Bagaimana Jika Anak Atau Bayi Batuk? (2)

Berikut lanjutan artikel tentang penyebab batuk pada bayi

Batuk Sesak (Croup)

Gejala Batuk Yang Disebabkan Batuk Sesak

Batuknya melengking, kering, biasanya sering mulai pada pertengahan malam, suara batuknya tidak seperti batuk biasanya, melainkan lebih seperti gonggongan anjing laut. Suara yang timbul adalah akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan.

Gejala lain… pada awalnya anak Anda mungkin demam ringan, gejala seperti sesak atau
pilek selama beberapa hari, suara menjadi serak dan berat yang terjadi sepanjang hari dan akan lebih buruk pada malam hari ketika anak atau bayi Anda menangis.

Penyebab Batuk Sesak

Penyakit ini sering disebabkan oleh virus parainfluenza. Kadang-kadang oleh virus respiratory syncytial atau berbagai virus pernafasan lainnya.

Biasanya penyakit ini tidak memperlihatkan gejala demam. Kerongkongan dan tenggorokan akan membengkak sehingga salurannya menyempit. Banykan ditemui pada anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun.

Cara Mengatasi Batuk Sesak

Dalam kebanyakan kasus, langkah-langkah perawatan sendiri di rumah dapat mempercepat pemulihan anak Anda,sehingga perawatan lebih intensif jarang diperlukan. Sementara itu, anak Anda akan tetap nyaman dengan beberapa langkah sederhana:

  1. Hadapi dengan tenang dan buat anak Anda tenang. Ajak ia duduk, membaca buku atau bermain dengan permainan yang tidak melelahkan. Menangis hanya membuatnya lebih sulit bernafas.
  2. Melembabkan udara. Gunakan humidifier di kamar tidur anak Anda atau bawa anak Anda untuk bernafas dalam udara lembab di kamar mandi yang beruap hangat selama 10 menit.
  3. Buatlah suasana segar dan sejuk. Terkadang bernafas dengan udara segar dan sejuk bisa membantu mengatasi sesak. Bukalah jendela atau hidupkan alat pelembab ruangan. Jika udara di luar rumah lebih dingin, bungkuslah anak Anda dalam selimut dan berjalanlah di luar selama beberapa menit.
  4. Pertahankan anak Anda dalam posisi tegak lurus. Duduk tegak dapat membuatnya bernafas lebih mudah.
  5. Tawarkan minuman. Untuk bayi, Anda bisa memberikan ASI atau formula yang biasa diminumnya. Untuk anak-anak, sup atau buah dingin segar dapat membantu.
  6. Usahakan anak Anda untuk beristirahat. Tidur dapat membantu anak Anda melawan infeksi.
  7. Tidurlah di dekat anak Anda atau bahkan di kamar yang sama, sehingga Anda dapat mengambil tindakan cepat jika gejala anak Anda menjadi parah.

Anda harus segera mencari bantuan medis jika anak Anda:

  1. Bernafas sangat cepat dengan perut yang kembang kempis dan tampak berjuang untuk mendapatkan udara ke paru-parunya.
  2. Tampak pucat atau kebiru-biruan pada daerah sekitar mulut, hidung dan kuku. Ini pertanda ia tidak mendapatkan cukup oksigen.
  3. Tampaknya sangat gelisah.
  4. Demam dengan suhu badan 39,7 derajat C atau lebih tinggi

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Gejala Batuk Akibat GERD

Batuknya berbunyi seperti decitan dan bersifat garing. Biasanya terjadi setelah si kecil makan dan sekali batuk, bayi atau anak Anda akan sulit berhenti. Batuk inipun akan bertambah parah jika si kecil berbaring.

Jika bayi Anda menderita GERD, maka dia akan rewel dan bisa sesekali muntah.

Penyebab Batuk Akibat GERD

GERD (gastroesophageal reflux disease) sebenarnya disebabkan oleh lemahnya pita otot yang berada di antara esophagus dan perut. Ini selanjutnya akan membuat cairan yang seharusnya masuk ke dalam perut, malah mengalir kembali ke atas. Bahkan terkadang cairan ini bisa masuk ke paru-paru anak Anda dan menimbulkan batuk kronis.

Cara Mengatasi Batuk Akibat GERD

  1. Dudukkan bayi atau anak Anda selama sekitar 30 menit setiap kali sesudah makan.
  2. Tinggikan bantalnya ketika ia tidur.
  3. Untuk anak-anak, sebaiknya mereka berhenti dulu mengkonsumsi makanan seperti soda, coklat, permen, jeruk dan tomat.
  4. Jika penyakitnya berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, segera bawa ke dokter.

Batuk Kering (Pertussis)

Gejala Batuk Yang Disebabkan Batuk Kering

Batuknya kering dan sangat panjang. Ketika si kecil batuk, dalam sekali nafas ia bisa batuk lebih dari 20 kali. Dan ketika ia menarik nafas, biasanya Anda bisa mendengar suara melengking tinggi.

Sebelum batuknya parah, biasanya anak Anda akan menampakkan gejala-gejala flu, tapi tanpa disertai demam.

Penyebab Batuk Kering (Pertussis)

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang sangat mudah menyebar, yang menyerang tenggorokan serta paru-paru.

Cara Mengatasi Batuk Kering (Pertussis)

Penyakit ini biasanya diobati menggunakan antibiotik. Hubungi dokter Anda. Terkadang, bayi Anda juga harus dirawat untuk menyedot cairan yang menyumbat tenggorokannya. Pada banyak kasus, batuk ini bisa berlangsung hingga bermingu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Artikel yang berhubungan:

  1. Bagaimana Jika Anak Atau Bayi Batuk? (1)

Subscribe

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

, , , , , , , , , ,

350 Responses to Bagaimana Jika Anak Atau Bayi Batuk? (2)

  1. Thari June 23, 2014 at 11:01 am #

    Anak laki2 saya umur 1 bulan lebih 19 hari, minum ASI tanpa tambahan susu formula. Sekarang lagi sering batuk2 dan bersin2. Kalau tiduran dalam posisi terlentang tanpa bantal atau menggunakan bantal bayi, nafasnya selalu berbunyi seperti ada lendir di dalam saluran pernafasan. Tidak ada demam dan tidak ada tanda2 seperti biru disekitar bibir. Anak saya hanya terlihat agak sedikit gelisah tapi tidak sering, menjelang malam hari batuk lebih sering terjadi sampai menjelang pagi. Siang intensitas batuk dan bersin hanya sesekali. Apa yg harus saya lakukan agar batuk dan bersin anak saya berhenti sebelum saya membawanya ke dokter. Terimakasih

    • tips-bayi July 8, 2014 at 6:03 am #

      Thari,

      Bagus Bunda memberikan ASI terus, pertahankan. Rajinlah berjemur pagi, posisikan miring. Biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan keluar. Berikan kehangatan pada punggung, dada dan lehernya, terutama ketika malam atau cuaca dingin.

      Dan jika Bunda membaringkan, pastikan posisinya kepala lebih tinggi karena akan terasa berat dan sesak jika masih ada cairan atau dahaknya.. ;)

  2. refi June 6, 2014 at 5:26 pm #

    Saya mau tanya.. anak saya umur 6 bulan.. sudah 5 hr batuk nya tidak sembuh. Awalnya batuk pilek biasa dan panas sampai 39.3°c setelah saya bawa ke dokter panas nya turun.. tapi batuk nya tidak kunjung sembuh. Sekarang jadi batuk kering dan kenapa setiap di kasih makan selalu muntah.. selama sakit terus minum asi. Apakah cukup untuk memenuhi daya tahan tubuhnya. Trs apa yang harus saya lakukan sekarang.. supaya batuknya sembuh. Terima kasih

    • tips-bayi June 19, 2014 at 9:46 am #

      refi,

      Batuk pada bayi biasa akan bertahan lama karena bayi belum bisa membuang dahak sendiri. Batuk bertahan lama biisa juga karena batuk alergi, akan tetapi 5 hari masih wajar Bun.. ;)

      Penyebab lain bayi gumoh atau muntah

      - Karena Batuk
      Biasanya jika bayi batuknya berdahak, karena bayi belum bisa membuang dahak sendiri maka karena dahaknya itu bayi akan terpancing menjadi gumoh

      - Tanda Alergi
      Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

      - Pemakainan gurita.
      Kalau bayi Anda masih memakainya, coba lepas saja.

      - Posisi menyusui atau makan
      Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

      - Tersedak

      - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

      Ada baiknya juga Bunda kunjungi link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/kolik_bayi.html

  3. dedi March 22, 2014 at 7:20 am #

    saya mau tanya ni,anak saya umur 6 bulan,batuknya berlendir dan di sertai sesak sudah 1 bulan,pernah di rawat d RS selama 1minggu,lain dokter lain pula penyebabnya,,tetapi setelah keluar belum jg ada tanda2 sembuh,bagai mana cara pengobatan dan apa yg harus saya lakukan,mungkin hampir semua dokter anak di daerah saya sudah saya bawa.

    • tips-bayi April 2, 2014 at 2:39 am #

      dedi,

      Memang untuk batuk berdahak pada bayi bisa agak lama karena bayi belum bisa mengeluarkan dahaknya.. Rajinlah berjemur pagi, posisikan miring. Biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan keluar. Berikan kehangatan pada punggung, dada dan lehernya..

      Untuk diagnosa lebih akurat, coba datang lagi ke DSA dan minta rujukan untuk periksa laboratorium..
      Semoga lekas sembuh.. ;)

  4. Erna March 21, 2014 at 10:04 am #

    bayi ku ber umur 1tahun , sudah hampir 2minggu ini batuk disertai panas tinggi , pertama dibawa ke bidan ,panas nya hilang tp batuknya masih , aku bawa ke dokter batuknya tambah parah dan sekarang malah panasnya kambuh lagi ,,
    bingung banget ,,, sudah coba jeruk nipis , madu tapi belum kelihatan hasilnya ,,, ada yg bisa kasih saran aku ???? trims

    • tips-bayi April 1, 2014 at 7:27 am #

      Erna,

      Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat. Untuk memberikan obat sebaiknya konsultasikan dengan dokter..

      Untuk batuknya, apakah bertambah parah jika terkena suhu dingin..? atau malam hari..? berikan kehangatan pada dada, leher dan punggungnya pada malam hari, banyak minum dan istirahat. Madu bagus sekali asal madunya murni dan asli, bahkan lebih bagus dari expectoran.. ;)

      Semoga lekas sembuh..

  5. Nur Cell March 8, 2014 at 9:11 am #

    Bayi saya baru 38 hari , ada dahag ditenggorokannya dan sering rewel ‘bagamana cara mengatasinya

    • Nur Cell March 8, 2014 at 9:16 am #

      Bayi saya perempuan ,saya masih kasih asupan asi

      • tips-bayi March 27, 2014 at 4:00 am #

        Nur Cell,

        Bagus Bun.. pertahankan pemberian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan, dan teruskan pemberiannya sampai usia 2 tahun.. ;)

    • tips-bayi March 27, 2014 at 3:36 am #

      Nur Cell,

      Bisa itu dahak atau bisa juga cairan sisa persalinan. Dengan cara dijemur setiap pagi dengan ditidurkan miring cairan dahak biasanya akan keluar… Bisa dibantu dengan memberikan kehangatan pada dada dan punggung , ini salah satu cara alternatif yang bisa Bunda lakukan. Jika tidur posisi jangan terlalu rata, buatlah posisi agak tinggi bagian atas..

  6. MAZURA March 3, 2014 at 4:01 pm #

    saya nak Tanya sikit anak sulung saya berusia 4thn… sejak dia batuk dia tak mkn nasi? dia batuk lambat nak hilang… saya sudah bawa dia ke klinik doctoc kata dia kahak banyak di dada… sampai sekarang dia batuk tak hilang lg…. bila nak bagi mkn nasi… dia akan buat batuk macam nak muntah la sakit badan la… apa sebabnya ? adakah dia saja buat nak muntah…? saya amat risau keadaan dia…. bila di bagi susu dia minum sampai habis… mkn aje dia tak mau…. apa yg harus saya lakukan……

    • tips-bayi March 12, 2014 at 7:58 am #

      MAZURA,

      Bagus masih mau minum susu.. banyak minum susu bagus, teruskan. Susah makan nasi..? Berikan makanan alternatif selain nasi, contoh seperti kue-kue dengan rasa dan aroma segar.

      Muntahnya ketika batuk..? Jika ya.. ini karena dahaknya.. Berikan kehangatan di leher, dada dan punggungnya dengan minyak kayu putih misalnya. Memang batuk berdahak pada anak-anak lebih lama sembuh karena anak belum bisa buang dahak sendiri. Banyak istirahat.. Semoga lekas sembuh.. ;)

  7. anha February 27, 2014 at 2:33 pm #

    Dear tipsbayi
    Babyq cwo 10m 18d brt 9,5kg sebelum sakit5hr yg lalu dia demam tinggi sampai 39,8drjt….sy bw k dokter demamx turun 3 hri kmudian tetapi dia batuk lg,,,batuk sampai sesak,rewel,tdk mau mkn,klo nangis suarax ga kluar lg,,pdhl dia anak yg sangat aktif,,,,tp dah 5hr ini maunya hnya digendonganku sj,klo mlm gak bs tdr,gak mau mkn walau hnya sesuap,,,,kata dokter radang tenggorokan,diberi obat batuk n antibiotik dan sdh 2 hr ini batuknya jd berdahak gitu,,,suaranya pun sudah kmbli normal tp msih tetap rewel…dan skrg BBnya dibawah 9kgPertanyaan sy ;
    1. Knp dia sampai terkena radang tenggorokan?
    2.knp batuknya jd berubah setelah diberi obat (batuk kering jd batuk berdahak)
    3.apa efek negatif bagi bayi seumuran dia minum obat demam,batuk,antibiotik??
    4.bgamana cara agar dia cpt pulih,tidak rewel,maw mkn dan kmbali aktif?
    5.bgmn cara agar kedepannya sulit terserang batuk..?Tips yg baik….bls yah secepatnya…..bunda lg sedih n bingung meliat jagoan kecilku…..thanks before

    • Anonymous May 13, 2014 at 2:33 am #

      bun, kasusnya seperti jagoanku. brusan opname 5 hari lha kok batuknya jd berdahak

  8. M. Syifa February 20, 2014 at 2:37 am #

    Anak ku sedang sakit batuk, yang membaca ini , tolong doakan biar cepat sembuh yah????????????

    • tips-bayi February 26, 2014 at 2:22 am #

      M. Syifa,

      Amiin.. semoga lekas sembuh.. :)

  9. rinda dewi a February 3, 2014 at 1:18 am #

    dok saya mau tanya,,,anak saya sudah 3 minggu batuk usianya 8 bulan sduah saya bwa kedokter 2kalii,,batuk yang diderita tidak disertai panas,,tetapi batuknya tidak kunjung sembuh juga,,batuknya seperti berdahak,,batuknya hanya waktu2 tertentu saja padahal sudah diberi obat,,anak saya punya basic penyakit asma,,kebetulan saya juga punya asma dan alergi,,saya juga disuruh cek leukosit,,stelah saya cek dilaboratorium hasil anak saya normal semua,,harus bagaimana ya dok,,karena batuknya sperti ada riak didalamnya,,

    • tips-bayi February 8, 2014 at 6:48 am #

      rinda dewi a,

      Alhamdulillah normal hasilnya ya.. memang untuk batuk berdahak agak lama karena bayi belum bisa mengeluarkan dahaknya.. Berikan kehangatan pada punggung, dada dan lehernya.. Semoga lekas sembuh.. ;)

      Perhatikan juga, waktu tertentu tersebut waktu dingin ya..? Ketika memasuki waktu dingin, buatlah suasana hangat agar tidak terpicu batuknya..

      Jemurlah setiap pagi..

    • anha February 20, 2014 at 3:44 pm #

      Dear tipsbayi
      Babyq cwo 10m 18d brt 9,5kg sebelum sakit5hr yg lalu dia demam tinggi sampai 39,8drjt….sy bw k dokter demamx turun 3 hri kmudian tetapi dia batuk lg,,,batuk sampai sesak,rewel,tdk mau mkn,klo nangis suarax ga kluar lg,,pdhl dia anak yg sangat aktif,,,,tp dah 5hr ini maunya hnya digendonganku sj,klo mlm gak bs tdr,gak mau mkn walau hnya sesuap,,,,kata dokter radang tenggorokan,diberi obat batuk n antibiotik dan sdh 2 hr ini batuknya jd berdahak gitu,,,suaranya pun sudah kmbli normal tp msih tetap rewel…dan skrg BBnya dibawah 9kgPertanyaan sy ;
      1. Knp dia sampai terkena radang tenggorokan?
      2.knp batuknya jd berubah setelah diberi obat (batuk kering jd batuk berdahak)
      3.apa efek negatif bagi bayi seumuran dia minum obat demam,batuk,antibiotik??4.bgamana cara agar dia cpt pulih,tidak rewel,maw mkn dan kmbali aktif?
      5.bgmn cara agar kedepannya sulit terserang batuk..?Tips yg baik….bls yah secepatnya…..bunda lg sedih n bingung meliat jagoan kecilku…..thanks before

  10. yusuf December 17, 2013 at 12:17 pm #

    malam dok,
    anak saya berumur 1 bln terkena batuk berdahak,pada malam hari batuknya baru kambuh.anak saya belum pernah kukasih obat ataupun bawa kedokter.sebaiknya obat apa yg sesuai untuk anak saya dan posisi apa yg tepet agar tenggorokannya tdk tersumbat.mohon di jawab ya dok

    • tips-bayi January 3, 2014 at 3:10 am #

      yusuf,

      Dengan cara dijemur setiap pagi dengan ditidurkan miring cairan dahak biasanya akan keluar… Bisa dibantu dengan memberikan kehangatan pada dada dan punggung , ini salah satu cara alternatif yang bisa Bunda lakukan. Jika tidur posisi jangan terlalu rata, buatlah posisi agak tinggi bagian atas..

  11. iin rendrawati December 17, 2013 at 6:05 am #

    anak saya umur 3 bln , klo malam suka batuk dan batuk nya itu kaya susah nafas dan ky mau muntah , tpi batuk nya tidak lama dn nnti bgtu lg tpi jarak datang batuk ny lama tidak sering , itu stiap mlm batuk nya . solusi nya apa ya ? saya khawatir takut ada cairan yg belum bersih pada saat lahir . apa saya harus cek ke dokter ? saya sudah periksa ke puskesmas kt ny tidak apa2 , cara alami mengatasinya apa y ?

    • tips-bayi January 3, 2014 at 2:45 am #

      iin rendrawati,

      Dengan cara dijemur pagi dengan ditidurkan miring cairan sisa persalinan biasanya akan keluar… Bisa dibantu dengan memberikan kehangatan pada dada dan punggung , ini salah satu cara alternatif yang bisa Bunda lakukan .

      Dan bisa juga karena kedinginan.. ;)

  12. may November 15, 2013 at 8:34 pm #

    malam dok. anak sy 7m 2w, skrg sedang batuk2, baru 2hari sih, badannya ga demam suhuny cuma 37. tdk disertai flu. seingat sy sehari sblm dia terserang batuk itu stlh sy suapin makan kemudian dia nangis dan seperti mau muntah tp tdk keluar dok. apa anak sy batuk krn makanannya masuk ke paru-paru dok?
    sy blm bawa ke bidan or dokter krn mnurut sy batuknya ini blm perlu ditangani medis, sy jg ga tega liat anak bayi diminumin obat. mohon penjelasannya ya dok. thanks

    • tips-bayi November 21, 2013 at 6:19 am #

      may,

      Siang..

      Batuk tersedak ya.. Coba kalau bayi Bunda sedang batuk, sandarkan di dada Bunda dengan kepala dipundak Bunda.. Tepuk-tepuk perlahan, biarkan cairan, dahak atau makanan keluar.. Berikan usapan di tengkuknya agar bayi Bunda bisa lebih tenang. Susui terus dengan ASI..

      Jangan terlalu khawatir, jika ada keluhan lain yang berkepanjangan segera hubungi DSA..
      Mudah-mudahan bayi Bunda lekas sehat kembali.. ;)

  13. meylan saputri November 12, 2013 at 4:18 am #

    Salam Kenal Docter :
    Saya Mamah Aksel mau menanyakan anak saya usia 8 bulan 5 hari Sering Batuk dan Pilek ,sampe2 sy mau imunisasi nya gk berani ,karna yg sy pernh dengar klu anak sdng batuk dan pilek tidak boleh d imunisasi apa itu benar dokter dan sy pernh dpt saran dari dokter lain klu anak sy mesti d uap ,untuk uap itu berbahaya atau tdk dokter ? trims

    • tips-bayi November 19, 2013 at 6:23 am #

      meylan saputri,

      Salam kenal Mama Aksel..

      Untuk bayi yang sedang menderita batuk pilek ringan tanpa demam dibolehkan untuk imunisasi. Namun bila bayi sangat rewel, imunisasi dapat ditunda 1 – 2 minggu kemudian.
      Terapi uap tidak berbahaya.. Bahkan sebenarnya bisa membuatnya yang sederhana sendiri Bun.. ;)

  14. Firdaus September 29, 2013 at 3:11 pm #

    Saya mau nanya, anak saya berumur 1 tahun.. dia terkena batuk yang susah untuk berhenti apabila dia sudah batuk. trus apabila batuknya berlangsung 3-5 menit maka dia kemungkinan akan muntah, lalu asma/perutnya akan kelihatan kembang kempis.
    Tolong solusinya Mas/Mba…. Beberapa hari lalu udang saya bawa kepuskesmas tapi hanya beberapa hari saja khasiatnya setelah obat habis kambuh lagi.
    sebelumnya terima kasih.

    • tips-bayi October 3, 2013 at 6:12 am #

      Firdaus,

      Pak Firdaus.. Muntahnya karena bayi Anda belum bisa mengeluarkan dahak sendiri dan dahaknya keluar tapi dengan muntah.. Perut kembang kempis setelah batuk itu biasa, tapi jika kembang kempis ketika tidak batuk dan juga rewel terlihat sesak sebaiknya Anda bawa ke DSA..

      Sebenarnya jika hanya pilek atau flu biasa.. Insya Alloh bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. ;)

      Tapi memang untuk batuk berdahak agak lama karena bayi belum bisa mengeluarkan dahaknya.. Berikan kehangatan pada punggung, dada dan lehernya..

      Semoga lekas sembuh..

  15. avriel September 24, 2013 at 1:08 pm #

    salam dok…
    anak saya berusia 3bln 24hari mengalami batuk&pilek sudah 5hari. sudah saya bawa kedokter.menurut dokter bayi saya dalam proses penyesuaian terhadap lingkungan baru.krn sebelumnya bayi&ibu nya tinggal didesa yg sejuk&bersih.dan sejak 1minggu yg lalu,saya bawa bayi&ibunya pindah dikota,yg cuacanya sangat panas&banyak debu krn didekat tempat tinggal saya ada proyek pembangunan
    oleh dokter saya di beri sirup ozen cetirizine 2HC1 dosis 1X sehar 0,2ml &sirup MUCOS Ambroxol HC1 dosis 0,2ml 2X sehari tp sampai sekarang batuk&pileknya belum sembuh.dan sudah 3hari ini bayi saya setiap siang&sore batuknya keras sekali&langsung muntah.berbahaya kah itu dok,saya belum membawanya kedokter lagi.krn kata orang tua muntah seperti itu wajar,karna bayi akan mengeluarkan dahaknya lewat muntah tsb.apa itu betul dok..
    mohon saran nya&terima kasih

    • tips-bayi September 28, 2013 at 6:24 am #

      avriel,

      Salam,

      Benar Pa Avriel.. Muntahnya karena bayi Anda belum bisa mengeluarkan dahak sendiri dan dahaknya keluar tapi dengan muntah..

      Anda jangan terlalu khawatir, sebenarnya jika hanya pilek atau flu biasa.. Insya Alloh bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. ;)
      Tapi memang untuk batuk berdahak agak lama karena bayi belum bisa mengeluarkan dahaknya..

      Semoga lekas sembuh..

  16. elis September 16, 2013 at 1:14 pm #

    malam dok.. anak saya umurnya 1thn. dari usia 1mgu nafasnya sering bermasalah, menurut dsa nya anak saya ada kecendrungan asma. sampai sekarang hampir setiap hari dia batuk , batuknya melengking seperti batuk kering.. namun tidak sepanjang hari. hanya kadang2 saja.. sering di bawa ke dsa . namun hanya di beri antibiotik dan mucos… mohon pencerahanya dok.

    • tips-bayi September 20, 2013 at 8:01 am #

      elis,

      Siang,

      Asma dapat di picu oleh berbagai hal, beberapanya adalah debu, serbuk sari bunga, cuaca dingin, bulu hewan dan kegiatan fisik. Untuk mencegah terjadinya asma, maka di sarankan untuk menghindari pemicu terjadinya asma seperti yang telah disebutkan. Apabila terjadi batuk ,pilek disertai asma, maka di berikan pengobatan untuk meredakan gejala-gejala tersebut bahkan pemberian antibiotic bila diperlukan dan sesuai arahan dokter, jauhkan anak anda dari orang lain yang sedang menderita flu dan batuk.

      Bila anda memeriksakan diri kepada dokter yang berbeda, tidak perlu khawatir dengan pemberian obat yang berbeda, dokter anda pasti telah memberikan obat-obatan yang memang perlu di berikan kepada bayi anda.

      Bila anda memeriksakan anak anda pada satu dokter dan memerlukan pemeriksaan selanjutnya, anda sebaiknya pergi ke dokter yang sama, bila anda ingin berganti dokter sebaiknya anda membawa berkas pengobatan anak anda sebagai riwayat pengobatan untuk di ketahui dokter berikutnya.

  17. Amrina September 13, 2013 at 2:04 pm #

    dok, anak saya berusia 3 bulan 2 minggu, berat badan 6,1kg dan tinggi 60cm. jenis kelamin perempuan. sudah hampir 1 mggu mengalami batuk pilek, sempet agak ange tp alhamdulilah udh normal suhu tubuh’y. cm skrg mata’y kanan dan kiri sering belekan apalagi klo tidur malam, beleknya banyak banget. batuk dan pileknya pun smpai hr ini masih blm sembuh pdahal sudah berobat.
    mhon saran dan informasi dok, sy khawatir dg kndisi anak saya.
    trmksh.

    • tips-bayi September 20, 2013 at 6:55 am #

      Amrina,

      Kalau sakitnya cuma batuk pilek biasa..Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Akan tetapi batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi atau anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      Jika ada kotoran atau belek pada mata bayi tanda karena adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini beragam penyebabnya, antara lain:

      * Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
      * Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.

      Untuk mengatasinya, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.

      * Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
      Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.

      Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan mata bayi Anda lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.

      * Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.

      * Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.

      * Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
      # Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
      # Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
      # Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
      # Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 – 3 kali sehari.
      # Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
      # Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
      # Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi Anda. . ;-)

  18. IRWANsyah September 7, 2013 at 6:43 pm #

    saya punya anak berusia 2 BULAN, sudah satu minggu dia PILEK dtambah BATUK seprti BATUK KERING. saya sudah berobat ke dokter. tapi ga ada perubahan. Minta tolong ni bagaimana solusi dan tindakan tepat yg saya harus lakukan. TERIMA KASIH

    • tips-bayi September 16, 2013 at 6:52 am #

      IRWANsyah,

      Bila disertai pilek sepertinya batuk berdahak.. Apakah Anda menanyakan dokter untuk diagnosanya..?

      Memang untuk batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi atau anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..

      Semoga lekas sembuh.. ;-)

  19. alfantoro September 7, 2013 at 2:16 pm #

    anak saya umur 2 th.sdh seminggu ini batuk dan sudah sy perisakan ke dokter.akan tetapi belum juga sembuh meskipun sdh berkurang tp tidak terlalu signifikan.gejala yg ditimbulkan adalah batuk pd wkt tidur.jk mlm lebih parah dr pd siang.kadang sampai muntah.jk tidak tidurpun jg batuk tp tdk separah pd waktu tidur dan kadang sampai muntah jg.aktivitas sehari hari spt biasa n aktif.nafsu makan berkurang tp tdk terlalu.berat badan jg tidak mengalami perubahan.suhu badan normal.dokter mengindikasikan batuk karena alergi dan diminta menghindari makan coklat,ikan,ayam,telur.diperbolehkan makan daging sapi.kira2 ada apa dengan anak saya?apa yg harus sy lakukan?terima kasih atas masukannya.

    • tips-bayi September 16, 2013 at 6:36 am #

      alfantoro,

      Kalau memang anak Anda batuk alergi, jangan terlalu khawatir karena alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila anak memiliki kecenderungan bawaan (genetik).. Untuk sementara hindari saja semua yang diperkirakan pemicu alerginya.. Lalu selidiki dan pastikan apa pemicu alerginya, jika sudah ketahuan apa pemicunya maka tidak akan terlalu banyak makanan yang dihindari.. ;-)

      Muntah itu terjadi karena terpicu oleh dahaknya.. Berikan kehangatan di dada, punggung dan leher anak Anda, terlebih pada malam hari..

  20. pensy August 27, 2013 at 5:43 am #

    Bayi saya baru umur 4 bulan … belakangan ini batuk pilek ,mungkin karena ketularan bapak nya …
    Awalnya batuk dahak sekarang jadi batuk kering …kalo batuk ,nampaknya susah banget ..
    Gimana supaya batuk nya bisa cepat sembuh ya?
    Sekarang bayi minum susu formula nestle.lactogen

    • tips-bayi September 3, 2013 at 6:53 am #

      pensy

      Jangan khawatir Bun.. kalau cuma batuk pilek biasa..Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. kecuali batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi atau anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

  21. erin August 2, 2013 at 10:10 pm #

    mau tanya,bayi saya usia 3bln,kmrn batuk tp ga sering,3hr ini suaranya jd serak n batuknya dh hilang,,knp dan bgmn penanganannya ya? saya takut kenapa2…tq

    • tips-bayi August 3, 2013 at 4:37 am #

      erin,

      Sebenarnya jika hanya pilek atau flu biasa.. Insya Alloh bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok Bun..

      Suara serak bisa karena ada reak atau dahak, jemurlah setiap pagi dengan posisi miring maka cairan insya Alloh akan keluar.. ;-)

  22. anton June 12, 2013 at 9:22 am #

    mw tanya nih,saya punya bayi yg baru berusia 3 bulan,tapi akhir2 ini dia sering batuk,boleh share bagaimana cara penyembuhan nya??

    • tips-bayi June 18, 2013 at 2:36 am #

      anton,

      Baru usia 3 bulan cukup berikan banyak ASI dan banyak istirahat pak.. Karena jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Akan tetapi batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi atau anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

  23. Nur Achmad May 19, 2013 at 4:38 pm #

    Salam kenal Dr

    Anak saya baru berusia 6,5 bln sudah hampir 15 hari batuk dan lebih sering klau malam bahkan sampai muntah,minum obat sudah apa pengaruh dr ruangan ya(terlalu dingin) atau karna susu tdk cocok untuk saat ini susunya NAN HA 2(dr lahir ga minum ASI)
    Minta tolong masukannya.terimakasih sebelumnya.

    • tips-bayi May 23, 2013 at 3:24 am #

      Nur Achmad,

      Oh.. tidak ASI ya.. Kalau hanya batuk flu biasa, sebenarnya dengan memberikan minum dan istirahat sudah cukup, memang sebaiknya ASI. Konsultasikan kembali dengan dokter bayi Anda, pastikan apa penyebabnya.. Flu biasa atau alergi..

      Jadi ruangan tidur si kecil menggunakan AC ya? Sebenarnya tidak mengapa, hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
      - Suhunya jangan terlalu dingin, diatur dengan suhu antara 25-26 derajat celcius
      - Jangan mengarah langsung ke bayi
      - Cuci AC secara berkala, dan bersihkan juga debunya secara berkala
      Sebenarnya lebih baik buka jendela dan pintu ruangan setiap hari, agar sirkulasi udara ruangan tersebut baik, alami itu lebih baik, maka buatlah fentilasi ruangan sebaik mungkin.. ;-)

  24. Ferawati January 4, 2013 at 3:43 pm #

    Tips,
    Bayi sy umurnya 6bln. Sjk lahir hya diberi asi cmpur dgn sufor 1 bln. Stlh 1bln dilnjtkan dgn sufor krn asi tdk keluar.
    Dari lahir hidungnya byk skali upil menyebabkan hidungnya tersumbat sehingga hampir tiap hri hrs disedot dan pakai breathe smpai skrg.
    Baru2 ini kami bru plg berlibur dan stlh plg berlibur dia batuk berdahak dan menyebabkan muntah meskipun tdk keluar semua. Susunya jg msih dmnm dgn baik. Skrg ini sy sdg berusaha memberikan mpasi meskipun anak sy keliatan tdk suka dan dimuntahin.
    Pertanyaan sy:
    1. Apa yg hrs sy lakukan dgn batuknya? Tdrnya ttp dan tdk rewel tp tdk tega melihat dia batuk spt itu. Sy berusaha semaksimal mgkn tdk memberikan obt atau ke dokter. Apa ada cara alami?
    2. Apa tdk apa2 klo hidung bayi disedot dan ditetesi breathe stp hri? Krn klo sy tdk sedot dia ssh skali bernapas
    3. Apa mgkn hidung tersumbat itu krn gejala alergi susu? (saat ini sy menggunakan nutribaby royal)
    4. Apa normal kalau bayi tdk mau makan mpasi tp klo susu dimnm. Sy memberikan mpasi berupa tepung gasol yg dicmpr susu dan apel diblender dicmpr dgn susu tp keduanya ttp tdk mau dimkn bahkan dimuntahin.

    Bb bayi: 8,8kg
    Tb: 66cm

    Trims sblmnya,
    Fera

    • tips-bayi January 16, 2013 at 1:09 am #

      Ferawati,

      1. Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang jika disertai batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      2. Tidak apa-apa, asal sedotannya tidak terlalu kuat, dan pemberian tetesannya sesuai dosis..

      3. Bisa saja alergi, akan tetapi untuk mengetahui alergi atau tidaknya kita harus observasi lebih lama dan lebih akurat lagi.

      4. Jika bayi sudah mendapat MPASI biasanya nafsu minum susunya akan berkurang, dan jika akan memberikan MPASI sebaiknya jadwal minum susunya jangan terlalu dekat karena akan mengurangi nafsu makannya. Penting juga kita mencicipi makanan bayi kita, jangan-jangan memang rasanya aneh.. ;-)
      Buatlah rasa makanannya mirip dengan makanan pokok sebelumnya yaitu ASI. Berikan campuran susunya yang pas sehingga rasanya mirip..

      Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun anak Anda akan berterima kasih suatu hari nanti ! ;-)

  25. risya December 28, 2012 at 8:11 am #

    Sore dok.
    Baby saya umur 2.5 bulan.saat ini dia batuk berdahak sudah 5 hari.
    Dahaknya tidak bisa keluar.
    Sudah say jemur tiap pagi,ditengkurapkan,diberi balsem.
    Tp belum bisa keluar jg.
    Mohon sarannya dok?
    Makasih

    • tips-bayi January 1, 2013 at 2:50 am #

      risya,

      Pagi,

      Batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi atau anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. Cara-cara yang Bunda lakukan sudah benar.. akan tetapi harus lebih sabar lagi.. ;-)

      Bunda berikan ASI terus dan istirahat yang cukup.. dengan begini Insya Allah buah hati Bunda akan lekas sembuh dan daya tahan tubuhnya akan lebih baik..

  26. desy julia October 16, 2012 at 4:19 am #

    ass,,anak saya berumur 5bln,bb 7kg,,sekarang 2 ini anak sy selali rewel d beri susu tdk mau,pdhl bdnnya tdk sedang panas,yang saya mw tanyakan itu d sebabkan oleh apa,,??trma kasih..

    • tipsbayi October 17, 2012 at 3:37 am #

      @desy,

      Bayi rewel itu bisa disebabkan berbagai alasan. Ada beberapa alasan mengapa bayi tidak mau minum ASI:

      * Sakit – pilek, nyeri setelah imunisasi dan berbagai kondisi lainnya bisa menyebabkan si kecil mogok minum ASI
      * Kesal – karena terlambat diberi ASI, atau karena ditinggal oleh Anda terlalu lama
      * Aroma – jika Anda menggunakan parfum berbeda dari biasanya, atau ada perubahan aroma
      * ASI berkurang

      Cobalah terus memberikan ASI dengan merubah posisi, suasana sekitar (buatlah suasana yang nyaman), dsb.

    • anha February 20, 2014 at 3:00 pm #

      Dear tipsbayi
      Babyq cwo 10m 18d brt 9,5kg sebelum sakit
      5hr yg lalu dia demam tinggi sampai 39,8drjt….sy bw k dokter demamx turun 3 hri kmudian tetapi dia batuk lg,,,batuk sampai sesak,rewel,tdk mau mkn,klo nangis suarax ga kluar lg,,pdhl dia anak yg sangat aktif,,,,tp dah 5hr ini maunya hnya digendonganku sj,klo mlm gak bs tdr,gak mau mkn walau hnya sesuap,,,,kata dokter radang tenggorokan,diberi obat batuk n antibiotik dan sdh 2 hr ini batuknya jd berdahak gitu,,,suaranya pun sudah kmbli normal tp msih tetap rewel…dan skrg BBnya dibawah 9kg
      Pertanyaan sy ;
      1. Knp dia sampai terkena radang tenggorokan?
      2.knp batuknya jd berubah setelah diberi obat (batuk kering jd batuk berdahak)
      3.apa efek negatif bagi bayi seumuran dia minum obat demam,batuk,antibiotik??
      4.bgamana cara agar dia cpt pulih,tidak rewel,maw mkn dan kmbali aktif?
      5.bgmn cara agar kedepannya sulit terserang batuk..?
      Tips yg baik….bls yah secepatnya…..bunda lg sedih n bingung meliat jagoan kecilku…..thanks before

      • tips-bayi March 7, 2014 at 3:39 am #

        anha,

        Waduh dibrondong nih.. :)

        Radang tenggorokan (tenggorokan lebih merah dari biasanya) bukan indikasi untuk mendapat antibiotika, apalagi kalau antibiotikanya tidak termasuk kelas yang ringan.

        Radang tenggorokan pada bayi dan anak kecil umumnya disebabkan infeksi virus serta ditandai adanya ingus dengan atau tanpa batuk. Infeksi virus tidak bisa dibasmi dengan antibiotika. Ketika tidak ada kuman jahat yang harus dibasmi, lantas siapa yang dibunuh antibiotika yang dikonsumsi si kecil? Ya… kuman baik yang ada di dalam tubuh, khususnya di usus. Padahal, pemberian antibiotika yang tidak pada tempatnya justru membuat anak kian rentan dan mudah jatuh sakit. Selain itu, kuman menjadi semakin ganas! Jadi, radang tenggorokan si kecil termasuk infeksi virus dan tidak berbahaya. Jauh lebih berbahaya adalah pemberian antibiotika yang berlebihan padanya.

        Berikan terus susu, campur dengan pemberian buah agar tidak mual dan cepat kembali selera makannya.

        Kurang lebih seperti ini: virus akan bertempur dengan sistem imun tubuh dan hasil akhirnya dahak.. maka datangnya terakhir.. ;)

        Mencegah batuk, banyak makan bergizi juga buah untuk imunitas tubuh, hidarkan dari polusi udara dan dari orang yg batuk..

  27. Sigit SS September 27, 2012 at 2:46 pm #

    Ikutan gabung dok,putra pertama saya baru 6 bulan,hampir 1 bulan ini batuknya ga sembuh-sembuh.Awlnya sama flu pilek,tapi batuknya tetep ga sembuh.Udah dibawa berobat 2X,masih blum sembuh,saya coba kasih minum madu blum juga reda.Yang saya tanyakan gimana mengatasinya,kasihan tiap malam slalu nangis,ga bisa tidur.Benarkah diterapi kepantai pagi bisa sembuh?Terima kasih sbelumnya

    • tips-bayi October 3, 2012 at 6:10 am #

      Sigit SS,

      Terapi ke pantai pagi ya..? Bisa jadi ya.. mungkin prinsip dasarnya dijemur di pagi hari di sekitar udara yang segar..

      Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang jika disertai batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      Dengan memberikan ASI pada bayi maka imunitasnya akan lebih baik.. Maka pertahankan ASI.. !

      Anda berikan madu..? Yang yakin itu yang asli..? Memang ada pendapat bayi sebelum 1 th jangan dulu diberi madu tapi ada juga yang berpendapat bahwa bayi diatas 6 bl sudah boleh dikasih madu..

      Yang jelas, madu amat berkhasiat dan secara kimia tak ada bahaya maupun dampaknya. Hanya memang, ada bayi atau balita yang peka dengan madu, dalam arti tak cocok hingga berdampak seperti diare, kembung atau kolik setelah minum madu. Bila terjadi hal seperti itu, sebaiknya dihentikan pemberiannya dan lain kali dicoba lagi. Kendati sebetulnya amat jarang ditemui kasus demikian..

  28. kascuma maji September 18, 2012 at 11:20 am #

    saya baru melahirkan anak kedua,mulanya anak itu di lahirkan adalah dia mendapat susu pertama dari badan saya tetapi semakin lama air susu saya semakin kering,pemakanan saya biasa saja tp ada jugak saya selalu minum air dan mkn masakkan yg berkuah tp air susu msh tidk byk,oleh krn itu utk mengelak dari bayi saya kelaparan saya menambah susu formula jika air susu bdn saya berkurang dan tidak dpt mengenyangkan bayi saya,saya akui pemakanan saya tidak seimbang saya hanya byk meminum air masak,anak saya selalu menyusu susu badan kata pakar jika bayi kerap menghisap akan mengaktifkan lagi pengeluaran susu badan tapi saya tidak malahan semakin kering utk mengelak dari anak saya menjerit dan kelaparan saya bagi anak saya minum susu formula,anak pertama saya meminum susu formula dari susu lembu dan mendpt sembelit kemudian d tukar dgn susu soya dan ia sesuai tapi harganya mahal,oleh krn anak pertama mcm tu jadi saya igt anak kedua saya jgk mcm tu sebulan anak saya meminum susu formula dari soya krn harga mahal dan menghadapi masalah kewangan saya tukar kpd susu lembu,pernah terjadi di sbbkan tiada duit buat membeli susu soya tersebut,saya minumkan anak saya dgn air masak,saya tak tahula saya tawakal saja,saya bagi dia susu badan tp susu bdn saya cuma keluar sikit sikit dan mengering,menyebabkan anak saya menjerit dan marah krn tak sggp tgk anak ini menangis saya bagi bayi saya menyusu air masak,dan krn tak mampu membeli susu formula soya yg agak mahal sy terpaksa tukar kpd susu formula lembu krn harganya tidk semahal susu soya,apa yg merunsingkan saya bayi saya mendapat batuk2 kecil apabila menyusu susu ini kemudian dia seperti merasa kelat pada lidah dan lelangitnya kemudian dia minum tidak mengikut sukatan kadang 2 atau 3 auns sahaja,najisnya berlendir agak keras sedikit cmpr hijau dan ketulan kuning,saya tkt dia kena sembelit,kolik dan sebagainya apa lagi skrng ini susu hanya akan hbs bila dia betul2 kelaparan tp dlm menyusu dia batuk2 pulak. saya risau berat dia berkurang dan menghadapi masalah tumbesaran,anak pertama saya pun menyusu selama 4 bulan lbh sahaja masa itu air susu bdn byk tp terpaksa saya berhentikan di sbbkan saya berkerja jauh dan anak pertama saya jgk saya susukan dgn susu formula.

    • tips-bayi September 26, 2012 at 7:05 am #

      @ kascuma maji,

      Sebenarnya.. jangan merasa ASI Anda kurang.. Susui saja terus.. Ingat.. produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun…

      Anda bekerja..? Sebenarnya Anda masih bisa memberikan ASI saja tanpa sufor meskipun Anda sibuk bekerja di luar rumah.. Anda bisa memerah/ memompa ASI Anda ketika Anda sedang dirumah, simpan ASI perahan pada botol di lemari es atau freezer, berikan ASI tersebut pada bayi Anda oleh anggota keluarga yang lain ketika Anda tidak sedang dirumah. Jangan lupa hangatkan terlebih dahulu ASI tersebut, dengan cara merendamnya di wadah yang berisi air panas.. ;-)

      Jangan khawatir kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang sebelumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi..

  29. iwan September 7, 2012 at 12:13 pm #

    Mau tanya Dok…
    Anak sy usia 3,5 bulan. 2 minggu yg lalu kena flu plus ad batuknya tp dikit. alhmdllh dh sembuh. tp tiba2 2 hari yg lalu saat bangun malam sktr wktu isya’ suaranya serak sampe sekarang. Obatnya gmn y Dok???

    • tips-bayi September 12, 2012 at 2:04 am #

      @ iwan,

      Serak kemungkinan reak atau dahak ya.. Dengan cara dijemur pagi dengan ditidurkan miring cairan biasanya akan keluar… Bisa dengan memberikan kehangatan pada dada, leher dan punggung bayi Anda, ini salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan .. ;-)

      Untuk penggunaan obat apapun harus dengan petunjuk dokter..

      Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena bayi bahkan anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. ;-)

  30. zul July 15, 2012 at 1:55 am #

    anak saya berumur 3 tahun lebih, dia sering batuk dan tak pernah betul2 sembuh. batuknya sesekali datang dan berdahak. akhir2 ini kami sering memberinya madu. dan meski nafsu makannya lumayan bagus tp berat badannya sepertinya gak nambah, kami berpikir ini ada hubungannya dgn batuknya itu. mohon solusinya. terima kasih

    • tips-bayi July 23, 2012 at 3:18 am #

      @ zul,

      Pemberian madu itu bagus.. bahkan menurut para ahli dari inggris madu ini lebih baik ketimbang dextromethorphan.
      Madu juga punya daya antiseptik. “Kandungan vitamin C-nya yang tinggi pun bisa sebagai anti oksidan, anti radang, dan juga perdarahan.

      Sering terserang batuk..? Tingkatkan imunitas tubuh anak Anda dengan memberikan makanan gizi seimbang, pola makan yang tepat dan juga untuk memperkuat daya tahan tubuh, banyak makan buah, susu, madu dan istirahat.

      Imunitas akan lebih baik jika pemberian ASI sampai usia 2,5 tahun.. Anak Anda sudah 3 tahun ya..

      Juga jangan biarkan anak Anda dekat dengan yang sedang batuk.. ;-)

  31. ven July 14, 2012 at 7:29 am #

    Dear tips-bayi
    Ank sy sudah mau msk 7 bln, sudah 2x pas siap imunisasi dan beberapa hari kemudian beberapa hari kemudian dia batuk, itu kenapa y dok?apa karena dia tidak cocok dengan obt imunisasi yang di suntikkan? Sekarang dia jadi agak susah minum susu padahal biasanya kuat minum, apa solusinya y? Trim’s

    • tips-bayi July 23, 2012 at 2:30 am #

      @ ven,

      Batuk setelah imunisasi..? Itu bukan karena tidak cocok imunisasi. Biasanya setelah imunisasi ada yang demam.. Demam sampai suhu 38,3 derajat Celsius selama 1-2 hari setelah imunisasi bukan hal yang luar biasa dan tak perlu dirisaukan.

      Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres.

      Susah minum susu dikarenakan bayi Anda sedang tidak sehat, memang biasanya berkurang nafsu makan minumnya. Solusinya, tetaplah Anda sodori minum walaupun sedikit-sedikit tapi sering.. ;-)

      Sebaiknya Anda memberikan ASI terus, biasanya kalau ASI jarang nolak.. Sudah mendapat MPASI kan..? Berikan terus MPASI sesuai jadwal meskipun porsinya berkurang..

      Semoga bayi Anda lekas sembuh.. :-)

  32. tinie June 28, 2012 at 4:40 am #

    anak saya berumur 4 tahun..kadangkala dia tidak sakit batuk hanya kadang kala batuk tapi saat batuk sampai terpingkal-pingkal bahakan bisa sampai muntah.,, walaupun frekwensinya jarang tp sy khwatir..bagaimana solusinya terima kasih

    • tips-bayi July 7, 2012 at 12:24 am #

      @ tinie,

      Tidak sedang sakit batuk ya..? Tersedak sepertinya..? Atau alergi sesuatu sehingga terpicu batuk..? Memang perlu penyelidikan yang seksama apa penyebabnya. Untuk sementara, Anda bisa observasi sendiri dengan mengingat-ngingat ketika bagaimana anak Anda batuk hingga terpingkal-pingkal.. Kedinginan, debu, bulu binatang, makanan dan bisa sebab lainnya..

  33. dian June 13, 2012 at 1:05 pm #

    kalo bayi baru lahir itu makanan paling cocok apa ya..?? :)

    • tips-bayi June 15, 2012 at 6:33 am #

      @ dian,

      Maaf usia bayinya berapa ya ..? kalau bayinya baru lahir cukup dengan ASI saja…;-)

      Dokter dan para ahli menyarankan untuk pemberian MPASI sebaiknya pada usia 5-6 bulan, akan tetapi pada usia 4 bulan pun ada yang sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:

      * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
      * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
      * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
      * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
      * Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik

      Untuk makanan pertamanya sebaiknya bubur susu atau pure buatan Anda sendiri.. Usahakan rasanya tidak terlalu jauh dari rasa makanan pokok sebelumnya ASI..

      Bubur susu.. Anda bisa membuat bubur susu sendiri dari tepung beras putih/ merah..

      Cara membuat tepung beras: Cara membuat tepung beras, cuci beras lalu rendam selama 6 jam untuk beras merah dan 2 jam untuk beras putih, kemudian tiriskan dan disangrai sampai terlihat warnanya menguning kemudian baru di blender jangan lupa disaring..

      Untuk cara memasaknya:

      a. Larutkan tepung beras merah ke dalam air, aduk hingga rata.
      b. Masak di atas api kecil hingga matang. Masukkan brokoli (atau sayuran lain), aduk rata. Angkat.
      c. Tuangkan ASI atau susu formula I cair. Aduk hingga rata. (bisa dicampur pada pancinya atau pada tempat makan ketika penyajian)

      Lihat dan perhatikan pengaruh MPASI barunya sampai empat hari. Apabila terlihat cocok tidak menunjukan efek negatif maka bisa Anda lanjutkan dan fariasikan dengan memberikan bahan yang lain..

      Ada baiknya Anda juga kunjungi link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/tuntunan-membuat-makanan-bayi-sendiri.html

      Ingat.. berikanlah MPASI buatan Anda sendiri jangan instan.. ;-)
      Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan untuk bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:

      1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.
      2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
      3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.
      4. Makanan buatan sendiri lebih variatif
      5. Mudah
      6. Hemat

  34. meniq May 29, 2012 at 7:16 am #

    anak sy brumur 15 bulan. dy biasa kontrol uap k rumh skit utk mredakn pilekx. tp sudh 2 minggu ini ga lg krn sudh lbh baikn. tp kmudian dy trserang demam. naik trun sih. stlh tes darah, alhmdulillh ga typhus/DBD. tp ada kmungkinn dy trserang radang tenggorokan. sy mw tany,kira2 penyebab radang tenggorokannya ada hubunganx ga dgn kontrol uap yg biasa dy lakukan?makasih dok sblmx….

    • tips-bayi June 20, 2012 at 3:47 am #

      @ meniq,

      Radang tenggorokani biasanya terjadi karena infeksi seperti , campak, dan batuk rejan. Penyakit ini disebabkan virus dan bakteri. Jadi tidak ada pengaruh langsung dari tidak terapi uap.. ;-)

  35. aisyah hilma May 4, 2012 at 2:39 pm #

    dok, anak saya berusia 9 bln. skrg lg batuk flu,tp belum sy periksakan ke DSA.sy ingin atasi dengan cara alami dulu.mohon solusinya.tq

    • tips-bayi May 7, 2012 at 1:34 pm #

      @ aisyah hilma

      Jika Bayi Anda cuma batuk flu biasa…Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..

      Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

  36. Lia May 2, 2012 at 3:59 am #

    Gimana ya cara mengatasi batuk berdahak pada anak secara tradisional..karena saya tidak membiasakan untuk mengkonsumsi obat kimiawi

    • tips-bayi May 10, 2012 at 2:12 am #

      @ Lia

      Anda bisa mencobanya memberikan obat batuk yang aman dengan ramuan tradisional yaitu jeruk nipis 1/2 sendok teh dicampur dengan kecap atau madu 1/2 sendok teh , diberikan tiga kali sehari.

  37. evi April 28, 2012 at 2:31 am #

    hai tips bayi.. mau nanya nee..
    apa benar sih kalo ibunya minum es ato makan makanan hangat bakalan ngefek ke asi..
    secara logika gk mgkn asi jd dingin gara2 ibunya minum es ato hangat gara2 makan sup hangat.
    malahan ada yg bilang bayi pilek krn ibunya minum es..
    apa benar semua itu? kan sakit flu krn virus.
    thx b4

    • tips-bayi May 15, 2012 at 4:39 am #

      @ evi,

      Ibu minum es atau makan makanan hangat bahkan panas sekalipun.. itu tidak ada hubungannya dan tidak akan berpengaruh pada kesehetan bayi Anda.

      Untuk ibu yang dalam masa menyusui ASI, umumnya tak ada makanan atau minuman yang harus dihindari karena ibu menyusui memerlukan makanan yang bergizi. Tetapi, kadang ada ibu yang mengeluhkan bahwa saat makan-makanan tertentu, si bayi akan merespons dengan kondisi tertentu. Contohnya; kacang-kacangan, makanan pedas, jeruk dan sebangsanya, kol, bawang, dan brokoli. Si kecil bisa merespons dengan menangis karena perut kembung atau tak enak perut. Jika memungkinkan, perhatikan asupan Anda dan perhatikan dampaknya pada si kecil.

      Dan.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

  38. mebelanda April 14, 2012 at 9:04 am #

    Anak saya umur 2 th sudah batuk selama 1 minggu. sudah dibawa ke dokter, diberi antibiotik juga belum sembuh2 juga. sehari 3 x sudah diminumin obat batuk campur kencur dan madu. Belum sembuh juga. PAdahal kalau dibawa ke dokter takut sekali.

    • tips-bayi April 21, 2012 at 1:54 am #

      @ mebelanda,

      Harus plus banyak istirahat dan hati-hati dengan jajanan.. ;-)
      Madu bagus tuh..

  39. ibu yogi March 13, 2012 at 7:55 am #

    dear tips bayi, anak saya sedang batuk disertai flu. ini sudah yang kedua kalinya dalam satu bulan. batuk yang pertama sembuh setelah berganti obat 3 kali (atas resep dokter) batuk yang sekarang tidak saya ketahui penyebabnya. sudah 2 malam batuk dan sulit tidur. oleh dokter diberikan paratusin dan antibiotik. tapi semakin parah batuknya dan sesak nafas (bunyi ngik..ngik..). berbahayakah batuk yang seperti ini. saya sebenarnya malas memberikan obat2an pada anak saya. adakah saran obat alami (dari tumbuhan dll) yang bisa dikonsumsi oleh anak saya (usianya 15 bulan). terimakasih….

    • tips-bayi March 28, 2012 at 3:36 am #

      @ ibu yogi,

      Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..

      Jika setelah obatnya habis belum juga sembuh, kami sarankan untuk dibawa ke DSA kembali..

      Untuk obat alami, kencur banyak dianjurkan oleh banyak ahli pengobatan., karena manfaatnya sangat banyak. Termasuk juga banyak disarankan pemberiannya pada bayi. Tapi ASI adalah obat yang tepat untuk bayi Anda.. ;-)

      Ahli herbal ada yang memberikan arahan bagi bayi yang masih ASI eksklusif bisa di campurkan satu tetes air kencur dicampur dengan ASI. Tapi kami tidak merekomendasikan lho..

  40. Elvidayanti March 9, 2012 at 8:18 pm #

    Dok, anak saya umur 2 bulan lebih. saat ini matanya sedang belekan (taik matanya keluar terus), kira2 apa obatnya dok?. dan mengapa bsa terjadi demikian?, trimakasih atas penjelasannya.

    • tips-bayi March 14, 2012 at 2:54 pm #

      @ Elvidayanti,

      Jika ada kotoran atau belek pada mata bayi tanda karena adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini beragam penyebabnya, antara lain:

      * Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
      * Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.

      Untuk mengatasinya, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.

      * Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
      Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.

      Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan mata bayi Anda lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.

      * Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.

      * Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.

      * Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
      # Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
      # Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
      # Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
      # Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 – 3 kali sehari.
      # Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
      # Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
      # Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi Anda. . ;-)

  41. azayaka March 8, 2012 at 10:24 pm #

    Pak, saya mau tanya…… Bayi saya saat ini memasuki bulan ke 5, berat 7kg dan saat ini sering sekali demam…. Walaupun tidak sampai 38 der celcius saat di ukur diketiaknya….. Bayi saya awalnya batuk dan berdahak sudah 2 minggu, saat kami ke dsa bayi saya diberi. Antibiotik, pilek dan sesak jadi satu dalam bentuk puyer juga obat panas nyA dalam bentuk puyer pula….
    Obat tersebut baru 1x diminum…. Setelah diminumkan anak saya muntah dan nangis terus…. Setelah itu anak saya tidak bisa tidur…… Seperti gelisah, tengkurap balik lagi dan tengkurap lagi seperti itu terus….. Badannya mulai panas…. Walau tidak tinggi saya beri paracetamol 0,6ml turun panasnya…. Tetapi masih tidak bisa tidur sampai subuh….. Baru bisa tidur…. Bayi masih menyusui asi, saya mohon petunjuk…. Apa saya ganti dsa lain. Karena obat yg diberikan menurut saya dan sangat pahit…. Dan tidak disukai oleh bayi…..mohon petunjuknya pak……

    • tips-bayi March 14, 2012 at 2:45 pm #

      @ azayaka,

      Hmm… memang kasihan bu.. masih bayi sudah banyak dicekokin obat ya..? :-(

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Apalagi jika memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

      Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

      Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan.. ;-)

      Tidak dianjurkan mengenakan pakaian atau selimut yang terlalu tebal dan rapat, terlebih apabila bayi Anda demam. Jika pilek, bersihkan hidung. Usahakan lingkungan tempat tinggal segar nyaman yaitu cukup ventilasi dan tidak berasap atau berdebu.

      Susui saja terus dengan ASI dan banyak istirahat..

  42. deddy lbs March 8, 2012 at 2:14 pm #

    asskm, anak saya umur 2 bulan , mata sebelah kirinya selalu belekan?, dan sekarang kedua matanya belekan, itu apa penyebabnya y?, dan apa obat yg bgs di berikan untuk anak saya?, trims y….

    • tips-bayi March 14, 2012 at 2:12 pm #

      @ deddy lbs,

      Jika ada kotoran atau belek pada mata bayi tanda karena adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini beragam penyebabnya, antara lain:

      * Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
      * Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.

      Untuk mengatasinya, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.

      * Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
      Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.

      Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan mata bayi Anda lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.

      * Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.

      * Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.

      * Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
      # Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
      # Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
      # Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
      # Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 – 3 kali sehari.
      # Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
      # Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
      # Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi Anda. . ;-)

  43. novia March 4, 2012 at 1:25 pm #

    dear tips bayi,,,saya mau tanyakan…berat bayi saya 10kg,,usia 4 bulan…apakah sudah termasuk kegemukan,,??sudah 15 hari anak saya tidak mau minum ASI..sampai2 saya paksakan sampai mutah pun tetap tidak mau.saya sempat down dan sedih karna usia dia masih sangat butuh asi saya,,sampai saya sedot dan saya masukan di botol puntetap tak mau.pernah suatu hari saya campur asi saya dengan susu formulanya…tapi akhirnya dia diare mengerikan …sampe feses nya masih berwujud susu dalam keadaan putih seperti masih dlm botol…apa benar susu asi kalo di mix dengan susu formula bisa mengakibatkan racun??mohon penjelasannya…terimakasih

    • tips-bayi March 13, 2012 at 3:05 am #

      @ novia,

      Bayi Anda tergolong gemuk tapi tidak kegemukan.. ;-)

      Obesitas pada anak diklasifikasikan berdasarkan hasil pengukuran berat badan dibandingkan panjang badannya. Dikatakan obesitas ringan bila perbandingan berat terhadap panjang badan antara 120-135%, sedangkan disebut obesitas berat bila perbandingan berat terhadap panjang badannya antara 150-200%.

      Belum lama ini, Republika memuat artikel tentang obesitas pada bayi. Anda bisa membacanya di:

      http://www.republika.co.id/berita/41895/Berat_Badan_Bayi_Cepat_Naik_Awas_Obesitas

      ASI + Sufor tidak akan menyebabkan racun.. tapi lebih baik jangan dicampur selain rasanya bayi tidak akan suka, juga kita jadi tidak tahu efek negatifnya dari mana..

  44. mama adzka March 2, 2012 at 12:57 pm #

    anak saya 3,5bln sdh seminggu batuk pilek dikasi cetrizin drop 0,2 ml tiap pagi dan sore. sembuh batuk pileknya tp bila saatnya minum obat kambuh bila telat kasi obat…dok sy kuatir sekali dg keadaannya.

    • tips-bayi March 7, 2012 at 5:00 am #

      @ mama adzka,

      Apakah pemberian obat pada bayi Anda atas petunjuk dokter..? Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter.

      Sebenarnya jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. ;-)

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Anak-anak usia dibawah 2 tahun memang masih sangat rentan daya tahan tubuhnya. Selain makanan yang harus di jaga, lingkungan tempat anak bermain juga harus di perhatikan.

      - Jangan biarkan anak kontac dengan orang lain yg sedang sakit.
      - Pakaian anak jangan basah (karena bermain atau pipis segere di ganti).
      - Cuci mainan anak terutama mainan yang biasa dia masukkan ke dalam mulut
      - Jangan mencium mulut anak, karena orang dewasa membawa banyak kuman di dalam mulut
      - Jauhkan anak dari orang-orang yang perokok (semoga ayahnya bukan perokok ya.. ;-) )
      - Selain susu formula yang terbaik berikan ASI untuk menambah Imun anak.

  45. mira February 29, 2012 at 6:45 am #

    bun anak saya usia 1th.kemaren abis opnam karna asma sama positif typus.. kata dokter anak saya alergi makanan hingga bisa picu ke-2nya kambuh.. ada saran gimana nanggualanginnya tnx infonya

    • tips-bayi March 6, 2012 at 4:03 am #

      @ mira,

      Oh.. kasihan ya..? Baiklah bu.. memang bisa seperti itu bu, meskipun Alergi bukan penyakit bu..

      Ya.. Alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..

      Tepatnya, mulai sekarang lebih tepat Anda hindarkan anak Anda dari pemicu alerginya. Anda jangan khawatir, kasus alergi umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun.. ;-)

  46. rika February 24, 2012 at 9:23 am #

    dok, apakah radang paru ada hubungannya dgn alergi bayi thd sesuatu misal, susu sapi, debu dll, krn kemarin anak saya, 10 bln, dinyatakan oleh DSA nya kena radang paru dan diberikan obat antibiotik dan skrg batuk dan sesak nya sudah hilang tapi saya khawatir apakah bisa kambuh lagi. Trimakasih atas penjelasannya.

    • tips-bayi March 2, 2012 at 3:00 am #

      @ rika,

      Radang bisa sembuh, jika radang sudah sembuh Anda jangan khawatir. Tinggal meningkatkan imunitas tubuh dengan mempertahankan ASI, pola makan yang baik dan istirahat yang teratur.. ;-)

      Alergi bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..

  47. Ika February 3, 2012 at 7:54 am #

    Dear tips bayi,
    Artikelnya bagus bgt…sangat bermanfaat buat saya yg kebetulan baru memp anak dan msh awam mslh kesehatan anak..

    Kebetulan ada artikel ini, saya mau tanya :

    Bayi saya usia 5,5 bulan. sudah hampir 3 minggu batuk pilek. Selama ini masih sy kasih obat tradisional ramuan biji pala+bawang dihaluskan kemudian ditempelkan di ubun2, selain itu sy jg minumkan obat batuk pilek tetapi tdk setiap hari krn sy khawatir dgn obat kimia.. Saya juga mengoleskan Transpulmin di leher dan punggung..Tapi koq batuk pileknya juga tdk sembuh2.. Malahan terkadang setelah batuk2 dia muntah sampai menyembur… tapi habis muntah dia malah kelihatan segar lagi…Saya jadi sedih melihatnya…. O iya, bayi saya minum sufor krn sdh tdk mau minum ASI, juga sdh diberi makanan tambahan bubur Milna.
    Mohon saran dan penjelasannya ya…..Trims….

    • tips-bayi February 9, 2012 at 4:03 am #

      @ Ika,

      Memang kasihan jika melihat bayi seperti itu.. :-(

      Yang belum sembuh batuknya..? Jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..

      Jika bayi Anda sedang batuk berdahak.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..
      Berikut penyebab bayi muntah selain karena batuk berdahak:

      - Tanda Alergi
      Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

      - Pemakainan gurita.
      Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

      - Posisi menyusui atau makan
      Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

      - Tersedak

      - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

      - Dan bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya.. ;-)

  48. renzi January 29, 2012 at 2:17 pm #

    dok,anak saya 42 hr sakit batuk,flu,panas sudah kedokter anak dikasih obat turun panas SANMOL Drop dengan racikan …obat racikanya sudah habis kok anak saya belum sembuh ya …mohon jawabanya??

    • tips-bayi February 4, 2012 at 4:16 am #

      @ renzi,

      Yang belum sembuh batuknya..? Jika hanya batuk flu biasa.. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..

      Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat.. ;-)

      Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

  49. nur January 8, 2012 at 7:38 am #

    dok , anak saya usia nya hampir 5 bulan .. sudah 1 mingu ini setiap ngantuk atau mau tidur selalu rewel sampai teriak teriak di kasi ASI gk mau di kasi SUSU FORMUlA gak mau , di gendong gk mau ..di apa apa in masih nangis teriak teriak
    hingga akhirnya kecapekan tidur sendiri ,

    pertanyaan saya

    nomarlah anak saya seperti ini ? mohon pnjelasan nya
    thanks dok

    • tips-bayi January 9, 2012 at 3:51 am #

      @ nur,

      Hmm.. insya Allah NORMAL.. ;-)

      Tangisan bayi juga dapat menggambarkan keadaan kesehatannya. Bayi juga perlu menangis keras sesekali. Ibu tak perlu kuatir dan cemas. Yang penting perhatikan penyebabnya dan jangan gugup. Suasana hati yang mengasuh bayi juga turut berpengaruh. Bayi cenderung gelisah bila sang pengasuh atau ibu juga dalam keadaan tegang atau stres. Oleh karena itu kenali tangisan bayi kita.. ;-)

      Menangis adalah satu-satunya cara mengekspresikan perasaan tidak enak bayi Anda. Menangis pada bayi bukan hanya karena kesakitan saja tapi bisa lapar, haus, kaget, gerah ataupun yang lainnya.. Yang jelas bayi Anda perlu ditenangkan saja.. Buatlah bayi Anda menjadi lebih tenang dengan mendekapnya, memberinya ASI..

      Dan kita juga perlu perhatikan satu persatu, kira kira apa saja sih yang membuat sang bayi menangis?

      1.Rasa lapar
      2. Bayi ingin bersih
      3.Lingkungan yang tidak nyaman
      4. Bayi tidak bebas bergerak.
      5. Bayi ingin disayang
      6. Bayi rewel setelah minum ASI atau Susu
      7. Kolik perut
      8. Menangis gelisah dan rewel akibat kebiasaan buruk ibu atau ayah

      Rewelnya ketika mendekati jam tidur ya..? Rubahlah secara bertahap kebiasaannya. Susui bayi Anda apabila sudah terlihat mengantuk jangan tunggu menangis. Atau posisikan di tempat tidur jika sudah terlihat mengantuk.. Misalnya, mengucek-ngucek mata, menarik telinga, atau terlihat bayangan gelap di bawah matanya. Jika Anda menangkap tanda-tanda seperti ini, atau tanda-tanda mengantuk lainnya, tidurkanlah si kecil segera..

      Boleh ditepuk-tepuk perlahan. Ciptakan suasana sekitar yang tenang. Redupkan lampu ruangan..

      Belum terlambat, Anda dapat melatihnya membentuk pola tidur yang baik pada usia ini, dengan cara:
      o Menetapkan waktu tidur malam dan siang
      o Bentuklah rutinitas sebelum tidur

  50. kret December 2, 2011 at 5:48 am #

    artikelnya menarik

  51. nana November 24, 2011 at 3:38 am #

    anak saya umur 4 bulan 15 hari ,akhir akhir ini sering batuk sampai gorok tp tidak panas dan gk rewel, padahal sudah diberi obat tp tetap batuk.yang ingin saya tanyakan apakah bisa mengakibatkan flek, mohon jawabannya

    • tips-bayi December 12, 2011 at 2:30 am #

      @ nana,

      Memang batuk berdahak atau flu bisa agak lama bertahan karena bayi biasanya susah atau belum bisa membuang dahaknya sendiri..
      Untuk kondisi seperti ini sebaiknya Anda konsultasikan dengan DSA Anda..

      Hati-hati untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda.. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda..

      Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

      Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :

      http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma
      Semoga bayi Anda lekas sembuh.. ;-)

  52. jony November 23, 2011 at 1:42 pm #

    Dok anak saya koq sering muntah,lemas,and panas pda usia 1 tahun sedangkan anak saya agak gemuk and tingkah nya banyak tolong solusi nya Dok……..

    • tips-bayi December 8, 2011 at 3:51 am #

      @ jony,

      Tingkahnya banyak berarti aktif.. itu tanda sehat.. ;-)

      Sering Muntah..?
      Penyebab bayi muntah:

      - Tanda Alergi
      Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan..

      - Pemakainan gurita.
      Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

      - Posisi menyusui atau makan
      Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah..

      - Tersedak

      - Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

      - Dan mungkin bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..

      Panas..? Demam.. ?

      Anak Anda mengalami demam apabila dengan pengukuran suhu temperatur :
      - Termometer pada rektum atau anus melebihi 38 derajat celcius
      - Termometer pada mulut melebihi 37,5 derajat celcius
      - Termometer pada ketiak melebihi 37 derajat celcius

      Cara paling umum dan tradisional dalam menangani demam di rumah adalah dengan mengompres. Mengompres memang diperbolehkan dan dianjurkan dengan air hangat (suhu 29,4-32,2 derajat Celcius).

      Cara mengompres yang benar :

      1. Berikan obat penurun panas 30 menit sebelum mengompres.
      2. Kompres menggunakan lap yang telah dibasahi dengan air hangat bersuhu 29,4 – 32,2 derajat celcius dan telah diperas, kemudian usapkan ke badan, lengan dan tungkai.
      3. Jangan menggunakan air dingin atau alkohol untuk mengompres, karena alkohol akan diserap kulit atau dihirup pernafasan, dapat menyebabkan koma.. ;-)

  53. isma November 19, 2011 at 12:40 pm #

    untuk para ibu dan bapak seperjuangan yang mempunyai baby dengan permasalahan yang sama, ternyata hampir 90 persen terapi penyembuhan dari penyakit pada baby itu tidak lain dan tidak bukan adalah ASI. bravo ASI

    • tips-bayi December 7, 2011 at 3:34 am #

      @ isma,

      Hmm.. BENAR.. setuju.. :-)

  54. Mulyadi Tenjo October 15, 2011 at 10:48 pm #

    Punten, mau tanya:
    1. Anak saya berusia 6 bulan saat ini lagi batuk2, sepertinya ada dahak ditenggorokannya, itu terdengar saat ia bernafas ketika tidur seperti ada bunyi grok grok..
    2. Sudah 2 kali kami berkonsultasi dengan bidan anak, menurut bu bidan itu gejala yang wajar untuk bayi dibawah 1 thun. Dari bu bidan kami mendapatkan obat “KIDIKOL” dengan kandungan CTM,Paracetamol,Glyceryl guaiacolate,Amonnium cholirda. Bu bidan jg menyarankan kl batukny tdk smbuh jg harus “di uap ” ke dokter anak, untuk solusi ini sy kurang mengerti maksudnya…

    Pertanyaanya,:
    1. Biasanya apa sih penyebab anak dibawah 6 bln tersebtu bisa batuk berdahak? dan bagaimana mengatasinya?
    2. Apa benar anak kurang dari 1 th rentan terhadap sakit?
    3. Apa tidak berisiko memberikan obat yang sy sebutkan diatas?
    4. Apa yang dimaksud dengan diuap? apakah berisiko jika itu terpaksa dilakukan? apakah orang tua bisa melakukan sendiri cara tersebut?

    Terimakasih atas jawabannya!

    • tipsbayi November 16, 2011 at 6:08 am #

      @ Mulyadi Tenjo,

      1. Jika Bayi Anda cuma batuk flu.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

      Tapi jika bayi Anda sesak.. Anda harus periksakan ke DSA..

      2. Pada usia 1 tahun, kekebalan tubuh anak masih rentan sekali. Maka dengan hanya memberikan ASI akan bagus pembentukan imun-nya

      3. Memang sangat berisiko.. maka untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda.. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

      Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :

      http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma

      4. Terapi uap adalah salah satu cara untuk mengeluarkan dahak bayi Anda. Bisa juga untuk mengeluarkan dahak/ cairan yaitu dengan dijemur dengan posisi miring. Atau bisa juga dengan memberikan kehangatan pada dada dan punggungnya, ini salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan ..

  55. arianih October 14, 2011 at 7:46 am #

    tips, anak saya usianya 6 bln,,,terserang batuk berdahak…saya sudah membawanya ke bidan tempat dia lahir waktu itu anak saya diberi puyer obat batuk dan antibiotik..tp selang seminggu batuknya tidak hilang dan anak saya pun sudah di terapi uap sebanyak 2x,,krna tidak reda jg kemudian saya bawa ke DSA..dari DSA diberi puyer obat batuk dan ryvel tetes mulut..setelah 1 minggu kemudian batuknya sudah agak jarang walau masih suka batuk dan masih berdahak saya anggap mungkin itu sudah baik..tp bagi orang tua saya anak saya belum sembuh karna masih ad batuk walau sehari cuma 1x batuknya..kemudian dibawa lagi sama orang tua saya k dokter umum..di dokter umum diberikan obat antibiotik dan obat batuk syrup kids cough,,saya sangat takut dengan efek samping apa yang akan timbul karna terlalu banyak minum obat? wajar tidak sih klo anak saya hanya batuk 1 x sehari walau masih berdahak dan kadang saat batuk sampai merah mukanya..trus ap saya harus menghabiskan antibiotik yg diberikan oleh dokter terakhir tmpat dia berobat..saya bingung…??

    • tipsbayi November 14, 2011 at 4:28 am #

      @ arianih,

      Susui terus bayi Anda dengan ASI, berikan istirahat yang cukup, memang karena bayi tidak bisa mengeluarkan cairan jadi batuk dahaknya agak lama. Anda juga bisa menjemurnya tiap pagi dengan posisi miring untuk membantu mengeluarkan cairan..

      Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

      Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.

      Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..

      Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

      Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :

      http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma

  56. arisanti September 21, 2011 at 9:45 am #

    Tips, anak sya usianya 6 bln…., sebelumnya terserang gejala pilek, tetapi setelah pileknya sembuh, timbul batuknya.. tetapi sudah 2 minggu ini batuk anak saya tdk sembuh2… gejala batuknnya itu tdk sering seperti ada riak didalmnya tetapi tdk dpt dikeluarkan…

    Saya harus berbuat apa ya,…??

  57. robby September 20, 2011 at 4:02 am #

    tambahan:
    anak saya juga melakukan terapi Uap sehari sekali selama 4 hari ..
    thks

  58. robby September 20, 2011 at 3:59 am #

    Dear,
    Anak saya wanita umur 3 Tahun 8 Bulan,sering sekali mengalami batuk berdahak kadang diselingi pilek kadang tidak.
    belum lama dia mengalami batuk berdahak tidak sembuh2 selama 1bulan lebih,walau sudah dibawa kedokter umum dan kedokter dsa tetapi belum sembuh juga,terakhir saya bawa kedsa yg laennya oleh dsa tsb diberikan obat antibiotik,obat batuk (Vectrine),dan sirup alergi ditambah petunjuk agar pantnag makanan seperti stop minum susu sapi,ngemil2,coklat dll,
    setelah 4 hari minum obat dan menjalankan pantangan tsb sianak bisa sembuh,tetapi 10 hari kemudian kambuh lagi dengan disertai pilek,,
    saya mohon tips dari para ahli mengenai pemecahan masalah tsb yg cukup menyita waktu dan perhatian saya,
    sekedar info tambahan: BB anak saya 21 Kg.
    terima kasih atas info dan sarannya.

    Robby

  59. Lita August 20, 2011 at 9:31 am #

    Tips bayi anak saya umur 10 bulan sdh 10 hari lebih batuk dan pilek tdk sembuh2,,sepertinya batukny ada dahakny,,, dia tetap aktif normal ,,nafsu makan jg normal,&tdk rewel…saya kasian tiap tdr napasny bunyi trs hidungny mampet..
    Saya mesti gimana ya,,,supaya dia cpt sembuh….

  60. yati August 8, 2011 at 6:31 am #

    makasih atas jawabannya Tips bayi…

  61. Bagaimana yach July 25, 2011 at 3:10 am #

    Saya, bingun dengan batuk anak saya…………….karena dia batuk hanya waktu bangun tidur pagi aj setelah itu ya biasa n tdk batuk sama sekali,pd kl kata beberapa dokter bilangnya Alergi,tapi alergi apa jg tdk tau n mesti rtes ini itu .n skr ud aku hentikan minum obat2 dr dokter cos hasil nya sama aj sy jadi takut efeknya keanak saya , kebanyakan anti biotik n antihistamin kan jg gak baik. So saya mesti gmn ? Tlg donk kasi solusi……….

  62. yati July 25, 2011 at 2:04 am #

    jika saya tidak menyusui bayi saya selama 1 minggu, apakah masih boleh saya menyusuinya lagi??????……..

    • tipsbayi August 5, 2011 at 3:37 am #

      @ yati,

      Boleh.. dan HARUS..! ;-)

      Kenapa Anda tidak menyusui dalam 1 minggu..? Sakit..? Pergi tugas luar kota..?

      Jika Anda sakit.. Intinya boleh-boleh saja Anda menyusui ketika sakit. Anda beritahukan pada dokter Anda ketika Anda memeriksakan diri Anda, agar dokter memberikan obat yang boleh dokonsumsi oleh ibu menyusui.

      Jika Anda sakit flu atau batuk, jika akan menyusui pakailah masker dan jangan ciumi dulu bayi Anda.. ;-)

      Untuk mengembalikan agar bayi Anda mau lagi disusui.., sepertinya selama Anda sakit bayi Anda diberikan sufor dengan dot ya..? Maka Anda bisa tetap memberikan ASI akan tetapi dengan cara memeras/ memompa ASI Anda lalu Anda masukan pada botol susu dan diberikan pada bayi Anda..

      Dengan begini Anda tetap bisa mempertahankan pemberian ASI pada bayi Anda meskipun melalui botol .. ;-)

      Jika Anda pergi ke luar kota.. Anda masih bisa mempertahankan ASI eksklusif.. Anda bisa tetap memberikan ASI selama Anda tidak di rumah, yaitu dengan memberikan ASI yang diperah atau dipompa dan di simpan di freezer, lalu di hangatkan dengan merendam pada air panas ketika akan diberikan pada bayi Anda.. Dan disajikan dengan botol susu oleh orang rumah.. ;-)

  63. sundari July 19, 2011 at 8:52 am #

    tips
    kok belum dijawab ya ….(5 july)
    tanya nih makanan/buah apa yg dapat menyembuhkan batuk selain obat, juga
    yang dapat diberikan pada saat batuk/pilek, tks

    • tipsbayi August 5, 2011 at 1:36 am #

      @ sundari,

      Oh ya..? Keselip ya..? Mohon maaf.. :-)

      Makanan selama batuk yang paling baik untuk bayi Anda adalah.. ASI.. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.

      Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, susui dengan posisi yang benar. Seperti sudah kami beritahukan sebelumnya. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

  64. fandi July 15, 2011 at 4:16 pm #

    dear,
    saya mau tanya,bayi saya baru berumur 2minggu,pernapasannya sesak seperti ada yang menyumbat dan seperti suara ngorok(orang tidur)tp tidak disertai batuk ataupun demam.kalo dilihat dr lubang hidungnya tdk ada lendirnya/ingus tp klo bersin berkali2 br ingusnya keluar meski sedikit.tp msh aja nafasnya sesak seperti ada yg menyumbat,mohon solusinya.trims

    • tipsbayi July 20, 2011 at 3:04 am #

      @ fandi,

      Nafas grok-grok seperti itu kemungkinan masih adanya cairan sisa persalinan pada bayi Anda. Dengan cara dijemur dengan ditidurkan miring cairan biasanya akan keluar.. ;-)

      Atau bisa saja Anda datang ke bidan tempat Anda bersalin, biasanya bidan akan menyedot cairan tersebut..

  65. sundari July 5, 2011 at 8:18 am #

    tips
    apa benar kl batuk tidak boleh dikasih buah yg bergetah (pepaya,pisang)

    • tipsbayi July 20, 2011 at 3:01 am #

      @ sundari,
      :-) .. Terlewat terus.. mohon maaf nih, karena banyaknya pertanyaan jadi menumpuk.. :-)

      Benar.. bisa lebih merangsang batuk terlebih jika batuknya karena radang tenggorokan.. Iritasi juga bisa menjadi biang keladi radang tenggorokan. Hal ini disebabkan makanan yang masuk, yaitu makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, terlalu panas atau dingin, dan makanan-makanan yang terlalu bergetah. “Makanan bergetah, contohnya buah-buahan. Jadi, tidak semua buah-buahan aman, khususnya pada mereka yang punya alergi, karena justru dapat membuat iritasi pada tenggorokan.”

  66. mamamecca July 2, 2011 at 9:51 am #

    hai tips..tx bgt infonya ya..pas bgt dgn keadaan anak saya skrg..(10bln)
    dia batuk sdh 10hr lbh.kalo batuk smpe muntah.tp seringnya hanya pd mlm hari.
    kira2 gejala batuk apa yg diderita anak saya??dan bagaimana solusinya supaya anak saya tdk muntah lagi ketika batuk.dan apa obat penyembuh batuknya.saya sudah kasih mucopect dosis 5 tetes sekali minum(2x sehari).apakah sudah benar tips??
    mksih untuk jawabannya ya..

    • tipsbayi July 13, 2011 at 3:51 am #

      @ mamamecca,

      Mucopect mengandung ambroxol untuk mengatasi batuk berdahak. Tentunya setiap obat mempunyai efek samping, apalagi jika diberikan secara terus menerus. Sebaiknya coba Anda konsultasikan dengan dokter yang lain apakah batuk pilek tersebut disebabkan oleh alergi atau bukan. Karena jika penyebabnya adalah alergi, maka harus ditangani dengan anti alergi atau bisa juga dengan penguat imunitas.

      Dosis dari dokter tentu dengan berbagai pertimbangan, misal umur, berat badan dan perjalanan kesehatannya.., ada baiknya Anda konsultasikan kembali dengan DSA mengingat bayi Anda lebih 10 hari belum sembuh juga..

      Muntah bisa salah satunya karena dahaknya, karena bayi belum bisa mengeluarkan dahak sendiri. Dan dahak bisa keluar dengan muntah..

      Semoga lekas sembuh.. ;-)

  67. Lenny June 3, 2011 at 2:22 pm #

    Dear,
    Saya mau tanya, saya punya anak usianya baru 6 minggu. anak ku kadang suka batuk batuk sewaktu minum susu dan pada saat tidur. kebetulan di kamar saya pasang ac. yg saya mau tanyakan apakah ia batuk2 dan muntah mengeluarkan susu dan lendir apa karna suhu udaranya terlalu dingin di kamar atau ada penyebab lain, dan saya mesti tunggu berapa hari baru dibawa kedokter
    TQ

    • tipsbayi June 18, 2011 at 3:43 am #

      @ Lenny,

      Batuk ketika minum susu.. apakah tersedak..?

      Penyebab bayi muntah:

      - Pemakainan gurita.
      Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

      - Posisi menyusui atau makan
      Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah.. ;-)

      - Ukuran dot
      Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing. Saat memberi minum bayi, gunakan perangkat yang didesain khusus untuk bayi. Jika menggunakan gelas, sedotan atau sendok orang dewasa, besar kemungkinan si kecil akan tersedak. Perangkat makan dan minum dewasa tak bisa mengatur asupan air sesuai kemampuan bayi menerima dan menelan.

      Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

      Dan mungkin bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..

      Volume lambung bayi sangat sempit sekali.., jadi gampang penuh dan cepat lapar lagi maka bila minum susunya kebanyakan akan keluar lagi (gumoh), solusinya susui setiap 2 jam sekali lalu sendawakan dengan cara gendong berdirikan dengan begini air susu akan turun ke lambung dan tidak akan gumoh, selama gumoh tidak masuk saluran pernafasan tidak apa-apa, cara menidurkan bayi yang sering gumoh bisa dengan cara miring agar bila bayi gumoh maka tidak akan masuk ke saluran pernafasan.

      Suhu tubuh bayi harus selalu dalam kisaran 36,5º – 37,5ºC. Jaga jangan sampai suhu ruangan terlalu dingin, antara 27º – 28ºC.

  68. zainalarivin June 1, 2011 at 2:08 am #

    dok anak saya yang pertama berusia 6,1 tahun pernah mempunyai TBC setelah diterapi 6 bulan TBC udah sembuh. Sekarang anak saya beratnya 17 kg tetapi masih sering batuk, dan mempunyai amandel bagaimana solusi agar anak saya bisa sehat seperti sedia kala.

  69. zainalarivin June 1, 2011 at 1:55 am #

    trima kasih.
    dok bayi saya berusia 2 bulanan berat bayyi sekitar 5 kg. saat ini bayi saya sring batuk dengan dahak pada malam hari, terkadanag juga muntah lewat hidung maupun mulut. Namun jika diraba badanya terasa sangat dingin, untuk konsumsi asi tinggi tidak maw susu formula. Udah saya bw ke dokter dan diuap untuk menghilangkan dahak. Mohon penjelasannya karena samapai saat ini masih seperti itu. Trima kasih

    • tipsbayi June 16, 2011 at 2:55 am #

      @ zainalarivin,

      Pertahankan dan terus banyak berikan ASI jangan sufor.. Berikan kehangatan lebih pada bayi Anda terlebih malam hari. Jemur setiap pagi hari.. dan banyak istirahat..

      Anda jangan terlalu khawatir, karena bayi tidak bisa mengeluarkan dahaknya sendiri, jadi jika pilek menyerang bayi, biasanya agak lama hilangnya. Sambil berusaha terus dijemur Jika dalam beberapa hari ini belum hilang juga dahaknya, ada baiknya Anda konsultasikan kembali ke DSA..

      Semoga bayi Anda sehat-sehat saja.. ;-)

  70. Rhiowd May 29, 2011 at 5:00 pm #

    dear tips bayi,

    anak saya berumur 2,5 tahun, belakangan ini iya mengalami batuk pada saat tidur, terutama tidur malam dan saya perhatikan kira2 jam 12 malam mulai dia mengalami batuk bahkan bisa sampai muntah setelah muntah batuknya agak berkurang, setelah membaca artikel dia atas gejalanya mirip batuk GERD, apakah ini ada obatnya? saya sudah kedokter mereka kasih antibiotik dan obat batuk dengan pengencer dahak,(rasanya standar untk flu, apakah ada latihan atau terapi untuk memperkuat pita otot, apakah berenang dapat membantu?…atau kondisi ini hanya bersifat sementara jika dewasa akan hilang dengan sendirinya? terimakasih.

    • tipsbayi June 16, 2011 at 2:34 am #

      @ Rhiowd,

      Batuknya hanya malam saja..? Setelah muntah batuknya agak berkurang.. Berarti yang sangat menggangu bayi Anda adalah dahaknya. Maka dokter memberikan pengencer dahak sudah tepat.. Hanya untuk Antibiotik Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.. Ini jadi salah satu patokan ya..

      Maka Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, apa penyebab penyakitnya dan sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda.. Jadi hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda.. Apalagi memberikan antibiotik. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

      Amankah pemberian antibiotik pada bayi..? Silahkan juga Anda kunjungi link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/antibiotik.html

      Bisa jadi anak Anda batuk alergi.. Alergi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).. ;-)

      Jadi.. agar cepat reda batuknya, lebih tepat Anda hindarkan anak Anda dari pemicu alerginya. Kalau pemicunya cuaca dingin, maka berikan kehangatan lebih pada anak Anda ketika cuaca dingin, banyak istirahat, berikan susu banyak minum, dan berjemur. Begitu juga kalau batuk karena virus, biasanya akan sembuh sendiri, nggak perlu obat, cukup banyak istirahat, minum susu..

  71. Vanie April 12, 2011 at 7:30 pm #

    Dear tips bayi,

    Mohon bantu infonya, anak kami umur 7 bulan, berat 8,2 kg saat ini sudah hampir 1 mgg terserang batuk berdahak (malam hari), dan sedikit pilek. Pada malam hari seringkali disertai muntah 2-3 kali, sesekali berlendir dan sering juga susu keluar lagi semua… Kami sudah ke dokter 3x, dan penanganannya berbeda2. Dokter pertama kali mendiagnosa anak kami terkena radang tenggorokan, dan diberikan obat campuran, yang isinya antibiotik dkk… Sempat kami berikan 2 hari. Tak kunjung sembuh, kami bawa ke dokter sp anak, dianjurkan untuk tidak memberi obat, hanya 1mm mylanta untuk mengurangi mual saja, cukup minum susu teratur dan stop makanan semi padat sementara waktu. Berangsur 2-3 hari belum sembuh juga…. Di dokter yang ke3, kami sudah ceritakan semua mslh ini, dan diberikan obat lagi….

    Kami sudah ikuti saran2 dokter, AC yng dingin, Mainan berbulu, dll

    Kami khawatir sekali dengan seringnya muntah pada malam hari, menyebabkan bayi kurang asupan makanan. Sebab saat ini hanya bergantung kepada susu saja sementara… Mohon sekali sarannya sebab kami sangat khawatir akan kesehatan anak kami, dan ini pertama kalinya dia sakit sejak lahir sampai 7 bulan ini. Thx

    • tipsbayi April 20, 2011 at 3:31 am #

      @ Vanie,

      BB bayi Anda bagus.. ideal dengan usianya. Penyebab muntahnya yaitu dahaknya.. karena bayi Anda belum bisa membuang dahak maka akibatnya bayi Anda muntah..

      Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..

      Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

      Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.

      Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..

      Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

      Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :

      http://www.tipsbayi.com/antibiotik.html

      Selama gumoh tidak masuk saluran pernafasan tidak apa-apa, cara menidurkan bayi yang sering gumoh bisa dengan cara miring agar bila bayi gumoh maka tidak akan masuk ke saluran pernafasan. Gumoh masih normal sepanjang jumlah cairan yang keluar dan masuk seimbang.

  72. dessy hermayani March 21, 2011 at 10:16 am #

    Dear,

    Terimakasih atas infonya y, ini sangat bermanfaat sekali ;)

    Tq
    Dessy

    • tipsbayi April 20, 2011 at 3:12 am #

      @ dessy hermayani,

      Sama-sama.. ;-)

  73. gusep March 16, 2011 at 9:10 am #

    terima kasih banyak tipsbayi………………kami lega mendengarnya

  74. Dessy hermayani March 16, 2011 at 3:13 am #

    Dear,

    Mff saya mo tanya mba, anak ku dari lahir sampai saat ini usia menginjak 1 bulan tidak minum ASI karena ASI ku tidak mau keluar, jadi saya beri dia susu formula SGM 0-6 bulan, selama minum susu formula anak saya awalnya alhamdulillah baik baik saja, tetapi ada juga yang selalu buat saya khawatir karena dia sering batuk2 sekarang2 ini.Pertanyaan saya 1.Apa lebih baik saya ganti susu saja atau bagaimana?kalo bisa aku pinginya ganti pakai susu NUTRILON?
    2. Apa dia batuk2 itu karena dari susu nya?
    3. dan bagaimana cara mengatasi apabila anak saya sedang muntah yang berlebihan agar saya tidak panik?
    4. Apa akan ada akibatnya apabila anak saya tidak minum ASI?
    5. dan berapa kali dalam 1 bulan saya harus konsultasi pada dokter?

    Mohon balasannya y mba, Terimakasi :)

    Dessy

    • tipsbayi March 18, 2011 at 4:54 pm #

      @ Dessy hermayani,

      Tidak keluar..? Sebaiknya Anda susukan saja terus.. ! Ingat.. produksi ASI prinsipnya “based on demand”. Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka semakin banyak ASI yang diproduksi. Yang tidak kalah pentingnya : Anda harus dalam keadaan RILEKS. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan produksi ASI. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Ingat : 1 pikiran “duh ASI saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun… ;-)

      1. Gonta-ganti sufor tidak berbahaya.. hanya saja apakah bayi Anda suka dengan cara demikian..? Rasa dan aromanya.. apakah bayi Anda tidak keberatan..? ;-)
      2. Belum tentu..
      3. Jangan dulu panik.. Gumoh masih normal sepanjang jumlah cairan yang keluar dan masuk seimbang. Apabila memang setelah itu bayi Anda rewel, ada baiknya Anda periksakan bayi Anda pada DSA..

      Penyebab bayi muntah:

      - Pemakainan gurita.
      Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

      - Posisi menyusui atau makan
      Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Begitu juga ketika memberi makan kepalanya harus lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan atau makanan yang masuk bisa turun langsung ke bawah.. ;-)

      - Ukuran dot
      Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing. Saat memberi minum bayi, gunakan perangkat yang didesain khusus untuk bayi. Jika menggunakan gelas, sedotan atau sendok orang dewasa, besar kemungkinan si kecil akan tersedak. Perangkat makan dan minum dewasa tak bisa mengatur asupan air sesuai kemampuan bayi menerima dan menelan.

      Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

      Dan ingat bila bayi Anda sedang pilek.. Maka akan terpicu untuk muntah karena dahaknya..

      Volume lambung bayi sangat sempit sekali.., jadi gampang penuh dan cepat lapar lagi maka bila minum susunya kebanyakan akan keluar lagi (gumoh), solusinya susui setiap 2 jam sekali lalu sendawakan dengan cara gendong berdirikan dengan begini air susu akan turun ke lambung dan tidak akan gumoh, selama gumoh tidak masuk saluran pernafasan tidak apa-apa, cara menidurkan bayi yang sering gumoh bisa dengan cara miring agar bila bayi gumoh maka tidak akan masuk ke saluran pernafasan.

      4. Susu terbaik untuk bayi Adalah ASI.. Hampir semua para ahli berpendapat, makanan terbaik untuk bayi Anda yang masih berusia dibawah 1 tahun adalah ASI.. Bahkan dianjurkan pemberian ASI dipertahankan sampai bayi usia 2 sampai 2,5 tahun..

      Dengan memberikan ASI maka imunitas bayi Anda akan lebih bagus dan kemungkinan gangguan sembelit akan semakin kecil..

      Kesehatan dan kecerdasan bayi Andapun terjamin. Tidak hanya itu, sang ibu pun mendapatkan salah satu manfaat yaitu menjadi lebih jarang terkena kanker payudara.

      ASI mengandung nutrient yang mempunyai fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak antara lain long chain polyunsaturated fatty acid (DHA dan AA) untuk pertumbuhan otak dan retina, kolesterol untuk myelinisasi jaringan syaraf, taurin untuk neurontransmitter inhibitor dan stabilisator membran, laktosa untuk pertumbuhan otak, koline yang mungkin meningkatkan memori. Pokoknya kandungan ASI tidak bisa ditndingi oleh sufor manapun, sekalipun sufor termahal..

      Tidak banyak yang mengetahui bahwa ada cara yang mudah dan murah agar anak sehat dan cerdas, yaitu menyusui ASI eksklusif dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai bayi berumur 2 tahun..

      Sayangnya, para ibu di Indonesia banyak yang tidak memberikan ASI kepada bayinya.

      Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

      Anda bisa baca artikel terkait:

      http://www.tipsbayi.com/susu_formula_bayi.html

      5. Konsultasi ke dokter jika memang perlu saja, tapi perkembangan Bayi Anda bisa Anda lihat dan Anda dapat mengecek atau membandingkannya melalui kurva Lubchenko yang terdapat pada buku pantau tumbuh-kembang bayi atau KMS (Kartu Menuju Sehat) dari Puskesmas atau Rumah Sakit.

  75. Risma March 13, 2011 at 4:11 am #

    Assalammualaiku wr.wb
    Maaf sy mo minta tlg saran2nya…Anak saya skrg berumur 4 bln berat bdan 7,1 kg, panjang sekitar 78 cm.
    Anak saya sdh sekitar 3hr batuk & flu disertai demam, sy sdh mmbawanya ke bidan, tp smpe skrg blm sembuh jg.pertama2, anak sya ketahuan di kasih ice cream sama pengasuh, krna waktu itu sya bekerja & stlah itu anak saya flu, batuk & demam.
    Apa yg harus sya lakukan?krn dgn antibiotik&obat batuk, flu&demam anak sya blm smbuh jg..slnya sya sngat khawatir..apkah ada altenatif lain selain pke obat2an slnya sya ragu jg, klo slalu pke obat2an…sya tunggu balasannya.trims”

    • tipsbayi March 16, 2011 at 2:00 am #

      @ Risma,

      Wa’alaikumussalam,

      BB dan TB bayi Anda bagus.. Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..

      Untuk penggunaan obat-obatan sebaiknya Anda mengikuti petunjuk dokter..

      Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

      Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.

      Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..

      Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :

      http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma

      Semoga bayi Anda lekas sembuh.. :-)

  76. gusep March 10, 2011 at 5:12 am #

    tambahan untuk keterangan kondisi bayi saya, ASI nya lancar. ASI dari mamahnya melimpah dan bayi nya rajin minum ASI. thanx mohon balasannya………

  77. gusep March 10, 2011 at 4:55 am #

    anak saya maret ini umur 4bulan 2 minggu. beratnya 9kg, tingginya 71cm. sudah sekitar 2 minggu batuk dan bersin, 3 hari terakhir ini batuknya berdahak. kadang waktu bersin ada lendir (ingus) kadang tidak. suhunya tampak normal. dia tidak demam atau rewel. gerakannya tetap bersemangat dan lincah.
    yang ingin saya tanyakan : apa yang mesti saya lakukan sehubungan bayi saya yang batuk dan bersin. terima kasih sebelumnya tim tips bayi

    • tipsbayi March 16, 2011 at 1:56 am #

      @ gusep,

      Bayi Anda tidak rewel, masih lincah, dan minum ASI masih bagus.. berarti tidak ada yang harus Anda khawatirkan.. Bayi Anda sehat..
      Hanya batuk flu biasa.. batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri.. ;-)

      Bayi Anda termasuk tinggi besar.. :-)

  78. dessy February 25, 2011 at 8:16 am #

    Dear,

    Saya mau tanya, saya punya anak usianya baru 2mgu. anak ku kadang suka batuk batuk, atau sering muntah apa lagi kalo sudah minum susu. kebetulan di kamar saya pasang ac. yg saya mau tanyakan apakah ia batuk2 dan muntah2 karna suhu udaranya terlalu dingin di kamar atau ada penyebab lain?? mohon balasan nya email ku ini ya.. :)

    TQ

  79. Bunda Yasa February 3, 2011 at 2:30 pm #

    Dear tips bayi, anak sy 17 bln, BB nya 12kg, sdh batuk selama 2 bln ini, pileknya juga muncul dan hilang stlh minum obat. Terkadang juga disertai demam slm 3 hari, namun stlh dberikan sanmol dan amoxsan demamnya hilang, namun batuk n pileknya tidak hilang. Jenis batuknya sptnya berdahak krn setiap batuk akan muntah dan keluar dahaknya. Hidungnya pun mampet terutama ktika tidur. Warna ingusnya kuning terang dan kdg kehijauan, kdg encer, kdg kental. Hingga saat ini anak sy berikan Histrine n Mucopect (sdh dminum rutin slm 5 hari)namun blm ada perubahan. Faktor2 pemicunya spt debu n lingkungan yg kotor jg sdh sy bersihkan. Bagaimana solusinya ya? Tks

  80. puthriar January 23, 2011 at 9:53 am #

    .bayi saya berumur 7 bulan bb nya 7 kg,
    sekarang dia terserang batuk disertai nafas yang berbunyi ( ngik ngik )
    saya khawatir dia mengalami sesak nafas,
    saya sudah berikan obat batuk untuk bayi tapi tidak kunjung sembuh..
    saya harus bagaimana ??

    trimakasih :(

    • tipsbayi February 10, 2011 at 3:52 am #

      @ puthriar,

      BB bayi Anda cukup.. karena masih 90% BB normal untuk bayi Indonesia. Apakah Anda memberikan obat batuk sesuai petunjuk dokter..?

      Mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…” ;-)

      Jika bayi Anda batuk dengan ciri-ciri seperti itu, usahakan untuk menjauhkannya dari faktor-faktor pemicu alergi seperti debu rumah, asap rokok, bulu hewan, dan sebagainya. Berikan terus ASI, istirahat yang cukup dan konsultasikan dengan DSA secepatnya.. Semoga lekas sembuh.. ;-)

  81. helmiboo January 22, 2011 at 7:53 am #

    Anak saya usia 7,5 bulan sebelumnya belum pernah batuk pilek hingga pada saat saya bawa ke dokter spesialis anak,karena keluhan susah BAB & sepulang dari dokter mungkin tertular oleh anak2 lain anak saya jadi batuk berdahak sudah hampir 2 minggu lebih blm sembuh juga sudah saya beri anti biotik & obat batuk pengecer dahak dari dokter masih blm sembuh sampai berat badanya berkurang
    mohon solusinya, trims sebelumnya

    • tipsbayi February 10, 2011 at 3:41 am #

      @ helmiboo, Bunda Yasa,

      Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.

      Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula, istirahat dan nutrisi yang cukup, berjemur, bantalan tidur agak ditinggikan dan berikan ketenangan.. ;-)

      Kita jangan terlalu serampangan memberikan obat-oboatan pada bayi. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

    • tipsbayi February 10, 2011 at 4:01 am #

      @ helmiboo, Bunda Yasa,

      Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.

      Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula, istirahat dan nutrisi yang cukup, berjemur, bantalan tidur agak ditinggikan dan berikan ketenangan.. ;-)

      Kita jangan terlalu serampangan memberikan obat-oboatan pada bayi. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Apalagi memberikan antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

  82. wiyana January 22, 2011 at 12:06 am #

    anak sy baru usia 2 bulan udh 3hr anak sy batuk trs,apa gara2 faktor cuaca atau setelah anak sy di imunisasi,soalnya sbelum di imunisasi anak sy baik2aja tp stelah di imunisasi jd sering batuk2 gt..trim’s

  83. Anonymous January 22, 2011 at 12:01 am #

    anak sy baru usia 2 bulan udh 3hr anak sy batuk trs,apa gara2 faktor cuaca atau setelah anak sy di imunisasi,soalnya sbelum di imunisasi anak sy baik2aja tp stelah di imunisasi jd sering batuk2 gt..

    • tipsbayi February 10, 2011 at 3:32 am #

      @ Anonymous, wiyana,

      Faktor cuaca.. bisa.. Sebenarnya demam atau panas setelah imunisasi adalah wajar, sedangkan batuk-pileknya tidak ada hubungannya dengan imunisasi, Efek dari imunisasi yang dapat menyebabkan demam tergantung pada kekebalan tubuh anak sendiri, ada juga anak yang tidak demam setelah diimunisasi…

      Jadi, batuk dan pileknya bayi Anda bisa disebabkan karena virus atau alergi. Kalau karena virus, biasanya akan sembuh sendiri, nggak perlu obat. Cukup dengan banyak istirahat, pemberian ASI, dan berjemur. Apabila batuknya adalah batuk alergi, maka jalan satu-satunya yaitu menghindarkan bayi Anda dari pemicu alerginya.. Alergi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).. ;-)

  84. yulianti January 12, 2011 at 8:04 am #

    selamat siang Tipsbayi,

    anak saya bilqis, anak saya umur hampir 2thn, anak saya setiap malam sekitar jam setengah 2 malam batuk2 di sertai muntah & memang anak saya juga pilek juga & kadang kalau siang juga batuk2 di sertai muntah juga…..thanks untuk jawabannya,

    • tipsbayi February 10, 2011 at 3:17 am #

      @ yulianti,

      Siang..

      Mudah-mudahan sekarang bilqis sudah sembuh.. mohon maaf agak telat.. ;-)

      Batuk pada malam hari bisa terpicu karena udara lebih dingin, maka berikan kehangatan lebih pada dada dan lehernya, sedikit lebih ditinggikan bantalan tidurnya..

      Muntah ketika batuk bisa disebabkan karena dahaknya yang menghalangi, sedangkan bayi tidak bisa membuang dahak seperti orang dewasa, maka dengan muntahlah dahak akan keluar.. memang kasihan juga jika anak sampai muntah gara-gara batuk.. :-(

      Pertahankan dan berikan terus ASI (jika masih), minum air hangat, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup.. Berikan ketenangan.. Semoga lekas sembuh.. ;-)

  85. Marlie Manda Rayya January 4, 2011 at 12:29 am #

    Dear Tipsbayi

    Terima kasih sebelumnya untuk tetap setia menampung sharing dan memberikan info yang bermanfaat untuk kami.

    Bingung lagi neh, Rayya masih batuk. Setelah obat dari DSanya habis, batuk Rayya memang mereda walau belum hilang secara sempurna. Masalahnya sudah 1 minggu terakhir ini, Rayya setiap kali terbangun malam dan terserang batuk diikuti dengan muntah. Hal ini sudah terjadi lebih dari 3x, tapi tidak berturut-turut. Memang setiap kali batuk trus muntah, sepertinya dahaknya berkurang.

    Saya kembali konsultasi dengan DSAnya, katanya Rayya alergi jadi dibuatkan resep kembali. Tapi kok ya saya jadi kasihan klo Rayya selalu minum obat, tolong sharenya dunk.

    Saya ga tega klo selalu memberikan obat kimia untuk Rayya, tp di sisi lain saya juga ga tega setiap kali Rayya muntah, melihat mukanya langsung mengibakan. Alhamdulillah, selera makan Rayya tetap baik dan Rayya tetap aktif. Mohon share dan bantuannya dari tipsbayi dan rekan-rekan semuanya.

    Thanks a lots

    • tipsbayi January 6, 2011 at 4:02 am #

      @ Marlie Manda Rayya,

      Sebenarnya sudah dapat diketahui penyebab muntahnya Rayya, yaitu karena dahak..

      Sepertinya Anda tidak harus terlalu khawatir, sepertinya bayi Anda hanya mengalami batuk flu biasa. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. Dan dengan muntah itu sendiri maka dahaknya bisa keluar.. kasihan memang..

      Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis.. ;-)
      Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..

      Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
      Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, susui dengan posisi yang benar. Seperti sudah kami beritahukan pada mama rafka. ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

      Memang benar kita jangan terlalu serampangan memberikan obat-oboatan pada bayi. Kalaupun harus memberikan obat, selalulah konsultasikan dengan dokter dan selalu mengikuti petunjuk dokter Anda..

      Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter, sejauh mana efeknya obat yang akan diberikan pada bayi Anda.. ;-)

      Akan tetapi Anda jangan khawatir karena selera makan Rayya tetap baik dan Rayya tetap aktif, ini berita yang sangat menggembirakan.. Semoga lekas sembuh..

  86. mama rafka December 26, 2010 at 12:37 pm #

    allo tips.. mo tnya ni..babyQ berusia 6 bln n skrg sedang batuk kyknya sic batk brdahak.. udah kDSA tp blm sembuh jg udah 2 mgg ini.. klo batuk tiap tidur aj n klo pas tidur batuk g diangkat / digendong pasti muntah.. Apa udah benar tindakan mengangkat waktu bayi tidur pas batuk agar tidak muntah seperti itu ??? Soalnya jd kasian ma babyQ hbs minum/mkn kok dmuntahin lg..
    Trus ap yg hrus dilakukan supaya batuk tdk muntah n cepat smbuh..
    Tlong jawab via email yc tips…
    Thanks bgt Tips.. ditunggu secpatnya yc…

    • tipsbayi January 6, 2011 at 3:52 am #

      @ mama rafka,

      Tindakan Anda mengangkat ketika bayi Anda batuk sudah tepat. Karena dengan demikian akan terhindar cairan masuk ke saluran nafas atau tertelan kembali.

      Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
      Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar.. ;-)

      Berikan saja terus ASI, susui dengan posisi yang benar. Adapun posisi menyusui yang benar juga mempengaruhi proses menyusui dan lajunya air susu. Teknik menyusui yang benar, yaitu;
      - Anda harus duduk dengan tegak.
      - Mulut bayi harus masuk hingga ke areola mammae.
      - Bayi menghadap perut ibu dengan mulut dan dagu yang menempel betul pada payudara Anda.
      - Kuping dan tangan bayi berada pada garis lurus.
      - Jari tangan Anda jangan dalam posisi menggunting payudara karena akan mengunci gudang susu, sehingga ASI malah tak keluar. Yang benar, tangan dalam posisi menopang payudara, yaitu ibu jari di atas dan keempat jari di bawah puting.

  87. wiwiek December 16, 2010 at 12:47 am #

    dear tips bayi, anak saya umurnya 8 bln, anak saya hbs diopname selama 4 hari karena mengalami sesak nafas sehingga diberi oksigen, sesak nafas ini muncul karena dia pilek dan batuk, saat bernafas terdengar bunyi yang menurut dsa kemungkinan anak saya kena asma. dari hasil rontgen juga ditemukan infeksi pada paru2nya. kasian kalo lagi dingin hidungnya mampet dan susah bernafas dan batuknya masih berdahak. dari bayi memang ada yang aneh pada pernafasan bayi saya karena suka terdengar bunyi, ada yang bilang saat lahir perawat ga bersih saat membersihkan lendir di tenggorakannya. trus sebelum terkena batuk, saya menggunakan obat nyamuk bakar yang khusus demam berdarah karena di rumah sudah 2 orang yang kena dbd, trus bayi saya tedengar batuk kering, sempat pake sebulan trus saya ganti yang electric dengan produk yang sama ternyata masih batuk juga dan akhrinya sekarang ga pakai sama sekali, mungkinkah ini pencetus bayi saya batuk??. sampai sekarang batuknya masih berdahak dan kalo dingin langsung hidungnya mampet. ada ga cara2 merawat bayi dan obat herbal yang alergi dingin,asma?

    • tipsbayi January 4, 2011 at 11:51 pm #

      @ wiwiek,

      Benar sekali.. jangankan bayi, kita saja orang dewasa terkadang sensitif dengan asap dari obat nyamuk. Itu salah satu pemicu batuk.. Maka untuk menghindari gigitan nyamuk jangan Anda gunakan obat nyamuk bakar, semprot atau lotion anti nyamuk.. lebih baik back to nature saja pakai kelambu.. ;-)

      Apabila memang cairan itu sisa persalinan yang kurang bersih, maka tidak akan berlarut sampai sekarang..

      Menghirup udara di hawa dingin terlalu lama, dan tanpa ‘dibentengi’ baju hangat, memang dapat memicu alergi dingin.

      Gejala awal, udara dingin menyerang daya tahan tubuh, yang menstimulasi produksi lendir di saluran pernapasan. Selanjutnya, udara dingin bisa menyerang jaringan di bagian hidung. Saluran di jaringan hidung pun melebar. Akibatnya, jaringan dalam hidung pun membengkak, yang membuat hidung tersumbat. Hawa yang sangat dingin juga dapat memicu reaksi asma. Bagi penderita asma, ada baiknya mengenakan baju hangat sebelum terpapar udara dingin.

      Cara menghindari timbulnya gejala akibat alergi dingin adalah dengan menghindari kontak dengan udara atau air dingin. Agar tidak mudah kambuh, kenakan pakaian tebal, yang mampu menangkal cuaca dingin. Tentunya mandikan bayi Anda dengan air hangat. Istirahat yang cukup, agar daya tahan tubuh tidak mudah drop. Bila gejala menetap disertai sesak nafas segera hubungi dokter .

      Apakah dalam keturunan ada riwayat asma?
      Kalau ya.. Meskipun bukan penyakit menular, tapi asma bisa dicegah dan dikendalikan

      Berikut Tips Menghindari Penyebab Asma agar tidak sering kambuh :
      * Cokelat, kacang tanah, makanan yang mengandung vetsin atau MSG dan dingin
      * Mengonsumsi obat-obat pencegah asma secara rutin
      * Hindari asap rokok, asap dapur, dan debu di dalam rumah
      * Bersihkan karpet dan ruangan secara rutin agar terbebas dari debu
      * Khusus untuk penderita asma anak, agar memeriksakan diri secara rutin agar bisa dilakukan langkah-langkah pengobatan yang tepat.
      * Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi dan asma adalah dengan menyusu selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusu secara jangka panjang.

      Tangani dengan telaten dan sabar Insya Allah bisa disembuhkan.. :-)

  88. Marlie Manda Rayya December 15, 2010 at 10:14 am #

    Dear Tipsbayi

    Anak saya Rayya 1tahun 2minggu, bulan lalu sempat terserang batuk pilek. Awalnya saya membiarkan Rayya dengan kondisi demikian, hanya tetap memberikan ASI dan sufor (krn sy kerja), serta Asupan MPASI yang sy buat sendiri. Namun setelah beberapa hari, batuk pileknya tidak sembuh, bahkan Rayya sampai demam tinggi dan kejang. Akhirnya sy larikan ke RS dan ternyata penyebab demam tingginya karena radang tenggorokan.
    Yang sy mau tanyakan, bagaimana menghindari demam yang berakibat kejang, mengingat ada riwayat dari suami sy yang hingga usia 7thn, jika terserang demam tinggi sering kejang…apakah memang ada keterkaitan secara genetik yah….thanks untuk jawabannya

    • tipsbayi December 26, 2010 at 5:37 am #

      @ Marlie Manda Rayya,

      Suami Anda dulunya seperti itu juga ya..? Ya.. keturunan juga berpengaruh.. Bayi Anda demam bisa beberaa kemungkinan, karena panas sendiri tidak selalu buruk. Panas memegang peranan dalam menolong tubuh untuk melawan serangan infeksi virus atau bakteri. Jadi panas adalah suatu respon tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

      Tetapi ada beberapa keadaan dimana anda sebaiknya mencari pertolongan medis atau konsultasi ke dokter anda, yaitu:

      *Untuk bayi dibawah 3 bulan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat C.

      *Untuk anak yang lebih tua dan orang dewasa , sebaiknya konsultasikan ke dokter anda bila :

      - Terdapat panas yang naik turun dalam 3 hari ;
      - Suhu meningkat diatas 39 derajat C ;
      - Adanya panas yang disertai menjadi tidak mau makan dan minum sertai gelisah; mual muntah; sakit kepala hebat; sakit perut; timbul rash pada kulit; kesulitan pernafasan; atau gejala lainnya yang tidak dapat dijelaskan.

      Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat.. ;-)

      Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

      Untuk menghindari kejang bisa dengan mengompres. Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..

  89. Mita November 29, 2010 at 3:15 am #

    dear tips bayi, Bayi saya Naya 6 bulan 3 Minggu ini batuknya berdahak, sudah ke DSA dikasi obat ”cough syrup dan antibiotiknya” sering muntah ketika dikasih obat. saya kasih 100cc susu,muntahnya juga segitu.saya khawatir setiap malam dia tdk bisa tidur,batuk terus..apa ada tips yg terbaik utk menangani ini,,trims

    • tipsbayi December 2, 2010 at 7:27 am #

      @ Mita,

      Dokter memberikan antibiotik ya..? Muntahnya itu kemungkinan besar disebabkan oleh dahaknya.

      Sebenarnya, janganlah kita serampangan memberikan obat-obatan apalagi antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit. Apabila kita sering memberikan antibiotik maka dosisnya akan semakin tinggi..

      Mulai sekarang.. Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter apakah bayi Anda benar-benar membutuhkan antibiotik? Terlebih lagi bila penyakit disebabkan oleh virus. Dokter mungkin beralasan bahwa antibiotik harus diberikan untuk menjaga stamina tubuh bayi dengan maksud menjaga agar tidak ada virus dan kuman lain yang menyerang.

      Bayi memiliki sistem imunitas sendiri sehingga bila dia terserang penyakit infeksi, imunitas bayi terpicu untuk bekerja lebih giat lagi dan menngatasi virus tersebut. Infeksi karena virus dapat diatasi dengan memperbanyak istirahat, minum ASI dan memperhatikan asupan makanan. Bila panas melebihi 38.5 derajat celcius maka perlu diberi obat penurun panas dan bukan antibiotik.. ;-)

      Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..

      Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..

      Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..
      Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..

  90. Ria Lestari November 26, 2010 at 8:43 am #

    Dear,
    Hilmi (3 bulan) mengalami batuk lebih dari 2 minggu, terdengar suara ngogrok dari tenggorokannya dan terkadang hidungnya mampat. batuknya agak serak, seperti suara reak namun tidak di sertai demam dan nafsu minumnya normal (asi exklusiv). mohon tips menanganinya tanpa obat atau bahan kimia lainnya, terima kasih

    • tipsbayi December 2, 2010 at 7:09 am #

      @ Ria Lestari,

      Hilmi mengalami batuk berdahak.. Demamnya sudah berlalu ya.. ? Seperti sudah dikatakan sebelumnya, memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri.. Bagus sekali Anda masih memberikan ASI, ASI mengandung imunitas yang terbaik untuk bayi.. maka penting sekali untuk mempertahankan pemberiannya sampai 2 atau 2,5 tahun..

      Anda tidak harus terlalu khawatir, sepertinya bayi Anda hanya mengalami batuk berdahak. Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis.. ;-)
      Anda bisa menjemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring, biasanya dengan begini cairan atau dahaknya akan terbantu keluar..

      Apabila dalam seminggu ke depan bayi Anda belum ada perkembangan membaik, sebaiknya Anda datang ke DSA..

  91. jim November 22, 2010 at 9:36 pm #

    Dear tips bayi, Bayi saya kenny 8 bulan sudah hampir 3 minggu ini batuk tiap malam atau tidur dan juga sering berkeringat terlihat di dahi nya, sudah ke. Dsa 3x tapi tiap malam atau tidur sering batuk dan agak berlendir, yang mau saya tanyakan kenapa batuk nya belum sembuh jg tiap malam dan tidur selalu batuk? Dan juga keeringatnya berlebihan walaupun diruangan ber ac apakah tanda badannya tidak sehat atau gimana? Mohon sarannya tips bayi.

    • tipsbayi December 2, 2010 at 6:57 am #

      @ jim,

      Mudah-mudahan batuknya sudah sembuh.. Mohon maaf kami menjawabnya agak telat.. ;-)

      Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..

      Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..

      Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

      ASI mengandung imunitas yang terbaik untuk bayi.. maka penting sekali untuk mempertahankan pemberiannya sampai 2 atau 2,5 tahun..

      Sebenarnya banyak berkeringat merupakan pertanda baik karena berarti kelenjar keringat berfungsi sempurna. Pengeluaran keringat merupakan proses sekresi atau pembuangan sisa-sisa garam dan juga racun dari dalam tubuh.

      Seberapa banyak pun keringat bayi yang keluar sebenarnya normal saja sepanjang bayi tidak terganggu oleh keringatnya. Masih dikatakan wajar bila bayi tidak rewel, selera makannya tetap oke, porsi tidurnya cukup, dan pertumbuhannya tidak terganggu… :-)

      Keringat perlu diwaspadai sebagai pertanda gangguan kesehatan jika dibarengi dengan keluhan lain semisal mendadak rewel, tak mau makan/minum/menyusu, susah tidur, lemah, dan sebagainya.

  92. dwi fitria October 14, 2010 at 4:01 am #

    saya mw tanya nic….
    anak pria berusia 2 tahun,, mempunyai riwayat sesak napas. dan sebelum dia sesak, si anak mengalami batuk dan pilek. menurut mbak si anak mengidap penyakit apa ?????
    makasih ^^

    • tipsbayi December 2, 2010 at 6:50 am #

      @ dwi fitria,

      Agar mendapatkan diagnosa yang tepat, sebaiknya anda periksakan bayi Anda pada DSA. Karena untuk menentukan diagnosa suatu penyakit diperlukan pemeriksaan yang lebih seksama..

      Apakah dalam keturunan ada riwayat asma?
      Kalau ya.. Meskipun bukan penyakit menular, tapi asma bisa dicegah dan dikendalikan

      Berikut Tips Menghindari Penyebab Asma agar tidak sering kambuh :
      * Cokelat, kacang tanah, makanan yang mengandung vetsin atau MSG dan dingin
      * Mengonsumsi obat-obat pencegah asma secara rutin
      * Hindari asap rokok, asap dapur, dan debu di dalam rumah
      * Bersihkan karpet dan ruangan secara rutin agar terbebas dari debu
      * Khusus untuk penderita asma anak, agar memeriksakan diri secara rutin agar bisa dilakukan langkah-langkah pengobatan yang tepat.

      Tangani dengan telaten dan sabar Insya Allah bisa disembuhkan.. :-)

  93. tipsbayi September 17, 2010 at 2:48 am #

    @ Bunda Zahrah,

    Hmm.. Sebaiknya jangan dipaksa karena hanya akan menyebabkan trauma..
    Adakalanya bayi tidak ada atau berkurang nafsu makannya. Selain Anda harus memvariasikan makanannya, Anda juga harus mencari PENYEBABNYA..

    Bisa saja sedang kurang sehat, ada yang tidak enak yang dirasakannya atau mau tumbuh gigi..

    Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

    Sedangkan susu formula sebenarnya merupakan asupan tambahan dan bisa Anda campurkan pada makanannya. Mayoritas kebutuhan gizinya akan tercukupi dengan pola makan yang lengkap dan seimbang.

  94. Bunda Zahrah September 16, 2010 at 3:56 pm #

    saya mau tanya, anak saya usianya 6 bulan 16 hari, wktu 4 bulan anak saya tidak mau minum sufor, lalu susunya saya ganti, baru anak saya minum susu lagi malahan kuat minum susunya. tapi sejak usianya 6 bulan, dia kembali lagi tidak mau minum susu, jadi susunya saya ganti lagi dengan merek yang lain, tapi masih juga tidak mau minum susu. kadang2 anak saya memang suka batuk, saya fikir hanya tersedak saja, tapi sudah lama batuknya cuma kadang2 saja. anak saya tidak demam, tidak flu,jga tidak rewel, malahan aktif sekali.
    wktu 4 bulan sudah saya kasih bubur susu, tapi pakai botol, pas 6 bulan dikasih pakai sendok sudah tidak mau lagi makan, saya juga buat bubur saring sendiri, tapi selalu muntah , jadi saya paksakan sampai dia nangis teriak2, soalnya dia tidak mau minum susu, paling bnyak 60ml, mkan juga tidak mau, badannya jadi kurus sekali..
    saya jadi bingung harus bagaimana?
    terus dari malam sampai pagi dia tidak mau dikasih susu, padahal laper, jadi saya paksa2 akhirnya muntah.. tolong sarannya y..
    terima kasih..

  95. tipsbayi September 16, 2010 at 4:34 am #

    @ ummi haffiz,

    Hindarkan bayi Anda dari : cuaca dingin, AC juga bisa jadi pencetus asma apalagi kalo terlalu dingin dan jarang dibersihkan, debu rumah, asap, Kalo bersih2 dirumah pakai lap basah hal ini untuk menghindari debu rumah, bulu binatang dan bulu boneka.

    Semua yang menyimpan debu kalo bisa dihindarkan. Seperti, gorden, selimut yang lama belum dicuci, dll.. kalo lagi membersihkan ruangan jauhkan bayi Anda, dan baru boleh masuk setelah debu kira-kira sudah turun..

    Meskipun bukan penyakit menular, tapi asma bisa dicegah dan dikendalikan..

    Hindari cokelat, kacang tanah, makanan yang mengandung vetsin atau MSG dan makanan/minuman dingin. Mengonsumsi obat-obat pencegah asma secara rutin (sesuai petunjuk dokter)
    Agar memeriksakan bayi Anda secara rutin agar bisa dilakukan langkah-langkah pengobatan yang tepat.

    Tangani dengan telaten dan sabar Insya Allah bisa disembuhkan.. :-)

  96. ummi haffiz September 16, 2010 at 4:11 am #

    ank k-2 sy skarang sdh berusia 13bln sejak usia 6bln kt dokterny terkena gejala asma. dan sdh 2 x kambuh. pdhl km tdk ad kturunan asma. tp ank k-2 sy bs terkena asma.. dgn gejala panas, batuk , nafas sperti siul dan perutny naik turun dgn cepat. sy sgt takut melihat kondisiny bila skitny datang. memang km tidur dikmr berAC. apakah itu penyebabnya? mohon bantuan penjelasany… terima kasih.

  97. tipsbayi September 13, 2010 at 3:18 am #

    @ Husnur,

    Pertama-tama, mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…”

    Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

    Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..

    Bayi memiliki sistem imunitas sendiri sehingga bila dia terserang penyakit infeksi, imunitas bayi terpicu untuk bekerja lebih giat lagi dan mengatasi virus tersebut. Infeksi karena virus dapat diatasi dengan memperbanyak istirahat, minum ASI dan memperhatikan asupan makanan.

    Sebaiknya Anda tunda pemberian obat apapun sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat.. ;-)

    Antibiotik buat bayi atau buat kita apabila pemakaiannya tidak sesuai peruntukan jelas berbahaya..

    Antibiotik justru akan menurunkan daya tahan anak (imunitas) dan bahkan lebih mudah untuk terjangkit penyakit lagi. Inilah mengapa anak yang terlalu sering diberi antibiotik akan lebih cepat sakit dan berulang lagi proses ini sehingga kunjungan ke dokter bertambah dan anak menjadi semakin mudah sakit.

    Antibiotik dibutuhkan ketika kita terserang infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sebuah contoh penyakit yang membutuhkan antibiotik adalah infeksi bakteri yang menyebabkan infeksi telinga, infeksi sinus berat, radang tenggorokan, infeksi saluran kemuh, tifus, tuberkolosis dan diare.

    Bila anak terlalu banyak diberi antibiotik maka akan terjadi gangguan saluran cerna, seperti diare, mual, muntah, mulas/kolik, ruam kulit, hingga pembengkakan bibir, kelopak mata, hingga gangguan napas. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberian antibiotik di usia dini dapat mengakibatkan terjadinya alergi di masa yang akan datang..

    Mulai sekarang.. Anda perlu memiliki sikap kritis mengenai hal ini. Jangan segan untuk bertanya kepada dokter apakah bayi Anda benar-benar membutuhkan antibiotik? Terlebih lagi bila penyakit disebabkan oleh virus. Dokter mungkin beralasan bahwa antibiotik harus diberikan untuk menjaga stamina tubuh bayi dengan maksud menjaga agar tidak ada virus dan kuman lain yang menyerang.

    Bayi memiliki sistem imunitas sendiri sehingga bila dia terserang penyakit infeksi, imunitas bayi terpicu untuk bekerja lebih giat lagi dan menngatasi virus tersebut. Infeksi karena virus dapat diatasi dengan memperbanyak istirahat, minum ASI dan memperhatikan asupan makanan. Bila panas melebihi 38.5 derajat celcius maka perlu diberi obat penurun panas dan bukan antibiotik.. ;-)

    Kami sarankan untuk pemberian obat tersebut ikuti petunjuk dokter Anda…!

  98. tipsbayi September 13, 2010 at 3:03 am #

    @ machfudi,

    Wa’alaikum salam Wr. Wb..
    Terima kasih atas share-nya.. Sangat bermanfaat sekali bagi kami.. ;-)

  99. Husnur September 11, 2010 at 12:40 pm #

    Anak saya umur 4 bulan,.. sudah 2hari ini badanya panas sekali,.. kebetulan ini bersamaan dengan hari lebaran, semua dokter spesialis sdh tutup.. akhirnya kami ke dokter umum dan diberitahu katanya kena Radang Tenggorokan, diberilah resep : comthycol 500mgkapsul, ocuson tablet, dan paracetamol dikemas dalam bentuk puyer,.. yg saya ingin tanyakan, setelah minum obat itu,. anak saya kok ngantuk terus dok,..seakan lemas rasanya..(jarang respon-ngantuk terus) meskipun suhu badanya sudah berangsur turun.., apakah obat itu diteruskan saja,.. katanya sih ada antibiotiknya,.. apakah aman buat bayi umur 4 bulan,….? Terima Kasih

  100. machfudi August 16, 2010 at 1:52 am #

    ass.wr.wb saudaraku apa kalian masih baik-baik saja semoga saja selalu begitu senantiasa sehat dan jangan sampai menimbang kalau ada sesuatu yang mengganjal yang tidak enak di badan kalian segeralah periksakan jangan sekali-sekali menimbang dulu atau menunda akan halnya sakit dan kalau kalian menuruti bisnis tidak akan ada habisnya dan kalau tertunda sakit bisnis akan tertunda mala-mala berkepanjangan tertundahnya kalau sudah benar-benar terserang sakit yang serius untuk itu dahulukan dan jaga secara dini penyakit apapun apalagi kalian pernah mengalami penyakit tertentuh dan bisa kambuh jangan sepelehkan sesuatu penyakit apapun walau flue ringan apalagi kalian sedang mengendarai mobil atau motor konsentrasi terganggu dan sangat berbahaya karena ada di jalan raya semoga saja kalian jaga apalagi balita kalau terserang batuk betapa menderitanya bagi seorang anak atau bayi dan mungkin kalian bisa membayangkan sendiri kalau kalian terserang batuk yang berkepanjangan bekerja tidak fokus dan juga tidur tidak bisa nyenyak apalagi balita yang menderita karena mau berbicara tidak bisa hanya tangis saja yang di tunjukkan kalian sendiri tidak bisa tidur yang juga namanya permata hati bagaimanapun kalian dibuat menderita juga karenanya dan dulu saya pada anak saya batuk pilek sering ingus sering saya ambil pakai mulut ibunya gak berani dan juga saya hati-hati menyedotnya dan saya kan ada di desa dan apabila anak saya sekiranya terkena batuk pilek untuk pertolongan pertama biasa saya ambil air hangat yang sudah tercampur garam saya ambilkan wesslap dan saya taruh di dada dan bagian belakang tengkuk dan posisi duduk dan saya membayangkan sendiri kalau dalam keadaan tidur lendir atau ingus akan menyumbat nafas terganggu apalagi anak kecil kalian bisa membayangkan ya bro kalau menggambarkan apa-apa pakai diri kita sebagai contoh dan anak kecil tidak dapat menunjukkan sakit yang di deritanya dan hanya tangis saja yang akan di tunjukkanya dan terlebih terkena batuk kering akan sangat menderita bagi si anak pita suara sampai juga terganggu perut juga sakit menekan batuk apalagi ada virus yang mudah menular tentunya kalian bisa mengantipasi dan jangan merambah yang lain memang kesehatan tidak bisa kita pungkiri karena itu jaga secara dini terlebih anak-anak dan bayi yang namanya balita tidak dapat menunjukkan sakitnya tentunya kalian bisa merabanya dan kalian jangan menunda apapun sakit yang di derita si anak sekian saja bro saya hentikan saya ngomong jangan marah ya bro apabila ada yang salah dan terus menyinggung kalian tentunya maaf saja yang dapat saya ketik di web ini sekian terima kasih yang dapat saya ucapkan kepada kalian semua karena kalian memberi saya untuk mengungkapkan isi hati saya yang dangakal di berbagai hal dan sekali maaf sekian . wassallam

  101. tipsbayi August 9, 2010 at 9:01 am #

    Sonny,

    Pertama-tama, Tips Bayi bukanlah tim medis. Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis.

    1. Penyebab bayi muntah:

    - Pemakainan gurita.
    Kalau bayi Anda masi memakainya, coba lepas saja.

    - Posisi menyusui.
    Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran nafas. Bayi pun muntah. Karena itu, kalau menyusui, posisi bayi dimiringkan. Kepalanya lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan yang masuk bisa turun ke bawah.

    - Ukuran dot
    Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi. Hal ini bisa membuat bayi tersedak yang lalu muntah. Sebaliknya bayi yang suka dot kecil diberi dot besar akan refleks muntah karena ada benda asing.

    Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri. Misalnya bayi umur sebulan, ada yang sehari bisa minum 100 cc, tapi ada juga yang 120 cc. Nah, si ibu harus tahu kapasitas bayinya. Jangan karena bayi tetangganya minum 150 cc lantas si ibu memaksakan bayinya juga harus minum 150 cc, padahal kapasitasnya cuma 120. Jelas si bayi muntah…

    2. Apakah mungkin sedang pilek?

    3. Mungkin artikel berikut bisa membantu:
    http://www.tipsbayi.com/ruam_popok_bayi.html

  102. Sonny Irwansyah Putra S August 5, 2010 at 5:09 pm #

    selamat malam Dok,

    Dok, Nama saya : Sonny Irwansyah Putra Siagian. Bayi saya berumur 2 Bulan lebih, tepatnya lahir tanggal 21 Mei 2010. Namanya : Haikal Irwansyah Siagian. Pertanyaan saya adalah :

    1. Kenapa Bayi saya sering muntah (atau mengeluarkan susu dari mulutnya, seperti orang muntah)?. bayi saya lahir 4 kg panjang 50 cm, Normal. dan saat ini beratnya 6 kg. Bayi saya kalau saya perhatikan sehat, ceria, mau bercanda, aktiv menggerakkan tangan dan kakinya. Setelah dikasih ASI oleh Ibunya selalu di peluk terlebih dahulu seperti didirikan sampai bayi sendawa. Tapi yang saya bingung, kenapa sering muntah ya Dok?

    2. Bayi saya kalau tidur terdengan seperti ada cairan dari hidungnya pada saat bernapas (seperti orang ngorok) tapi kadang-kadang saja. Apakah hal ini wajar Dok?

    3. Bayi saya sering BAB sedikit-sedikit, karena terlalu sering pantat bayi saya iritasi. Bagaimana mengatasinya Dok?

    Mohon diberikan penjelasan dan solusinya sehingga saya bisa tenang dan bisa mengambil tindakan yang tepat. sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak.

  103. tipsbayi August 4, 2010 at 3:52 am #

    Yoan,

    Tetap untuk diagnosa terbaik, Anda sebaiknya konsultasi dengan DSA. Sementra itu, tingkatkan daya tahan tubuh anak Anda dengan konsumsi makanan yang cukup seimbang dan variatif. Periksa juga kondisi rumah Anda… jangan-jangan terdapat sebab yang membuat batuk si kecil sulit sembuh. Periksa ventilasi, pencahayaan, kebersihan, dsb…

  104. Yoan Rengkung August 4, 2010 at 3:26 am #

    Anak saya berumur 15 bulan,sudah kurang lebih 4 minggu ini batuk dan pilek anak saya tidak sembuh,padahal ke dokter sudah sampe 3 kali.lendirnya sangat banyak,sering muntah pada saat habis minum susu atau pada saat batuk pada malam hari,yang ingin saya tanyakan apa penyebab dari sakit itu,dan tergolong jenis penyakit apakah itu?

  105. tipsbayi August 4, 2010 at 3:21 am #

    @ fya

    Gejala alergi susu sapi dapat timbul di kulit (eksim/dermatitis atopi, urtikaria), saluran cerna (muntah, kembung, kolik, diare, tinja berdarah) dan saluran nafas (asma, batuk, pilek). Pada umumnya gejala dan tanda yang ditimbulkan akibat alergi susu sapi dibagi atas Reaksi cepat yaitu dalam 45 menit setelah paparan, berupa: erupsi pada kulit, bersin-bersin, batuk, hidung berair, ngorok. Reaksi lambat (terjadi dalam 20 jam) setelah paparan berupa diare, pucat, muntah. Reaksi sangat lambat (setelah 20 jam) berupa diare, gejala gangguan pernafasan.

    @ shantie

    Usahakan anak Anda makanannya cukup seimbang dan bervariasi, untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Periksa juga kondisi rumah Anda… jangan-jangan terdapat sebab yang membuat batuk si kecil sulit sembuh. Periksa ventilasi, pencahayaan, kebersihan, dsb…

    @ hengky

    Pertama-tama, mohon dipahami bahwa Tips Bayi bukanlah tim dokter spesialis anak (DSA). Jika Anda perhatikan, di setiap halaman situs kami terdapat catatan kaki, “…Informasi yang disediakan di TipsBayi.com dimaksudkan untuk melayani para orang tua dan calon orang tua dalam merawat bayi dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain, sehingga tidak boleh dianggap dapat menggantikan konsultasi medis…”

    Mengenai Praxion, Acetaminophen (paracetamol) dan ibuprofen dapat mengurangi demam pada anak dan dewasa. Beberapa merek dagang acetaminophen: Panadol, Tempra, Sanmol, Praxion, dll.

    Yang jelas, usahakan pemberian ASI kepada si kecil diperbanyak, untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Periksa juga kondisi rumah Anda…seperti yang kami sampaikan kepada shantie di atas…

    Semoga si kecil lekas sembuh ya…

  106. hengky sihombing August 3, 2010 at 1:50 pm #

    halo…
    anak saya usia 1bln lbh, saat ini mengalami batuk ‘n berdahak serta sering sekali muntah dok. sy sdh konsultasi dgn DSA lalu diberikan PRAXION (paracetamol micronize).
    sy sdh berikan obat tersebut tp tdk ada perubahan dok. langkah apa lg yg hrs sy lakukan dok ‘n bgmna dgn obat yg diberikan DSA trsbt?
    tlg dbls ya..
    tks

  107. shantie July 28, 2010 at 4:19 am #

    Anak saya 10,5 bulan dengan berat 8,5 Kg. sekarang sedang mengalami batuk pilek selama 4 bulan. sudah dibawa ke dokter tetapi sembuh paling hanya 3 hari setelah itu kambuh lagi. dan sepertinya batuknya batuk berdahak. kenapa bisa seperti itu ya ..

  108. fya July 27, 2010 at 9:20 am #

    bayi q usia 10 bln sering sekali batuk pilek. hmpir setiap bulan sakit.dan setiap sakit selalu grok2. Bbrp hr yg lalu difonis DSA ada semacam bronkitis di sekat paru2 nya. dianjurkan untuk ganti susu soya, krn termasuk alergi… apakah jk alergi gejalanya spt itu ya….

  109. tipsbayi July 17, 2010 at 2:22 am #

    mini:

    Wa’alaikum salam,
    Benar.. flu tidak ada obatnya. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.

    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula..

    Apabila hanya batuk flu biasa maka dengan banyak minum ASI, buah, makan teratur dan istirahat sudah cukup kok.. ;-)

    Untuk gumohnya.. Apabila gumoh nasih dalam keadaan wajar yaitu cairan yang keluar tidak sebanyak yang masuk.., maka Anda tidak perlu khawatir.. ;-)

    Bila gumoh bayi Anda terlihat tidak wajar, sering dan banyak apalagi ada cairan kehijauan maka segera hubungi DSA..

    Lambung bayi masih sangat sempit sekali jadi gampang penuh dan gampang lapar, solusinya berikan ASI kepada bayi Anda sering bukan lama, setelah menyusu hendaknya bayi Anda digendong posisi seperti berdiri bersandar pada dada Anda sambil di tepuk-tepuk pelan punggung bayi Anda agar sendawa dan ASI turun ke lambung bayi Anda..

  110. tipsbayi July 17, 2010 at 2:04 am #

    frrida:

    Jadi sampai sekarang bayi Anda masih suka ASI dan masih Anda berikan ASI..? Itu bagus sekali.. Pertahankanlah pemberian ASI.. karena ASI adalah susu terbaik untuk bayi Anda dan ternyata bayi Anda tau dan menyukainya..;-)

    Putih di lidah memang bisa saja endapan dari sufor, bisa Anda bersihkan perlahan dengan kain kasa steril yang diberi air hangat..

    Untuk menghilangkan suara grok-grok seperti itu, Anda coba jemur bayi Anda setiap pagi dengan posisi miring. Reak seperti itu bisa saja dahak atau cairan sisa persalinan yang masih tertinggal..

  111. mini July 12, 2010 at 6:36 am #

    Assalamu’alaikum.
    Bayi saya genap 5 bulan cuma tiap bulannya sering flue & kebiasaan gumohnya masih ada sampai sekarang, yang saya ingin tanayakan apa harus sewlalu di kasih obat setiap flue datang, mengingat flue gak ada obat nya.trimakasih.

  112. frrida July 10, 2010 at 2:22 pm #

    bayi saya skrg umur 5 bulan sejak usia 3 bulan tidak mau minum susu dot maupun di sendokin, ternyata lidahnya putih setelah di obati lidahnya tidak putih lagi setiap minum susu pasti ada samar putih di lidahnya saya bersihin hilang,..skrg usianya jalan 6 bulan tapi kok masih belum mau ya malah kadang di muntahkan,kl tidur dia mau minum susu,.kalau saya perhatikan kalau dia bernafas kadang terdengar ngrok2 gitu seperti reakatau lendir ,..apa itu salah satu penyebabnya ya trus gmana cara untuk menghilangkan lendir di tenggorokan itu yang aman bagi bayi ,…

  113. tipsbayi June 29, 2010 at 8:14 am #

    uuk sukaesih:

    Mencampur obat yang rasanya pahit dengan susu, jus buah, gula, sirop atau madu. Tindakan ini boleh saja dilakukan karena umumnya obat-obatan yang diperuntukkan bagi anak aman jika dicampur dengan bahan-bahan tersebut. Setelah dicampur, obat tersebut tidak akan menimbulkan reaksi yang membahayakan dan masih dapat dicerna oleh tubuh.

    Namun, obat untuk bayi 1-3 bulan sebaiknya tidak dicampur dengan madu ataupun pemanis lain. Rantai karbohidrat yang terdapat pada madu tergolong panjang sehingga sulit dicerna dengan baik oleh si kecil. Selain itu karena sistem pencernaannya belum baik, bayi bisa mengalami diare. Demikian pula jika obat dicampur gula, sirop atau jus buah.

    Bahan yang paling disarankan sebagai campuran obat untuk bayi dan anak-anak adalah gula fruktosa (berasal dari sari buah) karena tidak mengandung karbohidrat.

    Upayakan jumlah susu/jus buah yang akan dicampur dengan obat tidaklah terlalu banyak. Kira-kira habis sekali minum. Bila bersisa, jangan berikan kembali. .. ;-)

  114. tipsbayi June 29, 2010 at 8:01 am #

    mama raihan:

    Dokter tidak memberikan diagnosa batuknya..? Coba ingat-ingat apa kira-kira pemicu awal batuknya..? Bisa saja Raihan batuk alergi dari cuaca dingin atau alergi debu..

    Kami sarankan pada Anda untuk konsultasi kembali pada dokter, agar mendapat pemeriksaan yang akurat..

    Untuk obat dari alam, asal diberikannya dengan arahan yang tepat dan tidak mengganggu kenyamanan bayi Anda, insya Allah aman-aman saja.. ;-)

    Apabila batuknya adalah batuk alergi, maka jalan satu-satunya yaitu menghindarkan bayi Anda dari pemicu alerginya..

  115. tipsbayi June 25, 2010 at 1:39 pm #

    bunda athifah:

    Wa’alaikum salam wr. wb.,
    Waduh.. Mohon maaf telat menjawabnya, mudah-mudahan Athifah sudah sehat. Sepertinya Anda sekeluarga tinggal di daerah dingin, kalau ya.. diagnosa dokter Anda memang beralasan kalau Athifah alergi dingin. Akan tetapi perlu penelitian lebih lanjut untuk menarik kesimpulan Athifah alergi dingin..

    Memang batuk berdahak bisa agak lama bertahan karena anak-anak biasanya susah atau tidak bisa membuang dahaknya sendiri..

    Apabila hanya batuk flu biasa maka dengan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat sudah cukup kok.. ;-)

    Sebaiknya dan biasanya dokter menyuruh Anda untuk kontrol kembali apabila setelah beberapa saat kondisi batuknya tidak ada perkembangan membaik..

    Maka saran kami apabila memang kondisi Athifah tidak membaik, kami sarankan untuk kontrol kembali, dan agar diagnosanya tepat kami sarankan kunjungi dokter spesialis..

    Terapi uap bagus.. Hampir tidak ada efek samping.. Akan tetapi sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter, bagaimana kondisi anak Anda bila diterapi uap..

  116. uuk sukaesih June 24, 2010 at 9:28 am #

    anak sy usianya 1th 6bln, dia lg batuk tp dia susah di ksh minum obat, apakah boleh jika saya campurkan dgn susu

  117. mama raihan June 20, 2010 at 5:55 am #

    anak sy usianya 5 bln, sudah hmpr 1 bln dia terus batuk terutama pada tengah malam sampai menjelang pagi. saya sudah menutup lubang angin rapat2, tp kok msh batuk ya? selain itu jg sudh sering dibawa ke dokter anak, dan diberi obat tp batuknya tetap. kadang2 sy berikan obat tradisional yaitu daun pare dan agak berkurang batuknya. apa ada solusi lain atau tips lain utk meredakan batuk bayi? selain itu apakah daun pare tdk membahayakan jika terus2an diberikan?

  118. bunda athifah May 25, 2010 at 5:17 am #

    assalamu’alaikum wr wb, dear tips mau ikut konsul anakku ya.. anakku perempuan, umur 2 tahun 1 bulan, BB 12 kg, tinggi 85cm. sudah 3 minggu terakhir ini batuk berdahak. awal-awal batuk sih cuma batuk biasa, berdahak, cuma malam dan pagi hari, ga demam, makan n minum seperti biasa. ku periksa ke DSA, diagnosanya mungkin alergi dingin, jadi dikasi puyer (untuk penahan batuk dan pengencer dahak), profilas syr 2 botol (katanya untuk anti alergi) n vitamin (imboost syr). 1 minggu yang lalu obat puyer n profilasnya habis, tapi batuk anakku belum sembuh. nah, karena minggu kemarin orang tuanya (aku n suamiku) flu, mungkin anakku ketularan jadi batuknya tambah parah. dua hari yang lalu malah tambah pilek (tapi ga demam), n batuknya “ngekel” (terus-terusan), sampai tidurnya keganggu dan dahaknya ga bisa keluar. baiknya gimana ya, aku ga tega liatnya n takutnya kalo ga sembuh2 berdampak buruk bagi kesehatan anakku besok2.. kira-kira anakku ada kemungkinan TB, atau bronkhitis ga? kalau terapi uap itu bagus ga? trus ada efek sampingnya ga? tks before ya.. wassalamu’alaikum wr wb

  119. tipsbayi May 17, 2010 at 5:15 am #

    ridhayanti:

    Pertambahan berat badan bukan masalah hitam-putih. Maksudnya, kalau berat badan anak Anda ringan lantas dia dianggap sakit-sakitan atau saat anak Anda terlihat gemuk langsung disimpulkan dia sebagai bayi sehat.

    Terlihat dari aktifitasnya, anak Anda sehat. Makan dan minum susunya bagus.. Perkembangan kemampuannya baik.. Maka Anda jangan khawatir..

    Agar berat badan bayi Anda tetap mengalami peningkatan yang normal dan sesuai dengan pertambahan usianya, berikan anak Anda asupan nutrisi dengan komposisi zat gizi yang SEIMBANG. Maksudnya, makanan yang dikonsumsi hendaknya mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin-mineral yang CUKUP.. ;-)

  120. tipsbayi May 17, 2010 at 4:41 am #

    iqbal jufri:

    Sama-sama.. Mudah-mudahan lekas sembuh.. ;-)

  121. tipsbayi May 17, 2010 at 4:28 am #

    hanyfah:

    Batuknya lebih terpicu bila cuaca dingin atau malam hari.. Anda tidak diberitahu jenis batuk apa yang diderita oleh bayi Anda oleh dokter spesialisnya. Jadi mudah-mudahan ini batuk flu berdahak biasa.. :-)

    Berapa usia bayi Anda? Apabila masih mendapatkan ASI, maka pertahankan pemberian ASI. Berikan kehangatan pada dada dan lehernya dengan minyak telon misalnya. Terlebih ketika ahir-ahir malam, sepertinya bayi Anda tidak kuat dengan cuaca dingin sehingga batuknya terpancing dengan cuaca dingin tersebut. Maka pertahankan kehangatan tubuhnya..

    Memang untuk batuk berdahak pada bayi biasanya agak lama karena bayi belum bisa membuang dahak atau lendirnya sendiri..

    Apabila dalam beberapa hari ke depan tidak menunjukan perkembangan, maka kami sarankan untuk datang kembali pada dokter.. Semoga lekas sembuh..

  122. ridhayanti May 16, 2010 at 4:53 am #

    Ass.. mau tanya nih..Anak saya kategori sehat atau gmn? umur 4 tahun berat 16 Kg tinggi 92 Cm. Minum susu Dancow 1+ di lanjut dengan 3+..frekuensi minum susux 7 x sehari untuk takaran 210 ml. trus makan 3x sehari tapi kok nda gemuk2 n tembem kayak anak lainnya..oh iya anak saya super aktif..nanti tidur baru berhenti bergerak…kgg bisa duduk diam beberapa menit saja..terima kasih

  123. iqbal jufri May 16, 2010 at 4:38 am #

    terima kasih infox…insya Allah saya akan antar ke DSA tuk diagnosa yang tepat.

  124. hanyfah May 14, 2010 at 11:10 am #

    adik saya suka batuk,,,,apa lagi pada mlm hari…
    setiap kali batuk dia mengeluarkan lendir yg cukup banyak
    pada saat batuk muka nya memerah dn kadang kala membiru…!!!
    adk saya menderita batuk apa???
    apakah batuk tinghus??
    bahkan sudah berobat..ke dokter spesialis tapi tak juga sembuh,,
    kami bingung…
    dn bagaimana cara mengatasi nya???

  125. tipsbayi May 5, 2010 at 4:03 am #

    Iqbal Jufri:

    Mudah-mudahan dan sepertinya anak Anda batuk flu biasa, akan tetapi untuk mengetahuinya alangkah baiknya apabila anak Anda dibawa ke DSA untuk dipreriksa agar dapat diketahui diagnosa yang tepat.. ;-)

    Untuk AC-nya usahakan agar tidak terlalu dingin agar batuknya tidak terpicu bertambah buruk..

  126. tipsbayi May 5, 2010 at 3:01 am #

    daffa’s mom:

    Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, dengan memberikan banyak minum susu, buah, makan teratur dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Berikan ketenangan hindarkan bayi Anda sering menangis..

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir..

    Memberikan kehangatan pada dada dan punggungnya sudah tepat Anda lakukan, Anda bisa lanjutkan..

    Memang untuk batuk berdahak pada bayi biasanya agak lama karena bayi belum bisa membuang dahak atau lendirnya sendiri..

    Dan.. batuk atau pilek bisa jadi lama apabila bayi Anda terus berdekatan dengan orang-orang sekitar yang batuk pilek juga. Maka dari itu perlu juga penanganan yang baik agar bayi Anda cepat sembuh.. ;-)

  127. tipsbayi May 5, 2010 at 2:28 am #

    riri:

    Berkaitan dengan kondisi bayi Anda, sepertinya alangkah baiknya apabila Anda konsultasi dan periksakan bayi Anda pada DSA, agar mendapat diagnosa yang tepat dan pemeriksaan yang seksama..
    Semoga bayi Anda baik-baik saja.. ;-)

  128. Iqbal Jufri May 4, 2010 at 12:27 am #

    Anak saya 3 tahun 11 bulan berat 16 kg tinggi 92 cm. 2(dua) tahun lalu tepatnya tahun 2007 berobat 6 bulan karena menurut dokter positif KP dan setelah tuntas banyak perubahan..tapi entah kenapa satu minggu terakhir ini tiba2 panas demam..n berlanjut batuk hanya pada malam hari saja..skrg belum kedokter soalx takut kalo harus di suruh berobat 6 bulan lagi..sejak lahir sampai saat ini anak saya tidak bisa tidur kalo tidak nyalakan Ac.mohon infox

  129. daffa's mom May 3, 2010 at 8:50 am #

    dear tipsbayi,

    daffa (1,5th, 10kg) sudah hampir 2 bulan ini batuk pilek, mucopect drop (1btl); mucopect sirup (2btl); ozen utk pilek (2btl), kemudian obt batuknya diganti mercotin, tp sampai sekarang batuknya belum sembuh jg. kalau malam kadang batuk, nafasnya suka kedengaran “grok grok’”. belum lama batuk saya tepuk2 punggunggnya, alhasil muntah mengeluarkan lendir. saya pribadi sih senang, krn dengan begitu dahaknya bs dikeluarkan. tp tep aja masih “grok grok” klu malam. DSA sudah bolak balik tp ga ada tindakan apapun, diagnosanya hanya ‘ketularan orang yang ada disekitar batpil, jd daffa ga sembuh2″. mengenai batuk itu ada macam2nya sy jg baru tau dr sini.
    solusi: kalau malam dada dan punggungnya saya kasi v****s v***rub + minyak kayu putih. tp itu hanya meredakan batuknya bukan menyembuhkan. gmn dong… *bingung mode on

    tq ya tipsbayi, ditunggu jawabannya.

  130. riri May 3, 2010 at 7:40 am #

    hallo sebelum nya saya mau nanyain dulu anak saya waktu lahirnya di pakum awal ny tidak bisa nangis,tp setelah di inkubator bisa nangis kemudian anak saya di ponis punya penyakit gagal pernapasan dan harus menggunakan pentilator dan perawatan nya selama 5 hari.dan penyembuhan selama 3 minggu.dan sekarang anak saya umur nya dah 6 bulan tapi msih suka ada suara nya kaya semacem dahak,dan klo minum susu pun suka ada suara bunyi kaya yg sesak.tp saya periksa ke dr ternyata di tenggorokan nya bersih tidak ada dahak,apakah itu pengaruh dari alat,dan sampai kpn bisa hilang nya,dan sekarangpun kepala nya tidak bisa tegak malah jadi ga kuat apakah itu pengaruh alat juga?

  131. tipsbayi May 3, 2010 at 3:03 am #

    fikri mom:

    Bagus Anda mempertahankan pemberian ASI saja.. karena sebenarnya.. apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.

    Memang untuk batuk berdahak pada bayi biasanya agak lama karena bayi belum bisa membuang dahak atau lendirnya sendiri..

    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

  132. fikri mom April 30, 2010 at 1:35 am #

    anak saya usia 2,5 bln, tertular kakaknya yg sedang sakit batuk. Setiap beberapa jam sekali batuk “grok grok”, seperti ada dahaknya di tenggorokan. Saat ini sy tidak berani memberi obat apa-apa selain ASI saja.
    mohon saran utk saat ini apa yg bisa dilakukan untuk meredakan batuknya dan dahaknya bisa keluar.
    terimakasih sebelumnya

  133. tipsbayi April 27, 2010 at 1:45 am #

    bunda Vi:

    Anda jangan terlalu khawatir apalagi bayi Anda minum ASI-nya masih kuat.. Susui saja terus dengan ASI dan berikan istirahat yang cukup. Kurangi rangsangan bermain untuk sementara.

    Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.. Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.

    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

    Memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa mengeluarkan dahaknya sendiri. Bahkan muntahnya ini adalah sebab dari dahaknya yang mengganggu. Berikan saja kehangatan pada dada dan lehernya dengan minyak telon misalnya. Terlebih ketika ahir-ahir malam, sepertinya bayi Anda tidak kuat dengan cuaca dingin sehingga batuknya terpancing dengan cuaca dingin tersebut. Maka pertahankan kehangatan tubuhnya..

    Posisi tidur miring baik sekali, dengan begini cairan, dahak atau apabila muntah bisa terbantu keluar tidak tertelan kembali. Untuk posisi tengkurap memang membuat hangat pada dada dan nyaman, akan tetapi Anda harus lebih hati-hati dengan sprey dan barang-barang di sekitar bayi Anda jangan sampai mengganggu menghalangi pernafasannya..

    Imunisasi tidak mengapa diundur sampai sembuh dulu atau 1-2 minggu.. ;-)

  134. bunda Vi April 23, 2010 at 6:33 am #

    Anak saya 4 bulan 4 hari menderita batuk berdahak selama 4 hari ini. Tidak demam dan tidak flu. ASI masih kuat, kalau tidur anaknya jadi lebih suka miring atau tengkurap. Siang hari tidak terlalu parah batuknya, tapi bila malam hari sekitar jam 2-3 pagi sampai terpingkal-pingkal dan muntah. Kira-kira diagnosanya apa ya? Untuk home treatmentnya bagaimana? kebetulan harus sudah Imunisasi DPT yang kedua, tapi oleh dokternya diundur hingga batuknya sembuh… Apakah tidak apa2? terima kasih

  135. tipsbayi April 20, 2010 at 1:54 am #

    Juliana:

    Mudah-mudahan kondisi bayi Anda sekarang sudah sehat. Pada waktu itu ada kemungkinan bayi Anda terganggu dengan hidung yang mampet, jadi minum ASI-nya tidak nyaman. Tapi saran kami apabila memang bayi Anda sekarang menolak ASI, segeralah Anda bawa bayi Anda ke DSA. Semoga lekas sembuh.. ;-)

  136. Juliana April 15, 2010 at 10:46 am #

    Anak saya 8 bulan terkena radang tenggorokan, diikuti batuk pilek , susah sekali diteteki hhhm saya jadi bingung sekali padahal sebelumnya sangat teratur menyusu.

  137. tipsbayi April 14, 2010 at 3:24 am #

    Wiwi:

    Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..

    Saran kami untuk sementara hidari saja dulu pencetus alerginya. Anda harus lebih teliti mencari penyebab alerginya. Kalau memang alergi susu, umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, sudah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi.. ;-)

    Mungkin saja bayi Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui bayi elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab.. :-)

    Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi kemungkinan bayi Anda menderita alergi, diantaranya:

    a. Usahakan untuk memberikan ASI selama 4 bulan hingga 6 bulan lebih lama. Langkah ini akan menambah kekebalan bayi terhadap zat yang menimbulkan alergi.

    b. Hindari makanan tambahan sebelum si Kecil mencapai usia 6 bulan. Hal ini tentu berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif untuk meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.

    c. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.

    d. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?

    e. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.

    f. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.

    g. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.

    h. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana..

    Semoga lekas sembuh.. :-)

  138. Wiwi April 13, 2010 at 6:55 am #

    Anakku berumur 5 bulan, bb 8,1 kg tb 68 cm. Dari usia 3 bulan kena batuk pilek, berobat ke dokter diberi antibiotik, pengencer dahak dan diuap, sembuh. Dua minggu kemudian batuk pilek lagi, pengobatan sama, sembuh. Tiga minggu kemudian batuk pilek lagi berobat dinyatakan alergi susu sapi (anakku minum asi + formula) dikasih antibiotik, puyer (ventolin+mucosolvan+trilac) dan susu diganti soya. Obat habis batuk pilek belum sembuh, kata DSA bisa jadi alergi debu, dikasih puyer (ventolin+meprosan). Batuk sepanjang hari tapi tidak sering dan keluar ingus terus. Kata DSA jika belum sembuh juga akan diberi pengobatan (saya lupa) yang diawasi dengan ketat sehingga anak harus dirawat. Apakah penanganan seperti ini sudah tepat atau ada alternatif lain? trimakasih.

  139. tipsbayi April 6, 2010 at 3:29 am #

    ELLA:

    Sebaiknya Anda tunda pemberian parasetamol sebelum Anda konsultasi dengan dokter. Jika memang suhunya tinggi tidak turun (> 38,5 derajat Celcius), barulah berikan obat penurun panas atau bawa ke dokter. Jadi, sebenarnya Anda bukan sama sekali tidak boleh memberikan obat kepada anak Anda, hanya saja jangan terlalu mudah memberikannya… baru panas sedikit sudah dicekokin obat.. ;-)

    Perlu diketahui, demam karena penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hingga infeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakan kompres. Seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, telah ditemukan ternyata cara yang paling pas mengompres yaitu menggunakan air hangat bahkan memandikan anak dengan air hangat.

    Pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada. Maka kalau hanya dahi yang dikompres, kemungkinan yang dingin cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas. Jadi cara yang benar adalah dengan meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan..

    Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..

    Apabila gumoh nasih dalam keadaan wajar yaitu cairan yang keluar tidak sebanyak yang masuk.., maka Anda tidak perlu khawatir.. :-)

    Bila gumoh bayi Anda terlihat tidak wajar, sering dan banyak apalagi ada cairan kehijauan maka segera hubungi DSA..

  140. ELLA April 5, 2010 at 12:58 am #

    bayiku berumur 5bln BBnya 6kg,sudah minggu kemarin demam, flu kemudian sembuh 2 hari trs batuk ,deman lagi sampai kadang muntah dan muntahan terakhir kadang berwarna….
    kalo demamnya agak tinggi kadang sy beri parasetamol
    saya bingung ,mohon bantuannya dan sarannya…!

  141. tipsbayi March 28, 2010 at 3:19 am #

    Asty:

    Apabila memang hanya batuk flu saja, Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI (sufor) dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., untuk batuk berdahak pada bayi memang agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..

    Berikan selalu buah dan sayuran pada bayi Anda.. ;-)

  142. tipsbayi March 28, 2010 at 2:51 am #

    Ing:

    Dari hasil pemeriksaan, memang benar anak Anda kemungkinan besar mempunyai batuk alergi. Alergi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..

    Yang telah Anda lakukan sejauh ini bagus. Saran kami cari pencetus alergi dengan seksama, dari mulai makanan minuman, suhu, debu dan lainnya dan selanjutnya hidari saja pencetus alerginya.. Hindari tekanan atau suasana yang membuat anak Anda stress. Berikan ketenangan.. :-)

  143. tipsbayi March 28, 2010 at 2:14 am #

    sufilda:

    Apakah Anda tinggal di daerah dingin? Kalau jawabannya ya.. Ada kemungkinan bayi Anda Alergi atau tidak kuat dengan udara dingin. Anda jangan khawatir, berikan bayi Anda kehangatan lebih ketika malam atau ketika cuaca dingin.. ;-)

  144. Asty March 26, 2010 at 4:09 am #

    Dok..anak saya Widian Apsari usia 9 bulan.
    Sudah lima hari ini batuknya belum juga reda,palagi kalo menjelang tengah malam.
    Dia tidak bisa tidur nyenyak selama sepuluh hari ini,karena sebelumnya badannya panas. Panasnya sudah agak reda,tapi batuknya itu yang belum juga sembuh.
    Batuknya disertai dahak yang tidak mau juga keluar, Dokter sudah beri dia Mucopect drop untuk batuknya,dan Fasidol syrup untuk panasnya.
    Mohon sekali pencerahannya,saya sangat sayang sekali dia.
    Terimakasih.

  145. Ing March 11, 2010 at 6:23 am #

    dok..anak saya laki laki usia 7 tahun.
    Sejak memasuki usia 3 tahun selalu diserang batuk dan pilek yang tak kunjung sembuh alias sering kumat.
    Pengobatan yang sudah saya lakukan yaitu:
    1.rontgen paru paru di dokter paru hasilnya normal
    2.cek darah hasilnya alergi tapi alergi apa tidak disebutkan,tidak ada TBC
    3.periksa tht hasilnya ada amandel
    4.rontgen sinus hasilnya normal
    Tindakan yang kita lakukan yaitu:
    1.membersihkan debu,tidak memakai bedak,wewangian
    2.jarang sekali jajan,kadang kadang saja karena kasihan si anak
    3.tidak menggunakan ac lagi kalau tidur, tapi disekolahnya ada pakai ac
    4.susu sudah diganti dengan susu soya
    5.setiap hari konsumsi vitamin c
    Sampai sekarang batuknya tak kunjung sembuh. Batuk yang menyerangnya adalah batuk kering. Saya bingung,pemeriksaan apalagi yang harus dilakukan buat anak saya. Anak saya sampai trauma kalau sudah masuk ke ruang dokter.
    Mohon sekali bantuannya. terima kasih

  146. sufilda March 11, 2010 at 1:32 am #

    bayi saya sekarang berusia 4 bulan, kadang ditengah malam terdengar batuk 2 – 3 kali sekali batuk, dan terjadi maksimal 2 kali dalam semalam, tapi kadang tidak terdengar, bahkan di siang hari pun tidak ada, apakah bayi saya batuk atau alergi atau…., mohon informasinya. terima kasih.

  147. tipsbayi March 9, 2010 at 4:19 am #

    gigieh:

    Memang.. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

    Kalau hanya batuk flu biasa, dengan memberikannya istirahat yang cukup dan ASI, insya Allah bayi Anda akan cepat sehat..

    Hubungi kembali DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI.. ;-)

    Apabila Anda akan memberikan obat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan DSA. Dan sebaiknya Anda jangan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda..

  148. tipsbayi March 9, 2010 at 3:41 am #

    umi izzan:

    Hmm.. obat untuk bayi diminum oleh ibunya.. Kami belum mendengar tuh umi.. Yang kami tahu justeru dengan memberikan bayi Anda ASI maka kekebalan tubuh bayi Anda akan bagus. Jadi saran kami dari pada nantinya harus mengobati dan Anda harus minum obat, mendingan Anda konsumsi makanan kaya gizi dan berikan terus saja ASI pada bayi Anda.. ;-)

    Dan sebaiknya Anda jangan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda..

  149. tipsbayi March 9, 2010 at 3:13 am #

    Risti:

    Mudah-mudahan kondisi bayi Anda sekarang sudah membaik.. Sebenarnya apabila memang bayi Anda hanya mengalami batuk flu biasa, maka Insya Allah dengan diberi ASI dan istirahat yang cukup maka dalam beberapa hari akan membaik. Lain halnya apabila DSA mempunyai diagnosa lain..

    Obat batuknya mengandung parasetamol.. Mungkin ketika Anda periksakan bayi Anda ke DSA bayi Anda sedikit demam. Maka kami sarankan apabila memeriksakan bayi Anda ke DSA maka agar senantiasa menanyakan dengan seksama kegunaan dan keharusan meminum obat yang dokter berikan. Memang benar sebaiknya Anda jangan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda.

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

    Untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..

  150. gigieh March 6, 2010 at 11:56 am #

    saya punya anak bru umurnya 4 blan dan dia udah 4 hari batuk n bersing
    pada hal udah tak bawa ke doktar n obat nya udah di minum tpi belm sembuh juga.obat apa yang sy harus beliu biar anak saya cepat sembuh

  151. umi izzan March 5, 2010 at 4:03 am #

    Tips ada ga obat yang di minum umi bila bayi sakit batuk pilek. Soalnya umi khawatir klo anak ga mau minum obat. Untuk jaga-jaga barangkali nanti anakku sakit…

    makasih Tips.

  152. Risti March 4, 2010 at 7:39 am #

    baby saya umur 5 bulan besok tgl 10 maret… nah sekarang kena flu myb cz tertular dr anak yg sering maen ke rumah. karen alagi batuk pilek juga. nah batuknya itu berdahak… jadi kurang nafsu minumny cz hidung mampet…. mohon beri solusi… udah ke dokter dikasih obat yg dihalusin (digerus)…. tp trus aku minta syrup (ada paracetamolnya)…. gmn Baikny???? makasih

  153. tipsbayi March 4, 2010 at 4:47 am #

    ira:

    Sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter spesialis. Intinya semua dokter itu hampir sama.. Yang membedakan adalah faktor pendukung dokter tersebut. Maka kami sarankan agar Anda mencari dokter spesialis THT yang mempunyai peralatan lengkap, misalnya Anda bisa cari di rumah sakit..

    Semoga bayi Anda lekas sembuh..

  154. tipsbayi March 4, 2010 at 4:28 am #

    mamarara:

    Yang sudah Anda lakukan sudah bagus.. Semoga bayi Anda sekarang sudah sehat.. ;-)

    Memang untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..

    Untuk mengeluarkan dahaknya bisa dengan cara menengkurapkan ketika bayi Anda menangis. Atau menjemur bayi Anda seperti yang sudah Anda lakukan..

    Untuk penggunaan obat-obatan sebaiknya Anda mengikuti petunjuk dokter..

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.

    Hubungi kembali DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI.. Semoga lekas sembuh.. ;-)

  155. ira March 1, 2010 at 4:59 am #

    anak saya batuk berdahak sudah 3 bulan ini. kita sudah bolak balik ke dokter tapi gk ada perubahan. anak saya juga demam berkepanjangan. antibiotik yang namanya Cesfan juga gk mempan. saya bingung harus gimana lagi. anak saya laki2 umur 17 bulan dengan berat bada hanya 9,5 kg. saya slalu nangis kalo memikirkannya. tolong dong gmn solusinya, kirim keemailku yah. tolong juga beritauh nama dokter anak terbaik dijakarta.

  156. mamarara February 26, 2010 at 1:24 pm #

    mlm, ank saya 5 bln.bb lhir 2,5 kg.pjng 47 cm .bb skrg 6,3 kg pnjg 6,5 cm..sudah 3 hr ini batuk, tp badan tidak panas,,pling banyak dahak ny kl bangun tidur sbuh/ pgi..sy kasian liat si kecil batuk2..dahak sudah di mulutnya, malah di telan kembali.maklum blm bsa meludah..ngimana dahaknya bisa berkurang, kalo di telan terus..?yg bisa sy lakukan hanya memberikan ASI, air putih hangat, dan di jemur pagi hari..ngimana cara nya biar dahak bisa keluar/ batuk sembuh tanpa harus ke dokter..takut d beri antibiotik..TQ

  157. tipsbayi February 24, 2010 at 7:51 am #

    indah tri kurnianingsih:

    Batuk disertai dengan napas berbunyi saat bayi Anda menghembuskan napas merupakan tanda saluran napas bagian bawah mengalami inflamasi. Ada juga kemungkinan, pada bayi yang masih kecil, saluran napas bagian bawah terhalang oleh benda asing atau lendir..

    Ada kemungkinan bayi Anda muntah karena lendirnya, atau memang bayi Anda memang mual karena terlalu banyak lendir mengalir ke dalam perut bayi Anda.

    Sebaiknya ketika Anda datang ke DSA, Anda menanyakan tentang diagnosa dokter, tentang obat yang diberikan dan bagaimana detail penanganannya..

    Berikan terus ASI dan istirahat yang cukup, apabila memang terlihat seperti kesulitan dalam bernafas, bibir dan sekitaran wajah membiru segera hubungi DSA kembali..

    Semoga lekas sembuh..

  158. tipsbayi February 24, 2010 at 3:22 am #

    santy andriany:

    Kondisi tubuh bayi yang kurang sehat bisa membuat bayi kesulitan mengisap dengan baik, sehingga ASI yang didapat sedikit. Akhirnya bayi jadi capek atau frustrasi, dan menolak menyusu.

    Apabila Bayi Anda hidungnya masih tersumbat (karena pilek) juga salah satu alasannya kenapa bayi Anda menolak ASI. Atau Bayi bisa saja bayi Anda mengantuk karena terpengaruh efek obat-obatan.

    Tetapi yang jelas, teruslah berusaha, dan tenangkan diri Anda karena ibu yang gelisah juga akan mempengaruhi bayinya, mungkin baik juga mengajak bayi Anda bermain-main dulu.

    Apabila dalam beberapa hari bayi Anda tidak menunjukan perkembangan atau tidak mau minum ASI, ada baiknya Anda datang lagi ke DSA.. Semoga lekas sembuh.. ;-)

  159. indah tri kurnianingsih February 23, 2010 at 8:54 am #

    anak saya sering batu pilek, bahkan kemarin batukny boleh dikatakan parah sampai nafasnya bunyi kaya sulingan. sudah saya bawa ke dokter tapi setiap kali minum obat muntah apa penyebabnya dan cara penanganannya …amin

  160. santy andriany February 22, 2010 at 5:38 am #

    anak saya berumur 1 bulan 1 minggu udah lima hari ini anak saya terserang batuk filek,saya udah pergi ke DSA lalu diberi obat alco buat fileknya,breathy tetes hidung dan mucopect untuk batuknya….batuk fileknyasudah mulai berkurang,tapi masalahnya sekarng bayiku tidak mau minum susu ASI padahak biasanya seharian bayiku kuat mimi tanpa berhenti…….kira-kira apa ya penyebabnya?apa saya harus ke DSA nya lgi untuk memeriksakan kembali anak saya?

  161. tipsbayi February 19, 2010 at 3:07 am #

    Yana:

    Tidak bisa tidur karena batuk terus? Efek samping antibiotik biasanya kalau tidak alergi atau efek jangka panjang. Namun, bukan berarti obat-obat tersebut tidak boleh dikonsumsi, karena manfaatnya justru ada bila digunakan dengan indikasi yang benar.

    Anda susui ASI saja dan berikan istirahat yang cukup pada siang hari sebagai pengganti kurang tidur pada malam hari.. Adapaun untuk pemberian obat, ikuti petunjuk dokter Anda.. Biasanya untuk antibiotik harus dihabiskan.. Apabila terlihat ada efek seperti alergi maka secepatnya hubungi DSA kembali..

  162. Yana February 16, 2010 at 7:39 am #

    Dok, saya mau tanya, anak saya (10 bulan) awalnya hanya batuk berdahak yang disertai muntah dan diare,, saya bawa ke dokter umum, diberi obat batuk (mucera ambroxol) dan antibiotik,, tapi setelah obat dan antibiotiknya diminum anak saya malah tidak bisa tidur sampai jam 12 malam,, pdahal aktivitasnya seperti biasa ( biasanya sehari bisa tidur sampe 3x),, Apakah itu pengaruh dari antibiotiknya??

  163. tipsbayi February 11, 2010 at 7:50 am #

    sari:

    Berapa bulan usia bayi Anda? Sepertinya bayi belum bisa berbohong lho.. :-)
    Bohongan gimana ya..? Pelan..? Sepertinya bayi Anda kurang nyaman karena udaranya atau agak gatal tenggorokannya karena ada cairan.. jadi batuknya kecil seperti bohongan.. ;-)

    Jauhkan dari ruangan tempat merokok, anggota keluarga perokok apabila akan menggendong bayi Anda hendaknya mengganti baju terlebih dahulu, karena terkadang asap rokok masih nempel pada baju. Sementara bayi sangat sensitif sekali. Terkadang dia akan merasakan bau atau asapnya dan akan mengganggu..

  164. sari February 10, 2010 at 6:34 am #

    dok,saya mau tanya,,,,, kenapa anak saya batuknya kaya batuk bohongan?itu di sebabkan karena apa ya dok?

  165. tipsbayi February 10, 2010 at 2:21 am #

    suyanti:

    Anadex adalah untuk meringankan gejala – gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin – bersin yang disertai batuk.

    Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

    Untuk batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri.. Itulah yang menyebabkan bayi Anda muntah.. Karena dahaknya sangat mengganggu. Insya Allah tidak berbahaya, hubungi kembali DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI.. ;-)

  166. suyanti February 8, 2010 at 9:21 am #

    dok, saya mau tanya..anak saya umur 19 bulan n saat ini sedang batu,pilek..kalau batuk sering nangis n sambil pegang tenggorakannya..n waktu batuk pun disertai muntah sehingga asupan makanan n susu tidak bisa terserap dengan normal di karenakan sewaktu diberikan pasti muntah…tolong sarannya dok…saya sudah ke DSA tapi di kasih obat puyer n anadex…

  167. tipsbayi January 17, 2010 at 9:37 am #

    Fuji Haryadi:

    Susui terus dengan ASI, bayi yang mendapat ASI saja hingga 6 bulan, tanpa tambahan asupan apa pun, terbukti lebih jarang terserang flu dan penyakit infeksi lain. ASI, seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. Susui bayi Anda sampai usia 2 atau 2,5 tahun..

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 4-7 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI apabila dalam waktu 5 hari belum ada perkembangan ada baiknya Anda hubungi DSA.. ;-)

  168. tipsbayi January 17, 2010 at 1:25 am #

    ion, lailatul masyrifah:

    Mudah-mudahan batuk bayi Anda sudah sembuh.. Mohon maaf balasannya agak telat karena ada sedikit gangguan teknis..

    Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..Insya Allah tidak berbahaya, hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI.. ;-)

  169. tipsbayi January 14, 2010 at 2:33 am #

    nastangie:

    Tidak rewel dan BB naik terus pertanda baik. Apakah Anda tinggal didaerah dingin? Sepertinya bayi Anda sensitif terhadap cuaca dingin, sehingga hidungnya akan seperti itu bila malam dan pagi atau ketika cuaca dingin. Solusinya, ciptakan selalu suasana sekitar bayi Anda hangat, jemurlah bayi Anda pagi hari bila hari cerah

    Untuk diagnosa yang tepat, kami sarankan agar Anda membawa bayi Anda ke DSA..

  170. Fuji Haryadi January 10, 2010 at 4:25 am #

    Anakku umur 6 bulan, sudah 3 hari ini batuk, ada lendirnya di sekitar hidung dan tenggorokkan. Tapi yang saya heran sewaktu tidur tidak disertai batuk, batuknya timbul setelah dia tidak sedang tidur baik malam maupun siang hari. Dulu sudah pernah diobati sekitar 1 bulan yang lalu, tp 3 hari ini sepertinya kambuh lagi. Giaman ya dok>

  171. lailatul masyrifah January 8, 2010 at 10:22 pm #

    Assalamu’alaikum… Anak sy usia 4 bln, udh 3 hari batuk, seperti ada dahaknya, tapi tidak pilek, dan badanya juga tidak terlalu demam, terkadang suhu badannya hangat tp cuma sebentar trus normal lagi. Bagaimana cara mengatasinya? Apakah itu termasuk batuk yg berbahaya? Wass…

  172. ion January 6, 2010 at 1:20 pm #

    bayiku udah lebih seminggu batu berkahak… trus di kasih dokter obat + antibiotik, cuman oabtnya aja yang ku kasih minum, antibiotiknya ga, abisnya berbentuk puyer (yg dah pasti pahit), takutnya si bayi ga mau makan n minum lgi, gimana solusinya? txs

  173. nastangie January 6, 2010 at 8:25 am #

    Dear,Tipsbayi

    bayi saya umur 2.5 bln berat krg lbh 5 kg. klo malam dan pagi hidungnya seperti tersumbat kaya pilek dan sudah berlangsung lama.pernah saya beri transflumin tapi sepertinya ga efek. bayi saya tidak rewel kalau tidur juga nyenyak. BB jg naik terus Apakah batuk alerqi atau apa?Transflumin aman dipakai bayi umur berapa?

  174. tipsbayi January 6, 2010 at 4:07 am #

    Maria:

    Berat badannya bayi Anda ideal dengan usianya, apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok..

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 3-5 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI atau sufor, ASI seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula. ;-)

    Pemberian air putih ini merupakan insting langsung para orang tua untuk menghindari dehidrasi dan biasanya bayi suka sekali, tetapi terlalu banyak air dapat menganggu keseimbangan cairan dalam tubuh bayi. Susu (terutamaASI) merupakan cairan yang terbaik untuk tetap menjaga bayi yang belum banyak memakan makanan padat dari ancaman dehidrasi, bahkan untuk bayi dibawah 6 bulan jangan dberi minum air putih, meskipun anak Anda 7 bulan ada baiknya bayi Anda jangan diberi terlalu banyak air putih dulu, cukup diberikan untuk mendorong makanan saja, perbanyaklah ASI atau sufor..

    Hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali maka atau ASI/ sufor..

  175. Maria January 3, 2010 at 12:54 am #

    Bayi saya sekarang berumur 7 bulan 2 minggu dengan berat badan 8.35 kg. Sudah 3 hari batuk pilek dengan suhu badan 36 c, dan yg jadi permasalahannya bayi saya selama sakit pada siang hari tidak mau mengkonsumsi susu dan hanya mau diberi air putih saja tetapi nafsu makannya tidak bermasalah. yg jadi pertanyaan saya apakah tidak maslah jika saya hanya memberikan air putih saja (sebagai informasi bayi saya mengkonsumsi susu formula dan smpai saat ini selama sakit belum saya baya ke DSA)

  176. tipsbayi December 16, 2009 at 2:57 am #

    marsela dian novita:

    Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..

    Lebih baik Anda mengusahakan agar daya tahan tubuhnya membaik, agar tidak mudah sakit… Salah satunya adalah berikan ASI sampai bayi Anda berumur 2 sampai 2,5 tahun..

    Semoga lekas sembuh.. :-)

  177. tipsbayi December 16, 2009 at 2:53 am #

    Anonymous:

    Bayi Anda termasuk gemuk, sepertinya nafsu makan (minum susunya bagus) jadi bayi Anda sehat-sehat saja. Biasanya jika flu atau demam nafsu makan akan berkurang.., maka lendir ini bisa saja lendir sisa persalinan.., tapi apabila bayi Anda lendirnya bertambah maka memang kemungkinan lendir dahak..

    Salah satu caranya bayi Anda bisa dilatih tengkurap agar reaknya keluar secara alami, selain itu juga banyak keuntungan tengkurap, lengkapnya silahkan kunjungi link berikut :

    http://www.tipsbayi.com/index.php/waktunya-tengkurap

    Cara lain bisa dengan meyedot lendirnya, ada juga dengan terapi uap..
    Bayi Anda harus selalu mendapatkan ASI berikan istirahat yang cukup.. ;-)

    Kami juga sarankan Anda membawa bayi Anda ke DSA agar mendapatkan diagnosa yang tepat apakah flu atau elergi..

  178. marsela dian novita December 14, 2009 at 4:52 pm #

    saya mempunyai anak kembar dan sekarang sedang batuk.bagaimana caranya mengatasi batuknya karena mereka batuk berdahak, umur anak saya 6 bulan dengan berat badan 6700gr.

  179. Anonymous December 12, 2009 at 2:26 am #

    Bayi saya brumur 3 bulan dan berat badannya 7kg sejak umur 1 bulan hinga sekarag flu anak saya gak hilag2 n hidungnya seperti banyak ingus.. Bagaimana solusinya.. Apakah ada pengobatan alternatif?

  180. tipsbayi December 1, 2009 at 3:48 am #

    firman:

    Anda jangan khawatir susui saja terus dengan ASI, jangan memberhentikan pemberian ASI dengan alasa takut tertular batuk dari ibunya. Karena ASI tidak menularkan penyakit, hanya ketika ibunya menyusui pakailah masker, perbanyak istirahat, jaga kebersihan kamar dari debu.. ;-)

  181. firman November 30, 2009 at 4:28 am #

    Bagaimana Solusinya mengatasi bayi yang umurnya dibawah 1 bulan mengalami batuk serta bersin2 krn ketularan sm ibunya? tetapi bayi tersebut tdk panas tdrnya sih agak keganggu dgn batuknya itu. sy minta tolong cari solusinya?

  182. tipsbayi November 28, 2009 at 3:29 am #

    endro:

    Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri..hubungi DSA apabila selama 5 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..

    Sebaiknya Anda jangan terlalu mudah memberikan obat-obatan kimiawi kepada anak. Jika dokter memberikan obat-obatan, tanyakan apa sebenarnya penyakit anak Anda dan apakah memang pemberian obat tsb benar-benar perlu? Lebih baik Anda mengusahakan agar daya tahan tubuhnya membaik, agar tidak mudah sakit… Salah satunya adalah berikan ASI sampai bayi Anda berumur 2 sampai 2,5 tahun..

    Semoga lekas sembuh.. :-)

  183. endro November 26, 2009 at 3:04 am #

    anak saya berumur 3,5 bulan, sudah ada 1 mgg ini terkena batuk berdahak. intensitasnya memang tdk terlalu sering sih, cuma kasian. sudah 2 kali sy bawa ke dokter yang berbeda, dr dokter yg pertama si bayi dikasih obat,.. namun tdk kunjung reda jg, kmudian dr dokter yg kedua malah ibunya yg dikasih obat, dan si bayi tidak,…
    dan dr 2 dokter tsb sampai saat ini msh blm sembuh jg,.. gmn baiknya sekarng ya?

  184. tipsbayi November 9, 2009 at 3:25 am #

    ummu muadz:

    Sudahkah bayi Anda diperiksakan DSA? Apakah dokter memberikan diagnosa bahwa bayi Anda mengidap batuk elergi? Adakah sejarah keluarga yang mempunyai batuk elergi?

    Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., tetapi apabila bayi dan anak Anda mengidap batuk elergi ini agak lain…, karena Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).., apalagi ada sejarah elergi pada keluarga ini memungkinkan anak Anda mempunyai batuk elergi..

    Untuk tes apakah bayi Anda elergi, bisa dengan cara mencari penyebab atau pemicu elergi. Cara yang dianggap paling murah dan sederhana yang dapat memastikan penyebab alergi adalah dengan cara eliminasi terbuka sederhana. Bila timbul keluhan dicatat penyebab alergi terbut, meskipun alergi terhadap jenis makanan tertentu tidak berlangsung seterusnya..

    Selain Anda bisa menyelidiki dan mencari pemicu elerginya, Anda juga bisa konsultasi dengan dokter.. :-)

    Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi anak Anda menderita alergi, diantaranya:

    a. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.

    b. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?

    c. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.

    d. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.

    e. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.

    f. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana.

  185. ummu muadz November 6, 2009 at 2:01 am #

    terima kasih byk atas tipsnya,anakku dah 3 tapi msh bingung kalo ada yg sakit,ada nggak tes untuk tahu bayi alergi thdp apa soalnya bayiku 6 bulan diduga alergi krn batuk pilek 1,5 bulan blm sembuh.

  186. tipsbayi November 4, 2009 at 4:28 am #

    khusnul khotimah :

    Apakah Anda masih memberikan ASI..? Sebaiknya Anda tetap memberikan ASI sampai bayi Anda berusia 2 atau 2,5 tahun agar sistem imun bayi Anda lebih bagus..

    Efek flu terlalu lama, karena nafsu makan bayi Anda akan terganggu maka asupan kebutuhan tubuh terhambat maka akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan tubuhnya..

    Pemberian makanan penuh gizi dengan teratur sesuai jadwal itu salah satu cara pencegahan, untuk pemberian vitamin sebaiknya Anda konsultasikan dan periksakan dahulu dengan DSA atau ahli gizi, karena setiap bayi akan berbeda kebutuhan jenis vitamin yang diperlukannya.. :-)

  187. khusnul khotimah November 4, 2009 at 2:09 am #

    dear tips bayi..
    anak saya 11 bulan, sudah 2 kali dalam bulan ini ke DSA, menurut dia anak saya cuma batuk pilek biasa, tapi udah satu bulan ini flu nya blum sembuh juga, padahal obat sudah habis. saya udah melaksanakan saran dari DSA bahwa anak saya sensitif terhadap bulu2(boneka, carpet etc) dan sudah saya jauhkan dari anak saya. tapi anak saya blm sembuh juga…
    apakah bahaya kalo flu terlalu lama? ada efek samping nya apa? batuk anak saya sudah berkurang. dan nafsu makannya cukup. untuk mengatasi pilek sementara ini sy kasih vitamin +buah. sy minta saran nya… makasih

  188. tipsbayi October 27, 2009 at 4:18 am #

    rizqi :

    Yang telah Anda lakukan sudah tepat.., memang benar janganlah kita serampangan memberikan antibiotik kepada bayi. Penting diketahui, antibiotik baru ampuh dan berkhasiat jika berhadapan dengan bakteri atau kuman. Antibiotik tak akan mampu membunuh virus juga parasit.

    Ada baiknya Anda periksakan bayi Anda kepada DSA agar diketahui penyebab batuknya. Selanjutnya apabila DSA memberikan obat maka Anda bisa tanyakan sejauhmana pengaruh obat yang diberikan pada bayi Anda..

    Biasanya antibiotik diberikan apabila ada peradangan.. :-)

  189. rizqi October 26, 2009 at 9:33 am #

    dear tips bayi,
    anak saya 14 bulan, kalau batuk sampe memuntahkan susu yg diminumnya. batuknya hanya pada waktu tidur, tiba2 seperti seperti kesedak, padahal jeda waktu minum susunya sudah lebih dr 1 jam. batuknya sudah sekitar 2 minggu. sudah diberi bisolvon, memang batuknya berkurang tetapi lebih dr satu minggu tdk sembuh total. badannya tidak panas, dan nafsu makan tetap ada. bantal sudah saya tinggikan, dadanya juga saya beri minyak telon supaya hangat. saya coba tidak pakai AC juga tetap batuk, saya coba meminimalkan debu dlm kamar dg sering2 membersihkan bantal, sprei, selimut. bagaimana cara mengatasinya? saya agak enggan ke dokter karena takut sedikit2 diberi antibiotik, padahal tidak perlu. bagaimana saya bisa tahu dia perlu/ tidak diberi antibiotik ya?
    terimakasih

  190. tipsbayi October 20, 2009 at 3:02 am #

    bunda arfan :

    Mudah-mudahan pada saat ini bayi Anda sudah sembuh dari batuknya.. , kami sarankan Anda untuk selalu menjaga makanan yang dikonsumsi bayi Anda, banyaklah memberikan ASI, berikan istirahat yang cukup, perhatikan suhu dan kebersihan ruangan bayi Anda..

    Memang batuk berdahak pada bayi agak sedikit lama karena bayi belum bisa membuang dahaknya sendiri.., sementara kitapun kesulitan mengeluarkannya..

    Bisa saja terlihat sulit bernafas karena dahaknya sedikit menghalangi jalannya nafas bayi Anda.., Anda jangan terlalu khawatir..

    Mudah-mudahan bayi Anda lekas sembuh. :-)

  191. bunda arfan October 17, 2009 at 5:56 pm #

    Dear tips bayi,
    anak kami berumur 8 bulan mengalami batuk stlh dbawa k DSA diberitau bhw jenis batuk yg diderita anak kami adalah berdahak shg DSA menyarankan agar anak kami diuap, bayi kami sdh di uap 4x dan periksa bolak balik k DSA sbnyk 3x, sdh 1mggu anak kami menderita batuk tapi blm jg smbh, terus terang kami sbgai ortu nya sangat khawatir apabila meliat anak kami batuk krn seperti yg sulit bernapas, mungkin dari pihak tips bayi bisa memberikan saran atau anjuran yg harus kami lakukan thdp anak kami agar anak kami bisa sembuh…..terima kasih

  192. tipsbayi October 10, 2009 at 3:55 am #

    rida :

    Perkuatlah sistem imun anak Anda dengan banyak mengkonsumsi buah-uahan dan susu.., perhatikan juga pemicu batuk anak Anda apakah dari makanan, debu atau cuaca apabila Anda sudah mengetahuinya maka Anda bisa berusaha mengatasinya..

    Untuk mengatasi anak yang susah makan atau kurang nafsu makan..

    * Menetapkan jadwal waktu makan bagi anak Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan anak Anda.

    * Selain memberikan jadwal waktu makan bagianak Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai anak Anda.

    * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

    * Faktor terakhir yang juga turut mempengaruhi selera makan anak Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda.. :-)

    * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya ..

    * Anda juga bisa mencoba untuk memberikan kesempatan pada anak Anda untuk melatih makan dan minum sendiri dengan bimbingan Anda, berantakan tidak apa-apa.. :-)

  193. rida October 9, 2009 at 1:21 am #

    saya mau tanya,anak saya sudah berusia 3 thn dan sering batuk. biasanya batuk berdahak dan karena tak bisa membuang dahak jadi sesak. anak saya kurang nafsu makannya sehingga berat badannya masih 12 kg terus tapi tak saya biarkan juga makan jajan soalnya jika sudah jajan biasanya batuknya kambuh. bagaimana ya mengatasi anak agar tak sering batuk dan nafsu makannya bertambah. saya khawatir penyakit batuknya jadi semakin parah. Terimakasih…..

  194. tipsbayi October 5, 2009 at 4:24 am #

    yeni :

    Apabila memang hanya batuk flu saja Insya Allah bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari, dengan memberikan ASI dan istirahat yang cukup itu sudah cukup kok.., tetapi apabila bayi dan anak Anda mengidap batuk elergi ini agak lain…, karena Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).., apalagi ada sejarah elergi pada keluarga ini memungkinkan anak Anda mempunyai batuk elergi..

    Akan tetapi mungkin saja bayi Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui bayi elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab.. :-)

    Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah untuk mengurangi kemungkinan bayi Anda menderita alergi, Anda bisa melihat jawaban kami untuk sdri. Yuni diatas..

  195. tipsbayi October 5, 2009 at 4:08 am #

    deky :

    Apakah dokter Anda memberikan laporan diagnosa untuk batuk bayi Anda?
    Pemberian antibiotik bila sudah dilakukan dan ternyata tidak ada respon seharusnya ada TINDAKAN berkelanjutan, batuk lama ada macam2 kemungkinannya, maka sebaiknya Anda hubungi kembali DSA Anda agar bayi Anda mendapatkan pemeriksaan yang akurat..

    JANGAN asal dan serampangan memberikan obat-obatan kepada bayi Anda, berikan ASI..

    Semoga lekas sembuh.. :-)

  196. tipsbayi October 5, 2009 at 3:40 am #

    mommy byan :

    Lahkah penanganan yang Anda lakukan sudah benar, tinggal pastikan saja bayi Anda harus selalu mendapatkan ASI berikan istirahat yang cukup, hubungi DSA apabila selama 3 hari tidak ada perkembangan atau bayi Anda menolak sama sekali ASI..

    Semoga lekas sembuh.. :-)

  197. yeni October 4, 2009 at 11:31 am #

    dear tips bayi

    aq punya anak umurnya 2tahun 6 bulan dan 9 bulan , sekarang mereka brdua lagi sakit batuk dan flu dan sudah berobat ke DSA malahan anak saya yang besar sudah berobat 2 kali tapi koq ga sembuh2 ya?
    kata dokternya sih kemungkinan disebabkan alergi. memang sih dalam sebulan belakangan di jambi lagi kena kabut asap apa itu ada pengaruhnya ya?
    apa batuk dan flu anak saya bisa hilang dengan sendirinya?
    o ya anak saya gak ada yang minum asi sampai 6 bulan, paling lama hanya sampai 4 bulan itupun karna mereka sendiri yang menolak waktu di beri asi.
    saya juga mengidap alergi terhadap udara, apa penyakit saya menurun pada anak saya ya?
    maaf klau pertanyaannya banyak, tapi tolong di jawab semua ya….

  198. deky October 4, 2009 at 11:01 am #

    Hi tips bayi….

    anak saya umur 8bln, terkena batuk, pilek, demam, muntah (demam kambuhan dan muntah sesekali), batuknya agak berat, apabila batuk muka nya sampai merah… dan sudah berjalan 2 minggu lebih, saya sudah 2x bawa ke dokter specialist di RS C*****, tapi tak kunjung sembuh, terakhir diberikan antibiotik..
    ada tips tertentu? atau obat yang bisa membantu?

  199. mommy byan October 1, 2009 at 1:43 am #

    dear tips bayi,,,

    anakku umur 4 bln dari td mlm batuk, suara batuknya serak seperti org dewasa yg terkena radang tenggorokkan gtu, tidak disertai pilek… n dirmhpun tdk ada yg sdang trkena flu, hanya demam skitar 37 drjat, sedang sy usahakan utk tdk diberikan obat.. hanya berendam n dikompres air hangat seperti beberapa artikel yg pnah sy baca.. sejak kmarinpun sprti ogah2an klo diberikan susu… ada yg bs bantu??

  200. tipsbayi September 18, 2009 at 3:14 am #

    Yuhan :

    Untuk membantu mengeluarkan ingus pada bayi, Anda bisa menggunakan alat sedot atau pipet. Memang seringkali banyak orang tua menyedot ingus anaknya dengan mulutnya. Ini tidak diperbolehkan, karena selain akan memindahkan
    kuman ini berbahaya karena sedotannya mungkin akan terlalu kuat hingga menggangu bayi itu sendiri. Penggunaan pipet juga harus sesuai aturan dan kebutuhan, dan apabila belum berhasil juga, jangan dipaksakan. Takutnya, pembuluh darah besar pecah dan terjadi mimisan. Lebih baik segera dibawa ke DSA

    Bisa juga dengan obat pengencer lendir, sehingga ingus mudah dikeluarkan.
    Atau dengan banyak minum, untuk bayi banyak berikan ASI.

  201. tipsbayi September 18, 2009 at 2:57 am #

    yuni :

    Dilihat dari berat badan, anak Anda sehat apalagi anak Anda lincah.. :-)

    Bisa saja anak Anda elergi, Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..yang terbukti Andapun alergi..

    Mungkin saja anak Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui anak elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab.. :-)

    Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi anak Anda menderita alergi, diantaranya:

    a. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.

    b. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?

    c. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.

    d. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.

    e. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.

    f. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana.

  202. Yuhan September 17, 2009 at 11:55 am #

    Dear tipsbayi..
    Sebenarx boleh tidak saat bayi kita sedang flu,kita menghisap ingus yg ada untuk membuat nafasx tdk trganggu???

  203. yuni September 16, 2009 at 4:09 am #

    anak saya 3 tahun 3 bulan, kalo malam kadang batuk, kadang bersuara tapi kadang tidak. kalo siang suka sehat2 saja. berat badannya 16,5 kg, lincah. pernah ke dokter tapi dinyatakan tidak apa-apa, napasnya bagus. tidak diberi obat, hanya menyatakan alergi, dan saya pun alergi. tapi kekhawatiran suka ada kalau batuk datang, kira2 bagaimana cara mengatasinya/mengobatinya

  204. tipsbayi September 12, 2009 at 4:38 am #

    Nina :

    Salam kenal kembali.. :-)

    Yang perlu diketahui, flu pada bayi tidak jauh berbeda dengan flu pada orang dewasa. Bayi akan mengalami gejala-gejala seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, kadang disertai demam juga kemerahan di sekitar hidung dan mata. Si kecil jadi acap rewel dan susah tidur. Wajar bila orangtua jadi khawatir.

    Susui terus dengan ASI, bayi yang mendapat ASI saja hingga 6 bulan, tanpa tambahan asupan apa pun, terbukti lebih jarang terserang flu dan penyakit infeksi lain. ASI, seperti diketahui, mengandung zat-zat kekebalan tubuh (imunoglobulin) yang tidak terdapat pada susu formula.

    Penyebab penyakit flu adalah virus yang umumnya akan mereda dalam waktu 4-7 hari. Hingga saat ini pun sebenarnya belum ada obat mujarab untuk membunuh virus. Obat flu yang ada hanya sekadar untuk meringankan gejala-gejalanya saja, seperti obat penurun demam, pelega hidung tersumbat, dan pengencer lendir.
    Jadi saran kami susui terus saja dengan ASI apabila dalam waktu 3 hari belum ada perkembangan ada baiknya Anda hubungi DSA.. :-)

  205. Nina September 11, 2009 at 7:20 am #

    Salam kenal, sy br saja menjadi ibu,bayi saya baru berusia 1minggu. Saat ini bayi saya teserang flu dan demam,mohon solusi dari teman-teman.trims

  206. tipsbayi September 5, 2009 at 4:25 am #

    ferdy :

    Apakah memang ASI nya dan nafsu makannya kurang? Kurang asupan gizi pada ibu tidak akan mempengaruhi pada rasa ASI tetapi pada produktifitas ASI, ngisap jempol bisa menandakan bayi lapar atau juga kebiasaan bayi yang ketagihan enaknya ngisap jempol.., jelas ngisap jempol akan sedikit mengganggu pada nafsu makannya.., akan tetapi Anda jangan terlalu khawatir apabila ngisap jempolnya bisa dialihkan pada ngisap ASI atau dot susu.. ;-)

    Solusi.., Kalau alasannya ASI kurang maka dengan seringnya kita berikan ASI kepada bayi secara alami akan lebih meransang produktifitas ASI, sehingga ASI bisa berlimpah lho.. :-) , dan tenangkan pikiran Anda jangan sampai ada anggapan atau hilang kepercayaan diri bahwa ASI tidak akan cukup..karena ini akan berpengaruh juga pada produktifitas ASI.., buat jadwal makan yang baik dan berikan makanan penuh gizi dengan berfariasi..

  207. ferdy September 4, 2009 at 11:36 pm #

    bayi saya umur 8 bulan ,susah sekali ASI nya maunya isap jempol terus, apakah ni berdampak serius pada nafsu makannya..?
    apa mungkin faktor ASInya yang kurang atau kurang asupan gizi buat si ibu sehingga berpengaruh pada rasa ASI nya?

    mohon petunjuknya.
    trim’s

  208. tipsbayi September 1, 2009 at 3:19 am #

    eka :

    Untuk bayi yang terkena batuk pilek sebaiknya jangan kurang memberikan ASI, berikan terus ASI, apabila masih senang menyusu.. Anda jangan terlalu khawatir.., apabila tidak mau menyusu dan tidak ada perkembangan membaik maka sebaiknya Anda hubungi DSA kembali..

    Untuk posisi tidur coba dengan posisi miring.., sabar semoga lekas sembuh.. :-)

  209. eka August 27, 2009 at 2:42 am #

    bayi saya umur 4 bln. dah 2 minggu ini kena batuk pilek gmn ya, dah dikasih cairah pengencer tp belum sembuh jg. ada g obat yang lebih efektif atau alami di sedot juga udah. sekarang jd susah tidur cos nafasnya tersumbat.gmn ya mohon bantuannya…trims

  210. tipsbayi August 26, 2009 at 4:24 am #

    ferdy :

    Yang pasti waktu tidur bayi Anda akan terganggu, stabilitas emosi bayi Anda pun akan kurang baik karena terlalu sering terganggu dalam suasana yang seharusnya lelap dan tenang.., maka kondisi kesehatanpun sedikit banyak akan terganggu juga :-)

    Sebaiknya Anda hubungi DSA agar diketahui diagnosa yang tepat, apakah elergi atau batuk biasa..

  211. ferdy August 25, 2009 at 3:28 pm #

    menyambung pertanyaan saya tempo hari , tentang batuk anak saya yang terjadi malam dan menjelang pagi, apakah bila terjadi terus menerus bisa berdampak buruk bagi kesehatan???

  212. tipsbayi August 25, 2009 at 3:40 am #

    indah, arlen :

    Lendir ini bisa saja lendir sisa persalinan.., tapi apabila melihat kasusnya setelah pulang bayi Anda lendirnya bertambah maka memang kemungkinan lendir dahak..

    Obat-obat itu selama diberikan sesuai dengan resep dokter boleh saja, perlu diperhatikan juga bahwa kita jangan serampangan memberikan obat-obatan pada bayi kita apabila dokter memberikan resep obat tanyakan dengan teliti apakah harus sekali kita berikan obat ini pada bayi Anda, berikan terus ASI pada bayi Anda karena ASI mengandung imun yang bagus makanan yang kaya gizi dan vitamin jelas lebih amanuntuk bayi Anda, inilah PENCEGAHAN yang baik dan ALTERNATIF yang tepat… sekali lagi ASI.. :-)

  213. tipsbayi August 25, 2009 at 3:11 am #

    arlen :

    Bisa jadi karena dahaknya maka susah bernafas, untuk kasus seperti ini hendaknya segera Anda hubungi DSA, kalau bisa tidur bayi Anda sedikit miring agar gumohnya tidak tertelan kembali..

    Kalau menggeliat memang biasanya mukanya akan merah itu tidak mengapa, tetapi untuk sesaknya Anda harus konsultasikan dengan DSA..

  214. indah August 24, 2009 at 6:26 am #

    Mohon pencerahannya,

    Anak sy baru b’usia 16Hari berat nya 32.05 gr (asi exklusive), stelah pulang dr RS lendir ny bertambah bnyk dan m’mbuat nafas nya berbunyi ketika tidur. terkadang bayi sy terganggu sekali dg lendir ini, sehingga membuat dia gumoh/muntah sehabis minum susu (kadang lendir ikut keluar). pd hari ini, baby sy disertai batuk ringan (durasi selang batuk 10 menit) sy konsult lg ke DSA sy, dan dikasih resep Mucopect (u/batuk) & Alco (u/pilek). yg sy tanyakan apakan obat2 ini aman diberikan ps bayi sy?? dan apakah ada pencegahan / alternatif lainnya?? Thanks.

  215. arlen August 22, 2009 at 5:53 am #

    saya baru menjadi seorang ibu, anak saya berusia 1 bulan, sudah 5 hari ini dia batuk dan seperti susah bernafas karena kaya ada dahak ditenggorokannya, kalo tidur kadang bunyi grok grok dan jadi sering gumoh kalau dia menggeliat atau batuk. dan disela sela tidurnya dia jadi sering menggeliat sampai mukanya merah.
    mohon solusinya, kira2 bayi saya kenapa? soalnya saya jadi bingung dan panik

  216. tipsbayi August 22, 2009 at 4:00 am #

    ferdy :

    Hal ini bisa disebabkan oleh udara dingin, debu atau bau yang menyengat. Apakahbayi Anda biasa ngedot susu sebelum dan sambil tidur? Atau tidur dikamar ber AC?

    Ini akan menjadi perangsang timbulnya batuk tersebut, hal ini disebabkan bulu bulu halus di salutan alveoli (CMIIW) memproduksi lendir/slam yang berlebihan karena dirangsang oleh udara dingin, debu dll. Karena posisi bayi Anda sedang tidur maka lendir ini akan menumpuk dan bila semakin banyak akan bergerak naik sehingga menyebabkan batuk.

    Solusi.., usahakan bila tidurnya pakai AC, gunakan temp yang tdak terlalu dingin.(25-26 derajat C), usahakan bayi Anda tidur dalam posisi miring, jangan terlentang, ini akan menolong mengurangi batuk.

    Yang terakhir untuk mengetahui diagnosa yang tepat ada baiknya Anda konsultasi dengan DSA, semoga lekas sembuh.. :-)

  217. ferdy August 21, 2009 at 9:55 pm #

    bayi saya berusia 7 bulan, setiap tengah malam dan menjelang pagi ketika dia tidur dia sering batuk-batuk, padahal setelah dia bangun batuknya hilang. batuknya hanya pada malam dan menjelagn pagi saja..
    mohon solusinya, apakah ini semacam penyakit atau bukan…
    terima kasih

  218. tipsbayi August 19, 2009 at 4:19 am #

    yuditea :

    Alergi pada bayi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik)..

    Mungkin saja bayi Anda batuk biasa bukan elergi, memang tidak mudah kita mengetahui bayi elergi atau tidak, seiring dengan waktu pertanyaan ini akan terjawab.. :-)

    Namun demikian, Anda bisa mengikuti langkah-langkah ini untuk mengurangi kemungkinan bayi Anda menderita alergi, diantaranya:

    a. Usahakan untuk memberikan ASI selama 4 bulan hingga 6 bulan lebih lama. Langkah ini akan menambah kekebalan bayi terhadap zat yang menimbulkan alergi.

    b. Hindari makanan tambahan sebelum si Kecil mencapai usia 6 bulan. Hal ini tentu berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif untuk meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.

    c. Jangan merokok atau membiarkan orang lain merokok di sekitar si Kecil Anda. Anda sendiri akan sangat terganggu karenanya, apalagi bayi Anda.

    d. Jangan biarkan binatang peliharaan seperti anjing, kucing atau burung berada di dalam rumah sebelum anak menginjak usia 1 tahun. Lebih baik mencegah bukan?

    e. Hindari penggunaan pewangi ruangan dan pembersih ruangan yang harus disemprotkan ke seputar ruangan. Zat kimia yang dikandung siapa tahu akan memicu alergi pada si Kecil.

    f. Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dalam rumah. Beri perhatian khusus pada karpet, bantal dan mainan yang lembut seperti boneka si Kecil.

    g. Bila memungkinkan, ganti karpet yang Anda di rumah Anda dengan yang terbuat dari plastik. Karpet biasanya menyimpan debu dan kotoran yang sulit dibersihkan tanpa menggunakan air.

    h. Mainan anak seperti boneka atau bantal sebaiknya dicuci secara teratur, atau. taruh mainan-mainan tersebut didalam plastik agar debu dan kotoran tidak segera menempel di sana.

  219. yuditea August 18, 2009 at 2:56 am #

    bayi saya berusia 7 bulan 3 minggu, beratnya 8kg sekarang terserang batuk berdahak. awalnya karena datang ke rumah soudara yang baru selesai renovasi, banyak udara dan mungkin ada debu juga. besoknya makan es wall`s sorenya batuk2 ringan, 1 minggu kemudian batuknya mulai berdahak. ini sudah 2x terjadi, pertama waktu dia usia 5,5 bulan saat itu rumah sedang direhap dan banyak debu.
    yang saya mau tanyakan apa ada kemungkinan anak saya alergi, karena orang tua saya alergi ikan (tapi berbeda nich alerginya). ada tidak tes untuk memastikan seseorang mengindap alergi sesuatu atau tidak? oya anak saya bersinnya biasa saja pagi hari atau saat udara dingin.
    mohon jawabannya agar bisa menjadi penenang dari kerisauan saya ini. terimakasih.

  220. tipsbayi August 7, 2009 at 3:10 am #

    Dewi :

    Wa’alaikum salam
    Bila bayi Anda memang tersedak, Anda gendong posisi berdirikan sambil menepuk-nepuk ringan tengkuk atau punggung bayi Anda seraya ditenangkan..

    Tapi untuk diagnosa batuk yang paling tepat adalah membawa bayi Anda ke DSA, agar Anda bisa mendapatkan keterangan yang akurat karena bayi Anda akan diperiksa..

    Semoga bayi Anda lekas sembuh.. :-)

  221. Dewi August 6, 2009 at 11:01 am #

    Assalamualaikum..
    Anak saya umur 3,5 bln. Sudah semingguan ini sering batuk, bahkan pernah ada suara denyitan waktu batuk. Anak saya tetap aktif dan tidak panas. Anak saya batuknya hanya waktu tidur (pagi, siang ataupun malam), baik tidur di tempat tidur ataupun tidur dengan digendong. Yang saya bingung, kok batuknya hanya saat tidur. Sebenarnya anak saya batuk atau batuknya itu karena dia tersedak air liurnya? Saat ini air liurnya cukup sering keluar, tapi tidak terlalu banyak. Saat batuk/tersedak, wajahnya kemerahan sampe membuat saya panik. Yg saya tanyakan, sebenernya anak saya terkena batuk atau tersedak? Trus, apa yg harus saya lakukan saat dia batuk/tersedak?
    Terima kasih..
    Wassalamualaikum..

  222. tipsbayi August 4, 2009 at 4:19 am #

    Munawar :

    Sama-sama.. :-) mudah-mudahan ebook-nya bermanfaat untuk Anda sekeluarga dan tunggu saja ebook yang lainnya..

    Sebenarnya banyak berkeringat merupakan pertanda baik karena berarti kelenjar keringat berfungsi sempurna. Pengeluaran keringat merupakan proses sekresi atau pembuangan sisa-sisa garam dan juga racun dari dalam tubuh.

    Seberapa banyak pun keringat bayi yang keluar sebenarnya normal saja sepanjang bayi tidak terganggu oleh keringatnya. Masih dikatakan wajar bila bayi tidak rewel, selera makannya / nyusunya tetap oke, porsi tidurnya cukup, dan pertumbuhannya tidak terganggu… :-)

    Keringat perlu diwaspadai sebagai pertanda gangguan kesehatan jika dibarengi dengan keluhan lain semisal mendadak rewel, tak mau makan/minum/menyusu, susah tidur, lemah, dan sebagainya.

  223. tipsbayi August 4, 2009 at 4:10 am #

    mirzan :

    Bila memang benar bayi Anda suhu tubuhnya 38 derajat celcius berarti demam.., itu biasanya salah satu tanda dari peradangan..

    Solusinya.. susui terus bayi Anda dengan ASI karena flu atau batuk tidak menular melalui ASI hanya ibu perlu pakai masker hidung bila menyusui, apabila memang DSA memberikan obat maka minumlah obat sesuai dosis..

    Tenangkan bayi Anda dengan memberikan cukup istirahat, jaga kesehatan ibu dengan cara beri nutrisi yang baik serta istirahat yang cukup.., ibu tidur bila bayi Anda tidur.. :-)

    Semoga lekas sembuh..

  224. munawar August 3, 2009 at 4:32 am #

    trimakasih yang sebesar2nya atas ebook 12 bulan nya, dan ebook batita cerdas, semoga tips bayi bisa dan terus mengeluarkan ebook2 yang lain yang bisa meningkatkan ilmu bagi para orang tua dalam menjaga, merawat dan mendidik buah hati tersayang.
    sedikit saya mau bertanya, apa sebab dan akibat kalo bayi 4 bulan sering basah di telapak tangan dan telapak kaki, apa itu merupakan keringat biasa

  225. mirzan July 29, 2009 at 5:26 am #

    anak saya umur 3 minggu, suka muntah2. kebetulan ibunya lagi flu. waktu periksa ke dokter anak, katanya suhu tubuh anak saya 38 derajat celcius. kata dokter sakitnya radang tenggorokan. gejala radang tenggorokan pada anak gmana sih??? karena yang saya lihat anak saya tidak mengalami demam hanya batuk..
    tolong informasinya apa yang harus saya lakukan
    ada obat yang mujarab???

  226. tipsbayi July 10, 2009 at 4:06 am #

    Tifa :

    Biasanya apabila dokter memberikan resep antibiotik maka dokter biasa menganjurkan untuk menghabiskan antibiotiknya, maka untuk saat ini ikuti saja petunjuk dokter Anda karena Anda sudah tanggung memberikannya.., dan untuk selanjutnya bila bayi Anda sakit hendaknya jangan serampangan memberikan obat kepada bayi Anda..

    Ada baiknya Anda baca artikel pada link berikut :

    http://www.tipsbayi.com/index.php/memberikan-paracetamol-pada-bayi-bisa-mengakibatkan-asma

    Semoga bayi Anda lekas sembuh.. :-)

  227. tipsbayi July 10, 2009 at 3:56 am #

    Yunizar :

    Bila anak Anda masik kelihatan aktif Anda jangan terlalu khawatir, sepertimya untuk mendapatkan kepastian jenis batuk anak Anda, Anda bisa konsultasi dengan dokter karena dokter akan memeriksa dengan akurat..

    Mudah-mudahan kesehatan anak Anda sudah membaik.. :-) mohon maaf karena kami terlambat menjawab pertanyaan Anda..

  228. tipsbayi July 10, 2009 at 3:48 am #

    Mega :

    Kami sarankan Anda membawa lagi ke DSA, biasanya dokter memberikan obat pencair lendir.., tetapi biasanya dokter memberitahu apakah lendir pada bayi Anda bisa hilang dengan sendirinya atau harus dengan obat..

    Semoga bayi Anda lekas sembuh.. :-)

  229. Tifa July 9, 2009 at 7:49 pm #

    Anak saya,4bln,demam hingga 38 derajat celcius.sebelumnya 1minggu lbh pilek tanpa deman dan tanpa batuk.oleh dokter dinyatakan terkena radang tenggorokan kemudian diberi penurun panas dan antibiotik amoxan dgn dosis 3 x 1ml per hari (hrs habis).sudah saya berikan pd anak saya 3x.belakangan saya baru tau ttg dampak buruk antibiotik.bolehkah saya hentikan pemberiannya?mohon jawaban secepatnya

  230. Yunizar June 19, 2009 at 3:37 pm #

    Anak saya berumur 19 bulan, sdh dua hari ini batuk, namun yg agak membuat saya khawatir adalah setelah minum susu lalu batuk dan muntah. Sdh saya bawa ke DSA namun batuknya masih disertai dengan muntah, sementara itu anak saya masih aktif, dan tidak demam, walau sedikit pilek. Mohon pencerahannya, jenis batuk apa ya .. sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih

  231. Mega June 18, 2009 at 3:02 am #

    Anak saya umur 8bulan tiap bulan suka batuk, pernah juga di terapi uap slm 6x setelah diterapi sembuh, tapi beberapa hari setelahnya batuk lagi (tertular anggota keluarga yg lain) ketika ke DSA lg disuruh terapi uap lg, tapi saya cuma lakukan 1x sj.. trus saya coba ke DSA yg lain anak saya dikasih puyer & antibiotik.. setelah itu sembuh batuk pileknya.. tapi sampe sekarang masih ada lendirnya kadang nafasnya berisik kalo lagi kecapean.. gimana ya cara ngilangin lendirnya itu.. anak saya sih sdh nggak batuk,, cuma masih ada sisa lendirnya aja.. kasihan kan..

  232. tipsbayi June 15, 2009 at 4:16 am #

    nandy :

    Pneumonia dapat dikenali berdasarkan pedoman tanda-tanda klinis lainnya dan pemeriksaan penunjang (Rontgen, Laboratorium).

    Kemungkinan DSA Anda telah menemukan tanda-tanda klinis yang lain

    Memang pada bayi (usia di bawah 1 tahun) tanda-tanda pnemonia tidak spesifik, tidak selalu ditemukan demam dan batuk. Bisa juga dengan penghitungan frekuensi napas per menit berdasarkan golongan umur sebagai salah satu pedoman untuk memudahkan diagnosa Pneumonia.

    Untuk pemberian dan penghentian pemberian antibiotik hendaknya Anda hubungi DSA Anda..

    Mudah-mudahan bayi Anda lekas sembuh :-)

  233. nandy June 14, 2009 at 4:31 am #

    Maaf sy mau tanya, anak sy 9 bulan 3 minggu beratnya 9kg sdh 8 hari batuk,muntah, ga mau makan hanya minum sj dan demam >38-39 deg celcius. Sdh 2x k dsa dinyatakan batuk biasa dan diberi obat pengencer dahak dan puyer yg tdk sy tebus krn pernah beredar info bahaya obat puyer.stlh hari ke 7 sy berobat k dokter yg berbeda, saat diperiksa dgn stetoskop dinyatakan paru2 anak sy terinfeksi bakteri sehingga terkena pneumonia atau radang paru tp masih ringan dan diberi antibiotik STARCEF dgn dosis 2x2ml sampe 5 hari kedepan. Yg sy ingin tanyakan apakah pneumonia bisa dideteksi hanya dgn stetoskop saja, krn yg sy tahu hrs dicek darah,rontgen dsb?? Dan kalau antibiotiknya tdk sy berikan ke anak sy apakah akan memperburuk penyakitnya? Krn sy tdk mau ksh antibiotik takut nanti akan jadi kebal…thx

  234. nandy June 14, 2009 at 2:50 am #

    Maaf sy mau tanya, anak sy 9 bulan 3 minggu beratnya 9kg sdh 8 hari batuk dan demam >38-39 deg celcius. Sdh 2x k dsa dinyatakan batuk biasa dan diberi obat pengencer dahak dan puyer yg tdk sy tebus krn pernah beredar info bahaya obat puyer.stlh hari ke 7 sy berobat k dokter yg berbeda, saat diperiksa dgn stetoskop dinyatakan paru2 anak sy terinfeksi bakteri sehingga terkena pneumonia atau radang paru tp masih ringan dan diberi antibiotik STARCEF dgn dosis 2x2ml sampe 5 hari kedepan. Yg sy ingin tanyakan apakah pneumonia bisa dideteksi hanya dgn stetoskop saja, krn yg sy tahu hrs dicek darah,rontgen dsb?? Dan kalau antibiotiknya tdk sy berikan ke anak sy apakah akan memperburuk penyakitnya? Krn sy tdk mau ksh antibiotik takut nanti akan jadi kebal…thx

  235. tipsbayi June 10, 2009 at 2:47 am #

    alee :

    Sebaiknya pada saat menyusui jangan sambil tiduran, jadi posisi Anda duduk dan bayi Anda ada di pangkuan Anda, insya Allah tidak akan tersedak, kemudian kalau memberi ASI cukup lama, diputus dulu sehingga memberi kesempatan bayi Anda untuk bernafas, bayi Anda digendong didekap di dada Anda, sambil dipeluk, punggung bayi ditepuk2 sampai keluar sendawa, hati-hati kepala bayi Anda..

    Bila pakai dot jangan menggunakan yang berlubang besar..

    Bayi yang tersedak karena minuman (ASI misalnya) itu harus dihindari, soalnya ASI bisa masuk kedalam paru-paru si Kecil.

    risma :

    Melihat berat badan bayi Anda bagus, tapi untuk diagnosa yang tepat kami sarankan agar Anda konsultasikan dengan DSA Anda..

  236. tipsbayi June 10, 2009 at 2:32 am #

    desak :

    Hmm.., seperti alergi dingin ya.., tapi untuk diagnosa yang tepat kasus seperti ini kami sarankan Anda konsultasikan dengan DSA Anda.. :-)

    feiby :

    Salah satu caranya bayi Anda bisa dilatih tengkurap agar reaknya keluar secara alami, selain itu juga banyak keuntungan tengkurap, lengkapnya silahkan kunjungi link berikut :

    http://www.tipsbayi.com/index.php/waktunya-tengkurap

  237. risma June 8, 2009 at 3:06 pm #

    anak saya berumur 7 bulan sudah hampir 2 minggu ini dia batuk berdahak dan sesekali saya mendengar nafasnya berbunyi. saya takut dia terkena asma, tp di keluarga saya tdk ada yang asma, berat badanya sekarang 8 kg, kira2 bayi saya kenapa ya ?

  238. alee June 8, 2009 at 5:51 am #

    Bayi saya berumur 3 bln dan kalo menyusui kadang suka batuk seperti terdedak ASI yang menyemprot, kadang juga suka terbatuk2 tersedak ludahnya..berbahaya ga yah?saya takut bayi saya terkena flek paru2

  239. feiby May 28, 2009 at 3:08 am #

    waktu umur 1 bulan anak saya udah kena batuk, setelah saya periksa ke dokter katanya itu karna ada banyak “‘reak” di tenggorokan dia.
    sekarang anak saya sudah berumur 4 bulan batuknya sih sudah engga tapi reaknya masih ada aja. bagaimana cara menghilangkan reaknya itu? thx

  240. desak May 27, 2009 at 5:14 am #

    anak saya berumur 4 bulan hampir tiap pagi hidungnya pst agak meler tp tidak disertai ingus, namun menjelang siang ato matahari terbit kondisinya akan normal lg,kira2 wajar gak ya hal itu terjadi pada bayi

  241. tipsbayi May 26, 2009 at 3:30 am #

    dina :

    Biasanya mengalami gangguan pencernaan / alergi yang ditandai dengan sering buang air besar sampai gatal-gatal. Memang bayi yang baru lahir sampai dengan usia kurang dari 2 tahun memang rentan terkena alergi susu sapi.

  242. dina May 25, 2009 at 9:02 am #

    bagaimana cara mengetahui jika bayi kita alergi pada susu

  243. tipsbayi May 15, 2009 at 4:07 am #

    wi…:

    Untuk kasus seperti ini, kami sarankan Anda untuk konsultasi langsung dengan dokter Anda, agar dapat diperoleh diagnosa yang lebih jelas. :-)

  244. wi.... May 14, 2009 at 6:47 am #

    Anak saya berumur 2 th 5 bulan.hampir setiap bulan terkena batuk kadang disertai pilek, kadang hanya pilek saja,tp dlm bbrp hr sembuh dengan pengobatan. Berat badan anakku bulan ini sebelum batuk termasuk over yaitu 20 kg dgn tinggi 94 cm. Apakah dari tanda-tanda tsb anakku memiliki flek paru. Karena ada bbrp orang yg menyarankan utk memeriksakan paru tp blm saya lakukan. tq ats penjelasannya…….

  245. m.zainudin May 8, 2009 at 2:32 pm #

    anak saya baru berumur 3 bulan delapan hari,.kami sangat khawatir karena sekarang simungil kami lagi diserang batuk keliatanya batuk “Bronchiliotis”kami sudah periksakan kedokter sp anak, kami telah diberi resep antibiotik dan pengencer batuk,,mohon doanya semoga aanak kami cepat sembuh trim

  246. HERA May 8, 2009 at 4:54 am #

    SIANG,ANAKKU TERKENA pNEMONIA iNTERTITIALIS SEKARANG SUDAH PENGEBOTAN YANG KE 4, TP PERTUMBUHAN BADAN AMATLAH LAMBAT, USIA 11 BULAN TP BBNYA HANYA 7KG, PADAHAL BB LAHIR ADALAH 3,2 KG. APA YANG HARUS SY LAKUKAN? DAN SEKARANG DIA SEDANG MENDERITA BATUK DAN PILEK, BATUKNYA UDAH HAMPIR 2 MINGGU WALAUPUN UDAH BERKURANG TP DAHAK NYA MASIH ADA, DANPILEKNYA PUN MASIH ADA WALAU SUDAH AGAK BERKURANG. UNTUK BATUK SUDAH DIBERI MUCOPECT 10 TTES, APAKAH BENAR YANG SAYA LAKUKAN? ATAU ADA SARAN LAIN

  247. tipsbayi April 22, 2009 at 4:06 am #

    violia:

    Suara nyaringya seperti apa ya?

    Jika Anda tidak menemukan ciri-cirinya pada artikel ini dan yang sebelumnya, kami sarankan Anda periksakan ke dokter saja untuk memperoleh diagnosa langsung.

  248. violia April 20, 2009 at 9:07 pm #

    malam,aku mau tanya ni?anak saya batuk kering kayanya nafasnya ada suara yang nyairing!Yang,saya mau tanya mengatasi batuk pada anak saya apa ya?t’q

  249. fuad April 1, 2009 at 8:35 am #

    dear tips bayi.
    Anak saya berumur 10 bulan terkena penyakit flek paru-paru. Cara penanganan yang baik terhadap anak yang mempunyai penyakit tersebut bagaimana? Apakah betul madu bayi dapat menyembuhkan penyakit tersebut? trims!

  250. Elvira March 19, 2009 at 2:12 am #

    bayi sy sekarang berumur 9 bulan penyakitnya tiap bln pasti influenza jd aq sdh langgannan sama dokter sp.anak tipsnya buat bayi sy biar g sakit2tan soalnya sy jg kerja jd bayinya diasuh sama orang lain, oh ia umur brp bru bisa diberikan balsem transpulmin?

  251. tipsbayi February 24, 2009 at 3:53 am #

    Ator mutoi:
    Mungkin bayi Anda kebanyakan minum susu, karena volume lambung bayi masih sangat kecil jadi gampang penuh dan gampang lapar, jadi bagusnya susui sering tapi tidak terlalu lama, Selama gumohnya biasa, tidak menyemprot, tak usah khawatir. Tapi bila gumohnya menyemprot, jumlah cairan yang dimuntahkan lebih banyak daripada yang masuk, segera konsultasi ke dokter.

  252. ator mutoi February 23, 2009 at 2:46 am #

    kalau bayi sering gumong dan udah di gendong posisi kepala di atas?
    gimana cara mengatasinya.terima aksih

  253. tipsbayi February 6, 2009 at 4:41 am #

    Tralalamom:
    Penyebab Radang Tenggorokan
    1. Virus, 80% sakit tenggorokan disebabkan oleh virus yang dapat menyebabkan demam. Kebanyakan radang tenggorokan disebabkan oleh dua jenis infeksi yaitu virus dan bakteri. Sekitar 80% radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan hanya sekitar 10-20% yang disebabkan bakteri. Untuk dapat mengatasinya, penting untuk mengetahui infeksi yang dialami disebabkan oleh virus atau bakteri streptokokus.
    2. Batuk dan pilek. Dimana batuk dan lendir (ingus) dapat membuat tenggorokan iritasi. Infeksi virus biasanya merupakan penyebab selesma (pilek) dan influenza yang kemudian mengakibatkan terjadinya radang tenggorokan. Selesma biasanya sembuh sendiri sekitar 1 minggu begitu tubuh Anda membentuk antibodi melawan virus tersebut.
    Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Sebaliknya, pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik. Saat kuman telah kebal terhadap antibiotik tersebut, bila antibiotik kita gunakan, akan tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman. Akibatnya, penyakit yang diderita tidak akan sembuh.

  254. TralalaMom February 6, 2009 at 3:55 am #

    anak sy (6 bulan) awalnya pilek ringan, hanya meler sdkt tanpa batuk & tanpa panas, kata dokter anak nya, bw sj k dokter soalnya flu sekarang suka menyerang paru2. Setelah itu saya bawa ke dokter anak saya, dan ternyata anak saya dinyatakan radang tenggorokan, anak saya diberi obat racikan & antibiotik….yang saya ingin tanyakan, apakah ada radang tenggorokan yang tidak demam? saya takutnya dokter itu memberikan obat terlalu keras karena hrs pake antibiotik segala…sejauh ini anak saya kondisinya baik2 sj hanya pagi2 suka terdengar agak berlendir…apakah itu normal atau karena detox yg ktnya pembuangan racun dari paru2 ketika pagi hari? atau karena radang tenggorokan tadi?flu nya sdh hilang sejak bsknya dari dokter….mohon solusi dan masukannya, soalnya saya ingin anak saya tidak bergantung pd obat apalagi antibiotik….terima kasih:)

  255. tipsbayi January 22, 2009 at 3:58 am #

    Night Mare:
    Berikan balsam Transpulmin dioleskan di leher,dada dan punggungnya, sudah di bawa ke dokter? Biasanya dokter memberikan obat untuk pengencer dahaknya atau juga bisa dengan cara therapi uap, biasanya di Rumah sakit ada fasilitas untuk therapy uap. Biasanya setelah di uap, dahaknya akan menjadi cair dan keluar barengan dengan kotoran kalau dia pup, atau bisa juga setelah di uap, dipaksa muntah baru keluar dahaknya. Semoga lekas sembuh..

  256. Night Mare January 19, 2009 at 1:43 am #

    anak sy sudah 3mggu batuk berkahak… ade x care untuk selesaikan masalah ini

  257. tipsbayi January 14, 2009 at 3:14 am #

    Fahdi:
    Bila bayi demam dan muntah2 disertai dengan batuk, itu bisa saja karena bronkiolitis atau bahkan pertusis. Sedangkan bila anak muntah disertai dengan diare, itulah yg biasanya disebut sebagai gastroenteritis.
    Bayi yg sehat, aktif, yg minumnya normal, sewaktu2 bisa saja secara spontan mengeluarkan sedikit susu yg diminumnya, hal ini biasa disebut gumoh. Namun, bila muntahannya banyak ini bisa disebabkan oleh reflux.
    Jadi mungkin itu gumoh, maka setiap kali habis menyusu, posisi bayi harus agak tegak, jangan berbaring datar. Dalam posisi semi tegak, susu “mengendap” di dasar lambung sehingga anak tidak mudah gumoh, sendawakan bayi setiap sehabis minum, bila bayi minum dengan botol dan dot, periksa lubang dotnya. Ukurannya harus tepat bagi bayi (tidak terlalu besar atau terlalu kecil) dan tidak tersumbat.

  258. fahdi January 11, 2009 at 11:56 pm #

    Bayi kami berumur 18 hari, batuknya selalu disertai muntah saat selesai maupun sedang disusui. Muntah tersebut keluar melaluimulut dan hidung. Mohon pencerahannya agar masalah ini dapat kami atasi.

    Thanks,

  259. tipsbayi January 8, 2009 at 4:44 am #

    indriyanto:
    Sudahkah anak Anda dibawa ke dokter? untuk kasus seperti ini, kami sarankan Anda konsultasi langsung dengan dokter anak Anda.

  260. indriyanto January 8, 2009 at 2:09 am #

    usia bayi saya baru 2 bulan penyakit batuknya tidak sembuh sudah 10 hari

  261. tipsbayi January 7, 2009 at 4:33 am #

    Yayan Sopyan:
    Para peneliti menemukan bahwa para bayi di bawah usia 1 tahun yang sering mengkonsumsi Paracetamol ternyata mengalami peningkatan resiko mengidap asma hingga 46%. Gejala asma tersebut akan muncul ketika mereka kelak berusia 6-7 tahun.

    Namun demikian, para peneliti telah menekankan bahwa itu bukan alasan untuk berhenti memberikan Paracetamol kepada anak-anak Anda.

    Yang jelas, untuk amannya, jika bayi Anda yang berusia di bawah 12 bulan mengalami demam, usahakan untuk tidak memberikan Paracetamol kepadanya jika temperatur badannya belum mencapai 38,5 derajat Celcius.

  262. YAYAN SOPYAN January 6, 2009 at 4:27 pm #

    untuk masalah antibiotik, saya merasa khawatir, karena saya pernah dengar, bila makan anti biotik bisa berakibat asma, benarkah? terus epek samping apa lagi yang di akibatkan anti biotik? cara menyikapinya?

Trackbacks/Pingbacks

  1. Penyakit Bayi: Bayi Batuk? Banyak Penyebabnya... | - January 6, 2009

    [...] baca lanjutan penyebab batuk pada bayi [...]

Leave a Reply