Alpukat untuk Bayi

Rentang usia bayi untuk pemberian alpukat: 6-8 bulan

Manfaat Alpukat

Alpukat dapat menjadi alternatif yang sangat baik lho, sebagai MPASI pertama yang Anda perkenalkan kepada bayi Anda. Kenapa demikian? Selain memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, teksturnya yang lembut juga membuatnya mudah untuk dicerna oleh buah hati Anda…

Bahkan kita sering mendengar bahwa alpukat juga diberi gelar sebagai salah satu hasil bumi yang paling sempurna, karena ia mengandung segala nutrisi yang diperlukan tubuh kita untuk bisa bertahan hidup.

Makanya, daripada memberikan si kecil sereal instan, coba Anda pertimbangkan untuk memberikan alpukat kepadanya sebagai “lemak baik” yang bermanfaat untuk perkembangan otak dan fisik bayi Anda!

Menurut pakar nutrisi, alpukat bebas Sodium dan Kolesterol, serta mengandung banyak nutrisi bermanfaat, termasuk 8% dari jumlah Folat per hari yang dianjurkan untuk dikonsumsi; 4% serat dan potasium; 4% vitamin E dan 2% zat besi. Satu buah alpukat mengandung sekitar 81 mikrogram Carotenoid Lutein, 19 mikrogram Beta-Caroten dan juga 3,5 gram Lemak Tak Jenuh yang dikenal berperan dalam pembentukan sistem saraf pusat dan otak.

Kandungan Nutrisi dalam Alpukat

Vitamin (dalam 1 gelas pure):

  • Vitamin A – 338 IU
  • Vitamin C – 20.2 mg
  • Vitamin B1 (thiamine) – .2 mg
  • Vitamin B2 (riboflavin) – .3 mg
  • Niacin – 3.9 mg
  • Folate – 205 mg
  • Pantothenic Acid – 3.3 mg
  • Vitamin B6 – .6 mg

Terdapat pula vitamin lainnya dalm jumlah yang kecil.

Mineral (1 buah berukuran sedang):

  • Potassium – 1166 mg
  • Phosphorus – 124 mg
  • Magnesium – 67 mg
  • Calcium – 30 mg
  • Sodium – 18 mg
  • Iron – 1.4 mg

Juga mengandung sejumlah kecil selenium, mangan, zat zinc dan tembaga.

Kapan Anda Dapat Mulai Memperkenalkan Alpukat kepada Bayi Anda?

Alpukat dapat mulai Anda perkenalkan kepada si kecil sejak usia 6 bulan, karena teksturnya yang lembut dan seperti krim jika dilumatkan. Selain jenis MPASI lain, Anda bisa memberikan variasi alpukat yang dilumatkan, dicampur dengan buah pir, pisang, bahkan yoghurt sebagai makanan selingan.

Walaupun sebagian orang takut memberikan alpukat kepada bayinya, karena khawatir akan kandungan lemaknya, namun percayalah – bayi Anda juga tidak seharusnya menerima asupan “rendah lemak”…

Bagaimana dengan Kandungan Lemak dalam Alpukat?

Alpukat memang memiliki kandungan lemak dan kalori yang tinggi, sehingga sebagian orang menyuruh kita untuk menghindarinya. Tahukah Anda, buah alpukat yang berukuran sedang mengandung kira-kira 322 kalori dan 30 gram lemak! 1 gelas pure alpukat mengandung sekitar 700 kalori, karena biasanya diperlukan 2 buah alpukat.

Jadi, manfaat alpukat jauuuh lebih besar dibandingkan “resiko”nya. Alpukat juga mengandung lemak tak jenuh mono yang dikenal dapat membantu menurunkan kolesterol jahat serta membenatu menjaga kesehatan jantung. Selain itu, ditinjau dari segi kandungan seratnya, alpukat sangat bermanfaat untuk membantu mengurangi resiko kanker dan serangan jantung.

Bagaimana Cara Memilih Buah Alpukat?

Ketika membeli buah alpukat, pastikan Anda memilih yang kulitnya berwarna hijau tua dengan permukaan yang tidak rata. Buah yang bagus juga biasanya agak kenyal ketika ditekan. Ketika alpukat dibelah dua, maka warna daging yang baik biasanya hijau dan berubah menjadi seperti kuning mentega semakin ke arah bijinya.

Cara Terbaik untuk Mengolah Alpukat sebagai MPASI

Cara terbaik untuk mengolah alpukat adalah dengan tanpa dimasak terlebih dulu. Anda tinggal mengeruk daging buahnya hingga menjadi potongan-potongan kecil. Jika Anda ingin menyimpannya dalam freezer, maka sebaiknya dismpan dalam keadaan potongan seperti itu. Baru ketika akan diberikan kepada bayi Anda, alpukatnya dilumatkan. Dengan begini, dia tidak akan mudah berubah warnanya menjadi coklat.

Oya, untuk melumatkan alpukat, Anda tidak perlu menggunakan blender ya, cukup dengan garpu saja dan ia akan mudah hancur kok (kecuali jika Anda ingin membuat pure atau krim)!

Contoh Resep Sederhana

Pure Alpukat-Pisang (mulai usia 6 bulan)

Kerok daging 1-2 buah alpukat, lumatkan dengan garpu. Kupas 1 buah pisang dan lumatkan dengan garpu. Untuk membuat pure yang berbentuk krim, Anda bisa menggunakan blender atau food processor sehingga kehalusan teksturnya sesuai dengan yang Anda inginkan. Tidak perlu dimasak.

Salad Buah (usia 6-8 bulan)

3-4 buah alpukat matang
3-4 buah pisang matang
3-4 buah pir (yang sudah dikukus)
2 sendok yogurt (untuk usia > 8 bulan)

Pastikan kulit buah sudah Anda kupas semua, potong-potong kecil dan masukkan ke dalam blender atau food processor, kemudian haluskan. Jika bayi Anda berusia lebih dari 8 bulan, tambahkan sekitar 2 sendok yogurt jika Anda mau.

Jika bayi Anda sudah bisa memegang makanan sendiri, maka cara lain untuk membuat salad buah ini adalah dengan memotong-motong setiap jenis buah dengan ukuran dadu, kemudian tuangkan yogurt ke atasnya dan biarkan bayi Anda memakannya sendiri sebagai makanan tambahan.

Krim Alpukat Mangga (usia 8-10 bulan)

1 cangkir mangga yang sudah dipotong-potong
1 buah alpukat, potong-potong sebesar dadu
Yogurt rasa vanilla/murni atau air atau Jus apel/pir*

*Jika bayi Anda tidak mengkonsumsi yogurt dan atau Anda tidak ingin memakai jus, Anda tinggal mengupas, memotong dan melumatkan buah mangga dengan sedikit air sehingga mencapai kekentalan yang cocok untuk si kecil.

Lumatkan alpukat dan mangga hingga halus. Tambahkan yogurt atau air atau jus. Kocoklah dengan menggunakan alat pengocok telur secara manual, hingga bentuknya seperti krim.

Jika bayi Anda sudah bisa memegang makanan sendiri, Anda juga bisa menyajikannya dalam bentuk potongan dadu atau seukuran yang bisa dipegang oleh si kecil.

Jika Anda ingin berekspresi sendiri dengan alpukat dan membuat variasi menu lainnya, berikut beberapa bahan makanan yang cocok untuk digunakan:

    1. Pisang
    2. Pir
    3. Apel
    4. Ayam
    5. Yogurt

    Selamat mencoba!

    Artikel yang berhubungan:

    1. Pemberian Keju untuk Bayi: Boleh Tidak?
    2. Vitamin dan Mineral untuk Bayi
    This entry was posted on Monday, January 17th, 2011 and is filed under Makanan Bayi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

    118 Komentar untuk “Alpukat untuk Bayi”

    1. DON on January 17th, 2011 at 5:31 pm

      terimakasih info nya denagn ini say makin yakin klaw alpukat baik bagi bayi karena sebentar lagi bayi sy akan berusia 6 bulan

    2. ahmad on January 18th, 2011 at 3:33 am

      Nice info….
      Terimakasih atas info yg sudah di berikan.. Kebetulan anak sy di usia 7bln ini baru pertama kali di berikan alpukat.. Maka dari itu berarti sy tidak salah lg untuk memulai memberikan buah2an sebagai selingan makanan pokok…

    3. Gon on January 18th, 2011 at 3:36 am

      Alhamdulilah, trima kasih infonya…..

    4. arachman on January 18th, 2011 at 4:41 am

      Wow Keren,… Anakku mau 6 bln jg. Thanks buanget atas infonya.
      Nice post…

    5. lydia on January 18th, 2011 at 5:39 am

      tips ada materi untuk 12bln ? tips, ubay berumur 13 bln, sdh 2 hari ini matanya ada kotoran mata byk,apa itu sakit mata, aplg kl bgn tidur, numpuk dan agak lengket, kira-kira itu apa tips ? biasakah seusia ubay kena seperti itu ? mohon penjelasannya, terimakasih . .

    6. Andy cogan on January 18th, 2011 at 8:35 am

      Thanks ya pak..buat infonya anak saya ud berjalan 6 bulan dan alpukat akan menjadi makanan utama anak saya pengganti cereal instean..

    7. bunnda kusma on January 18th, 2011 at 8:56 am

      Makasih infonya….. tapi anaku sekarang udah 13 bulan ….

    8. Ratmi on January 18th, 2011 at 10:09 am

      Terima kasih atas info nya. tp anak saya sdh 16 bulan, mungkin tdk terlambat ya untuk membuat baby saya menyukai alpukat.
      Semoga berjaya.

    9. esnawan on January 18th, 2011 at 12:54 pm

      Terima kasih atas infonya! Luar biasa!!!!!
      Ternyata manfaat alpukat dari yang saya bayangkan.
      Kami akan mencobanya. putra kami sudah berumur 7bulan.

    10. vthree on January 18th, 2011 at 2:02 pm

      thank infonya, sangat bermanfaat

    11. Anonymous on January 19th, 2011 at 1:42 am

      terima kasih atas infonya anak saya sudah 13 bulan,saya akan mencoba untuk memberikan apukat,masih adakan resep yang lainnya.

    12. Sari on January 19th, 2011 at 2:27 am

      Thanks infonya ya…anakku sekarang 5 bulan, sebentar lagi resepnya bisa dicobain.

    13. Ach. yani on January 19th, 2011 at 3:14 am

      Terima kasih atas infonya yg bermanfaat banget, putra kami masih 4 bln

    14. Harry w mauludin on January 19th, 2011 at 7:26 am

      informasi yang saya dapat sungguh berharga terimakasih atas informasi nya mudah mudahan bermanfaat bagi anak saya yang akan baru lahir

    15. mama qis on January 19th, 2011 at 8:05 am

      Trims infonya. Tapi seperti comment yang lain, anakku juga udah 2 th, dan kebetulan suka alpukat, terutama buah potongnya, dan … nggak ada masalah.
      Jadi … its ok..

    16. ery on January 19th, 2011 at 9:22 am

      infonya sangat bermanfaat untuk saya karena bayiku mo menginjak 6 bln, thanks…

    17. ilmul_kh on January 19th, 2011 at 12:43 pm

      terima kasinh infonya…tips bayi telah memberikan banyak pengetahuan yang berharga bagi para orang tua..sekali lagi terima kasih atas semua informasinya

    18. pitoe on January 20th, 2011 at 2:51 am

      anak saya baru berusia 2 bulan. tapi mertua saya bersikeras memberikan pisang pada anak saya. sebenarnya saya tidak setuju dan agak kesal dengan mertua saya.
      apa dampak pada anak saya jika benar2 diberi makan pisang? setahu saya sampai sekarang anak saya masih mengkonsumsi asi. terima kasih

    19. Fatni on January 20th, 2011 at 3:02 am

      trima kasih atas infonya,kebetulan bayi saya mau menginjak usia 6 bln.Tips Alpukadnya akan saya coba
      sebagai salah satu MPASI.

    20. wisri on January 20th, 2011 at 6:57 am

      bagus juga informasinya, walau anak saya sudah besar, tapi bisa kok untuk sharing dengan yang lain, trims ya….

    21. yull on January 20th, 2011 at 7:09 am

      Trims infonya…qu share ya

    22. yunita_yusa on January 20th, 2011 at 10:43 am

      tips bayi memang memberikan tips yang bermanfaat bagi para orang tua.
      terima kasih atas semua info dan pengetahuan yang diberikan pada kami.

    23. arpina on January 20th, 2011 at 3:13 pm

      yg kira-kira yang cocok buat bayi umur 4 bulan apa yah ?

    24. mian nababan on January 22nd, 2011 at 3:48 am

      trims infonya, saya akan coba memperkenalkan alpukat pada bayi saya

    25. tengku aryl on January 22nd, 2011 at 5:54 pm

      Apa pengaruhnya teh bagi ibu menyusui?

    26. hesyi.. on January 23rd, 2011 at 3:46 am

      Thanks 4 infonya, sangat b’manfaat bg ibu2 muda..

    27. Mudji on January 23rd, 2011 at 5:03 am

      Thanks infonya, sangat bermanfaat bagi kami.

    28. Rino on January 24th, 2011 at 12:23 am

      wah sebelum ada wacana tentang Alpukat, calysta (12 bulan) udah seneng makan alpukat.awalnya saya juga agak takut sehingga kalau ada alpukat kami hanya beri sedikit untuk icip-icip aja.sekarang kami makin yakin kalu aman diberikan bahkan dicampur dengan buah lain….wow amazing.terimakasih Tips Bayi

    29. vivi on January 25th, 2011 at 5:53 am

      thank’s infonya sangat bermanfaat bagi saya yang akan melahirkan pada awal maret mendatang

    30. tipsbayi on January 26th, 2011 at 1:13 am

      @ pitoe,

      Dokter dan para ahli menyarankan untuk pemberian MPASI sebaiknya pada usia 5-6 bulan, akan tetapi pada usia 4 bulan pun ada yang sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:

      * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
      * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
      * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
      * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
      * Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik

      Kami sarankan berikan saja dulu bayi Anda ASI eksklusif, karena sistem pencernaannya belum siap untuk menerima makanan padat.. ;-)

    31. tipsbayi on January 26th, 2011 at 1:41 am

      @ tengku aryl,

      Minum teh atau teh hijau memang bermanfaat untuk tubuh, namun ada masa dimana minum teh perlu dikurangi. Mirip dengan anjuran orang-orang tua untuk mengurangi atau meniadakan minum kopi, Ibu-ibu yang sedang hamil harus berhati-hati dalam mengkonsumsi teh hijau karena kandungan kafeinnya sangat besar. Sementara ibu-ibu yang sedang menyusui, juga disarankan agar tidak mengkonsumsi kopi dan teh hijau karena dapat menimbulkan restlessness (sukar diam), sukar tidur, anemia dan effect negatif lainnya pada anak-anak yang sedang disusuinya.

      Secara umum, kafein menimbulkan efek merugikan pada kesehatan ibu. Salah satunya, gangguan penyerapan zat besi dan kalsium, hingga berisiko terkena osteoporosis.

      Seseorang dikatakan mengonsumsi kafein secara berlebih jika porsi kafeinnya lebih dari 600 mg/hari atau setara dengan 7 cangkir kopi. Di bawah angka itu, umumnya risiko yang ditimbulkan tidaklah terlalu mengkhawatirkan. Itulah mengapa, kepada pasangan yang berniat memiliki keturunan, dokter biasanya menyarankan untuk sesegera mungkin meninggalkan gaya hidup tidak sehat, termasuk meninggalkan kebiasaan minum kopi berlebih secara bertahap.

      Apalagi, kafein tak hanya ada dalam kopi, tapi juga dalam minuman, makanan, dan obat-obatan yang mungkin juga kita konsumsi dengan kadar berbeda-beda. Kadar kafein dalam obat biasanya diketahui lewat label komposisi yang tercantum dalam kemasan. Kafein dalam produk makanan seperti cokelat rata-rata sekitar 15 mg, suplemen minuman 50 mg, sementara obat-obatan dengan kisaran 20-50 mg.

      Fungsi rahim ibu hamil akan terganggu oleh tingginya asupan kadar kafein, apalagi dalam jangka waktu lama. Aliran darah dan pasokan oksigen dari ibu ke janin pun bakal terhambat, hingga memperbesar risiko terjadi keguguran atau kelahiran prematur. Bahkan jika ibu hamil tetap nekat meneruskan kebiasaannya minum kopi secara berlebih, sangat mungkin janin akan meninggal sebelum dilahirkan. Sebuah riset di Inggris memperlihatkan bahwa 25% wanita hamil berisiko mengalami keguguran jika mengonsumsi segelas kopi setiap hari. Tingkat risiko ini akan kian tinggi bila yang bersangkutan menikmati kopi beberapa gelas dalam sehari.. ;-)

    32. tipsbayi on January 26th, 2011 at 2:26 am

      @ arpina,

      Untuk panduan pemberian MPASI pertama, Anda bisa baca artikel pada link berikut:

      http://www.tipsbayi.com/mengenalkan-mpasi-setelah-bayi-berusia-6-bulan.html

      Semoga bermanfaat.. ;-)

    33. bunda azhar on January 30th, 2011 at 7:58 am

      Tq infonya,, alhamd azhar mau masuk usia 7bln. Slama ini sy hany memberi asupan buah jeruk baby.. Dan sy akan mencoba memberinya buah alpukat.

    34. MISNO SUSANTO on January 31st, 2011 at 8:19 am

      TRIMA KASIH INFONYA,YANG SANGAT BERMANFAAT BAGI PARA IBU

    35. asri on February 6th, 2011 at 5:56 am

      trimakasih informasinya mula2 saya takut anak saya di kasih alpukat ama ibu saya takutnya nanti ada gangguan pencernaannya maklum anak saya sering keteteran di pencernaan sedikit2 alergi. sekaranga dah lega. …..saya tgg lagi informasi berikutnya.

    36. Premitha on February 8th, 2011 at 7:19 pm

      salam knal dok.. yg ingin sy tanyakan utk jenis yoghurt merk pa yg cocok utk bayi 9 bln k atas?? sy prnh dngar klo d dalam yoghurt mengandung mnyk babi ap itu benar?? mhn inf ny. Tks banyak..

    37. tipsbayi on February 9th, 2011 at 3:44 am

      @ Premitha,

      Yoghurt yang cocok untuk bayi yaitu yoghurt bayi.. Untuk merk mohon maaf kami tidak bisa meyebutkan disini.. ;-)

      Tentu saja yoghurt buat bayi bukan sembarang yoghurt, lo. Melainkan yoghurt yang mengandung Bifidobacterium sp, yang menghasilkan asam laktat tipe L (+). Sedangkan asam laktat tipe D (-) yang mengalami metabolisme lebih lambat tidak cocok bagi bayi. Setelah usia setahun lebih dan sudah biasa, barulah anak dapat mengonsumsi semua jenis yoghurt dan menikmati manfaatnya sebagai sumber protein, kalsium, dan fosfor tinggi.

      Pemberiannya paling baik dalam keadaan dingin suhu ruang, jadi tidak terlalu dingin seperti es cream keluar dari freezer..
      Tapi jika sudah biasa, minum dalam keadaan dingin juga tidak mengapa..

      Memang ada suatu keterangan yang mengatakan kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt. Itu bisa saja benar, maka untuk amannya kita cari yoghurt buatan lokal yang sudah ada label halal MUI nya.. ;-)

    38. dian on February 9th, 2011 at 2:22 pm

      thanks ats infonya…
      Tp mslhny ptra sya umr 5bln n brtna mncpai 9kg,klo nnti umr 6bln dbri alpkat,ap gak tmbh gmuk??

    39. dian on February 9th, 2011 at 2:43 pm

      maaf ad yg lpa tips bayi,sya mau tny lgi gni…klo tmpt mkan byi,sprt sndok,prng,glas itu,,apkh ada ketentuannya,,,mhon djlskn…klo yg bysa djual dbaby shop,n tko2 bju gt aman g ya?

    40. ummu aufa on February 10th, 2011 at 3:49 am

      assalaamua’laikum tips bayi,
      slm knl dr ummu aufa nih.
      sy mau nanya,sy bingung ni,knp bayi sy aufa,10 bln,sering bgt terbangun klo bo2 malam?kadang pake nangis,kadang jg gak(disusuin lgsung bo2 lg).rata2 tiap malamny tu sampe lebih dr 5x bangun.ini sejak aufa umur 3 bln smpe skrg.sy bnr2 gak prnh tidur nyenyak.sy jg khwatir sm perkembangan aufa ke depannya.mohon jwbnny y tips bayi…
      makasih byk.

    41. ummu aufa on February 10th, 2011 at 4:12 am

      tipsbayi,nanya lg ni:
      berbahaya gak klo masak makanan bayi spt bubur,sayur hasil blender,&ikan, trus disimpan di dlm kulkas (bukan freezer) dlm wktu lbh dr 1 minggu?sy selalu masak dlm porsi banyak trus dsmpan d kulkas, biar gak sering2 masak, krn sy bekerja d luar.
      thx jwbnny.

    42. yenny on February 11th, 2011 at 9:51 am

      Mohon tipsnya dong:
      Anak saya sudah 2 tahun. klo alpukat setiap hari saya kasih baik tidah untuk pencernaannya. Terima kasik infonya

    43. lili on February 13th, 2011 at 7:23 am

      thanx infonya. kebetulan didi, anak sy (8bln) suka banget alpukat.

    44. tipsbayi on February 17th, 2011 at 1:23 am

      @ dian,

      Benar.. mungkin sebagian dari kita menganggap bahwa alpukat dapat menyebabkan berat badan bertambah atau gemuk, tapi ternyata itu tidak benar.

      Memang alpukat mempunyai kandungan lemak, tetapi lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan lemak sehat yang aman buat tubuh. Bahkan alpukat dapat memperlancar penurunan bobot tubuh seseorang.. ;-)

      Lemak yang terkandung dalam alpukat mengandung monounsaturated yang justru bermanfaat untuk kesehatan jantung. Lemak monounsaturated dapat menurunkan LDL ( kolesterol jahat ) dan dapat menaikkan kadar HDL ( kolesterol baik ) di dalam tubuh.

      Alpukat juga kaya akan vitamin E yang mengandung banyak antioksidan untuk mencegah radikal bebas. Selain itu kandungan beta-sitosterol dalam alpukat dapat berfungsi sebagai anti kolesterol yang dapat mengendalikan kolesterol dalam tubuh.. ;-)

    45. tipsbayi on February 17th, 2011 at 1:28 am

      @ dian,

      Untuk sendok, piring, gelas atau alat makan plastik bayi Anda, pastikan bahannya aman dan bebas dari BPA..
      Banyak sekali botol-botol dan alat makan maka untuk menghindari atau meminimalisir dampak BPA pada si kecil kami berikan beberapa tips berikut:
      * Hindari penggunaan botol polikarbonat yang mengandung BPA. Sebagai gantinya gunakan botol bebas BPA, atau botol yang terbuat dari gelas/kaca.
      * Ketika membeli botol plastik, pilihlah botol yang menggunakan polypropylene/polyethylene, yang tidak keras dan tidak mengkilat.
      * Carilah tanda “BPA-free” pada kaleng atau botol susu yang Anda beli.
      * Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl pada bayi.
      * Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik karena dapat memicu pelepasan BPA. Sebagai gantinya, gunakanlah wadah gelas/kaca atau keramik.
      * Cucilah botol dan wadah plastik dengan spons agar tidak merusak lapisan plastiknya.
      * Belajar membaca kandungan dalam plastik. Singkirkan produk plastik yang mengandung bahan-bahan seperti DBP dan DEP, DEHP, DMP. Gunakan polyethylene (#5), dan hindari polikarbonat (#7).
      * Jangan gunakan lagi botol plastik atau alat makan yang sudah tergores/rusak atau kusam.. ;-)

    46. tipsbayi on February 17th, 2011 at 1:53 am

      @ ummu aufa,

      Wa’alaikum salam,
      Salam kenal kembali.. ;-)

      Pola tidur bayi dipengaruhi juga dengan aktifitas bayi diwaktu siang, kondisi fisik bayi pun berpengaruh, pola tidur bayi akan berubah seiring dengan bertambah usianya, jadwal tidur siang akan berkurang dengan sendirinya dan akan berpindah kepada sore atau malam.. Bangun malam juga akan semakin jarang.. Begitu terus hingga akhirnya bayi Anda menemukan pola tidur yang pas.. Jadi Anda jangan khawatir..

      Saran.., bentuk kebiasaan pada bayi Anda agar terbentuk kemandirian, misal diusap kepalanya ketika bangun, disusui atau ditenangkan dengan bisikan akan membentuk pola tidur bayi Anda yang bagus..hindari menggendong bayi Anda atau membiasakan dengan ayunan ketika terbangun ini akan menjadi kebiasaan yang kurang baik.., beri makan atau susui ketika hampir masuk jam tidur, redupkan cahaya lampu ketika masuk jam tidur, jauhkan dari kebisingan..ini akan membantu lelapnya tidur bayi Anda.. ;-)

      Makanan olahan bisa Anda simpan dalam lemari es atau freezer, untuk lebih jelasnya Anda bisa membaca artikel terkait di:

      http://www.tipsbayi.com/tuntunan-membuat-makanan-bayi-sendiri.html

    47. tipsbayi on February 17th, 2011 at 2:07 am

      @ yenny,

      Boleh saja Anda berikan setiap hari.. Memang alpukat mempunyai kandungan lemak, tetapi lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan lemak sehat yang aman buat tubuh.

      Lemak yang terkandung dalam alpukat mengandung monounsaturated yang justru bermanfaat untuk kesehatan jantung. Lemak monounsaturated dapat menurunkan LDL ( kolesterol jahat ) dan dapat menaikkan kadar HDL ( kolesterol baik ) di dalam tubuh.

      Alpukat juga kaya akan vitamin E yang mengandung banyak antioksidan untuk mencegah radikal bebas. Selain itu kandungan beta-sitosterol dalam alpukat dapat berfungsi sebagai anti kolesterol yang dapat mengendalikan kolesterol dalam tubuh..

      Tapi.. perlu diperhatikan.. berikan bayi Anda asupan nutrisi dengan komposisi zat gizi yang SEIMBANG. Maksudnya, makanan yang dikonsumsi hendaknya mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin-mineral yang CUKUP.. pola makan yang teratur dengan gizi seimbang yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.. ;-)

    48. yenny on February 17th, 2011 at 3:05 am

      Terima kasih atas tipsnya.

    49. tri on February 17th, 2011 at 6:41 am

      apakah alpukat aman dikonsumsi untuk bayi yang alergi susu sapi ?
      tks

    50. linawati on February 17th, 2011 at 8:22 am

      wah….kebetulan nih, saya lagi bingung mau kasih buah-buahan apa lagi buat bayi ku yang baru 7 bulan,ternyata alpukat bisa diberikan untuk bayi . tq…infonya

    51. oktavia on February 18th, 2011 at 7:24 am

      sist sy mau pesen buku 12 tahun pertama gimana ya /
      langsung transfer saja bisa ga..
      karena sy kurang mengerti caranya lewat website langsung

    52. Dina on February 21st, 2011 at 4:19 am

      infonya bermanfaat sekali :)

    53. tipsbayi on February 22nd, 2011 at 2:30 am

      @ oktavia,

      Sudah kami jawab lewat email ya.. ;-)

    54. tipsbayi on February 22nd, 2011 at 2:57 am

      @ linawati,

      Anda bisa juga memberikan buah-buahan lainnya pada bayi Anda, yang rasanya manis, teksturnya lembut dan tidak berbau menyengat.. ;-)

    55. wulanzuha on February 22nd, 2011 at 9:47 am

      Trimakasih untuk informasinya.. Dan klo bisa lebih detail lagi karena sy memang blum pengalaman benar tentang merawat baby.. Tengkiu for all

    56. tipsbayi on February 24th, 2011 at 3:27 am

      @ wulanzuha,

      Sama-sama.. ;-)
      Ikuti saja terus tips-tips dan sharing para ibu di TipsBayi.com ya..

    57. Bunda Baim on February 24th, 2011 at 2:58 pm

      Thx infonya ya, bermanfaat bgt. Walaupun ditempat aku susah dpt alpukat tp krn tau khasiatnya utk bayi, aku bela-belain aja nyari. Alpukatnya aku mix ma pepaya diblender, Baim suka tp kok bsknya pupnya agak sering. Apa masih bs aku terusin ngasih alpukat ma pepaya? Baim jg suka apel diblender. Apa bisa diselang-seling ya? Sorry ya tips, nanyanya byk, hehe. Maklum ibu baru. Mohon infonya ya. Thx so much…

    58. tipsbayi on March 2nd, 2011 at 4:17 am

      @ Bunda Baim,

      Bagus sekali jika Anda buat jadwalnya selang-seling atau fariasi.. agar baim tidak cepat bosan.. BAB Baim sering bukan berarti diare kan..? Baim tidak rewel dan makan minumnya masih kuat jadi Anda jangan khawatir, Anda lanjutkan saja pemberian alpukatnya.. ;-)

    59. irfan on March 4th, 2011 at 8:44 am

      kalau bayi masih berumur 5 bulan bisa atau tidak ya diberi asupan buah alpukat ini ,, soalnya bayi saya baru berumur 5 bulan tetapi sejak usia 4 bulan sudah diberi makanan tambahan yaitu pisang !?

      Trim’s

    60. tipsbayi on March 7th, 2011 at 7:09 am

      @ irfan,

      Karena bayi Anda mulai dikenalkan MPASI pada usia 4 bulan.. dan bayi Anda sudah terbiasa dengan buah, maka untuk bayi Anda sudah boleh diberikan alpukat.. ;-)

    61. emmy pardede on March 8th, 2011 at 5:41 am

      senang bisa tau web ini. anak saya tanggal 10 ini usianya 7 bln.saya sudah memberikan selingan makanan maupun buah.saya ingin tanya, kotoran dimata anak saya setiap bangun tidur byk sekali.kira2 knp ya?trus mau tny juga, kalau buah itu dikukus bukankah vitamin atau kandungan nutrisinya jadi hilang?
      trims..

    62. mamamecca on March 9th, 2011 at 8:20 am

      tips bayi..
      saya pengen info tentang buku 12bln pertama.itu berupa ebook gitu atau buku biasa.??dan bisa dibeli dimana ya?
      mksih sebelumnya..;)

    63. mamamecca on March 9th, 2011 at 8:24 am

      tips bayi
      tolong kasih info dong gimana caranya dapetin buku 12bln pertama.
      itu berupa ebook??atau buku biasa?hrga brpa?n bisa dibeli dimana ya??
      mksih sebelumnya

    64. tipsbayi on March 10th, 2011 at 2:19 am

      @ mamamecca,

      Sudah kami jawab via email ya.. ;-)

    65. Hendra on March 10th, 2011 at 2:22 pm

      Terima kasih atas infonya. Bisa jd alternatif kl lg bingung….

    66. tipsbayi on March 12th, 2011 at 2:44 am

      @ Hendra,

      Sama-sama.. ;-)

    67. tipsbayi on March 14th, 2011 at 2:29 am

      @ emmy pardede,

      Kami juga senang sekali Anda bisa bergabung di sini.. ;-)

      Kotoran atau belek pada mata bayi Anda karena adanya penyakit yang menyebabkan mata berair dan banyak mengeluarkan kotoran mata. Kondisi ini beragam penyebabnya, antara lain:

      * Infeksi jalan lahir. Biasanya, infeksi jalan lahir didapat bayi ketika proses persalinan berlangsung. Dokter biasanya memberikan obat yang sesuai dengan penyebab infeksinya.
      * Adanya sumbatan pada saluran air mata bayi. Kondisi ini akan menghambat aliran air mata bayi ke rongga hidung, sehingga mata bayi pun berair terus-menerus. Nah, genangan air inilah yang bisa mengundang kuman penyebab infeksi.

      Untuk mengatasinya, lakukanlah tindakan-tindakan berikut.

      * Perhatikan apakah belekan yang terjadi normal atau tidak.
      Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka Anda tidak perlu khawatir. Bersihkan saja matanya menggunakan kapas dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata.

      Jika belek bayi cukup banyak, sehingga menyebabkan mata bayi Anda lengket, cobalah mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat. Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah dibersihkan. Jangan sekali-sekali menggunakan boorwater atau cairan pembersih mata.

      * Segera bawa ke dokter, jika belekan lebih dari tiga hari. Sebelumnya, perhatikan apakah bagian putih matanya merah atau tidak. Sampaikan hal ini ke dokter ketika berkonsultasi.

      * Waspada terjadinya infeksi, yakni jika matanya kemerahan. Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi. Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, tanyakan dengan jelas cara pakainya.

      * Atasi penyumbatan saluran air mata jika hal ini terjadi dan infeksi telah diatasi. Untuk itu, kemungkinan Anda perlu melakukan pemijatan untuk membantu ‘membuka’ saluran air mata yang tersumbat. Perlu Anda tahu, saluran air mata ada di bagian dalam mata, dekat dengan pangkal hidung. Langkah-langkahnya:
      # Cuci tangan sebelum memijat pangkal hidung bayi.
      # Upayakan jangan sampai kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan.
      # Perhatikan pula, apakah kulit jari-jari tangan Anda tidak kasar. Sebab, kulit yang kasar bisa saja melukai bayi ketika Anda memijatnya.
      # Pijatan biasanya dilakukan dengan menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi (tepi mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Atau, pijat dalam gerakan berputar-putar. Lakukan pijat hidung bayi ini 2 – 3 kali sehari.
      # Jika merasa bahwa ibu jari Anda terlalu besar, gunakan jari lain untuk memijat bagian tersebut.
      # Ketika memijat, ingat bahwa kulit maupun otot si kecil masih sangat tipis. Jadi, Anda tak perlu menekannya dengan kuat, tetapi cukup menggosok/mengusapnya perlahan-lahan.
      # Ketelatenan Anda melakukan pemijatan ini setiap hari, sangat membantu upaya ‘mengeringkan’ genangan air mata yang mengganggu bayi Anda. . ;-)

      Untuk konsumsi perkenalan pada bayi, memang buah-buahan dianjurkan untuk dikukus. Ini tidak akan terlalu berpengaruh terhadap kandungan nutrisinya.. Dikukus lebih baik dari pada direbus..
      Tapi bayi Anda sudah berusia 7 bulan.. maka buah mentah lebih baik.. Untuk konsumsi sayuran dan buah bayi 6 bulan sampai 1 tahun dianjurkan 5 porsi kecil (2 porsi kecil buah, 3 porsi kecil sayuran). 1 porsi kecil sama dengan 1/3 cangkir buah/saturan mentah.. ;-)

      Untuk kesehatan yang optimal, dianjurkan agar bayi Anda mengkonsumsi Sayuran dan buah dengan beragam warna..

    68. anty on March 15th, 2011 at 4:53 am

      dok yogurt nya khusus baby y? merk’y apa? bisa di email in g?

    69. omi on March 22nd, 2011 at 3:37 am

      Thanks ya info nya
      Mommy2 nunggu info terbaru untuk nutrisi bayi

    70. via on May 9th, 2011 at 9:41 am

      Trims y infonya sebentar lg bayi ku 6 bln. bisa dicoba tu..

    71. via on May 9th, 2011 at 9:47 am

      Boleh g dikasih alpukatnya saat 5 bulan?

    72. lisa putri on May 29th, 2011 at 3:30 pm

      thx infonya..
      anakq skr 9 bln ,susah makan. Tapi setelah ku beri alpukat mix pepaya dilumat pake sendok , syukur dia doyan..

    73. yeni on May 30th, 2011 at 2:11 am

      saya senang,pertama sya mencoba memberikan alpukat pd putri saya,putri saya suka

    74. recipes on May 31st, 2011 at 6:01 am

      Thanks for sharing ..

    75. grizke on June 1st, 2011 at 10:08 am

      anak saya sdah usia 8 bln,tpi susah mkan,mau coba dech aku ksih alpukat.

    76. ani on June 3rd, 2011 at 1:33 pm

      aku sempat takut juga pas mau kasih alpukat kebetulan skrg usia putriku 9 bln, setelah baca aku jd ngerti dech manfaat alpukat kebetulan ankku doyan makan pasti gak bakalan nolak dech….

    77. imas on June 5th, 2011 at 4:56 pm

      terimakasih atas infonya. Mau tanya juga nih. Anak saya baru berusia 6 bln tp selalu berkeringat byk, baik itu cuacanya panas ataupun dingin. Klu keringatnya banyak biasanya cegukan dan hidungnya meler. Apa itu normal? Terimakasih.

    78. Erdison Abdul Hadi on June 8th, 2011 at 4:12 am

      Terima kasih atas info yang diberikan, saya sangat membutuhkan nutrisi untuk anak saya yang masih berusia 5bln. Saya akan mencobanya sesuai yang dianjurkan oleh Tim Tips Bayi. Terima kasih.

    79. tipsbayi on June 28th, 2011 at 2:38 am

      @ anty,

      Benar.. Yoghurt yang cocok untuk bayi yaitu yoghurt bayi.. Untuk merk mohon maaf kami tidak bisa meyebutkan disini.. ;-)

      Tentu saja yoghurt buat bayi bukan sembarang yoghurt, lo. Melainkan yoghurt yang mengandung Bifidobacterium sp, yang menghasilkan asam laktat tipe L (+). Sedangkan asam laktat tipe D (-) yang mengalami metabolisme lebih lambat tidak cocok bagi bayi. Setelah usia setahun lebih dan sudah biasa, barulah anak dapat mengonsumsi semua jenis yoghurt dan menikmati manfaatnya sebagai sumber protein, kalsium, dan fosfor tinggi.

    80. tipsbayi on June 28th, 2011 at 2:45 am

      @ omi,

      Hmm… Nutrisi Bayi.. baiklah tunggu saja ya.. ;-)
      Terima kasih atas kesabarannya..

    81. tipsbayi on June 28th, 2011 at 2:49 am

      @ via,

      Jika bayi Anda sudah mendapatkan MPASI, boleh saja.. ;-)

      Dokter dan para ahli menyarankan untuk pemberian MPASI sebaiknya pada usia 5-6 bulan, akan tetapi pada usia 4 bulan pun ada yang sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:

      * Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
      * Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
      * Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
      * Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
      * Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik

    82. tipsbayi on June 28th, 2011 at 2:52 am

      @ lisa putri,

      Alhamdulillah doyan ya.. ;-)

      Selain Anda harus selalu memvariasikan makanan bayi Anda, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan.. ;-)

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi bayi Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan bayi Anda.

      * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi bayi Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai bayi Anda.

      * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar bayi akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

      * Faktor yang juga turut mempengaruhi selera makan bayi Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi bayi Anda..

      * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Anda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Anda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

      * Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun bayi Anda akan berterima kasih suatu hari nanti!

    83. tipsbayi on June 28th, 2011 at 2:54 am

      @ yeni,

      Anda juga bisa berekspresi sendiri dengan alpukat dan membuat variasi menu lainnya.. ;-)

    84. tipsbayi on June 28th, 2011 at 2:56 am

      @ grizke,

      Ya deh coba saja.. yang lain sudah coba rata-rata bayi nya suka.. kami yakin bayi Anda suka juga kok.. ;-)

    85. tipsbayi on June 28th, 2011 at 2:57 am

      @ ani,

      Coba dech.. ;-)

    86. tipsbayi on June 28th, 2011 at 3:13 am

      @ imas,

      Sebenarnya banyak berkeringat merupakan pertanda baik karena berarti kelenjar keringat berfungsi sempurna. Pengeluaran keringat merupakan proses sekresi atau pembuangan sisa-sisa garam dan juga racun dari dalam tubuh.

      Seberapa banyak pun keringat bayi yang keluar sebenarnya normal saja sepanjang bayi tidak terganggu oleh keringatnya. Masih dikatakan wajar bila bayi tidak rewel, selera makannya tetap oke, porsi tidurnya cukup, dan pertumbuhannya tidak terganggu…

      Keringat perlu diwaspadai sebagai pertanda gangguan kesehatan jika dibarengi dengan keluhan lain semisal mendadak rewel, tak mau makan/minum/menyusu, susah tidur, lemah, dan sebagainya.

      Cegukan pada bayi itu biasa.. Susui saja terus dengan ASI. Hidung meler jika tidak flu bisa saja alergi.. Alergi memang bukan suatu penyakit. Alergi adalah reaksi hipersensitivas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi biasanya muncul bila bayi memiliki kecenderungan bawaan (genetik).. ;-)

      Beberapa pemicu yang dapat mengakibatkan alergi bagi bayi, terutama bagi bayi yang memilikii saluran nafas sensitif atau memiliki riwayat alergi dalam keluarganya:

      1. Debu rumah
      2. Bulu binatang peliharaan
      3. Asap rokok
      4. Obat nyamuk
      5. Binatang-binatang kecil
      6. Asap kendaraan
      7. Serbuk sari tanaman
      8. Asap hasil bakaran sampah
      9. Infeksi saluran nafas (biasanya terjadi karena virus)
      10. Perubahan cuaca
      11. Aktivitas fisik yang berlebihan
      12. Kombinasi dari beberapa faktor penyebab di atas

      Agar tidak muncul biang keringat , solusinya:
      * Mandi secara teratur dan keringkan dengan handuk lembut.
      * Ketika berkeringat, seka badan dengan lap basah dan keringkan kembali dengan handuk kering.
      * Gunakan baju yang berbahan katun dan nyaman dipakai (tidak terlalu sempit), untuk mengurangi panas.
      * Jagalah ventilasi ruangan, agar pertukaran udara berlangsung lancar dan lebih sejuk..

      Untuk lebih jelasnya sebaiknya Anda bawa bayi Anda ke DSA agar bisa diperiksa dan mendapat diagnosa dengan tepat.. ;-)

    87. tipsbayi on June 28th, 2011 at 3:17 am

      @ Erdison Abdul Hadi,

      Sama-sama.. ;-)

    88. luna on June 28th, 2011 at 7:38 am

      Dear tips,…
      baby ku ada riwayat alergi bolehkah konsumsi alpukat? makasih infonya saya tunggu yaaaa…. ;)

    89. luna on June 28th, 2011 at 8:23 am

      tips, tolonh infonya cara adpetin buku nya gimana sai??? tengkyu, ku tunggu infonya ;)

    90. YANTI on June 28th, 2011 at 4:47 pm

      SALAM KENAL. DOK SAYA IBU MENYUSUI ASI, BAYI SAYA USIA 4 BULAN KETIKA SAYA SAKIT SAYA HENTIKAN ASI SAYA SELAMA SATU BULAN. DAN KINI BAYI SAYA SUDAH 51/2 BLN KETIKA SAYA SUSUI ASI LAGI BAYI SAYA MENOLAK . YANG SAYA INGIN TANYAKAN
      APAKAH BILA IBU MENYUSUI SAKIT ASINYA BERPENGARUH PADA KESEHATAN SI KECIL?
      BAGAIMANA CARA AGAR BAYI KEMBALI MAU DISUSUI ASI LAGI SETELAH IBU SEHAT?
      SEBELUMNYA SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH.

    91. tipsbayi on July 8th, 2011 at 3:02 am

      @ luna,

      Bayi Anda misalnya alergi ikan atau susu sapi.. tapi belum tentu alergi alpukat karena sensitivitas bayi akan berbeda.. jadi tidak ada salahnya jika Anda mencobanya.. ;-)

    92. tipsbayi on July 8th, 2011 at 3:03 am

      @ luna,

      Buku apaan ya..? :-)
      Ebook maksudnya..?

    93. tipsbayi on July 8th, 2011 at 3:11 am

      @ YANTI,

      Wah kasihan.. bayi Anda jadi gak mau ya..

      Intinya boleh-boleh saja Anda menyusui ketika sakit. Anda beritahukan pada dokter Anda ketika Anda memeriksakan diri Anda, agar dokter memberikan obat yang boleh dokonsumsi oleh ibu menyusui.

      Jika Anda sakit flu atau batuk, jika akan menyusui pakailah masker dan jangan ciumi dulu bayi Anda.. ;-)

      Untuk mengembalikan agar bayi Anda mau lagi disusui.., sepertinya selama Anda sakit bayi Anda diberikan sufor dengan dot ya..? Maka Anda bisa tetap memberikan ASI akan tetapi dengan cara memeras/ memompa ASI Anda lalu Anda masukan pada botol susu dan diberikan pada bayi Anda..

      Dengan begini Anda tetap bisa mempertahankan pemberian ASI pada bayi Anda meskipun melalui botol .. ;-)

    94. yuni on July 16th, 2011 at 2:30 am

      apakah buang air pada bayi 5 bulan 5 sampai 6 hari tidak buang iar besar masih terbilang wajar

    95. metty on September 1st, 2011 at 12:00 am

      trimakasih yah…. putraku memang suka alfukat

    96. deby on September 6th, 2011 at 2:33 pm

      terima kasih tips info’a,sy jd lebih tau mamfaat alpokat u bayi,,bayi sy skr uda 51/2bln,apa sudah bleh sy berikan pokat sbg mpasi pertm,dan bagaimana jadwal pemberian’a,apa 1x1hr untk pemula,sampai brapa hri sy hrus berikan purealpokat ,dan kapan sy harus memberikan bubur asi?saya mohon diberikan jadwal 6-12 bln ya tips,terimakasih sebelum’a,

    97. Anisa Bahzah on September 14th, 2011 at 12:23 pm

      Teriamakasih ya informasinya…..aku udah rencakan akan kasih alpukat untuk putraku,.

    98. fitriana on October 11th, 2011 at 7:34 am

      Terima kasih atas infony..
      Saya mau nanya nich,saya skg lagi hamil 2 bln anak ke-2,sdgkn ank pertama saya baru berusia 15 bulan
      Saya msh menyusui anak pertama saya
      Yg ingin saya tanyakan,apa ada pengaruh tidak pada bayi dan janin yang saya kandung?
      Ataukah harus di sapih anak pertama saya?
      Mohon bantuanny..

    99. kayana malik on October 13th, 2011 at 9:02 am

      tanks ,.. ya

    100. Yuli on October 31st, 2011 at 8:20 am

      Dear tipsbayi,
      makasih bgt buat info2nya slama ini,saya jadi punya panduan dalam merawat bayi saya.
      Saya mau nanya bagus gak sich sari kedelai buat ibu menyusui dan bayinya soalnya kata orang sari kedelai itu bagus buat kulit&mungkin tidak sari kedelai bisa bikin alergi?
      Saya juga suka minum kopi&teh,apakah segelas teh atau kopi sehari tidak baik buat saya yg menyusui dan bayi saya?
      Makasih ya tips bayi untuk jawabannya..

    101. diena on November 5th, 2011 at 3:15 am

      alhamd bayiku sdh dibiasain mkn alpukat sjk awal. tp kakaknya umur 3,5 thn susaaah bgt makan buah n sayur. mohon tipsnya yah. tks

    102. tipsbayi on November 14th, 2011 at 3:14 am

      @ fitriana,

      Apabila kesehatan Anda baik-baik saja, tidak pusing dan lemas, atau tidak menunjukkan tanda malnutrisi lain, tidak ada salahnya untuk
      menyusui saat hamil. Meski ini bukan kondisi ideal untuk hamil.. :-)

      Yang penting jagalah nutrisi Anda atur juga waktu istirahat agar kondisi selalu fit.., sepanjang tidak terjadi kontraksi pada kandungan Anda itu baik-baik saja. Akan tetapi begitu ada tanda-tanda konstraksi harus dihentikan.

    103. Iqbal Tsakif & bunda on November 29th, 2011 at 7:16 am

      Alhamdulillah dapat informasi yang bermanfaat untuk saya dan buah hati, sya mau tanya juga klw anak saya sudah usia 11 bulan, selain buah alpukat apa lagi yang bisa di jadikan MPASI? klw sayuran gmn?

    104. tips-bayi on December 5th, 2011 at 1:32 am

      @ Yuli,

      Sama-sama.. ;-)

      Justru susu kedelai sering digunakan sebagai pengganti susu sapi oleh mereka yang alergi terhadap susu sapi, karena protein susu kedelai mempunyai susunan asam amino hampir mirip dengan susu sapi. Proteinnya bahkan lebih tinggi dan asam lemak jenuhnya lebih rendah, selain itu susu kedelai tidak mengandung kolesterol karena merupakan produk nabati.

      Susu kedelai tidak mengandung vitamin B12 dan kandungan mineralnya terutama kalsium lebih sedikit ketimbang susu sapi. Secara susu kedelai mengandung vitamin B2, niasin dan piridoksin yang tinggi. Vitamin lain yang kadarnya cukup banyak adalah vitamin E dan K. Jadi buat Anda konsumsi ya bagus.. ;-)

      Minum teh atau teh hijau memang bermanfaat untuk tubuh, namun ada masa dimana minum teh perlu dikurangi. Mirip dengan anjuran orang-orang tua untuk mengurangi atau meniadakan minum kopi, Ibu-ibu yang sedang hamil harus berhati-hati dalam mengkonsumsi teh hijau karena kandungan kafeinnya sangat besar. Sementara ibu-ibu yang sedang menyusui, juga disarankan agar tidak mengkonsumsi kopi dan teh hijau karena dapat menimbulkan restlessness (sukar diam), sukar tidur, anemia dan effect negatif lainnya pada anak-anak yang sedang disusuinya.

      Secara umum, kafein menimbulkan efek merugikan pada kesehatan ibu. Salah satunya, gangguan penyerapan zat besi dan kalsium, hingga berisiko terkena osteoporosis.. ;-)

    105. tips-bayi on December 5th, 2011 at 3:03 am

      @ diena,

      Dibiasakan secara bertahap.. ;-)
      Bayi Anda sudah bisa memegang dan sudah bisa mengunyah. Anda juga bisa mulai memberikan ‘finger food’ sayuran kukus atau potongan buah.. biarkan anak Anda makan sendiri. Fariasikan setiap hari jenisnya.

      Untuk konsumsi sayuran dan buah bayi Anda dianjurkan 5 porsi kecil setiap hari (2 porsi kecil buah, 3 porsi kecil sayuran). 1 porsi kecil sama dengan 1/3 cangkir buah/saturan mentah..

    106. tips-bayi on December 14th, 2011 at 3:41 am

      @ Iqbal Tsakif & bunda,

      Sayuran dan buah sangat penting.. Untuk konsumsi sayuran dan buah bayi Anda dianjurkan 5 porsi kecil setiap hari (2 porsi kecil buah, 3 porsi kecil sayuran). 1 porsi kecil sama dengan 1/3 cangkir buah/saturan mentah.. ;-)

    107. Ratih on December 19th, 2011 at 7:16 am

      Makasih ya info’y… anakku jg suka bgt loh aku ksh puree alpukat di mix sm ASI.

    108. tips-bayi on December 23rd, 2011 at 3:00 am

      @ Ratih,

      Sama-sama.. :-)

    109. ayu on January 9th, 2012 at 7:32 am

      info nya sangat bermanfaat sekali…. terima kasih ya

      boleh tanya gak.. putri saya umur 8 bulan, awal nya seneng minum susu formula, tapi akhir 2 ini tidak lagi mau susu formula, knp ya,,,?? klo alergi tidak ada, tapi saat ini dia malah seneng minum air putih, berapa takaranyangpas yang aman yang bisa di konsumsi bayi yang berumur 8 bulan,, apa kah ada efek nya? saat ini saya juga membri jus alpukattanpa es, untuk konsumsi buah nya… tks atas jawaban nya ya ….

    110. tips-bayi on January 10th, 2012 at 2:23 am

      @ ayu,

      Bayi Anda pengen yang seger-seger ya.. tuh jus sudah seger..

      Pemberian air putih ini merupakan insting langsung para orang tua untuk menghindari dehidrasi dan biasanya bayi suka sekali, tetapi terlalu banyak air dapat menganggu keseimbangan cairan dalam tubuh bayi. Susu (terutamaASI) merupakan cairan yang terbaik untuk tetap menjaga bayi yang belum banyak memakan makanan padat dari ancaman dehidrasi, bahkan untuk bayi dibawah 6 bulan jangan dberi minum air putih, meskipun anak Anda sudah lebih 7 bulan ada baiknya bayi Anda jangan diberi terlalu banyak air putih dulu, cukup diberikan untuk mendorong makanan saja, perbanyaklah ASI atau sufor.. ;-)

    111. Rinny on January 12th, 2012 at 7:10 am

      saya setuju kalau alpukat memang baik untuk pengenalan MPASI pertama, tks ya infonya..:)

    112. rara on January 12th, 2012 at 5:02 pm

      Makassii bgt tuk info nya
      Tp sy mau tanya..
      Putra sy umurnya 8bula.tp dia sulit sekali makan.
      Klu makan harus kita paksa..jd klu yuapin itu tangannya kita pgangin..soalnya dia suka nolak nolak tmpat mkannya..malah sring smpe tumpah..
      Sy kadang kasihan liat putra sy kyk gtu…tiap makn hrus dpaksa smbil nangis kejer..
      Sy bner bner ga tega liatbya..tp gMana lg dia kan wjib makan..dah gtu susu formula ga mu..ngedot pke btol susu aj ga bs..
      Jd dia cm asi aj..pdhal sy kerja..
      Makanya bratnya ga naik naik..pdahal wktu umurnya dbawah 8bulan dia genddduuuut sekali..tp skarang dah kuruus..
      Sy bngung bgt sbgai bundanya..
      Tolooong y berikan saya informasi bagaimana sy mensiasati msalah ini..
      Krn sy ibu muda jd bngung ngadepinnya..
      Tloong infony ya..
      Pliiis

    113. tips-bayi on January 16th, 2012 at 2:13 am

      @ Rinny,

      Sama-sama.. ;-)

    114. tips-bayi on January 16th, 2012 at 3:05 am

      @ rara,

      Maunya ASI ya.. ? Bagus berikan saja terus ASI.. bahkan ketika Anda tidak dirumah juga berikan terus ASI.. !

      Sulit makan..? Anda berikan bubur instan..? Coba buat sendiri MPASI-nya.. biasanya bayi akan lebih seneng lho..

      Bisa saja akibat tumbuh gigi, bayi Anda sedikit terganggu nafsu makannya.. tapi tidak akan lama..

      Memang ada kalanya bayi susah makan atau nafsu makannya menurun.. Maka kita harus jeli dan sabar mencari penyebabnya. Jangan Anda paksa.. ;-)

      Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi anak Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan anak Anda.

      * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi anak Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai anak Anda.

      * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan anak Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

      * Faktor yang juga turut mempengaruhi selera makan anak Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi anak Anda..

      * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Anda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Anda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

      * Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun anak Anda akan berterima kasih suatu hari nanti ! ;-)

    115. Bunda Nando on January 28th, 2012 at 1:12 pm

      Dear tipsbayi,mo tnya donk…
      Nando skrg usianya dah msuk 7bln N aq ksh dia mpASI dr usia 6bln tp msh susah mkn mpe skrg pdhal dah aq coba ksh buah, sayuran,tim saring tp msh nolak terus untuk mkn.
      Anakku jg bbrapa hr ni sering nolak klo aq ksh ASI pdhal dr lahir nando ga suka sufor (slalu muntah).
      Apa ini pengaruh dr giginya yg bru muncul?
      Tolong share nya ya.. Thanx

    116. tips-bayi on February 4th, 2012 at 3:51 am

      @ Bunda Nando,

      Bayi Anda tidak demam atau sakit..? Memang ada kalanya bayi susah makan atau nafsu makannya menurun.. Maka kita harus jeli dan sabar mencari penyebabnya. Jangan Anda paksa..

      Bisa juga benar.. akan tumbuh gigi..

      Untuk mengatasi bayi Anda yang susah makan atau kurang nafsu makan..

      * Menetapkan jadwal waktu makan bagi anak Anda dengan teratur merupakan salah satu faktor yang harus menjadi perhatian orang tua, terutama Anda yang paling dekat dengan anak Anda.

      * Selain memberikan jadwal waktu makan bagi anak Anda, penting bagi orang tua terutama Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi favoritnya dan makanan apa yang tidak disukai anak Anda.

      * Faktor lain yang biasanya cukup mempengaruhi selera makan anak Anda adalah “siapa yang menyuapi”. Jika sudah akrab dengan satu orang, biasanya sejumlah besar anak akan merasa nyaman hanya dengan orang tersebut, tidak mau atau susah untuk bersama dengan orang lain.

      * Faktor yang juga turut mempengaruhi selera makan anak Anda adalah teknik penyuapan yang dilakukan oleh Anda atau orang yang biasa menyuapi anak Anda..

      * Pintar-pintalah Anda untuk mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti makanan pokoknya…

      * Buatlah suasana makan jadi menyenangkan dengan menyajikan makanan dengan dalam berbagai bentuk atau bentuk wajah di piring

      * Memberi contoh – pada bayi atau balita Anda. Cicipi sendiri makanan bayi dan buat suara ‘mmm’ sehingga bayi Anda mengerti itu makanan yang enak dan ingin meniru.

      * Tawarkan porsi-porsi kecil dengan rasa dan tekstur berbeda pada waktu makan sehingga jika dia tidak suka yang satu dia bisa mencoba yang lain (meski tidak harus selalu makanan favoritnya). Porsi yang kecil juga lebih tidak menakutkan –tidak terlihat menakutkan baginya dan Ibu bisa menambahkan lagi jika dia menyenanginya!

      * Jika bayi Anda memuntahkan kembali makanan, bersabarlah dan coba lagi lain hari. – Mungkin perlu ditambah sedikit variasi menggunakan dengan makanan favoritnya. Ini adalah proses yang panjang, namun anak Anda akan berterima kasih suatu hari nanti ! ;-)

    117. busana anak on February 9th, 2012 at 3:55 pm

      apakah yougurt tidak berpengaruh terhadap lambung bayi, karena yougurt bersifat asam?

    118. tips-bayi on February 15th, 2012 at 3:40 am

      @ busana anak,

      Insya Allah.. Dan.. tentu saja yoghurt buat bayi bukan sembarang yoghurt, lo. Melainkan yoghurt yang mengandung Bifidobacterium sp, yang menghasilkan asam laktat tipe L (+). Sedangkan asam laktat tipe D (-) yang mengalami metabolisme lebih lambat tidak cocok bagi bayi. Setelah usia setahun lebih dan sudah biasa, barulah anak dapat mengonsumsi semua jenis yoghurt dan menikmati manfaatnya sebagai sumber protein, kalsium, dan fosfor tinggi.

      Pemberiannya paling baik dalam keadaan dingin suhu ruang, jadi tidak terlalu dingin seperti es cream keluar dari freezer..
      Tapi jika sudah biasa, minum dalam keadaan dingin juga tidak mengapa..

      Memang ada suatu keterangan yang mengatakan kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt. Itu bisa saja benar, maka untuk amannya kita cari yoghurt buatan lokal yang sudah ada label halal MUI nya.. ;-)

    Komentar Anda...

    “Terima kasih atas ebooknya…”

    "Saya merasa sangat beruntung sekali bisa mendapatkan Ebook 12 Bulan Pertama, maklum, saya adalah seorang calon ayah yang sangat membutuhkan banyak informasi tentang bayi dan hal lain tentang ibu hamil, semuanya saya dapat melalui informasi dari Tips Bayi dan ebooknya yang sangat bermanfaat.


    Isi Ebook 12 Bulan Pertama menurut saya sangat lengkap, dan sebelumnya saya berfikir akan membeli buku panduan lain tentang bayi dan ibu hamil, tetapi setelah membeli ebook tersebut, fikiran untuk membeli buku panduan lain tidak saya wujudkan.


    Buat calon orang tua yang ada di seluruh Indonesia, saya sarankan membeli Ebook 12 Bulan Pertama, karena nilai rupiah yang kita keluarkan tidak dapat menandingi manfaat yang sangat besar yang terkandung dalam ebook tersebut..."

    >>> Al Fahmi - Muara Bungo, Jambi


    Artikel Populer






    Kategori