi Anda lekas sembuh
Maaf sy mau tanya, anak sy 9 bulan 3 minggu beratnya 9kg sdh 8 hari batuk,muntah, ga mau makan hanya minum sj dan demam >38-39 deg celcius. Sdh 2x k dsa dinyatakan batuk biasa dan diberi obat pengencer dahak dan puyer yg tdk sy tebus krn pernah beredar info bahaya obat puyer.stlh hari ke 7 sy berobat k dokter yg berbeda, saat diperiksa dgn stetoskop dinyatakan paru2 anak sy terinfeksi bakteri sehingga terkena pneumonia atau radang paru tp masih ringan dan diberi antibiotik STARCEF dgn dosis 2x2ml sampe 5 hari kedepan. Yg sy ingin tanyakan apakah pneumonia bisa dideteksi hanya dgn stetoskop saja, krn yg sy tahu hrs dicek darah,rontgen dsb?? Dan kalau antibiotiknya tdk sy berikan ke anak sy apakah akan memperburuk penyakitnya? Krn sy tdk mau ksh antibiotik takut nanti akan jadi kebal…thx
Maaf sy mau tanya, anak sy 9 bulan 3 minggu beratnya 9kg sdh 8 hari batuk dan demam >38-39 deg celcius. Sdh 2x k dsa dinyatakan batuk biasa dan diberi obat pengencer dahak dan puyer yg tdk sy tebus krn pernah beredar info bahaya obat puyer.stlh hari ke 7 sy berobat k dokter yg berbeda, saat diperiksa dgn stetoskop dinyatakan paru2 anak sy terinfeksi bakteri sehingga terkena pneumonia atau radang paru tp masih ringan dan diberi antibiotik STARCEF dgn dosis 2x2ml sampe 5 hari kedepan. Yg sy ingin tanyakan apakah pneumonia bisa dideteksi hanya dgn stetoskop saja, krn yg sy tahu hrs dicek darah,rontgen dsb?? Dan kalau antibiotiknya tdk sy berikan ke anak sy apakah akan memperburuk penyakitnya? Krn sy tdk mau ksh antibiotik takut nanti akan jadi kebal…thx
alee :
Sebaiknya pada saat menyusui jangan sambil tiduran, jadi posisi Anda duduk dan bayi Anda ada di pangkuan Anda, insya Allah tidak akan tersedak, kemudian kalau memberi ASI cukup lama, diputus dulu sehingga memberi kesempatan bayi Anda untuk bernafas, bayi Anda digendong didekap di dada Anda, sambil dipeluk, punggung bayi ditepuk2 sampai keluar sendawa, hati-hati kepala bayi Anda..
Bila pakai dot jangan menggunakan yang berlubang besar..
Bayi yang tersedak karena minuman (ASI misalnya) itu harus dihindari, soalnya ASI bisa masuk kedalam paru-paru si Kecil.
risma :
Melihat berat badan bayi Anda bagus, tapi untuk diagnosa yang tepat kami sarankan agar Anda konsultasikan dengan DSA Anda..
desak :
Hmm.., seperti alergi dingin ya.., tapi untuk diagnosa yang tepat kasus seperti ini kami sarankan Anda konsultasikan dengan DSA Anda..
feiby :
Salah satu caranya bayi Anda bisa dilatih tengkurap agar reaknya keluar secara alami, selain itu juga banyak keuntungan tengkurap, lengkapnya silahkan kunjungi link berikut :
http://www.tipsbayi.com/index.php/waktunya-tengkurap
anak saya berumur 7 bulan sudah hampir 2 minggu ini dia batuk berdahak dan sesekali saya mendengar nafasnya berbunyi. saya takut dia terkena asma, tp di keluarga saya tdk ada yang asma, berat badanya sekarang 8 kg, kira2 bayi saya kenapa ya ?
Bayi saya berumur 3 bln dan kalo menyusui kadang suka batuk seperti terdedak ASI yang menyemprot, kadang juga suka terbatuk2 tersedak ludahnya..berbahaya ga yah?saya takut bayi saya terkena flek paru2
waktu umur 1 bulan anak saya udah kena batuk, setelah saya periksa ke dokter katanya itu karna ada banyak “‘reak” di tenggorokan dia.
sekarang anak saya sudah berumur 4 bulan batuknya sih sudah engga tapi reaknya masih ada aja. bagaimana cara menghilangkan reaknya itu? thx
anak saya berumur 4 bulan hampir tiap pagi hidungnya pst agak meler tp tidak disertai ingus, namun menjelang siang ato matahari terbit kondisinya akan normal lg,kira2 wajar gak ya hal itu terjadi pada bayi
dina :
Biasanya mengalami gangguan pencernaan / alergi yang ditandai dengan sering buang air besar sampai gatal-gatal. Memang bayi yang baru lahir sampai dengan usia kurang dari 2 tahun memang rentan terkena alergi susu sapi.
bagaimana cara mengetahui jika bayi kita alergi pada susu
wi…:
Untuk kasus seperti ini, kami sarankan Anda untuk konsultasi langsung dengan dokter Anda, agar dapat diperoleh diagnosa yang lebih jelas.
Anak saya berumur 2 th 5 bulan.hampir setiap bulan terkena batuk kadang disertai pilek, kadang hanya pilek saja,tp dlm bbrp hr sembuh dengan pengobatan. Berat badan anakku bulan ini sebelum batuk termasuk over yaitu 20 kg dgn tinggi 94 cm. Apakah dari tanda-tanda tsb anakku memiliki flek paru. Karena ada bbrp orang yg menyarankan utk memeriksakan paru tp blm saya lakukan. tq ats penjelasannya…….
anak saya baru berumur 3 bulan delapan hari,.kami sangat khawatir karena sekarang simungil kami lagi diserang batuk keliatanya batuk “Bronchiliotis”kami sudah periksakan kedokter sp anak, kami telah diberi resep antibiotik dan pengencer batuk,,mohon doanya semoga aanak kami cepat sembuh trim
SIANG,ANAKKU TERKENA pNEMONIA iNTERTITIALIS SEKARANG SUDAH PENGEBOTAN YANG KE 4, TP PERTUMBUHAN BADAN AMATLAH LAMBAT, USIA 11 BULAN TP BBNYA HANYA 7KG, PADAHAL BB LAHIR ADALAH 3,2 KG. APA YANG HARUS SY LAKUKAN? DAN SEKARANG DIA SEDANG MENDERITA BATUK DAN PILEK, BATUKNYA UDAH HAMPIR 2 MINGGU WALAUPUN UDAH BERKURANG TP DAHAK NYA MASIH ADA, DANPILEKNYA PUN MASIH ADA WALAU SUDAH AGAK BERKURANG. UNTUK BATUK SUDAH DIBERI MUCOPECT 10 TTES, APAKAH BENAR YANG SAYA LAKUKAN? ATAU ADA SARAN LAIN
violia:
Suara nyaringya seperti apa ya?
Jika Anda tidak menemukan ciri-cirinya pada artikel ini dan yang sebelumnya, kami sarankan Anda periksakan ke dokter saja untuk memperoleh diagnosa langsung.
malam,aku mau tanya ni?anak saya batuk kering kayanya nafasnya ada suara yang nyairing!Yang,saya mau tanya mengatasi batuk pada anak saya apa ya?t’q
dear tips bayi.
Anak saya berumur 10 bulan terkena penyakit flek paru-paru. Cara penanganan yang baik terhadap anak yang mempunyai penyakit tersebut bagaimana? Apakah betul madu bayi dapat menyembuhkan penyakit tersebut? trims!
bayi sy sekarang berumur 9 bulan penyakitnya tiap bln pasti influenza jd aq sdh langgannan sama dokter sp.anak tipsnya buat bayi sy biar g sakit2tan soalnya sy jg kerja jd bayinya diasuh sama orang lain, oh ia umur brp bru bisa diberikan balsem transpulmin?
Ator mutoi:
Mungkin bayi Anda kebanyakan minum susu, karena volume lambung bayi masih sangat kecil jadi gampang penuh dan gampang lapar, jadi bagusnya susui sering tapi tidak terlalu lama, Selama gumohnya biasa, tidak menyemprot, tak usah khawatir. Tapi bila gumohnya menyemprot, jumlah cairan yang dimuntahkan lebih banyak daripada yang masuk, segera konsultasi ke dokter.
kalau bayi sering gumong dan udah di gendong posisi kepala di atas?
gimana cara mengatasinya.terima aksih
Tralalamom:
Penyebab Radang Tenggorokan
1. Virus, 80% sakit tenggorokan disebabkan oleh virus yang dapat menyebabkan demam. Kebanyakan radang tenggorokan disebabkan oleh dua jenis infeksi yaitu virus dan bakteri. Sekitar 80% radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan hanya sekitar 10-20% yang disebabkan bakteri. Untuk dapat mengatasinya, penting untuk mengetahui infeksi yang dialami disebabkan oleh virus atau bakteri streptokokus.
2. Batuk dan pilek. Dimana batuk dan lendir (ingus) dapat membuat tenggorokan iritasi. Infeksi virus biasanya merupakan penyebab selesma (pilek) dan influenza yang kemudian mengakibatkan terjadinya radang tenggorokan. Selesma biasanya sembuh sendiri sekitar 1 minggu begitu tubuh Anda membentuk antibodi melawan virus tersebut.
Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Sebaliknya, pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik. Saat kuman telah kebal terhadap antibiotik tersebut, bila antibiotik kita gunakan, akan tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman. Akibatnya, penyakit yang diderita tidak akan sembuh.
anak sy (6 bulan) awalnya pilek ringan, hanya meler sdkt tanpa batuk & tanpa panas, kata dokter anak nya, bw sj k dokter soalnya flu sekarang suka menyerang paru2. Setelah itu saya bawa ke dokter anak saya, dan ternyata anak saya dinyatakan radang tenggorokan, anak saya diberi obat racikan & antibiotik….yang saya ingin tanyakan, apakah ada radang tenggorokan yang tidak demam? saya takutnya dokter itu memberikan obat terlalu keras karena hrs pake antibiotik segala…sejauh ini anak saya kondisinya baik2 sj hanya pagi2 suka terdengar agak berlendir…apakah itu normal atau karena detox yg ktnya pembuangan racun dari paru2 ketika pagi hari? atau karena radang tenggorokan tadi?flu nya sdh hilang sejak bsknya dari dokter….mohon solusi dan masukannya, soalnya saya ingin anak saya tidak bergantung pd obat apalagi antibiotik….terima kasih:)
Night Mare:
Berikan balsam Transpulmin dioleskan di leher,dada dan punggungnya, sudah di bawa ke dokter? Biasanya dokter memberikan obat untuk pengencer dahaknya atau juga bisa dengan cara therapi uap, biasanya di Rumah sakit ada fasilitas untuk therapy uap. Biasanya setelah di uap, dahaknya akan menjadi cair dan keluar barengan dengan kotoran kalau dia pup, atau bisa juga setelah di uap, dipaksa muntah baru keluar dahaknya. Semoga lekas sembuh..
anak sy sudah 3mggu batuk berkahak… ade x care untuk selesaikan masalah ini
Fahdi:
Bila bayi demam dan muntah2 disertai dengan batuk, itu bisa saja karena bronkiolitis atau bahkan pertusis. Sedangkan bila anak muntah disertai dengan diare, itulah yg biasanya disebut sebagai gastroenteritis.
Bayi yg sehat, aktif, yg minumnya normal, sewaktu2 bisa saja secara spontan mengeluarkan sedikit susu yg diminumnya, hal ini biasa disebut gumoh. Namun, bila muntahannya banyak ini bisa disebabkan oleh reflux.
Jadi mungkin itu gumoh, maka setiap kali habis menyusu, posisi bayi harus agak tegak, jangan berbaring datar. Dalam posisi semi tegak, susu “mengendap” di dasar lambung sehingga anak tidak mudah gumoh, sendawakan bayi setiap sehabis minum, bila bayi minum dengan botol dan dot, periksa lubang dotnya. Ukurannya harus tepat bagi bayi (tidak terlalu besar atau terlalu kecil) dan tidak tersumbat.
Bayi kami berumur 18 hari, batuknya selalu disertai muntah saat selesai maupun sedang disusui. Muntah tersebut keluar melaluimulut dan hidung. Mohon pencerahannya agar masalah ini dapat kami atasi.
Thanks,
indriyanto:
Sudahkah anak Anda dibawa ke dokter? untuk kasus seperti ini, kami sarankan Anda konsultasi langsung dengan dokter anak Anda.
usia bayi saya baru 2 bulan penyakit batuknya tidak sembuh sudah 10 hari
Yayan Sopyan:
Para peneliti menemukan bahwa para bayi di bawah usia 1 tahun yang sering mengkonsumsi Paracetamol ternyata mengalami peningkatan resiko mengidap asma hingga 46%. Gejala asma tersebut akan muncul ketika mereka kelak berusia 6-7 tahun.
Namun demikian, para peneliti telah menekankan bahwa itu bukan alasan untuk berhenti memberikan Paracetamol kepada anak-anak Anda.
Yang jelas, untuk amannya, jika bayi Anda yang berusia di bawah 12 bulan mengalami demam, usahakan untuk tidak memberikan Paracetamol kepadanya jika temperatur badannya belum mencapai 38,5 derajat Celcius.
untuk masalah antibiotik, saya merasa khawatir, karena saya pernah dengar, bila makan anti biotik bisa berakibat asma, benarkah? terus epek samping apa lagi yang di akibatkan anti biotik? cara menyikapinya?